• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

BEM FKM UAD Adakan Seminar Kesehatan Nasional

03/06/2025/in Terkini /by Ard

Sesi Foto Bersama dalam Acara Seminar Kesehatan Nasional BEM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM FKM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar Seminar Kesehatan Nasional 2025 dengan tema “Diabetes? No Worries! Stay Cool & Stay Healthy” di Amphitarium Kampus 4 UAD pada Senin, 19 Mei 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya pencegahan dan penanganan diabetes melalui pola hidup sehat.

Seminar menghadirkan dua narasumber ahli di bidang kesehatan masyarakat, yakni Prof. Dr. Mutalazimah, SKM., M.Kes., dari Universitas Muhammadiyah Surakarta yang membawakan materi seputar pola makan sehat dan gizi seimbang, serta Yoga Lau Sanjung, S.KM., M.KM., seorang konsultan kesehatan masyarakat yang memaparkan pentingnya olahraga dan aktivitas fisik yang menyenangkan.

Pada sambutannya, Ketua Pelaksana David Septian menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara serta apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung hingga seminar tersebut dapat terselenggara.

“Seminar ini kami selenggarakan sebagai wadah berbagi pengetahuan dan menciptakan forum diskusi yang bermanfaat bagi kemajuan bersama. Semoga ilmu yang disampaikan hari ini membawa manfaat nyata bagi kita semua,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Prof. Dr. Mutalazimah, disusul sesi tanya jawab. Selanjutnya, Yoga Lau Sanjung menyampaikan materi kedua yang juga diikuti diskusi aktif. Acara ditutup dengan pemberian sertifikat kepada narasumber dan moderator serta penampilan musik.

Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan orang dari berbagai daerah, seminar ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, namun juga ruang kolaborasi lintas generasi dalam memerangi diabetes sejak dini. Harapannya, semangat hidup sehat yang digaungkan hari ini dapat terus menyebar dan membawa dampak nyata di tengah masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-Foto-Bersama-dalam-Acara-Seminar-Kesehatan-Nasional-BEM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-03 11:44:432025-06-03 11:44:43BEM FKM UAD Adakan Seminar Kesehatan Nasional

Mahasiswa UAD Juara 2 Lomba Desain Nasional

03/06/2025/in Prestasi /by Ard

Rinaldi Muhammad Fauzi, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara 2 Desain Twibbon Nasional 2025 (Foto. Rinaldi)

Rinaldi Muhammad Fauzi, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sukses meraih Juara 2 dalam ajang Desain Twibbon Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Perancis dari Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Lomba desain ini mengusung tema unik dan penuh makna, yakni “Dalam Bayang-Bayang Misteri: Fajar Sebuah Warisan.” Bagi Rinaldi, tema tersebut menjadi pemicu kreativitas dalam menggali sisi misteri budaya yang bertemu dengan harapan baru dari masa depan. “Saya ingin memadukan nuansa misteri dengan sinar harapan,” ujarnya. Rinaldi menyusun desain secara bertahap selama lima hari menggunakan platform Canva.

Ia menjelaskan bahwa setiap elemen dalam desainnya seperti gradasi warna, siluet alam, dan ornamen khas tradisi disusun sedemikian rupa untuk mengajak penikmatnya merenung.

“Saya ingin menyampaikan pesan bahwa misteri bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, tapi dijelajahi. Warisan bukan hanya masa lalu, tapi fondasi masa depan,” jelasnya.

Meski demikian, perjalanan menuju kemenangan tidaklah mudah. Tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menerjemahkan tema abstrak ke dalam karya visual yang estetis dan bermakna, sambil tetap membagi waktu dengan aktivitas akademik. Untuk mengatasinya, Rinaldi membagi proses kerja ke dalam tahapan kecil, melakukan riset visual, serta meminta masukan dari teman-temannya. 

“Prosesnya melelahkan, tapi saya menikmatinya sebagai bagian dari perjalanan kreatif,” imbuhnya.

