• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

19/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.2 sukses menggelar pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Balai Desa Sumberasri, Dusun Gebang Kandel, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis, 3 September 2026. Program ini diinisiasi sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga agar bernilai guna.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Ketua KKN Unit II.B.2, Naufal. Dalam sambutannya, Naufal menekankan pentingnya kreativitas dalam melihat potensi dari barang yang kerap dianggap sebagai limbah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui bahwa minyak jelantah tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna,” ujar Naufal.

Usai sesi sambutan, mahasiswa memberikan pemaparan mengenai dampak buruk pembuangan minyak jelantah secara sembarangan terhadap lingkungan serta pentingnya pengelolaan yang tepat.

Kegiatan berlanjut ke sesi inti, yakni demonstrasi dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Proses diawali dengan penyaringan minyak jelantah untuk membuang sisa kotoran, lalu dicampur dengan bahan pendukung, pewangi, dan pemasangan sumbu pada wadah cetak. Warga yang hadir tampak antusias menyimak setiap tahapan yang dijelaskan secara interaktif oleh mahasiswa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit II.B.2 berharap warga Dusun Gebang Kandel dapat meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif mandiri dari pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-minyak-jelantah-menjadi-lilin-aromaterapi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 16:50:492026-09-19 16:56:39Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pasang papan denah di dusun blok solo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan inovasi untuk memudahkan mobilitas serta akses informasi warga maupun pendatang. Melalui program kerja tematik, mahasiswa merealisasikan pembuatan dan pemasangan papan denah wilayah di Dusun Blok Solo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketersediaan media informasi visual yang jelas mengenai kondisi geografis dusun. Papan denah tersebut dirancang secara informatif dengan memuat berbagai detail penting, mulai dari gambaran wilayah, batas-batas dusun, jalan utama, hingga fasilitas umum dan titik lokasi penting lainnya di Dusun Blok Solo.

Pengerjaan program ini melibatkan beberapa tahapan sistematis, mulai dari koordinasi bersama perangkat desa, survei dan pendataan wilayah, pengumpulan data tata ruang, perancangan desain, proses pencetakan, hingga tahap akhir berupa pemasangan papan denah di lokasi strategis yang telah disepakati bersama perangkat desa.

Evi Sofia, selaku perwakilan anggota kelompok mahasiswa KKN, menjelaskan bahwa pemasangan papan denah ini bertujuan untuk membantu masyarakat luar atau pendatang agar lebih mudah mengenali lingkungan sekitar Dusun Blok Solo.

“Kami berharap papan denah wilayah ini dapat menjadi media informasi yang mudah dilihat, sehingga tidak hanya mempermudah warga atau pendatang dalam mengetahui letak fasilitas penting dan batas dusun, tetapi juga membantu meningkatkan keteraturan informasi wilayah Dusun Blok Solo secara berkelanjutan,” ujar Evi Sofia.

Melalui pemasangan papan denah ini, mahasiswa KKN UAD berharap keteraturan informasi wilayah dapat semakin meningkat serta mendukung pembangunan infrastruktur informasi dusun secara optimal. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pasang-papan-denah-di-dusun-blok-solo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 16:46:212026-09-19 16:46:21Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo

KKN UAD Kembangkan Olahan Singkong Menjadi Getuk Puspita Daleman

19/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Unievrsitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan olahan singkong menjadi getuk puspita daleman (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.D.3 menggelar pelatihan pengolahan singkong menjadi produk pangan inovatif bertajuk “Getuk Puspita Daleman” bersama ibu-ibu PKK Dusun Daleman RT 3 RW 22. Kegiatan yang berlangsung pada 2 September 2026 di Posko KKN UAD, rumah Dukuh Daleman, tersebut diikuti sekitar 15 peserta.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi bernilai jual. Singkong dipilih karena menjadi salah satu hasil pertanian yang cukup banyak ditemukan di Dusun Daleman. Selama ini, singkong umumnya dijual dalam bentuk bahan mentah kepada pengulak atau diolah secara sederhana untuk konsumsi sehari-hari.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit V.D.3 mengembangkan singkong menjadi olahan getuk yang diberi nama Getuk Puspita Daleman. Kegiatan diawali dengan pengenalan potensi singkong sebagai bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pengolahan yang meliputi persiapan bahan, pengukusan, penghalusan, pencampuran bahan, hingga pembentukan dan penyajian getuk.

