• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo

26/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara Sosialisasi dan Pembukaan PPK Ormawa 2026 di Kalurahan Caturharjo (Foto. IMM FKM UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara Sosialisasi dan Pembukaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di Balai Desa Kalurahan Caturharjo pada Senin, 15 Juni 2026.

Acara ini dihadiri oleh Lurah Caturharjo H. Wasdiyanto, Dosen Pembimbing PPK Ormawa IMM FKM Drs. Hadi Sasongko, M.Si., serta Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UAD Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes., S.Si. yang hadir mewakili Dekan FKM. Turut hadir pula jajaran perangkat desa, kader kesehatan, dan Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD.

Seluruh pihak menyampaikan dukungan penuh terhadap program bertajuk “HAMEMAYU WARASING DESA: Model Desa Sehat Berbasis Kader Berdaya untuk Pengendalian Multirisiko Penyakit Tidak Menular Menuju Caturharjo Sehat”. Program ini diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Selain menyamakan persepsi terkait tujuan, sasaran, dan strategi pelaksanaan program, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD juga memaparkan secara menyeluruh alur implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA.

Program tersebut terdiri atas beberapa inovasi utama, yaitu PITUTUR WARAS sebagai pilar edukasi terpadu bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap faktor risiko personal penyakit tidak menular (PTM), One Stop Service (Skrining Terpadu 1 Meja) sebagai sistem pelayanan skrining kesehatan yang terintegrasi dan efisien dalam satu alur pemeriksaan, serta PELITA KADER (Pelatihan Inti Skrining Terpadu Berbasis Simulasi untuk Kader) sebagai upaya penguatan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini, edukasi, dan monitoring PTM.

Selain itu, tim juga menghadirkan inovasi digital melalui peluncuran Dashboard SI-WARAS (Sistem Informasi Warasing Desa) yang didemonstrasikan sebagai media pencatatan data kesehatan berbasis digital untuk mendukung efektivitas skrining, monitoring, evaluasi, serta pengelolaan data kesehatan masyarakat secara lebih terstruktur, akurat, dan berkelanjutan.

Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, menyatakan komitmen dan kesiapan kalurahan dalam memfasilitasi program dan mengoordinasikan masyarakat. Dukungan senada juga disampaikan oleh perwakilan kader kesehatan yang menyatakan kesiapannya menjadi mitra utama dalam edukasi dan pendampingan warga di lapangan.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan berita acara dan surat pernyataan dukungan program oleh Lurah Caturharjo H. Wasdiyanto, Ketua Ormawa IMM FKM UAD Abner Alvah Nabilla, Ketua Kader Kesehatan Ibu Siti Aminah, serta Dosen Pembimbing Drs. Hadi Sasongko, M.Si.

Dengan diresmikannya program ini, sinergi berkelanjutan diharapkan dapat segera berjalan untuk menekan angka risiko penyakit tidak menular (PTM) secara masif dan mewujudkan Caturharjo yang sehat secara menyeluruh. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-acara-Sosialisasi-dan-Pembukaan-PPK-Ormawa-2026-di-Kalurahan-Caturharjo-Foto.-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-26 08:00:562026-06-29 09:41:44Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo

IMM FTI UAD Gelar Studium Generale DAD 2026, Siapkan Kader Adaptif di Era Disrupsi

25/06/2026/in Terkini /by Ard

IMM FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar studium generale DAD 2026 (Foto. IMM FTI UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan acara Pembukaan sekaligus Studium Generale Darul Arqam Dasar (DAD) pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan perkaderan yang dilangsungkan di Aula Islamic Center, Kampus IV UAD ini mengusung tema “Instalasi Ideologi Ikatan: Menghidupkan Langkah Perkaderan yang Adaptif di Era Disrupsi”.

Kegiatan diawali dengan serangkaian sambutan. Sambutan tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana Dhiva Anindya Untsa Layalya, Ketua Umum IMM FTI UAD Fathir Mahib, Ketua Koordinator Komisariat IMM UAD Muhammad Akrom Firdaus, serta Ketua Pimpinan Cabang Djazman Al-Kindi Ilham Jul Aiman S.Kom.. Turut hadir dan memberikan arahan yakni Pembina IMM FTI UAD Jefree Fahana, S.T., M.Kom. Usai prosesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan peserta DAD secara simbolis kepada instruktur.

