• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini, KKN UAD Edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2 (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 159 Unit IV.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak PAUD Flamboyan 2, Dusun Mertelu Wetan, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Edukasi tersebut berfokus pada pengenalan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih sejak usia dini.

Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan mencuci tangan menggunakan sabun. Mahasiswa juga mengenalkan waktu-waktu yang tepat untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah melakukan aktivitas yang membuat tangan kotor. Materi disampaikan dengan menyesuaikan usia anak agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu mahasiswa KKN UAD, Daffa, mengatakan bahwa pengenalan PHBS sejak usia dini penting untuk membentuk kebiasaan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. “Kami memilih edukasi PHBS karena kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu dikenalkan sejak anak-anak. Harapannya, anak-anak tidak hanya mengetahui pentingnya mencuci tangan, tetapi juga dapat membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Setelah mendapatkan penjelasan, anak-anak diajak mengikuti praktik mencuci tangan menggunakan sabun. Mahasiswa memberikan contoh gerakan mencuci tangan yang benar, kemudian anak-anak mempraktikkannya secara langsung. Metode praktik dipilih agar anak-anak tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan diri.

Daffa menjelaskan bahwa kegiatan praktik secara langsung menjadi salah satu cara untuk membantu anak-anak memahami materi yang disampaikan. “Anak-anak terlihat antusias ketika diajak praktik secara langsung. Harapannya, kebiasaan mencuci tangan ini bisa terus dilakukan setelah kegiatan, baik di sekolah maupun di rumah,” tuturnya.

Guru PAUD Flamboyan 2, Isti, turut mengapresiasi edukasi yang diberikan mahasiswa KKN UAD. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu mengenalkan pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun kepada anak-anak melalui cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan. “Bagus untuk anak-anak, jadi mereka tahu pentingnya cuci tangan pakai sabun dan bisa mempraktikkannya langsung. Harapannya, kebiasaan ini bisa diterapkan juga di rumah,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Periode 159 Unit IV.D.3 UAD berupaya mengenalkan PHBS melalui pembiasaan sederhana yang dekat dengan aktivitas sehari-hari anak. Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun diharapkan dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah dengan dukungan guru dan orang tua.

Edukasi PHBS tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam memberikan pengetahuan kesehatan dasar kepada masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menanamkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-PHBS-di-PAUD-Flamboyan-2-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:09:302026-09-18 09:09:30Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini, KKN UAD Edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2

Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Sesi kesiapan kuliah dan kesejahteraan mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Memasuki bangku perkuliahan menghadirkan dinamika baru yang sangat berbeda dibandingkan masa sekolah. Mahasiswa kini dituntut untuk jauh lebih mandiri dalam menentukan arah studi sekaligus mengatur aktivitas hariannya. Menyadari besarnya tantangan adaptasi tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir mendampingi para mahasiswa baru lewat sesi “Kesiapan Kuliah & Kesejahteraan Mahasiswa” dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026.

Dari sisi kesiapan akademik, Dahlan Muda diajak berkenalan langsung dengan sistem layanan digital kampus, seperti Portal Akademik dan aplikasi Adisty. Mereka dibimbing mulai dari cara mengecek jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), hingga memantau presensi dan rekap nilai. Tak hanya itu, mahasiswa juga dibekali panduan praktis mengenai cara membaca nomor ruangan dan mengenali tata letak gedung kampus agar tidak lagi bingung saat hari pertama perkuliahan dimulai.

Selain urusan teknis perkuliahan, pembekalan ini turut menyentuh aspek psikologis yang kerap membayangi mahasiswa baru. Suasana perkuliahan yang menawarkan banyak pilihan organisasi dan pergaulan sering kali memicu rasa takut tertinggal atau Fear of Missing Out (FOMO). Melalui sesi ini, mahasiswa diajak untuk tidak sekadar ikut-ikutan tren, melainkan lebih mengenali potensi dan minat pribadi lewat prinsip “Suka, Pelajari, Kembangkan” agar perjalanan kuliah terasa bermakna serta terarah.

