• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Merawat Nilai Ramadan di Sebelas Bulan Berikutnya

07/04/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Shabila Mei)

Ustaz Budi Jaya Putra, S.Th.I., M.H. mengisi ceramah tarawih di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu, 18 Maret 2026. Materi ceramah yang dibawakan pada malam tersebut bertema “Aktualisasi Makna Fitrah: Merawat Dampak Ramadan di Sebelas Bulan Berikutnya”.

Dalam ceramahnya, Ustaz Budi menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah pasca-Ramadan. Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 185 yang mengingatkan umat Islam untuk menyempurnakan ibadah puasa serta senantiasa mengagungkan Allah Swt. setelah Ramadan berlalu.

“Apa makna mengagungkan Allah Swt.? Yaitu, bagaimana kita mengaktualisasikan apa yang sudah kita dapatkan di bulan Ramadan bisa kita aplikasikan di bulan-bulan di luar Ramadan, yang itu nantinya akan menyebabkan kita menjadi hamba yang bersyukur,” ujar Ustaz Budi.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan Ramadan sebagai sebuah madrasah atau tempat pendidikan spiritual. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya dilihat dari kesungguhan beribadah selama Ramadan saja, tetapi juga sangat ditentukan oleh konsistensi dalam mempertahankan kebiasaan baik di sebelas bulan berikutnya.

Ia mengingatkan agar umat Islam tidak hanya taat dan mengenal Allah pada bulan puasa saja. Sesuai pesan ulama, seburuk-buruknya kaum adalah mereka yang hanya rajin beribadah di bulan Ramadan, namun kembali lalai di luar bulan suci tersebut.

“Kebiasaan-kebiasaan positif seperti bersedekah, mengendalikan diri, serta menjaga kedekatan spiritual dengan Allah harus terus dijaga. Jangan sampai sajadah dan Al-Qur’an kita berdebu. Sesungguhnya orang yang saleh adalah ia yang beribadah dan bersungguh-sungguh sepanjang hidup atau sepanjang tahunnya. Nah, itulah ciri orang yang sukses di bulan Ramadan,” pesannya mengingatkan.

Menjelang berakhirnya bulan suci ini, Ustaz Budi mengajak seluruh jemaah untuk memaksimalkan sisa waktu yang ada dengan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, seperti menyelesaikan tadarus Al-Qur’an, bersedekah, dan memperbanyak istigfar. Ia berharap ibadah puasa tahun ini menjadi momen yang berkesan bagi seluruh umat Islam, sehingga mampu mencapai tujuan utamanya, yakni menjadi pribadi yang bertakwa secara paripurna. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Shabila-Mei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-07 11:28:172026-04-07 11:28:17Merawat Nilai Ramadan di Sebelas Bulan Berikutnya

Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah

06/04/2026/in Terkini /by Ard

Sarasehan kebijakan pendidikan guru wali dan penguatan kompetensi bimbingan konseling di sekolah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar acara sarasehan pada Selasa, 31 Maret 2026. Bertempat di Amphitarium Kampus IV UAD, kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai kebijakan baru terkait peran krusial guru wali dalam penyesuaian beban kerja guru.

Kepala PSKP UAD, Dr. Azaki Khoirudin, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir untuk merefleksikan kebijakan pemerintah tersebut. Ia menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini sangatlah serius, terutama pada aspek kesehatan mental peserta didik.

“Isu kesehatan mental ini akan terus relevan hingga beberapa puluh tahun ke depan, sehingga sangat penting untuk kita bahas secara serius hari ini,” ujar Dr. Azaki.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Standar Pendidikan dan Kurikulum Asesmen Pendidikan, Irsyad Zamjani, Ph.D., menjelaskan bahwa penguatan guru wali adalah esensi dari pendidikan agar bangsa ini tidak meninggalkan generasi yang lemah. Ia menyebutkan bahwa guru wali memiliki peran yang sangat penting dalam memantau perkembangan akademik, memperkuat karakter, serta membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman.

Dalam sesi pemaparan materi, dibahas secara komprehensif mengenai urgensi konsep guru wali sebagai konselor bagi siswa guna menghadapi fenomena krisis kesehatan mental yang kini juga telah menjadi tren global di berbagai negara. Guru wali diharapkan mampu menjalankan fungsi holistik sebagai pendukung emosional, fasilitator belajar, hingga pembina karakter melalui proses pendidikan yang lebih terstruktur. Layanan bimbingan dan konseling ini mencakup empat ranah utama, yang meliputi ranah pribadi, belajar, sosial, dan karier.

