• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

The Fizz Lab Borong Penghargaan di UAD FAIR 2025

26/06/2025/in Terkini /by Ard

Foto tim the Fizz Lab dengan perhargaan yang diraih di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FAIR (Foto. Tim The Fizz Lab)

Tim The Fizz Lab dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi dalam ajang UAD FAIR 2025 yang digelar pada 13–14 Juni 2025 di Kampus IV UAD. Mereka meraih Juara II Stan Terbaik, Juara Harapan II Poster Digital Usaha, dan Juara Harapan III Video Kreatif Usaha untuk kategori minuman.

Tim ini terdiri atas lima mahasiswa, yaitu Agung Alfadi, Alfie Alfaregie, Fanny Rahmadani, Ika Safanah, dan Isna Rosdiana. Keikutsertaan mereka di UAD FAIR 2025 dilatarbelakangi oleh penyesalan karena tidak sempat berpartisipasi pada tahun sebelumnya. Tekad kuat untuk tidak melewatkan kesempatan lagi membuat mereka terjun langsung ke ajang bergengsi tersebut.

Dalam wawancara, Isna Rosdiana mengungkapkan bahwa kekompakan tim dan persiapan awal memang belum maksimal. “Namun, saat melihat peserta lain begitu antusias dan totalitas, kami jadi termotivasi untuk menata persiapan dengan lebih serius,” ujarnya.

“Meskipun hanya mendapat juara harapan, tetapi kami benar-benar tidak menyangka dan sangat bersyukur. Produk kami bahkan habis terjual, itu pencapaian luar biasa bagi kami yang baru pertama kali ikut,” ucap Isna dengan antusias.

Sementara itu, Fanny Rahmadani menuturkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. UAD FAIR 2025 sendiri dinilai lebih meriah dibanding tahun sebelumnya, bahkan digelar di tingkat nasional. Hal ini menjadi pengalaman berkesan tersendiri bagi tim The Fizz Lab. “Acaranya lebih heboh dan seru. Kami merasa bangga bisa ambil bagian tahun ini,” ujar Fanny.

Sebagai penutup, mereka menitipkan pesan bagi mahasiswa lain yang ingin ikut serta. “Semua harus dimulai dari niat, lalu dijalankan dengan konsisten. Kita juga harus tahu apa yang ingin kita capai dan penting untuk menyiapkan semuanya sejak awal,” pesan mereka. Prestasi tim The Fizz Lab menjadi bukti bahwa meskipun persiapan tidak selalu sempurna, semangat, motivasi, dan kemauan belajar dapat membawa hasil yang membanggakan. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-tim-the-Fizz-Lab-dengan-perhargaan-yang-diraih-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-FAIR-Foto.-Tim-The-Fizz-Lab.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 11:07:232025-06-26 11:07:23The Fizz Lab Borong Penghargaan di UAD FAIR 2025

Aleeya Hijab, Brand Fashion Buatan Mahasiswa UAD

26/06/2025/in Terkini /by Ard

Tim Aleeya Hijab Raih Juara di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FAIR 2025 (Foto. Tim Aleeya Hijab)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dalam ajang UAD FAIR. Kali ini, tim dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) serta Pendidikan Agama Islam (PAI) meraih Juara Harapan III dalam kategori Poster Digital Usaha melalui produk fashion muslim Aleeya Hijab.

“Aleeya memiliki arti mulia dan tinggi. Kami berharap Aleeya Hijab tidak hanya berhenti di UAD FAIR, tetapi bisa terus berkembang menjadi brand yang populer,” jelas Hana Nabila Aisyah, ketua tim dari PBSI. Usaha ini lahir dari keinginan untuk mengenalkan produk hijab yang nyaman dan elegan, sekaligus memperluas pengalaman berwirausaha di kalangan mahasiswa.