Kemandirian di dunia kampus juga memerlukan pengelolaan waktu yang terencana. Mahasiswa baru dilatih memilah aktivitas perkuliahan berdasarkan skala prioritas agar tidak kewalahan membagi waktu antara tugas kuliah, organisasi, dan istirahat. Konsep “Belajar Tenang” pun ditanamkan sebagai bekal praktis untuk mengurai stres, melawan kebiasaan menunda tugas, dan menjaga pikiran tetap jernih di tengah padatnya rutinitas akademik.

Tak hanya pembekalan di awal perkuliahan, UAD juga menyiapkan ruang aman bagi mahasiswa melalui Layanan Konseling Sebaya hingga kesiagaan Satgas PPKPT. Lewat langkah ini, UAD berharap para Dahlan Muda bisa melewati masa adaptasi dengan nyaman tanpa rasa cemas, menikmati setiap proses belajarnya, dan perlahan berkembang menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, serta membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-kesiapan-kuliah-dan-kesejahteraan-mahasiswa-baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:03:422026-09-18 09:03:42Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

Mahasiswa Internasional Pilih UAD, Tumbuh dalam Pengalaman Lintas Budaya

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Salah satu mahasiswa internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. KKUI UAD)

Perbedaan negara, bahasa, dan budaya tidak menjadi batas bagi 22 mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mereka datang dari berbagai latar belakang dan memilih UAD sebagai ruang untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengenal kehidupan akademik dan budaya Indonesia.

Di antara mahasiswa internasional tersebut, Abdulsamad Musa Babuga dari Gombe State, Nigeria, dan Panshu dari Hainan, China, menjadi dua sosok yang membawa cerita tentang pengalaman beradaptasi dengan lingkungan baru. Keduanya datang dengan latar belakang dan bidang studi yang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama untuk belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman lintas budaya selama menempuh pendidikan di UAD.

Abdulsamad kini menempuh Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Ketertarikannya pada elektronika, teknologi, dan pendidikan vokasional menjadi alasan utama memilih program studi tersebut. Ia mengenal UAD melalui informasi mengenai perguruan tinggi di Indonesia, kemudian mencari informasi lebih lanjut mengenai program studi yang tersedia.

“Saya memilih UAD karena program Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika sesuai dengan minat saya di bidang elektronika, teknologi, dan pendidikan vokasional. Saya juga tertarik dengan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan praktik di lingkungan yang internasional,” ujar Abdulsamad.

Sementara itu, Panshu berasal dari Hainan, China. Ia menempuh Program Studi Sastra Indonesia UAD melalui program kerja sama 2+2 antara UAD dan Hainan College of Foreign Studies (HNCFS). Melalui skema tersebut, mahasiswa dari perguruan tinggi mitra di China dapat melanjutkan sebagian masa studinya di UAD. Program ini menjadi salah satu bentuk kerja sama internasional UAD dengan perguruan tinggi di China dalam pengembangan pendidikan dan pengalaman akademik lintas negara.

Panshu mengenal UAD melalui program kerja sama tersebut serta informasi yang diberikan oleh dosen yang mengajarnya di Hainan. Selain menjadi bagian dari skema pendidikan internasional, reputasi UAD dan lingkungan belajar yang mendukung turut menjadi pertimbangannya untuk melanjutkan studi di Indonesia. Kini, ia menempuh Program Studi Sastra Indonesia UAD, bidang yang sekaligus memberinya ruang untuk memperdalam bahasa dan budaya Indonesia secara langsung.

Menjadi mahasiswa di negara lain tentu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Bahasa, budaya, dan sistem pendidikan menjadi hal-hal baru yang perlu dipahami. Bagi Abdulsamad, masa awal sebagai mahasiswa internasional menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi. Melalui kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K), ia bertemu dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan belajar berkomunikasi serta bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda.