Dalam praktik tersebut, ibu-ibu PKK terlibat langsung dalam setiap tahapan pengolahan. Selain proses produksi, mahasiswa KKN UAD juga mengenalkan teknik pengemasan dan pelabelan agar produk memiliki tampilan yang lebih menarik serta identitas yang jelas. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman mengolah singkong, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai pengembangan produk pangan lokal.

Salah satu peserta, Ibu Farida, mengaku mendapatkan inspirasi baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, singkong dapat diolah menjadi beragam produk dengan bentuk dan cita rasa yang berbeda.

“Pelatihan ini sangat menarik dan menginspirasi untuk membuat olahan singkong lainnya. Jadi, singkong tidak hanya digoreng, tetapi bisa dibuat dengan rasa, bentuk, dan penampilan yang berbeda,” ujar Ibu Farida.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta bersama mahasiswa KKN UAD berhasil menghasilkan Getuk Puspita Daleman yang kemudian dinikmati bersama dan dibawa pulang oleh sebagian peserta untuk keluarga. Mahasiswa KKN UAD berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga potensi singkong di Dusun Daleman memiliki nilai tambah dan dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Unievrsitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-olahan-singkong-menjadi-getuk-puspita-daleman-Foto.-KKN-UAD.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:42:232026-09-19 09:42:23KKN UAD Kembangkan Olahan Singkong Menjadi Getuk Puspita Daleman

Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Peta Wilayah untuk Permudah Informasi Publik di Banaran Lor

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan peta wilayah untuk permudah informasi publik di Banaran Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit II.B.2 menghadirkan Peta Wilayah Padukuhan Banaran Lor, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peta tersebut disahkan pada Kamis, 10 September 2026 dan menjadi salah satu program kerja mahasiswa untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai wilayah administratif dan sejumlah lokasi penting di Padukuhan Banaran Lor.

Program tersebut dilaksanakan karena sebelumnya belum tersedia peta wilayah yang dapat menjadi media informasi bagi masyarakat. Peta dirancang untuk membantu warga, pendatang, maupun pihak terkait dalam mengenali batas wilayah sekaligus menemukan berbagai fasilitas publik dan lokasi kediaman pengurus wilayah.

Tim KKN UAD Unit II.B.2 yang terdiri atas Agy Najma Cahyani, Najmina Nurul Azkiya, Andreansyah Dion Adi R, Najwa Athiyya Nareswari, Khusnan Nadhori, Reina Dian Nabilla Saputri, Dian Yusria, Naro Aufnuha Ikhsan, dan Rania Mufida Yahya melaksanakan program tersebut bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fatma Nuraisyah. Pelaksanaannya juga melibatkan Kepala Padukuhan Banaran Lor, Ns. Andhi Priharmanto, S.Kep., pengurus RT/RW, serta masyarakat setempat.

Dalam peta tersebut, mahasiswa mencantumkan batas wilayah Padukuhan Banaran Lor serta sejumlah titik penting, seperti sarana ibadah dan lokasi kediaman pengurus wilayah. Beberapa titik yang ditampilkan meliputi Masjid Al-Muttaqin serta kediaman Ketua RW 11 dan RW 12, serta Ketua RT 21, RT 22, RT 23, dan RT 24. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pendatang dalam memperoleh informasi kewilayahan dan mengakses pelayanan dari pengurus setempat.

