• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Launching Kampung Ramah Lansia di Sedayu, Wujud Kepedulian terhadap Kesejahteraan Lansia

14/01/2026/in Terkini /by Ard

Launching Kampung Ramah Lansia di Sedayu oleh tim pengabdian Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim Pengabdian UAD)

Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sedayu bekerja sama dengan tim pengabdian Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi meluncurkan Kampung Ramah Lansia pada Senin, 23 September 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul.

Program Kampung Ramah Lansia ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan kualitas hidup lanjut usia di wilayah Sedayu. MKS PCA Sedayu sebagai organisasi sosial yang bergerak dalam pendampingan duafa dan pelayanan lansia berkomitmen menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi lansia agar tetap aktif dan berdaya.

Ketua MKS PCA Sedayu, RR. Sinta Kusuma Ningrum, M.Pd.Si, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi lansia di Sedayu. Menurutnya, lansia perlu dirangkul dan difasilitasi agar tetap memiliki peran dalam kehidupan sosial.

“Melalui Kampung Ramah Lansia ini, kami ingin menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan bahagia di usia senja,” ujarnya.

Program Kampung Ramah Lansia ini diketuai oleh Dr. Nur Kholis, M.Ag., dengan anggota tim pengabdian Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd., Ulaya Ahdiani, S.S., M.Hum., Dr. Bambang Sudarsono, Okimustava, M.Pd., serta Dr. Yusutria. Kegiatan launching juga dirangkaikan dengan penyerahan satu set alat rebana lengkap sebagai sarana pelatihan psikomotorik lansia.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PCM Sedayu Heru Waseso, Ketua PCA Sedayu Hj. Sukarni, S.H., M.A., Panewu Sedayu Anton Yulianto, A.P., M.Ip., Lurah Kalurahan Argorejo Ngadimin, S.H., serta para siswa Sekolah Lansia.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nur Kholis, M.Ag., menyampaikan bahwa Kampung Ramah Lansia diharapkan menjadi model pemberdayaan lansia yang tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga aspek sosial, psikologis, dan spiritual melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan pemerintah setempat.

Melalui peluncuran ini, MKS PCA Sedayu bersama tim pengabdian UAD menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi lansia agar tetap aktif, mandiri, dan bermartabat di usia senja. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Launching-Kampung-Ramah-Lansia-di-Sedayu-oleh-tim-pengabdian-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-Pengabdian-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-14 10:35:592026-01-14 10:35:59Launching Kampung Ramah Lansia di Sedayu, Wujud Kepedulian terhadap Kesejahteraan Lansia

Laboratorium PBI UAD Gelar Seminar Penerjemahan

13/01/2026/in Terkini /by Ard

Laboratorium PBI Universitas Ahmad Dahlan Gelar Seminar Penerjemahan (Foto. Lab PBI UAD)

Laboratorium Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengawali tahun 2026 dengan menyelenggarakan Seminar Penerjemahan pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium Bahasa A, Kampus IV UAD.

Seminar diikuti oleh Ketua Program Studi PBI, dosen, mahasiswa PBI dan MPBI, serta peserta dari luar Program Studi PBI UAD. Kegiatan dimoderatori oleh Ika Juni Astiti, mahasiswa PBI UAD, dan menghadirkan dua pemateri yang berpengalaman di bidang penerjemahan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyoroti relevansi perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam dunia penerjemahan serta pentingnya sikap bijak dalam menyikapi teknologi tersebut.

Pemateri pertama, Widiana Martiningsih, S.S., penerjemah bersertifikat Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), menyampaikan materi terkait peran AI dalam penerjemahan. Ia menekankan bahwa AI sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti penerjemah manusia, karena penerjemah tetap memiliki peran penting dalam memahami konteks, budaya, dan etika penerjemahan.

