• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Sampah Organik melalui Pembuatan Eco-Enzyme di Dusun Pelem

10/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan pengolahan sampah organik melalui pembuatan ekoenzim di Dusun Pelem (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit V.D.2 mengadakan edukasi dan praktik pengolahan sampah organik melalui pembuatan eco-enzyme bersama masyarakat Dusun Pelem, Girikerto, Turi, Sleman. Kegiatan pembuatan eco-enzyme dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Posko KKN Pelem dan diikuti oleh 40 peserta, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengaplikasian eco-enzyme pada Minggu, 6 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik rumah tangga, khususnya sisa kulit buah dan sayuran. Materi mengenai pengelolaan sampah organik dan tahapan pembuatan eco-enzyme disampaikan oleh Muhammad Daffa Arrafif dan Sayyidah Syahrir.

Dalam praktiknya, eco-enzyme dibuat dengan perbandingan gula, bahan organik, dan air sebesar 1 : 3 : 10, yaitu 100 gram gula merah atau molase, 300 gram kulit buah atau sayuran, dan 1.000 ml air. Kulit buah atau sayuran dipotong kecil, kemudian gula dilarutkan ke dalam air dan bahan organik dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Campuran tersebut ditutup dan difermentasi di tempat yang sejuk serta tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain mempraktikkan proses pembuatan, masyarakat juga memperoleh penjelasan mengenai cara pemanfaatan ekoenzim. Salah satunya sebagai bahan pendukung perawatan tanaman dengan melakukan pengenceran terlebih dahulu sebelum diaplikasikan pada tanah di sekitar tanaman. Pada Minggu, 6 September 2026, dilakukan praktik pengaplikasian eco-enzyme di kebun salak milik ibu RT Pelem, Trismi, sebagai bagian dari penerapan materi yang telah diberikan kepada masyarakat.

Salah satu peserta menilai kegiatan tersebut bermanfaat karena memberikan pengetahuan mengenai cara mengurangi sampah organik rumah tangga melalui pemanfaatan kembali sisa kulit buah dan sayuran. Senada dengan hal tersebut, Trismi menyampaikan, “Kanthi wontenipun kagiyatan damel eco-enzyme menika, mugi saged paring paedah kangge ngrumat kebon salak lan ningkataken kasuburaning tetuwuhan” (Dengan adanya kegiatan pembuatan ekoenzim ini, semoga dapat bermanfaat untuk merawat kebun salak dan meningkatkan kesuburan tanaman).

Melalui kegiatan tersebut, KKN UAD Periode 159 Unit V.D.2 berharap masyarakat Dusun Pelem dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan. Selain membantu mengurangi sampah rumah tangga, pemanfaatan ekoenzim diharapkan dapat mendukung perawatan tanaman, khususnya tanaman salak yang menjadi salah satu komoditas di wilayah Turi. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-pengolahan-sampah-organik-melalui-pembuatan-ekoenzim-di-Dusun-Pelem-Foto.-KKN-UAD.jpg 675 1200 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-10 10:07:422026-09-10 11:26:25KKN UAD Kenalkan Pengolahan Sampah Organik melalui Pembuatan Eco-Enzyme di Dusun Pelem

KKN UAD Gelar Workshop Pembuatan Spray Sereh Multifungsi dan Losida Galon

09/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar workshop pembuatan spray sereh multifungsi dan losida galon (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Reguler 159 Unit III.A.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Workshop Produk Rumah Tangga Multifungsi dan Pengolahan Sampah Organik melalui Losida Galon di Pos Paud Ongko Wijoyo Gedangan, Sentolo, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman sereh dan pengolahan sampah organik.

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat Gedangan, khususnya ibu-ibu. Kegiatan workshop ini juga menghadirkan Dr. Muhammad Hafiz Kurniawan, S.S., M.A., dosen Sastra Inggris UAD sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UAD 159 Unit  III.A.3, sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai literasi sampah dapur dan rumah tangga oleh Dr. Muhammad Hafiz Kurniawan, S.S., M.A. Materi tersebut menjelaskan pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui Losida Galon sebagai media pengolahan menjadi pupuk organik. Pupuk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan berbagai tanaman di sekitar rumah, seperti sereh, tanaman buah, dan tanaman lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Alfa dan Syifa, perwakilan mahasiswa KKN, mengenai pemanfaatan tanaman sereh sebagai bahan dasar spray multifungsi. Keduanya menjelaskan bahwa aroma khas sereh dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membuat spray pengharum ruangan sekaligus pengusir nyamuk.

