• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa PPG UAD Terapkan Pembelajaran Infografis

14/04/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terapkan pembelajaran Infografis di SMA N 4 Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan merupakan program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan untuk mendapatkan sertifikat pendidik bagi calon guru pada pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. PPG diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan kompetensi guru agar menjadi profesional.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai salah satu Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan program ini. UAD aktif menerjunkan mahasiswa ke sekolah-sekolah mitra, salah satunya ke SMA Negeri 4 Yogyakarta. Dua mahasiswa PPL PPG bidang studi Fisika diterjunkan selama 35 hari ke sekolah tersebut, terhitung dari 19 Januari hingga 29 Maret 2023. Mereka adalah Nur Arifah dan Siwiati Tri Dewanti.

Nur mengatakan, “Kegiatan kami selama kurang lebih 35 hari antara lain observasi lapangan, asistensi mengajar, dan praktik terbimbing.”

Pada kegiatan praktik terbimbing, mahasiswa PPG menerapkan metode pembelajaran menggunakan infografis. Melalui metode tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk memvisualisasikan materi pelajaran, sehingga bisa memudahkan mereka dalam mengingat informasi dan meningkatkan kreativitasnya.

Metode ini terbukti berhasil, terlihat dari keaktifan dan antusias peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Terlebih, peserta didik di kelas E1 yang umumnya memiliki minat dan potensi dalam bidang menggambar dan lettering.

Kegiatan praktik terbimbing tersebut mendapatkan dukungan yang baik dari guru pamong yaitu Na’im Uswatun Hasanah, S.Pd. dan dosen pembimbing lapangan yaitu Fariz Setyawan, M.Pd. Menurut Na’im, “Metode pembelajaran yang digunakan bagus, anak-anak terlihat senang dan antusias.” (eka)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PPG-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-terapkan-pembelajaran-Infografis-di-SMA-N-4-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-14 10:20:532023-04-14 10:20:53Mahasiswa PPG UAD Terapkan Pembelajaran Infografis

KKN UAD Lepas 1.000 Benih Ikan dan Tanam Pohon di Embung Bangeran

14/04/2023/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lepas 1.000 benih ikan dan tanam pohon di Embung Bangeran, Sorowajan Baru, Banguntapan, Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Rabu, 5 April 2023, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unit II.C.2. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pelepasan 1.000 ekor benih ikan nila dan penanaman pohon di Embung Bangeran, Sorowajan Baru, Banguntapan, Yogyakarta. Pohon yang ditanam berupa tanaman keras seperti pohon rambutan dan tanaman hias. Pelapasan dan penanaman ini disambut baik oleh Paguyuban Embung Bangeran serta warga sekitar.

Ketua Unit Rafi Al Pasiri mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan tersebut yaitu sebagai bentuk dari aksi penghijauan lingkungan sekitar embung yang gersang, sehingga warga sekitar nantinya mendapatkan suasana yang rindang. “Saat ini, kami melihat embung masih gersang, oleh karena itu kami berinisiatif untuk melakukan penamaan pohon di sekitar embung supaya warga, masyarakat, hingga para pengunjung nantinya dapat lebih nyaman ketika berkunjung.”

Ia juga memaparkan bahwa pelepasan benih ikan bertujuan untuk membudidayakan ikan di embung sekaligus menarik minat para wisatawan.

Budi Santoso selaku Ketua Paguyuban Embung Bangeran, menyatakan bahwa adanya mahasiswa KKN UAD yang melaksanakan program ini betul-betul sangat membantu sekaligus berdampak baik pada peningkatan pengunjung di tempat tersebut.

“Seperti yang diketahui bersama, tujuan adanya embung yaitu untuk kami jadikan sebagai tempat wisata, karena kami juga memiliki komitmen untuk memajukan embung dan perekonomian warga sekitar. Dengan adanya mahasiswa KKN UAD, secara tidak langsung sangat membantu, apalagi ada pelepasan ikan sehingga makin menarik perhatian para pengunjung.”