Ketua KKN UAD Unit II.B.2, Agy Najma Cahyani, menjelaskan, “Pembuatan Peta Dukuh Banaran Lor merupakan bentuk kontribusi kami dalam membantu masyarakat menyediakan informasi mengenai wilayah dan batas-batas dukuh. Kami berharap peta ini dapat menjadi media informasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pihak terkait,” ujar Agy.

Setelah proses perancangan selesai, mahasiswa melakukan validasi data bersama perangkat padukuhan untuk menyesuaikan informasi yang tercantum dengan kondisi wilayah. Peta selanjutnya disahkan oleh Kepala Padukuhan Banaran Lor sebelum dipasang di samping Masjid Al-Muttaqin. Lokasi tersebut dipilih karena berada di titik yang mudah terlihat dan sering dilalui masyarakat maupun pengunjung dari luar padukuhan.

Kepala Padukuhan Banaran Lor, Ns. Andhi Priharmanto, S.Kep., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKN UAD Periode 159 di wilayahnya. Ia menilai kehadiran mahasiswa mendapat dukungan dari masyarakat selama pelaksanaan program. “Alhamdulillah, kami menerima dengan baik kegiatan KKN UAD Periode 159 dan warga juga mendukung kegiatan yang ada di Banaran Lor. Untuk seluruh anggota KKN, kesannya baik, ramah, sopan, santun, serta menjunjung tinggi nilai akhlak dan budi mulia,” ungkap Andhi.

Menurut Andhi, keberadaan mahasiswa KKN juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan. Ia berharap mahasiswa dapat membawa pengalaman selama berada di Banaran Lor sebagai pembelajaran untuk kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Agy berharap Peta Wilayah Padukuhan Banaran Lor dapat terus dimanfaatkan setelah program KKN berakhir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perangkat padukuhan, pengurus RT/RW, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan serta informasi selama proses pembuatan peta. Semoga hasil dari program kerja ini dapat terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Dukuh Banaran Lor,” tuturnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit II.B.2 tidak hanya menghadirkan media informasi kewilayahan, tetapi juga mendorong dokumentasi wilayah yang lebih terstruktur.  (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-hadirkan-peta-wilayah-untuk-permudah-informasi-publik-di-Banaran-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:34:182026-09-19 09:34:18Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Peta Wilayah untuk Permudah Informasi Publik di Banaran Lor

KKN UAD Buat Inovasi Program Administrasi di Padukuhan Candi Wetan

19/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat inovasi program administrasi di Padukuhan Candi Wetan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.B.2 melaksanakan sejumlah program penataan administrasi di Padukuhan Candi Wetan, Kalurahan Karangwuluh, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Program tersebut meliputi pembuatan papan penanda rumah perangkat dusun, peta administrasi wilayah, dan pengembangan situs web resmi padukuhan.

Ketiga program tersebut adalah bentuk paling dasar dari transparansi dan tata kelola, sesuatu yang selama ini kerap dianggap urusan kota besar, padahal justru sama pentingnya, bahkan mungkin lebih mendesak, di tingkat dusun. Ketiga program ini menjadi fokus utama pengabdian KKN VII.B.2 selama berada di Padukuhan Candi Wetan.

Papan penanda arah rumah perangkat dusun sangat penting diketahui oleh warga baru, tamu, atau bahkan petugas dari luar dusun yang perlu berurusan dengan RT maupun kepala dukuh. Ketiadaan penanda semacam ini dapat membuang waktu mereka ketika mencari alamat. Persoalan ini justru sering tidak disadari oleh warga lama karena mereka sudah hafal tata letak dusun.

Program tersebut disusun berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN Unit VII.B.2 terhadap kebutuhan informasi dan aksesibilitas wilayah bagi masyarakat, termasuk warga dari luar Padukuhan Candi Wetan.

Peta administrasi bukan sekadar gambar batas wilayah di atas kertas, melainkan alat bantu perencanaan yang nyata mengenai batas satu RT dengan RT lain, keberadaan fasilitas umum, hingga bagaimana pola permukiman warga tersebar. Tanpa peta yang jelas dan terpasang di tempat yang mudah dilihat, banyak keputusan sehari-hari seperti pembagian bantuan sosial hingga perencanaan jalan berjalan berdasarkan ingatan dan kebiasaan, bukan data yang bisa diverifikasi.