Memasuki sesi inti, Studium Generale dipandu oleh Irayya Jalu Insani Azrie selaku moderator. Materi utama dipaparkan secara komprehensif oleh Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Elektro sekaligus Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam paparannya, ia menyoroti krisis identitas yang dialami oleh generasi mahasiswa saat ini di tengah pusaran disrupsi kecerdasan buatan (AI), media sosial, dan budaya instan. Prof. Anton menegaskan bahwa ideologi Ikatan harus berfungsi sebagai kompas, filter, dan penggerak di saat teknologi berubah cepat dan informasi semakin melimpah.

“Semakin canggih kapalnya, semakin penting kompasnya,” tegas Prof. Anton melalui analoginya.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya kader IMM untuk menginternalisasi Trilogi IMM, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas guna menjawab krisis spiritual, krisis pengetahuan, dan krisis kemanusiaan.

Untuk menghadapi era disrupsi, langkah perkaderan di tubuh IMM dituntut harus progresif dan adaptif. Prof. Anton, yang juga memiliki moto keseharian “ngaji, neliti, lan lari“, mengingatkan bahwa kader harus menguasai keterampilan Abad ke-21 atau kerangka 4C (Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity). Tidak hanya itu, penguasaan kemampuan literasi kecerdasan buatan (AI Literacy) juga menjadi keharusan agar kader mampu memimpin perubahan.

Melalui kegiatan ini, IMM FTI UAD berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kritis dan melek teknologi, tetapi juga memiliki adab, arah juang yang jelas, dan siap bertransformasi menjadi penggerak peradaban di tengah masyarakat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-studium-generale-DAD-2026-Foto.-IMM-FTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-25 10:00:202026-06-26 09:04:06IMM FTI UAD Gelar Studium Generale DAD 2026, Siapkan Kader Adaptif di Era Disrupsi

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 2026

25/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III dalam University Clash 2026 (Foto. Tim Ilkom UAD)

Lima mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih Juara III dalam ajang University Clash yang diselenggarakan oleh Garuda TV dalam rangkaian acara Indonesia Punya Kamu: Connecting Generations pada Jumat, 12 Juni 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta.

Tim UAD yang terdiri atas Umi Maulinda, Wiga Sarah Putri, Shania Ayu Salsabila, Isfha Aufa Na’imullah, dan Alrisno mewakili kampus dalam kompetisi yang menguji wawasan umum, kecepatan berpikir, serta kekompakan tim.

University Clash merupakan kompetisi cerdas cermat yang dikemas secara interaktif dan kompetitif. Peserta harus melewati tiga babak yang terdiri atas soal pengetahuan umum, permainan tebak petunjuk (guess the clue), serta babak soal rebutan yang menuntut kecepatan dan ketepatan jawaban.

Ketua tim, Umi Maulinda, mengungkapkan bahwa persiapan menuju kompetisi berlangsung cukup singkat. Mereka baru bergabung sebagai peserta sekitar satu minggu sebelum acara berlangsung. Meski demikian, tim tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.

“Persiapan kami cukup singkat karena baru ikut sekitar H-7 acara. Saat tiba di lokasi, kami juga mengetahui bahwa beberapa lawan yang dihadapi merupakan mahasiswa berprestasi dari kampus masing-masing. Jadi tentu persaingannya cukup kuat,” ujarnya.

Meski menghadapi lawan yang tangguh, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut memberikan kesan yang menyenangkan bagi tim. Selain berkompetisi, mereka juga berkesempatan menjalin relasi dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Wiga menambahkan, “Yang pasti senang dan seru. Kami menikmati seluruh rangkaian acara, sekaligus bisa berkenalan dengan mahasiswa dari kampus lain seperti UGM dan UNY yang menjadi lawan kami saat kompetisi,” tambahnya.

Keikutsertaan tim dalam ajang tersebut tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Universitas Ahmad Dahlan. Menurut Wiga, kampus memberikan berbagai fasilitas untuk menunjang keberangkatan dan partisipasi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

“Kampus sangat mewadahi. Kami mendapatkan dukungan berupa uang saku, kendaraan, dan berbagai bentuk dukungan lainnya. Kami juga diutus langsung oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Ibu Nanda, sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Melalui pengalaman tersebut, Shania berpesan, “Banyakin belajar dan membaca buku. Semakin luas wawasan yang dimiliki, semakin siap juga kita menghadapi berbagai tantangan dalam kompetisi,” pesannya.