Budi berharap, dengan adanya pelepasan ikan dan penanaman pohon tersebut, dampak baiknya akan terus dirasakan oleh warga sekitar hingga di masa yang akan datang. (eka)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-lepas-1.000-benih-ikan-dan-tanam-pohon-di-Embung-Bangeran-Sorowajan-Baru-Banguntapan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpg 1027 1197 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-14 09:55:152023-04-14 09:55:15KKN UAD Lepas 1.000 Benih Ikan dan Tanam Pohon di Embung Bangeran

Pengurus LSO Fakultas Psikologi Periode 2023‒2024 Resmi Dilantik

14/04/2023/in Terkini /by Ard

Pelantikan Pengurus Lembaga Semi Otonom (LSO) Fakultas Psikologi Periode 2023‒2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Siti Mawaddah)

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Pelantikan Pengurus Lembaga Semi Otonom (LSO) periode 2023‒2024 dengan tema “Selaraskan Visi Ciptakan Inovasi”. Acara berlangsung pada Minggu, 2 April 2023, bertempat di ruangan Serba Guna Kampus I UAD. Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan Kemahasiswaan Fakultas Psikologi, kader BEM, kader DPM, serta tamu undangan lainnya.

Selvi Anggie Pramesti selaku ketua pelaksana mengatakan tujuan acara ini adalah mengesahkan kepengurusan 12 LSO Fakultas Psikologi dan memberikan amanah serta tanggung jawab kepada mahasiswa yang akan dilantik. Sementara itu, Gubernur BEM Fakultas Psikologi, Scudetto Qudwah mengatakan dalam sambutannya, “Melihat pada saat ini minat dalam berorganisasi sangat menurun di antara mahasiswa UAD, saya rasa bukan menjadikan hambatan bagi teman-teman LSO, melainkan membangkitkan motivasi dalam menciptakan inovasi yang baru agar mampu menarik perhatian mahasiswa-mahasiswi di lingkup Fakultas Psikologi.”

Scudetto menambahkan bahwa belum lama ini juga terbentuk LSO baru yaitu electronic sport (E-Sport) untuk memfasilitasi bakat dan hobi mahasiswa.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang AIK dan Kemahasiswaan, Muhammad Nur Syuhada, S.Psi., M.Psi., Psikolog. “Ini adalah energi-energi baru dalam kepengurusan tiap LSO yang ada. Semoga dengan hal itu, terciptanya visi misi yang bagus dan kreatif. Saya juga yakin teman-teman yang saat ini meluangkan waktunya untuk berorganisasi merupakan suatu proses untuk masuk secara matang ke dunia masyarakat kelak setelah lulus dari UAD.”

Syuhada juga menyampaikan nasihat untuk tidak menjadi katak dalam tempurung atau hanya terus menerus dalam lingkup yang sama. Keluarlah dari lingkup nyaman yang diciptakan dan mencoba berbaur dengan lingkup yang lain. Belajar beradaptasi dan bersosialisasi dengan banyak orang itu penting. Di akhir sambutannya, Syuhada menyampaikan selamat kepada mahasiswa dan mahasiswi yang akan segera dilantik.

Selanjutnya, acara yakni pembacaan surat keputusan oleh Scudetto Qudwah. Mahasiswa yang disebutkan satu per satu maju ke depan, mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris, serta anggota dari setiap LSO. Mereka mengucapkan ikrar sebagai syarat untuk menjadi pengurus LSO dengan Al-Qur’an yang dipegang oleh Wakil Gubernur BEM Fakultas Psikologi. Acara dilanjutkan dengan pembacaan berita pelantikan dan pengesahannya sekaligus dokumentasi kepengurusan LSO yang baru. (Ema)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelantikan-Pengurus-Lembaga-Semi-Otonom-Fakultas-Psikologi-Periode-2023‒2024-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Siti-Mawaddah.jpg 734 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-14 09:13:382023-04-14 09:13:38Pengurus LSO Fakultas Psikologi Periode 2023‒2024 Resmi Dilantik

Perkuat Silaturahmi, Tapak Suci UAD Gelar Kajian Ramadan

14/04/2023/in Terkini /by Ard

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kajian Ramadan (Foto: Istimewa)

