• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

EDSA UAD Laksanakan Kunjungan Akademik ke PBI UIN Sunan Gunung Djati

22/12/2025/in Terkini /by Ard

English Department Student Association (EDSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Public Relation EDSA yang berkolaborasi dengan Student Association of English Education Department (SAEED) UIN Sunan Gunung Djati Bandung guna memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring antarkampus.

Kunjungan tersebut dihadiri Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., didampingi dosen Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I. Rombongan mahasiswa PBI UAD disambut langsung oleh jajaran PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung di lingkungan kampus.

Ketua Program Studi PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Nia Kurniawati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ungkapan reflektif yang menggambarkan keterbukaan dan keramahan tuan rumah. Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD yang menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang diberikan kepada rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi PBI UAD menegaskan bahwa pertemuan lintas kampus menjadi ruang belajar autentik untuk membangun relasi akademik yang bermakna dan berkelanjutan. Ia menilai kegiatan seperti ini penting dalam memfasilitasi mahasiswa mengenali potensi diri serta memperkuat jejaring akademik.

Sambutan juga disampaikan Co-Captain EDSA UAD, Alifia Aminatuzzahra, yang berharap kegiatan benchmarking ini dapat menjadi ruang pertukaran perspektif dan kolaborasi antarmahasiswa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antardivisi kemahasiswaan antara EDSA dan Lembaga Semi Otonom (LSO) PBI UAD dengan SAEED PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai komitmen pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan serta berkontribusi pada penguatan mutu pendidikan calon pendidik bahasa Inggris. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Laksanakan-Kunjungan-Akademik-ke-PBI-UIN-Sunan-Gunung-Djati-Foto.-EDSA.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-22 10:10:562025-12-22 10:14:54EDSA UAD Laksanakan Kunjungan Akademik ke PBI UIN Sunan Gunung Djati

Dari Pantun Menjadi Santun: HISKI UAD Sambut Milad UAD ke-65

19/12/2025/in Terkini /by Ard

Peringatan Hari Pantun Nasional dan Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh HISKI UAD (Foto. HISKI UAD)

Dalam rangka memperingati Hari Pantun Nasional sekaligus menyambut Milad Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke-65, Himpunan Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Ahmad Dahlan bekerja sama dengan Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Peringatan Hari Pantun Nasional: Dari Pantun Menjadi Santun: Peluncuran Buku Pantun Negeri Bahari dan Antologi Cerpen Hasil Lomba Cerpen Nasional Siswa SMA/SMK” pada Rabu, 17 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00-11.00 WIB di Educator Hall Lantai 7, Gedung Utama Kampus 4 UAD tersebut dihadiri oleh Ketua HISKI Komisariat se-Daerah Istimewa Yogyakarta serta Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik dan pengembangan literasi sastra.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua HISKI Komisariat UAD, Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., yang menegaskan bahwa peluncuran buku Pantun Negeri Bahari merupakan upaya memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa maritim yang kaya ekspresi budaya. “Pantun tidak hanya menjadi warisan sastra lisan, tetapi juga medium pembentuk karakter dan kesantunan berbahasa,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa antologi cerpen nasional yang diluncurkan menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas generasi muda dalam mengolah realitas sosial melalui karya sastra.

Lebih lanjut, Dr. Yosi menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama antarHISKI se-DIY. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang riset, publikasi ilmiah, dan program literasi sastra yang berkelanjutan. “Semangat kolaborasi ini sejalan dengan Milad UAD ke-65, yakni berkontribusi nyata bagi pengembangan sastra Indonesia,” tambahnya.

Peluncuran buku Pantun Negeri Bahari secara resmi dilakukan oleh Prof. Dr. Aprinus Salam, M.Hum. selaku perwakilan HISKI Pusat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pantun profetik oleh Wachid Eko Purwanto, yang memperoleh respons positif dari mahasiswa lintas program studi, antara lain Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, dan Sastra Inggris.

Antusiasme peserta tampak pada sesi diskusi dan tanya jawab yang diselingi pembacaan pantun secara interaktif. Kegiatan ditutup dengan peluncuran Antologi Cerpen hasil Lomba Menulis Cerpen Nasional tingkat SMA/K oleh Wakil Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta, Bambang Mintaraja, S.Pd. Melalui kegiatan ini, HISKI UAD berharap semangat literasi sastra dapat terus tumbuh dan menjangkau generasi muda sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan sastra Indonesia. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peringatan-Hari-Pantun-Nasional-dan-Milad-ke-65-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-oleh-HISKI-UAD-Foto.-HISKI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-19 10:45:232025-12-19 10:45:23Dari Pantun Menjadi Santun: HISKI UAD Sambut Milad UAD ke-65

Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

18/12/2025/in Prestasi /by Ard

 

Dziqriya Lissaada, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dziqriya)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi membanggakan melalui mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dziqriya Lissaada, yang akrab disapa Qiya.

