• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Kepatuhan Pasien: Faktor Penting dalam Keberhasilan Terapi

11/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Oleh: Risa Umari Yuli Aliviyanti

Mahasiswa Farmasi Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

 

Menurut laporan WHO, pada tahun 2003, kepatuhan rata-rata pasien pada terapi jangka panjang terhadap penyakit kronis di negara maju hanya sebesar 50%, sedangkan di negara berkembang jumlah tersebut bahkan lebih rendah. Kepatuhan pasien sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi, terutama pada terapi penyakit tidak menular. Seperti diabetes, hipertensi, asma, kanker, gangguan mental, penyakit infeksi HIV/AIDS, dan tuberculosis.

Dari laporan tersebut, dapat diketahui bahwa diagnosa yang tepat, pemilihan serta pemberian obat yang benar dari tenaga kesehatan, ternyata belum cukup untuk menjamin keberhasilan suatu terapi jika tidak diikuti dengan kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat.

Ketidakpatuhan pasien pada terapi penyakit nyatanya dapat memberikan efek negatif yang sangat besar. Sebab, persentase kasus penyakit-penyakit tersebut di seluruh dunia mencapai 54% dari seluruh penyakit pada tahun 2001. Angka ini bahkan diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 65% pada tahun 2020 mendatang.

Di samping itu, ada beberapa hal penting yang mempengaruhi kepatuhan. Di antaranya pasien, faktor terapi, faktor sistem kesehatan, faktor lingkungan, dan faktor sosial ekonomi. Maka tidak hanya pasien, pembenahan dalam sistem kesehatan dan petugas pelayanan kesehatan pun turut mempengaruhi. Selain itu, diperlukan strategi khusus terhadap pasien dengan penyakit tertentu untuk mengembangkan meningkatkan kepatuhan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Selain faktor sistem kesehatan dan petugas pelayanan kesehatan, faktor lingkungan dan keluarga pasien juga berpengaruh dalam menumbuhkan kepatuhan pasien.

Di atas semua faktor itu, diperlukan komitmen yang kuat dan koordinasi yang erat dari seluruh pihak, yakni profesional kesehatan, peneliti, tenaga perencanaan, dan para pembuat keputusan. Secara umum, hal-hal yang perlu dipahami dalam meningkatkan kepatuhan adalah bahwa:

1. pasien memerlukan dukungan, bukan disalahkan,

2. konsekuensi dari ketidakpatuhan terhadap terapi jangka panjang adalah tidak tercapainya tujuan terapi dan meningkatnya biaya pelayanan kesehatan,

3. peningkatan kepatuhan pasien dapat meningkatkan keamanan penggunaan obat,

4. kepatuhan merupakan faktor penentu yang cukup penting dalam mencapai efektivitas suatu sistem kesehatan,

5. memperbaiki kepatuhan dapat merupakan intervensi terbaik dalam penanganan

secara efektif suatu penyakit kronis (jangka panjang),

6. sistem kesehatan harus terus berkembang agar selalu dapat menghadapi berbagai tantangan baru, serta

7. diperlukan pendekatan secara multidisiplin dalam menyelesaikan masalah ketidakpatuhan.

Banyak faktor berhubungan dengan kepatuhan terhadap terapi penyakit kronik (jangka panjang) yang dijalani pasien, yaitu:

  • Faktor pasien

Umur, jenis kelamin, dan suku atau ras berhubungan dengan kepatuhan pasien di beberapa tempat. Pengetahuan mengenai penyakit tuberkulosis dan keyakinan terhadap efikasi obatnya akan mempengaruhi keputusan pasien untuk menyelesaikan terapinya atau tidak.

  • Kompleksitas regimen

Banyaknya obat yang harus diminum, toksisitas, serta efek samping obat dapat menjadi faktor penghambat dalam penyelesaian terapi pasien.

  • Dukungan dari petugas pelayanan kesehatan

Empati dari petugas pelayanan kesehatan memberikan kepuasan yang signifikan pada pasien. Untuk itu, petugas harus memberikan waktu yang cukup untuk memberikan pelayanan kepada setiap pasien.