Sementara itu, pemateri kedua, Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., dosen PBI UAD sekaligus penerjemah bersertifikat HPI, memaparkan materi Becoming a Professional Translator. Ia membahas bidang kerja penerjemahan, perbedaan penerjemah lepas dan agensi, proses sertifikasi HPI, serta tantangan profesional di dunia penerjemahan. Astry juga menekankan pentingnya kebiasaan membaca, latihan berkelanjutan, keterlibatan komunitas, dan personal branding bagi calon penerjemah.

Melalui seminar ini, Laboratorium PBI UAD berharap dapat menambah wawasan serta meningkatkan kesiapan mahasiswa dan peserta dalam menghadapi perkembangan dunia penerjemahan yang semakin dinamis di era teknologi. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Laboratorium-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-Gelar-Seminar-Penerjemahan-Foto.-Lab-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-13 10:59:002026-01-13 10:59:00Laboratorium PBI UAD Gelar Seminar Penerjemahan

FKIP UAD Lepas 10 Mahasiswa Outbound SEA Teacher ke Filipina

13/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan mahasiswa outbound SEA Teacher Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mahasiswa outbound SEA Teacher)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melepas mahasiswa outbound SEA Teacher (Southeast Asian Teacher Project) Batch 11 Tahun 2025/2026 pada Kamis, 08 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Educator Hall, Kampus 4 UAD serta dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, orang tua/ wali, serta mahasiswa peserta.

SEA teacher merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru se-Asia Tenggara yang diadakan oleh SEAMEO Southeast Asian Ministers of Education Organization.

Koordinator Tim SEA Teacher FKIP UAD, Aan Hendroanto, M.Pd., melaporkan bahwa FKIP UAD mengirim 10 mahasiswa ke lima universitas mitra di Filipina, yakni Capiz State University, West Visayas State University, Adamson University, University of Saint La Salle, dan Central Luzon State University. Peserta terdiri atas 7 mahasiswa PBI, 1 PMAT, 1 PBSI, dan 1 PPKn.

Seluruh mitra program berasal dari Filipina karena bahasa Inggris menjadi bahasa kedua di negara tersebut. Hal ini dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa. Lingkungan akademik di sana juga mendukung praktik mengajar berbasis bahasa Inggris.

Mahasiswa akan menjalani praktik mengajar selama satu bulan di sekolah mitra. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogik, tetapi juga memperluas wawasan internasional dan pengalaman lintas budaya.

“Program ini memberi pengalaman langsung yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan, baik dari sisi akademik seperti praktik mengajar namun juga budaya internasional,” ungkap Aan.

Mahasiswa dijadwalkan berangkat pada 12 Januari 2026. Sebelum berangkat, FKIP UAD memberikan pre-departure training sebanyak tujuh pertemuan untuk membekali mahasiswa dengan kesiapan akademik, bahasa, budaya, serta penguatan karakter dan nilai keislaman.

Perwakilan mahasiswa outbound, Tsalsa Rosyanda Putri dari PBI, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan fakultas. Ia menyebut program SEA Teacher memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan mengajar, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta mengembangkan kemandirian sebagai calon pendidik.

“Program ini melatih kami mengajar dan berkomunikasi di lingkungan internasional. Kami juga belajar menjadi lebih mandiri dan terbuka,” ungkap Tsalsa.

Perwakilan orang tua mahasiswa, Anita Herlina, orang tua dari Qurrota’ayun (PBI), menyampaikan rasa bangga sekaligus haru saat melepas mahasiswa ke luar negeri. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga ibadah, kesehatan, komunikasi, serta nama baik almamater. Menurutnya, mahasiswa membawa identitas sebagai duta bangsa dan duta Islam.

“Di mana pun berada, kalian membawa nama Indonesia dan harus menunjukkan akhlak Islami, kesantunan dan semangat kerja sama,” ungkap Anita.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan Filipina dipilih karena kuat dalam penguasaan bahasa Inggris dan dikenal sebagai eksportir tenaga pendidik ke berbagai negara di dunia. Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional menjadi bekal penting bagi calon guru di era global.