“Penguatan generasi yang kompetitif dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan merupakan tanggung jawab yang akan dijalankan oleh para guru kita,” tegas Irsyad Zamjani.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sarasehan tersebut dapat memberikan manfaat nyata sebagai bahan refleksi serta kajian evaluasi terhadap berbagai tantangan yang ada di sekolah-sekolah. Sebagai kesimpulan, kehadiran guru wali yang kompeten merupakan investasi terbaik bagi bangsa, karena ia tidak hanya bertugas untuk mengajar, tetapi juga dituntut untuk hadir dan peduli bagi setiap anak yang sedang tumbuh kembang. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sarasehan-kebijakan-pendidikan-guru-wali-dan-penguatan-kompetensi-bimbingan-konseling-di-sekolah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-06 10:55:402026-04-06 10:55:40Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah

Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

06/04/2026/in Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan filter air di Dusun Lemes, NTT (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pengadaan filter air bersih di Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 3 Maret 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Biologi berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat terhadap akses air bersih. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses air bersih, di mana sebagian masyarakat masih mengandalkan air sumur gali dan air hujan. Sementara itu, pada musim kemarau, masyarakat cenderung menggunakan air embung yang memiliki kualitas kurang layak.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada pengadaan sarana, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan, serta memberikan edukasi terkait penggunaan dan perawatan filter air agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pemuda setempat. “Pengadaan filter air di Dusun Lemes sangat dibutuhkan karena keterbatasan akses air bersih serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan air yang layak digunakan,” ujar Mama Uzli, salah satu anggota PKK.

Hal senada juga disampaikan oleh Yusran, pemuda Dusun Lemes yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama Junaidi. “Program pengadaan filter air ini merupakan salah satu program yang sangat fungsional dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap ke depan mahasiswa KKN Anak Bangsa dapat terus menghadirkan program-program yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sabrina, selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). “Masih banyak daerah di Nusa Tenggara Timur yang belum memiliki akses air bersih seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Oleh karena itu, peran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi alternatif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD berharap dapat mendorong peningkatan kualitas kesehatan lingkungan serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih di Dusun Lemes. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-filter-air-di-Dusun-Lemes-NTT-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-06 10:38:022026-04-06 10:38:02Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

Alumni UAD Ceritakan Pengalaman Studi di Amerika Serikat

05/04/2026/in Terkini /by Ard

Career Talk Show Ramadan bersama Alumni PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Amerika Serikat (Foto. PBI UAD)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar acara Career Talk Show: Ramadan di Amerika Serikat pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara inspiratif ini menghadirkan Andri Fernanda, alumni PBI UAD yang saat ini tengah menempuh studi doktoral di University of Washington, Amerika Serikat.

Dalam acara tersebut, Andri membagikan perjalanan akademiknya yang penuh tantangan. Berasal dari sebuah daerah di Kepulauan Riau, ia memutuskan merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi, sebuah keputusan yang menjadi langkah awal dalam membuka peluang akademik yang lebih luas.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan studi ke jenjang magister di Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui proses panjang dan persiapan yang matang, ia akhirnya berhasil meraih beasiswa bergengsi Fulbright untuk melanjutkan studi doktoral di Amerika Serikat. Andri menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui usaha yang konsisten dan tekad yang kuat.

Selain berbagi pengalaman akademik, ia juga menjelaskan perbedaan sistem pendidikan di Amerika Serikat jika dibandingkan dengan di Indonesia. Menurutnya, sistem pembelajaran di negeri Paman Sam tersebut lebih menekankan pada diskusi aktif dan kebebasan berpendapat di dalam kelas, sehingga mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis dan mandiri dalam menghadapi beban akademik yang terbilang cukup tinggi.

Di luar urusan akademik, Andri juga menceritakan pengalaman spiritualnya menjalani ibadah puasa Ramadan di Amerika Serikat. Ia mempersiapkan momen tersebut dengan mencari komunitas muslim, seperti Islamic House, guna merasakan kebersamaan dengan sesama muslim dari berbagai penjuru dunia.

”Setiap harinya menunya berbeda, mulai dari makanan India, Meksiko, hingga Timur Tengah. Itu merupakan pengalaman yang berkesan,” kenang Andri.