  • Cara pemberian pelayanan kesehatan

Sistem yang terpadu dari pelayanan kesehatan harus dapat memberikan sistem pelayanan yang mendukung kemauan pasien untuk mematuhi terapinya. Dalam sistem tersebut, harus tersedia petugas kesehatan yang berkompeten melibatkan berbagai multidisiplin, dengan waktu  pelayanan yang fleksibel. Pasien yang dilayani pada klinik dokter keluarga, lebih banyak mengunjungi dokternya dengan tujuan untuk mendapatkan konseling terapi daripada untuk memeriksakan diri karena terserang penyakit yang akut. Masalah biaya pelayanan juga merupakan hambatan yang besar bagi pasien yang mendapat pelayanan rawat jalan dari klinik umum. Hambatan terhadap akses pelayanan juga berhubungan dengan buruknya kontrol metabolik.

Sementara itu, tujuh faktor intra personal penting yang berhubungan dengan kepatuhan meliputi umur, jenis kelamin, penghargaan terhadap diri sendiri, disiplin diri, stres, depresi, dan penyalahgunaan alkohol.

Umur berpengaruh terhadap kepatuhan dalam menerapkan terapi non farmakologi berupa aktivitas fisik. Pada kasus diabetes misalnya, pasien dengan usia muda lebih banyak melakukan terapi fisik sehingga mengeluarkan kalori lebih banyak daripada pasien usia lanjut.

Untuk faktor inter personal, ada hal penting yang harus diperhatikan, yakni faktor kualitas hubungan antara pasien, petugas pelayanan kesehatan, dan dukungan keluarga. Komunikasi yang baik antara pasien dan petugas kesehatan juga sangat memperbaiki kepatuhan pasien.

Sementara itu, faktor lingkungan terdiri atas sistem lingkungan dan situasi dengan risiko tinggi. Perilaku pengaturan pengobatan oleh diri sendiri terjadi dalam lingkungan yang berubah secara rutin. Misalnya dari lingkungan rumah, lingkungan kerja, dan lingkungan masyarakat yang berhubungan, dengan kebutuhan serta prioritas yang berbeda-beda. Setiap ada perubahan lingkaran kegiatan rutin, setiap orang perlu melakukan penyesuaian. Situasi yang menyebabkan terjadinya ketidakpatuhan disebut situasi dengan risiko tinggi. Sebagai contoh, situasi lingkungan yang cenderung membuat pasien diabetes melanggar aturan diet makanannya adalah pada saat liburan karena adanya kegiatan pesta.

Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang saling menguatkan antara pasien, tenaga professional kesehatan, dan keluarga untuk membantu meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat. Rendahnya kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat menjadi salah satu penyebab utama kegagalan pengobatan yang ada selama ini.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-11 01:49:022014-12-11 01:49:02Kepatuhan Pasien: Faktor Penting dalam Keberhasilan Terapi

Mencicipi Makanan Khas 9 Negara di UAD

10/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Para pengunjung yang hadir langsung bergerombol menuju stand makanan yang berjajar menggiurkan di halaman UAD kampus I, (6/12/2014). Sebelum mencicipi, pengunjung harus mengisi daftar hadir dan mengambil kupon yang disediakan panitia. Satu mahasiswa mendapat 3 kupon makan gratis. Kupon yang disediakan pun terbatas.

“Enak rasanya,” begitulah komentar Ayu, mahasiswi Akuntansi setelah mencicipi makanan khas Malaysia, India, dan Ukraina.

 Terhitung, ada sembilan negara−termasuk Indonesia−yang mengikuti acara Festival Kuliner yang diikuti sekitar 200 mahasiswa asing UAD.  Acara yang diadakan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) ini merupakan agenda tahunan. “Kami muter dari kampus ke kampus. Acara ini sudah masuk tahun kelima,” jelas Danang, panitia acara dari KUI.

Makanan yang disediakan bermacam-macam, sesuai khas negaranya. Seperti dari Thailand dengan Tomyam-nya, Vietnam dengan Bapxao, Cha Gio, dan Che Dau, serta Ukraina dengan salad-nya. Para peserta mengaku memasak sendiri makanan tersebut.

Stand makanan juga dihias dengan meriah. Mulai dari bendera, foto, sampai menghadirkan aksesori dari negara masing-masing. Beberapa mahasiswa asing pun menggunakan baju khas. Seperti mahasiswi asal India yang memakai sari, pakaian tradisional India. Selain itu, Anastashia menggunakan vishyvhanka, kemeja khas Ukraina.(mW)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/images/Mencicipi Makanan Khas 9 Negara di UAD.jpg 298 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-10 03:02:142014-12-10 03:02:14Mencicipi Makanan Khas 9 Negara di UAD

Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

10/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Jogja Ekspo Center (JEC) Sabtu 13 Desember 2014.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-10 01:49:132014-12-10 01:49:13Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

The 5th Uad International Day 2014 “Wonderful Indonesia”

10/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

International Day merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) sebagai wadah untuk saling berinteraksi antara mahasiswa asing, mahasiswa lokal, serta civitas akademika UAD. Selain itu, ajang ini juga dijadikan para mahasiswa asing untuk menunjukkan kebudayaan Indonesia yang telah mereka pelajari  sekaligus menampilkan budaya negaranya masing-masing.

