• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Estetika Al-Qur’an sebagai Nutrisi Jiwa

26/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Program Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menghadirkan ceramah tarawih pada Jumat, 6 Maret 2026. Ceramah tersebut disampaikan oleh H. Hendra Darmawan, S.Pd., M.A. dari Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan tema “Estetika Bahasa Al-Qur’an: Menyelami Keindahan Sastra Wahyu sebagai Nutrisi Jiwa.”

Dalam ceramahnya, Hendra Darmawan mengajak jemaah untuk memahami Al-Qur’an tidak hanya sebagai kitab suci yang dibaca, tetapi juga sebagai sumber keindahan bahasa dan nutrisi spiritual bagi jiwa manusia. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki kedalaman makna yang terus terbuka bagi siapa pun yang membacanya dengan kesungguhan. “Al-Qur’an itu seperti mutiara. Jika engkau baca sekali, engkau akan mendapatkan satu makna. Jika engkau baca dua kali atau tiga kali, engkau akan menemukan makna yang baru. Semakin sering dibaca, semakin banyak pemaknaan yang akan kita temukan,” ujarnya, mengutip pandangan Syekh Muhammad Abdullah Darraz.

Ia juga mengutip firman Allah Swt. dalam Surah Fussilat yang menjelaskan bahwa Allah akan terus menunjukkan tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta dan dalam diri manusia. “Allah berfirman, ‘Kami akan perlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu benar.’ Artinya, Allah terus-menerus menunjukkan tanda-tanda kebesaran-Nya, tinggal bagaimana manusia meresponsnya,” jelasnya.

Menurut Hendra, memahami ayat-ayat Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan pendekatan intelektual atau kognitif semata. Diperlukan pula kehalusan rasa dan kedalaman spiritual agar pesan Al-Qur’an benar-benar dapat dihayati. “Dalam memahami ayat-ayat Allah tidak cukup hanya dengan kerangka kognitif ilmiah saja, tetapi juga membutuhkan kehalusan rasa atau azzauq, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penghayatan terhadap Al-Qur’an seharusnya melahirkan sikap reflektif dalam diri seorang muslim. Ketika membaca ayat-ayat Allah, seseorang tidak hanya sekadar memahami teks, tetapi juga merenungkan apakah pesan tersebut telah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Ketika kita membaca Al-Qur’an, kita seharusnya bertanya pada diri sendiri, apakah ayat ini sudah kita amalkan atau belum? Dari situlah muncul kerinduan untuk benar-benar menjalankan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan,” ungkapnya.

Dalam ceramah tersebut, Hendra juga menyinggung kisah sejarah dalam Surah At-Taubah tentang Perang Hunain. Ia menjelaskan bahwa kemenangan umat Islam tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah yang besar, melainkan oleh pertolongan Allah Swt. “Pada saat Perang Hunain jumlah umat Islam sangat besar, tetapi Allah mengingatkan bahwa kemenangan bukan karena jumlah, melainkan karena pertolongan-Nya. Ini menjadi pelajaran penting bahwa kekuatan sejati seorang mukmin terletak pada ketergantungannya kepada Allah,” jelasnya.

Di akhir ceramah, Hendra mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai nutrisi jiwa yang mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, memperkuat keimanan, serta membimbing manusia kembali kepada Allah Swt. “Kita semua menyadari bahwa manusia tidak luput dari dosa dan kekhilafan. Karena itu, bulan Ramadan menjadi momentum untuk kembali kepada Allah, memohon ampunan-Nya, dan memperbaiki diri sebelum datang waktu ketika manusia tidak lagi memiliki kesempatan,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-26 06:12:582026-03-29 06:18:43Estetika Al-Qur’an sebagai Nutrisi Jiwa

Refleksi Teologi Al-Ma’un dalam Kepemimpinan

25/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dinda)

Ceramah tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) digelar di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 12 Maret 2026. Ceramah tersebut disampaikan oleh Ir. H. Azman Latif dengan tema “Kepemimpinan yang Melayani: Refleksi Teologi Al-Ma’un dalam Tata Kelola Keumatan” di hadapan jamaah yang melaksanakan salat Isya dan tarawih berjemaah.

Dalam ceramahnya, ia menyampaikan kisah tentang seorang kiai yang berulang kali mengajarkan Surah Al-Ma’un kepada para santrinya. Pengajian tersebut dilakukan berkali-kali hingga para santri merasa telah hafal dan memahami isi ayat-ayatnya. Namun, sang kiai tetap mengulang pengajian yang sama.