Ke depan, tim berharap kegiatan seperti University Clash dapat terus diselenggarakan karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama tim.

“Semoga acara seperti ini bisa terus ada di tahun-tahun berikutnya, dan semoga UAD bisa meraih juara satu pada kesempatan selanjutnya,” harapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-III-dalam-University-Clash-2026-Foto.-Tim-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-25 09:00:302026-06-26 09:01:13Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 2026

Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus

25/06/2026/in Terkini /by Ard

Sesi pembekalan gladi skenario kebakaran ruang kuliah Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Rangkaian kegiatan Gladi Lapang Skenario Kebakaran Ruang Kuliah Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026, turut dibekali dengan sesi pembekalan materi di Amphitheater Kampus IV UAD. Secara keseluruhan pemaparan materi membahas mengenai peran manajemen dokter dalam simulasi kebencanaan untuk memberikan wawasan strategis bagi para calon tenaga medis.

Sesi pembekalan ini menghadirkan dua pakar kedokteran kegawatdaruratan sebagai pembicara utama. Pembicara pertama, dr. Corona Rintawan, Sp.EM., KDM., yang merupakan salah satu ahli kegawatdaruratan terkemuka sejak masa pandemi, menyampaikan materi bertajuk “Siaga di Garis Depan: Peran Strategis Dokter Masa Depan dalam Manajemen Tanggap Darurat Kebakaran”.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa berdasarkan data tahun 2024, Indonesia menempati peringkat kedua dunia untuk risiko kebencanaan. Oleh karena itu, dalam konteks bencana, Indonesia harus menjadi negara terdepan dalam hal kesiapsiagaan karena dampak krisis yang dihadapi sangat besar.

Ia menambahkan bahwa kelompok yang paling mudah terkena dampak adalah masyarakat rentan seperti ibu hamil, balita, atau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan, sehingga pelatihan ini penting untuk melatih kemampuan merespons di lapangan. Terdapat empat pilar intervensi medis yang ditekankan, yaitu kompetensi klinik, kepemimpinan (leadership) dalam memimpin tim serta mengatur waktu istirahat, komunikasi risiko, dan pengambilan keputusan.

Melalui siklus berkelanjutan manajemen bencana, diharapkan dampak terburuk dapat dicegah dan dikurangi. Fase algoritma respons darurat ini mencakup triade peran medis di lapangan yang terdiri atas peran klinis, kesehatan masyarakat (kesmas), dan koordinasi manajemen, didukung oleh peta jalan relawan medis terstruktur meliputi simulasi, pelatihan, legalitas, roster, hingga deployment.

Sesi dilanjutkan oleh pembicara kedua, dr. Tri Yunanto Arliono, S.Ked., Sp.EM., yang mengupas materi berjudul “Preparedness Saves Lives: Membangun Resiliensi Kampus melalui Kolaborasi Multisektor untuk Menyiapkan Generasi Tenaga Kesehatan Tangguh Menghadapi Bencana dan Kegawatdaruratan”. Beliau memaparkan mengenai tren pendidikan dokter global, metode simulasi, serta pentingnya kolaborasi multisektor dalam menghadapi krisis.

Kolaborasi tersebut melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar), dunia usaha yang membantu dalam manajemen bencana, serta pihak akademisi. Dalam pandangannya, seluruh civitas akademika adalah subjek yang mempunyai tanggung jawab bersama. Ia juga menekankan peran media massa yang bukan hanya bertindak sebagai peliput bencana, melainkan sebagai instrumen untuk membantu penanganan bencana. “Hari ini tidak hanya latihan menghadapi kebakaran gedung tetapi sedang membangun resiliensi kampus,” tegas dr. Tri Yunanto. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-pembekalan-gladi-skenario-kebakaran-ruang-kuliah-Fakultas-Kedokteran-FK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-25 08:00:162026-06-26 09:00:34Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus

Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas

24/06/2026/in Terkini /by Ard

 

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) usung sistem pertanian cerdas (Foto. Tim PPKO RDC UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan resmi menerjunkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) 2026. Acara pembekalan sekaligus penerjunan ini dilangsungkan pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Aula Islamic Center UAD Kampus 4.