Mahasiswi angkatan 2024 tersebut berhasil meraih Juara I kategori Seni Tunggal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Putri Dewasa pada ajang Pencak Silat Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Championship 2 Tingkat Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Gymnasium Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB), Kota Bogor.

Qiya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan bukti bahwa target utamanya untuk mempertahankan gelar dapat terwujud.

“Yang pasti senang dan bangga karena target utama tercapai, yaitu mempertahankan Juara I dalam setiap kejuaraan. Tentunya mempertahankan itu bukanlah hal mudah, harus diimbangi dengan latihan rutin dan intens,” ujarnya.

Ketertarikan Qiya terhadap pencak silat dimulai sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagai siswa di sekolah Muhammadiyah, ia mengikuti ekstrakurikuler Tapak Suci yang diwajibkan pihak sekolah. Dari latihan dasar, pelatih kemudian mulai mengarahkan Qiya untuk mengikuti kompetisi. Sejak saat itu, ia semakin menemukan passion dalam dunia pencak silat.

Menjelang kejuaraan, Qiya menjalani latihan intens yang bukan hanya dilakukan dalam hitungan bulan, melainkan akumulasi usaha selama bertahun-tahun. Di UAD, ia merasa sangat difasilitasi, khususnya melalui Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Tapak Suci UAD.

“Saya selalu difasilitasi dari segi latihan, ruang untuk berlatih, waktu, hingga perlengkapan. Saat kejuaraan pun semuanya tetap difasilitasi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa motivasi terbesarnya datang dari keluarga. “Dukungan orang tua dan keluarga membuat saya ingin terus membuktikan bahwa saya bisa berprestasi. Semoga jika Allah berkehendak, saya bisa sampai tingkat internasional,” harapnya.

Sebagai mahasiswa aktif, Qiya tetap mengutamakan kuliah. Ia mengatur waktu sedemikian rupa agar kegiatan akademik dan latihan tidak saling berbenturan.

“Jadwal kuliah itu tidak bisa diulang, tetapi latihan bisa disesuaikan. Untungnya jadwal latihan biasanya malam, jadi masih bisa saya manage,” jelasnya.

Baginya, tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri. Rasa malas sering muncul, tetapi selalu ia lawan demi disiplin waktu, pola hidup, dan kualitas latihan. Qiya menegaskan bahwa pencapaiannya tidak terlepas dari dukungan orang-orang di sekelilingnya. “Teman-teman, keluarga, dan dosen-dosen PBSI selalu mendukung dan memberi apresiasi di setiap kejuaraan yang saya ikuti,” katanya.

Qiya memberikan pesan penting terkhusus bagi mahasiswa yang ingin berprestasi di bidang nonakademik. “Mulailah tertib untuk diri kalian. Dalam olahraga, rajin latihan saja tidak cukup, harus diimbangi dengan pola hidup, pola makan, dan pola ibadah yang baik. Insyaallah semua proses akan dimudahkan dan hasilnya bermanfaat.”

Prestasi Qiya menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam kancah nasional melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan kampus. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dziqriya-Lissaada-Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-dan-Sastra-Indonesia-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:24:152025-12-18 10:24:15Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

17/12/2025/in Feature /by Ard

Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Pengajian Bulanan Mahasiswa ke-5 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sekaligus Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Mengusung tema “Guru Hebat, Pimpinan Umat: Memantaskan Diri Sejak di Bangku Kuliah”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan identitas bagi calon pendidik.

Dr. Lailan menegaskan kedudukan guru sebagai profesi yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk arah peradaban.

“Kita harus sepakat dulu bahwa guru itu bukan sekadar profesi, bukan pula peranan sederhana, tetapi memiliki peran penting dan strategis,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa guru merupakan representasi masa depan bangsa. “Kalau ingin melihat seperti apa kehidupan bangsa ini 20, 30, bahkan 50 tahun ke depan, lihatlah dari calon-calon gurunya,” ujarnya.

