• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Kenalkan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan sabun cuci piring dari daun pandan (Foto. KKN UAD)

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.B.3 mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan bagi warga Kedungpoh Kidul. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Dusun Kedungpoh Kidul, Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Ketua KKN Reguler 159 UAD Unit IV.B.3, Muhammad Farrel Arsya Fathoni, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas untuk memanfaatkan daun pandan yang banyak tumbuh di lingkungan sekitar warga. Selain menjadi solusi pemanfaatan sumber daya alam setempat, pelatihan ini juga bertujuan memberikan keterampilan baru kepada ibu-ibu dalam membuat sabun cuci piring yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Produk sabun cuci piring berbahan daun pandan ini juga dinilai lebih ekonomis dibandingkan produk sejenis yang dijual di pasaran, sehingga diharapkan dapat membantu warga menekan pengeluaran rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan uji coba pembuatan sabun cuci piring oleh tim KKN untuk memastikan formula dan takaran bahan yang tepat. Setelah hasil uji coba dinyatakan berhasil, tim kemudian melakukan proses pembuatan sabun bersama warga sekaligus menyerahkan produk jadi kepada warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Salah satu warga yang turut hadir, Suyanti, istri Ketua RT 03 Kedungpoh Kidul, Kasiran, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kalau pembuatan sabun ini berhasil, saya rasa akan sangat berguna bagi ibu-ibu di sini,” ujarnya.

Warga Kedungpoh Kidul tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka menilai keterampilan membuat sabun cuci piring sendiri dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-sabun-cuci-piring-dari-daun-pandan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 08:57:022026-09-08 13:06:05KKN UAD Kenalkan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan

Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih pelaku UMKM untuk pemanfaatan AI (Foto. RDC UAD)

Era digital menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi, tak terkecuali bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelatihan UMKM bagi ibu-ibu di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Bertempat di Aula RT 03, kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra, ini dirancang khusus untuk membekali warga dengan keterampilan promosi secara online. Menariknya, pelatihan ini tidak hanya membahas teknik pemasaran konvensional, tetapi langsung mengajak peserta “melek” terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI).

Menggandeng Phisca sebagai narasumber, para peserta yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu RT 01 hingga RT 06 diajak untuk berkenalan dengan tools AI populer seperti ChatGPT dan Gemini. Phisca memandu langsung bagaimana cara menyusun prompt atau kalimat perintah sederhana kepada AI untuk menghasilkan ide konten, rumusan kalimat promosi, hingga konsep poster produk yang menarik.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka tidak sekadar menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan AI menggunakan informasi produk yang mereka miliki masing-masing. Sesi diskusi dan tanya jawab pun berjalan interaktif untuk memperdalam pemahaman warga yang baru pertama kali bersentuhan dengan teknologi tersebut.

Selain pengenalan AI, tim website UAD juga menyosialisasikan kehadiran portal NAWASENA Center, yakni Karangtengah.id. Website ini dilengkapi dengan fitur khusus UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital gratis untuk mempromosikan produk-produk lokal desa.

Menyadari adanya kendala berupa keterbatasan smartphone mumpuni di kalangan ibu-ibu, tim PPK Ormawa RDC UAD telah menyiapkan solusi praktis. Bagi warga yang terkendala gawai, proses pendaftaran dan unggah produk ke website akan dibantu penuh oleh tim operasional NAWASENA Center yang diisi oleh para pemuda Karang Taruna Padukuhan Karangtengah.