Pada bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah, tentunya sangat indah jika bisa melakukan kebaikan apalagi secara bersama-bersama. Oleh karena itu, pada Minggu, 9 April 2023, Departemen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Tapak Suci UAD menggelar Kajian Ramadan (Kabar) sekaligus buka puasa bersama di Bale Ayu Resto Giwangan. Dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Membangun Ukhuwah Islamiyah di Bulan Ramadan yang Penuh Berkah”, seluruh rangkaian acara berlangsung secara khidmat dan penuh suka cita.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang AIK Drs. Parjiman, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. beserta jajarannya, serta pembina, pelatih, hingga alumni Tapak Suci UAD. Mereka memberikan harapan yang sangat luar biasa supaya Tapak Suci UAD tetap terus mempertahankan tradisi juara, termasuk dalam hal kaderisasi dan organisasi.

Ketua pelaksana, Sang Aji, menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja departemen AIK yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Tapak Suci UAD dan para alumni serta pimpinan UAD,” ungkapnya.

Agenda kegiatan diawali dengan acara kajian yang diisi oleh Al Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. yang merupakan Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI). Ia memberikan perumpamaan sebuah ikatan seseorang yang dilandasi keimanan melalui sebuah pisau. “Jika pisau digenggam dan digunakan sebagaimana mestinya maka akan timbul kebermanfaatan, tetapi jika sebaliknya akan menimbulkan kemudaratan,” paparnya.

Dengan sangat antusias anggota Tapak Suci UAD mengikuti pengajian dan buka bersama hingga akhir acara. (eka)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tapak-Suci-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-kajian-Ramadan-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-14 08:53:452023-04-14 08:53:45Perkuat Silaturahmi, Tapak Suci UAD Gelar Kajian Ramadan

KKN Mubalig Hijrah UAD Adakan Festival Anak Sholeh di Bibis Gunungkidul

13/04/2023/in Terkini /by Ard

Festival Anak Sholeh di Bibis, Gunungkidul, oleh KKN Mubalig Hijrah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubalig Hijrah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang ditugaskan di Bibis, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, dalam rangka bulan suci Ramadan mengadakan kegiatan Festival Anak Sholeh (FAS).

Acara tersebut berlangsung luring di Pedukuhan Bibis, Kelurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, dan diikuti oleh 60 santriwan-santriwati dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al Mukhlisin dan Asy Syuro. Para pejabat pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga dilibatkan dalam kegiatan. Mereka bukan sekadar menjadi tamu undangan saja, tetapi juga sebagai juri dalam setiap perlombaan. Dalam acara yang digelar di Balai Pedukuhan pada Minggu 2 April 2023 dan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB itu, para santri didampingi langsung oleh ustaz ataupun ustazah dari masing-masing unit TPA.

Vrisas Meri Setiawan selaku ketua panitia menyampaikan, “Festival ini merupakan gabungan dari TPA Al Mukhlisin dan Asy Syuro yang akan mencari santri terbaik dari masing-masing cabang lomba. Terdapat 5 cabang lomba yaitu lomba azan, mewarnai, hafalan surah pendek, hafalan doa sehari-hari, dan tartil. Lomba mewarnai hanya diikuti oleh peserta yang duduk di bangku PAUD maupun TK. Sementara untuk lomba tartil dikhususkan untuk santri yang duduk di bangku SMP dan SMA. Lalu, 3 lomba lainnya diikuti oleh peserta tingkat SD. Para santri sangat antusias mengikuti perlombaan ini walaupun dalam suasana puasa Ramadan.”

Festival yang mengambil tema “Wujudkan Generasi Qur’ani di Bulan Suci” itu mempunyai tujuan sebagai sarana untuk pencarian bakat para santri. Bagi pemenang lomba juara I dan II akan mengikuti FAS tingkat desa. Kegiatan ini mendapat dukungan yang baik dari masyarakat serta berlangsung dengan lancar dan sukses. Dengan diadakannya FAS tersebut diharapkan para santri mampu melatih keberanian dan meningkatkan potensi yang ada dalam diri masing-masing, khususnya di bidang keagamaan. (Zah)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Festival-Anak-Sholeh-di-Bibis-Gunungkidul-oleh-KKN-Mubalig-Hijrah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpeg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-13 08:55:232023-04-13 08:55:23KKN Mubalig Hijrah UAD Adakan Festival Anak Sholeh di Bibis Gunungkidul

