• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Fakultas Farmasi UAD Gelar Studium Generale dengan Hadirkan Alumni Berprestasi

07/02/2025/in Terkini /by Ard

Studium Generale Fakultas Farmasi UAD (Dok. Dinda)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar studium generale bertajuk “Raih Suksesmu Menjadi Apoteker yang Berprestasi dan Berkontribusi” pada Kamis, 6 Januari 2025. Acara ini menghadirkan pasangan suami istri alumni Farmasi UAD yang sukses berkarier di dunia politik, yakni apt. Muhammad Yasmin, S.Far., M.M., Wali Kota Banjarmasin periode 2025‒2030 serta apt. Neli Listiani, S.Far., Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin.

Prof. Dr. apt. Nurhasanah, M.S., dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian kedua alumni tersebut. “Beliau mendapat penghargaan Andalan Awards sebagai alumni berprestasi di bidang politik.”

Lebih lanjut ia juga mengatakan “Saya kira ini sangat relevan untuk mahasiswa dalam belajar menjadi apoteker yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Muhammad Yasmin menegaskan bahwa lulusan farmasi memiliki peluang karier yang luas, tidak hanya sebagai apoteker. “Farmasi tidak hanya tentang menjadi apoteker, tetapi juga bisa menjadi kepala rumah sakit, direktur, atau bahkan berkarier di dunia politik. Yang terpenting adalah menanamkan visi sejak sekarang,” ungkapnya. Ia juga membagikan pengalamannya dalam dunia politik, menekankan pentingnya kesiapan dan peluang yang dapat diraih di berbagai bidang.

Sementara itu, Neli Listiani mengungkapkan bahwa keputusannya terjun ke dunia politik berawal dari mendampingi suaminya. “Awalnya saya tidak tertarik politik, tetapi setelah mendengar dan mengikuti perjalanan suami, akhirnya saya memberanikan diri untuk terjun ke dunia politik. Alhamdulillah, saya kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Acara ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa farmasi UAD untuk meraih kesuksesan di berbagai bidang serta berkontribusi bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Farmasi UAD menegaskan komitmennya dalam mendukung mahasiswa dan alumni agar mampu berkembang tidak hanya di bidang farmasi, tetapi juga di berbagai sektor strategis yang berdampak luas bagi masyarakat. (Din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Studium-Generale-Fakultas-Farmasi-UAD-Dok.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-07 12:30:462025-02-07 12:30:46Fakultas Farmasi UAD Gelar Studium Generale dengan Hadirkan Alumni Berprestasi

BEM Farmasi UAD Kenalkan 10 Stars of Pharmacist

23/01/2025/in Feature /by Ard

Penyampaian materi mengenai 10 stars of pharmacist oleh apt. Hendy Ristiono, S.Far., M.P.H. dalam UPLF BEMF-Farmasi UAD (Dok. Isah)

Ketua Pimpinan Daerah Istimewa Yogyakarta Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI DIY) apt. Hendy Ristiono, S.Far., M.P.H. kembali didapuk sebagai narasumber dalam kegiatan Unit Pharmaceutical Leadership Forum (UPLF) yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (BEMF-Farmasi UAD). Ia memperkenalkan profil lulusan apoteker Indonesia dengan 10 peran utama atau yang disebut sebagai 10 stars of pharmacist. Konsep ini merupakan pengembangan dari istilah “Apoteker Bintang Tujuh’’ yang sempat diperkenalkan oleh World Health Organization (WHO) di tahun 2014.

  1. Caregiver

Pemberian perawatan atau pelayanan dengan santun dan mengutamakan pasien maupun masyarakat umum menjadi poin pertama yang harus dimiliki oleh apoteker. Hal ini merupakan modal dasar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik.