Memasang peta administrasi di ruang publik dusun adalah langkah kecil untuk membiasakan warga dan perangkat bekerja dengan acuan yang sama, dan menjadi salah satu program kerja unggulan KKN Unit VII.B.2 di Candi Wetan.

Program lainnya berupa pengembangan situs web resmi Padukuhan Candi Wetan. Situs tersebut dirancang sebagai media informasi digital yang memuat profil padukuhan, pemerintahan, statistik, kegiatan, dan potensi wilayah. Dengan adanya situs web, warga setempat, peneliti, maupun calon investor yang tertarik dengan potensi desa dapat mengakses informasi profil, pemerintahan, statistik, hingga potensi dusun kapan saja tanpa harus datang langsung atau menghubungi perangkat dusun satu per satu.

Pembangunan desa tidak selalu harus berupa proyek fisik besar seperti jalan atau jembatan. Kadang, yang paling dibutuhkan justru hal-hal yang bersifat administratif dan informatif, yang membuat sebuah wilayah lebih mudah dipahami, baik oleh warganya sendiri maupun oleh dunia luar.

Ketika sebuah dusun memiliki penanda yang jelas, peta yang terbuka untuk publik, dan kehadiran digital yang bisa diakses siapa saja, dusun tersebut sesungguhnya sedang membangun fondasi kepercayaan, fondasi yang jauh lebih tahan lama dibanding sekadar bangunan fisik. Inilah kontribusi nyata yang ingin diberikan oleh KKN Unit VII.B.2 bagi Padukuhan Candi Wetan.

Keberlanjutan program menjadi tanggung jawab perangkat dusun setelah masa KKN berakhir. Papan penanda perlu dirawat agar tidak lapuk, peta perlu diperbarui seiring perubahan wilayah, dan situs web perlu terus dikelola dan diperbarui dengan informasi terbaru oleh perangkat dusun. Namun setidaknya, melalui program kerja KKN Unit VII.B.2, Candi Wetan telah mengambil langkah awal yang penting yaitu mengubah informasi yang dulunya hanya ada di kepala warga, menjadi sesuatu yang tercatat, terpampang, dan dapat diakses oleh siapa saja. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-inovasi-program-administrasi-di-Padukuhan-Candi-Wetan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:20:492026-09-30 11:00:01KKN UAD Buat Inovasi Program Administrasi di Padukuhan Candi Wetan

KKN UAD Manfaatkan Daun Kering untuk Pupuk Kompos

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-159 Unit V.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar daun kering bersama masyarakat RW 10 Guyangan Lor, Gunungkidul. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, di rumah Dukuh Guyangan Lor.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan pemanfaatan limbah organik yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat. Daun kering yang selama ini kerap dianggap sebagai sampah dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus membantu mengurangi limbah organik.

Salah satu anggota KKN UAD Unit V.A.1, Helsania Ganesa, menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan meliputi pengertian pupuk kompos, manfaat kompos, serta tahapan pembuatan kompos berbahan dasar daun kering. Penyampaian materi dilanjutkan dengan praktik agar masyarakat dapat memahami proses pengolahan secara langsung.

Masyarakat mengikuti setiap tahapan pembuatan kompos dan berdiskusi mengenai pemanfaatannya untuk tanaman di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal pengelolaan limbah organik menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ketua KKN UAD Unit V.A.1, Andika Yoga Putra Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan daun kering yang ada di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain mengurangi limbah, pupuk kompos yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian dan perawatan tanaman,” ujar Yoga.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga aktif mengikuti penyampaian materi, praktik pembuatan kompos, serta diskusi bersama mahasiswa KKN mengenai proses pengolahan dan pemanfaatan pupuk kompos.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Unit V.A.1 berharap pengetahuan mengenai pembuatan pupuk kompos dapat terus diterapkan masyarakat. Pemanfaatan daun kering diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber daya yang mendukung kegiatan pertanian dan perawatan tanaman di Guyangan Lor.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-manfaat-kompos-dari-limbah-daun-kering-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:13:542026-09-19 09:13:54KKN UAD Manfaatkan Daun Kering untuk Pupuk Kompos