Melalui gelar wicara (talk show) ini, Andri memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri sejak dini jika ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Ia berpesan bahwa penguasaan kemampuan bahasa Inggris, keaktifan dalam berbagai kegiatan positif, serta pembangunan relasi yang luas merupakan modal penting yang wajib disiapkan demi menyongsong masa depan yang gemilang. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Career-Talk-Show-Ramadan-bersama-Alumni-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Amerika-Serikat-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-05 12:08:442026-04-06 10:35:05Alumni UAD Ceritakan Pengalaman Studi di Amerika Serikat

Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?

04/04/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Sunardi, M.T. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu, 11 Maret 2026 menghadirkan perspektif menarik mengenai integrasi teknologi dan nilai-nilai keislaman. Wakil Rektor Bidang Akademik UAD sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Sistem Telekomunikasi, Prof. Dr. Sunardi, M.T., dalam ceramah tarawihnya memaparkan materi bertajuk “Teknologi untuk Dakwah: Memanfaatkan Artificial Intelligence dan IoT demi Kemaslahatan Umat”.

Ia menjelaskan bahwa dalam operasional Internet of Things (IoT), terdapat tiga prasyarat utama agar teknologi dapat dikendalikan dan bermanfaat secara optimal, yakni integritas data, integritas pengiriman (delivery), serta integritas lini masa (timeline). Ketiga unsur teknis ini menjadi fondasi penting agar sistem teknologi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Prof. Sunardi menekankan bahwa keberhasilan teknologi sangat bergantung pada integritas manusia sebagai penggunanya. “Bagi seorang muslim, integritas diartikan sebagai keselarasan antara niat dalam pikiran, ucapan, dan tindakan nyata, terutama saat melakukan hal yang benar di saat tidak ada orang lain yang menyaksikan,” jelasnya.

Ia merinci tiga ciri utama manusia berintegritas, yaitu memiliki sifat jujur, bertanggung jawab sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Muddatstsir ayat 38, serta konsisten dalam setiap langkahnya. Melalui analogi kisah penggembala kambing yang kehilangan kepercayaan akibat kebohongan, ia mengingatkan bahwa integritas adalah cermin diri yang sangat rapuh.

Sekali seseorang berucap atau berlaku negatif, maka reputasi dan integritas tersebut akan runtuh, sehingga menjaga sikap positif di mana pun berada menjadi kewajiban mutlak bagi setiap individu. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Sunardi-M.T.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-04 08:51:552026-04-06 08:56:58Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?

Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar

03/04/2026/in Terkini /by Ard

Akhmad Arif Rifan S.H.I., M.S.I. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Jumat, 13 Maret 2026. Pada agenda salat tarawih berjemaah tersebut, Ustaz Akhmad Arif Rifan, S.H.I., M.S.I. dari Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah hadir sebagai penceramah untuk menyampaikan tausiah mengenai “Spirit Wakaf dan Teladan Rasulullah: Transformasi Kesalehan Pribadi Menjadi Aset Peradaban”.

Dalam pemaparannya, ia menceritakan latar belakang sejarah wakaf yang berakar dari peristiwa pascaperang Khaibar. Khaibar pada masa itu dikenal sebagai kota berbenteng yang sangat subur dan kaya akan hasil kebun kurma yang melimpah. Setelah kaum muslimin memenangkan pertempuran tersebut, sahabat Umar bin Khattab r.a. mendapatkan bagian sebidang tanah di Khaibar, yang merupakan harta benda paling berharga dan tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Mendapati rezeki berupa aset yang bernilai tinggi, Umar bin Khattab langsung mengonsultasikannya kepada Rasulullah saw. mengenai apa yang harus ia perbuat terhadap tanah tersebut. Rasulullah saw. kemudian memerintahkan Umar untuk menahan pokok hartanya dan menyedekahkan hasilnya. Tanah milik Umar tersebut pada akhirnya tidak boleh dijual, tidak dihibahkan, serta tidak diwariskan. Pokok hartanya dipertahankan, sedangkan hasilnya terus disalurkan untuk kaum fakir, fi sabilillah, ibnu sabil, serta orang-orang yang terlilit utang.

Istilah menahan pokok harta atau al-habsu inilah yang kemudian dalam ilmu fikih dikenal luas sebagai wakaf. Mengambil pelajaran berharga dari generasi terbaik umat Islam tersebut, Ustaz Arif mengingatkan jemaah mengenai esensi sesungguhnya dari ibadah wakaf.