  1. Decision Maker

Keputusan dalam penentuan tindakan terhadap pasien harus dilakukan sebijak mungkin oleh seorang apoteker. Penanganan yang cepat dan tepat sesuai keluhan pasien merupakan skill yang diperlukan pada kriteria ini

  1. Communicator

Seorang apoteker harus mampu menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada pasien mengenai dosis maupun jenis obat. Dalam implementasinya, sosialisasi kesehatan juga diperlukan untuk mendukung peningkatan pemahaman masyarakat. “Mahasiswa Farmasi UAD Angkatan 2024 diharapkan mampu menjadi komunikator yang baik sehingga pelayanan kefarmasian dan interaksi dengan pasien lebih efektif,” terang apt. Hendy

  1. Manager

Sebagai seorang apoteker, kemampuan manajerial sangat diperlukan untuk mengelola dan mengatur segala hal yang berkaitan dengan pekerjaannya termasuk manajemen waktu. Keterampilan ini akan mendukung pelayanan agar bisa berjalan dengan optimal dan produktif.

  1. Leader

Jiwa kepemimpinan menjadi skill yang tak kalah penting dalam layanan kefarmasian. Pasalnya, kualitas pemimpin akan menginspirasi rekan kerjanya untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sehingga kesejahteraan pasien maupun masyarakat terjamin. Memahami mekanisme kepemimpinan dapat mengatasi beban kekuasaan.

  1. Long Life Learner

Mempelajari berulang-ulang dan mengikuti perkembangan teknologi pembaruan obat menjadi bagian dari perjalanan hidup seorang apoteker. Sesuai namanya, long life learner artinya adalah belajar seumur hidup. Keterampilan ini diperlukan karena ilmu pengetahuan terus berkembang setiap harinya sehingga semangat belajar harus terus ada sepanjang waktu.

  1. Teacher

Seorang apoteker harus bisa menjadi seorang “guru” atau pemberi penjelasan bagi para tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat yang memerlukan informasi terkait obat. apt. Hendy menekankan bahwa pendidikan dan informasi terkait dunia kefarmasian maupun kesehatan harus diberikan dengan optimal baik kepada pasien, masyarakat umum, dan tenaga kesehatan lainnya.

  1. Researcher

Ilmu pengetahuan yang terus berkembang menuntut setiap apoteker untuk mengeksplorasi berbagai jenis obat-obatan melalui penelitian. Hal ini menjadi modal dasar bagi keamanan dan keefektifan obat yang telah teruji klinis dalam mengatasi keluhan kesehatan.

  1. Entrepreneur

Seorang apoteker dituntut untuk memiliki dedikasi yang tinggi dan juga bermartabat. Pengembangan potensi dan kemandirian untuk kesejahteraan harus dilakukan dengan banyak cara seperti pendirian apotek, perusahaan obat, makanan, minuman, bahkan industri kosmetik. Usaha-usaha inilah yang nantinya dapat memberi manfaat ganda, tak hanya membantu masyarakat juga bisa mendatangkan keuntungan finansial bagi pemiliknya.

  1. Agent of Positive Change

Seorang apoteker harus bisa membawa perubahan yang baik bagi masyarakat terutama pada bidang kesehatan. Jika pasien tidak menaati aturan konsumsi obat dengan benar, maka kewajiban apoteker untuk mengingatkan dan menjelaskan aturan pakai sebagaimana mestinya agar terapi yang dijalankan efektif.

“Apoteker atau farmasis harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan perubahan dalam praktik kefarmasian untuk meningkatkan pelayanan pasien, pelayanan kefarmasian, dan kerja sama antarprofesi,” ujar apt. Hendy. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-materi-mengenai-10-stars-of-pharmacist-oleh-apt.-Hendy-Ristiono-S.Far_.-M.P.H.-dalam-UPLF-BEMF-Farmasi-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-23 09:36:062025-01-23 09:36:06BEM Farmasi UAD Kenalkan 10 Stars of Pharmacist

Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna

10/01/2025/in Terkini /by Ard

Sidang promosi doktor apt. Septian Indratmoko, M.Sc. di Kampus III UAD (Dok. Isah)

Program Studi Doktor Ilmu Farmasi (PSDIF) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali meluluskan mahasiswa doktoral yang keenam pada 4 Januari 2025. Ia adalah dosen di Fakultas Farmasi, Sains, dan Teknologi Universitas Al-Irsyad Cilacap yakni apt. Septian Indratmoko, M.Sc. Sidang promosi doktor digelar secara terbuka di Ruang 207 Kampus III UAD sejak pukul 07.30 WIB. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Rektor dan Wakil Rektor Universitas Al-Irsyad Cilacap.