Wakil Rektor IV, Prof. Sarbiran, Ph.D., yang membuka acara ini menyebutkan bahwa Internasional Day kelima ini mengambil tema “Wonderful Indonesia” yang juga menjadi branding pariwisata Indonesia 2014. Tema tersebut diambil karena ingin lebih memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia kepada para mahasiswa asing dan juga para pengunjung.

Di akhir sambutannya, Sarbiran memotivasi para mahasiswa asing, “Ayo semua ikuti saya, saya pikir (menunjuk kepala), saya rasa (menunjuk dada), saya bisa (mengangkat tangan).”

Ada beragam program dalam rangkaian agenda International Day. Dimulai sejak (22/11) dengan babak seleksi Lomba Bercerita dalam Bahasa Indonesia, lomba olah raga yang terdiri atas Lomba Futsal, Basket, Tarik Tambang, dan Lari Estafet, serta puncak agenda yaitu Festival Kuliner yang diselenggarakan pada (6/12).

Festival Kuliner terdiri atas berbagai program, yaitu Lomba Memasak Bakmi Jawa, Lomba Asing Star, Final Lomba Bercerita, dan pengumuman pemenang lomba. Serangkaian acara International Day tersebut diikuti oleh semua mahasiswa asing UAD yang berjumlah sekitar 200 orang.

“Festival Kuliner tahun ini diikuti oleh 12 stand kuliner dari 9 negara, yaitu 3 stand Tiongkok, 2 stand Thailand, 1 stand Malaysia, 1 stand Filipina, 1 stand Vietnam, 1 stand Timor Leste, 1 stand India, 1 stand Ukraina, dan 1 stand Indonesia. Setiap stand menyediakan 3 menu makanan atau minuman khas dari negaranya. Para pengunjung dapat menikmati menu makanan tersebut dengan menukarkan kupon yang dibagikan oleh panitia,” terang Ida Puspita, M.A.Res., kepala KUI UAD.

Seperti tahun sebelumnya, makanan yang disajikan habis dalam waktu kurang dari setengah jam. Setelah itu, panitia akan menghitung stand yang mendapat kupon paling banyak sehingga akan mendapat predikat dan hadiah sebagai stand terlaris. Selain itu, bagi stand yang didekorasi dengan apik akan mendapat predikat dan hadiah sebagai stand terkreatif, dan kelompok stand paling kompak akan mendapat predikat dan hadiah sebagai stand terkompak.

Sementara itu, Lomba Memasak Bakmi Jawa diikuti oleh tiga kelompok. Lomba ini menguji mahasiswa asing dalam keahlian memasak serta menginovasikan makanan khas Indonesia. Pemenang akan diambil juara I, II, dan III.

Untuk Lomba Asing Star, para mahasiswa asing menunjukkan kemampuannya dalam menyanyi, menari, teatrikal puisi, dan bela diri. Pertunjukan budaya ini tidak terbatas pada budaya Indonesia saja, tetapi juga budaya dari negara mereka. Dari pertunjukan tersebut akan dipilih penampilan terfavorit, terkreatif, dan terheboh.

Dalam Lomba Bercerita dalam Bahasa Indonesia, para peserta menunjukkan kemampuannya sebagai pencerita dengan membawakan cerita-cerita rakyat asli Indonesia, seperti legenda Candi Prambanan, Keong Mas, ataupun Bawang Merah Bawang Putih. Dari lomba ini juga dipilih juara I, II dan III.