“Kalau kita melakukan wakaf, maka yang kita wakafkan itu adalah aset yang produktif, bukan aset yang membebani nazir,” ujar Ustaz Arif.

Di akhir ceramahnya, ia turut membagikan kisah inspiratif masa kini mengenai seorang perempuan yang dengan ikhlas mewakafkan uang tunai sebesar 300 juta rupiah. Tidak berhenti di situ, karena merasakan kebahagiaan spiritual yang sulit digambarkan dengan kata-kata, perempuan tersebut kembali mewakafkan asetnya yang bernilai 7 miliar rupiah.

Hal ini menjadi pengingat bahwa potensi wakaf tunai di Indonesia sesungguhnya sangat besar, yakni berkisar antara 100 hingga 400 triliun rupiah per tahun. Ustaz Arif berharap agar umat Islam masa kini mampu meneladani kedermawanan sahabat Umar bin Khattab sebagai salah satu contoh lulusan terbaik “Madrasah Ramadan” pada masa kehidupan Rasulullah saw. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Akhmad-Arif-Rifan-S.H.I.-M.S.I.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-03 08:00:252026-04-06 08:41:52Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar

Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lolos seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 cabang bola voli pantai (Foto. Lifcophotography)

Ferza Mulyo Prasetyo, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2025, resmi dinyatakan lolos seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) untuk memperkuat tim bola voli pantai Indonesia pada ajang Asian Games XX. Gelaran olahraga bergengsi tingkat Asia yang diselenggarakan oleh Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA) ini akan dilaksanakan di Jepang pada September 2026 mendatang.

Pencapaian ini tidak didapatkan dengan instan. Ferza mengungkapkan bahwa perjalanannya menjadi atlet berprestasi merupakan proses yang berat dan penuh kerja keras. Ia disiplin menjalani latihan rutin dua kali sehari demi memastikan adanya perkembangan di setiap sesi.

“Menjadi atlet yang benar-benar berprestasi itu berat. Saya sampai di titik ini bukanlah hal yang mudah. Saya harus bekerja keras dan berkembang di setiap sesi latihan.” ungkap Ferza.

Meskipun memiliki jadwal latihan yang padat, Ferza tetap memprioritaskan kewajibannya sebagai mahasiswa UAD. Ia memanfaatkan waktu untuk tetap fokus mengerjakan tugas-tugas perkuliahan. Baginya, manajemen waktu yang ketat adalah kunci agar tanggung jawab akademik tetap terpenuhi.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran program studi tempatnya menimba ilmu. Ferza mengaku sangat terbantu dengan dukungan moral maupun bantuan yang diberikan oleh pihak kampus. “Bentuk dukungan dari prodi PGSD yaitu doa, support serta dukungan yang diberikan Saya sangat merasa terbantu atas dukungannya,” tambahnya.

Menatap ajang Asian Games 2026 di Jepang, Ferza memasang target yang sangat tinggi. Ia bertekad untuk membawa pulang medali emas bagi Indonesia. Baginya, mentalitas juara hanya mengenal satu posisi tertinggi.

Ferza menekankan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari lapangan, panggung, dan pengalaman hidup.Menurutnya, kunci utama dalam meraih kesuksesan adalah disiplin, konsistensi, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Selama mampu mengatur waktu dan bertanggung jawab, maka akademik dan bakat bisa berjalan berdampingan secara harmonis. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PGSD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Lolos-Seleksi-Pelatnas-Asian-Games-XX-2026-Foto.-Lifcophotohrapgy.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:47:492026-04-02 08:47:49Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai

Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan cek kesehatan gratis bagi warga (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 103 Unit I.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat di Masjid Jabir bin Abdullah, Padukuhan Sorowajan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan komprehensif, sekaligus edukasi secara langsung kepada masyarakat setempat. Gagasan mulia ini berawal dari usulan salah seorang warga, Ibu Agus, yang jeli melihat adanya mahasiswa dari program studi kedokteran di dalam tim KKN tersebut.

Ia mengusulkan agar pelaksanaan cek kesehatan gratis dapat diintegrasikan dengan kegiatan rutin warga seperti pengajian, sehingga masyarakat bisa sekalian memeriksakan kesehatannya. Usulan tersebut langsung mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd.