Menjadi Mukmin Hendaknya Seperti Lebah

13/04/2023/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan narasumber Fadhlurrahman, S.Pd.I., M.Pd. (Foto: Siska)

Dalam kesempatan ceramah di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada 3 April 2023, Ustaz Fadhlurrahman, S.Pd.I., M.Pd. yakni dosen Fakultas Agama Islam (FAI) menyampaikan materi terkait mukmin yang baik seperti halnya nilai atau filosofi yang melekat pada lebah.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nabi saw. bersabda bahwasanya “Manusia mukmin adalah laksana lebah madu. Jika dia makan, hanya memakan makanan yang baik, jika mengeluarkan sesuatu adalah sesuatu yang baik pula dan bila hinggap di atas ranting pohon tidak mematahkannya dan merusaknya.” (H.R. Ahmad, No: 18121, Hakim, No: 8566, Baihaqi, No: 5765). Dari hadis tersebut dapat ditarik kesimpulan terkait bagaimana hendaknya seorang mukmin yang baik itu.

Pertama, manusia mukmin sejatinya akan memilih dan memilah makanan itu halal atau haram untuk dimakan. Sebagaimana lebah yang selalu memakan sari bunga yang terbaik, meskipun dalam bunga terdapat putik maupun benang sari yang cantik. Begitu pun seharusnya manusia mukmin berusaha untuk menghadirkan kepenuhan makanan yang halal dan menghindarkan dari hal-hal yang mengandung syubhat.

“Dalam ayat Al-Qur’an surah Al-Baqarah: 168 dijelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk memakan makanan yang halal dan baik. Perlu diingat jika makanan yang halal belum tentu baik untuk kesehatan tubuh. Bagaimana maksudnya? Contohnya, gorengan itu enak dan halal tetapi tidak baik bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi,” ungkap Ustaz Fadhlurrahman.

Kedua, lebah pasti meninggalkan yang baik. Madu adalah peninggalan dari lebah yang memiliki khasiat yang bagus bagi kesehatan. Seperti halnya lebah, manusia mukmin seharusnya juga dapat memberikan manfaat di mana pun ia menginjakkan kaki. Bukan malah sebaliknya, membuat kekacauan sehingga meninggalkan kesan dan efek yang kurang baik bagi orang sekitarnya.

Ketiga, lebah itu ketika hinggap di tempat tertentu tidak akan membuat dan meninggalkan kerusakan. Ketika lebah bersarang di pepohonan maka lebah tidak akan merusak pohon itu, ataupun jika lebah bersarang di ujung atap rumah maka lebah tidak akan merusak atap rumah tersebut. Itulah sejatinya seorang mukmin yang baik, jadi di mana pun berada tidak akan meninggalkan apa pun kecuali kebaikan.

“Selain itu, lebah juga termasuk hewan yang suka menyerang secara bersama-sama, tetapi hal tersebut bukanlah tanpa sebab karena lebah tidak akan menyerang kecuali diserang terlebih dahulu,” lanjutnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menyatakan bahwa seorang mukmin dan mukmin yang lain seperti bangunan yang saling menguatkan. Oleh karena itu sejatinya seorang mukmin tidak akan menyakiti saudara lainnya dengan lisan dan tangannya, serta juga tidak akan mungkin menyalahkan saudaranya ketika salah dengan lisan dan tangannya, kecuali menyampaikan nasihat atau teguran dengan cara yang hikmah.

Oleh karena itu, seperti telah kita ketahui bersama jika menurut analisis beberapa tokoh dan ahli jatuh tempo Hari Raya Idulfitri dan Iduladha akan berbeda hari. Di sinilah umat Islam bukan waktunya untuk saling menyalahkan dan menunjukkan siapa yang paling benar, tetapi saatnya saling menghargai sesama muslim.