Rinaldi berharap prestasi ini menjadi batu loncatan untuk terus mendalami dunia desain grafis. Ia berencana memperluas keahlian di bidang desain branding, ilustrasi digital, dan UI/UX design. “Saya ingin karya saya memiliki dampak dan bisa menyampaikan pesan positif kepada banyak orang,” tuturnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rinaldi-Muhammad-Fauzi-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Juara-2-Desain-Twibbon-Nasional-2025-Foto.-Rinaldi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-03 10:32:572025-06-03 10:32:57Mahasiswa UAD Juara 2 Lomba Desain Nasional

Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I Lomba Futsal STPN 2025 Se-DIY

31/05/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa FKM UAD Peraih Juara I Lomba Futsal STPN 2025 Se-DIY (Foto. Salsya)

Bayu Sejaty, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih prestasi Juara I Futsal Piala Ketua STPN 2025 Se-DIY. Lomba tersebut berlangsung pada 17-18 Mei 2025 di Jogokaryan Futsal. Saat ini, Bayu juga tengah mengikuti TUNFC (Telkom University Competition) dilangsungkan pada 22 Mei 2025.

Persiapan yang Bayu lakukan tentu dengan latihan secara rutin dan konsisten serta menjaga pola hidup agar tubuh tetap fit saat pertandingan. Tidak ada hasil yang menghianati usaha, menurutnya konsisten berlatih menjadi salah satu kunci untuk menuju kemenangan.

Tantangan yang dihadapi olehnya justru dijadikan motivasi untuk memenangkan sebuah pertandingan, “Tantangan yang saya hadapi adalah terkait bagaimana potensi team kampus lain yang sangat bagus dari segi permainan dan kekompakan, tetapi tantangan tersebut akan saya jadikan motivasi untuk terus berlatih agar bisa memberikan prestasi pada setiap pertandingan yang saya ikuti,” ujarnya.

Ia berharap kejuaraan yang diraih mampu mengharumkan nama baik Futsal UAD dan kampus. “Terima kasih juga atas dukungan yang diberikan oleh teman-teman futsal UAD, saya harap prestasi yang saya raih dapat mengharumkan nama baik Futsal UAD dan mampu mencetak generasi beprestasi di bidang akademik maupun non-akademik lainnya untuk kampus,” ungkapnya. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-FKM-UAD-Peraih-Juara-I-Lomba-Futsal-STPN-2025-Se-DIY-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-31 10:06:412025-05-31 10:06:41Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I Lomba Futsal STPN 2025 Se-DIY

Prof. Sulistyawati Bahas Penguatan Sistem Kesehatan Melalui Riset

22/05/2025/in Feature /by Ard

Prof. Sulistyawati, S.Si., M.PH., Ph.D., Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Pakar Epidemiologi dan Health System (Foto. Humas UAD)

Prof. Sulistyawati, S.Si., M.PH., Ph.D. resmi dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Epidemiologi dan Health System, pada 17 Mei 2025 di Amphitarium Kampus 4 UAD.

Pidato inaugurasi yang disampaikan berjudul “Strengthening Health System through Research and Knowledge Translation”. Topik ini merupakan refleksi dari keyakinan bahwa sistem kesehatan tidak akan pernah kuat tanpa fondasi ilmu pengetahuan yang kokoh dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam kebijakan, program, dan praktik nyata.

”Riset memiliki peran penting dalam memperkuat sistem kesehatan dengan memastikan intervensi berbasis bukti diterapkan secara efektif untuk meningkatkan layanan kesehatan serta mengidentifikasi kesenjangan dalam kebijakan dan praktik kesehatan yang ada. Salah satunya dengan menggunakan Geographic Information System (GIS). GIS bekerja dengan cara memvisualisasikan serta menganalisis data spasial yang terhubung dengan tren kesehatan atau penyakit,” paparnya.