Kegiatan ini merupakan langkah awal persiapan pelaksanaan program inovatif bertajuk “NAWASENA: Sistem Pertanian Cerdas Berbasis Robotika dan IoT untuk Pengendalian Hama Tikus dan Produktivitas Padi Berkelanjutan”. Program tersebut akan diimplementasikan di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Kalurahan Karangtengah, Haryanto, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, beserta tim pelaksana dan dosen pendamping.

Usai sesi pembekalan materi, agenda dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi bersama pihak Pemerintah Kalurahan Karangtengah. Sinergi ini membuahkan sejumlah kesepakatan strategis guna menunjang keberhasilan program. Pemerintah Kalurahan Karangtengah menyatakan komitmennya sebagai mitra pendukung untuk memfasilitasi tempat kegiatan, membantu koordinasi warga, serta menjaga keberlanjutan program pasca-pelaksanaan.

Kelompok sasaran utama dari program NAWASENA ini meliputi anggota Karang Taruna, pemuda desa, serta masyarakat usia produktif di Karangtengah. Khusus untuk Karang Taruna, mereka akan dilibatkan secara aktif sebagai mitra pelaksana lapangan guna menggerakkan partisipasi masyarakat luas. Di sisi lain, Tim PPK Ormawa RDC UAD akan memegang tanggung jawab penuh atas seluruh tahapan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas utama masyarakat, jadwal pelaksanaan telah disusun secara cermat berdasarkan kesepakatan bersama.

Melalui kolaborasi lintas elemen ini, diharapkan program NAWASENA dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Lebih jauh, inovasi sistem pertanian cerdas berbasis teknologi robotika dan IoT ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta kapasitas para petani di Kalurahan Karangtengah. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-usung-sistem-pertanian-cerdas-Foto.-Tim-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:56:432026-06-24 09:56:43Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas

Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tingkatkan literasi digital guru melalui generative AI (Foto. Tim PKM UAD)

Tim pengabdian dari Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan program literasi digital bertajuk “Peningkatan Kapasitas Guru SD se-Umbulharjo melalui Penggunaan Generative AI dalam Pembelajaran”. Program yang berlangsung sejak Februari hingga akhir Mei 2026 tersebut berhasil meningkatkan kapasitas digital guru secara signifikan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop I pada 28 Februari 2026 di Laboratorium Jaringan Informatika Kampus IV UAD. Pada sesi tersebut, para guru diperkenalkan dengan konsep dasar Generative AI (GenAI) serta teknik prompt engineering untuk membantu penyusunan draf Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka secara lebih cepat dan efektif.

Setelah pelatihan tatap muka pertama, tim pelaksana melanjutkan pendampingan secara daring melalui grup WhatsApp selama satu bulan. Pendampingan tersebut dimanfaatkan para guru untuk berkonsultasi terkait kendala teknis saat menerapkan AI dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Tahap berikutnya dilaksanakan melalui Workshop II pada 4 April 2026 dengan fokus pada produksi media pembelajaran visual dan video interaktif. Para peserta memelajari penggunaan berbagai platform berbasis AI seperti Canva AI, Gemini, dan Google Flow untuk mendukung inovasi pembelajaran di kelas.

Program kemudian ditutup dengan pendampingan lanjutan hingga akhir Mei 2026 guna memastikan penggunaan teknologi AI tetap selaras dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam dunia pendidikan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Ali Tarmuji, didampingi anggota tim Eko Aribowo dan Nur Rochmah Dyah Pujiastuti, menyampaikan bahwa antusiasme guru SD Muhammadiyah di Umbulharjo sangat tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Tujuan pelatihan kami bukan menggantikan peran guru dengan AI, melainkan memosisikan AI sebagai asisten administratif yang produktif agar guru lebih fokus pada bimbingan moral dan karakter siswa,” ujar Ali.

Berdasarkan hasil evaluasi program, literasi kognitif guru terhadap AI meningkat dari 67,7% menjadi 92,7% berdasarkan pengukuran pre-test dan post-test. Selain itu, keterampilan praktis dalam menyusun perangkat ajar digital meningkat sebesar 26,2%, dengan total kenaikan kapasitas keberdayaan mitra mencapai 30,7% secara relatif.

