UAD Gandeng 6 Perguruan Tinggi Jepang
Guna Membangun kerja sama dengan institusi-institusi pendidikan di jepang, UAD diwakili oleh Dr. Kasiyarno, M.Hum., Rektor UAD, Dr. Muchlas, MT, Wakil Rektor I, Drs. Muhammad Safar Nasir, M.Si, Wakil Rektor II, Ida Puspita, M.A.Res. Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI), Rosyidah, MPH., Dekan FKM, Drs. Aris Thobirin, M.Si, Dekan FMIPA dan Prof. Imam Robandi sebagai Supervisor, melakukan kunjungan ke Universitas dan Institusi terkemuka di Jepang.
“Kami berkunjung ke 6 Universitas dan Institusi terkemuka di Jepang selama 9 hari dari tanggal 14-22 April 2014 di anatranya Tottori University, TUES (Tottori University of Environmental Studies), NAIST (Nara Institute of Science and Technology), Osaka University, Doshisha University, dan SNJ (Shinjuku Japanse Institute)” terang Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum saat ditemui Rabu (21/05)
Lebih lanjut Kasiyarno, memaparkan, Jepang merupakan Negara Maju, punya teknologi yang canggih, Negara yang peduli terhadap lingkungan, dan Jepang kental dengan budaya membaca. Itu kenapa kami memilih Jepang untuk kerja sama.
Wakil Rektor II Muhammad Safar Nasir, M.Si, menambahkan. Ada 3 point penting yang kami temukan ketika berada di Jepang. Pertama, Universitas di Jepang mempunyai penataan yang bagus, baik dari segi lingkungan, pelayanan, dan unit-unit bisnis. Di sana serba teknologi dan mandiri. Kedua, Bangunan fisik Kampus hemat energi. Ketiga, Jepang teguh memegang erat kebudayaan mereka. Ketiga point tersebut yang ingin kami terapkan di Kampus UAD kelak.
Wakil Rektor I, Dr, Muhlas, MT yang mewakili dari Fakultas Tekhnik Industri mengungkapkan rencana mengirimkan dosennya untuk melanjutkan studi S3 di NAIST dan kerja sama dalam pengembangan robotik.
Selanjutnya, Dekan FKM, Rosyidah, MPH., dan Drs. Aris Thobirin, M.Si, Dekan FMIPA menyampaikan juga berencana kerja sama dengan 5 universitas yakni Tottori University, TUES (Tottori University of Environmental Studies), NAIST (Nara Institute of Science and Technology), Osaka University, serta Doshisha University dalam bentuk joint research, visiting lecturer, doctoral degree, dan student exchange.
Kepala KUI, Ida Puspita, MA. Menambahkan, Dalam waktu dekat ini akan ada kunjungan dan MoU dengan Shinjuku Japanese Institute ke UAD.
”Seluruh kerja sama yang telah direncanakan diharapkan dalam waktu dekat dapat ditindaklanjuti dan segera terealisasi” terang Kasiyarno (MCH)

Rabu (21/05), Pondok Pesantren kunjungi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara berlangsung di Masjid Darussalam Kampus I UAD di Jalan Kapas 09. Semaki. Yogyakarta.
Sabtu (17/05), di Auditorium Kampus I UAD Jalan Kapas No.09, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta Universita Ahmad Dahlan (UAD) adakan acara “Program Pembekalan Kepulangan Mahasiswa Asing” yang selanjutnya disebut sebagai acara perpisahan/pelepasan.
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indeonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta gabungkan tiga organisasi yaitu HMPS PBSI, Teater JAB dan Kreskit dalam malam keakraban (makrab) 3 pilar.
Gending Bahana berduet bersama Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) isi Verity Show di Jogja Galery (12/5). Gending Bahana dengan gamelannya, teater JAB dengan tarinya. Mereka menjadi satu kesatuan dalam sebuah panggung meski berbeda organisasi.
Senin (12/05) Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan launching dan diskusi buku kumpulan cerpen “Kerapan Laut” Karya Mahwi Air Tawar di Hall kampus 2 UAD Jalan Pramuka jam 19.30. Hadir sebagai pemateri Cristopher Allen Wordrich dari Kanada dan Dr Zurmailis (Atropolog dan pengamat sastra).
Jum’at (09/05/2014) di Ruang Sidang Kampus 1 UAD resmi serah terima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang pengangkatan Prof. Hariyadi M.Sc., Ph.D Guru Besar dalam Bidang Ilmu Fisika.
(Selasa, 29 April 2014) 22 Delegasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terdiri dari 9 dosen dan 7 mahasiswa Teknik Informatika, 6 mahasiswa Sistem Informasi dan 8 mahasiswa Ilmu Komunikasi mengikuti Seminar dan kompetisi di UUM. Kegiatan yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Philipina ini merupakan rangkaian dari ICON C COMMET 2014. Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan Conference International dan kompetisi multimedia antar mahasiswa yang diikuti oleh keempat Negara yang dibagi menjadi 2 kategori Short Movie dan Kategori TV Award :