“Optimasi Formula Liquid-SNEDDS dan Solid-SNEDDS Icariin: Desain Formula, Evaluasi Sediaan, Aktivitas Afrodisiak, dan Toksisitas pada Hati dan Ginjal” menjadi topik yang diangkat dalam disertasi. Di bawah bimbingan Prof. Dr. apt. Laela Hayu Nurani, M.Si. dan Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., apt. Moko mengantongi IPK 4,00.

Icariin memiliki banyak efek farmakologi termasuk anti-osteoporosis, perlindungan kardiovaskular, anti-tumor, anti-inflamasi, imunoproteksi, dan peningkatan fungsi seksual. Kendati demikian, penggunaan icariin hanya terbatas pada kelarutan yang rendah dalam air dan bioavailabilitas minimal. Hal inilah yang menarik apt. Moko mengembangkan teknologi Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) untuk meningkatkan performa aktivitas seksual pada pasangan suami istri (pasutri).

Selain meraih IPK sempurna, apt. Moko juga memiliki jejak prestasi yang luar biasa. Pasalnya, sejak tahun 2008, ia berhasil mengumpulkan 20 penghargaan termasuk beasiswa pendidikan. Sementara itu, sejak tahun 2019, ia telah menerbitkan 39 karya tulis yang dipublikasi.

Di akhir sesi, apt. Moko mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari keluarga besar PSDIF UAD. “Program Studi Farmasi di UAD menjadi salah satu program studi yang terbaik di Indonesia, tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya. Banyaknya guru besar di sini membuat saya termotivasi untuk mengikuti jejak mereka,” ungkapnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sidang-promosi-doktor-apt.-Septian-Indratmoko-M.Sc_.-di-Kampus-III-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-10 11:00:132025-01-10 11:00:13Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna

Kisah Inspiratif Yusron Umar Gubernur BEMF-Farmasi UAD 2024/2025

06/01/2025/in Feature /by Ard

Yusron Umar Gubernur BEM Fakultas Farmasi UAD 20242025 (Dok. Yusron)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melahirkan sosok inspiratif di bidang kepemimpinan organisasi. Yusron Umar, mahasiswa angkatan 2021, ia dipercaya menjabat sebagai Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi (BEMF-Farmasi) UAD periode 2024/2025. Melalui Kabinet Resonansi Dedikasi, ia mengusung inovasi dan pembaruan dalam setiap langkah kepemimpinannya.

Perjalanan Yusron menjadi Gubernur BEMF-Farmasi dimulai sejak awal masa orientasi, Program Pengenalan Kampus (P2K) 2021. Saat sesi pengenalan organisasi, ia terinspirasi oleh jawaban Gubernur BEMF-Farmasi saat itu, hingga tekadnya untuk suatu hari memimpin organisasi tersebut mulai tumbuh. Langkah awalnya dimulai dengan mengikuti program magang di BEMF-Farmasi pada periode 2021/2022. Berbekal pengalaman sebagai aktivis di SMAIT Ibnu Abbas Klaten, Yusron melanjutkan karier organisasinya dengan menjadi Sekretaris Departemen Luar Negeri pada periode pertama. Meskipun tak memiliki pengalaman di bidang kesekretariatan, ia terus belajar hingga akhirnya menjabat sebagai Kepala Departemen Luar Negeri pada periode berikutnya.