Pengalaman serupa dirasakan Panshu. Saat pertama kali datang ke UAD, ia sempat merasa gugup menghadapi perbedaan bahasa dan budaya. Namun, keramahan mahasiswa membuat proses adaptasinya terasa lebih mudah. P2K menjadi salah satu ruang awal baginya untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus membangun pertemanan.

“Awalnya saya sedikit gugup karena bahasa dan budaya yang berbeda, tetapi kakak-kakak dan teman-teman sangat ramah. Kegiatan P2K membantu saya beradaptasi, mengenal kampus, dan bertemu banyak teman baru. Saya merasa senang bisa mengikuti kegiatan itu,” ungkap Panshu.

Kesan terhadap lingkungan UAD pun menjadi bagian dari pengalaman keduanya. Abdulsamad melihat UAD sebagai lingkungan yang ramah dan mendukung mahasiswa. Ia juga menikmati kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia serta mengenal keberagaman yang ada di lingkungan kampus. Sementara itu, Panshu menggambarkan UAD sebagai kampus yang hijau, bersih, dan nyaman. Keramahan mahasiswa membuatnya merasa diterima meskipun berasal dari negara lain.

Bagi Abdulsamad, perjalanan di UAD bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik. Ia ingin memperkuat pengetahuan dan keterampilan di bidang elektronika dan pendidikan vokasional, sekaligus mengembangkan pengalaman penelitian, khususnya dalam teknologi dan energi terbarukan. Kemampuan komunikasi, kerja sama, penelitian, dan kepemimpinan juga menjadi kompetensi yang ingin ia kembangkan selama berada di UAD.

Setelah menyelesaikan studi sarjana, Abdulsamad berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan mengembangkan karier di bidang teknologi, energi terbarukan, serta penelitian. Ia ingin ilmu yang diperolehnya tidak berhenti sebagai pencapaian akademik, tetapi dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Panshu ingin menjadikan masa studinya di UAD sebagai kesempatan untuk memperdalam kemampuan bahasa Indonesia, terutama dalam berbicara dan menulis akademik. Ia juga ingin memahami budaya Indonesia secara lebih dekat melalui berbagai kegiatan kampus. Organisasi, seminar, dan kegiatan sosial menjadi ruang yang ingin dimanfaatkannya untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun relasi dengan mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional lainnya.

Kehadiran 22 mahasiswa internasional di UAD menghadirkan ruang perjumpaan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat bertemunya mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai bahasa, budaya, dan perspektif. Bagi Abdulsamad dan Panshu, keberadaan di lingkungan yang berbeda dari negara asal menjadi kesempatan untuk belajar melihat dunia dari sudut pandang yang lebih beragam.

Dua cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan 22 mahasiswa internasional yang kini menjalani kehidupan akademik di UAD. Mereka datang dari tempat yang berbeda, membawa tujuan masing-masing, lalu menemukan pengalaman baru melalui ruang pendidikan yang mempertemukan mereka dengan Indonesia. Dari sana, perjalanan kuliah tidak sekadar menjadi proses akademik, tetapi juga perjalanan untuk memahami perbedaan, membangun relasi, dan tumbuh menjadi pribadi dengan wawasan yang lebih luas. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salah-satu-mahasiswa-internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-KKUI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 08:54:562026-09-18 08:54:56Mahasiswa Internasional Pilih UAD, Tumbuh dalam Pengalaman Lintas Budaya

UAD Berikan Beasiswa Rp17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru 2026

18/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Penyerahan Simbolis Beasiswa 17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2026 dalam Opening Ceremony P2K (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi dengan menggelontorkan dana beasiswa sebesar Rp17.723.900.000,00 bagi mahasiswa baru tahun 2026. Penyerahan beasiswa secara simbolis tersebut dilangsungkan bertepatan dengan Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) UAD 2026.