KKN UAD Inisiasi Penghijauan melalui Penanaman Pohon di Soka

18/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi penghijauan melalui penanaman pohon di Soka (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.C.I Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program penanaman pohon sirsak dan nangka di Dusun Soka, Desa Mertelu, pada 5 September 2026. Kegiatan ini diikuti mahasiswa KKN bersama warga setempat sebagai upaya penghijauan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bibit tanaman yang digunakan merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Bantuan tersebut diperoleh melalui koordinasi mahasiswa dengan instansi terkait sebelum pelaksanaan kegiatan.

Ketua KKN Reguler 159 Unit V.C.I, Haryo Wibisono, menjelaskan bahwa program penanaman pohon dilatarbelakangi kondisi lingkungan Dusun Soka yang membutuhkan upaya penghijauan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari rencana kerja kelompok dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami memilih sirsak dan nangka karena kedua tanaman ini cocok dengan kondisi tanah di Soka dan memiliki nilai ekonomis yang bisa dimanfaatkan warga di kemudian hari,” jelasnya.

Sebelum kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN melakukan survei lokasi, mendata lahan warga yang bersedia menjadi lokasi penanaman, serta mengajukan permohonan bantuan bibit kepada DLHK. Setelah bibit diterima, mahasiswa bersama warga menentukan titik penanaman yang tersebar di pekarangan rumah warga dan lahan kosong milik dusun.

Dukuh Soka, Samta, turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program penanaman pohon seperti ini sangat bermanfaat bagi warga Dusun Soka, terutama untuk menjaga ketersediaan air tanah dan mencegah erosi di wilayah kami. Semoga bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan bermanfaat untuk generasi selanjutnya,” tuturnya.

Warga turut berpartisipasi dalam proses penggalian lubang tanam, penanaman bibit, hingga penyiraman. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Dusun Soka melalui kerja sama dan gotong royong.

“Kami berharap pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat secara berkelanjutan oleh warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kelestarian lingkungan maupun tambahan penghasilan dari hasil panen buahnya,” tandas Haryo.

Melalui program penanaman pohon sirsak dan nangka ini, mahasiswa KKN Reguler 159 Unit V.C.I berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Dusun Soka, Desa Mertelu, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pelestarian lingkungan. Program ini juga diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-penghijauan-melalui-penanaman-pohon-di-Soka-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:49:202026-09-30 10:59:56KKN UAD Inisiasi Penghijauan melalui Penanaman Pohon di Soka

KKN UAD Buat Inovasi Penataan Identitas Alamat Rumah di Padukuhan Glaheng, Kulon Progo

18/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat inovasi penataan identitas alamat rumah di Padukuhan Glaheng, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-159 Unit VI.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program “Penempelan Nomor Rumah bagi Masyarakat Padukuhan Glaheng, Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo” pada Minggu, 10 September 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa yang berangkat dari kebutuhan sederhana di lingkungan masyarakat, tetapi memiliki keterkaitan dengan aspek penataan wilayah dan kemudahan identifikasi alamat.

Identitas rumah merupakan bagian penting dari sistem alamat yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi titik tujuan dalam berbagai aktivitas, mulai dari kunjungan masyarakat, pengiriman barang, pendataan warga, hingga akses terhadap pelayanan tertentu. Ketika identitas rumah tidak terlihat secara jelas, proses menemukan alamat dapat menjadi kurang efisien, terutama bagi pihak yang belum mengenal kondisi lingkungan Padukuhan Glaheng.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa KKN Unit VI.D.2 dalam menyusun program penempelan nomor rumah. Program tidak diarahkan semata-mata untuk memasang tanda pada bagian depan rumah, tetapi juga sebagai langkah sederhana untuk mendukung keteraturan identitas alamat di tingkat lingkungan. Penomoran yang jelas dapat menjadi penanda fisik yang membantu menghubungkan data alamat dengan lokasi rumah secara lebih mudah.

