• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa UAD Kenalkan Program Studi Teknologi Pangan ke Sekolah

10/07/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gaungkan Teknologi Pangan ke Sekolah (Foto. Zulfa)

Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin gencar memperkenalkan keilmuannya melalui aksi nyata di lapangan. Lewat program “Food Technology Goes to School 2025”, mahasiswa UAD hadir langsung di tengah siswa SMA/SMK untuk mengenalkan dunia teknologi pangan sekaligus mempromosikan prodi kepada calon mahasiswa baru. Kegiatan ini juga menjadi cara efektif untuk membangun citra positif Prodi Teknologi Pangan di kalangan pelajar sejak dini.

Zulfa Firrizki, mahasiswa Teknologi Pangan UAD, menjadi garda terdepan dalam kegiatan ini. Ia mengunjungi tiga sekolah di Tasikmalaya, yaitu SMAN 10 Tasikmalaya, SMK Bina Putera Nusantara, dan SMAN 1 Jatiwaras, dengan semangat memperkenalkan prodi melalui presentasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Siswa pun diajak mengenal lebih dalam tentang ruang lingkup teknologi pangan, contoh produk yang dikembangkan, hingga peluang karier yang menjanjikan di masa depan.

Antusiasme siswa tidak terbendung. Mereka aktif bertanya, penasaran dengan proses pengolahan pangan, dan banyak yang menyatakan berminat melanjutkan studi ke Teknologi Pangan UAD. “Saya merasa sangat senang bisa langsung mengenalkan prodi saya ke adik-adik sekolah. Melihat mereka antusias dan tertarik membuat saya semakin yakin bahwa bidang ini memiliki masa depan cerah,” ujar Zulfa penuh semangat.

Program Studi Teknologi Pangan UAD berharap program “Food Technology Goes to School” bisa terus menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah. Dengan menyasar langsung calon mahasiswa, kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang peduli pada keamanan, kualitas, dan inovasi pangan Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi UAD dalam membangun peran aktif di bidang edukasi dan ketahanan pangan nasional. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gaungkan-Teknologi-Pangan-ke-Sekolah-Foto.-Zulfa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-10 10:42:392025-07-10 10:42:39Mahasiswa UAD Kenalkan Program Studi Teknologi Pangan ke Sekolah

Terapi Kesehatan Mental Menurut Al-Qur’an dan as-Sunnah

10/07/2025/in Feature /by Ard

Kajian Ahad Islamic Center (Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Ustaz Dr. Ruslan Faryadi, A.M., M.S.I. (Foto. Septia)

Jemaah memadati Masjid Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ahad, 6 Juli 2025, dalam rangka Kajian Ahad Pagi bertema “Terapi Kesehatan Mental Menurut Al-Qur’an dan as-Sunnah” yang disampaikan oleh Ustaz Dr. Ruslan Faryadi, A.M., M.S.I., dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Ustaz Ruslan menekankan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesempurnaan hidup manusia yang telah diatur secara rinci dalam Al-Qur’an dan hadis. Ia menjelaskan bahwa kesehatan tidak hanya terbatas pada fisik, tetapi juga mencakup mental dan sosial. “Kesehatan yang sebenarnya adalah keseimbangan antara fisik, mental, dan spiritual. Ketiganya harus dirawat agar hidup menjadi lebih bermakna,” ujarnya.

Melalui pendekatan tadarus ayat-ayat Al-Qur’an yang berisi nilai-nilai psikologis (tadarusul ayat as-psikologiyah), Ustaz Ruslan mengajak jemaah untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam mengatasi kegelisahan, stres, dan gangguan kejiwaan. Ia menyampaikan bahwa penyakit mental bisa menyerang siapa saja, baik karena faktor pribadi, sosial, maupun kurangnya kedekatan dengan Allah.

“Ya Allah, obat itu bukan penyembuh, dokter itu bukan penyembuh, tetapi Yang Maha Memberi Kesembuhan hanyalah Engkau, ya Allah. Aku pasrahkan hidupku sepasrah-pasrahnya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti fenomena meningkatnya gangguan mental di kalangan generasi muda, termasuk Gen Z dan milenial. Data yang dikutip menunjukkan sekitar 15,5 juta masyarakat Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental, dengan 46% di antaranya berasal dari rentang usia 12–27 tahun.