Pemberian beasiswa bernilai lebih dari Rp17,7 miliar ini mengusung semangat “Semua Bisa Kuliah di UAD” sebagai wujud dukungan nyata kampus dalam mengembangkan prestasi, bakat, dan potensi mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. mengatakan, tahun ini UAD menyalurkan bantuan pembiayaan melalui sepuluh skema program beasiswa, yaitu Beasiswa Akademik, Beasiswa Program Misi UAD, Beasiswa Dokter, Beasiswa Calon Guru Pencerah, Beasiswa Keluarga UAD, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Talenta Unggul, Beasiswa KIP Kuliah, Beasiswa Sleman Pintar, serta Beasiswa Prodigium Fisika.

Prosesi penyerahan dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas kepada perwakilan mahasiswa baru penerima beasiswa dengan penyerahan replika cek raksasa di hadapan ribuan Dahlan Muda. Momentum ini menjadi bukti bahwa keterbatasan finansial tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda berprestasi untuk meraih pendidikan tinggi berkualitas.

”Kami berharap penerima beasiswa senantiasa menjaga amanah yang telah diberikan dengan menunjukkan kesungguhan dalam belajar,” katanya.

Mahasiswa UAD penerima beasiswa didorong untuk aktif mengasah potensi diri, berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, serta menjaga integritas moral dan nilai-nilai keislaman selama menempuh studi di UAD.

Melalui penyaluran beasiswa ini, Muchlas berharap para Dahlan Muda terpilih dapat menjalani perkuliahan dengan penuh percaya diri dan fokus mengembangkan kompetensinya. Ke depan, mereka diharapkan mampu bertransformasi menjadi lulusan unggul yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga siap menebar manfaat nyata bagi masyarakat luas dan persyarikatan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-Simbolis-Beasiswa-177-Miliar-untuk-Mahasiswa-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tahun-2026-dalam-Opening-Ceremony-P2K-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 08:46:012026-09-18 08:46:01UAD Berikan Beasiswa Rp17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru 2026

Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel

17/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi bank sampah di Dukuh Bugel (Foto. KKN UAD)

Persoalan sampah rumah tangga yang menumpuk dan sebagian masih dibakar menjadi masalah yang cukup lama muncul di tengah warga Dukuh Bugel, Desa Tambaharjo, Adimulyo, Kebumen, Jawa Tengah. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-159 Unit I.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi program Bank Sampah di RW 02 Padukuhan Bugel pada Jumat, 4 September 2026. Program ini menjadi wadah pengelolaan sampah anorganik yang lebih tertata sekaligus wujud nyata dari tema KKN “Sinergi Membangun Desa Sehat, Cerdas, dan Sejahtera”.

Sebelum inisiasi bank sampah dilaksanakan, sebagian besar sampah rumah tangga belum dipilah berdasarkan jenisnya dan sering kali dibakar sebagai cara mengurangi timbunan sampah. Program ini dinilai dapat menjadi langkah awal dalam mengatasi permasalahan utama, yaitu belum adanya wadah dan mekanisme yang jelas bagi warga untuk menyalurkan sampah anorganik secara berkelanjutan.

Ketua Unit I.B.1, Akmal Azis MHS, menjelaskan bahwa permasalahan sampah sangat terasa di Dukuh Bugel, sehingga program bank sampah memiliki potensi yang besar untuk dilaksanakan.

Kegiatan diawali dengan tahap persiapan, mulai dari penyediaan bahan bangunan untuk kerangka Bank Sampah hingga karung penampung. Setelah perlengkapan siap, mahasiswa dibantu beberapa warga membangun sarana Bank Sampah secara gotong royong, menyusun kerangka, dan menutupnya dengan jaring pengaman agar sampah yang ditampung tidak berserakan. Selain pembangunan fisik, mahasiswa Unit I.B.1 juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik yang langsung dipraktikkan bersama.