Selain edukasi, Dr. Muhammad Hafiz Kurniawan S.S., M. A., juga mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang telah dipilah kemudian diolah menggunakan Losida Galon menjadi pupuk untuk tanaman di sekitar rumah. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan spray sereh. Peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan mulai dari menyiapkan bahan, mengolah sereh, mencampurkan bahan, hingga memasukkannya ke dalam botol spray. Spray sereh yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pengharum ruangan sekaligus pengusir nyamuk alami.

Setelah penyampaian materi dan praktik, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait pemilahan sampah, pengolahan sampah menggunakan Losida Galon, serta pembuatan spray sereh.

”Pemanfaatan bahan yang ada di sekitar rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari”, ujar Fajar, perwakilan KKN UAD Unit Gedangan.

Kegiatan ini menjadi upaya mahasiswa KKN UAD dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Gedangan melalui pemanfaatan tanaman sereh serta pengolahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam menghasilkan produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-workshop-pembuatan-spray-sereh-multifungsi-dan-losida-galon-Foto.-KKN-UAD.jpg 669 1190 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-09 10:03:162026-09-09 10:03:16KKN UAD Gelar Workshop Pembuatan Spray Sereh Multifungsi dan Losida Galon

KKN Dahlan Muda Salurkan Hibah Buku di Taman Nasional Siberut

09/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) salurkan hibah buku di Taman Nasional Siberut (Foto. KKN UAD)

Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyerahkan hibah ratusan buku bacaan kepada Rumah Belajar Anak Suku Mentawai yang berada di kawasan Taman Nasional Siberut, Kepulauan Mentawai, pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya tim dalam mendukung peningkatan akses pendidikan dan literasi bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Rumah Belajar Anak Suku Mentawai selama ini menjadi ruang alternatif pendidikan bagi anak-anak di kawasan Taman Nasional Siberut. Kondisi geografis yang cukup terisolasi serta keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan formal membuat ketersediaan bahan bacaan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pengajar dan relawan.

Melihat kondisi tersebut, Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda menginisiasi penggalangan buku sebelum keberangkatan ke lokasi KKN. Penggalangan melibatkan jaringan kampus, komunitas literasi, dan donatur individu. Buku yang terkumpul terdiri atas berbagai jenis bacaan, seperti cerita bergambar, pengetahuan umum, serta buku keterampilan dasar membaca dan berhitung yang disesuaikan dengan usia anak-anak.

Penyerahan buku berlangsung sederhana dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak. Saat kardus berisi buku dibuka, sejumlah anak langsung memilih buku bergambar dan membacanya di tempat. Momen tersebut menunjukkan antusiasme anak-anak terhadap bahan bacaan yang tersedia.

Zulfikar, yang turut berperan sebagai tim observer dalam ekspedisi tersebut, mengatakan hibah buku merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah pedalaman Mentawai.

“Buku itu jendela dunia, dan anak-anak di sini berhak punya jendela itu juga meskipun tinggal di kawasan yang cukup terpencil. Kami berharap hibah ini bisa menumbuhkan minat baca sejak dini, sekaligus menjadi pemantik semangat belajar mereka,” ujar Zulfikar.

Ia menambahkan, hasil observasi tim selama berada di lapangan menunjukkan bahwa minat belajar anak-anak Suku Mentawai cukup tinggi. Namun, semangat tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

“Dari hasil pengamatan kami, semangat anak-anak untuk belajar itu luar biasa. Yang kurang hanya fasilitasnya. Maka dari itu kami coba hadir mengisi salah satu kekurangan itu lewat hibah buku ini,” tambahnya.

Pengelola Rumah Belajar Anak Suku Mentawai, Muhammad Rais, S.Pd., mengapresiasi kepedulian Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda. Ia menyebut bantuan tersebut hadir di tengah keterbatasan koleksi buku di rumah belajar yang sebagian telah usang.

“Kami sangat berterima kasih. Buku-buku ini akan sangat membantu proses belajar anak-anak di sini, apalagi jumlah dan variasinya cukup banyak. Semoga ke depan makin banyak pihak yang peduli dengan pendidikan anak-anak di kawasan Taman Nasional Siberut,” kata Rais.

Perwakilan Balai Taman Nasional Siberut, Lily Nur Hayanti, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pendidikan bagi anak-anak di sekitar kawasan taman nasional sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat adat yang hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.