Motivasi utama tim mengikuti kompetisi ini adalah untuk membangun branding produk dan menambah pengalaman bisnis. “Kami ingin mengenalkan Aleeya Hijab ke masyarakat luas, sekaligus belajar membangun usaha dari awal,” ujar Dinnia Hafiza Ilmi.

Tantangan sempat muncul saat hari pelaksanaan UAD FAIR. “Waktu hari-H, jahitan dari konveksi belum selesai semua. Jadi, stok hijab kami terbatas saat bazar,” ungkap Raihan Abdul Aziz. Meski demikian, tim merasa sangat terkesan dengan respons positif dari pembeli. “Ada pembeli yang bilang bahannya halus dan nyaman dipakai. Itu bikin kami senang dan merasa dihargai,” tambah Hana. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Aleeya-Hijab-Raih-Juara-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-FAIR-2025-Foto.-Tim-Aleeya-Hijab.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-26 10:55:522025-06-26 10:55:52Aleeya Hijab, Brand Fashion Buatan Mahasiswa UAD

Dosen PBI UAD Ikuti Workshop Penulisan Artikel untuk Jurnal Internasional

22/06/2025/in Terkini /by Ard

Foto Bersama Dosen PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Workshop Penulisan Artikel (Foto. PBI UAD)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan workshop penulisan artikel untuk jurnal bereputasi internasional. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Bahasa B, Lantai 7, Gedung Laboratorium Terpadu, Kampus IV UAD.

Workshop yang digelar pada Rabu, 11 Juni 2025, ini diikuti oleh para dosen PBI dengan antusiasme tinggi sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi akademik, khususnya dalam bidang publikasi ilmiah. Bertindak sebagai narasumber utama, Drs. Bambang Widi Pratolo, M.Hum., Ph.D., membagikan berbagai strategi penulisan artikel ilmiah, mulai dari pemilihan topik yang relevan dengan isu global, penyusunan struktur penulisan sesuai standar jurnal internasional, hingga kiat agar artikel lebih mudah diterima dan terpublikasi.

Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari peserta. Beberapa dosen juga turut membagikan pengalaman mereka dalam menulis dan menerbitkan artikel ilmiah sehingga suasana forum menjadi semakin dinamis.

Kepala Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi dosen. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan memberikan dampak nyata terhadap perkembangan akademik dosen PBI.

Workshop ini menjadi langkah konkret PBI UAD dalam mendorong terciptanya budaya akademik yang produktif dan berorientasi global. Diharapkan ke depan semakin banyak karya dosen PBI yang dapat dipublikasikan di jurnal-jurnal internasional bereputasi. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Bersama-Dosen-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dalam-Workshop-Penulisan-Artikel-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-22 17:35:412025-06-22 17:35:41Dosen PBI UAD Ikuti Workshop Penulisan Artikel untuk Jurnal Internasional

Nilai Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis Menuju Masyarakat Berkemajuan

21/06/2025/in Feature /by Ard

Prof. Dr. Sumaryati, M.Hum., dosen PPKn FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Festyanove)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar webinar nasional bertema “Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis untuk Kemajuan Bangsa” pada Sabtu, 14 Juni 2025, melalui Zoom Meeting. Webinar ini menghadirkan Prof. Dr. Sumaryati, M.Hum., dosen PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, sebagai narasumber utama dalam sesi pertama. Peserta webinar berasal dari berbagai universitas di Indonesia.

Dalam pemaparannya yang bertema “Nilai-nilai Pancasila sebagai Paradigma Berpikir Kritis Menuju Masyarakat Berkemajuan”, Prof. Sumaryati menekankan bahwa Pancasila harus dimaknai secara praktis, bukan sekadar ideologis atau utopis. Ia mengajak peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam menghadapi kompleksitas zaman.

“Masyarakat modern menghadapi tantangan globalisasi, perang multidimensi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), hingga revolusi industri 4.0 dan era Society 5.0. Dalam konteks ini, kemampuan berpikir kritis menjadi mutlak,” ujar Prof. Sumaryati. Ia menambahkan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton arus perubahan, melainkan harus terlibat aktif menanggapi dengan nalar yang tajam dan reflektif.

