• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

16/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program psikososial Psychological First Aid (PFA) di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada sejumlah fasilitas pelayanan publik, salah satunya Puskesmas Warsawe di Dusun Watu Weri, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Gedung puskesmas mengalami kerusakan berat sehingga pelayanan kesehatan sementara dilakukan di tenda darurat yang berada di luar gedung.

Kepala Puskesmas Warsawe, Yohanes, mengatakan kondisi gedung masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan kelayakannya. “Kami sangat mengharapkan adanya pengkajian cepat dari dinas terkait atau Kementerian PUPR mengenai kelayakan gedung ini, apakah masih bisa digunakan setelah direnovasi atau memang harus direlokasi,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk membantu penanganan warga terdampak. Selain pendataan kondisi warga, mahasiswa juga menyiapkan program dukungan psikososial berupa Psychological First Aid (PFA) atau trauma healing.

Sekretaris KKN AB XIII UAD, Aisyah Mujahidah Belangi, mengatakan program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setelah gempa. “Sejak awal penerjunan, kami sudah berdiskusi bahwa program kerja perlu diarahkan pada aspek psikososial. Di kelompok kami juga ada mahasiswa dari Program Studi Psikologi yang siap membantu, terutama untuk anak-anak dan lansia,” jelasnya.       

Pelaksanaan program nantinya akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak puskesmas, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat. Koordinasi tersebut dilakukan agar warga yang membutuhkan pendampingan psikologis dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.           

Selain kebutuhan kesehatan dan psikososial, hasil pemetaan di lapangan menunjukkan masih adanya kebutuhan terhadap tenda posko darurat. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi titik pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan, sekaligus pelaksanaan kegiatan psikososial bagi warga terdampak. 

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung program yang dilakukan mahasiswa KKN UAD. Dukungan tersebut mencakup koordinasi dengan pihak terkait hingga pendampingan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Melalui kerja sama antara mahasiswa KKN UAD, puskesmas, pemerintah desa, dan MDMC Manggarai Barat, penanganan pascagempa diharapkan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis warga. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia, kembali merasa aman setelah mengalami bencana. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-psikososial-Psychological-First-Aid-PFA-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:51:472026-09-30 10:57:20Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menetapkan tema besar “Dahlan Muda Berkarya Wujudkan Transformasi Berkemajuan” untuk menyambut mahasiswa baru pada gelaran Pengenalan Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026, yang diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 26 September 2026.

Pilihan tema tersebut membawa filosofi mendalam mengenai pembentukan karakter mahasiswa. Tema ini menggambarkan semangat Dahlan Muda sebagai generasi yang tidak hanya dibekali kemampuan berpikir kritis dan melahirkan gagasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi masyarakat. Kata “Prakarsa” menekankan inisiatif aksi nyata, “Dahlan Muda Berkarya” mencerminkan generasi yang aktif mengembangkan potensi, dan “Transformasi Berkemajuan” berfokus pada perubahan progresif melalui teknologi, literasi, serta nilai kemanusiaan.

Selain tema, logo P2K Prakarsa 2026 juga sarat akan makna simbolis yang melengkapi identitas kegiatan ini. Bentuk bunga teratai melambangkan kemampuan mahasiswa untuk tumbuh melampaui tantangan zaman, sementara elemen mata pena menegaskan pentingnya literasi dan pengetahuan sebelum bertindak.

Elemen ornamen meliuk berbentuk lidah api merepresentasikan obor teknologi sebagai pemantik peradaban dan pencerahan. Adapun simbol tangan melambangkan pilar humanisasi, yang menegaskan bahwa seluruh gagasan dan penguasaan teknologi harus tetap berlandaskan empati serta rasa kepedulian antar sesama.

Warna pada logo turut memperkuat filosofi tersebut, yakni merah melambangkan daya juang, oranye memaknai semangat berkarya, kuning merepresentasikan optimisme ilmu pengetahuan, dan biru menggambarkan ketangguhan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan, Dahlan Muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 832 1028 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:40:432026-09-16 09:40:43Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD edukasi mahasiswa baru pada acara P2K 2026 (Foto. Humas UAD)

Mewujudkan kehidupan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus menjadi prioritas utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Langkah nyata ini dibuktikan melalui sosialisasi gencar yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAD kepada ribuan mahasiswa baru atau Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa, 15 September 2026.