Sebagai solusi, beliau menyampaikan tiga prinsip utama dalam menjaga kesehatan mental menurut perspektif Islam: keseimbangan hidup (wasathiyah), pendidikan spiritual dan akhlak, serta rasa syukur kepada Allah. Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki kualitas ibadah sebagai upaya memperbaiki kualitas hidup. “Perbaiki kualitas ibadahmu, insyaallah Allah akan memperbaiki kualitas hidupmu,” tegasnya.

Kajian Ahad Pagi ditutup dengan doa bersama agar seluruh jemaah diberi kesehatan lahir dan batin serta mampu mengamalkan materi yang telah disampaikan. Jemaah pun tampak antusias dan tersentuh dengan kisah perjuangan narasumber yang baru saja sembuh dari sakit berat, tetapi tetap semangat menyampaikan ilmu demi kebaikan umat. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Ahad-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Ustaz-Dr.-Ruslan-Faryadi-A.M.-M.S.I.-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-10 10:35:382025-07-10 10:35:38Terapi Kesehatan Mental Menurut Al-Qur'an dan as-Sunnah

Teman Sebaya Bukan Cuma Pendengar: Look, Listen, Link

10/07/2025/in Feature /by Ard

Seminar Pengembangan Kesejahteraan Mental Mahasiswa di Era Digital di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ulinuha)

Kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus merupakan hal yang tidak boleh diremehkan. Menanggapi hal ini, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan seminar bertema “Pengembangan Kesejahteraan Mental Mahasiswa di Era Digital” pada Kamis, 5 Juni 2025.

Acara yang dibuka oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi se-DIY. Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Suwirjo, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Dr. Berry Juliandi, M.Si., Plt. Direktur Belmawa Ditjen Dikti.

Melalui pemateriannya, Dr. Berry menyampaikan bahwa masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa kerap dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, tekanan akademik yang meliputi beban tugas, ujian, dan persaingan ketat sering kali menimbulkan stres serta kecemasan. Kedua, proses adaptasi terhadap lingkungan kampus yang baru dapat menyebabkan gangguan psikologis, terutama bagi mahasiswa yang jauh dari keluarga dan dituntut untuk hidup mandiri.

Gangguan kesehatan mental memberikan dampak signifikan. Banyak mahasiswa mengalami penurunan prestasi akibat kesulitan konsentrasi dan motivasi belajar yang menurun. Selain itu, interaksi sosial terganggu karena perasaan cemas, rendah diri, atau depresi. Tak jarang pula rutinitas harian seperti tidur dan makan ikut terpengaruh. Dalam kondisi lebih serius, mahasiswa berisiko melakukan tindakan membahayakan diri, termasuk penyalahgunaan zat, melukai diri, hingga bunuh diri.

Dr. Suwirjo menyampaikan bahwa beberapa upaya deteksi dini menjadi sangat krusial dalam mencegah kondisi yang lebih parah. Strategi yang disarankan mencakup tiga pendekatan: Look, Listen, Link.

Beberapa bentuk intervensi yang dapat dilakukan di antaranya, look (red:perhatikan) amati tanda-tanda seperti gangguan tidur, anhedonia (mati rasa emosional), perubahan perilaku, hingga pikiran tentang kematian. Kemudian listen (red:dengarkan) gunakan kemampuan mendengarkan aktif, tanyakan kebutuhan, dan hadir sebagai teman yang membuat nyaman. Terakhir link (red:hubungkan)a rahkan ke bantuan profesional, penuhi kebutuhan dasar, dan beri akses pada layanan psikologis serta dukungan dari orang terdekat.

Teman sebaya memegang peran penting dalam menjaga kesehatan mental. Dalam interaksi sosial, mahasiswa membutuhkan kelekatan emosional berupa afeksi dan perhatian yang penuh hormat. Mereka juga membutuhkan kenyamanan ketika menghadapi masalah, terutama melalui kehadiran orang-orang yang mau mendengar dan peduli. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Pengembangan-Kesejahteraan-Mental-Mahasiswa-di-Era-Digital-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ulinuha.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-10 10:01:382025-07-10 10:01:38Teman Sebaya Bukan Cuma Pendengar: Look, Listen, Link

Lima Tim UAD Raih Pendanaan PKM 8 Bidang Tahun 2025 dari Kemendiktisaintek RI

10/07/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Jumlah peraih pendanaan PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Kemahasiswaan UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Lima proposal mahasiswa UAD berhasil lolos pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek).

Kelima proposal tersebut tersebar pada tiga bidang PKM, yakni PKM Karsa Cipta (PKM-KC), PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-PM), dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH).