Keberhasilan program ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD melalui skema PkM Reguler Tahun Akademik 2025/2026. Program tersebut diharapkan mampu membentuk komunitas belajar digital antarguru di wilayah Umbulharjo yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tingkatkan-literasi-digital-guru-melalui-generative-AI-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:52:472026-06-26 08:19:58Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI

HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

HMPS PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi bakti sosial di Panti Asuhan Giwangan (Foto. HMPS PBSI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026/2027 sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Islam Putra Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Aksi sosial ini diinisiasi langsung oleh Pengurus HMPS PBSI UAD periode 2026/2027 melalui Divisi Sosial dan Keagamaan sebagai salah satu program kerja unggulan mereka. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, agenda ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara sivitas akademika Ahmad Dahlan dengan masyarakat luas.

Koordinator Divisi Sosial dan Keagamaan HMPS PBSI UAD, Luffi Muhammad Zaki, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda musiman. Landasan utama dari penyelenggaraan bakti sosial ini adalah komitmen organisasi untuk menjaga konsistensi kebermanfaatan yang sudah dirintis oleh para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi HMPS PBSI yang berfokus pada ’keberlanjutan’, sehingga program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti asuhan,” papar Luffi.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 9 orang anggota yang terdiri dari Pengurus Harian (PH) dan Badan Pengurus Harian (BPH) HMPS PBSI UAD terjun langsung ke lokasi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak pengelola dan sebanyak 33 anak asuh panti yang menempuh pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Guna mencairkan suasana, para mahasiswa mengemas kegiatan yang berlangsung selama satu hingga satu setengah jam ini dengan konsep yang interaktif. Di sana, mereka menggelar sesi sharing session serta tanya-jawab yang memicu antusiasme tinggi dari anak-anak panti.

Materi yang dilemparkan dalam sesi tanya jawab tersebut meliputi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, seperti Surah Al-Bayyinah dan Surah Al-Falaq, hingga wawasan dasar keagamaan mengenai rukun Islam dan rukun iman. Kedekatan yang intens juga terbangun saat para mahasiswa mengajak adik-adik panti untuk mengenal lebih dekat para fungsionaris HMPS PBSI UAD yang hadir. Respons positif mengalir sepanjang acara. Dua anak asuh panti, Reza dan Gilang, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam serta memimpin doa bersama untuk kesuksesan organisasi mahasiswa tersebut. Mereka berharap agar HMPS PBSI selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan program kerja, diberikan kesehatan, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

Suasana haru sempat menyelimuti penghujung acara saat rombongan mahasiswa hendak berpamitan pulang. Kalimat perpisahan, “Terima kasih, Kak. Sampai jumpa lagi,” menggema dari anak-anak panti. Luffi menceritakan, ada satu momen emosional yang paling membekas di hatinya ketika seorang anak asuh bernama Azam menanyakan kapan mereka akan kembali berkunjung.

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seorang anak bernama Azam bertanya, “Kak Luffi, kapan ke sini lagi?” Saya pun menjawab, “Insyaallah, Kak Luffi akan datang lagi. Ditunggu ya, Azam.” Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menunjukkan bahwa kehadiran kami memberikan kesan yang baik dan kebahagiaan bagi mereka,” tutur mahasiswa PBSI angkatan 2024 tersebut dengan penuh haru.

Melalui momentum bakti sosial ini, HMPS PBSI UAD juga menitipkan pesan pembuka mata bagi khalayak umum, khususnya generasi muda mudi, mengenai pentingnya menumbuhkan empati di tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya saling memberi harus terus dipupuk demi menciptakan lingkungan sosial yang suportif.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah takut untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Berbagi tidak akan mengurangi rezeki yang kita miliki. Sebaliknya, melalui sedekah dan kepedulian terhadap sesama, kita berharap Allah Swt. akan memberikan keberkahan dan melipatgandakan kebaikan dalam kehidupan kita,” pungkas Luffi menutup pernyataannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-aksi-bakti-sosial-di-Panti-Asuhan-Giwangan-Foto.-HMPS-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:41:462026-06-26 08:19:50HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

24/06/2026/in Terkini /by Ard

HMPS Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar seminar nasional pengembangan diri (Foto. HMPS Perbankan Syariah UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah (PBS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Meningkatkan Potensi Diri untuk Meraih Pendidikan dan Karier Masa Depan” pada Rabu, 10 Juni 2026. Agenda akademik yang berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD ini dihadiri oleh mahasiswa Perbankan Syariah serta beberapa mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan UAD.