Dr. Lailan juga menyampaikan ilustrasi anekdot mengenai tiga calon penghuni surga, yaitu seorang ahli ibadah (abid), seorang dermawan, dan seorang ilmuwan. Ketiganya berlomba ingin masuk surga terlebih dahulu. Setiap kali malaikat bertanya sumber amal dan ilmu mereka, semuanya menjawab: “Dari guru.”

Dari kisah itu, ia menyimpulkan, “Berarti yang paling berhak masuk surga pertama adalah guru. Dan siapa guru itu? Ya, kalian mahasiswa FKIP UAD,” tandasnya.

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa pendidik pertama dalam sejarah peradaban adalah Allah Swt. sendiri. “Pemilik ilmu, penguasa ilmu, dan sumber ilmu itu adalah Allah. Adam tidak tahu apa-apa hingga Allah mengajarinya,” jelasnya. Dari titik itu, ia menggambarkan bagaimana pengetahuan berkembang dari generasi ke generasi hingga lahirlah peradaban manusia yang terus bertumbuh melalui proses belajar.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan kelanjutan dari misi kenabian. “Setelah Nabi wafat, misi keagamaan tidak berhenti. Yang melanjutkan siapa? Para guru, para mualim, orang-orang mulia yang meneruskan perjuangan Nabi,” tuturnya.

Menurutnya, guru tidak hanya melakukan transfer ilmu, tetapi juga membangun karakter, moral, dan budaya masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Mhd.-Lailan-Arqam-M.Pd_.I.-Dosen-Dosen-Magister-Pendidikan-Agama-Islam-MPAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:35:382025-12-17 09:35:38Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

Perjuangan Tak Terduga Membuahkan Hasil

01/12/2025/in Prestasi /by Ard

Pandu Sasmita Raditya., Mahasiswa Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pandu)

Pandu Sasmita Raditya G., mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (FKIP UAD), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara III dalam turnamen ITNY Badminton Cup I 2025. Kompetisi ini dilaksanakan pada 15–16 November 2025 di GOR Bosas Pakualaman, Yogyakarta.

Untuk persiapannya, Pandu mengaku sudah cukup matang karena melihat peta kekuatan dari kampus lain yang pasti sudah mempersiapkan diri lebih keras. Namun, tantangan besar muncul mendekati pertandingan, ketika partner Pandu tiba-tiba mengundurkan diri karena harus menjalani ujian PPG di luar kota. Hal ini membuat Pandu sempat bingung mencari pengganti. Setelah berpikir keras, akhirnya Pandu mendapatkan partner baru dan, meskipun perlu sedikit membimbingnya, alhamdulillah timnya bisa meraih Juara III.

Motivasi yang dimiliki Pandu tidak hanya sebatas menjadi pemain. Kebetulan, selain menjadi pemain, Pandu juga diamanahi menjadi pelatih di klub dan guru ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Oleh karena itu, Pandu tidak akan melupakan dunia yang sudah membesarkan namanya sampai saat ini. Untuk jangka pendek, ia mengaku belum memiliki target khusus. Baginya, yang terpenting adalah mempersiapkan diri dan menjaga kondisi.

Tantangan di lapangan juga menguji mental. Tantangan pertama adalah partner yang tiba-tiba mengundurkan diri karena halangan di saat jadwal pertandingan sudah keluar. Tantangan kedua terjadi waktu babak 16 besar. Di set kedua, tim Pandu tertinggal skor 11-4. Pandu sempat bingung harus bagaimana, tetapi dengan pengalaman dan kesabaran, serta didukung partner yang lebih senior, akhirnya mereka bisa memenangkan laga tersebut.

Harapan bagi Pandu Sasmita Raditya cukup memberikan yang terbaik. Sejatinya atlet, setelah juara, dia sudah bukan juara lagi dan harus memulai kembali dari awal. (Septia)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pandu-Sasmita-Raditya.-Mahasiswa-Program-Studi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pandu-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-01 09:42:272025-12-01 09:42:27Perjuangan Tak Terduga Membuahkan Hasil

Kisah Hanif, Mahasiswa UAD Peraih Dua Prestasi dalam Lomba Esai ADIYC #3 2025

20/11/2025/in Terkini /by Ard

Lantip Nan Hanif, Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD (Foto. Salsya)

Lantip Nan Hanif, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih dua prestasi dalam Lomba Esai Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) #3 2025. Acara ini diselenggarakan oleh kolaborasi UAD dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) pada 26–28 Oktober 2025.