Pada PKM-KC, satu proposal UAD berhasil mendapatkan pendanaan dengan judul “Smartsight: Rancang Bangun Mobilitas Tunanetra Berbentuk Kacamata Menggunakan Kamera dan Sensor Jarak dengan Algoritma YOLOv5”. Inovasi ini menawarkan solusi mobilitas yang cerdas bagi penyandang tunanetra melalui teknologi kacamata canggih berbasis kecerdasan buatan.

Sementara itu, pada bidang PKM-PM, proposal berjudul “MENTARI: Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Megathrust dengan Pendekatan Pentahelix bagi Siswa Sekolah Dasar” juga berhasil meraih pendanaan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana bagi pelajar sekolah dasar dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Lebih lanjut, tiga proposal UAD pada bidang PKM-RSH juga sukses memperoleh pendanaan. Ketiganya mengusung tema riset sosial yang beragam dan relevan, yakni “Eksplorasi Tepo Sliro Masyarakat Multikultural Kota Yogyakarta Berdasarkan Konsep Hamemayu Hayuning Bawana untuk Mewujudkan Sustainable City”, “Eksplorasi Etnomatematika Kipo Kotagede untuk Mendukung Pembelajaran Matematika yang Mindful, Meaningful, dan Joyful”, dan “Zennial Digital Mirror Therapy: Thriving dalam Upaya Mereduksi Mental Load pada Remaja.”

Dengan keberhasilan ini, UAD tidak hanya menunjukkan kualitas kreativitas dan inovasi mahasiswanya, tetapi juga mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat di berbagai bidang. Keberhasilan UAD dalam meraih pendanaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa melalui riset dan pengabdian yang solutif. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Jumlah-peraih-pendanaan-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Kemahasiswaan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-10 09:40:572025-07-12 10:09:06Lima Tim UAD Raih Pendanaan PKM 8 Bidang Tahun 2025 dari Kemendiktisaintek RI

Mahasiswa Pendidikan Biologi UAD Lakukan Praktikum Lapangan Sistematis Hewan di Pantai Sepanjang

09/07/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Zul)

Untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap konsep Sistematis hewan, Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan praktikum lapangan di Pantai Sepanjang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dilaksanakan oleh mahasiswa angkatan 2023.

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Sistematis Hewan yang diampu oleh Hendro Kusumo Eko Prasetyo Moro, S.Si., M.Sc. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa didampingi oleh asisten praktikum, Zul Hamdi Batubara, yang membantu mengarahkan teknis kegiatan serta metode pengumpulan data di lapangan. Mahasiswa ditugaskan melakukan observasi langsung terhadap berbagai spesies hewan avertebrata laut yang ditemukan di pesisir Pantai Sepanjang.

Dengan menerapkan metode line transect, mahasiswa melakukan pengamatan dengan menyusuri garis transek yang telah ditentukan, mencatat, serta mengidentifikasi spesies-spesies yang ditemukan di sepanjang jalur tersebut. Spesimen yang berhasil ditemukan diamati secara langsung dan sebagian diambil untuk dibawa ke laboratorium guna dilakukan proses pengawetan dan analisis lanjutan.

Asisten praktikum, Zul Hamdi Batubara, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengenal secara langsung morfologi luar berbagai spesies, tetapi juga sebagai media belajar untuk memahami hubungan filogenetik atau kekerabatan antarspesies dari berbagai filum. “Mahasiswa diajak untuk tidak hanya mengenali jenis, tetapi juga menghubungkan secara sistematis setiap spesies dan menyusun fenogram sebagai representasi hubungan kekerabatannya,” ujarnya.

Beberapa filum yang menjadi fokus utama pengamatan meliputi Porifera, Cnidaria, Platyhelminthes, Nematoda, Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata, dan superkelas Pisces. Setiap mahasiswa diberi tugas untuk mengklasifikasikan spesies yang ditemukan sesuai dengan filumnya, sekaligus menganalisis tingkat kedekatannya berdasarkan karakter morfologis yang diamati.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengenali keanekaragaman hayati, khususnya avertebrata laut, serta memperkuat keterampilan identifikasi taksonomi yang menjadi dasar dalam studi biologi. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Biologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Zul.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-09 11:07:222025-07-12 10:09:15Mahasiswa Pendidikan Biologi UAD Lakukan Praktikum Lapangan Sistematis Hewan di Pantai Sepanjang

Apa Kabar Kesehatan Mental Mahasiswa?