“Pendidikan anak-anak di sekitar kawasan taman nasional adalah bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun sumber daya manusianya. Kami mengapresiasi mahasiswa KKN yang mau turun langsung memberi kontribusi nyata seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan hibah buku tersebut menjadi bagian dari kontribusi Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda dalam mendukung pendidikan dan literasi anak-anak Suku Mentawai. Buku-buku yang telah diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sumber pengetahuan sekaligus mendukung semangat belajar generasi muda Suku Mentawai tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal mereka.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Dahlan-Muda-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-salurkan-hibah-buku-di-Taman-Nasional-Siberut-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-09 09:34:202026-09-09 09:34:20KKN Dahlan Muda Salurkan Hibah Buku di Taman Nasional Siberut

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran PHBS di Salamrejo

09/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong kesadaran PHBS di Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU)

TIM MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pelatihan pembuatan linen spray berbahan minyak sereh bersama ibu-ibu PKK Kalurahan Salamrejo, Jumat 28 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sekaligus memberikan keterampilan dalam membuat produk rumah tangga sederhana.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai PHBS yang mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan air bersih, mengelola sampah, serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Ibu-ibu PKK diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai penerapan PHBS dan upaya menjaga lingkungan dari nyamuk. Diskusi tersebut membantu peserta menghubungkan materi dengan kondisi yang ditemui di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan linen spray menggunakan minyak sereh. Bahan tersebut diperkenalkan sebagai salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan dalam produk rumah tangga karena aromanya yang tidak disukai nyamuk. Pemanfaatannya dalam linen spray menjadi salah satu upaya tambahan untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk di lingkungan rumah.

TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD memberikan demonstrasi tahapan pembuatan linen spray, mulai dari menyiapkan dan mencampurkan bahan, menghomogenkan formula, hingga memasukkan hasil formulasi ke dalam botol spray. Peserta kemudian mempraktikkan proses tersebut secara langsung dan mendapatkan penjelasan mengenai cara penggunaan produk pada kain atau linen.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan serta mengajukan pertanyaan mengenai bahan, proses pembuatan, manfaat minyak sereh, dan cara penggunaan linen spray. Praktik secara langsung diharapkan dapat membantu peserta memahami proses sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

Kegiatan ini menjadi bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan pengetahuan kesehatan dengan keterampilan praktis. Melalui sosialisasi PHBS, peserta diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sementara itu, pelatihan linen spray memberikan alternatif pemanfaatan bahan sederhana sebagai salah satu upaya tambahan dalam membantu mengusir nyamuk.

Bagi TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Ibu-ibu PKK Kalurahan Salamrejo diharapkan dapat menerapkan pengetahuan PHBS dalam kehidupan sehari-hari serta membagikannya kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD dan PKK Kalurahan Salamrejo diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan edukatif lainnya. Pengetahuan mengenai PHBS dan keterampilan pembuatan linen spray diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mendorong masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. (dnd/doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-kesadaran-PHBS-di-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-09 09:13:282026-09-09 09:13:36Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran PHBS di Salamrejo

KKN Dahlan Muda Gandeng LazisMu DIY Hibahkan Al-Qur’an di Mentawai

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gandeng LazisMu DIY hibahkan Al-Qur’an di Mentawai (Foto. KKN UAD)

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Masjid Al Falah saat Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Wilayah DIY menyerahkan hibah Al-Qur’an dan Iqra kepada pengurus masjid setempat, Senin, 25 Agustus 2026.

Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi jamaah, khususnya anak-anak dan warga yang tengah belajar membaca Al-Qur’an dari dasar. Selama ini, Masjid Al Falah menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus tempat belajar mengaji bagi warga Muslim di Desa Muara Sikabaluan.

Kebutuhan akan mushaf Al-Qur’an dan Iqra yang layak menjadi perhatian karena sebagian koleksi yang tersedia telah usang dan tidak mencukupi jumlah jamaah. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh anak-anak yang sedang belajar mengaji.

Program hibah ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda dan LazisMu DIY. Bantuan disalurkan melalui salah satu anggota tim KKN, Fazza, yang turut bertugas sebagai penyalur hibah sekaligus tim observer selama ekspedisi berlangsung.

Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Falah dan disaksikan oleh warga serta jamaah yang hadir. Fazza menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian LazisMu DIY terhadap pemerataan akses sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an di wilayah yang jauh dari pusat kota, termasuk Kepulauan Mentawai.