“Persatuan umat muslim harus kita jaga, dan seperti lebah tadi seharusnya ketika umat Islam diserang secara utuh, maka umat muslim harus bersatu dan saling menguatkan,” pungkasnya. (SFL)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-narasumber-Fadhlurrahman-S.Pd_.I.-M.Pd_.-Foto-Siska.jpg 720 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-13 08:30:052023-04-13 08:30:05Menjadi Mukmin Hendaknya Seperti Lebah

Mahasiswa Harus Mulai Terbiasa dengan Teknologi AI

12/04/2023/in Terkini /by Ard

Kuliah Umum Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bahas kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) (Foto: Sinta Anggraeni)

Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kuliah umum bagi seluruh mahasiswa di Yogyakarta. Acara ini dilangsungkan di Ruang Aphitarium Kampus IV UAD pada Sabtu, 1 April 2023, dengan menghadirkan Esty Nadya Rifanti (Analis Informasi Kominfo RI) dan Dr. Diah Ajeng Purwani, S.Sos., M.Si.  (dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga) sebagai pemateri.

Bertajuk “Langkah Humas dalam Menghadapi Perkembangan Kecerdasan Buatan”, acara itu memberikan pandangan baru bagi calon humas muda untuk mengikuti perkembangan teknologi. M. Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. selaku Ketua Prodi Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi turut mengatakan bahwa kuliah umum ini dilaksanakan sebagai kewajiban prodi untuk menambah wawasan mahasiswa terkait kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bentuk teknologi baru berupa kecerdasan entitas ilmiah yang ditambahkan kepada suatu sistem dan dapat diatur dalam konteks ilmiah. 

“Saat ini sumber daya manusia sudah mulai tergeser dengan kecerdasan buatan, mau tidak mau kita harus melebur dengan mereka. Beberapa contohnya adalah menjamurnya aplikasi untuk mengukur kebutuhan pasar terhadap produk, yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Atau berbagai alat analitik untuk mengukur engagement sebuah jenama. Itu adalah wujud nyata dari AI yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia khususnya dunia humas,” terang Najih saat wawancara bersama Humas UAD.

Di sisi lain, Lukman Hakim, S.I.Kom., M.A., dosen Ilmu Komunikasi UAD berkata bahwa perkembangan teknologi digital erat kaitannya dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, perusahaan, dan media yang sering disebut dengan Penta Helix. Maka dari itu, mahasiswa dipersiapkan untuk memiliki kemampuan yang berbanding lurus dengan kebutuhan dunia saat ini.

Dengan adanya kuliah umum tersebut, Prodi Ilmu Komunikasi berharap para mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan tantangan saat ini dengan memanfaatkan teknologi AI sebagai jalan menuju keberhasilan karier masa depan. Dan terakhir, Prodi Ilmu Komunikasi juga berperan meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman. (sin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-Program-Studi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Sinta-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-12 11:02:292023-04-12 11:22:36Mahasiswa Harus Mulai Terbiasa dengan Teknologi AI

Membumikan Islam Berkemajuan

12/04/2023/in Terkini /by Ard

Pengajian Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Humas dan Protokol UAD)

Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 1444 H resmi diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tepatnya di Amphitarium lantai 9 Kampus Utama UAD. Acara itu terselenggara dari Jumat‒Ahad, 31 Maret–2 April 2023.

Tema besar yang diangkat pada pengajian tersebut ialah “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan, Mencerahkan Jogja”. Hari pertama berisi pembukaan acara dilanjutkan dengan pidato iftitah yang disampaikan oleh Ketua PWM DIY Muh. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A. Di awal Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. juga turut memberikan sambutan

Memasuki hari kedua pada Sabtu, 1 April 2023, acara masih berlangsung dengan dua pemateri Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. dan Dr. Adib Sofia, S.S., M.Hum. Mereka memaparkan tema “Pendidikan Islam Berkemajuan DIY Tantangan Lokal dan Global”.

Farid menjelaskan bahwa upaya Persyarikatan Muhammadiyah dalam membumikan Islam berkemajuan yang mencerahkan sebenarnya sudah ada sejak lama. “Muhammadiyah sudah memulai gerakan pembaruan sejak berdirinya Persyarikatan Muhammadiyah itu sendiri oleh K.H. Ahmad Dahlan. Dibuktikan dengan periodisasi perkembangannya dalam mencerahkan dan memajukan bangsa.”