Menurutnya, berpikir kritis yang dilandasi nilai-nilai Pancasila mampu menghindarkan masyarakat dari disinformasi, sesat pikir, dan dominasi kekuatan asing, termasuk potensi munculnya penjajah domestik. “Ketika cara berpikir suatu bangsa berhasil dikuasai, maka akan mudah mengendalikan aspek lainnya,” tegasnya.

Prof. Sumaryati mengutip filosofi cogito ergo sum dari René Descartes, “Saya berpikir, maka saya ada” sebagai landasan pentingnya membangun peradaban melalui kekuatan nalar. Ia mengaitkan konsep berpikir kritis dengan ajaran Islam, merujuk pada QS. Ali ‘Imran: 190 tentang pentingnya menggunakan akal untuk menemukan kebesaran Tuhan.

Ia menguraikan urgensi berpikir kritis, seperti pengambilan keputusan yang lebih baik, kemampuan beradaptasi dengan perubahan, peningkatan kreativitas dan inovasi, kemampuan memecahkan masalah secara sistematis, menghindari disinformasi, berkontribusi dalam perkembangan ilmu, peningkatan kemandirian berpikir, dan menghindarkan sesat pikir.

Prof. Sumaryati menutup sesi pertama dengan menegaskan bahwa sila-sila Pancasila adalah pilar kuat dalam membentuk nalar kritis bangsa. “Pancasila bukan hanya pandangan hidup, tetapi juga fondasi rasional dalam menyikapi realitas dengan cara yang arif dan bertanggung jawab,” tutupnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Sumaryati-M.Hum_.-dosen-PPKn-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Festyanove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 12:50:242025-06-21 12:51:04Nilai Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis Menuju Masyarakat Berkemajuan

HMPS PPKn UAD Gelar Webinar Nasional, Soroti Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis

21/06/2025/in Terkini /by Ard

Webinar Nasional HMPS PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HMPS PPKn UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar webinar nasional bertajuk “Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis untuk Kemajuan Bangsa” pada Sabtu, 14 Juni 2025, secara daring melalui Zoom Meeting.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu “Sang Surya” dan “Mars UAD”, dilanjutkan pembacaan Kalam Ilahi, serta sambutan dari Aprilia Setianingsih selaku Ketua HMPS PPKn. Aprilia berharap kegiatan ini menjadi titik awal terbentuknya forum diskusi kritis yang berlandaskan Pancasila dan mendorong lahirnya generasi cerdas dan berkepribadian Pancasila.

Webinar ini menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama adalah Prof. Dr. Sumaryati, M.Hum., dosen PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, yang membawakan materi bertema “Nilai-nilai Pancasila sebagai Paradigma Berpikir Kritis Menuju Masyarakat Berkemajuan”. Narasumber kedua adalah Melyati, S.Sos., Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Prabumulih, dengan materi bertema “Upaya Sekolah dalam Menyiapkan Siswa Menghadapi Dunia Luar melalui Pancasila”.

Dosen pendamping HMPS PPKn, Yasir Marzuqi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara. Ia menekankan bahwa kemampuan berpikir kritis sangat penting untuk menjaga ketahanan bangsa dalam arus informasi. “Pelajar hebat bukan sekadar pintar, tetapi bijak, kritis, dan Pancasilais,” ujarnya melalui pantun.

Kepala Prodi (Kaprodi) PPKn UAD, Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd., turut berharap agar antusiasme terhadap PPKn UAD meningkat. Ia menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan dalam proses perkuliahan guna mencetak pendidik profesional yang menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir dan bertindak. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Webinar-Nasional-HMPS-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-HMPS-PPKn-UAD-2.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 12:39:582025-06-21 12:39:58HMPS PPKn UAD Gelar Webinar Nasional, Soroti Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis

Upaya Sekolah Menyiapkan Generasi Kritis Menghadapi Dunia Luar melalui Pancasila

21/06/2025/in Feature /by Ard

Webinar Nasional HMPS PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HMPS PPKn UAD)

Tantangan dunia modern yang semakin kompleks menuntut siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis. Hal ini disampaikan oleh Melyati, S.Sos., selaku Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Prabumulih, dalam webinar nasional bertema “Pancasila sebagai Landasan Berpikir Kritis untuk Kemajuan Bersama” yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Sabtu, 14 Juni 2025, melalui Zoom Meeting.