Tampil sebagai pembicara, perwakilan Satgas PPKPT sekaligus Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd., mengajak para mahasiswa baru untuk lebih mengenal fungsi dari satuan tugas ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satgas merupakan bentuk kepatuhan kampus terhadap Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Jika sebelumnya satgas ini hanya berfokus menangani isu kekerasan seksual (PPKS), kini ruang lingkupnya diperluas menjadi PPKPT yang siap menangani beragam jenis kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikis.

“Fokus utama kami adalah pencegahan, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Namun, jika terjadi sesuatu, kami siap menerima laporan, mendampingi, memberikan penanganan, hingga mengeluarkan rekomendasi sanksi,” terangnya.

Vera juga berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara dan melapor saat melihat atau mengalami tindak kekerasan di lingkungan kampus. Pihak satgas menjamin penuh kerahasiaan identitas pelapor maupun korban. Layanan pengaduan ini terbuka 24 jam melalui berbagai kanal, seperti hotline, pesan Instagram, website, hingga email. Agar tidak berlarut-larut, setiap aduan yang masuk dipastikan akan ditangani secara tuntas dengan batas waktu maksimal 30 hari.

Terkait kekhawatiran apabila korban atau pelapor tidak memiliki bukti kuat seperti foto atau rekaman video, Vera menegaskan bahwa laporan akan tetap diproses. Pihaknya telah menggandeng Rumah Sakit (RS) UAD untuk memfasilitasi pembuatan visum, baik secara fisik maupun psikologis, yang nantinya dapat menjadi alat bukti autentik yang tidak terbantahkan.

Selain itu, tidak ada kompromi atau toleransi bagi pelaku kekerasan di UAD. Pihak kampus dipastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik dari kalangan mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen. Sanksi ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Nomor 14 Tahun 2024 tentang kode etik mahasiswa dan Peraturan Nomor 22 Tahun 2021 tentang kode etik karyawan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru diharapkan menyadari hak-hak perlindungannya di lingkungan kampus. Terlebih lagi, struktur Satgas PPKPT UAD sangat terbuka, di mana unsur mahasiswa menempati porsi keanggotaan terbesar dibandingkan unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan bahwa UAD secara aktif merangkul mahasiswanya untuk bergerak bersama memutus rantai kekerasan dan menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan kampus. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Satgas-Pencegahan-dan-Penanganan-Kekerasan-di-Perguruan-Tinggi-PPKPT-UAD-edukasi-mahasiswa-baru-pada-acara-P2K-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:32:372026-09-16 09:32:37Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

Mahasiswa KKN UAD Petakan Sarana Kebersihan dan Pasang Biopori di SMAN 1 Sentolo

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) petakan sarana kebersihan dan pasang biopori di SMAN 1 Sentolo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.2 melaksanakan program Peningkatan Kebersihan dan Keasrian Lingkungan Sekolah di SMAN 1 Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada 20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendataan dan pemetaan sarana kebersihan serta pemasangan lubang resapan biopori bersama siswa sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan sekolah.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan sekolah yang masih ditemukan sisa makanan dan kemasan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menumpuk dan mengurangi kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berupaya membantu warga sekolah mengenali kondisi sarana kebersihan sekaligus memperkenalkan alternatif pengelolaan sampah organik.

Pendataan dilakukan dengan melibatkan siswa untuk mengamati sejumlah area di lingkungan SMAN 1 Sentolo. Mahasiswa dan siswa mengidentifikasi kondisi serta lokasi sarana kebersihan, termasuk tempat sampah dan kondisi kebersihan di beberapa titik sekolah. Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fasilitas kebersihan sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pengelolaan lingkungan sekolah.

Ketua KKN UAD Unit I.A.2 mengatakan bahwa keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam program tersebut karena kebersihan lingkungan sekolah membutuhkan peran bersama. “Kami tidak hanya ingin melakukan pendataan dan memasang biopori, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami kondisi lingkungan di sekolahnya. Harapannya, kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan, terutama dalam memilah dan mengelola sampah yang dihasilkan setiap hari,” ujarnya.

Selain pemetaan, mahasiswa KKN UAD memasang lubang resapan biopori di lingkungan sekolah. Biopori dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah dan dimanfaatkan sebagai salah satu media pengolahan sampah organik. Sisa makanan dan bahan organik lainnya dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk membantu proses penguraian secara alami.