Sebelum pelaksanaan, mahasiswa melakukan koordinasi dan pendataan rumah yang menjadi sasaran program. Tahap ini diperlukan agar pemasangan tidak dilakukan secara sembarangan dan setiap nomor dapat disesuaikan dengan data yang telah tersedia. Pendataan juga menjadi bagian penting karena ketepatan nomor merupakan hal utama dalam program ini. Nomor yang salah atau tidak sesuai justru dapat menimbulkan kebingungan baru bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan informasi alamat.

Setelah proses pendataan, mahasiswa melakukan penempelan nomor secara langsung pada rumah masyarakat. Posisi pemasangan dipilih dengan mempertimbangkan keterlihatan dari arah jalan serta kondisi bagian depan rumah. Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya berfokus pada jumlah rumah yang dapat diselesaikan, tetapi juga memastikan nomor terpasang dengan baik sehingga dapat berfungsi sebagai identitas yang mudah dikenali.

Pelaksanaan program dilakukan dengan mendatangi rumah masyarakat secara langsung. Pola tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan warga dan memahami kondisi lingkungan secara lebih dekat. Interaksi di lapangan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN karena program yang dirancang mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan kondisi nyata masyarakat, bukan hanya berdasarkan perencanaan di atas kertas.

Kegiatan penempelan nomor rumah menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan di masyarakat tidak selalu membutuhkan program dengan skala besar. Hal yang sederhana dapat memiliki fungsi praktis apabila dirancang berdasarkan kebutuhan yang nyata. Dalam konteks Padukuhan Glaheng, keberadaan nomor rumah yang mudah terlihat dapat membantu mengurangi ketergantungan pada petunjuk lisan ketika seseorang mencari alamat tertentu.

Manfaat tersebut menjadi semakin relevan dalam aktivitas yang membutuhkan ketepatan lokasi. Pengantar barang, tamu, maupun pihak lain yang datang ke wilayah Padukuhan Glaheng dapat menggunakan nomor rumah sebagai salah satu petunjuk untuk menentukan lokasi yang dituju. Dengan demikian, nomor rumah berfungsi sebagai informasi visual yang melengkapi informasi alamat yang sudah dimiliki masyarakat.

Di sisi lain, penempelan nomor rumah juga memperlihatkan bahwa penataan lingkungan dapat dimulai dari elemen yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Identitas rumah yang seragam dan mudah ditemukan dapat membentuk keteraturan visual di lingkungan. Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh terpasangnya nomor, melainkan juga oleh keberlanjutan penggunaannya dan kesesuaian nomor tersebut dengan sistem alamat yang berlaku di wilayah setempat.

Karena itu, mahasiswa KKN memandang bahwa program ini tidak berhenti pada kegiatan pemasangan. Nomor rumah yang telah diberikan perlu dijaga agar tetap terpasang dan terbaca. Masyarakat juga memiliki peran dalam mempertahankan identitas tersebut apabila terjadi perubahan kondisi rumah, renovasi, atau keadaan lain yang menyebabkan nomor perlu dipindahkan. Keberlanjutan sederhana semacam ini menjadi faktor yang menentukan apakah hasil program dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Bagi mahasiswa, pelaksanaan program juga memberikan pengalaman mengenai pentingnya ketelitian dalam menjalankan kegiatan berbasis masyarakat. Kesalahan kecil dalam pendataan maupun pemasangan dapat berdampak langsung pada fungsi program. Oleh karena itu, kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memikirkan bagaimana sebuah program dapat dilaksanakan, tetapi juga mempertimbangkan ketepatan proses, penerimaan masyarakat, dan manfaat setelah program selesai.