Dua prestasi yang diraih Hanif di antaranya **Juara III Best Presenter dan **Juara Honorable Mention I Best Essay. Ia mengangkat topik afiksasi atau morfologi yang merupakan tantangan baginya, dengan judul “Affixation in Poetry: A Study of ‘Aku Ingin’ by Sapardi Djoko Damono”.

“Alasan saya memilih judul ini sebenarnya sangat pribadi dan mungkin sedikit unik. Saya memilih topik ini (afiksasi/morfologi) justru karena merasa kurang memahami mata kuliah tersebut. Ini adalah salah satu materi yang saya anggap paling menantang selama kuliah,” ujar Hanif.

“Jadi, saya putuskan untuk menjadikan kelemahan saya ini sebagai topik lomba. Dengan cara ini, saya ‘memaksa’ diri saya untuk belajar lebih dalam, meneliti, dan menguasainya agar bisa menghasilkan karya terbaik. Ini adalah cara saya mengembangkan diri dari sesuatu yang saya anggap sulit,” tambahnya.

Hanif mempersiapkan ajang kejuaraan ini dalam kurun waktu kurang lebih empat minggu. Prosesnya dimulai dengan melakukan riset dan analisis, lalu menganalisis puisi “Aku Ingin” kata demi kata, kemudian dilanjutkan ke tahap menulis.

“Bisa dibilang persiapan intensif saya memakan waktu kurang lebih empat minggu. Tahap pertama yang saya lakukan adalah riset dan analisis serta mengkaji teori morfologi dan strukturalisme, lalu menganalisis puisi ‘Aku Ingin’ kata demi kata. Setelah riset selesai, saya masuk ke tahap penulisan esai, yaitu menyusun naskah secara sistematis mulai dari abstrak, pendahuluan, metode, analisis, hingga kesimpulan,” ungkap Hanif.

Hanif mengakui bahwa dukungan dari orang tua, bimbingan dosen pembimbing akademik, serta dukungan semangat dari kakak tingkat dan teman-teman seperjuangan menjadi motivasi baginya untuk mengikuti ajang tersebut.

“Tentu motivasi utama yang paling besar adalah support system saya. Dorongan tanpa henti dari orang tua, bimbingan dari dosen pembimbing akademik, serta dukungan semangat dari kakak tingkat dan teman-teman seperjuangan, itu semua yang membuat saya berani maju,” ucap Hanif.

“Harapannya, saya ingin terus berkontribusi dan berprestasi agar tetap bisa mempertahankan beasiswa saya di UAD. Semoga penelitian ini bisa memberikan perspektif baru bagi siapa saja yang membaca puisi, bahwa setiap pilihan kata dan imbuhan (afiksasi) dalam puisi itu memiliki peran penting dalam membangun makna,” tutupnya. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lantip-Nan-Hanif-Mahasiswa-Prodi-Sastra-Indonesia-UAD-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-20 10:02:402025-11-20 10:02:40Kisah Hanif, Mahasiswa UAD Peraih Dua Prestasi dalam Lomba Esai ADIYC #3 2025

Mahasiswa UAD Raih Juara III dalam Kompetisi Video Kreatif Nasional Tahun 2025

18/11/2025/in Prestasi /by Ard

Dandi Saputra, Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Salsya)

Dandi Saputra, mahasiswa dari Prodi Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih Juara III dalam Kompetisi Video Kreatif Nasional Tahun 2025 yang dinaungi oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) UAD, pada 15–25 Oktober 2025, dengan tema “Berkarya Lewat Lensa: Inovasi Membentuk Kreativitas Generasi Z yang Berdampak”.

Dandi mengangkat judul “Kisahku” saat mengikuti ajang kejuaraan tersebut. Realitas kehidupan Dandi yang berjuang menjadi konten kreator di saat ia merasa ada perbedaan langkah dengan jurusan yang ia tempuh menjadi salah satu alasan mengapa ia memilih judul “Kisahku”.

“Saya memilih judul tersebut karena relate dengan kehidupan saya. Saya berjuang untuk menjadi konten kreator walau ternyata berbeda dengan langkah jurusan yang saya ambil, hal itu menjadi tanda tanya besar terhadap langkah hidup di masa depan, sehingga untuk menemukan sebuah solusi, saya tuangkan dengan sebuah konten yang berjudul Kisahku,” ujar Dandi.

Fokus jurusan yang berbeda dengan lomba yang ia ikuti, tentu memiliki tantangan tersendiri, karena harus mempelajari secara autodidak mengenai proses pengambilan video dan editing. “Karena fokus lomba dengan jurusan yang saya tempuh itu berbeda, maka yang menjadi tantangan untuk saya ialah, saat saya mempelajari proses pengambilan video dan proses editing secara autodidak,” ungkapnya.