Sayuti mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring, memperluas wawasan global, serta menunjukkan nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Ia juga mendorong mahasiswa aktif beradaptasi dan berkontribusi positif di lingkungan internasional.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan memperluas wawasan global, sekaligus menunjukkan Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkap Sayuti.

Acara diakhiri dengan pelepasan simbolis mahasiswa peserta SEA Teacher oleh pimpinan FKIP UAD. Pelepasan dilakukan per kelompok sesuai universitas tujuan sebagai tanda dimulainya misi internasional mahasiswa FKIP UAD di Filipina.

Melalui program ini, FKIP UAD menyiapkan calon guru yang berdaya saing global dan berkarakter Islami. Fakultas berharap mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa pulang pengalaman yang berdampak bagi pengembangan pendidikan di FKIP UAD. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-mahasiswa-outbound-SEA-Teacher-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mahasiswa-outbound-SEA-Teacher.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-13 10:29:302026-01-13 10:29:30FKIP UAD Lepas 10 Mahasiswa Outbound SEA Teacher ke Filipina

UAD Teken Kerja Sama dengan Al-Quds University Palestina

13/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Al-Quds University, dalam agenda Discussion on Potential Collaboration (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Al-Quds University, Palestina, dalam agenda Discussion on Potential Collaboration yang dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Ruang Kaca Barat, Gedung Ahmad Dahlan Lantai 10, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat jejaring akademik internasional.

Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan PP Muhammadiyah Ketua Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni, para Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), para Wakil Rektor UAD, serta para Dekan di lingkungan UAD.

Presiden Al-Quds University, Prof. Dr. Imad Abu Kishek, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh UAD dan Muhammadiyah. Ia menegaskan pentingnya membangun koneksi akademik antara Yerusalem dan Indonesia.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke Indonesia, dan saya sangat senang dapat berada di Universitas Ahmad Dahlan. Yerusalem merupakan kota yang sangat penting bagi umat Islam, sehingga melalui kerja sama akademik dan pertukaran mahasiswa, kami ingin dunia memahami arti penting Yerusalem serta memberikan perhatian dan dukungan yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyambut baik kunjungan delegasi Al-Quds University dan menegaskan komitmen UAD dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina melalui jalur pendidikan dan kerja sama internasional. “UAD merasa terhormat menerima kunjungan dari Al-Quds University. Kami meyakini bahwa Palestina akan merdeka, dan pendidikan merupakan jembatan strategis untuk memperkuat solidaritas global serta membangun masa depan yang lebih baik,” tutur Prof. Muchlas.

Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan MoU antara Al-Quds University dan UAD, dilanjutkan dengan diskusi dengan pembahasan pengembangan budaya inovasi dan kewirausahaan mahasiswa, riset berbasis industri, teknologi dan rekayasa, farmasi, studi Islam, serta pertukaran akademik dan publikasi ilmiah bersama. Melalui pertemuan ini, kedua institusi berkomitmen untuk membangun kerja sama yang realistis dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menerima-kunjungan-dari-Al-Quds-University-dalam-agenda-Discussion-on-Potential-Collaboration-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-13 10:05:532026-01-15 11:54:07UAD Teken Kerja Sama dengan Al-Quds University Palestina