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, UMKM di Karangtengah diharapkan bisa segera “naik kelas”. Pemanfaatan kolaborasi antara teknologi kecerdasan buatan dan website desa ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan promosi, dan pada akhirnya mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-pelaku-UMKM-untuk-pemanfaatan-AI-Foto.-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 08:23:362026-09-08 13:05:57Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahamd Dahlan (UAD) edukasi masyarakat siwates pembuatan spray antinyamuk alami (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.C.3 Siwates, Kaligintung, Temon, Kulon Progo, mengadakan edukasi mengenai pencegahan nyamuk melalui program pembuatan spray antinyamuk berbahan alami. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Dukuh Ribut Yuwono, Minggu 30 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat dari enam RT, yakni RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, RT 17, dan RT 18, serta perwakilan RW 5 dan RW 6 bersama dukuh setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai jenis-jenis nyamuk yang terdapat di lingkungan sekitar, cara mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan bahan alami sebagai pengusir nyamuk.

Ketua KKN UAD Unit VII.C.3, Fadli Hafizh Sidiq, bersama pemateri, Khaylla Zahra Fauzie, turut memberikan edukasi kepada peserta. Materi disampaikan melalui penjelasan dan video tutorial mengenai pembuatan spray antinyamuk menggunakan bahan alami berupa serai.

Fadli menjelaskan, “Program tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan lokasi KKN yang mulai memasuki musim penghujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan keberadaan nyamuk di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UAD mengenalkan alternatif sederhana dengan memanfaatkan serai yang mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi spray antinyamuk yang praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Dalam video tutorial, peserta diperkenalkan pada tahapan pembuatan spray antinyamuk berbahan serai. Proses diawali dengan mengupas serai hingga bersih, kemudian mencucinya menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu, serai dipotong menjadi bagian-bagian kecil.

Serai yang telah dipotong kemudian dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan tiga liter air hingga seluruh bagian serai terendam. Selanjutnya, serai direbus hingga mendidih. Setelah mendidih, rebusan serai didiamkan hingga dingin sebelum disaring untuk memisahkan ekstrak serai dari ampasnya.

Sebanyak 1,5 liter ekstrak serai kemudian dicampurkan dengan 500 mililiter alkohol 70 persen dengan perbandingan 3:1. Campuran tersebut diaduk hingga merata, kemudian dimasukkan ke dalam botol spray berukuran 60 mililiter.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit VII.C.3 berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dalam mencegah keberadaan nyamuk sekaligus memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan masyarakat secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahamd-Dahlan-UAD-edukasi-masyarakat-siwates-pembuatan-spray-antinyamuk-alami-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:22:412026-09-08 13:05:48KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan living Lab CO₂ Merapi untuk pemantauan aktivitas vulkanik (Foto. Tim Bestari)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong pengembangan riset dan teknologi untuk mendukung upaya mitigasi bencana melalui Living Lab CO₂ Merapi. Ekosistem riset tersebut dikembangkan sebagai ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memahami aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Kegiatan Living Lab CO₂ Merapi berlangsung di Merapi Valley, Nganggring, Girikerto, Sleman, pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD bersama Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD diketuai oleh Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc. dari Program Studi Fisika UAD. Tim tersebut juga terdiri atas Qonitatul Hidayah, S.Si., M.Sc., Dr. Arif Rahman, S.Kom., M.Si., Apik Rusdiarna I.P., S.Si., M.T., Dr. Margi Sasono, S.Si., M.Si., dan Galih Prakoso, S.Si.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pemantauan serta mitigasi kebencanaan di kawasan Merapi. Selain BPPTKG, kegiatan turut melibatkan Pemerintah Kalurahan Girikerto, Babin Kamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Relawan Lingkar Merapi, Relawan Kompas Merapi, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Girikerto.

Ketua Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi, Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa pendekatan living lab memungkinkan kawasan Merapi menjadi ruang penelitian yang berhubungan langsung dengan kondisi nyata di lapangan. “Melalui pendekatan living lab, penelitian tidak hanya dilakukan di laboratorium, tetapi juga dikembangkan dan diuji dalam konteks lingkungan nyata dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” jelas Umi.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendiskusikan kondisi terkini Gunung Merapi serta pengembangan pemanfaatan data dan teknologi untuk mendukung pemahaman terhadap aktivitas vulkanik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan hasil riset agar semakin relevan dengan kebutuhan pemantauan dan mitigasi bencana.