“Kami dari LazisMu DIY melihat bahwa kebutuhan mushaf Al-Qur’an dan Iqra di daerah seperti Siberut ini masih sangat besar. Melalui program ini, kami berharap bisa membantu meringankan kebutuhan jamaah, khususnya anak-anak yang sedang semangat-semangatnya belajar mengaji,” ujar Fazza.

Ia menambahkan, proses penyaluran hibah juga menjadi bagian dari kegiatan observasi di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Sebelum menyalurkan bantuan, kami terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi mushaf yang ada dan berdiskusi dengan pengurus masjid agar bantuan yang kami berikan betul-betul dibutuhkan dan bermanfaat maksimal, bukan sekadar formalitas serah terima,” jelasnya.

Takmir Masjid Al Falah, Ustadz Sulaiman, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, hibah Al-Qur’an dan Iqra datang pada waktu yang tepat karena jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji terus bertambah setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, ini rezeki yang sangat berarti bagi kami. Selama ini banyak mushaf yang sudah usang dan robek, sementara jumlah anak-anak yang belajar mengaji terus bertambah. Semoga bantuan ini menjadi ladang pahala bagi tim KKN dan LazisMu DIY,” ungkap Ustadz Sulaiman.

Salah satu warga sekaligus orang tua santri, Aba Zubair, turut mengungkapkan kebahagiaannya atas bantuan tersebut. Ia berharap kehadiran mushaf dan Iqra baru dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk belajar mengaji.

“Anak saya jadi makin semangat mengaji karena dapat Iqra baru. Terima kasih banyak untuk mahasiswa KKN dan LazisMu yang sudah peduli sama kampung kami,” katanya.

Kegiatan hibah Al-Qur’an dan Iqra ini menjadi salah satu rangkaian program KKN Ekspedisi Dahlan Muda di Pulau Mentawai. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berkontribusi pada bidang ekonomi dan pendidikan umum, tetapi juga mendukung kebutuhan spiritual dan keagamaan masyarakat.

Sinergi antara mahasiswa, LazisMu DIY, dan masyarakat lokal diharapkan dapat terus berlanjut serta menghadirkan manfaat yang lebih luas dalam mendukung pemerataan akses sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an di wilayah terpencil Indonesia.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Dahlan-Muda-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gandeng-LazisMu-DIY-hibahkan-Al-Quran-di-Mentawai-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:38:242026-09-08 13:06:33KKN Dahlan Muda Gandeng LazisMu DIY Hibahkan Al-Qur’an di Mentawai

Mahasiswa PLP-KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

08/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kompetensi guru (Foto. PLP-KKN UAD)

Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-170 Unit I.C.3 sukses menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi jajaran guru SD Muhammadiyah Balerante, Yogyakarta. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik ini dilangsungkan dalam tiga pertemuan, yakni pada 18 dan 19 Agustus, serta 2 September 2026.

Pelatihan ini difokuskan pada penguasaan teknologi AI untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan mudah diaplikasikan di ruang kelas. Pada pertemuan pertama, Selasa 18 Agustus 2026, Alif Adib Anjaya bersama Eva memandu para guru untuk memanfaatkan platform ChatGPT dan Gemini. Peserta diajarkan merumuskan prompt atau instruksi yang tepat guna menghasilkan ide, teks, dan konsep visual dalam pembuatan poster edukasi.

Sesi berlanjut pada Rabu 19 Agustus 2026, dengan fokus pembuatan buku cerita anak (story book) yang dipandu oleh Marsha Tahlita Arrohimah. Para pendidik mempraktikkan langsung langkah-langkah menyusun tokoh, alur cerita, hingga instruksi spesifik menggunakan Gemini agar dapat menghasilkan materi bacaan yang menarik dan sesuai dengan karakter siswa sekolah dasar.

Sebagai penutup rangkaian pelatihan pada Rabu, 2 September 2026, Hauzan Hibatullah dan Eva memperkenalkan pemanfaatan platform evaluasi interaktif seperti Wordwall, Quizizz, dan Educaplay. Melalui sesi ini, guru-guru didampingi untuk menyusun kuis berbasis permainan agar proses evaluasi belajar siswa tidak lagi terpaku pada soal tertulis konvensional.