UAD Lantik dan Sumpah 42 Dokter Baru Periode III

12/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Sumpah Dokter Periode III Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026(Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode III pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD. Sebanyak 42 calon dokter resmi dilantik.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UAD, dr. Barkah Djaka Purwanto, Sp.PD-KGH, FINASIM, menyampaikan bahwa sumpah dokter merupakan prosesi wajib bagi calon dokter. “Sumpah dokter merupakan bentuk komitmen moral, etika, dan profesionalisme yang harus dipegang oleh setiap dokter sebelum terjun melayani masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan dokter baru, dr. Thalia Diva Prameswari, dalam kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan pembimbing. “Terima kasih banyak telah mendidik, membersamai, membimbing, dan mendukung setiap langkah kami. Gelar yang kita peroleh hari ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar sepanjang hayat,” tuturnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Yogyakarta, dr. Heri Setyanto, Sp.B, FINACS, berpesan agar para dokter baru terus meningkatkan kualitas diri. “Jangan puas dan jangan berhenti belajar. Seorang dokter harus terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan menjalani pendidikan sepanjang hayat karena ilmu kedokteran selalu berkembang,” katanya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian Fakultas Kedokteran UAD yang selama lima tahun berturut-turut mencatatkan kelulusan 100 persen pada uji kompetensi. “Ini bukan pencapaian yang mudah, tetapi hasil dari kerja keras pimpinan fakultas dan seluruh sivitas akademika. Saya ucapkan selamat kepada para dokter baru yang siap mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, M.Hum., menekankan bahwa sumpah dokter harus dipegang sepanjang hayat. “Sumpah itu bukan hanya diingat sehari setelah pelantikan, tetapi harus dihayati sepanjang masa karena dokter berhubungan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan sentuhan hati,” tegasnya.

Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, para dokter baru UAD diharapkan mampu menjalankan profesi secara profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sumpah-Dokter-Periode-III-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2026Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-12 10:05:102026-01-12 10:05:10UAD Lantik dan Sumpah 42 Dokter Baru Periode III

Dosen UAD Adakan PKM untuk Atasi Stunting Berbasis Pangan Lokal

09/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Atasi Stunting Berbasis Pangan Lokal (Foto. PKM UAD)

Pada hari Jumat, 30 November, telah dilaksanakan kegiatan Senam Lansia yang merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan tema “PKM dalam Mengatasi Stunting dan Penyakit Tidak Menular Berbasis Pangan Lokal dan Sistem Informasi Terintegrasi di Posyandu Dahlia.”

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Dr. Dyah Suryani, S.Si., M.Kes. selaku ketua tim, serta anggota Sri Handayaningsih, S.T., M.T. dan Prof. Solikhah, S.KM., M.Kes., Dr.PH. Kegiatan berlangsung di Desa Pringgading, Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Posyandu Dahlia, serta melibatkan mahasiswa KKN Reguler ke-152 Unit VII.B.I UAD sebagai pendukung dan fasilitator kegiatan.

Senam dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang serta disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui aktivitas fisik yang rutin dan terarah.

Dr. Dyah Suryani, S.Si., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan lansia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan peran Posyandu dan edukasi kesehatan berbasis pangan lokal. “Melalui kegiatan PKM ini, kami mendorong pencegahan stunting dan penyakit tidak menular dengan pendekatan pangan lokal yang mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman pengabdian nyata bagi mahasiswa KKN,” ujarnya.

Setelah kegiatan senam, peserta mendapatkan pemberian makanan sehat berbasis pangan lokal, berupa ubi rebus, kacang rebus, singkong rebus, serta bubur kacang hijau. Pemilihan menu ini bertujuan untuk mendukung program PKM dalam peningkatan status gizi dan pencegahan stunting serta penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok rentan seperti lansia.

Makanan yang diberikan dipilih karena mudah dicerna serta mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral yang berperan dalam menjaga kesehatan otot, sistem pencernaan, tulang, jantung, serta daya tahan tubuh. Selain itu, menu tersebut membantu mencegah sembelit dan osteoporosis, serta meningkatkan energi tanpa membebani sistem pencernaan lansia. Dalam kegiatan ini juga ditekankan pentingnya menghindari konsumsi makanan tinggi lemak, tinggi garam, serta ultra-processed food (UPF).