Menurut Azman Latif, pengulangan tersebut memiliki makna mendalam, yaitu menegaskan bahwa mempelajari Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membaca atau memahami tafsirnya, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang namanya ngaji itu tidak hanya membaca atau menafsirkan, tetapi harus diamalkan. Di sekitar kita masih banyak anak yatim dan orang miskin yang harus kita perhatikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kisah tersebut berkaitan dengan semangat dakwah Kiai Ahmad Dahlan yang menekankan bahwa ajaran Islam harus diwujudkan dalam gerakan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Azman Latif juga menegaskan bahwa ajaran Islam tidak hanya berfokus pada ritual ibadah, tetapi juga pada kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai keberagamaan seseorang juga tercermin dari sejauh mana ia mampu memberi manfaat bagi orang lain.

“Orang yang paling baik itu adalah orang yang memiliki daya manfaat yang paling besar bagi orang lain,” tuturnya.

Menutup ceramahnya, Azman Latif mengajak jamaah untuk memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan dengan meningkatkan ibadah sekaligus memperbanyak amal sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia menjadi bagian penting dalam mengamalkan ajaran Islam secara utuh. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-25 13:57:152026-03-28 14:02:41Refleksi Teologi Al-Ma’un dalam Kepemimpinan

Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

24/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi optimalisasi website Desa Dadapayu Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.A.3, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tedy Setiadi, M.T., menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan optimalisasi website desa pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Balai Kalurahan Dadapayu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website desa yang telah tersedia agar dapat menjadi media penyebaran informasi kewilayahan yang lebih efektif, transparan, dan informatif bagi masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pelatihan praktis kepada para perangkat desa terkait strategi penulisan berita desa, serta teknik pengambilan gambar dan editing video sederhana menggunakan telepon genggam. Materi tersebut diberikan secara komprehensif agar perangkat desa mampu menyusun konten berita, dokumentasi kegiatan, serta publikasi informasi desa yang menarik untuk diunggah pada website maupun berbagai media digital desa lainnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, perangkat desa diharapkan dapat tampil lebih percaya diri dalam memanfaatkan website desa sebagai sarana komunikasi dan pelayan informasi kepada masyarakat.

Penanggung jawab pengelolaan website Kalurahan Dadapayu, Ibu Deni, menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dinilai sangat membantu perangkat desa dalam memahami cara mengelola konten informasi digital secara lebih baik dan profesional.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami menjadi lebih paham bagaimana menulis berita kegiatan desa dan membuat dokumentasi yang lebih menarik untuk ditampilkan di website desa,” ujar Ibu Deni. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-optimalisasi-website-Desa-Dadapayu-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 13:40:402026-03-28 13:48:18Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen

24/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan camilan bergizi berbahan dasar lele (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-103 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil budidaya lele yang merupakan komoditas unggulan di Tegalkopen, Wonocatur, Banguntapan. Pelatihan ini menyasar ibu-ibu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang menjadi perwakilan dari enam Pokdarwis pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Balai RW 29 Tegalkopen.

Ketua KKN Unit I.C.2, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda formalitas penyelesaian KKN, tetapi diharapkan mampu mendorong Pokdarwis dalam menciptakan produk lokal khas Tegalkopen.

“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa lele hanya bisa digoreng. Dengan inovasi pengolahan, ibu-ibu Pokdarwis bisa menciptakan produk dengan merek lokal Tegalkopen yang mampu menembus pasar, sekaligus memastikan anak-anak di Tegalkopen mendapatkan asupan protein terbaik untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan menjawab permasalahan para pembudidaya lele di Tegalkopen, seperti cara meningkatkan nilai jual, risiko gagal panen, serta penurunan harga saat panen melimpah. Selain sebagai komoditas unggulan, ikan lele dipilih karena mengandung protein tinggi, harga yang ekonomis, dan efektif mencegah stunting.

Mahasiswa KKN Unit I.C.2 mempraktikkan cara mengolah ikan lele menjadi berbagai produk turunan yang memiliki daya simpan lebih lama yaitu tahu bakso lele dan sempol lele sehat tanpa pengawet. Tahap pengadonan merupakan kunci utama dalam menghasilkan olahan dengan tekstur kenyal dan lembut, serta memastikan bumbu dan gizi ikan tercampur merata sehingga disukai anak-anak.

Antusiasme peserta terlihat dari respon positif dari salah satu perwakilan Pokdarwis yang hadir. Ia mengaku selama ini warga sering kebingungan saat harga lele di tingkat pengepul turun hingga Rp15.000/kg. Melalui pelatihan ini, warga memiliki alternatif untuk mengolah hasil panen sendiri menjadi produk dengan nilai jual dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi.