Inisiatif dari mahasiswa UAD ini mendapat respons yang sangat positif dari pihak sekolah. Rosiana Sari, S.Pd., salah satu guru SD Muhammadiyah Balerante, mengungkapkan apresiasinya atas bekal ilmu baru yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya kegiatan pelatihan ini. Sebelumnya mungkin kami belum terlalu memahami bagaimana cara menggunakan AI secara tepat, tetapi melalui pelatihan ini kami bisa langsung mencoba membuat poster, buku cerita, hingga kuis interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran,” tutur Rosiana.

Ia berharap keterampilan digital ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di SD Muhammadiyah Balerante. Melalui pendekatan praktik langsung yang diusung oleh mahasiswa PLP-KKN Unit I.C.3, para guru kini memiliki inovasi dan alternatif baru dalam menyiapkan ekosistem pembelajaran yang lebih efektif serta menyenangkan bagi para siswa. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-AI-untuk-tingkatkan-kompetensi-guru-Foto.-PLP-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:31:432026-09-08 09:31:43Mahasiswa PLP-KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Ekspedisi Dahlan Muda: Ikhtiar BEM UAD Menyalakan Asa Pendidikan di Mentawai

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

BEM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas program pengabdian bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda di Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai (Foto. BEM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas program pengabdian bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda di Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai. Program ini hadir untuk menjawab tantangan struktural di wilayah 3T, mulai dari keterbatasan akses pendidikan, minimnya fasilitas ekonomi digital, hingga kebutuhan pembinaan keagamaan.

Selama masa pengabdian, tim mahasiswa menjalankan berbagai program komprehensif. Di antaranya adalah pendampingan digitalisasi UMKM agar produk lokal Mentawai dapat menembus pasar lebih luas, penyerahan hibah buku bacaan untuk Rumah Belajar Anak Suku Mentawai di kawasan Taman Nasional Siberut, serta hibah Al-Qur’an dan Iqra bekerja sama dengan LazisMu DIY. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan KUA Desa untuk mengoptimalkan pembinaan mualaf.

Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konkret nilai-nilai Muhammadiyah dalam pencerahan dan pemberdayaan umat. Menurutnya, program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberpihakan nyata terhadap persoalan sosial di masyarakat.

“Kami tidak ingin ekspedisi ini hanya meninggalkan foto dan laporan kegiatan. Yang kami kejar adalah dampak jangka panjang UMKM yang benar-benar naik kelas, anak-anak yang makin gemar membaca, jamaah yang makin nyaman beribadah, dan mualaf yang merasa didampingi. Itu semua adalah indikator keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Menteri Pendidikan BEM UAD, Muhammad Zulfikar, menyampaikan bahwa ekspedisi ini menjadi ruang dialektika penting antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal masyarakat adat.

“Ekspedisi Dahlan Muda ini sebenarnya hadir sebagai ikhtiar memperluas cakrawala mahasiswa melalui penghayatan langsung atas realitas pendidikan dan sosial yang ada saat ini khususnya masyarakat Mentawai. Kegiatan ini menjadi ruang dialektika antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal yang acap kali luput dari ruang kelas. Lebih dari perjalanan, ekspedisi ini merupakan laku pengabdian untuk menumbuhkan kepekaan, keberpihakan, dan tanggung jawab intelektual mahasiswa kepada bangsa dan negara. Dengan demikian, Dahlan Muda diharapkan mampu mengejawantahkan kapabilitas ilmunya menjadi praksis yang berkemanfaatan,” ungkap Zulfikar.

Sebagai pembeda utama, program ini turut menghasilkan film dokumenter autentik yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Mentawai. Karya audiovisual tersebut rencananya akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta dipromosikan ke kancah global sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pelestarian kebudayaan.

Melalui Ekspedisi Dahlan Muda, BEM UAD membuktikan bahwa mahasiswa hadir sebagai jembatan strategis antara dunia akademik dan masyarakat akar rumput, meninggalkan jejak perubahan nyata yang berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggagas-program-pengabdian-bertajuk-Ekspedisi-Dahlan-Muda-di-Muara-Sikabaluan-Kepulauan-Mentawai-Foto.-BEM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:23:522026-09-08 13:06:25Ekspedisi Dahlan Muda: Ikhtiar BEM UAD Menyalakan Asa Pendidikan di Mentawai

Mahasiswa PPG PPKn UAD Hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer

08/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PPG PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer (Foto. PPG PPKn UAD)

Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelompok B2 menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk “Bhinneka Ria” bagi santri TPA An-Noer pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid An-Noer, Tegalsari, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Calon Guru UAD 2026 dengan tema “Internalisasi Nilai-Nilai Keberagaman untuk Membentuk Civic Disposition pada Santri melalui Media Bhinneka Ria.”