Dalam masa jabatannya sebagai gubernur, Yusron berhasil membawa berbagai inovasi melalui program kerja unggulan. Salah satunya adalah Pharmacy Talkshow 2024, sebuah acara berskala nasional yang menghadirkan narasumber terkemuka dan dihadiri oleh Rektor UAD Prof. Muchlas, M.T. beserta jajaran pimpinan universitas. Selain itu, program Duta Farmasi UAD menjadi terobosan baru yang bertujuan menghadirkan wajah representatif Farmasi UAD, baik di tingkat internal maupun eksternal. Tidak hanya itu, Beasiswa Dedikasi Farmasi Muda menjadi bentuk apresiasi bagi mahasiswa dengan kapabilitas non-akademik.

Membagi waktu antara akademik dan non-akademik menjadi tantangan tersendiri bagi Yusron. Ia memanfaatkan teori Eisenhower Matrix untuk memprioritaskan tugas, serta time-blocking dengan bantuan Google Calendar. Meski terkesan normatif, kombinasi teori ini sangat membantu Yusron menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa dan pemimpin organisasi secara optimal.

Kesan mendalam selama menjabat datang dari kecintaannya pada BEMF-Farmasi. Baginya, bertahan di tengah dinamika organisasi adalah bukti cinta yang nyata. Salah satu kalimat yang menginspirasinya adalah, “Jika proses adalah luka, maka bertahan adalah bentuk cinta paling nyata”. Kalimat ini terus memotivasi Yusron untuk garang menghadapi tantangan dan mengukir perubahan.

Dengan semangat Resonansi Dedikasi, Yusron Umar berhasil menunjukkan bahwa impian besar yang dirangkai dengan kerja keras dan cinta mampu membawa perubahan nyata. Ia adalah bukti bahwa setiap perjuangan pasti akan bermuara pada keberhasilan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Yusron-Umar-Gubernur-BEM-Fakultas-Farmasi-UAD-20242025-Dok.-Yusron.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-06 09:55:452025-01-06 09:55:45Kisah Inspiratif Yusron Umar Gubernur BEMF-Farmasi UAD 2024/2025

Sepasang Suami Istri Raih Gelar Doktor Secara Bersamaan

31/12/2024/in Terkini /by Ard

Sidang Promosi Doktor Ilmu Farmasi apt. Azrul dan apt. Pandan di Auditorium A Kampus III UAD (Dok. Isah)

“Bertumbuh Bersama” menjadi slogan yang paling cocok untuk menggambarkan pasangan suami istri yang satu ini. Direktur PT Cirebon Sehat Bersama sekaligus Dekan Fakultas Farmasi Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol (UYPIB) apt. Ahmad Azrul Zuniarto, M.Farm. bersama sang istri apt. Siti Pandanwangi TW, S.Si., M.M. berhasil meraih gelar doktor Ilmu Farmasi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Sidang terbuka digelar pada 28 Desember 2024 di Auditorium A Kampus III UAD. Dilaksanakan secara paralel mulai pukul 08.00 WIB, sidang berakhir pada pukul 11.00 WIB. Turut hadir pula keluarga, kerabat, dan pimpinan UYPIB.

apt. Azrul mengangkat tema sertifikasi halal di industri farmasi, sedangkan apt. Pandan lebih berfokus pada uji efektivitas temu lawak jinten hitam sebagai antioksidan inumodulator pada anak stunting di Kabupaten Cirebon sebagai topik disertasi. Selain lulus dari program studi dan kampus yang sama, pasangan ini juga meraih IPK yang sama yakni 3,98 dengan masa studi 3 tahun 3 bulan 28 hari.

“Sebenarnya saya ini praktisi, bukan akademisi. Selama kuliah, saya mencalonkan diri sebagai calon DPRD dan kandidat wali kota Cirebon. Namun pada akhirnya saya kembali ke jalan yang benar ke jalur akademik,” ungkap apt. Azrul.

Sementara itu, apt. Pandan menyebutkan bahwa ia bersyukur menempuh pendidikan di UAD karena lingkungannya sangat bersahaja terutama dosen-dosennya yang perhatian dengan mahasiswa.