09/07/2025/in Feature /by Ard

Seminar Pengembangan Kesejahteraan Mental dan Platihan Konseling Sebaya di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ulin)

Kesehatan mental mahasiswa di lingkungan kampus merupakan hal yang tidak boleh diremehkan. Menyadari hal tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berupaya untuk selalu peduli dan membersamai mahasiswanya, salah satunya melalui Seminar Pengembangan Kesejahteraan Mental Mahasiswa di Era Digital dan Pelatihan Konseling Sebaya se-DIY Tahun 2025. Acara ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari DIY pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Ikatan Bimbingan dan Konseling Perguruan Tinggi (ABKIN) sekaligus dosen UAD, yang memaparkan hasil studi tentang berbagai persoalan yang kerap dihadapi mahasiswa di Indonesia.

Dr. Dody mengungkapkan empat isu utama yang paling banyak dialami mahasiswa, yaitu:

  1. Manajemen Waktu: Sebanyak 73% mahasiswa mengalami kesulitan mengatur waktu, terutama mereka yang harus bekerja sambil kuliah atau memiliki gangguan belajar.
  2. Kecemasan dan Depresi: Sebanyak 68% mahasiswa pernah mengalami gangguan kecemasan atau depresi, terutama yang memiliki riwayat trauma masa kecil atau berasal dari kondisi ekonomi tidak stabil.
  3. Ketidakamanan Finansial: Sebanyak 60% mahasiswa merasa sangat cemas terhadap kondisi keuangan keluarganya, yang turut memengaruhi konsentrasi dan prestasi akademik mereka.
  4. Kesulitan Menyesuaikan Diri: Sebanyak 42% mahasiswa merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri atau fit in di lingkungan kampus, terutama mahasiswa baru dari luar daerah.

Dalam paparannya, Dr. Dody juga menyoroti proses adaptasi mahasiswa selama perkuliahan yang tidak jarang menimbulkan gangguan psikologis dan fisik, seperti sakit kepala, gangguan pernapasan, kelelahan, dan bahkan gangguan pencernaan.

Mahasiswa dari luar Pulau Jawa cenderung mengalami culture shock pada tahun pertama kuliah dan memerlukan waktu serta dukungan untuk menyesuaikan diri, baik secara sosial maupun akademik.

Ia mengingatkan bahwa mendengarkan keluhan secara terus-menerus, baik dari diri sendiri maupun orang lain, berdampak negatif terhadap kesehatan mental. Studi menunjukkan bahwa mendengarkan keluhan lebih dari 10 menit dapat meningkatkan hormon stres dan memengaruhi fungsi otak. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki mekanisme coping yang sehat serta akses terhadap layanan konseling kampus. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjaga kondisi mentalnya dengan baik, mengelola emosi dan stres, sehingga menjadi pribadi yang sehat jiwa dan raga. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Pengembangan-Kesejahteraan-Mental-dan-Platihan-Konseling-Sebaya-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ulin.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-09 10:27:262025-07-09 10:27:26Apa Kabar Kesehatan Mental Mahasiswa?

HMPS Teknologi Pangan UAD Raih Pendanaan PPK Ormawa 2025 Lewat Program Smart Farming

09/07/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa HMPS Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Fanni)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukir prestasi melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2025. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang memberikan dukungan pendanaan kepada organisasi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. HMPS Teknologi Pangan UAD berhasil meraih pendanaan untuk mengimplementasikan program bertajuk Smart Farming di Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di bawah bimbingan Ir. Arsyad Cahya Subrata, S.T., M.T., tim yang diketuai oleh Muhammad Fanni menyusun program berbasis potensi dan kebutuhan ril masyarakat desa. Desa Pandowoharjo dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program karena antusiasme masyarakatnya terhadap teknologi pertanian modern serta dukungan visi Pemerintah Kalurahan dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis teknologi.

“Sebagian besar ekonomi masyarakat Pandowoharjo bergerak di bidang pertanian, namun adopsi teknologi smart farming masih belum masif. Dengan diangkatnya topik ini, kami berharap bisa memberikan dampak yang lebih besar kepada masyarakat,” jelas Fanni.

Hasil survei awal tim menunjukkan potensi besar yang dimiliki desa tersebut. Pandowoharjo dikenal sebagai sentra cabai di Sleman, dengan lahan pertanian lebih dari 525 hektare dan lebih dari 100 pembudidaya ikan lele. Namun demikian, sebagian besar masyarakat belum menerapkan teknologi tepat guna dalam aktivitas pertanian. Temuan inilah yang kemudian melandasi desain program Smart Farming yang komprehensif dan aplikatif.