Melyati membawakan materi “Upaya Sekolah dalam Menyiapkan Siswa Menghadapi Dunia Luar melalui Pancasila”. Ia menekankan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga fondasi penting dalam penguatan karakter dan nalar kritis siswa di era globalisasi dan digitalisasi saat ini.

“Pendidikan Pancasila harus mengajarkan cara berpikir logis, berani bertanya, dan mampu menganalisis informasi secara objektif. Ini sangat relevan untuk menangkal hoaks dan disinformasi di era digital,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, sebagai pijakan moral dalam mengambil keputusan yang adil dan bertanggung jawab. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat mendorong siswa untuk berpikir rasional, terbuka, dan tidak reaktif terhadap perubahan sosial.

Dalam praktiknya, sekolah memiliki peran besar dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler. Melyati menjelaskan bahwa pihaknya mendorong pembelajaran yang melatih siswa bertanya kritis, mengevaluasi informasi, serta aktif berdiskusi. “Kami juga menyisipkan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan seperti organisasi siswa dan kegiatan ekstrakurikuler,” tuturnya.

Melyati menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa pendidikan Pancasila tidak boleh berhenti pada hafalan teks, tetapi harus menjadi proses pembentukan pola pikir. “Sekolah adalah garda terdepan dalam membentuk generasi yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga memiliki pijakan kuat pada nilai-nilai luhur bangsa,” tutupnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Webinar-Nasional-HMPS-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-HMPS-PPKn-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 12:20:512025-06-21 12:36:37Upaya Sekolah Menyiapkan Generasi Kritis Menghadapi Dunia Luar melalui Pancasila

Bukan Desainer? Tidak Masalah!

21/06/2025/in Feature /by Ard

Aprillia Nugraheni Ayuningtyas, Pemateri Diskusi Teras Cerita #1, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Aprillia)

Sebagai generasi yang tumbuh bersama gawai dan internet, mahasiswa kini dituntut tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memvisualisasikan gagasannya dengan menarik. Inilah pesan utama yang dibawa oleh Aprillia Nugraheni Ayuningtyas, Kepala Redaksi Media Baru, dalam sesi pemaparannya di Teras Cerita #1 yang digelar oleh Lembaga Semi Otonom (LSO) Kreativitas Kita (Kreskit) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia memperkenalkan Canva sebagai alat bantu sederhana namun efektif dalam mendukung kekuatan visual literasi.

Canva, menurut Aprillia, adalah platform desain grafis yang sangat ramah bagi pemula. Melalui aplikasi ini, mahasiswa bisa dengan mudah membuat konten visual seperti poster, infografik, hingga presentasi menarik. “Canva itu bukan hanya untuk anak desain. Siapa pun bisa belajar, apalagi sekarang dunia literasi juga menuntut tampilan visual yang kuat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa visual tidak hanya pelengkap, tetapi juga penyampai pesan yang tak kalah penting dari teks.

Dalam pemaparannya, Aprillia juga membagikan berbagai shortcut penting yang mempermudah proses desain, seperti kombinasi tombol untuk mengatur posisi elemen, memperbesar tampilan, hingga menggandakan objek. Ia menunjukkan antarmuka Canva, mulai dari area kerja hingga side bar, sambil sesekali memberi contoh desain yang bisa dibuat dalam hitungan menit.