“Saya merasa bahwa kemampuan saya terlalu jauh untuk bisa mengimbangi para dosen pembimbing. Setiap saya bertanya kepada Prof. Akrom sebagai pembimbing, tidak pernah langsung to the point jawabannya tapi justru dikirimi jurnal untuk membaca, membaca, dan terus membaca. Semakin banyak membaca saya semakin sadar kalau ilmu saya kecil sekali. Saya juga sangat bersyukur diberi suami yang support untuk kuliah S-3 padahal di S-2 saja sempat tidak lulus,” katanya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sidang-Promosi-Doktor-Ilmu-Farmasi-apt.-Azrul-dan-apt.-Pandan-di-Auditorium-A-Kampus-III-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-31 08:35:072024-12-31 08:35:07Sepasang Suami Istri Raih Gelar Doktor Secara Bersamaan

Kesan Peserta dari UMP: Pharmanation 2024 Menyenangkan

24/12/2024/in Terkini /by Ard

Potret Mahasiswa UMP, Pemenang Lomba OSCE dalam kegiatan Pharmanation tahun 2024 (Dok. Isah)

Raihan Kamaluddin, Shofiyah Hasanatun Nida, dan Alviano Fade Muhammad Rizqillah, tim dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil menyabet juara I pada kategori Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dalam ajang Pharmanation tahun 2024. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi (BEMF-F) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada awal Desember 2024.

Sejak awal pendaftaran OSCE, mereka sudah mulai mencicil materi yang akan dipelajari dari soal-soal try out Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI). Tak heran jika tim ini mampu menyelesaikan rangkaian OSCE dengan sangat baik. Bagi mereka, Pharmanation menjadi ajang yang menyenangkan dan sangat berkesan.

“Panitia sangat hangat dan ramah, sejak awal kami datang dilayani dengan baik terutama saat kami terkendala perihal jas laboratorium,” ungkap Raihan.

Shofiyah menambahkan, “Fasilitas dan akomodasi selama kegiatan berlangsung sudah bagus. Kami diantar jemput dari penginapan oleh panitia dan diberi makan malam. Saat Computer Based Test (CBT), kami juga ditemani oleh 1 liaison officer (LO) dari panitia.”

Tak ingin kalah dari dua teman lainnya, Alviano juga mengungkapkan pengalamannya dalam Pharmanation 2024. “Alur perlombaan sudah maksimal, aturan sudah ketat, tidak ada kecurangan baik pada CBT maupun OSCE. Bahkan, soal OSCE cukup mirip dengan soal-soal untuk masuk ke PSPPA. Mungkin ke depannya sub-CPMK bisa dibuat berbeda agar lebih bervariasi. Pada soal bagian esai harapannya bisa di-crosscheck kembali agar tidak ada soal yang tertulis dua kali,” tuturnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Potret-Mahasiswa-UMP-Pemenang-Lomba-OSCE-dalam-kegiatan-Pharmanation-tahun-2024-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-24 11:49:012024-12-24 11:49:01Kesan Peserta dari UMP: Pharmanation 2024 Menyenangkan

Expo Fakultas: Ajang Siswa SMA Merasakan Atmosfer Perkuliahan di UAD

18/12/2024/in Terkini /by Ard

Expo Fakultas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Ulin)

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah sukses menyelenggarakan acara Expo Fakultas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk “Sehari Menjadi Dahlan Muda”. Kegiatan ini berlangsung sangat meriah selama tiga hari berturut-turut, mulai Senin hingga Rabu, pada 9‒11 Desember 2024, di lantai 2 Kampus IV UAD. Peserta yang hadir merasakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme, yang mayoritas merupakan siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah.