Ia menambahkan, Knowledge Translation (KT) dalam kesehatan berperan dalam proses mengambil bukti penelitian dan mengubahnya menjadi substansi yang dapat ditindaklanjuti dalam kebijakan, praktik klinis, atau sistem kesehatan. Salah satu aktivitas KT yaitu riset digital penggunaan Sistem Informasi Imunisasi Terpadu (SIMUNDU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

”Hasil riset menunjukan bahwa penggunaan SIMANDU membantu tenaga kesehatan dalam hal efektifitas dan efisiensi kerja yaitu monitoring dan evaluasi yang akhirnya menaikkan cakupan imunisasi,” papar Sulistyawati.

Pada akhir pidato inaugurasi yang disampaikan, Prof. Sulistyawati mengungkapkan harapannya untuk masa depan ” Di masa depan, saya berharap universitas tidak hanya menjadi menara gading, tetapi juga mercusuar harapan—yang mampu menerangi jalan perubahan melalui ilmu yang berguna dan kebijakan yang berkeadilan.” (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Sulistyawati-S.Si_.-M.PH_.-Ph.D.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Pakar-Epidemiologi-dan-Health-System-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-22 12:34:332025-05-22 12:35:02Prof. Sulistyawati Bahas Penguatan Sistem Kesehatan Melalui Riset

Mahasiswa S2 Prodi Kesehatan Masyarakat UAD Raih 3 Penghargaan Nasional

22/05/2025/in Prestasi /by Ard

Isah Fitriani, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat menerima penghargaan DEC (Foto. Isah)

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Tim yang terdiri atas Isah Fitriani dan Tria Nisa Novianti berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Dewata Essay Competition (DEC) 2, yang diselenggarakan oleh Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI) bekerja sama dengan Universitas Dhyana Pura Bali, pada 10-11 Mei 2025.

Dalam kompetisi tersebut, tim UAD berhasil merebut penghargaan best poster, paper favorit, serta medali perunggu untuk subtema kesehatan. Kegiatan ini diwakili secara luring oleh Isah yang juga bertindak sekaligus sebagai ketua. Tria berkontribusi penuh dalam persiapan materi lomba khususnya pada aspek desain grafis, sementara itu Isah berfokus pada karya tulis.

Keduanya mendapat bimbingan langsung dari dosen magister UAD, Lina Handayani, S.KM., M.Kes., Ph.D. Tak hanya itu, persiapan tim juga menyusun karya ilmiah, pembuatan media edukasi, serta pengembangan poster dan video presentasi yang disiapkan setelah dinyatakan lolos pada tahap semifinal. Tim mendapat dukungan pendanaan dari Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

Tim ini mengusung judul “Scabiopoly (Scabies Monopoli): Media Edukasi Pencegahan Scabies di Pondok Pesantren Kota Yogyakarta”. Gagasan ini merupakan pengembangan dari riset sebelumnya yang dilakukan oleh Isah bersama Reno, mahasiswa S1 Kesmas UAD, yang pernah meraih juara 2 dalam 7th Junior Public Health Researcher Competition (JPHRC) pada Kongres Nasional XV dan Forum Ilmiah Tahunan VIII Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Pekanbaru tahun 2022.

Media edukatif Scabiopoly dirancang menyerupai permainan monopoli dengan beberapa komponen seperti event cards, trivia cards, risk zone, kotak pencegahan dan pengobatan, koin, poin kesehatan, dadu, dan pion.

Inovasi ini bertujuan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap internet dan layanan kesehatan, seperti santri di pesantren, masyarakat di daerah 3T, dan kelompok minoritas lainnya. Tim ini menitikberatkan pentingnya edukasi inklusif, sehingga tidak ada kelompok yang tertinggal dalam akses informasi kesehatan.

Dalam kerangka teoretis, tim mengacu pada teori Lawrence Green (1980) yang menyebutkan bahwa perilaku kesehatan dipengaruhi oleh faktor pendukung, penguat, dan pendorong. Pengetahuan yang baik diharapkan mampu membentuk sikap dan perilaku sehat. Hal ini sejalan dengan teori Hendrik L. Bloom, yang menyatakan bahwa lingkungan dan perilaku masing-masing menyumbang 40% dan 20% terhadap status kesehatan individu dan masyarakat.