Living Lab CO₂ Merapi merupakan bagian dari pengembangan ekosistem hidup berbasis sains dan teknologi (Bestari Saintek) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kawasan Merapi ditempatkan sebagai ruang pembelajaran dan penelitian lapangan yang memungkinkan akademisi mengembangkan serta menguji teknologi secara langsung.

Salah satu fokus pengembangan dalam Living Lab CO₂ Merapi adalah pemantauan karbon dioksida (CO₂). Gas tersebut memiliki karakteristik penting dalam sistem vulkanik karena dapat terlepas dari magma pada kondisi tekanan yang relatif lebih tinggi atau kedalaman yang lebih besar dibandingkan sejumlah gas vulkanik lainnya.

Perubahan konsentrasi maupun laju emisi CO₂ dapat memberikan informasi mengenai perubahan proses pelepasan gas atau degassing serta dinamika sistem vulkanik. Oleh karena itu, pemantauan CO₂ menjadi salah satu aspek yang berpotensi mendukung pemahaman terhadap perubahan aktivitas gunung api.

“Pemantauan CO₂ menjadi salah satu bagian penting dalam melihat perubahan kondisi vulkanik. Karena itu, kami mencoba mengembangkan teknologi yang dapat membantu proses pengamatan secara lebih aman dan berbasis data,” tandasnya.

Berangkat dari karakteristik tersebut, Living Lab CO₂ Merapi membuka peluang pengembangan sistem pemantauan aktivitas vulkanik berbasis pencitraan optik. Teknologi ini memungkinkan proses identifikasi dan pengamatan gas dikembangkan secara nonkontak sehingga berpotensi digunakan dari lokasi yang relatif lebih aman tanpa harus selalu mendekati sumber emisi. “Ke depan, kami berharap pengembangan pencitraan optik CO₂ ini dapat mendukung proses deteksi, pemetaan, kuantifikasi, dan pemantauan perubahan CO₂ secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Umi, kolaborasi menjadi bagian penting dalam pengembangan Living Lab CO₂ Merapi. Keterlibatan akademisi, pemerintah, masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya memungkinkan pengembangan riset dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. “Living Lab CO₂ Merapi bukan hanya menjadi tempat untuk melakukan penelitian, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat di kawasan Merapi,” ungkapnya.

Tidak hanya untuk kepentingan penelitian, kawasan Living Lab CO₂ Merapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Salah satu fasilitas yang telah dikembangkan adalah Simulator Merapi di Merapi Valley. Fasilitas tersebut menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenal kondisi dan aktivitas Gunung Merapi secara lebih interaktif.

Sejumlah kelompok yang telah mengunjungi Simulator Merapi di antaranya Relawan Merapi Girikerto, komunitas kepala sekolah dan guru SD, SMP, hingga SMA Muhammadiyah di sekitar kawasan Merapi, siswa SD Muhammadiyah Girikerto, anak-anak Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Pakem, serta Komunitas Pemuda Sidorejo, Girikerto.

Pemanfaatan Simulator Merapi oleh berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa Living Lab dapat menjadi ruang belajar bersama yang menghubungkan hasil pengembangan sains dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran fasilitas edukasi tersebut juga membuka kesempatan bagi pelajar, relawan, dan komunitas untuk memperoleh pemahaman mengenai kebencanaan melalui pengalaman belajar yang lebih nyata. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-living-Lab-CO₂-Merapi-untuk-pemantauan-aktivitas-vulkanik-Foto.-Tim-Bestari.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:17:052026-09-08 13:05:38UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

LazisMu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) salurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Gunungkidul (Foto. LazisMu UAD)

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak kekeringan melalui kegiatan pentasyarufan air bersih dan paket beras. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kalurahan Pringombo, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu 29  Agustus 2026.

Pentasyarufan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Gunungkidul. Keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau.