Sarana Bank Sampah ini dibangun dan tersebar di tiga wilayah RW 02, yaitu Bugel Wetan, Bugel Kidul, dan Bugel Kulon. Mahasiswa turut membagikan karung sampah ke setiap rumah untuk menampung sampah anorganik seperti botol plastik, wadah kaca, dan kaleng bekas guna mempermudah warga dalam memilah sampah.

Sebagai upaya menjaga keberlanjutan program, mahasiswa KKN menjalin kerja sama dengan pengepul yang secara rutin mengambil sampah terkumpul setiap minggunya. Hasil penimbangan sampah tersebut dikonversi menjadi nilai ekonomis dan disetorkan langsung ke kas RT sehingga memberi manfaat kolektif bagi warga.

Eko Suryono, salah satu warga RW 02 Dukuh Bugel, merespons positif kehadiran inovasi ini. Ia menyebutkan bahwa bank sampah sangat bagus untuk mengurangi timbunan barang berserakan, terutama plastik yang membutuhkan waktu hingga seratus tahun untuk terurai, sekaligus menjadi penghasilan tambahan bagi RT untuk memajukan warga setempat.

Dengan hadirnya bank sampah, mekanisme kerja sama dengan pengepul yang jelas, serta pendampingan langsung dari tim mahasiswa, warga RW 02 Dukuh Bugel kini memiliki fondasi yang cukup kuat untuk melanjutkan pengelolaan sampah secara mandiri. Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi anggota KKN UAD Unit I.B.1 bersama pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat Dusun Bugel. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-bank-sampah-di-Dukuh-Bugel-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:32:172026-09-30 10:57:32Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel

KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gencarkan edukasi pemilahan sampah di Blok Solo Banyuwangi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Reguler Periode 161 Unit I.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memasang plang edukasi pemilahan sampah di Dusun Blok Solo, Sumberasri, Banyuwangi, pada 17 Agustus 2026. Aksi ini menyasar area yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan oleh warga.

Pemasangan plang tersebut bertujuan memberikan edukasi sekaligus pengingat pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, warga setempat, anak-anak, Kepala Dusun Blok Solo, serta Ketua RT.

Media edukasi yang dipasang memuat informasi rinci mengenai tiga kategori sampah, yakni organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah organik mencakup sisa makanan dan daun kering, sementara sampah anorganik meliputi plastik, kaleng, botol, dan kertas.

Selain itu, plang turut mengenalkan klasifikasi sampah B3 seperti obat kedaluwarsa, kaca pecah, hingga masker bekas. Informasi tersebut juga dilengkapi keterangan durasi waktu penguraian sampah agar masyarakat memahami karakteristik setiap jenisnya.

Temon Wibowo, selaku ketua RT memberikan apresiasi positif terhadap pemilihan titik pemasangan plang di wilayahnya. “Bagusnya memang ditaruh di sini plangnya karena tempatnya sering dilewati orang dan kerap dijadikan tempat membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Usai pemasangan, mahasiswa bersama warga dan anak-anak melanjutkan kegiatan dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar lokasi. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk merapikan area sekitar sekaligus memperkuat kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dusun Blok Solo, Rahman Sugiarto, turut hadir mendampingi seluruh rangkaian acara tersebut. Melalui program ini, mahasiswa KKN Unit I.D.2 berharap kesadaran warga dalam mengelola sampah semakin meningkat demi terciptanya lingkungan Dusun Blok Solo yang bersih dan sehat. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gencarkan-edukasi-pemilahan-sampah-di-Blok-Solo-Banyuwangi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:25:082026-09-17 10:25:08KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi

Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono

17/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong digitalisasi pelaku usaha Miedes di Srihardono (Foto. Tim MeRAMU)

Tim MeRAMU IMM FEB mendorong digitalisasi pelaku usaha Miedes di Kalurahan Srihardono melalui kegiatan penandaan lokasi usaha pada platform Google Maps. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4 September 2026 tersebut menjadi upaya untuk membantu pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Pendampingan dilakukan secara langsung dengan mengunjungi tempat tinggal para pelaku usaha Miedes. Tim mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk membuat profil usaha di Google Maps, meliputi identitas usaha, alamat, kontak, waktu operasional, serta lokasi geografis.