Acara ditutup dengan sesi mencicipi hasil olahan bersama dan pembagian modul resep digital agar para peserta dapat mempraktikkannya kembali di rumah. Harapannya, kegiatan ini dapat memantik terbentuknya Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru di Tegalkopen berbasis pada komoditas unggulan daerah, sekaligus mendukung terciptanya generasi sehat bebas stunting. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-camilan-bergizi-berbahan-dasar-lele-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 11:19:382026-03-28 13:25:11Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen

Mahasiswa KKN UAD Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Emprit dan Jahe Merah

23/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan penyuluhan pemanfaatan jahe emprit dan jahe merah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 103 Unit B3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar penyuluhan mengenai pemanfaatan, pengolahan, dan manfaat jahe emprit serta jahe merah. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Padukuhan Sorowajan, Jaranan, Banguntapan, Bantul, pada Sabtu, 18 Januari 2026.

Kegiatan ini direalisasikan oleh mahasiswa KKN, yaitu Tasyah Adelia Samang, Dwi Purwanto, M. Hilman Alfiqri, Siti Mamnu’ah, Mohammad Ardya Noor Azmi, Salsabilla Dhita Kirana Subandi, Farih Ibnu Zulfa, dan Sakis Chemamat.

Koordinator Kegiatan sekaligus pemateri penyuluhan, Farih Ibnu Zulfa, menjelaskan bahwa jahe merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

“Jahe mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan minyak atsiri yang memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, serta antimikroba. Dua varietas yang kita kenal, yaitu jahe emprit dan jahe merah, memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Farih, jahe merah mengandung gingerol dan shogaol yang lebih tinggi sehingga memberikan efek farmakologis yang lebih kuat, terutama sebagai anti-inflamasi dan antioksidan. Jahe merah juga kaya akan antosianin yang memberikan warna merah khas dan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Sementara itu, jahe emprit memiliki kandungan minyak atsiri lebih tinggi sehingga lebih cocok untuk stimulan pencernaan dan aromaterapi.

“Jahe emprit lebih cocok untuk konsumsi sehari-hari sebagai minuman atau bumbu masakan, sedangkan jahe merah lebih direkomendasikan untuk keperluan pengobatan, seperti mengatasi nyeri sendi, rematik, atau meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Farih.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UAD, Nur Hidayah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara mengolah jahe menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Kami ingin warga tidak hanya menanam jahe, tetapi juga bisa mengolahnya menjadi serbuk jahe, teh jahe, atau bahkan minyak atsiri yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ungkapnya.

Warga melakukan praktik pembuatan wedang jahe dan serbuk jahe instan yang dapat dikonsumsi sehari-hari ataupun dikembangkan sebagai usaha rumahan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar cara budi daya jahe yang baik serta perbedaan khasiat kedua jenis jahe tersebut.

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, warga semakin sadar akan potensi jahe sebagai tanaman obat keluarga dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesehatan serta perekonomian keluarga,” pungkas Farih. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-penyuluhan-pemanfaatan-jahe-emprit-dan-jahe-merah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-23 12:09:582026-03-28 12:57:57Mahasiswa KKN UAD Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Emprit dan Jahe Merah

KKN Ramah Lingkungan: Mengolah Minyak Jelantah Jadi Lilin Bernilai Ekonomi

23/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan PKK Janti Kidul memanfaatkan limbah minyak menjadi lilin ramah lingkungan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit IV.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan inovasi kreatif dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin ramah lingkungan bersama ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Janti Kidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, di Padukuhan Janti Kidul, Kelurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin pertemuan ibu-ibu PKK setempat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 58 ibu-ibu PKK yang hadir dengan antusias untuk mempelajari cara memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat. Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.PH.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah yang sering kali dibuang secara sembarangan. Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, seperti menyumbat saluran air serta mencemari tanah dan sumber air di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai dampak negatif pembuangan minyak jelantah secara langsung ke lingkungan serta risiko penggunaan minyak goreng secara berulang bagi kesehatan. Secara umum, para ahli gizi dan lembaga seperti BPOM merekomendasikan batas aman penggunaan minyak goreng hanya sekitar dua hingga tiga kali pemakaian.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin ramah lingkungan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, serta praktik langsung.