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan pembagian doorprize berupa sembako kepada peserta lansia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam kegiatan PKM. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengabdian-kepada-Masyarakat-PKM-Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Atasi-Stunting-Berbasis-Pangan-Lokal-Foto.-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-09 09:52:142026-01-09 09:52:14Dosen UAD Adakan PKM untuk Atasi Stunting Berbasis Pangan Lokal

KKN UAD Optimalkan Limbah Galon untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

08/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Persoalan sampah rumah tangga di kawasan perkotaan, khususnya limbah plastik galon sekali pakai dan sisa sampah organik rumah tangga, masih menjadi tantangan di lingkungan RW 02 Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Yogyakarta. Situasi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengurangi kadar kebersihan permukiman.

Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Unit I.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendampingan program optimalisasi limbah galon. Mereka bersama warga setempat membuat galon tanam dan tong sampah dari galon bekas.

Program pendampingan ini dilaksanakan secara bertahap pada tanggal 15, 16, dan 22 November 2025, bertepatan dengan agenda kerja bakti rutin di lingkungan RW 02. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.1, pengurus RT setempat, serta warga RT 04, RT 05, dan RT 06. Semua pihak terlibat aktif dalam proses pembersihan lingkungan, pemilahan sampah, hingga pengolahan galon bekas dalam suasana gotong royong.

Mahasiswa KKN dan warga setempat bahu-membahu dalam membersihkan lingkungan sekaligus melakukan pemilahan sampah. Limbah galon air mineral yang biasanya menumpuk dikumpulkan untuk kemudian dieksekusi bersama menjadi sarana kebersihan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi warga dalam proses teknis pengerjaan. Untuk pembuatan galon tanam, galon dimodifikasi dengan melubangi bagian sisi dan bawahnya menyerupai prinsip kerja biopori atau Losida (Lodong Sisa Dapur).

Galon yang telah disiapkan kemudian ditanam sebagian ke dalam tanah di area-area strategis maupun pekarangan warga. Galon ini berfungsi sebagai wadah penampungan sampah organik rumah tangga, seperti sisa nasi, kulit buah, atau potongan sayur.

Sampah tersebut akan terurai secara alami di dalam galon dan berubah menjadi nutrisi yang meresap ke tanah. Hal ini secara otomatis menyuburkan tanaman yang berada di sekitarnya tanpa perlu penambahan pupuk kimia maupun menimbulkan bau menyengat.

Selain pembuatan galon tanam, mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.1 juga mengembangkan pembuatan tong sampah sederhana dari galon bekas sebagai solusi pengelolaan sampah di lingkungan warga.

Pembuatan tong sampah ini dilakukan pada rangkaian kegiatan yang sama dengan memanfaatkan galon sisa yang sebelumnya tidak terpakai sehingga limbah galon dapat digunakan kembali secara fungsional.

Tong-tong sampah galon kemudian ditempatkan di rumah warga, sudut jalan, hingga pos ronda sebagai sarana penampungan sampah kering. Keberadaan tong sampah ini diharapkan dapat membantu mengurangi pembuangan sampah sembarangan serta mendorong kebiasaan pembuangan sampah yang benar.

Kegiatan kolaboratif ini disambut hangat oleh warga RW 02 Muja Muju. Masyarakat menunjukkan antusiasme dalam bekerja sama untuk menyiapkan lubang resapan air, memasang sistem galon tanam, serta menempatkan tong sampah galon di lokasi yang telah disepakati.

Ke depannya, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.1 berharap hasil pendampingan ini dapat terus dilanjutkan oleh warga. Dengan tersedianya fasilitas komposter dan tempat sampah yang memadai, diharapkan terbentuk budaya sadar lingkungan dan gaya hidup minim sampah (Zero Waste) yang berkelanjutan di RW 02 Muja Muju, Umbulharjo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Unit-I.C.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-08 09:18:092026-01-08 09:18:09KKN UAD Optimalkan Limbah Galon untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

UAD Gelar Pengajian Awal Tahun: Menggapai Keberkahan Ilmu lewat Aksi dan Doa

07/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pengajian Awal Tahun 2026 M (Dok. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Awal Tahun 2026 bertema “Menggapai Keberkahan Ilmu: Aksi dan Doa bagi UAD yang Berdampak” pada Rabu, 7 Januari 2026 di Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag., seorang filsuf Muslim sekaligus penulis kajian filsafat Islam.