Sekretaris LAZISMU UAD, Sunu Prasetya Adi, S.E.Sy., M.E., menjelaskan bahwa Pringombo dipilih berdasarkan rekomendasi wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Proses tersebut turut melibatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rongkop.

“Latar belakang kegiatan ini sebenarnya terkait dengan tanggap darurat kekeringan yang ada di wilayah DIY, khususnya di daerah Gunungkidul. Dari beberapa tempat yang direkomendasikan di Gunungkidul, kemudian terpilihlah Kalurahan Pringombo melalui Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rongkop yang bekerja sama dengan LAZISMU UAD,” jelas Sunu.

Dalam pelaksanaannya, LAZISMU UAD menyalurkan sebanyak 100 tangki air bersih kepada masyarakat. Distribusi dilakukan secara khusus kepada warga Pringombo dan secara lebih luas kepada masyarakat di Kapanewon Rongkop melalui jejaring Muhammadiyah setempat.

Selain air bersih, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket beras dengan total sebanyak 210 kilogram. Kegiatan pentasyarufan tersebut tidak berdiri sendiri. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZISMU UAD, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, serta komunitas De Orange UAD.

Sunu menuturkan, rangkaian kegiatan juga dikemas melalui aktivitas touring dari Kampus UAD menuju lokasi kegiatan di Rongkop, kemudian dilanjutkan hingga Pacitan sebelum kembali ke Yogyakarta. “Kolaborasi dari beberapa pihak ini harapannya tidak hanya memiliki misi sosial, tetapi juga misi terkait dengan bagaimana aktualisasi yang ada di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Menurut Sunu, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama dan penguatan jejaring. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak sekadar menjadi respons sesaat, tetapi mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kondisi kekeringan menjadi perhatian karena sejumlah wilayah di Gunungkidul masih menghadapi keterbatasan sumber air. Berdasarkan informasi yang disampaikan Sunu, kondisi curah hujan di wilayah DIY masih menunjukkan potensi kekeringan yang tinggi. “Saat ini kondisi di wilayah DIY berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengalami kekeringan. Bahkan, mungkin selama satu bulan ini curah hujan sangat rendah, sementara banyak wilayah di Gunungkidul yang tidak memiliki sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Situasi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Melalui bantuan yang diberikan, LAZISMU UAD berharap dapat mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan air selama masa kekeringan.

LAZISMU UAD juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih tidak berhenti pada kegiatan di Pringombo. Sejumlah wilayah lain di Gunungkidul yang membutuhkan bantuan telah masuk dalam daftar alternatif lokasi untuk penyaluran berikutnya.

Sunu menambahkan, LAZISMU UAD masih melakukan koordinasi untuk menentukan wilayah yang menjadi sasaran distribusi selanjutnya. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kekeringan serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Program ini tidak selesai hanya di daerah Rongkop saja. Kami dari LAZISMU UAD masih memiliki beberapa rencana untuk penyaluran air bersih di wilayah lain di Gunungkidul. Ada beberapa alternatif yang sudah masuk dalam daftar LAZISMU UAD dan kami masih menunggu untuk melakukan koordinasi lebih lanjut mengenai lokasi yang dapat kembali menerima distribusi air bersih,” jelasnya.

Keberlanjutan program menjadi penting mengingat potensi kekeringan masih tinggi. Sunu berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan dukungan. “Semoga dengan penyaluran air bersih ini dapat meringankan beban maupun dampak yang melanda masyarakat DIY secara umum, dan secara khusus masyarakat di daerah Gunungkidul,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/LazisMu-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-salurkan-bantuan-air-bersih-bagi-warga-terdampak-kekeringan-di-Gunungkidul-Foto.-LazisMu-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:07:372026-09-08 13:05:27LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

Tim PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Robot Senagarda dan Website Nawasena ke Warga Karangtengah