Mahasiswa mempraktikkan tahapan pembuatan lilin mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pemanasan minyak, pencampuran bahan tambahan seperti stearic acid, pewarna, dan pewangi, hingga proses pencetakan lilin menggunakan wadah yang telah dipasangi sumbu. Para peserta juga diberi kesempatan untuk mencoba membuat lilin secara mandiri dengan pendampingan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit IV.B.2 berharap ibu-ibu PKK Padukuhan Janti Kidul dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah secara lebih bijak sekaligus menjadikannya sebagai peluang usaha rumahan yang berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong terciptanya inovasi sederhana yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Reguler 155 Unit IV.B.2 yang diketuai oleh Fathurrahman Alghozi bersama anggota tim, yaitu Juanda Febriyah, Hana Dwi Anggoro, Dwi Refani Podomi, Paieres Zamra Aprilloka, Aliyyah Putri Kinanti Danar, Friska Dian Elysia, Muhammad Hafizh Ahsanurofiq, dan Ragil Kartika Jati. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-PKK-Janti-Kidul-memanfaatkan-limbah-minyak-menjadi-lilin-ramah-lingkungan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-23 10:19:252026-03-28 12:39:31KKN Ramah Lingkungan: Mengolah Minyak Jelantah Jadi Lilin Bernilai Ekonomi

Refleksi Kemanusiaan dan Kebencanaan dalam Khotbah Idulfitri 1447 H UAD

22/03/2026/in Terkini /by Ard

Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. LPSI UAD)

Rangkaian ibadah salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan pada Jumat, 20 Maret 2026 di Lapangan Sepak Bola Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) diwarnai dengan pesan mendalam mengenai nilai-nilai kemanusiaan.

Bertindak sebagai penceramah atau khatib adalah Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, H. Budi Setiawan, S.T. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan rasa syukur pascabulan Ramadan, sekaligus mengingatkan umat Islam untuk berempati terhadap situasi geopolitik dunia dan rentetan musibah di tanah air.Secara khusus, khatib menyoroti kondisi saudara-saudara sebangsa di Sumatra yang terdampak bencana dan hingga kini masih menempati hunian sementara.

Lebih lanjut, H. Budi Setiawan memaparkan bahwa masalah kemiskinan di era modern bukanlah sekadar problem kesulitan ekonomi yang dapat diselesaikan dengan pemberian santunan semata. Ia menambahkan perlunya gerakan sosial yang menyeluruh dan berlandaskan pada semangat teologi Al-Ma’un.

Gerakan tersebut mencakup pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan lembaga amil zakat, hingga penanggulangan bencana yang terintegrasi. Di samping itu, penceramah juga mengingatkan pentingnya memberikan ruang gerak bagi perempuan di ranah publik serta menjamin perlindungan bagi anak sebagai amanah generasi penerus bangsa.

Terkait isu kebencanaan yang kerap melanda pertiwi, ia berpesan agar umat Islam tidak memandang musibah semata-mata sebagai takdir atau kemarahan Tuhan. Sebaliknya, harus senantiasa ditumbuhkan semangat kritis, tindakan mitigasi yang positif, serta upaya pemenuhan hak-hak dasar bagi para korban bencana.

“Semangat berkemajuan haruslah tetap dalam bingkai kemanusiaan,” tegas H. Budi Setiawan memungkasi pesan khotbahnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salat-Idulfitri-1447-Hijriah-di-Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-LPSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-22 19:31:292026-03-22 19:31:29Refleksi Kemanusiaan dan Kebencanaan dalam Khotbah Idulfitri 1447 H UAD

UAD Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Kampus IV

22/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Salat Idulfitri 1447 H di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. LPSI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar rangkaian acara Takbir Akbar dan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Sepak Bola Kampus IV UAD. Acara yang berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026 ini diawali dengan takbir bersama, dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Idulfitri.

Salat dipimpin oleh Ustaz Aufa Bahaudin Zahid selaku imam. Ia merupakan Musyrif Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) UAD. Setelah pelaksanaan ibadah salat, acara dilanjutkan dengan penyampaian khotbah yang dibawakan oleh H. Budi Setiawan, S.T., selaku Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Terselenggaranya acara besar ini merupakan hasil kolaborasi sinergis dari berbagai pihak. Kepanitiaan dibentuk atas kerja sama Panitia Ramadan di Kampus (RDK) UAD, Takmir Masjid Al-Ikhlas Kampung Kemutuk, dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanan. Kegiatan keagamaan ini juga didukung penuh oleh berbagai lembaga di lingkungan internal kampus, seperti Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Lazismu UAD, Persada UAD, serta pengurus Masjid Islamic Center UAD.