Selain itu, tim mendokumentasikan lokasi dan aktivitas usaha melalui foto untuk melengkapi informasi yang ditampilkan pada profil Google Maps. Penandaan lokasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menemukan usaha Miedes sekaligus membantu memperkenalkan produk lokal kepada calon konsumen.

Dalam kegiatan tersebut, Tim MeRAMU IMM FEB juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pemanfaatan platform digital sebagai media promosi. Google Maps dapat digunakan untuk membantu konsumen menemukan lokasi usaha serta memperoleh informasi mengenai jam operasional, foto, dan ulasan pelanggan.

Edukasi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya transformasi digital dalam mendukung pemasaran. Kehadiran usaha pada platform digital diharapkan dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen secara lebih luas.

Kegiatan digitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Miedes sebagai salah satu makanan olahan khas Pundong kepada masyarakat. Dengan semakin mudahnya informasi mengenai lokasi dan keberadaan pelaku usaha diakses secara digital, produk Miedes diharapkan dapat dikenal oleh lebih banyak masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Tim MeRAMU IMM FEB berharap digitalisasi dapat membantu pelaku usaha Miedes meningkatkan akses pemasaran sekaligus mendukung penguatan Kalurahan Srihardono sebagai Kampung Kuliner Miedes.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-digitalisasi-pelaku-usaha-Miedes-di-Srihardono-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:04:422026-09-30 10:57:26Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono

KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates buat profil profesional (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unit I.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan bimbingan karir bagi siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wates, Kulon Progo. Kegiatan bertajuk “From School to Success: Panduan Praktis Perencanaan Karir” tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 18–20 Agustus 2026, pada jam Bimbingan Konseling (BK).

Pelatihan diikuti siswa kelas XII dari tiga program keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), serta Pemasaran (PM). Materi diberikan secara bergantian kepada setiap kelas dengan memanfaatkan jam BK agar pembekalan karir tidak mengurangi waktu pembelajaran produktif siswa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Guru BK SMK Muhammadiyah 1 Wates, Fita Astutik, S.Pd. Materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan siswa kelas XII yang akan menghadapi pilihan setelah lulus, baik memasuki dunia kerja, merintis usaha, maupun melanjutkan pendidikan.

Dalam pelatihan, siswa diajak melakukan eksplorasi diri melalui pertanyaan reflektif mengenai keterampilan, kompetensi yang diperoleh selama Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta rencana setelah lulus. Hasil refleksi kemudian dipetakan melalui analisis SWOT untuk membantu siswa mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam perencanaan karir.

Materi utama berfokus pada penyusunan Curriculum Vitae (CV) dan profil profesional digital. Siswa diperkenalkan dengan CV berbasis Applicant Tracking System (ATS) dan CV kreatif, disertai contoh surat lamaran kerja. Selain itu, peserta mendapat pendampingan dalam menyusun profil LinkedIn, mulai dari headline, ringkasan diri, hingga pencantuman pengalaman PKL dan organisasi.

Ketua Unit KKN Tematik I.B.1 UAD, Faishal Abyan, mengatakan pelatihan dirancang agar siswa memperoleh keterampilan yang dapat langsung digunakan setelah lulus.

“Kami ingin teman-teman siswa keluar dari ruang kelas dengan sesuatu yang bisa langsung dipakai, minimal draf CV dan akun LinkedIn yang sudah rapi. Itu yang akan mereka butuhkan begitu lulus nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Fita Astutik, S.Pd. selaku Guru BK SMK Muhammadiyah 1 Wates mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan siswa kelas XII dan dapat melengkapi layanan bimbingan karir yang selama ini diberikan sekolah.