Hadir sebagai Juri yaitu Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Drs. Umarino, M.Hum., Kepala Kantor Urusan Internasional Ida Puspita, M.A.Res., dan pengajar Drama Program Darmasiswa UAD Dinar Setyawan, S.Pd. Acara ini turut dihadiri pula oleh Rektor UAD, para wakil rektor, dekan, kepala program studi, dosen, mahasiswa, serta beberapa mahasiswa asing dari perguruan tinggi lain.(doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/the_5th_uad_international_day_2014_wonderful_indonesia_ukraine_2.jpg 258 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-10 01:19:562014-12-10 01:19:56The 5th Uad International Day 2014 “Wonderful Indonesia”

Gebyar Apresiasi Puisi dan Drama PBSI

10/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

         

Gebyar Apresiasi Puisi dan Drama merupakan wadah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 1 dan 3 untuk menunjukkan bakatnya di bidang seni, khususnya puisi dan drama. Acara yang dimulai pada Sabtu (6/12) di hall kampus II ini dibuka dengan kegiatan bedah buku antologi puisi yang berjudul Sajak Hati Sang Mahasiswa. Antologi ini berisi 188 puisi dari 94 mahasiswa PBSI semester 3 kelas C dan D.

Abdul Wahid B. S. mengatakan, “Jangan berhenti berkarya. Antologi ini adalah awal.” Selain itu, ia juga menantang mahasiswa untuk menulis puisi agar dapat dimuat di media massa.

Sementara itu, Rina Ratih selaku dosen pengampu matakuliah Apresiasi Puisi dan Apresiasi Sastra mengatakan bahwa antologi puisi harus dijadikan karya yang membanggakan untuk setiap mahasiswa.

            Acara kemudian dilanjutkan pada hari Senin (8/12), yakni pementasan drama oleh mahasiswa PBSI semester 1. Drama yang ditampilkan berasal dari cerita rakyat. Malam harinya, mahasiswa semester 3 mengadakan acara apresiasi puisi. Mereka menampilkan berbagai kreativitas dalam menyampaikan puisi. Mulai dari musikalisasi puisi hingga dramatisasi puisi.

            Gebyar Apresiasi Puisi dan Drama akan dilanjutkan pada Senin (15/12) dengan penampilan drama oleh mahasiswa PBSI semester 1 dan kegiatan apresiasi puisi oleh mahasiswa semester 3 pada malam harinya. Kemudian Senin (22/12) acara akan ditutup dengan pementasan drama oleh mahasiswa semester 1. Siapa pun dapat menyaksikan acara ini tanpa dipungut biaya. Datang saja ke hall kampus II pada Senin (6-22/12) pukul 08.00 WIB dan 19.00  WIB.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-10 01:13:432014-12-10 01:13:43Gebyar Apresiasi Puisi dan Drama PBSI

Malam Meriah Economic Expo 2014

10/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Rangkaian acara Economic Expo 2014, Jum’at (28/11), telah memasuki bagian pencarian bakat. Acara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Ahmad Dahlan (BEM FE UAD) ini merupakan salah satu program kerja divisi Sumber Daya Manusia (SDM). Agenda yang juga berisi Lomba Putri Ekonomi, Lomba Futsal, dan Bazar tersebut berlangsung sejak (24-29/11).

            Berbeda dengan tahun lalu yang berlangsung pada pagi hari, kali ini pencarian bakat mahasiswa ekonomi justru dilaksanakan malam hari. Rohandi Yusuf selaku Koordinator Divisi SDM sekaligus ketua panitia penyelenggara Economic Expo 2014 sempat pesimis.

“Ini tahun kedua Economic Expo diadakan. Untuk konsep acara, awalnya panitia ragu menentukan karena jadwal kuliah mahasiswa justru banyak berlangsung pada pagi hari. Namun jika acara berlangsung malam, tidak ada peran dosen yang mengarahkan mahasiswa untuk menyaksikan acara ini. Dikhawatirkan banyak mahasiswa yang sudah pulang ke rumah atau kosnya masing-masing. Di luar dugaan, peserta menyanggupi sehingga diputuskan bahwa acara berlangsung malam hari.”

            Berlangsung dari pukul 18.30-21.00 WIB dan bertempat di ruang auditorium kampus I, acara yang dikhawatirkan akan minim penonton, justru sebaliknya. Semakin malam, semakin banyak mahasiswa yang datang. Sontak, gemuruh suara dan tepuk tangan penonton meramaikan acara tersebut.

“Alhamdulillah acaranya berlangsung meriah. Ini jelas berbeda dengan antusias tahun lalu. Sekarang lebih ramai. Dapat dilihat penonton hampir memenuhi seisi ruangan. Acara meriah tidak terlepas dari peran para peserta yang terdiri atas penyanyi, penari, pemain melodi gitar, stand up comedy, dan pesulap yang tampil sangat memukau,” tambah mahasiswa program studi manajemen ini.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-10 01:13:082014-12-10 01:13:08Malam Meriah Economic Expo 2014

BK UAD Raih Juara 3 Olimpiade Nasional

08/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Program Studi Bimbingan dan Konseling (Prodi BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih juara 3 dalam Olimpiade Bimbingan dan Konseling Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia. Acara yang berlangsung sejak (26−27/11) tersebut diikuti oleh 74 mahasiswa dari 32 perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia.