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan robot Senagarda dan website Nawasena ke warga Karangtengah (Foto. RDC UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Robot dan Website pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan ini dilangsungkan di Aula RT 03, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan sekaligus pemahaman teknologi kepada peserta, khususnya mengenai operasional Website Nawasena Center dan Robot Senagarda. Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Dukuh Karangtengah, para pemateri, panitia, dan warga selaku peserta pelatihan.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, serta sambutan dari Ketua Tim Pelaksana dan Dukuh Karangtengah. Memasuki sesi inti yang pertama, peserta mendapatkan pemaparan materi terkait Website Nawasena Center yang disampaikan oleh Dinar, salah satu anggota tim PPK Ormawa RDC UAD. Materi ini berfokus pada pengenalan website tersebut sebagai salah satu inovasi teknologi yang menyokong jalannya program NAWASENA.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan teknologi fisik berupa Robot Senagarda. Materi pengenalan inovasi robot ini dibawakan secara langsung oleh Faizal, yang juga merupakan anggota tim PPK Ormawa RDC UAD.

Guna memastikan materi dapat dipahami dengan baik, di setiap akhir sesi pemaparan dilengkapi dengan Focus Group Discussion (FGD) dan sesi tanya jawab. Sesi interaktif ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta untuk berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan memperdalam pemahaman mereka terhadap teknologi yang sedang dikembangkan di desa mereka.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan sangat lancar sesuai dengan susunan acara yang direncanakan dan diakhiri dengan aksi clear area (merapikan tempat) oleh panitia. Melalui pelatihan ini, masyarakat Karangtengah diharapkan dapat menyerap ilmu teknologi terapan tersebut dan memanfaatkannya secara maksimal untuk mendukung keberhasilan program NAWASENA. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-robot-Senagarda-dan-website-Nawasena-ke-warga-Karangtengah-Foto.-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 10:59:362026-09-08 13:05:17Tim PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Robot Senagarda dan Website Nawasena ke Warga Karangtengah

Prodi Informatika UAD Gelar Sosialisasi Magang dan KPTI Kurikulum 2026

07/09/2026/in Terkini /by Ard

Prodi Informatika FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi magang dan KPTI (Foto. Septia)

Program Studi  Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi magang dan mata kuliah Kerja Praktik Teknologi Informasi (KPTI) pada Minggu, 30 Agustus 2026, melalui platform Google Meet, dengan menghadirkan dosen Informatika UAD Bambang Robi’in, S.T., M.T., sebagai pemateri. KPTI merupakan mata kuliah berkarya dengan bobot 3 SKS pada Kurikulum 2026 yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa.

“Ini merupakan mata kuliah kerja praktik teknologi informasi sebagai jembatan kompetensi akademik dan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri,” tegasnya. Terdapat beberapa mekanisme pelaksanaan KPTI yang dapat ditempuh mahasiswa, yaitu magang industri, proyek (special purpose dan general purpose/startup), lomba berbasis karya proyek, pengabdian dosen terapan yang didanai, serta penelitian terapan dosen.

Seluruh skema tersebut wajib menghasilkan produk luaran perangkat lunak atau sistem yang linier dengan bidang informatika, serta tidak mengakomodasi program yang berbentuk kursus atau short course.

Untuk skema magang industri, kegiatan dilaksanakan minimal selama tiga bulan di instansi atau industri dengan batasan maksimal tiga mahasiswa per instansi, serta pekerjaan yang dilakukan wajib berkaitan langsung dengan kompetensi informatika. Pada skema proyek kelompok (maksimal tiga orang), mahasiswa dapat memilih jalur special purpose yang memiliki mitra atau klien riil maupun jalur general purpose berbasis analisis kebutuhan masyarakat dengan kewajiban pengujian minimal sepuluh responden pengguna. Sementara itu, untuk rekognisi lomba dan pengabdian dosen, karya proyek yang diajukan memiliki batas klaim maksimal dua tahun.

Pelaksanaan KPTI berada di bawah bimbingan dosen pembimbing dengan luaran wajib berupa laporan individual, poster, dan video teaser. Ujian akhir dilaksanakan secara individual melalui seminar atau gelar karya dalam bentuk pameran.