Aprillia menutup sesi dengan ajakan untuk tidak takut mencoba. “Kita tidak harus jadi desainer profesional untuk mulai membuat karya yang menarik. Mulailah dari kebutuhan literasi kita sendiri, dari membuat pamflet kegiatan, konten media sosial, sampai ilustrasi opini. Semua bisa dimulai dari Canva,” katanya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Aprillia-Nugraheni-Ayuningtyas-Pemateri-Diskusi-Teras-Cerita-1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Aprillia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 12:07:062025-06-21 12:07:06Bukan Desainer? Tidak Masalah!

Membumikan Opini, Menyalakan Literasi

21/06/2025/in Feature /by Ard

Mawar Ledya Serli, mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Suasana sore itu begitu syahdu di halaman depan Museum Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Beberapa mahasiswa berkumpul dalam lingkaran diskusi yang hangat dan bersahabat. Mereka bukan sekadar hadir, melainkan ingin bersuara. Di sinilah Lembaga Semi Otonom (LSO) Kreativitas Kita (Kreskit) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UAD menggelar Teras Cerita #1, sebuah ruang kecil penuh energi literasi.

Di tengah forum, Mawar Ledya Serli, Pimpinan Umum Kreskit, tampil membawakan materi bertajuk “Opini Itu Penting! Tetapi Jangan Asal Bicara”. Mawar membuka kesadaran peserta akan pentingnya membedakan opini dan fakta dalam wacana publik. “Opini itu adalah pendapat pribadi yang belum tentu benar. Berbeda dengan fakta yang bisa dibuktikan,” ujarnya.

Bagi Mawar, opini memiliki fungsi yang kuat. Ia bisa menjadi jembatan gagasan, alat berpikir kritis, bahkan pemicu perubahan sosial. Ia menyampaikan bahwa opini yang ditulis dan disampaikan dengan logika yang baik bisa menjadi dasar tulisan seperti esai, artikel opini, hingga editorial media.

Namun, Mawar juga menegaskan, “Opini itu tidak bisa asal keluar dari mulut. Harus ada pertimbangan. Harus ada kesadaran.” Opini, menurutnya, seharusnya menjadi bagian dari proses berpikir, bukan sekadar pelampiasan emosi.

Di akhir pemaparannya, Mawar mengajak mahasiswa untuk tidak takut bersuara, tetapi juga tidak gegabah dalam menyampaikan pendapat. Ia ingin mahasiswa PBSI menjadi insan literat yang tidak hanya pandai membaca dan menulis, tetapi juga bijak dalam menyampaikan opini. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mawar-Ledya-Serli-mahasiswa-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 11:52:152025-06-21 11:52:15Membumikan Opini, Menyalakan Literasi

Menjadi “Sherlock Holmes” di Dunia Akademik

21/06/2025/in Feature /by Ard

Dr. Yosi Wulandari, S.Pd., M.Pd., dosen PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasa Korea Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menggelar Prapembekalan Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan Teknologi Artificial Intelligence (AI) pada Rabu, 11 Juni 2025.

Dr. Yosi Wulandari, S.Pd., M.Pd., dosen PBSI UAD, hadir sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya menanamkan pola pikir peneliti sejak dini kepada mahasiswa, terutama menjelang pelaksanaan skripsi. Penelitian bukan sekadar tugas akademik, tetapi merupakan proses berpikir ilmiah yang membutuhkan rasa ingin tahu, ketekunan, dan integritas.

Kunci Utama Sukses dalam Riset

Untuk menjadi peneliti yang andal, mahasiswa harus memiliki pola pikir yang tepat. Rasa penasaran yang tinggi merupakan fondasi utama. Selalu bertanya “mengapa?”, tidak puas dengan jawaban umum, serta tertarik pada hal-hal yang sering diabaikan orang lain. Selain itu, objektivitas sangat penting. Peneliti sejati tidak memanipulasi data demi mendukung hipotesis pribadi, bersikap terbuka terhadap hasil yang tidak sesuai harapan, serta tidak bias terhadap latar belakang subjek penelitian.