Antusiasme warga telah terlihat sejak pagi hari ketika jemaah mulai berdatangan memenuhi saf-saf yang telah disediakan oleh panitia. Selama jalannya kegiatan, pihak penyelenggara juga secara aktif menjaga ketertiban dengan mengimbau jemaah untuk menonaktifkan alat komunikasi dan senantiasa menjaga kebersihan lapangan hingga seluruh rangkaian ibadah dan khotbah selesai.

Rangkaian salat Idulfitri ini kemudian ditutup dengan selipan doa bersama agar umat Islam senantiasa menjadi insan yang bertakwa, optimistis, serta selamat di dunia maupun akhirat. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salat-Idulfitri-1447-H-di-Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-LPSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-22 19:17:202026-03-22 19:17:20UAD Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Kampus IV

UAD Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H pada 20 Maret di Kampus IV

19/03/2026/in Terkini /by Ard

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengumumkan rencana pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kampus IV UAD. Lokasi yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Tamanan, Banguntapan ini dipersiapkan untuk menampung jamaah dari keluarga besar sivitas akademika maupun masyarakat umum.

Pelaksanaan ibadah ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026 dan menghadirkan H. Budi Setiawan, S.T., selaku Ketua MDMC PP Muhammadiyah, untuk bertindak sebagai Khatib.

Langkah strategis diambil oleh UAD tahun ini dengan mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai dasar penentuan waktu ibadah. Kebijakan tersebut merupakan wujud nyata institusi dalam mendukung keseragaman penanggalan Islam di tingkat internasional.

Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., selaku Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, menjelaskan bahwa penerapan sistem ini adalah bagian dari komitmen UAD terhadap hasil keputusan organisasi Muhammadiyah. Ia menekankan bahwa penggunaan KHGT adalah langkah maju untuk menyatukan waktu ibadah umat Islam secara global melalui pendekatan sains modern.

“Sistem kalender tunggal ini hadir sebagai solusi atas perbedaan penanggalan lokal yang sering kali memicu keraguan tidak perlu di tengah umat,” ungkap Rahmadi.

Ia juga menambahkan bahwa KHGT disusun berdasarkan parameter astronomis yang sangat terukur, sehingga memberikan kepastian hukum yang lebih kuat dibandingkan metode rukyat yang terbatas secara geografis. Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, UAD berharap model penanggalan ini dapat diterima secara luas sebagai sarana pemersatu ummah wāḥidah (umat yang satu).

Persiapan teknis terus dimatangkan melalui koordinasi antara pimpinan universitas, LPSI, dan takmir masjid kampus. Sinergi ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, khusyuk, dan sesuai dengan semangat kemajuan yang diusung oleh universitas. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-19 12:26:392026-03-19 12:26:39UAD Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H pada 20 Maret di Kampus IV

Mahasiswa KKN UAD Edukasi Pemanfaatan TOGA di Dusun Pundak Tegal

19/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi pemanfaatan TOGA di Dusun Pundak Tegal (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.B.3 menggelar edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat Dusun Pundak Tegal, Kalurahan Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo pada Jumat, 20 Februari 2026.

Ketua kelompok KKN Unit III.B.3, Alfian Aziz Ardiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tanaman obat keluarga, “Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal dan memanfaatkan tanaman obat yang mudah ditanam di lingkungan rumah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditujukan kepada kelompok wanita tani (KWT) Dusun Pundak Tegal sebagai bagian dari program kerja bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dengan membagikan empat jenis bibit tanaman obat keluarga kepada warga, yaitu kunyit, jahe merah, brambang dayak, dan temu kunci kepada setiap anggota. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena mudah ditanam di pekarangan rumah serta memiliki banyak manfaat sebagai bahan pengobatan tradisional.

Selain pembagian bibit, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat keluarga secara sederhana. Dilanjutkan dengan praktik langsung pemanfaatan tanaman obat keluarga. Dalam sesi ini, mahasiswa memperagakan cara sederhana mengolah tanaman obat sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan alami untuk beberapa keluhan kesehatan ringan.

Dengan adanya kegiatan edukasi, pembagian bibit, dan praktik pemanfaatan TOGA ini, diharapkan masyarakat Padukuhan Pundak Tegal dapat terus menanam dan memanfaatkan tanaman obat keluarga secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-pemanfaatan-TOGA-di-Dusun-Pundak-Tegal-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-19 12:11:002026-03-19 12:11:00Mahasiswa KKN UAD Edukasi Pemanfaatan TOGA di Dusun Pundak Tegal
Page 4 of 395«‹23456›»

TERKINI

  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026
  • Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak15/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top