Prodi BK mengirimkan 8 mahasiswanya, yaitu Astri Komaladewi, Sitti Ummi Novirizka Hasan, Anisa Mawarni, Rahmat Pamuji, Isfi Iswari Nilakandi, Abdan Syakoro Suganti, Iman Rohiman, dan Ulvi Windiardani. Mereka dibimbing langsung oleh Caraka Putra Bahkti dan Ariadi Nugra.

“Delapan mahasiswa yang dipilih tidak hanya mempunyai IPK tinggi, tetapi mempunyai wawasan yang luas dan aktif di organisasi. Sebelum lomba, tim langsung menyusun strategi dan penguatan dalam teknik konseling selama kurang lebih dua minggu,” kata Ariadi.

Olimpiade BK Nasional kali ini dibagi menjadi 2 bagian. Pertama tes tertulis tentang wawasan BK, dilanjutkan dengan tes teknik konseling dalam menangani sebuah kasus.

“Setelah melalui babak penyisihan, Astri Komaladewi berhasil masuk ke semifinal dan mahasiswa yang lain masuk 13 besar mengalahkan puluhan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya,” terang Ariadi.

Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd. selaku Kaprodi BK, saat melepas rombongan di Laboratorium BK kampus II berpesan, “Bukan piala ataupun meraih juara, tetapi lebih pada bagaimana membuktikan kepada dunia bahwa kalian adalah kebanggaan dan mempunyai rasa bangga sebagai konselor, cost we are a fighter. Jadi, berjuanglah sampai kalian berkata, ‘tidak ada yang lagi aku takuti dan kuharapkan kecuali ridho Allah dan kebanggaan orangtua serta almamater’.”

Selain untuk berkompetisi antar-perguruan tinggi, acara ini juga merupakan ajang silahturahmi antara Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN) sebelum Rakernas di Universitas Tadulako Palu pada (5−11/12) mendatang. Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa UNP, UPI, USD, UNY, UHAMKA, UNJ, dan perguruan tinggi lainnya.(Doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/bk_uad_raih_juara_3_olimpiade_nasional.jpg 251 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-08 05:23:152014-12-08 05:23:15BK UAD Raih Juara 3 Olimpiade Nasional

Peringatan Hari AIDS oleh Sahabat Mentari

08/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

                Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada (1/12) lalu, Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIKM) Sahabat Mentari yang berada di bawah naungan Program Studi  Bimbingan Konseling (Prodi BK) UAD dan BKKBN, mengadakan Talk show mengenai anti diskriminasi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Acara ini berlangsung pada Jumat (5/12) di hall kampus II.

Pembicara dalam Talk show tersebut adalah Ewang Sewoko dari BKKBN DIY dan Diyah yang merupakan salah satu aktivis di sebuah LSM peduli ODHA.

“Acara ini sebagai bentuk solidaritas kami kepada teman-teman yang divonis mengidap penyakit AIDS. Saat ini, Yogyakarta termasuk kota dengan jumlah ODHA cukup banyak. Hal ini tentu sangat memprihatinkan,” ujar Nindiya selaku panitia saat ditemui seusai acara.

                Talk show ini merupakan acara puncak dari serangkaian acara untuk memperingati hari AIDS. Sebelumnya, telah diselenggarakan lomba pembuatan sosiodrama dengan tema mencegah, menanggulangi, serta peduli terhada ODHA. Pemenang lomba telah diumumkan. Juara 1 diraih oleh kelas E semestar 3, juara 2 kelas B semester 3, juara 3 kelas C semester 1, dan juara harapan 1 kelas D semester 3.

                Acara tersebut diharapkan dapat menjadi agenda tahunan PIKM Sahabat Mentari dan acara tahun depan depat lebih baik dari tahun ini. “Yang paling penting, jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” pesan Nindiya.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-08 05:19:592014-12-08 05:19:59Peringatan Hari AIDS oleh Sahabat Mentari

Sameya-Ceuma (Thailand): Aktif Berorganisasi dan Tak Suka Jam Karet

06/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

            Makrab anggota baru Kreativitas Kita (Kreskit) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang telah dilaksanakan pada (29-30/11) di Wisma Merbabu, Kaliurang, menyisakan cerita unik. Pada angkatan baru kali ini, Kreskit memiliki anggota  yang berasal dari Thailand. Sameya-Ceuma, namanya. Ketika ditanya mengenai alasannnya mengikuti Kreskit, ia menjawab, “Saya suka menulis.”