Maka, riset ini menekankan pada peningkatan pengetahuan untuk bisa memodifikasi lingkungan dan perubahan perilaku santri, agar lebih bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren dengan kepadatan hunian tinggi.

Partisipasi Isah dan Tria dalam kompetisi ini merupakan wujud kontribusi mahasiswa UAD dalam menjawab permasalahan di masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan kreatif. “Berstatus sebagai mahasiswa adalah privilese yang belum tentu bisa dimiliki oleh semua orang, sayang jika hanya ditukar dengan selembar ijazah. Pencapaian di kompetisi sebelumnya termasuk DEC 2 menjadi bukti bahwa kuliah sambil bekerja bukan halangan untuk berprestasi dan tetap lulus tepat waktu,” ungkap Isah yang mengikuti kompetisi ini menjelang masa yudisium, dengan masa studi kurang dari 2 tahun.

Selain membawa pulang penghargaan, pengalaman berpartisipasi dalam DEC 2 juga memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari peningkatan soft skill, kemampuan berpikir kritis, pengelolaan waktu dan finansial, hingga perluasan jejaring akademik. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD mampu berkarya, menciptakan solusi inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat melalui bidang kesehatan masyarakat. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isah-Fitriani-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-saat-menerima-penghargaan-DEC-Foto.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-22 11:42:372025-05-22 17:21:59Mahasiswa S2 Prodi Kesehatan Masyarakat UAD Raih 3 Penghargaan Nasional

IMM FKM UAD Gelar Kajian Terkait Kesetaraan Gender

22/05/2025/in Terkini /by Ard

Kajian Immawati IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FKM UAD)

Muhammadiyah secara tegas mendukung kesetaraan gender, dengan memandang laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam berkiprah dan menggerakkan masyarakat. Tidak ada diskriminasi antara laki-laki dan perempuan, dibuktikan dengan tidak adanya perlakuan atau kebijakan yang memberikan keunggulan atau kerugian kepada salah satu jenis kelamin berdasarkan gender.

Materi tersebut di paparkan oleh Ashraf Nasyif Abdullah, S.M. selaku Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Djazman Al-Kindi Yogyakarta yang menjadi pemateri dalam kajian Immawati terkait kesetaraan gender. Kajian yang diselenggarakan oleh IMM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan tema “Pandangan Muhammadiyah dalam Kesetaraan Gender” berlangsung pada 12 Mei 2025 di Masjid Kampus III UAD.

Irisan topik pertama yang dinilai sangat fundamental berupa pentingnya memahami kajian gender di kalangan mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu sosial. Kemudian juga bertujuan memperluas pemahaman tentang keberagaman dan mempersiapkan mahasiswa menjadi agen perubahan yang inklusif. Selain itu, kajian gender juga membantu mahasiswa memahami peran gender dalam berbagai aspek kehidupan dan mendorong untuk menentang diskriminasi.

Titik temu topik kedua yang tidak kalah konkrit yakni terkait pandangan Muhammadiyah dalam kesetaraan gender. “Bahwa Muhammadiyah dari tahun ke tahun sangat serius dalam memandang kesetaraan gender dengan memberikan hak dan fasilitas yang sama bagi kader-kader Muhammadiyah untuk berproses,” ujarnya.

Latar belakang diadakan kajian ini lantaran keresahan mahasiswa melihat ketimpangan dalam memandang gender dan acap kali disalahartikan oleh sebagian mahasiswa. Oleh karenanya IMM FKM berikhtiar mengadakan kegiatan tersebut guna memberikan pemahaman yang mendalam dan dikemas dalam diskusi yang sederhana perihal gender dan turunannya.