Pemasangan biopori juga menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai pemilahan dan pemanfaatan sampah organik. Melalui praktik tersebut, mahasiswa memperkenalkan cara sederhana dalam mengelola sampah sekaligus menjaga kondisi lingkungan sekolah. Siswa dilibatkan secara langsung agar dapat memahami fungsi dan cara pemanfaatan biopori.

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa KKN UAD dengan warga sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dan nyaman. Pendataan sarana kebersihan memberikan informasi mengenai kondisi fasilitas yang tersedia, sedangkan pemasangan biopori menjadi langkah dalam mendukung pengelolaan sampah organik dan resapan air.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit I.A.2 berharap kebiasaan menjaga kebersihan dan mengelola sampah dapat terus diterapkan oleh warga SMAN 1 Sentolo. Keberlanjutan program diharapkan tidak hanya bergantung pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan warga sekolah dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-petakan-sarana-kebersihan-dan-pasang-biopori-di-SMAN-1-Sentolo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:26:002026-09-16 09:26:00Mahasiswa KKN UAD Petakan Sarana Kebersihan dan Pasang Biopori di SMAN 1 Sentolo

Inovasi Sederhana Mahasiswa KKN UAD Bantu Petani Kaligintung dalam Pemupukan

16/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan alat bantu pemupukan bagi petani di Kaligintung (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.D.2 mengenalkan alat tabur pupuk untuk tanaman jagung kepada masyarakat di Padukuhan Kaligintung Kidul, Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada 7 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program edukasi dan inovasi pertanian yang bertujuan membantu mempermudah proses pemupukan bagi petani.

Alat tabur pupuk tersebut dibuat menggunakan bahan yang mudah diperoleh, seperti pipa PVC, kayu, karet ban, paku atau baut, dan sambungan pipa. Inovasi sederhana ini dirancang untuk membantu petani dalam menaburkan pupuk pada tanaman jagung secara lebih praktis serta mengurangi waktu dan tenaga yang diperlukan selama proses pemupukan.

Ketua Kelompok KKN UAD Unit VII.D.2 menjelaskan bahwa pembuatan alat tersebut berangkat dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Pembuatan alat tabur pupuk ini bertujuan untuk membantu mempermudah proses pemupukan bagi masyarakat, khususnya para petani. Manfaat alat ini diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga serta membantu penyebaran pupuk agar lebih merata. Kami berharap alat sederhana ini dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam kegiatan pertanian sehari-hari,” ujarnya.

Setelah diperkenalkan, alat tabur pupuk tersebut diuji coba secara langsung di salah satu lahan jagung milik warga. Sekitar 15 petani hadir untuk menyaksikan demonstrasi penggunaan alat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperagakan cara pengoperasian alat sekaligus mengamati penerapannya pada tanaman jagung.

Uji coba tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan petani untuk melihat penggunaan alat secara langsung. Selain memperkenalkan cara pengoperasian, mahasiswa juga menjelaskan fungsi setiap bagian alat serta penggunaannya dalam proses pemupukan. Para petani turut mengikuti jalannya demonstrasi dan memberikan perhatian terhadap cara kerja alat yang diperkenalkan.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit VII.D.2 berharap alat tabur pupuk dapat menjadi salah satu alternatif yang membantu petani dalam melakukan pemupukan tanaman jagung. Penggunaan alat sederhana berbahan dasar material yang mudah diperoleh juga diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk membuat atau mengembangkan alat serupa sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mendukung masyarakat melalui pemanfaatan inovasi sederhana di bidang pertanian. Kolaborasi dengan petani di Kaligintung Kidul diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi yang aplikatif dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-alat-bantu-pemupukan-bagi-petani-di-Kaligintung-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:18:062026-09-30 10:57:14Inovasi Sederhana Mahasiswa KKN UAD Bantu Petani Kaligintung dalam Pemupukan

UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 bagi mahasiswa baru (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini diikuti oleh ribuan mahasiswa baru yang akrab disapa Dahlan Muda, baik dari dalam maupun luar negeri. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars UAD secara serentak oleh seluruh peserta.

Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul Ulum, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus gambaran umum rangkaian acara P2K Prakarsa 2026. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan penerbitan buku antologi berjudul Gagasan Keilmuan Menuju Transformasi Berkemajuan untuk memacu literasi mahasiswa baru, di mana sebanyak 60 karya tulis terpilih dari 378 pendaftar berhasil diterbitkan agar Dahlan Muda siap menjadi bagian dari generasi emas 2045.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan penekanan pentingnya efektivitas belajar di perguruan tinggi, pelaksanaan pembelajaran mandiri, serta pengenalan aktivitas kemahasiswaan agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara tepat waktu dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 hingga 4 tahun.

Opening P2K Prakarsa 2026 dibuka secara simbolis oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., didampingi Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Ketua Panitia P2K, serta Presiden Mahasiswa UAD.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, yaitu Yudhistira Al Fadlan (Program Studi Teknik Elektro, asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke) sebagai mahasiswa dengan asal domisili terjauh, dan Nayla Fatimah Az-Zahra (Program Studi Psikologi, 16 tahun 6 bulan) sebagai mahasiswa termuda, bersama dua mahasiswa internasional.

Rektor UAD turut menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru, serta memberikan apresiasi kepada 11 mahasiswa dengan registrasi pertama. Total alokasi beasiswa yang dikucurkan UAD pada tahun akademik ini mencapai Rp17.723.900.000,00.

Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Rektor bersama Rektor Band, penampilan mahasiswa baru, sosialisasi kesehatan dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa, deklarasi dan pernyataan sikap anti kekerasan seksual, parade organisasi kemahasiswaan, hingga penampilan yel-yel dari setiap fakultas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmi-membuka-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-2026-bagi-mahasiswa-baru-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:09:572026-09-16 09:09:57UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang Budidaya Hidroponik

15/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang budidaya hidroponik (Foto. PLP-KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 melaksanakan program edukasi dan praktik budidaya hidroponik di SMK Muhammadiyah 2 Wates. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Agustus hingga 11 September 2026 tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa sekaligus upaya memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif kepada warga sekolah.

Program edukasi hidroponik melibatkan siswa, guru, dan karyawan SMK Muhammadiyah 2 Wates. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada siswa. Hidroponik dipilih karena dapat diterapkan pada lahan terbatas dan menjadi salah satu alternatif dalam pemanfaatan ruang di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan konsep dasar hidroponik, persiapan alat dan bahan, penyemaian bibit, pemindahan tanaman ke instalasi, hingga pemeliharaan tanaman. Pada tahap awal, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai prinsip kerja hidroponik, jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan, serta sejumlah faktor yang perlu diperhatikan selama proses pertumbuhan tanaman.

Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti praktik budidaya hidroponik dengan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Dalam praktik tersebut, mahasiswa memperkenalkan cara kerja instalasi serta aliran larutan nutrisi melalui pipa. Siswa turut mengamati dan mencoba secara langsung tahapan pengoperasian instalasi sehingga memperoleh pemahaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis.

Perwakilan mahasiswa PLP-KKN UAD Unit I.D.3, Qonita, menjelaskan alasan pemilihan hidroponik sebagai salah satu program kerja. “Kami memilih program hidroponik karena metode bercocok tanam ini praktis, tidak membutuhkan lahan yang luas, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memanfaatkan lahan terbatas,” ungkapnya.

Instalasi hidroponik yang dibangun melalui program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah. Selain menjadi sarana pembelajaran, instalasi tersebut berpotensi dikembangkan sebagai media untuk mengenalkan pertanian modern dan kewirausahaan kepada siswa. Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-siswa-SMK-Muhammadiyah-2-Wates-tentang-budidaya-hidroponik-Foto.-PLP-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:36:432026-09-15 11:36:43Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang Budidaya Hidroponik

Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja UAD Kembangkan Kelorlatte dan Kunyitlatte dari Pangan Lokal

15/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan kelorlatte dan kunyitlatte dari pangan lokal (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-168 Rekognisi RACANA Jogja Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan inovasi pangan berupa Kelorlatte dan Kunyitlatte di Kampung Lowanu, Yogyakarta, pada 16 Agustus 2026. Kedua produk tersebut merupakan hasil pengembangan bahan pangan lokal menjadi minuman dengan konsep yang lebih modern dan memiliki nilai tambah.