Pada 1 Desember 1911 berdirilah sekolah Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah dan sekolah kiai. Selanjutnya pada tahun 1918, Muhammadiyah mendirikan sebuah pendidikan calon guru yang bernama sekolah Mu’allimin dan Mu’allimat, lalu pada tahun 1920 Muhammadiyah sudah memikirkan persoalan pendidikan yang visioner yaitu bagaimana bisa mendirikan sebuah Perguruan Tinggi (PT). Sekolah tersebut menjadi bagian pengajaran yang berguna untuk membentuk visi awal dalam mendirikan sebuah PT.

“Ikhtiar Muhammadiyah selanjutnya ialah pada tahun 1935–1937 yaitu ketika didirikannya pendidikan bagi calon pemimpin Madrasah, lanjut tahun 1936 dilaksanakan kongres seperempat abad Muhammadiyah di Betawi dengan pembahasan konsep awal Sekolah Tinggi Muhammadiyah (Fakultas Ekonomi dan Teknik). Memasuki tahun 1941, yaitu kongres ke-29 di Yogyakarta dengan pembahasan konsep Sekolah Tinggi Islam (Fakultas Agama). Proses panjang yang telah dijalani Muhammadiyah membuahkan hasil yaitu tepatnya tahun 1955 dan 1957 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) pertama Fakultas Falsafah dan Hukum di Padang Panjang resmi didirikan. Disusul PTM kedua Perguruan Tinggi Pendidikan Guru di Jakarta,” jelas Farid.

Perjalanan panjang itu membuktikan bahwa gerakan Islam yang bernama Muhammadiyah merupakan gerakan yang salah satu fokusnya adalah pendidikan. Mengenai pendidikan yang diusung yaitu pendidikan yang berkemajuan, menurut Abdul Mu’ti salah satu tokoh panutan di Muhammadiyah, bahwa membawa warganya menjadi umat terbaik. Selain itu juga terbuka secara pemikiran maupun gerakan karena keterbukaan merupakan salah satu kunci meraih kemajuan, serta berusaha menjadi lebih baik dengan jalan adaptasi maupun adopsi model pendidikan yang mendorong kepada kemajuan.

Selanjutnya, menurut Farid, ia terinspirasi pada sebuah kutipan yang disampaikan K.H. Ahmad Dahlan, “Jadilah kiai berkemajuan, dan jangan lelah bekerja atau mengabdi untuk Muhammadiyah”. “Maka dari itu, Muhammadiyah dapat menghasilkan lulusan berkemajuan, yakni yang memiliki akhlak mulia, berkepribadian utuh, kreatif, inovatif, imajinatif, unggul, kompetitif, berwawasan budaya daerah, cinta lingkungan dan perdamaian, mampu menjawab kebutuhan zaman dan melakukan transformasi, serta memiliki daya saing global. Hal itulah yang menjadi tugas kita bersama sebagai kader Muhammadiyah,” tutupnya.

Pemateri kedua Adib, memaparkan mengenai pemimpin yang dapat menyelami perubahan. Masa lalu adalah memori, masa sekarang adalah persepsi, dan masa yang akan datang adalah ekspektasi, yang dikutipnya dari seorang ahli filsuf Prancis, Paul Ricoeur.

Menurut Adib, 55% penduduk generasi saat ini memiliki sifat gadget addict, multi-tasking, instant, anti-mainstream, materialistic, hybrid electric, dan lazy. Upaya penanaman kepada anak didik ialah 3 N yang harus menjadi identitas. Nawaitu yang berupa ada tujuan, kehendak, komitmen perjuangan, keimanan, keislaman, dan ketakwaan. Nalar, memiliki akal sehat yang digunakan untuk melihat antara idealitas dan realitas, serta model ijtihad. Nilai, kesadaran akan identitas diri, kehambataan, keislaman, keindonesiaan, lokalitas, dan lain sebagainya. (ctr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-Pimpinan-Wilayah-Muhammadiyah-PWM-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-dan-Protokol-UAD-1.jpg 1333 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-12 10:06:062023-04-12 10:27:58Membumikan Islam Berkemajuan

Gandeng KPAI RI, UAD Gelar Seminar Anti Perundungan

11/04/2023/in Terkini /by Ard

Seminar Anti Perundungan kerja sama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan KPAI Republik Indonesia (Foto: Rizky Alida)

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar Anti Perundungan Anak pada Selasa, 4 April 2023. Bertempat di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD.