Tindak lanjut dari kajian terkait kesetaraan gender adalah memaksimalkan pemahaman mengenai gender dengan cara memperbanyak literasi dan diskusi mengenai gender serta mempraktikkan ilmu yang didapat. Diharapkan diskusi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai gender dan pandangan Muhammadiyah tentang kesetaraan gender serta dapat mengaktualisasikan di lingkup mahasiswa. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Immawati-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-22 11:04:332025-05-22 11:04:33IMM FKM UAD Gelar Kajian Terkait Kesetaraan Gender

Jejak yang Tak Pernah Padam: Penghormatan untuk Wisudawan Anumerta

21/05/2025/in Terkini /by Ard

Keluarga Wisudawan Anumerta Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode III Tahun Akademik 2024/2025 menjadi ajang penghormatan tak hanya untuk para lulusan yang hadir secara langsung, tetapi juga untuk mereka yang telah lebih dahulu berpulang. Dua nama disebut penuh rasa haru dan hormat sebagai Wisudawan Anumerta, Anggi Septya Anggreini, S.K.M. dan Bahran Taib, M.Psi.

Meski tak lagi hadir secara fisik, jejak perjuangan mereka menjadi cahaya yang tetap menyala, menjadi saksi bahwa dedikasi dalam dunia pendidikan adalah bentuk keberanian dan cinta yang tak lekang oleh waktu. “Semangat perjuangan mereka menjadi cerminan karakter tangguh yang tertanam dalam diri mahasiswa UAD,” ujar Rektor UAD saat menyampaikan sambutan.

Anggi: Cahaya dari Wonogiri yang Tak Pernah Redup

Anggi Septya Anggreini lahir di Wonogiri, 23 September 2002. Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat ini dikenal sebagai pribadi hangat, tekun, dan peduli terhadap sesama. Ia lulus pada 24 Februari 2025 dengan predikat cumlaude dan IPK 3,61. Namun, sebelum sempat menapakkan kaki di panggung wisuda, Anggi dipanggil pulang oleh Sang Khalik karena sakit yang dideritanya. Dalam prosesi wisuda, Bapak Sunoko, ayahanda Anggi, dengan langkah penuh haru, maju ke depan mewakili putrinya menerima ijazah dari rektor. Tepuk tangan panjang dan penuh hormat mengiringi momen tersebut.

Bahran: Pendidik Sejati, Pejuang Hingga Akhir

Bahran Taib, lahir di Samo, 21 Mei 1978, adalah sosok pendidik sejati. Semasa hidupnya, beliau menjabat sebagai Kaprodi Pendidikan Guru PAUD di Universitas Khairun, Maluku Utara. Tak hanya aktif dalam dunia akademik, beliau juga mengabdi sebagai Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Maluku Utara, menjadikan hidupnya sarat dengan nilai pengabdian. Bahran berpulang sebelum sempat merayakan kelulusannya di jenjang Magister Psikologi Sains. Dalam momen wisuda, Fairuz, putra kedua beliau, tampil mewakili ayahnya untuk menerima ijazah secara simbolis dari rektor. Dengan mata yang menahan haru, Fairuz berdiri di atas panggung, membawa nama sang ayah yang telah mewariskan semangat belajar dan dedikasi kepada bangsa. Bahran meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, sebuah keluarga yang kini mewarisi semangat perjuangannya dalam menebar ilmu dan kebajikan.

Warisan Semangat yang Abadi

Penghargaan anumerta ini menjadi bentuk penghormatan UAD terhadap perjuangan para mahasiswa yang telah menempuh perjalanan akademik dengan sepenuh hati. Bagi universitas, gelar akademik yang diserahkan kepada keluarga bukan hanya formalitas, tetapi pengakuan bahwa semangat belajar adalah warisan yang tak pernah padam. Anggi dan Bahran telah menginspirasi banyak orang melalui ketekunan dan nilai-nilai kehidupan yang mereka bawa. Meski raganya telah tiada, nama dan semangat mereka akan terus hidup, dalam ingatan, dalam doa, dan dalam jejak para penerusnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Wisudawan-Anumerta-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-21 10:14:582025-05-21 10:14:58Jejak yang Tak Pernah Padam: Penghormatan untuk Wisudawan Anumerta

UAD Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Dorong Penguatan Riset dan Hilirisasi

17/05/2025/in Terkini /by Ard

 

Tiga Guru Besar Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan guru besar pada Sabtu, 17 Mei 2025, di Ruang Amphitarium, Gedung Utama Kampus IV UAD.