Expo Fakultas ini dirancang untuk memberikan pengalaman mendalam kepada para peserta, tidak hanya untuk mengenal lebih dekat berbagai program studi yang ditawarkan, tetapi juga untuk merasakan langsung atmosfer akademik yang dinamis, inovatif, dan penuh inspirasi di lingkungan UAD. Setiap fakultas yang berpartisipasi menghadirkan informasi lengkap mengenai kurikulum, prospek karier, fasilitas unggulan, hingga program-program unggulan yang menjadi ciri khas masing-masing fakultas.

Suasana acara semakin menarik dengan berbagai pameran kreatif dari masing-masing fakultas yang memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus. Dengan adanya kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan yang lebih luas tentang dunia perkuliahan, tetapi juga merasa termotivasi dan terinspirasi untuk menentukan pilihan pendidikan tinggi yang sesuai dengan potensi dan cita-cita mereka.

Acara ini pun menjadi ajang yang sangat bermanfaat untuk memperkenalkan UAD sebagai salah satu perguruan tinggi, dengan berbagai keunggulan yang siap mendukung para calon mahasiswa untuk mencapai masa depan yang gemilang. Expo Fakultas bertujuan memperkenalkan lebih dekat berbagai program studi yang ditawarkan UAD, menghadirkan pameran menarik dari seluruh fakultasnya. Seluruh fakultas terlibat, yakni Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum (FH), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Fakultas Psikologi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), serta Fakultas Teknologi Industri (FTI).

Masing-masing fakultas menyajikan informasi lengkap mengenai kurikulum, prospek kerja, serta fasilitas penunjang yang mumpuni. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan gambaran jelas tentang dunia perkuliahan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dosen dan mahasiswa aktif, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan gambaran yang jelas dan menyeluruh tentang dunia perkuliahan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Peserta dapat berdiskusi mengenai berbagai hal, mulai dari tips memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, tantangan yang mungkin dihadapi selama menempuh pendidikan, hingga strategi untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Adanya interaksi langsung ini, para peserta diharapkan dapat merasa lebih percaya diri dan terinspirasi dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi yang paling sesuai dengan visi dan cita-cita mereka, menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal yang penting dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang gemilang.

Siswa-siswi SMA yang menghadiri Expo Fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengungkapkan rasa antusias dan syukur atas kesempatan luar biasa ini, di mana mereka tidak hanya merasa senang tetapi juga berterima kasih atas rangkaian acara yang dirancang secara menarik dalam sehari penuh sehingga memberikan pengalaman unik yang disebut sebagai “Sehari Menjadi Dahlan Muda”. Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat secara langsung merasakan atmosfer perkuliahan dan memahami beragam fasilitas yang dimiliki UAD, mulai dari ruang kelas modern, laboratorium canggih, hingga layanan penunjang lainnya. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Expo-Fakultas-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Ulin.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-18 11:43:052024-12-18 11:43:05Expo Fakultas: Ajang Siswa SMA Merasakan Atmosfer Perkuliahan di UAD

Noer Ahmad Syafiai Mahasiswa Farmasi UAD sebagai Duta Genre DIY

12/12/2024/in Prestasi /by Ard

Noer Ahmad Syafiai Mahasiswa Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai Duta Genre DIY (Dok. Fai)

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar Apresiasi Duta Genre DIY 2024, sebuah ajang bergengsi untuk mencari role model remaja yang peduli kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan keluarga, serta memiliki karakter berwawasan luas, kreatif, seta cinta tanah air. Dengan tema “Adhirajasa Bhakti Nagari”, acara ini mencerminkan perjalanan hidup remaja yang terus berubah dan berkembang untuk menjadi individu yang berdampak bagi masyarakat. Salah satu sosok inspiratif di ajang ini adalah Noer Ahmad Syafiai, mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2021, yang berhasil meraih gelar Juara Harapan II.

Perjalanan Noer Ahmad Syafiai atau yang akrab dipanggil Fai di Duta Genre dimulai dari tekadnya untuk menjadi remaja yang berencana dan berkontribusi bagi masyarakat. Meski awalnya merasa ragu karena kurangnya pengalaman di Genre dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Fai tetap berani mendaftar. Berbekal pengalaman organisasi di kampus dan kepercayaan diri, ia berhasil terpilih sebagai salah satu finalis Putra Duta Genre DIY 2024. “Saya sangat bersyukur bisa lolos, meskipun awalnya merasa belum memiliki pengalaman yang cukup,” ungkapnya.