Kegiatan yang diikuti oleh 26 santri tersebut dirancang untuk mengenalkan keberagaman Indonesia sekaligus menanamkan civic disposition, yaitu kecenderungan sikap dan karakter sebagai warga negara yang tercermin melalui perilaku menghargai perbedaan, toleransi, kerja sama, tanggung jawab, kepedulian, serta kesediaan hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi dikemas dalam aktivitas yang memungkinkan santri belajar melalui pengalaman secara langsung.

Proyek ini dilaksanakan oleh delapan mahasiswa PPG PPKn UAD Kelompok B2, yaitu Muhammad Zaki Aulawy, Mutiara Kartika, Raden Rara Faiza Iflaal Ulima, Rahmatika Maulida, Retno Azizah, Salsabilla Noorfriska, Syahda Mufida Risti, dan Wahyu Cahyana Putra.

Masing-masing mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan. Zaki sebagai ketua kelompok sekaligus dalang dalam pertunjukan Wayang Karakter, Retno sebagai pembawa acara. Ulima dan Wahyu menjadi penanggung jawab dan koordinator permainan Puzzle Keberagaman, sedangkan Mutiara dan Salsabilla bertanggung jawab pada permainan Ular Tangga Pancasila. Syahda bertugas pada bidang publikasi dan dokumentasi (PDD), serta Rahma bertanggung jawab pada bidang konsumsi sekaligus menjadi penanggung jawab pertunjukan Wayang Karakter.

Sebelum kegiatan dimulai, para santri terlebih dahulu diberikan pertanyaan sederhana oleh mahasiswa PPG mengenai keberagaman, Pancasila, serta sikap yang seharusnya dilakukan ketika menghadapi perbedaan. Pada tahap awal tersebut, sebagian santri masih terlihat awam terhadap materi keberagaman.

Beberapa santri belum mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, bahkan masih memerlukan arahan untuk menghubungkan konsep keberagaman dengan pengalaman yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kegiatan Bhinneka Ria dirancang dengan pendekatan bermain dan pengalaman langsung. Para santri kemudian dibagi menjadi empat kelompok secara heterogen dengan mempertimbangkan usia dan tingkat kelas.

Santri kelas 3 SD ke atas diarahkan ke kelompok atas, sedangkan santri di bawah kelas 3 SD masuk dalam kelompok bawah. Pembagian tersebut dilakukan agar materi, bahasa, dan tantangan yang diberikan dapat disesuaikan dengan perkembangan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Puzzle Keberagaman dan Ular Tangga Pancasila. Pada putaran pertama, dua kelompok mengikuti Puzzle Keberagaman, sementara dua kelompok lainnya mengikuti Ular Tangga Pancasila. Setelah permainan selesai, kelompok melakukan rotasi sehingga seluruh santri memperoleh kesempatan untuk mengikuti kedua aktivitas.

Dalam Puzzle Keberagaman, santri diajak mengenal berbagai bentuk keberagaman yang terdapat di Indonesia, mulai dari agama, suku, makanan tradisional, hingga seni dan budaya. Setiap kelompok menyusun empat puzzle dengan tema yang berbeda. Setelah puzzle tersusun, santri diajak berdiskusi mengenai makna gambar tersebut dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Aktivitas tersebut diarahkan untuk menumbuhkan civic disposition melalui pengalaman sederhana. Santri belajar bekerja sama, mendengarkan pendapat teman, menghargai perbedaan jawaban, berbagi tugas, dan menyelesaikan permainan secara bersama-sama. Dengan demikian, keberagaman tidak hanya dipahami sebagai perbedaan yang ada di Indonesia, tetapi juga dipraktikkan melalui interaksi antarsantri selama kegiatan.

Sementara itu, Ular Tangga Pancasila dikemas dengan pertanyaan dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat usia santri. Santri usia lebih kecil mendapatkan kartu Aksi Ceria yang berisi tantangan sederhana, seperti mengucapkan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”, berbagi dengan teman, membantu teman, serta melakukan aktivitas bersama.