Kelorlatte merupakan minuman yang menggunakan daun kelor sebagai bahan utama, sedangkan Kunyitlatte memanfaatkan kunyit. Kedua bahan tersebut diolah menjadi minuman latte dengan cita rasa dan penyajian yang disesuaikan dengan selera masyarakat. Pengembangan produk ini menjadi bagian dari kegiatan KKN Rekognisi RACANA Jogja dalam mengaplikasikan pengetahuan mahasiswa melalui pemberdayaan dan pemanfaatan potensi pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ketua panitia kegiatan, Fathurrahman, mengatakan bahwa pengembangan kedua produk tersebut berangkat dari upaya mahasiswa melihat potensi bahan pangan lokal dari sudut pandang yang berbeda. “Kami ingin menunjukkan bahwa bahan pangan lokal seperti kelor dan kunyit tidak hanya dapat digunakan dalam bentuk olahan konvensional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih inovatif, modern, dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Pengembangan Kelorlatte dan Kunyitlatte dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, formulasi, pengolahan, hingga uji coba produk. Mahasiswa memperhatikan sejumlah aspek dalam proses tersebut, seperti rasa, aroma, warna, dan tingkat penerimaan konsumen. Tahapan ini dilakukan untuk memperoleh formulasi minuman yang sesuai dan dapat diterima oleh masyarakat.

Ketua RW 21 Kampung Lowanu, Robet, turut mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk berbahan pangan lokal tersebut. Selain menghasilkan produk, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam riset dan pengembangan produk, pengolahan pangan, kerja sama tim, serta kewirausahaan. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengidentifikasi potensi bahan, menyusun formulasi, melakukan uji coba, hingga mengembangkan produk yang memiliki daya tarik bagi konsumen.

Kelorlatte dan Kunyitlatte diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan komoditas lokal melalui inovasi pangan. Pengembangan kedua produk tersebut menunjukkan bahwa bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi produk kreatif dengan nilai tambah sekaligus membuka peluang untuk dikembangkan lebih lanjut. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Rekognisi-RACANA-Jogja-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-kelorlatte-dan-kunyitlatte-dari-pangan-lokal-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:29:012026-09-30 10:57:01Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja UAD Kembangkan Kelorlatte dan Kunyitlatte dari Pangan Lokal

Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia

15/09/2026/in Feature /by Ard

Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembicara Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno (Foto. Itoshiko)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Pagi pada Ahad, 13 September 2026. Kajian yang mengusung tema “Hadis-Hadis Tentang Kebahagiaan” ini menghadirkan Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., Ph.D. sebagai pemateri. Di hadapan para jamaah, ia mengupas tuntas makna kebahagiaan sejati serta tanda-tandanya di dunia berdasarkan kacamata hadis.

Mengawali materinya, Ustaz Rahmadi mengajak jamaah untuk membedakan antara kenikmatan dan kebahagiaan. Menurutnya, kenikmatan bersifat fisik, dirasakan oleh panca indra, dan biasanya hanya bertahan sesaat sesudah dikonsumsi atau dilihat. Sebaliknya, kebahagiaan memiliki ruang yang istimewa di dalam hati atau jiwa, serta memancarkan rasa yang jauh lebih tahan lama. “Bahagia itu tempatnya di dalam hati,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan definisi bahagia atau as-sa’adah yang mencakup tiga hal utama, yakni ketenangan jiwa (sakinatun nafsi), ketentraman hati (tumaninah al-qalbi), dan kelapangan dada (insyirahus-sadri). Tiga ketenangan batin tersebut dapat diraih melalui perilaku yang istikamah dalam kebaikan serta upaya untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Seseorang yang bahagia akan memiliki kelapangan dada selayaknya samudra yang luas dan dalam, sehingga ia lebih mudah memaafkan, tidak sedih berlarut-larut akan masa lalu, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.

Penyampaian Ustaz Rahmadi semakin menarik ketika ia membeberkan empat tanda kebahagiaan di dunia sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw. Tanda pertama adalah memiliki tetangga yang baik (al-jaru as-shalih), yang membuat hidup bermasyarakat terasa aman dan tenteram. Tanda kedua ialah memiliki kendaraan yang nyaman (al-markabu al-hani’), sehingga memudahkan mobilitas seseorang untuk beribadah maupun menyambung tali silaturahmi.