Dengan adanya sosialisasi magang dan KPTI ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami seluruh alur mekanisme pelaksanaan, mempersiapkan rencana kegiatan secara matang, serta menghasilkan karya luaran yang sesuai dengan standar akademik program studi. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Informatika-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-sosialisasi-magang-dan-KPTI-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 10:44:322026-09-07 10:44:32Prodi Informatika UAD Gelar Sosialisasi Magang dan KPTI Kurikulum 2026

Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

05/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Penyerahan inovasi SI-WARAS oleh Dekan FKM UAD kepada Lurah Caturharjo pada Festival Kesehatan (Foto. Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan peluncuran inovasi kesehatan digital pada ajang Festival Kesehatan Kalurahan Caturharjo di Balai Kalurahan Caturharjo, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Dalam festival kesehatan tersebut, mahasiswa UAD memperkenalkan program HAMEMAYU WARASING DESA yang membawa sejumlah terobosan penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Inovasi utama yang diluncurkan adalah Sistem Informasi Warasing Desa (SI-WARAS), sebuah platform yang dirancang khusus untuk pencatatan dan pengelolaan data kesehatan warga. Sistem cerdas ini turut didukung oleh kehadiran Kartu Jati Waras sebagai media pencatatan serta Buku Pedoman Desa Sehat Caturharjo yang akan menjadi acuan keberlanjutan program di tengah masyarakat.

Sebagai wujud nyata komitmen dan simbol keberlanjutan pemanfaatan inovasi, Dekan FKM UAD, Muhammad Samsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor UAD, menyerahkan langsung SI-WARAS, Kartu Jati Waras, buku pedoman, dan plakat kepada Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si. Acara serah terima ini turut disaksikan oleh perwakilan Bupati Bantul, Nanang Dwiatmoko, S.Sos., serta Dr. Aris Winarna, S.E., M.M. selaku perwakilan dari Direktorat Diseminasi Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi.

Usai prosesi peluncuran resmi, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang dijalankan oleh para kader kesehatan setempat. Pelayanan ini menerapkan konsep One Stop Service, di mana warga cukup mengikuti satu alur pelayanan terpadu mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan fisik, pencatatan hasil, hingga sesi konseling.

Kini, seluruh hasil pemeriksaan kesehatan warga tersebut langsung diinput ke dalam SI-WARAS yang telah berhasil terintegrasi dengan Puskesmas Pandak II. Melalui kolaborasi apik antara UAD, kader kesehatan, dan Kalurahan Caturharjo ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat makin terintegrasi, terdokumentasi dengan rapi, berbasis teknologi, dan terus berkelanjutan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-inovasi-SI-WARAS-oleh-Dekan-FKM-UAD-kepada-Lurah-Caturharjo-pada-Festival-Kesehatan-Foto.-Tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-05 10:49:062026-09-08 13:05:07Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan

05/09/2026/in Terkini /by Ard

Kunjungan PCM Gatak Sukoharjo di Universitas Ahmad Dahlan (Foto. Humas Protokol UAD)

Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen & PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gatak, Sukoharjo, menggelar kegiatan pembinaan guru dan karyawan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Islamic Center (IC) UAD tersebut diikuti 160 peserta dengan mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Guru dan Karyawan Muhammadiyah dengan Penguatan Islam dan Kemuhammadiyahan”.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan Prof. Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD. “Di UAD, pengenalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) kami kemas dengan cara yang menyenangkan dan tidak kaku. Harapannya, kegiatan ini bisa memperkuat nilai-nilai AIK sekaligus menambah pemahaman tentang Muhammadiyah, salah satunya melalui pembelajaran di Museum Muhammadiyah,” ungkapnya.