Fai bertemu dengan finalis lain yang berasal dari berbagai kabupaten, kampus, dan latar belakang. Kegiatan ini mencakup pembelajaran tentang stunting, pembagian selempang, hingga pembentukan pasangan finalis. Selama dua bulan berikutnya, Fai menjalani latihan rutin sebanyak tiga hingga empat kali per minggu. “Kami dilatih public speaking, belajar menjawab pertanyaan pada sesi QnA, dan mempersiapkan penampilan tari serta jingle Genre untuk grand final,” jelas Fai.

Selain itu, para finalis juga melaksanakan Bakti Genre di lima wilayah DIY, termasuk Gunungkidul. Di sana, Fai dan tim membantu regenerasi PIK-R yang sempat tidak aktif. Mereka juga melaksanakan live challenge di Instagram dengan tema seperti mental health dan quarter life crisis. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi Fai, terutama dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap isu-isu yang relevan.

Puncaknya adalah Grand Final Apresiasi Duta Genre DIY 2024. Dalam acara yang meriah ini, Fai berhasil masuk ke jajaran lima besar dan membahas pentingnya kesadaran remaja terhadap stunting pada sesi speech. Gelar Juara Harapan II pun diraihnya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga, teman, serta kerabat yang selalu mendukung saya,” ujarnya.

Keberhasilan ini tak lepas dari manajemen waktu yang disiplin. Fai mampu menyeimbangkan peran sebagai mahasiswa farmasi dengan tanggung jawabnya sebagai finalis Duta Genre, meskipun harus menghadapi ujian akhir semester dan laporan praktikum. “Saya biasanya membagi waktu, menggunakan hari kerja untuk kuliah dan hari libur untuk kegiatan Duta Genre,” jelasnya.

Fai berharap keberhasilannya bisa menginspirasi remaja lain untuk berkontribusi bagi masyarakat. Sebagaimana Bung Karno pernah berkata, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”, Fai membuktikan bahwa remaja berdaya dapat membawa perubahan besar. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Noer-Ahmad-Syafiai-Mahasiswa-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sebagai-Duta-Genre-DIY-Dok.-Fai.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-12 07:50:202024-12-12 07:50:20Noer Ahmad Syafiai Mahasiswa Farmasi UAD sebagai Duta Genre DIY

Semarak Pharmanation 2024 Berlangsung Meriah dan Sukses

11/12/2024/in Terkini /by Ard

Foto bersama peserta seminar nasional Pharmanation 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi (BEMF-Farmasi) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar acara Pharmanation pada 7‒8 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan program kerja unggulan Departemen Keilmuan dan Pengembangan Farmasi yang bertujuan untuk mengembangkan kapasitas pelajar SMA/SMK/MA/sederajat maupun mahasiswa dalam dunia kefarmasian di Indonesia. Bertajuk “Memacu Kreativitas Melalui Motivasi Tangguh untuk Inovasi Berkelanjutan”, Pharmanation hadir dengan wajah yang berbeda.

“Setelah tiga tahun lamanya, akhirnya Pharmanation kembali digelar tahun ini. Jika di tahun-tahun sebelumnya hanya ada dua rangkaian kegiatan, maka tahun ini terdapat tiga rangkaian. Mulai dari seminar nasional, kompetisi poster dan esai, hingga OSCE (Objective Structured Clinical Examination),” ungkap Feno Rasendria Hanif, mahasiswa angkatan 2023 sekaligus ketua panitia.

Ia melanjutkan, “Sebanyak 15 peserta berpartisipasi dalam lomba poster dan 13 peserta berpartisipasi dalam lomba esai. Terdapat dua babak dalam perlombaan tersebut yakni babak penyisihan dan final. Peserta paling jauh berasal dari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Kuantan Singing, Riau,” imbuhnya.