Tantangan tersebut dirancang untuk membiasakan perilaku positif yang menjadi bagian dari karakter sebagai warga negara sejak usia dini. Bagi santri kelas 3 SD ke atas, tersedia kartu “Dek Hijau” yang berisi pertanyaan seputar Pancasila, keberagaman, budaya Indonesia, serta contoh perilaku yang mencerminkan sikap menghargai perbedaan. Melalui pertanyaan dan tantangan tersebut, santri didorong untuk tidak hanya mengetahui nilai Pancasila, tetapi juga menentukan tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi keberagaman.

Setelah kedua permainan selesai, kegiatan ditutup dengan pertunjukan Wayang Karakter melalui cerita berjudul “Bangga dengan Budayaku, Menghargai Budayamu”. Cerita tersebut menghadirkan tokoh Sekar, Bahar, dan Bonai yang memiliki latar budaya berbeda. Melalui Wayang Karakter, santri diajak memahami bahwa perbedaan budaya bukan alasan untuk saling menjauh atau merendahkan. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan Indonesia. Santri juga diajak untuk menghargai identitas dan budaya teman yang berbeda

Pada awal kegiatan beberapa santri masih kesulitan menjawab pertanyaan mengenai keberagaman dan sikap terhadap perbedaan, tetapi setelah mengikuti rangkaian Bhinneka Ria mereka mulai mampu memberikan jawaban dan contoh secara lebih tepat. Santri dapat menyebutkan bentuk-bentuk keberagaman, menjelaskan pentingnya menghargai perbedaan, serta memberikan contoh tindakan sederhana.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran melalui permainan dan cerita dapat membantu santri memahami materi yang sebelumnya masih terasa abstrak. Bhinneka Ria tidak hanya memberikan pengetahuan tentang keberagaman, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mempraktikkan civic disposition secara langsung melalui kerja sama, toleransi, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme santri terlihat dari keterlibatan mereka dalam setiap permainan, keberanian untuk menjawab pertanyaan, serta keinginan untuk mengikuti setiap tahapan kegiatan. Suasana belajar yang dikemas seperti bermain membuat santri lebih mudah terlibat tanpa merasa sedang mengikuti pembelajaran formal.

Ustaz Ridwan turut mengapresiasi kegiatan Bhinneka Ria yang dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para santri. Ia berharap kegiatan yang dikemas melalui permainan edukatif dan aktivitas yang beragam tersebut dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk terus hadir ke TPA. Menurutnya, kegiatan di TPA tidak hanya dapat diisi dengan mengaji, tetapi juga dapat diperkaya dengan aktivitas bermain yang menarik sekaligus memberikan nilai edukatif kepada santri.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki Aulawy selaku ketua kelompok menyampaikan rasa terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk membersamai para santri TPA An-Noer dalam belajar dan mengenal nilai-nilai keberagaman melalui kegiatan Bhinneka Ria. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PPG PPKn UAD karena dapat berinteraksi secara langsung dengan anak-anak sekaligus menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Sementara itu, Ustaz Ridwan juga menyampaikan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hani Irawati, M.Pd., yang telah merekomendasikan TPA An-Noer sebagai tempat pelaksanaan Proyek Kepemimpinan. Rekomendasi tersebut menjadi awal terjalinnya kegiatan kolaboratif antara mahasiswa PPG PPKn UAD dan TPA An-Noer dalam menghadirkan aktivitas pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan bagi para santri.

Kegiatan Bhinneka Ria menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PPG PPKn UAD Kelompok B2 dalam menghadirkan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual. Melalui permainan, cerita, diskusi, dan pengalaman langsung, nilai keberagaman tidak berhenti pada pemahaman secara kognitif, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PPG PPKn UAD berharap nilai-nilai toleransi, saling menghargai, kerja sama, kepedulian, tanggung jawab, dan penerimaan terhadap perbedaan dapat terus tumbuh dalam diri para santri. Dengan demikian, Bhinneka Ria tidak hanya menjadi kegiatan bermain dan belajar dalam satu hari, tetapi juga menjadi pengalaman awal bagi santri untuk membangun civic disposition sebagai bagian dari pembentukan karakter warga negara yang mampu hidup secara damai di tengah keberagaman. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PPG-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-hadirkan-Bhinneka-Ria-di-TPA-An-Noer-Foto.-PPG-PPKn-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:15:492026-09-08 09:15:49Mahasiswa PPG PPKn UAD Hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal di Salamrejo

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi pemanfaatan tanaman herbal di Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU UAD)

TIM MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi penanaman tanaman dan pelatihan pembuatan minuman herbal Wedang Telang Arum bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Makmur Kalurahan Salamrejo, Selasa 25 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman di lingkungan sekitar menjadi produk yang bernilai guna.