Program penempelan nomor rumah juga menjadi bentuk keterlibatan mahasiswa dalam membantu kebutuhan administratif dan sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Meskipun mahasiswa KKN hanya berada dalam periode tertentu, program yang dirancang diharapkan dapat meninggalkan manfaat yang dapat digunakan setelah masa KKN berakhir. Hal tersebut sejalan dengan prinsip pengabdian yang tidak hanya menekankan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat.

Pelaksanaan program di Padukuhan Glaheng menjadi salah satu pengalaman bagi Unit VI.D.2 untuk melihat secara langsung bahwa kebutuhan masyarakat dapat ditemukan melalui pengamatan terhadap persoalan sehari-hari. Permasalahan yang terlihat sederhana sering kali berkaitan dengan kebutuhan yang lebih luas, termasuk keteraturan lingkungan, kemudahan akses informasi, dan efektivitas aktivitas masyarakat. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-inovasi-penataan-identitas-alamat-rumah-di-Padukuhan-Glaheng-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:39:592026-09-18 09:39:59KKN UAD Buat Inovasi Penataan Identitas Alamat Rumah di Padukuhan Glaheng, Kulon Progo

KKN UAD Berdayakan Masyarakat Dukuh Jangkaran melalui Pertanian dan Lingkungan

18/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan masyarakat Dukuh Jangkaran melalui pertanian dan lingkungan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit VI.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Dukuh Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Potensi, Kebersamaan, dan Kepedulian Lingkungan”, kegiatan tersebut mencakup bidang pertanian, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan.

Salah satu program yang dilaksanakan ialah pelatihan pembuatan alat penyebar pupuk sederhana bagi petani. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan komponen alat, fungsi setiap bagian, proses perakitan, hingga cara penggunaannya. Pelatihan tidak hanya memberikan alternatif alat bantu pertanian, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan alat sederhana yang dapat menjadi alternatif bagi petani dalam kegiatan pemupukan. Selain mengenalkan cara penggunaannya, kami juga memberikan pemahaman mengenai proses perakitan agar masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan di lapangan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Selain bidang pertanian, mahasiswa KKN turut menginisiasi pembuatan dan pemasangan plang edukasi mengenai waktu penguraian sampah. Media tersebut memuat informasi mengenai berbagai jenis sampah yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari beserta perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk terurai. Informasi disajikan secara sederhana dan visual agar mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk anak-anak.

“Plang edukasi ini kami buat sebagai media informasi yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat mengingatkan warga mengenai jenis sampah dan lamanya proses penguraian sehingga kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ketua Unit KKN Reguler 159 Unit VI.B.1 menyampaikan bahwa berbagai program tersebut dirancang dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat. “Kami berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui pertanian, kepedulian lingkungan, dan kegiatan sosial, kami berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan program KKN tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Dukuh Jangkaran. Bagi mahasiswa, keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan menjadi pengalaman untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa KKN Reguler 159 Unit VI.B.1 yang terlibat dalam kegiatan tersebut ialah Cattlya Zahwa Aulia Salsabila, Eka Daya Chakti, Annisa Nur Taqiyah, Riska Dwi Ferlina, Fidya Raihana Salsabila, Dina Afriyanti, Ariva Agta Sadibra, dan Firmana Yusuf Wijaya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berdayakan-masyarakat-Dukuh-Jangkaran-melalui-pertanian-dan-lingkungan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:33:532026-09-18 09:33:53KKN UAD Berdayakan Masyarakat Dukuh Jangkaran melalui Pertanian dan Lingkungan

Tim MeRAMU HMTP UAD Kembangkan Potensi Talas melalui Program TALENTA di Tridadi

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Tim MeRAMU HMTP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan potensi talas melalui program TALENTA di Tridadi (Foto. Tim MeRAMU UAD)