Tiga dosen yang dikukuhkan dalam acara tersebut adalah Prof. Dr. Julan Hernadi, M.Si. dalam bidang Matematika Komputasi, Prof. Dr. Rina Ratih Sri Sudaryani, M.Hum. dalam bidang Sastra dan Gender, dan Prof. Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D. dalam bidang Epidemiologi dan Health system.

Dalam sambutannya, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar di UAD kini mencapai 52 orang, dengan empat dosen lainnya sedang menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

“Kami terus menjalankan program pendampingan guru besar. Dari sepuluh dosen yang didampingi, semuanya sudah didaftarkan dan terus kami kawal,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas karya dan kontribusi para guru besar yang baru dikukuhkan. Prof. Rina dinilai berhasil menghadirkan kajian sastra reformasi yang kuat dalam isu keadilan perempuan, sementara Prof. Julan diharapkan dapat memperkuat pengembangan kecerdasan buatan (AI) melalui kepakarannya di bidang komputasi. Adapun Prof. Sulistyawati dianggap memiliki peran strategis dalam mendorong sistem kesehatan terpadu berbasis riset.

Lebih lanjut, Muchlas menegaskan pentingnya peran guru besar dalam menjaga marwah institusi dan Muhammadiyah, serta mendorong hilirisasi riset. “Kemendikti Saintek telah mencanangkan ‘kampus berdampak’. Maka guru besar diharapkan berperan aktif agar UAD menjadi kampus yang memberi dampak, bukan terdampak,” tegasnya.

Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Kepala LLDikti Wilayah V juga turut memberikan apresiasi. Ia menyebut bahwa ketiga guru besar yang dikukuhkan memiliki kapasitas luar biasa dan menjadi bukti bahwa gender tidak menjadi hambatan untuk berprestasi.

Selain itu, ia menargetkan percepatan peningkatan jenjang jabatan akademik dosen, khususnya bagi dosen Asisten Ahli dan tenaga pengajar di lingkungan UAD. “Kami harap tahun ini bisa diselesaikan, agar tahun depan prosesnya lebih lancar dan efisien,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LLDikti juga memberikan apresiasi atas capaian UAD yang telah memperoleh akreditasi internasional AQAS untuk enam program studi. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-Guru-Besar-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-17 11:46:142025-05-17 13:01:29UAD Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Dorong Penguatan Riset dan Hilirisasi

UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Suasana Kuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik 1 nasional pada Top Education School Rankings 2025: Leading Universities in Teacher Training and Academic Studies versi The World University Ranking, kembali membuka program beasiswa penerimaan mahasiswa baru. Program ini merupakan kesempatan emas bagi para calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik, non-akademik, atau hafalan al-Qur’an, untuk melanjutkan studi dengan bebas biaya kuliah atau mendapatkan potongan biaya kuliah selama 8 semester.

Program beasiswa UAD tidak hanya berfokus pada nilai akademik semata, tetapi juga memperhatikan prestasi kejuaraan, bakat khusus, hingga kemampuan hafalan al-Qur’an. Calon mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa sesuai jalur yang dipilih.

Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD menyampaikan, ada berbagai beasiswa yang bisa didapat calon mahasiswa baru.

“Beasiswa yang tersedia di UAD di antaranya beasiswa akademik, ditujukan bagi siswa berprestasi akademik dan mendapatkan rekomendasi dari sekolah. Kemudian ada beasiswa prestasi, memberikan potongan biaya iuran pengembangan institusi (IPI) dan SPP pokok kepada siswa dengan prestasi di bidang non-akademik,” jelasnya.