Mengusung tema “Peran Mahasiswa dalam Penanggulangan Perundungan Anak”, acara itu menjadi salah satu bentuk nyata dari tindak lanjut nota kerja sama antara UAD dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang telah terlebih dahulu ditandatangani di Ruang Amphitheater Timur Gedung Fakultas Kedokteran UAD. Selain itu, kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kontribusi UAD dalam menanggulangi kasus-kasus maupun tindakan-tindakan terkait perundungan di lingkungan kampus.

Kasus perundungan pada saat pandemi mengalami perkembangan yang signifikan, terlebih di dunia maya. Dalam sambutannya, Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. selaku Kepala Bimawa UAD menuturkan bahwa mahasiswa saat ini perlu berkontribusi dalam merespons maraknya kasus perundungan yang terjadi di masyarakat. “Dahlan Muda semuanya harus memiliki semangat untuk kemudian bisa menanggulangi perbuatan ini,” tuturnya.

Fajri menambahkan bahwa sekarang masih banyak mahasiswa yang kerap mengalami perundungan tetapi sering kali menyimpan cerita tersebut sendiri karena merasa tak mempunyai tempat untuk berbagi. Hal ini cenderung menambah tingkat stres mahasiswa, sehingga kemudian akan berakibat pada terganggunya ketahanan mental. UAD melalui Bimawa menganggap serius fenomena ini dengan menghadirkan solusi berupa Layanan Konselor Sebaya. “Harapannya, itu (Konselor Sebaya) bisa membantu teman-teman untuk membagi keluh-kesah bagi masalah-masalah yang dihadapi,” jelasnya.

Sementara itu, Gatot menyampaikan bahwa kasus ini saat ini bisa dianalogikan sebagai fenomena gunung es. “Kalau ini (red:kasus perundungan) diungkap semua atau sebagian besar dari mereka yang menjadi korban itu siap mengadu, pasti akan menjadi kasus yang luar biasa. Sehingga saya meyakini bahwa persoalan perlindungan anak menjadi persoalan yang sangat penting untuk kita bahas. Apalagi kita sebagai mahasiswa yang konon katanya sebagai agen perubahan yang ke depan ikut menentukan bagaimana bangsa dan negara ini di masa yang akan datang,” jelasnya.

Turut hadir sebagai pembicara, Ai Maryati Solihah, M.Si. selaku Ketua KPAI. “Berangkat dari teori violence, perundungan bisa berubah menjadi dari verbal kepada fisik, dari fisik menjadi psikologis, menjadi seksual, menjadi penelantaran, menjadi ancaman sosial, menjadi gangguan sosial, bahkan konflik sosial,” jelasnya.

Perundungan telah menyasar berbagai lapisan dimensi dengan kompleksitas yang tinggi. Lebih lanjut, perundungan menjadi suatu fenomena di dunia pendidikan yang harus dicegah dan diatasi dengan tanggap. Menurut Ai Maryati, mahasiswa selaku generasi emas harus dapat menemukan dan mengenali masalah-masalah perundungan melalui kasus-kasus yang sering terjadi di masyarakat.

“Generasi emas akan menjadi ujung tombak kepemimpinan, bonus demografi tahun 2045. (Perlindungan anak) penting kita jadikan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara, itu sangat bergantung kepada bagaimana anak-anak Indonesia hari ini harus terlindungi,” tutupnya. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Anti-Perundungan-kerja-sama-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-KPAI-Republik-Indonesia-Foto-Rizky-Alida.jpg 1080 1919 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-11 09:40:272023-04-11 09:40:27Gandeng KPAI RI, UAD Gelar Seminar Anti Perundungan

Perlu Kolaborasi Antardisplin Ilmu Pengetahuan untuk Ikuti LIDM

11/04/2023/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) oleh Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Novita)

Pembina Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Center Bidang Saintek Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Imam Azhari, S.Si., M.Cs. menuturkan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) bersifat interdisipliner atau memerlukan kolaborasi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Inti dari LIDM adalah menyelesaikan masalah. Ia yakin, berbagai permasalahan (dalam konteks pendidikan) tak dapat diselesaikan sendiri.