“Mungkin yang lumayan susah juga, yakni saat memenuhi syarat-syarat seperti surat pernyataan karya, data-data dosen pembimbing, sebelum video tersebut di-submit,” tambah Dandi. Walau demikian, Dandi tetap semangat dan memberanikan diri untuk mendaftar. Ia pun mulai mempersiapkan konsep dan judul yang sesuai dengan konsep tema yang diangkat, menentukan tempat serta talent untuk membuat video tersebut.

“Saya harap kejuaraan ini, mampu mendorong teman-teman lainnya supaya mau mencoba dan berkarya, dengan harapan dapat mencetak prestasi serta mengharumkan nama baik UAD,” harap Dandi. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dandi-Saputra-Mahasiswa-Prodi-Sastra-Indonesia-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-18 09:48:232025-11-18 09:49:33Mahasiswa UAD Raih Juara III dalam Kompetisi Video Kreatif Nasional Tahun 2025

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Raih Akreditasi Unggul

10/11/2025/in Terkini /by Ard

Program Studi S-1 PBSI FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih peringkat Akreditasi Unggul (Foto. PBSI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang mutu pendidikan. Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Keputusan Ini tertuang dalam Keputusan Nomor 2039/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2025 dan berlaku mulai 14 September 2025 hingga 13 September 2030.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UAD dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang kebahasaan dan kesastraan. Dengan akreditasi Unggul, program studi ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan terbaik bagi calon pendidik dan pemerhati bahasa Indonesia yang ingin mengembangkan kompetensi akademik sekaligus karakter unggul.

Pencapaian akreditasi Unggul pada Program Studi PBSI juga menambah deretan prestasi program studi di lingkungan UAD yang sebelumnya telah memperoleh pengakuan serupa. Sejumlah program studi lain di FKIP maupun fakultas lainnya juga berhasil mempertahankan atau meningkatkan status akreditasinya, sebagai wujud komitmen universitas dalam menjamin mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta berkarakter unggul.

Dengan diraihnya akreditasi Unggul ini, Universitas Ahmad Dahlan semakin meneguhkan langkahnya menuju universitas berkelas dunia yang unggul dalam bidang akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. UAD bertekad untuk terus melahirkan generasi pendidik dan cendekiawan yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkontribusi secara global dengan membawa nilai-nilai kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-S-1-PBSI-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berhasil-meraih-peringkat-Akreditasi-Unggul-Foto.-PBSI-UAD-.jpg 632 723 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-10 11:24:002025-11-10 11:24:00Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Raih Akreditasi Unggul

Mahasiswa UAD Raih Gold Medal di National Writing Competition (NWC) Universitas Andalas 2025

07/11/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Gold Medal di National Writing Competition (NWC) Universitas Andalas 2025 (Foto. Mawar)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim FEEL Game yang diketuai oleh Qurrota A’yun, bersama anggota Mawar Ledya Serli, Isna Rodiana Binti Munawaroh, Ika Juni Astiti, dan Dwi Mulyadi, berhasil meraih Gold Medal dalam ajang National Writing Competition (NWC) 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Ekonomi (HMDE) Universitas Andalas bekerja sama dengan Inteleksa pada 31 Oktober-3 November 2025 di Universitas Andalas, Padang.

Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, tim FEEL Game mengangkat karya tulis berjudul “FEEL (Find, Explore, Express, Let Go) GAME: BlockEdu Berbasis Augmented Reality (AR) sebagai Ecotherapy Guna Menciptakan Masyarakat Gunungkidul Berkelanjutan.” Karya ini memadukan teknologi AR, pendekatan emosional, dan konsep ecotherapy sebagai inovasi preventif dalam menangani isu kesehatan mental di masyarakat, khususnya di Kabupaten Gunungkidul.

Tim FEEL Game menyoroti fenomena bunuh diri di Gunungkidul yang selama ini sering dikaitkan dengan mitos Pulung Gantung. Menurut tim, persoalan tersebut tidak hanya berakar pada kemiskinan atau kepercayaan mistis, tetapi juga mencerminkan krisis kesehatan mental yang belum tertangani secara terbuka.