“Program ini sangat baik karena memberikan manfaat langsung kepada warga. Selain pemeriksaan fisik, masyarakat juga mendapatkan edukasi penting untuk menjaga kondisi tubuh mereka,” tutur Nur Hidayah mengapresiasi inisiatif tersebut.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan sebagai tahap awal. Selanjutnya, warga juga dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes gula darah dan asam urat. Setelah melalui seluruh tahapan pemeriksaan fisik, warga mendapatkan kesempatan emas untuk melakukan konsultasi kesehatan secara personal. Sesi konsultasi ini dipandu langsung oleh mahasiswa KKN yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang kedokteran, sehingga masyarakat memperoleh penjelasan akurat serta saran medis terkait kondisi kesehatan mereka.

“Kami jadi bisa mengetahui kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan dan mengeluarkan biaya tambahan,” ungkap Ibu Agus yang merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan klinis, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Inisiatif kolaboratif ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata, serta mendorong masyarakat Padukuhan Sorowajan untuk lebih peduli dan proaktif terhadap kondisi kesehatan mereka masing-masing. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-selenggarakan-cek-kesehatan-gratis-bagi-warga-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:23:462026-04-02 08:23:46Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis

Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ika)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kegiatan Ceramah Tarawih pada Minggu, 15 Maret 2026. Kajian spiritual ini menghadirkan H. Gita Danu Pranata, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua III Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai pemateri.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaah untuk memaknai Surah Ar-Rahman sebagai panduan utama dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan. Menurutnya, kandungan ayat-ayat dalam surah tersebut tidak hanya berbicara tentang melimpahnya nikmat Allah Swt., tetapi juga menitikberatkan pada tanggung jawab manusia dalam menjaga tatanan kehidupan yang seimbang.

Surah Ar-Rahman ayat 7–9 menyebutkan bahwa Allah Swt. meninggikan langit dan meletakkan mizan atau keseimbangan sebagai prinsip dasar penciptaan. Konsep ini menunjukkan bahwa bumi beserta seluruh isinya telah diciptakan dalam keadaan teratur dan harmonis. Oleh karena itu, menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang harus dipahami sebagai tanggung jawab mutlak manusia selaku khalifah (pemimpin) di muka bumi.

“Allah berfirman ‘was-samā’a rafa‘ahā wa wadha‘al mīzān’, bahwa langit ditinggikan dan Allah menciptakan keseimbangan. Artinya, planet ini diciptakan dalam kondisi yang teratur dan seimbang. Kemudian dilanjutkan dengan peringatan ‘allā tathghau fil mīzān’, agar manusia tidak merusak keseimbangan itu,” jelas H. Gita Danu Pranata.

Lebih lanjut, ia menyinggung bahwa kepedulian terhadap lingkungan kini telah menjadi perhatian global melalui agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam program Sustainable Development Goals (SDGs). Program internasional tersebut sangat menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara manusia dan alam.

“Dalam Al-Qur’an, sebenarnya prinsip menjaga lingkungan sudah diajarkan sejak lama. Ketika kita menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan merawat alam, itu bukan sekadar urusan duniawi, melainkan juga bagian dari ibadah dan wujud tanggung jawab keislaman kita,” pesan H. Gita memungkasi ceramahnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:02:582026-04-02 08:02:58Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

01/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan gizi seimbang di Batur Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting di Posyandu Desa Batur Lor, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita, terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut diketuai oleh Faozan Fahmi Ardhana bersama tim mahasiswa, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muh. Alif Kurniawan, M.Pd.I. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif serta praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan media poster sebagai sarana edukasi gizi seimbang. Poster tersebut memuat informasi mengenai pentingnya asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung tumbuh kembang anak. Penggunaan media visual ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memahami sekaligus mengingat pesan kesehatan yang disampaikan.

Selain penyuluhan, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan sosis berbahan dasar kentang sebagai alternatif menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Pemanfaatan kentang dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Batur Lor, sehingga mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi yang baik.

Pada sesi praktik, ibu-ibu balita mengikuti setiap tahapan pembuatan sosis kentang, mulai dari pengolahan bahan, pencampuran dengan sumber protein tambahan, hingga teknik pengukusan agar menghasilkan tekstur yang sesuai untuk anak. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi maupun praktik langsung selama kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang serta pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi potensi pangan lokal guna mendukung kesehatan anak di Desa Batur Lor. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-gizi-seimbang-di-Batur-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-01 08:13:152026-04-01 08:13:15Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor
Page 17 of 603«‹1516171819›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026
  • Bimawa  UAD Luncurkan Portal Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Sistem Portofolio Digital12/06/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top