Dalam sambutannya, Ketua HMPS Perbankan Syariah UAD, M. Syahdan Ardiansyah, menyoroti fenomena generasi muda saat ini yang sering kali terjebak dalam tekanan mental, mulai dari overthinking hingga kecemasan berlebih (anxiety). Ia menegaskan bahwa salah satu solusi nyata untuk keluar dari tekanan tersebut dan terus berkembang secara sosial adalah dengan berani mengasah kemampuan komunikasi di depan umum.

“Jangan sampai kita malu berbicara di depan orang dengan alasan introvert atau merasa tidak bisa, karena semua orang sejatinya harus bisa bersuara agar gagasannya didengar,” ujar Syahdan. Ia juga menambahkan bahwa penguasaan public speaking yang baik merupakan ikhtiar krusial yang akan membuat mahasiswa lebih disegani, baik saat presentasi di ruang kuliah maupun ketika terjun ke dunia kerja nyata.

Memasuki sesi materi, seminar ini menghadirkan pembicara mumpuni, Fadhil Hary Mukti, yang mengupas tuntas formula dasar membangun rasa percaya diri. Melalui pemaparan interaktifnya, beliau memotivasi para peserta agar tidak perlu menunggu momen merasa siap untuk mulai melangkah dan berbicara di depan publik.

Fadhil mengungkapkan bahwa hambatan terbesar bagi pemula sering kali muncul karena adanya rasa takut salah dan perasaan tidak layak yang dipelihara di dalam pikiran. Sesi ini pun memantik antusiasme tinggi dari para peserta prodi PBS dan prodi lintas fakultas lainnya yang aktif bertanya.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, HMPS Perbankan Syariah UAD berharap seluruh peserta mampu mengoptimalkan potensi komunikasinya demi menjemput kesuksesan karier di masa depan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Perbankan-Syariah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-seminar-nasional-pengembangan-diri-Foto.-HMPS-Perbankan-Syariah-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:32:132026-06-24 09:32:13HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

24/06/2026/in Terkini /by Ard

BEM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar diskusi dan kajian NONGKI (Foto. BEM FAPSI UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan diskusi dan kajian bertajuk NONGKI “Nongkrong Kritis Intelektual”. Acara yang berkolaborasi dengan Persatuan Mahasiswa Kalimantan Selatan (PMKS) Yogyakarta dan Masjid Quwwatul Islam ini mengangkat tema “Membangun Peradaban tanpa Diskriminasi Sosial”. Kajian tersebut dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026 bertempat di Lantai 4 Masjid Quwwatul Islam, Yogyakarta, dengan menghadirkan narasumber Muhammad Zulfan Raghibie, S.H.

Kepala Departemen Keagamaan BEM Fakultas Psikologi UAD, Rangga Alfaizi, menjelaskan bahwa agenda ini diinisiasi untuk memberikan warna baru pada aktivitas berkumpulnya mahasiswa. Pihaknya berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul biasa, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan yang bernuansa islami.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kami untuk menghadirkan aktivitas yang bernuansa islami, seperti ngaji bersama dan kajian. Sehingga, tidak hanya menjadi kegiatan berkumpul biasa, tetapi juga dapat menambah ilmu serta mempererat kebersamaan,” ujar Rangga, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2024 tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berfokus pada dinamika pendapat mahasiswa mengenai upaya membangun peradaban yang inklusif. Pembahasan mencakup tinjauan sejarah, bentuk-bentuk diskriminasi, hingga langkah konkret penanganannya dari sudut pandang hukum positif dan norma agama. Rangga menekankan bahwa topik diskriminasi sosial dipilih karena urgensinya di tengah masyarakat saat ini.

Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai isu ini krusial agar masyarakat lebih sadar dalam menyikapi perbedaan. Dalam pemaparannya, Muhammad Zulfan Raghibie, S.H., membedah bagaimana sejarah diskriminasi sosial sering kali berakar dari ketimpangan kuasa dan pelabelan negatif atau stereotyping yang dibiarkan langgeng di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa bentuk-bentuk diskriminasi tidak hanya terjadi secara verbal, tetapi sudah masuk ke ranah struktural yang membatasi hak-hak sosial seseorang.

Dari kacamata hukum, Zulfan menegaskan bahwa konstitusi Indonesia secara tegas menjamin persamaan hak bagi setiap warga negara tanpa memandang latar belakang sosial. Penegakan hukum yang adil dan inklusif menjadi benteng utama dalam mengikis praktik diskriminasi di ranah publik.