Teliti dan Etis dalam Setiap Langkah Penelitian

Menjadi detail dan teliti juga merupakan bagian dari mindset peneliti. Semua langkah perlu dicatat secara sistematis, data dianalisis ulang, dan prosedur diikuti secara konsisten. Penting pula untuk selalu melakukan cadangan data agar informasi yang telah dikumpulkan tidak hilang. Tak kalah penting, etika dalam penelitian harus dijunjung tinggi. Peneliti wajib meminta izin sebelum melakukan pengumpulan data, menjaga privasi responden, tidak merugikan pihak mana pun, dan bersikap jujur dalam menyampaikan hasil penelitian.

Menguasai Alat Penunjang Penelitian Modern

Di era digital, peneliti dituntut untuk menguasai berbagai perangkat dan platform pendukung. Beberapa database seperti Scopus, Web of Science, ProQuest, JSTOR, dan ResearchGate menjadi sumber utama jurnal internasional berkualitas. Mahasiswa juga dapat menggunakan tools seperti Notion atau Obsidian untuk manajemen pengetahuan, serta Trello, Asana, dan RescueTime untuk mengatur jadwal dan meningkatkan produktivitas. Aplikasi seperti Forest atau Focus juga bermanfaat untuk menjaga konsentrasi dalam sesi kerja mendalam.

Penelitian sebagai Jalan Menuju Kematangan Akademik

Menjadikan penelitian sebagai bagian dari budaya pribadi bukanlah hal instan. Diperlukan komitmen, rasa ingin tahu, kejujuran, serta penguasaan alat bantu. Dengan mindset yang tepat dan etika yang kuat, mahasiswa dapat berkembang menjadi peneliti tangguh yang mampu memberi kontribusi nyata di bidangnya. Momen semester enam bukan hanya tentang skripsi, melainkan tentang membangun fondasi untuk masa depan akademik dan profesional yang lebih cerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Yosi-Wulandari-S.Pd_.-M.Pd_.-dosen-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 10:55:032025-06-21 10:55:03Menjadi “Sherlock Holmes” di Dunia Akademik

PBSI UAD dan Pendidikan Bahasa Korea UPI Gelar Prapembekalan Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan AI

21/06/2025/in Terkini /by Ard

Pra Pembekalan Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan Teknologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Prapembekalan Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan Teknologi Artificial Intelligence (AI) pada Rabu, 11 Juni 2025.

Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat hasil kolaborasi antara PBSI FKIP UAD dan Pendidikan Bahasa Korea Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Prodi Pendidikan Bahasa Korea UPI, yang disampaikan oleh Didin Samsudin, M.M., CHCM. CIT. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antarperguruan tinggi dalam membekali mahasiswa menghadapi tantangan dunia akademik digital. Sambutan berikutnya diberikan oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI, Roni Sulistiyono, M.Pd., yang menekankan pentingnya literasi teknologi bagi mahasiswa.

Materi inti disampaikan oleh Dr. Yosi Wulandari, S.Pd., M.Pd., dosen PBSI UAD, yang menjelaskan berbagai potensi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Dalam paparannya, Dr. Yosi juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini menjadi ruang yang produktif bagi mahasiswa untuk bertanya, berdiskusi, dan mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung karya ilmiah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pra-Pembekalan-Penelitian-dan-Penulisan-Artikel-Ilmiah-Berbantuan-Teknologi-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 09:46:202025-06-21 09:46:20PBSI UAD dan Pendidikan Bahasa Korea UPI Gelar Prapembekalan Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan AI
Page 8 of 29«‹678910›»

TERKINI

  • Mengapa Generasi Muda Terjebak Pinjol dan Paylater Demi Gaya Hidup?11/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung11/03/2026
  • Dakwah Perempuan Berkemajuan dalam Merespons Krisis Lingkungan11/03/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik11/03/2026
  • Banjir dalam Perspektif Iman dan Manajemen Risiko11/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top