Tim MeRAMU Dahlan Muda 2026 Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HMTP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan potensi komoditas talas di Padukuhan Kebonagung, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program bertajuk TALENTA (Talas Lokal Bernilai Tambah) tersebut dilaksanakan pada 10 Agustus hingga 10 September 2026 dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Program TALENTA dilatarbelakangi oleh potensi talas unggul yang cukup besar di Kalurahan Tridadi. Komoditas tersebut memiliki produksi sekitar 2-3 ton per tahun, tetapi pemanfaatannya masih didominasi penjualan dalam bentuk segar atau olahan sederhana. Melalui program ini, mahasiswa berupaya mendorong diversifikasi talas menjadi produk pangan bernilai tambah sekaligus memperkuat kapasitas kewirausahaan masyarakat.

Ketua Tim MeRAMU Dahlan Muda HMTP UAD 2026, Triamanda Fauzia Rahmawati, mengatakan bahwa program tersebut dirancang berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat. “Melalui program TALENTA, kami ingin berkolaborasi dengan masyarakat, mulai dari petani, PKK, KWT, hingga Karang Taruna, untuk mengembangkan potensi talas menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Pelaksanaan TALENTA dilakukan melalui beberapa program yang saling terintegrasi. Talas Lokal Andalan: Sentra Teknologi Inovasi Kewirausahaan Agribisnis (TALASTIKA) berfokus pada pelatihan pengolahan talas segar menjadi tepung talas. Selanjutnya, Versatile Edible and Superior Talas Assets (VESTA) mengembangkan tepung talas menjadi produk olahan, seperti beras analog TalaRise dan nugget talas Talas Crispy Bites. Dalam proses pengolahan, mahasiswa juga memperkenalkan teknologi pengeringan Solar Dome untuk mendukung kualitas bahan baku.

Selain pengembangan produk, mahasiswa memberikan pelatihan (Pratama Integrated Marketing and Enterprises (PRIME) yang mencakup branding, pemasaran digital, pengemasan, dan manajemen keuangan usaha. Program tersebut dilengkapi dengan pendampingan LEGALITAS untuk membantu masyarakat memahami pengurusan legalitas usaha dan produk, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), perizinan produk, pendaftaran merek, dan sertifikasi halal.

Triamanda berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti selama pelaksanaan program saja, tetapi dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat. Keberhasilan program bukan hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana program dapat diterima, dimanfaatkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Program TALENTA turut melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kalurahan Tridadi, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Majelis Pemberdayaan Masyarakat, Lembaga Pengembangan UMKM PWM DIY, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY, TokoMU, Dinas Koperasi UMKM DIY, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Sleman, PT Adi Multi Teknologi, LAZISMU UAD, PT BPR Madani Sejahtera Abadi, dan Ahmad Dahlan Halal Center (ADHC).

Melalui kolaborasi tersebut, MeRAMU Dahlan Muda HMTP UAD 2026 diharapkan dapat mendorong pemanfaatan talas secara lebih optimal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Pendampingan juga dijadwalkan berlanjut melalui tahap monitoring pada 11 September hingga 10 Oktober 2026 untuk melihat keberlanjutan produksi dan kemandirian kelompok sasaran. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-HMTP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-potensi-talas-melalui-program-TALENTA-di-Tridadi-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:26:582026-09-18 09:26:58Tim MeRAMU HMTP UAD Kembangkan Potensi Talas melalui Program TALENTA di Tridadi
Page 2 of 107‹1234›»

TERKINI

  • UAD Beri Penghargaan bagi Lulusan Terbaik Apoteker Angkatan 5001/10/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Inisiasi Program SENADA di MAN 2 Sleman01/10/2026
  • Pelatihan Pembuatan NIB Dorong Legalitas dan Pengembangan UMKM Miedes di Srihardono01/10/2026
  • Deru Mesin Kemanusiaan: Saat Komunitas Motor UAD dan LazisMu UAD Antar 100 Tangki Air ke Pelosok Gunungkidul01/10/2026
  • Berbagai Program KKN UAD Perkuat Kebersamaan Warga Jangkang Kidul30/09/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top