Selanjutnya juga ada beasiswa program misi (BPM), beasiswa yang diberikan langsung oleh UAD kepada calon mahasiswa baru yang lolos seleksi. Lalu ada beasiswa talenta unggul, diperuntukkan bagi siswa yang memiliki bakat dan prestasi luar biasa di bidang tertentu.

Kemudian ada beasiswa dokter, yang diperuntukkan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. Program beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah hingga jenjang profesi dokter. Kemudian ada beasiswa prodigium Fisika, beasiswa khusus bagi siswa dengan minat dan bakat di bidang Fisika, bekerja sama dengan PT Adi Multi Kalibrasi (AMK).

“Terakhir ada beasiswa KIP Kuliah, beasiswa dari pemerintah untuk siswa yang memenuhi kriteria ekonomi dan akademik tertentu,” kata Wahyu.

Sementara Dr. Caraka Putra Bakti, M.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) mengungkapkan, setiap tahun jumlah beasiswa dan penerima beasiswa di UAD selalu meningkat.

“Beasiswa yang diberikan UAD ada yang on going, potongan biaya kuliah, dan juga untuk mahasiswa baru. Setiap tahun ada kenaikan untuk jumlah dan penerimanya,” ungkap Caraka.

Kuota dan program studi yang ditawarkan dalam program beasiswa ini terbatas. Oleh karenanya, pendaftar hanya dapat memilih jurusan sesuai dengan yang telah ditentukan.

Program beasiswa ini menjadi wujud komitmen UAD yang juga merupakan PTS terbaik 1 dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Khususnya bagi mereka yang berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Suasana-Kuliah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 15:22:072025-05-15 15:22:07UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

Webinar Edukasi dan Pencegahan Kekerasan Seksual

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., Dosen FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Salsya)

Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S. Si., M.P.H. dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi pemateri dalam webinar mengenai edukasi dan pencegahan kekerasan seksual dengan tema “Speak Up! Saatnya Kampus Bebas Takut dan Kekerasan Seksual” yang dilaksanakan daring 7 Mei 2025.

Ia memaparkan materi terkait kekerasan berbasis gender online (KBGO). KBGO adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang dilakukan atau difasilitasi oleh teknologi digital atau internet. Sedangkan kekerasan berbasis gender (KBG) dilakukan tanpa teknologi yang bisa terjadi secara langsung di lokasi kejadian.  Tindakan ini bertujuan untuk melecehkan, menghina, atau merugikan korban berdasarkan gender atau seksualitas.

 “KBGO atau KBG bisa terjadi di mana saja, salah satunya perguruan tinggi. Sehingga kita harus aware terhadap kasus pelecehan,” ujarnya.

Tiga lokasi yang paling banyak terjadi pelecehan seksual menurut 46.349 responden terjadi di jalanan umum (33%), di dalam transportasi umum termasuk halte (19%), dan di sekolah atau kampus (15%).

KBG di perguruan tinggi bisa saja berbentuk kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan sosial ekonomi, kekerasan psikis atau mental, dan kekerasan verbal. Pelaku dan kobran atas tindakan KBG bisa saja dosen, karyawan, dan mahasiswa.

“Menurut data, fenomena gunung es kekerasan seksual terjadi di kampus-kampus di Yogyakarta. Terdapat 163 kasus mahasiswa yang mengalami, mendengar, dan melihat kekerasan seksual yang terjadi 19 universitas di DIY. Diperlukan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi yang solutif,” katanya

“Upaya yang sudah kami lakukan dan masih berjalan hingga saat ini adalah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Satgas PPKS UAD menangani kasus KBG atau KBGO, memberikan pendidikan, pelatihan, dan layanan informasi bagi korban dan saksi atas kasus KBG atau pelecehan seksual sehingga mampu menurunkan kejadian kekerasan seksual di perguruan tinggi,” ungkapnya. (salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Dr.-Tri-Wahyuni-Sukesi-S.Si_.-M.P.H.-Dosen-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 14:35:212025-05-15 14:35:21Webinar Edukasi dan Pencegahan Kekerasan Seksual
Page 3 of 12‹12345›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top