Sementara itu, jika ditinjau dari sudut pandang norma agama, Islam mengajarkan prinsip kesetaraan manusia. Dalam kajian tersebut ditekankan bahwa kemuliaan seseorang di hadapan Sang Pencipta tidak diukur dari status sosial, suku, atau ras, melainkan dari ketakwaannya. Oleh karena itu, membangun peradaban harus dimulai dengan meruntuhkan sekat-sekat diskriminasi tersebut.

“Materi ini sangat penting dibahas ke publik karena diskriminasi sosial masih sering terjadi di sekitar kita. Dengan adanya pembahasan ini, orang-orang diharapkan lebih sadar untuk saling menghargai. Dampaknya, lingkungan sosial bisa menjadi lebih nyaman, rukun, dan minim konflik,” tegasnya. Rangga juga menyampaikan pesan penting bagi khalayak umum untuk tetap menjunjung tinggi sikap toleransi. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan latar belakang maupun status sosialnya.

“Kita harus lebih peduli, saling menghormati, dan menerima perbedaan supaya lingkungan jadi lebih nyaman dan rukun,” pungkas Rangga. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Fakultas-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-diskusi-dan-kajian-NONGKI-Foto.-BEM-FAPSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:24:392026-06-24 09:24:39BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

UAD Adakan Refreshment Training bagi Security

24/06/2026/in Terkini /by Ard

Uiversitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan refreshment training bagi security (Foto. Humas UAD)

Biro Sarana dan Prasarana (BSP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Refreshment Training bagi personel security pada 15 dan 17 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Smart Class Lantai 8 Gedung Noeng Muhadjir tersebut mengusung tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme petugas keamanan di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menghadirkan materi mengenai excellent service, keprotokoleran, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penyegaran pengetahuan dan keterampilan bagi personel security agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh sivitas akademika maupun masyarakat yang berkunjung ke UAD.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., menjelaskan bahwa security merupakan garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan tamu dan masyarakat yang datang ke lingkungan kampus. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas keamanan sangat berpengaruh terhadap citra institusi.

“Security adalah wajah terdepan UAD. Selain menjalankan fungsi keamanan, mereka juga menjadi representasi profesionalisme, keramahan, responsibilitas, dan keteraturan kampus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” dipilih untuk memperkuat karakter personel security dalam menjalankan tugasnya. Ramah berarti menunjukkan sikap baik hati, santun, dan menyenangkan dalam berinteraksi. Responsif berarti mampu memberikan tanggapan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan situasi yang dihadapi. Adapun adaptif berarti mampu menyesuaikan diri secara efektif terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang ada.

Menurutnya, peran security sangat penting dalam mendukung kualitas layanan kampus. Selain menjaga keamanan, mereka juga menjadi pelaksana budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) yang mencerminkan nilai-nilai kampus Islami dan berkemajuan. Security juga berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan manajemen krisis kampus ketika menghadapi kondisi darurat.

Melalui Refreshment Training ini, peserta diharapkan memiliki standar pelayanan prima yang sama dalam menerapkan excellent service. Selain itu, setiap personel juga diharapkan mampu melakukan pertolongan pertama pada keadaan darurat sehingga manajemen risiko dan penanganan kondisi darurat dapat berjalan dengan baik.

BSP UAD menegaskan bahwa pelatihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai program berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap personel security selalu mendapatkan penyegaran pengetahuan dan keterampilan sehingga siap memberikan pelayanan terbaik serta mampu menghadapi berbagai situasi yang berkembang di lingkungan kampus.

“Security UAD bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga cerminan kampus. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan kualitas layanan yang ramah, responsif, dan adaptif sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Uiversitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-refreshment-training-bagi-security-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:15:022026-06-24 09:15:02UAD Adakan Refreshment Training bagi Security
Page 34 of 531«‹3233343536›»

TERKINI

  • Mahasiswa Magister Informatika UAD Kenalkan AI untuk Siswa SD19/10/2026
  • UAD Tuan Rumah POMDA DIY Cabang Voli Pasir19/10/2026
  • 15 Mahasiswa UAD Raih Beasiswa dari ACCA dan Henkel Indonesia19/10/2026
  • Lima Dosen UAD Masuk Daftar Top 2% Scientist Worldwide 202619/10/2026
  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top