Di Kreskit, ia sempat mengalami kesulitan. “Mungkin karena bahasa Indonesia yang sangat berbeda sehingga saya kesulitan untuk mengungkap pikiran saya dalam bentuk tulisan,” ungkap gadis yang memiliki senyum manis ini.

            Selain mengikuti Kreskit, Sameya juga mengikuti Tapak Suci dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). “Saya ingin punya banyak teman. Sekarang banyak yang mengetahui nama saya. Cara membagi waktu tidak sulit kok. Pada malam Senin saya berlatih Tapak Suci di kampus 1, kemudian IMM rapat hari Kamis dan Sabtu, lalu Kreskit di hari Jumat. Kalau kita pandai membagi waktu, pasti semuanya menjadi mudah.”

Sameya sempat merasa kesulitan saat mengikuti kebiasaan mahasiswa Indonesia. Namun di sisi lain, ia mengakui bahwa mahasiswa Indonesia sangat ramah dan suka membantu sehingga hal itu memudahkan dirinya untuk menyesuaikan diri dengan cepat. Saat ini, ia mencoba beradaptasi dengan budaya Indonesia, terutama tentang “jam karet”.

“Nanti jika saya sudah berada di tingkat atas, saya akan menghilangkan budaya jam karet tersebut,” janjinya.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-06 11:05:552014-12-06 11:05:55Sameya-Ceuma (Thailand): Aktif Berorganisasi dan Tak Suka Jam Karet

Melihat Para Peserta Lomba DAI Muda

05/12/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

            Orange Festival yang diadakan untuk memeriahkan Milad UAD ke-54 di buka  pada 1 Desember 2014 di kampus 2. Festifal yang di mulai dengan lomba keagamaan ini akan berakhir bersamaan dengan malam puncak peringatan Milad UAD pada tanggal 19 Desember. “Pada tanggal 1, 2, dan 3 festival ini dimulai dengan lomba-lomba keagamaan, lomba yang pertama yaitu lomba Qiroah, kemudian lomba DAI muda, lalu di tutup oleh lomba kaligrafi.” Ungkap Intan selaku panitia acara ini.

            Intan menjelaskan bahwa terdapat 26 peserta dalam lomba DAI muda dari berbagai fakultas. “Penilaian dalam lomba DAI kali ini yaitu muatan yang disampaikan peserta dan penampilan.” Terangnya.

Nur, mahasiswi Teknik Elektro semester 1, salah satu peserta lomba mengungkapkan bahwa dia mengalami demam panggung dalam menghadapi lomba ini, “Saya gerogi.” Ungkapnya ditemui di tengah-tengah acara.

Sementara itu Maulida, mahasiswi PG PAUD semester 1 mengungkapkan persiapannya sebelum mengikuti lomba ini, ”Saya menghafal teks dengan kata-kata yang saya kuasai, agar di panggung mudah mengembangkannya. Selain itu, saya rajin menghafal dalil-dalilnya, dan saya sering berlatih di depan kaca agar tahu bangaimana penampilan saya.” Diungkapkannya pula bahwa ini bukan pengalaman pertama mengikuti lomba DAI, “Dulu waktu di pondok saya sudah pernah ikut lomba seperti ini tapi rasanya masi gerogi.” Ujar mahasiswi asal Kalimantan tersebut.

Pemenang lomba ini akan diumumkan pada tanggal 19 Desember, bersamaan dengan malam puncak perayaan Milad UAD yang ke-54.  Nur dan Maulida mengungkapkan bahwa, mereka tidak kecewa jika tidak menjadi juara, mereka hanya berharap lomba ini dapat menjadi pengalaman dalam hidup.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-12-05 01:47:582014-12-05 01:47:58Melihat Para Peserta Lomba DAI Muda
Page 599 of 766«‹597598599600601›»

TERKINI

  • UKM Lensa UAD Sukses Gelar Workshop Fotografi dan Optimalisasi AI02/07/2026
  • KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna01/07/2026
  • Lulusan Fisika Harus Adaptif dengan AI01/07/2026
  • PK IMM FTI UAD Gelar Darul Arqam Dasar 202601/07/2026
  • Remote Physics Laboratory, Solusi Praktikum Fisika Jarak Jauh30/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top