Melalui pendekatan biopsikososial dan ecotherapy, inovasi FEEL Game berupaya menghadirkan solusi yang lebih manusiawi, edukatif, dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan permainan berbasis AR sebagai sarana ekspresi emosi dan edukasi masyarakat. “Kami ingin menggeser cara pandang masyarakat bahwa kesehatan mental bukanlah aib atau kutukan budaya. FEEL Game hadir untuk membantu individu mengenali, mengekspresikan, dan memulihkan diri melalui interaksi yang menyenangkan sekaligus terapeutik,” ujar Qurrota A’yun, ketua tim FEEL Game.

Lebih lanjut, Qurrota menjelaskan bahwa permainan ini dirancang tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai alat edukasi emosional dan sosial yang menumbuhkan empati, rasa percaya diri, serta koneksi yang sehat dengan alam dan komunitas. “Melalui FEEL Game, kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda belajar bahwa proses penyembuhan bisa dimulai dari hal sederhana yaitu dengan memahami perasaan sendiri dan berani bercerita,” tambahnya.

Karya tim FEEL Game tidak hanya diapresiasi karena inovasi teknologinya, tetapi juga karena kekuatan naratif dan relevansi sosialnya. Pendekatan mereka menggabungkan riset ilmiah, kearifan lokal, dan terapi berbasis alam, sehingga dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Gunungkidul harus menjadi pelopor dalam meretas mitos, merawat jiwa, dan menyalakan harapan baru. Melalui tulisan ini, kami ingin menegaskan bahwa setiap jiwa berharga dan berhak mendapatkan ruang aman untuk pulih,” tandas Isna. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Gold-Medal-di-National-Writing-Competition-NWC-Universitas-Andalas-2025-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-07 10:49:112025-11-07 10:49:11Mahasiswa UAD Raih Gold Medal di National Writing Competition (NWC) Universitas Andalas 2025

Sinergi UAD dan UMB  Wujudkan Pembelajaran Inklusif Lewat Seminar Nasional

06/11/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Nasional oleh PG PAUD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PG PAUD UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Membangun Ruang Belajar Inklusif: Pendekatan Konstruktivistik untuk Setiap Anak” pada Jumat, 31 Oktober 2025, bertempat di Amphitarium Kampus 4 UAD, Yogyakarta. Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) UAD bersama Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UMB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. Nia Nurhanah, S.Si., M.Pd., Direktur PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, beserta jajaran dari Direktorat Pembelajaran dan Penilaian. Turut hadir Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik UAD; Dr. Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD; serta para dosen, mahasiswa, dan perwakilan organisasi pendidik PAUD seperti IGABA, IGRA, dan IGTKI wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Sayuti menegaskan pentingnya kerja sama antarlembaga pendidikan dalam membangun sistem pembelajaran yang berpihak pada anak. “Hanya guru yang terus belajar yang boleh terus mengajar. Forum ini kita niatkan sebagai thalabul ‘ilmi agar menjadi amal jariyah bagi semua yang berbagi ilmu,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa UAD memiliki komitmen panjang dalam mencetak pendidik profesional dengan tradisi akademik yang kuat sejak masa IKIP.

Kegiatan ini turut disertai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKIP UAD dengan IGABA dan IGTKI Wilayah DIY, serta Implementation of Agreement (IoA) antara PG PAUD UAD dan PIAUD UM Bandung. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dan organisasi profesi pendidik dalam peningkatan mutu pembelajaran anak usia dini.

Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Sunardi, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama pembangunan karakter bangsa. “Pendidikan anak usia dini ibarat pondasi sebuah bangunan. Jika pondasinya kuat, maka seluruh fase pendidikan di atasnya akan kokoh. Pendekatan inklusif berarti memberi ruang bagi setiap anak, tanpa membeda-bedakan kemampuan, latar belakang, maupun kondisi,” jelasnya.

Melalui seminar nasional ini, para akademisi, praktisi, dan mahasiswa diajak untuk memperdalam pemahaman tentang pentingnya pembelajaran inklusif dan pendekatan konstruktivistik dalam dunia PAUD. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UAD dan UMB dalam membangun ekosistem pendidikan yang ramah, setara, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Nasional-oleh-PG-PAUD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PG-PAUD-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-06 10:09:532025-11-06 10:09:53Sinergi UAD dan UMB  Wujudkan Pembelajaran Inklusif Lewat Seminar Nasional
Page 2 of 29‹1234›»

TERKINI

  • Merawat Bumi sebagai Manifestasi Dakwah Perempuan Berkemajuan10/03/2026
  • Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi10/03/2026
  • Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo10/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo10/03/2026
  • Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini10/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top