Salah satu finalis Class of Champions (COC) asal Universitas Gadjah Mada (UGM) Nadia Putri Dianesti didapuk sebagai narasumber pada seminar nasional yang dilaksanakan di Amphitarium Lantai 9 Kampus IV UAD pada 7 Desember.

Sementara itu, presentasi final lomba poster dan esai serta OSCE berlangsung di Kampus III UAD. Dalam realisasinya, BEMF-Farmasi menggandeng berbagai sponsor seperti Wardah, Dila Catering, Hotel Santika, Mangrove Printing, Reflection Photography Studio, Jadi Praktisi, dan sebagainya. Pada kesempatan tersebut, band musik Farmasi (SIKFAR) dan tim tari Farmakencana juga turut berpartisipasi. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-peserta-seminar-nasional-Pharmanation-2024-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-11 21:30:502024-12-11 21:36:12Semarak Pharmanation 2024 Berlangsung Meriah dan Sukses

BEM Farmasi UAD Selenggarakan Road to PKM

26/11/2024/in Terkini /by Ard

BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan Road to PKM (Dok. BEM Farmasi UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara bertajuk Road to PKM dengan tema “Mengkolaborasi Pengetahuan dan Inovasi Melalui Program Kreativitas Mahasiswa untuk Menuju Mahasiswa Berprestasi”. Acara ini berlangsung pada 22 November 2024 di Auditorium Kampus III UAD dan menghadirkan berbagai elemen inspiratif yang dirancang untuk memotivasi mahasiswa dalam mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Kegiatan itu menghadirkan Aulia Syafadilla Azali, S.Si., sebagai pembicara utama. Dilla merupakan peraih medali emas pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-36 sekaligus mahasiswa yang berhasil lulus tanpa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan skripsi, membagikan pengalaman dan wawasan berharga kepada peserta. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan detail tentang PKM, PIMNAS, hingga membedah judul dan proposal PKM yang berhasil lolos ke tingkat nasional. Sesi ini berlangsung interaktif, penuh antusiasme, dan diakhiri dengan sesi sharing 1-on-1 bagi mahasiswa yang membutuhkan panduan lebih lanjut.

Acara ini juga disambut hangat oleh Wakil Dekan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Fakultas Farmasi, Prof. Dr. Apt. Nurkhasanah, M.Si., yang memberikan apresiasi atas inisiatif BEM Farmasi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Program Studi Farmasi adalah salah satu program studi dengan jumlah proposal PKM terdanai terbanyak di UAD. Sebagai bentuk dukungan, pihak fakultas telah menyiapkan kebijakan yang memungkinkan mahasiswa Farmasi yang lolos PIMNAS untuk mengonversi penghargaan mereka menjadi pengganti skripsi, dengan diseminasi hasil sebagai alternatif penyelesaian tugas akhir.

Ketua pelaksana Feno Rasendria Hanif, Ketua DPM Farmasi Noer Ahmad Syafiai, dan Wakil Gubernur BEM Farmasi Nuril Hilmi, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Feno menyampaikan bahwa acara ini dirancang sebagai wadah inspirasi dan pembekalan bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengikuti PKM, tetapi juga menjadikannya jalan menuju mahasiswa berprestasi di tingkat nasional.

Melalui acara tersebut, mahasiswa UAD, khususnya dari Fakultas Farmasi, diharapkan semakin tergerak untuk berpartisipasi aktif dalam PKM. Selain membuka peluang prestasi akademik, kegiatan ini juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam berkarya dan berinovasi. “Dengan kolaborasi pengetahuan dan inovasi, mahasiswa dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal,” pungkas Prof. Nurkhasanah. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-selenggarakan-Road-to-PKM-Dok.-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-11-26 08:05:082024-11-26 08:05:08BEM Farmasi UAD Selenggarakan Road to PKM
Page 3 of 9‹12345›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top