Program Smart Farming HMPS Teknologi Pangan UAD mencakup lima kegiatan utama. Pertama, pembangunan Green Watering and Fertilization Auto System (Grewfast), berupa alat penyiram dan pemupuk otomatis yang dilengkapi sensor lingkungan serta greenhouse mini. Kedua, Fish-Waste Cycle, yakni pemanfaatan limbah amonia dari kotoran ikan lele untuk produksi pupuk organik cair. Ketiga, pengembangan aplikasi PINTAR sebagai pengendali dan pemantau alat-alat berbasis IoT dari jarak jauh. Keempat, diversifikasi produk hasil pertanian menjadi produk olahan seperti chili flakes, abon lele, dan produk turunannya. Terakhir, program branding dan pemasaran produk lokal melalui marketplace serta standardisasi mutu.

“Inovasi teknologi yang kami perkenalkan terintegrasi dalam satu sistem, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga produksi pupuk dari limbah ikan, semua dapat dipantau dan dikendalikan lewat satu aplikasi,” ujar Fanni.

Tim pelaksana berharap masyarakat mampu mengoperasikan dan merawat alat-alat pertanian secara mandiri setelah program selesai. Lebih jauh lagi, mereka ingin masyarakat mampu menciptakan perputaran ekonomi lokal yang dinamis dengan mengembangkan produk olahan berbasis potensi desa. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-HMPS-Teknologi-Pangan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Fanni.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-09 10:10:472025-07-12 10:09:35HMPS Teknologi Pangan UAD Raih Pendanaan PPK Ormawa 2025 Lewat Program Smart Farming

Mahasiswa Farmasi Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Lansia

08/07/2025/in Terkini /by Ard

Skrining Kesehatan Lansia oleh Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. M Faiz)

Mengangkat tema “Penyakit Rentan pada Lansia”, tim sivitas akademika Program Studi S-1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar edukasi serta skrining hipertensi dan diabetes bagi para lansia di Dusun Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Tim ini beranggotakan apt. Andriana Sari, S.Farm., M.Sc., sebagai pembimbing, dan tujuh mahasiswa, yaitu: Vico Alfadly, Tri Wulandari, M. Nu’man Faiz, Adinda Rahmamulia Yusdwianta, Aisyah Nabila Putri, Nabilannisa Azizah, dan Nida Ghiffari Laksana.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Juni 2025, ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi keluarga serta petugas kesehatan dalam mendampingi dan memantau kesehatan pada lansia melalui edukasi pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kepatuhan pengobatan.

Diawali dengan skrining latar belakang masyarakat, setiap lansia yang hadir mendapat kesempatan untuk melakukan pengecekan tekanan darah dan pengukuran gula darah.

Andriana selaku pembimbing mengungkapkan harapan dari program ini. “Dengan adanya program ini, para lansia dapat menumbuhkan kesadaran bahwa mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dapat mengurangi risiko penyakit rentan pada lansia,” ungkapnya.

Pre-test juga diberikan kepada para lansia sebgai gambaran pengetahuan awal mengenai hipertensi dan diabetes, yang dilanjutkan dengan sesi edukasi melalui presentasi interaktif mengenai topik tersebut. Pada akhir presentasi, dibuka sesi tanya jawab sebagai bentuk lain dari pelaksanaan post-test. Setiap lansia diberi leaflet informatif mengenai hipertensi dan diabetes yang diharapkan dapat membantu mereka mengingat kembali informasi yang telah disampaikan.

Vico Alfadly, selaku ketua pelaksana, menyampaikan, “Program promosi kesehatan ini merupakan kegiatan yang positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat, khususnya warga Dusun Dukuh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa farmasi tidak hanya berkontribusi aktif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung sebagai bekal untuk terjun ke lapangan di masa mendatang.” (M.Faiz/Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Skrining-Kesehatan-Lansia-oleh-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-M-Faiz.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:48:462025-07-08 11:48:46Mahasiswa Farmasi Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Lansia

Belajar Langsung di Balik Layar: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Kunjungi TVRI Jogja

08/07/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FSBK UAD Lakukan Kunjungan Media ke TVRI Jogja (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat pengalaman belajar langsung di dunia penyiaran lewat kegiatan Kunjungan Media ke TVRI Jogja pada Selasa, 1 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Public Speaking yang dirancang tak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik lapangan.