Pada kesempatan yang sama, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. dari Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menyampaikan sambutan pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi pegawai melalui enam aspek pengamalan, yaitu refreshing AIK, pengajian tingkat universitas, pengajian di unit kerja, hafalan surat Juz 30, keterlibatan dalam persyarikatan, serta partisipasi aktif di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Wakil Rektor I Bidang AIK, Dr. Nur Kholis, M.Ag., dalam sambutannya berharap tahun 2026 menjadi momentum kebaikan. Ia mendoakan seluruh sivitas UAD senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kelapangan rezeki, sekaligus mampu menghadirkan UAD yang semakin berdaya dan berdampak bagi masyarakat.

Sebagai pemateri, H. Fahruddin Faiz menegaskan bahwa guru yang baik bukan hanya pandai mengajar, tetapi juga harus terus belajar. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan pendidikan pada era serba cepat dan instan.

Menurutnya, Islam mengenal tiga istilah yang menggambarkan dampak positif dari ilmu yang diamalkan, yaitu manfaat, maslahat, dan barokah. “Manfaat berarti apa yang dilakukan tidak sia-sia dan berguna bagi diri sendiri. Maslahat berarti ilmu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga memberi kebaikan bagi orang di sekitar. Sementara itu, barokah terjadi ketika Allah meridai ilmu tersebut, sehingga manfaat dan maslahatnya dilipatgandakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ciri ilmu yang penuh barokah adalah ketika ilmu tersebut menumbuhkan rasa takut (khosyah) kepada Allah, menghadirkan hikmah, serta dilipatgandakan oleh Allah. “Barokah dapat diraih melalui kesungguhan (mujahadah), keikhlasan, serta akhlak yang baik,” ujarnya.

Sebagai penutup, Pengajian Awal Tahun 2026 menjadi momentum pengingat bahwa ilmu bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga diamalkan dan diperjuangkan. Melalui penguatan nilai AIK, ketulusan dalam berkhidmat, serta kesungguhan untuk terus belajar. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pengajian-Awal-Tahun-2026-M-Dok.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 13:59:362026-01-07 13:59:36UAD Gelar Pengajian Awal Tahun: Menggapai Keberkahan Ilmu lewat Aksi dan Doa

Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif oleh Tim Prodamat Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim Prodamat)

Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertajuk “Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming” telah dilaksanakan sebagai upaya penguatan pengelolaan wakaf berbasis ekonomi dan lingkungan.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaah dan pengelola wakaf agar mampu mengelola aset wakaf secara produktif, berkelanjutan, dan beretika. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Prodamat Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh Hasib Sunarso, dengan anggota Sari Purwaning Rum, Wilham Muhazin, dan Rizki Hidayatulloh.

Tim ini didampingi oleh Dr. Ema Nurmaya, S.E., M.M. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas jemaah masjid, pengelola wakaf, dan tokoh masyarakat setempat. Pelaksanaan program berlangsung di Masjid Al Hidayah, Dusun Gupakan, Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, pada Ahad, 7 Desember 2025.

Lokasi ini dipilih karena memiliki potensi lahan wakaf yang dapat dikembangkan serta dukungan sosial masyarakat yang kuat untuk penerapan pertanian terpadu dan pemasaran digital berbasis komunitas.

Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi integrated farming dan pemasaran digital sederhana yang disampaikan oleh Hasib Sunarso. Materi yang disampaikan meliputi integrated farming menekankan pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan dan efisien melalui integrasi berbagai komoditas (seperti tanaman dan ikan) dalam satu lahan. Tujuannya untuk saling mendukung, mengoptimalkan sumber daya, mengurangi limbah (zero waste), serta meningkatkan produktivitas. Kemudian pemasaran figital difokuskan pada pemanfaatan media sosial dan platform daring untuk memperluas akses pasar hasil wakaf produktif.

Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, sebanyak 83% peserta memahami prinsip integrated farming (melampaui target 80%). Sementara 85% peserta memahami pemasaran digital (melampaui target 75%).

Dampak program juga tercermin dari meningkatnya kesadaran lingkungan dan tata kelola wakaf, di mana seluruh peserta (100%) menyatakan siap menerapkan praktik pelestarian lingkungan serta menerima pengelolaan wakaf yang transparan dan partisipatif. Selain itu, terbentuk draf kelompok kerja berbasis gotong royong sebagai modal sosial awal dalam pengelolaan wakaf produktif.

Tokoh masyarakat setempat, Drs. H. Sariman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAD. “Kami berharap program ini mampu mendorong kemandirian ekonomi warga Dusun Gupakan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis wakaf berkelanjutan,” ujarnya. (Spr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Optimalisasi-Wakaf-Temporer-sebagai-Wakaf-Produktif-oleh-Tim-Prodamat-Magister-Manajemen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-Prodamat.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:33:242026-01-07 11:33:24Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow oleh Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Limbah rumah tangga kerap dianggap sebagai masalah lingkungan yang sulit diatasi. Minyak jelantah dibuang begitu saja, plastik kemasan menumpuk tanpa pemanfaatan, dan akhirnya mencemari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya inovasi berkelanjutan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan solusi melalui program unggulan bertajuk SIRASA.

Program unggulan pertama dalam SIRASA berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah bekas pakai. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dikumpulkan langsung dari warga, kemudian diolah menjadi lilin aromaterapi yang siap pakai dan memiliki nilai jual.

Proses pengolahannya meliputi tahapan minyak dibersihkan menggunakan tepung untuk mengurangi kotoran serta bau tidak sedap. Kemudian minyak disaring hingga benar-benar bersih. Lali minyak diberi pewarna dan minyak esensial (essential oil). Terakhir adonan dicetak menjadi lilin dengan tampilan menarik.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup proses pembuatan lilin, tetapi juga edukasi kepada warga mengenai pengolahan minyak jelantah yang aman, ramah lingkungan, serta potensi ekonominya. Produk lilin kemudian dikemas secara rapi agar layak dipasarkan dan bernilai guna lebih tinggi.

Program unggulan SIRASA yang kedua adalah Eco Pillow Project. Program ini merupakan kegiatan pembuatan bantal ramah lingkungan yang dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RW 05.

Bahan baku utama memanfaatkan limbah plastik rumah tangga yang dikumpulkan dari warga, seperti bungkus mi instan, bungkus sabun, kemasan jajanan (ciki), dan kemasan plastik lainnya.

Plastik-plastik tersebut kemudian digunting setipis mungkin sebelum dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dipakaikan sarung bantal. Hasilnya, limbah plastik yang semula hanya menjadi sampah berhasil diolah menjadi bantal siap pakai yang memiliki nilai guna.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu warga RW 05 mengikuti setiap proses dengan semangat, mulai dari pengumpulan plastik hingga pembuatan Eco Pillow. Mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini diabaikan ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui program SIRASA, Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.2 UAD membuktikan bahwa solusi permasalahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif. Limbah bukan lagi sekadar sisa, melainkan sumber potensi ekonomi dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Harapannya, inovasi lilin aromaterapi dan Eco Pillow ini tidak berhenti sebagai program KKN semata, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Limbah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-dan-Eco-Pillow-oleh-Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-I.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:12:452026-01-07 11:12:45KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow
Page 19 of 393«‹1718192021›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top