Tanda kebahagiaan yang ketiga adalah memiliki rumah yang luas (al-maskanu al-wasi’). Ustaz Rahmadi menekankan bahwa kelapangan rumah ini tidak melulu soal ukuran bangunan fisik, melainkan tentang cara memandangnya dan suasana yang dibangun di dalamnya. Rumah yang luas adalah rumah yang terasa lapang di dada karena kerap diisi dengan aktivitas kebaikan, seperti merutinkan salat sunah dan menderas Al-Qur’an. Sementara itu, tanda kebahagiaan yang terakhir adalah anugerah berupa pasangan yang saleh atau salehah (al-mar’atu as-shalihah), yang senantiasa membawa kebermanfaatan bagi keluarga.

Pesan-pesan kebahagiaan ini menjadi penutup kajian yang menyejukkan hati para jamaah. Melalui penjabaran hadis tersebut, terselip pesan bahwa kebahagiaan sejati bermula dari hati yang bertaut kepada Sang Pencipta. Kajian ini diharapkan mampu memupuk rasa syukur jamaah untuk terus memakmurkan batin dalam kehidupan sehari-hari demi meraih kebahagiaan paripurna di dunia dan akhirat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pembicara-Ustaz-Rahmadi-Wibowo-Suwarno-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:19:312026-09-15 11:19:31Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia

UAD Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Penguatan Karakter

15/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan karakter (Foto. Bimawa UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan pembekalan kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan karakter selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Pembekalan tersebut disampaikan oleh Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes. pada Rabu, 9 September 2026.

Dalam pemaparannya, Salmah menyampaikan bahwa UAD menjadi salah satu tempat bagi mahasiswa untuk membentuk diri menjadi pribadi yang unggul. Selama kurang lebih empat tahun menjalani proses pendidikan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ditempa untuk memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“UAD berkomitmen untuk mengantarkan mahasiswa menjadi pribadi yang hebat melalui proses pendidikan selama kurang lebih empat tahun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, mahasiswa penerima beasiswa memiliki potensi yang perlu dikembangkan dan diarahkan agar dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat. Menurutnya, UAD menyediakan berbagai ruang bagi mahasiswa untuk mengasah potensi sesuai dengan minat dan passion masing-masing.

Salmah juga mendorong mahasiswa penerima beasiswa untuk aktif memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia selama berada di kampus. Pengembangan diri dapat dilakukan melalui kegiatan akademik dan nonakademik, organisasi, kepanitiaan, kompetisi, maupun kegiatan sosial. Mahasiswa juga diharapkan berani mencoba berbagai pengalaman untuk mengasah kemampuan yang dimiliki.

Selain pengembangan potensi, mahasiswa diharapkan memiliki rasa bangga dan memiliki terhadap UAD sebagai almamater. Rasa tersebut dapat diwujudkan melalui kontribusi positif selama menjadi mahasiswa serta dengan memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk memperoleh ilmu dan mempersiapkan masa depan.

Lebih lanjut, Salmah menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan tidak hanya ditujukan untuk mencapai prestasi akademik. Ilmu tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk mahasiswa yang cerdas sekaligus memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan masa studi di UAD untuk mengembangkan potensi, mengasah keterampilan, membangun karakter, serta aktif berkontribusi. Proses pendidikan selama di UAD diharapkan mampu membentuk generasi yang unggul, berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-mahasiswa-penerima-beasiswa-dengan-penguatan-karakter-Foto.-Bimawa-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:11:352026-09-15 11:12:22UAD Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Penguatan Karakter
Page 10 of 446«‹89101112›»

TERKINI

  • PERSADA UAD Salurkan Donasi Air Bersih di Gunungkidul26/10/2026
  • Dari Menjaga ke Memakmurkan, LPSI UAD Perkuat Tata Kelola Takmir Masjid Kampus26/10/2026
  • BEM Farmasi UAD Perluas Wawasan Global Mahasiswa Lewat Short Course 2026 di IKOP Pharma Malaysia26/10/2026
  • FK UAD Lantik 29 Dokter Baru pada Sumpah Dokter Periode V23/10/2026
  • Teknologi untuk Perkuat Ideologi, Rektor UAD Paparkan Kerangka Transformasi Digital ‘Aisyiyah23/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top