Para mahasiswa, didampingi dosen pengampu Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.I.Kom., serta tim dari TVRI, diajak menelusuri tiga studio utama: studio live, studio berita, dan studio talkshow. Selama kunjungan, mereka menyaksikan langsung proses produksi berbagai program siaran, mulai dari pengambilan gambar, penyusunan set, pengaturan lighting, hingga proses penyutradaraan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana kerja tim di balik layar televisi publik, tetapi juga mendapat wawasan baru tentang tantangan dunia penyiaran di tengah transformasi digital. Selain menambah pengetahuan teknis, kunjungan ini mendorong mahasiswa untuk melihat bahwa dunia komunikasi bukan hanya soal berbicara, tetapi juga soal memahami konteks dan teknologi media.

Eka Anisa Sari menyebut bahwa dengan kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, melainkan dapat melihat kondisi dan cara kerja penyiaran secara langsung di lapangan. “Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan ilmu baru dari para praktisi yang berada di TVRI serta memahami dinamisnya perubahan era digital yang mendorong transformasi digital di ranah penyiaran, terutama di TVRI,” imbuhnya.

Kunjungan ke TVRI ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FSBK dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja yang dinamis, khususnya di bidang penyiaran dan public speaking. Lebih dari sekadar pembelajaran lapangan, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FSBK dalam menghadirkan proses belajar yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, dan selaras dengan perkembangan dunia media yang terus bergerak maju. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-FSBK-UAD-Lakukan-Kunjungan-Media-ke-TVRI-Jogja-Dok.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:31:292025-07-08 11:31:29Belajar Langsung di Balik Layar: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Kunjungi TVRI Jogja

KKN Alternatif Koperasi UAD Dorong Keberlanjutan Koperasi dengan Regenerasi

08/07/2025/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif Koperasi Periode 98 Unit 1.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Koperasi merupakan salah satu bentuk organisasi ekonomi yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memungkinkan anggotanya berperan aktif dalam pembangunan ekonomi melalui prinsip gotong royong serta demokrasi ekonomi. Di balik peran strategisnya, koperasi menghadapi tantangan yang cukup serius terkait regenerasi pengurus.

Pengurus koperasi yang sudah lanjut usia dan kurangnya minat generasi muda dalam mengelola koperasi merupakan fenomena yang tidak dapat diabaikan. Kurangnya pengetahuan dan ketertarikan generasi muda terhadap koperasi adalah faktor utamanya. Di era digital saat ini, generasi muda lebih tertarik pada pekerjaan yang dianggap lebih modern atau berbasis teknologi.

Digitalisasi adalah cara penting untuk menarik minat generasi muda terhadap koperasi. Teknologi informasi dapat membantu pengelolaan koperasi menjadi lebih jelas, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Aplikasi digital untuk pelaporan keuangan, komunikasi antaranggota, dan pencatatan transaksi dapat memudahkan pengurus. Digitalisasi juga memungkinkan koperasi untuk memperluas jaringan usaha dan meningkatkan daya saing dalam ekonomi digital saat ini.

Peran pengurus lama sebagai mentor regenerasi kepemimpinan koperasi serta transfer pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai koperasi secara berkelanjutan sangatlah diperlukan. Diperlukan pula peran pemerintah melalui pemberian fasilitas pelatihan bagi calon pengurus muda dan peran lembaga pendidikan yang dapat memperkuat materi koperasi dalam kurikulum. Komunitas masyarakat juga dapat berperan dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi.

Regenerasi pengurus koperasi merupakan kunci utama agar koperasi tetap relevan dan dapat bersaing di tengah dinamika perkembangan ekonomi modern. Pada masa mendatang, koperasi sangat bergantung pada kualitas dan semangat pengurus. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kepengurusan koperasi. Melalui edukasi, digitalisasi, dan dukungan dari berbagai pihak, koperasi akan mampu melewati tantangan regenerasi dan terus berkontribusi positif untuk kemajuan masyarakat. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Koperasi-Periode-98-Unit-1.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:17:342025-07-08 11:17:34KKN Alternatif Koperasi UAD Dorong Keberlanjutan Koperasi dengan Regenerasi
Page 89 of 497«‹8788899091›»

TERKINI

  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDes 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026
  • Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 18/06/2026
  • Tim Prodamat MPAI UAD Gelar Pelatihan Dakwah Visual 18/06/2026
  • Alur Teknis dan Mekanisme Pengisian Portofolio Digital Mahasiswa UAD18/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top