“Ini harus interdispliner. Memang, LIDM sejatinya diperuntukkan untuk teman-teman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Namun, tidak mungkin topik-topik yang diusulkan diselesaikan oleh FKIP sendiri, pasti melibatkan disiplin ilmu lain. Oleh karena itu, saya mengajak teman-teman mahasiswa agar saling berbagi pengalaman dan keahlian untuk menyelesaikan masalah, memanfaatkan pendidikan dan teknologi untuk menyelesaikan masalah,” terang Imam Azhari pada Sosialisasi LIDM oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) melalui Zoom Meeting (27-3-2023).

LIDM merupakan ajang kompetisi mahasiswa bertalenta di bidang digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan soft skill, literasi teknologi, dan prestasi mahasiswa.

Terdapat 5 macam divisi, yakni Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP), Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP), Video Digital Pendidikan (VDP), Poster Digital Pendidikan (PDP), dan Microteaching Digital Pendidikan (MTDP). MTDP merupakan divisi baru dalam LIDM.

Koordinator LIDM Fariz Setyawan, S.Pd., M.Pd. yang turut hadir dalam acara mengungkap tema LIDM 2023, yaitu “Literasi Digital untuk Menumbuhkembangkan Talenta Pendidikan Nasional Menuju Indonesia Maju dengan Tatanan Kehidupan Baru”. Untuk itu, tim UAD menetapkan 3 topik dan ruang lingkup: ecoliterasi, gender, dan etnografi.

Meski begitu, diperbolehkan untuk mengusulkan topik di luar yang ditentukan. Ada 3 tahapan LIDM, dimulai dari babak seleksi internal perguruan tinggi (PT), babak seleksi nasional, hingga babak final. Untuk seleksi internal, UAD membuka pendaftaran tahap I pada 16–29 Maret lalu, sedangkan tahap II jika dimungkinkan akan dibuka pada 30 Maret–5 April.

“Alhamdulillah, tahun ini UAD menempati klaster 1 sehingga masing-masing divisi memperoleh kuota proposal terbanyak dibandingkan klaster lainnya: 10 ITDP, 10 IPDP, 15 VDP, 20 PDP, dan 20 MTDP. Tim LIDM akan dipimpin oleh Imam Azhari dengan 5 pembina untuk masing-masing divisi, yaitu Lovandri Dwanda Putra, M.Pd. (ITDP), Syariful Fahmi, S.Pd.I., M.Pd. (IPDP), Vani Dias A., S.Sn., M.Sn. (VDP), Arif Ardy Wibowo, S.Sn., M.Sn. (PDP), dan Iis Suwartini, M.Pd. (MTDP),” terang Fariz.

Sementara itu, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD menyampaikan harapan dan apresiasi kepada tim PKM Center atas segala kontribusinya. “Harapan saya, dengan pengalaman yang ada, kita makin paham dengan apa yang diinginkan oleh LIDM serta pola yang dikembangkan sehingga mahasiswa siap. Terima kasih kepada PKM Center yang senantiasa siap dalam membantu kami (kemahasiswaan) untuk selalu meningkatkan prestasi-prestasi di bidang kemahasiswaan.” (nov)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Lomba-Inovasi-Digital-Mahasiswa-oleh-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Novita.jpg 510 1102 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-11 09:06:072023-04-11 09:06:07Perlu Kolaborasi Antardisplin Ilmu Pengetahuan untuk Ikuti LIDM
Page 337 of 769«‹335336337338339›»

TERKINI

  • IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202609/07/2026
  • UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah09/07/2026
  • Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular09/07/2026
  • FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 202609/07/2026
  • Mahasiswa Ilkom UAD Sukses Gelar Dahlan Muda Fashion Week 309/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top