Materi utama disampaikan oleh Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, dengan tema “Spirit untuk Kemajuan Persyarikatan dan AUM”. Ia mengajak peserta untuk terus bersyukur menjadi bagian dari Muhammadiyah dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah. “Jangan cari penghidupan di Muhammadiyah, tapi hidupilah Muhammadiyah. Artinya, kita tidak hanya menjadikan Muhammadiyah sebagai tempat bekerja, tetapi juga ikut memberikan kontribusi dan membawa persyarikatan ini terus maju,” tuturnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Gatak, Drs. H. Sriyadi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki prinsip berkemajuan dan wasathiyah atau moderat. “Muhammadiyah itu pembaharuan. Jangan sampai kita terjebak dalam kenyamanan. Kepala sekolah menjadi salah satu ujung tombak dalam membangun kader Muhammadiyah, yang kemudian semangat itu diteruskan kepada guru dan ustaz,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara UAD dan PCM Gatak Sukoharjo, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Museum Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan serta terdorong untuk terus melakukan pembaharuan dalam dunia pendidikan dan berkontribusi bagi kemajuan persyarikatan. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-PCM-Gatak-Sukoharjo-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-Humas-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-05 10:38:332026-09-05 10:38:33PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan

KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon

04/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan UMY Gelar Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyalurkan bibit cabai gratis kepada warga Padukuhan Mertelu Kulon, Gunungkidul, pada 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menyasar warga, khususnya kelompok tani, sebagai bagian dari upaya mendukung kelestarian lingkungan sekaligus keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Kegiatan penyaluran bibit berlangsung di kediaman Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon. Bibit cabai yang telah disiapkan selanjutnya akan didistribusikan kepada ketua RT dan perangkat desa lainnya di Padukuhan Mertelu Kulon.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan sekaligus mengembangkan potensi pertanian lokal. Pemilihan bibit cabai juga disesuaikan dengan kondisi wilayah Gunungkidul yang tengah memasuki musim kemarau. Bibit diharapkan dapat dirawat terlebih dahulu sehingga ketika musim hujan tiba, tanaman telah tumbuh dan siap dikembangkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan media tanam. Mahasiswa KKN bersama warga menyiapkan tanah, sekam, pupuk, dan polybag yang digunakan untuk menanam bibit cabai. Proses penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam program tersebut.

Setelah proses penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis sebagai tanda penyerahan bibit. Penyerahan dilakukan oleh Ketua KKN UAD dan Ketua KKN UMY kepada Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon.

Refika, Ketua KKN UAD Unit Mertelu Kulon, berharap bibit yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN.

“Kami mahasiswa KKN berharap dengan adanya bibit yang kami sediakan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus sebagai wujud kontribusi dan apresiasi kami kepada masyarakat Mertelu Kulon,” ujar Refika.

Sementara itu, Juwadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN UAD dan UMY atas pemberian bibit cabai secara gratis kepada warga. Ia berharap masyarakat dapat merawat bibit tersebut dengan baik sehingga dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Semoga dari pemberian bibit cabai gratis ini bisa memberikan banyak manfaat bagi warga Mertelu Kulon serta dapat tumbuh subur,” ungkap Juwadi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan berbincang santai antara mahasiswa KKN dan warga Mertelu Kulon. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan berupa bibit tanaman, tetapi juga membangun kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-UMY-Gelar-Penyaluran-Bibit-Cabai-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 08:05:462026-09-04 08:05:46KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon
Page 16 of 476«‹1415161718›»

TERKINI

  • UAD Menggelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan III Periode Oktober 202622/10/2026
  • Bimawa UAD Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Bangun Kesadaran dan Regulasi Diri Mahasiswa22/10/2026
  • Penutupan POMDA DIY Cabor Voli Pasir, UAD Apresiasi Para Juara22/10/2026
  • Survei PSKP UAD Ungkap Lima Program Prioritas Pemerintah yang Paling Sedikit Dirasakan Manfaatnya21/10/2026
  • Habiburrahman El Shirazy: Cinta Negeri Harus Diwujudkan dengan Tindakan Nyata21/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top