“Materinya sangat relevan dengan kebutuhan siswa kelas XII. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa berlanjut,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Unit I.B.1 UAD berharap siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates memiliki persiapan yang lebih matang untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun perguruan tinggi, serta mampu mempresentasikan kompetensi diri secara lebih percaya diri.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-siswa-SMK-Muhammadiyah-1-Wates-buat-profil-profesional-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:55:362026-09-17 09:55:36KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional

KKN UAD Uji Coba Presensi Digital Berbasis QR di SMA Negeri 1 Karangmojo

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) uji coba presensi digital berbasis QR di SMA Negeri 1 Karangmojo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.C.3 melakukan uji coba sistem presensi digital berbasis QR Code di SMA Negeri 1 Karangmojo. Program tersebut dikembangkan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa, mengefisienkan pencatatan kehadiran, sekaligus mendukung pelaksanaan program 3S (Senyum, Salam, Sapa) setiap pagi.

Sebelum sistem diterapkan, presensi siswa masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dalam pencatatan dan rekapitulasi. Sistem tersebut juga dinilai masih memiliki peluang terjadinya kesalahan pencatatan maupun praktik titip absen. Selain itu, terdapat siswa yang tidak melewati lobi sekolah sehingga tidak seluruhnya berinteraksi dengan guru dan siswa yang bertugas dalam program 3S.

Melalui sistem yang dikembangkan, siswa diwajibkan melewati lobi sekolah untuk melakukan presensi. Di lokasi tersebut, QR Code ditampilkan melalui perangkat admin dan dipindai menggunakan ponsel siswa. Mekanisme tersebut sekaligus mengarahkan siswa untuk berinteraksi dengan guru dan siswa yang bertugas menyambut kedatangan mereka.

Koordinator program menjelaskan bahwa pengembangan sistem berawal dari hasil observasi mahasiswa KKN UAD terhadap proses presensi di sekolah. “Dari hasil observasi, kami melihat bahwa presensi manual membutuhkan waktu dan masih memiliki beberapa kendala, termasuk kemungkinan terjadinya titip absen. Selain itu, masih ada siswa yang tidak melewati lobi sehingga kurang terjangkau oleh program 3S,” ujarnya.

Secara teknis, sistem presensi dikembangkan dalam bentuk website dengan akses berbeda bagi siswa dan admin. Siswa melakukan login menggunakan Nomor Induk Siswa (NIS) dan kata sandi sebelum memindai QR Code yang ditampilkan pada halaman admin di area lobi. QR Code yang digunakan bersifat dinamis dan berganti setiap 15 detik untuk mengurangi peluang penyalahgunaan dalam proses presensi.

Setelah QR Code dipindai, sistem akan mencatat data kehadiran siswa secara otomatis. Mahasiswa KKN UAD juga mendampingi siswa selama uji coba, mulai dari proses login hingga pemindaian QR Code. Pendampingan dilakukan untuk memastikan siswa memahami penggunaan sistem sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang muncul.

Pihak SMA Negeri 1 Karangmojo menyambut baik pengembangan sistem tersebut karena dinilai dapat mendukung kedisiplinan siswa dan transformasi digital administrasi sekolah. “Kami sangat mengapresiasi program yang dikembangkan oleh mahasiswa KKN UAD. Sistem ini tidak hanya membantu proses presensi menjadi lebih praktis, tetapi juga mendukung program 3S karena siswa diarahkan untuk melewati lobi dan bertemu langsung dengan guru maupun siswa yang bertugas menyambut kedatangan mereka,” ujarnya.