Kegiatan yang menyasar ibu-ibu KWT Lestari Makmur tersebut diawali dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan lahan melalui penanaman tanaman yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan. Materi yang disampaikan meliputi pemilihan tanaman, persiapan media tanam, proses penanaman, hingga perawatan tanaman.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai penanaman serta perawatan tanaman. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mengoptimalkan lahan di sekitar rumah maupun lingkungan kelompok agar dapat dimanfaatkan secara produktif.

Selain sosialisasi penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum. Minuman herbal tersebut memanfaatkan bahan alami berupa bunga telang, rosella, sereh, pandan, gula batu, dan lemon. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan minuman dengan warna, aroma, dan cita rasa yang khas.

TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pembuatan Wedang Telang Arum, mulai dari menyiapkan bahan, merebus bahan herbal, hingga menambahkan gula batu dan lemon. Setelah demonstrasi, peserta turut mempraktikkan proses pembuatannya sehingga memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan secara mandiri.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu KWT Lestari Makmur antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan serta aktif mengajukan pertanyaan mengenai bahan dan proses pengolahan. Antusiasme tersebut menunjukkan ketertarikan peserta dalam memanfaatkan tanaman lokal menjadi produk sederhana yang bermanfaat.

Kegiatan ini menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki. Melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut, KWT Lestari Makmur diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan tanaman di lingkungan sekitar serta mengembangkan Wedang Telang Arum sebagai salah satu ide produk yang bernilai guna.

Dengan adanya kegiatan ini, sinergi antara TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD dan KWT Lestari Makmur Kalurahan Salamrejo diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan. Pengetahuan mengenai penanaman dan keterampilan mengolah hasil tanaman diharapkan menjadi langkah sederhana untuk mendorong masyarakat lebih mandiri, kreatif, dan produktif dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. (dnd/doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-pemanfaatan-tanaman-herbal-di-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:08:552026-09-08 13:06:14Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal di Salamrejo

Mahasiswa KKN UAD Beri Edukasi Kesehatan Gigi dan Kebersihan Diri di SDN Jangkaran

08/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri edukasi kesehatan gigi dan kebersihan diri di SDN Jangkaran (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan program penyuluhan kesehatan dan kebersihan diri bagi anak-anak Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Jangkaran dengan menyasar siswa-siswi kelas 4 pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Program kerja ini menghadirkan pemateri ahli di bidangnya, yakni Dr. Suci Musvita Ayu, S.K.M., M.P.H., bersama dengan mahasiswa KKN UAD selaku pelaksana kegiatan.

Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menanamkan kesadaran menjaga kesehatan gigi, mulut, dan kebersihan tangan sejak usia dini. Melalui edukasi ini, diharapkan dapat terbentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS) yang berkelanjutan, sekaligus mencegah berbagai risiko penyakit yang timbul akibat kurangnya menjaga kebersihan diri.

Adapun rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi secara langsung mengenai kesehatan gigi dan mulut, serta dilanjutkan dengan praktik simulasi (roleplay) tata cara menyikat gigi yang bersih dan benar bersama para siswa.

Selain kesehatan gigi, kegiatan juga diisi dengan edukasi dan praktik simulasi (roleplay) tata cara mencuci tangan yang bersih dan benar sesuai standar kesehatan. Siswa-siswi kelas 4 SDN Jangkaran terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan praktik simulasi tersebut.

Melalui pelaksanaan program kerja KKN ini, mahasiswa UAD berharap anak-anak dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-edukasi-kesehatan-gigi-dan-kebersihan-diri-di-SDN-Jangkaran-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:03:132026-09-08 09:03:13Mahasiswa KKN UAD Beri Edukasi Kesehatan Gigi dan Kebersihan Diri di SDN Jangkaran
Page 15 of 476«‹1314151617›»

TERKINI

  • UAD Menggelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan III Periode Oktober 202622/10/2026
  • Bimawa UAD Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Bangun Kesadaran dan Regulasi Diri Mahasiswa22/10/2026
  • Penutupan POMDA DIY Cabor Voli Pasir, UAD Apresiasi Para Juara22/10/2026
  • Survei PSKP UAD Ungkap Lima Program Prioritas Pemerintah yang Paling Sedikit Dirasakan Manfaatnya21/10/2026
  • Habiburrahman El Shirazy: Cinta Negeri Harus Diwujudkan dengan Tindakan Nyata21/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top