Pengukuhan Guru Besar Prof. Drs. Hariyadi, Ph.D.
Sabtu (21/06/14) di Auditorium Kampus 1 jalan Kapas. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) laksanakan Pengukuhan Guru Besar Prof. Drs. Hariyadi, Ph.D. Guru Besar Fisika UAD. Hadir pada kesemptan tersebut civitas UAD, mahasiswa dan tamu undangan.
Dalam pidatonya yang berjudul “Karakteristik Nanomaterial Menggunakan Cahaya Terpolarisasi Untuk Mendukung Pengembangan Nanoteknologi Nasional” Hariyadi menyampaikan bahwa judul di atas dipilih sebagai sebuah rangkuman ‘Perjalan Ilmiah’ yang panjang selama bertahun-tahun. Hal tersebut dilakukannya dalam upaya meningkatkan penguasaan ilmuan melalui riset di berbagai negara maju seperti di Inggris, Finlandia, Jerman, Spayol, Amerika Serikat, dan juga di dalam Negri untuk bidang ilmu fisika dan terapannya.
Lebih lanjut dosen di Program Studi Fisika konsentrasi MELINS (Metrologi-Elektronika-Instrumentasi), FMIPA UAD ini berharap akan dapat membawa keunggulan akademik dalam berbagai dimensi serta martabat bangsa Indonesia.
Sebelumnya pada Jum’at, (09/05/14) Koordinator Kopertis V Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES, DEA menyerahkan surat keputusan pengangkatan Guru Besar atas nama Drs. Hariyadi, Ph.D. Surat keputusan bernomor 39749/A4.3/KP/2014 dan ditandatangani oleh Mendikbud Republik Indonesia menetapkan bahwa Drs. Hariyadi, Ph.D. diangkat sebagai Guru Besar/ Profesor dalam bidang Ilmu Fisika terhitung mulai 1 Maret 2014.
Dengan ditetapkannya Prof. Drs. Hariyadi, Ph.D. kini Universitas Ahmad Dahlan memiliki 18 orang Profesor. Ditengah ketatnya persyaratan administrasi pengajuan jabatan akademik dosen, pengangkatan Prof.Drs. Hariyadi, Ph.D. sebagai Guru Besar diharapkan akan memacu semangat Dosen UAD untuk meraih jabatan fungsional lebih tinggi.

Prof. Hariyadi, Ph. D menuturkan, untuk mendapatkan SK Guru Besar membutuhkan waktu yang cukup lama dan proses yang tidak mudah (berliku-liku dan cukup panjang). “Apalagi bidang yang saya tekuni adalah Fisika Material lebih spesifik pada nanometerial dan nanotechnology. Nano merupakan ukuran benda sepermilyar meter (sangat kecil)” terang Hariyadi, dalam jumpa pers Kamis (19/06/14) di ruang sidang Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Kamis(19/06/14), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan Talkshow untuk Remaja dengan tema “Ada Apa Dengan Cabe-Cabean Di Kalangan Remaja”. Bertempat di Auditorium Kampus I UAD Jalan Kapas 09 Semaki Yogyakarta.
“Pemimpin itu ditinggikan seranting, didahulukan selangkah”
Jumat, /13/62014 SMA Negeri 1 Kesamben Blitar khususnya Jurusan IPA Kelas 11-4 kunjungi FMIPA UAD. Kunjungan yang berlangsung di ruang 104 Kampus 3 UAD dihadiri 50-an siswa, guru dan staff SMA Negeri 1 Kesamben bersama para civitas akademik FMIPA
Setelah beberapa waktu yang lalu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI)Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kedatangan tamu dari Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Universitah Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pada hari Selasa 10 Juni 2014 PBSI UAD kembali kedatangan tamu dari Universitar Wiralodra Indramayu (UWI).
“Bahasa adalah sesuatu yang tidak bisa dipegang, dia bergerak terus.” Tutur Prof. Dr. H. Mochtar Pabottingi, dalam diskusi ilmiah dengan tema “Bahasa dan Pendidikan Karakter” yang diselenggarakan oleh Program Studi Sastra, Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) pada Rabu, 11 Juni 2014, di ruang Sidang lantai 3 Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).