Melalui uji coba tersebut, mahasiswa KKN UAD berharap sistem presensi digital berbasis QR Code dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Integrasi teknologi dalam presensi diharapkan tidak hanya mempermudah pencatatan kehadiran, tetapi juga mendukung pembentukan budaya disiplin dan interaksi positif di lingkungan SMA Negeri 1 Karangmojo.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-uji-coba-presensi-digital-berbasis-QR-di-SMA-Negeri-1-Karangmojo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:48:212026-09-17 09:48:21KKN UAD Uji Coba Presensi Digital Berbasis QR di SMA Negeri 1 Karangmojo

UAD Berikan Beasiswa kepada Juara Festival Kreativitas Seni & Sastra 2026

17/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berikan beasiswa kepada juara Festival Kreativitas Seni & Sastra 2026 (Foto. Korcam KKN UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan kesempatan beasiswa kuliah kepada para juara Lomba KORCAM (Koordinator Kecamatan) dalam rangkaian Festival Kreativitas Seni & Sastra 2026. Kegiatan tersebut diikuti siswa SMA, SMK, MA, dan sederajat se-Kabupaten Gunungkidul dalam tiga cabang lomba, yaitu cerpen, puisi, dan fotografi.

Rangkaian perlombaan berlangsung secara daring pada 20 Agustus hingga 3 September 2026. Sementara itu, penyerahan penghargaan, piala, dan beasiswa kepada para pemenang dilaksanakan pada Senin, 7 Agustus 2026 di SMA Negeri 1 Karangmojo.

Selama proses perlombaan, peserta mengirimkan karya sesuai dengan kategori yang dipilih. Pada cabang fotografi, peserta ditantang untuk menangkap objek dan momen yang sesuai dengan tema festival. Sementara itu, cabang cerpen dan puisi menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan menulis serta mengekspresikan gagasan melalui karya sastra.

Salah satu peserta kategori fotografi, Wahid, mengungkapkan bahwa dirinya memilih pasar dan area persawahan sebagai lokasi pengambilan gambar. Menurutnya, pasar memiliki banyak momen interaksi sosial yang menarik untuk diabadikan. “Karena pasar itu interaksi antara manusia lain dengan manusia satunya,” ujarnya.

Wahid mengatakan tantangan yang paling berkesan selama proses pengambilan gambar adalah menghadapi situasi yang melibatkan manusia dan sulit diprediksi. Ia kemudian menyesuaikan konsep dengan kondisi di lapangan. “Menurut saya ini tantangannya itu pada orangnya sih. Jadi itu tuh bisa enggak sesuai ekspektasi kita,” tuturnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat hasil karyanya sedikit berbeda dari rencana awal. “Aku buatnya itu agak berubah dari rencana saya sendiri,” tambahnya.

Menurut Wahid, fleksibilitas menjadi hal penting dalam proses menghasilkan karya fotografi agar dapat menyesuaikan dengan situasi yang terjadi.

Pemberian beasiswa kepada para juara menjadi bentuk apresiasi UAD terhadap kreativitas dan prestasi pelajar Gunungkidul di bidang seni, sastra, dan fotografi. Melalui Festival Kreativitas Seni & Sastra 2026, UAD juga mendorong budaya literasi sekaligus membuka kesempatan bagi para siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UAD. “Kesan dan pesan saya sudah cukup baik, dan semoga UAD lebih maju lagi,” ucap Wahid.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berikan-beasiswa-kepada-juara-Festival-Kreativitas-Seni-Sastra-2026-Foto.-Korcam-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:41:312026-09-17 09:41:43UAD Berikan Beasiswa kepada Juara Festival Kreativitas Seni & Sastra 2026
Page 8 of 446«‹678910›»

TERKINI

  • PERSADA UAD Salurkan Donasi Air Bersih di Gunungkidul26/10/2026
  • Dari Menjaga ke Memakmurkan, LPSI UAD Perkuat Tata Kelola Takmir Masjid Kampus26/10/2026
  • BEM Farmasi UAD Perluas Wawasan Global Mahasiswa Lewat Short Course 2026 di IKOP Pharma Malaysia26/10/2026
  • FK UAD Lantik 29 Dokter Baru pada Sumpah Dokter Periode V23/10/2026
  • Teknologi untuk Perkuat Ideologi, Rektor UAD Paparkan Kerangka Transformasi Digital ‘Aisyiyah23/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top