• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Upaya Mahasiswa UAD dalam Pemberdayaan dan Perubahan Perilaku Kesehatan Masyarakat

20/01/2022/in Terkini /by Ard

Diseminasi hasil kegiatan lapangan mahasiswa peminatan promosi kesehatan dan ilmu perilaku FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Catur)

“Keuntungan mengikuti pengabdian salah satunya bisa membantu masyarakat, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, pengalaman yang luar biasa, implementasi mata kuliah (rekognisi KKN), dan mendapat apresiasi dari universitas,” kata Iis.

Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu mempunyai nama lengkap Iis Suwartini, S.Pd., M.Pd. Ia hadir sebagai narasumber dalam acara Diseminasi Hasil Kegiatan Lapangan Mahasiswa Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, dengan mengambil tema “Peran Mahasiswa Promosi Kesehatan dalam Pemberdayaan dan Perubahan Perilaku Kesehatan Masyarakat” yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD. Kegiatan ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk dapat mengasah kemampuan komunikasi, sekaligus menjadi tahap terakhir dari praktikum untuk mendesiminasikan hasil kegiatan yang telah dilakukan selama praktikum kemudian dipresentasikan kepada publik.

Iis merupakan salah satu dosen yang telah banyak mendapatkan dana hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) maupun Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa). Ia juga aktif menulis di media massa maupun media cetak. Jadi, kehadirannya dalam acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan di kanal YouTube FKM UAD Official pada Sabtu, 15 Januari 2022 tersebut sangatlah tepat.

Menurut Iis, ada beberapa tema yang bisa diangkat untuk mendapatkan dana hibah, antara lain pengentasan kemiskinan (pengembangan usaha), kesehatan (perilaku masyarakat di masa pandemi), pendidikan (pembelajaran di masa pandemi), ketahanan pangan (pemanfaatan lahan pekarangan untuk bercocok tanam), energi baru dan terbarukan, lingkungan keanekaragaman hayati, mitigasi bencana, budaya dan seni, serta industri kreatif dan pariwisata.

“Dunia pendidikan ini banyak sekali media pembelajaran yang lahir di saat pandemi sehingga dibutuhkan kolaborasi dari beberapa program studi. Tema apa pun yang akan diangkat tidak menjadi masalah, yang terpenting adalah kolaborasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, fokus pengembangan yang dapat dilakukan di antaranya merintis/memodifikasi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan/peningkatan pendapatan, legalitas (paguyuban, Nomor Induk Kesenian (NIK), makanan PIRT, UMKM IUMK, dampak program, dan keberlanjutan. Metode pelaksanaan ada sosialisasi, pelatihan, peningkatan kapasitas anggota dan kelompok (publikasi media cetak dan media massa), serta penerapan iptek.

“Hal pertama yang bisa dilakukan adalah sosialisasi terlebih dahulu kepada pemangku kebijakan, membuat pamflet untuk disebar, dan kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan (PKK, karang taruna, dsb.) yang akan diadakan pengabdian. Inti dari pengabdian adalah lelah yang lillah karena pengabdian berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Lebih banyak waktu dan tenaga yang terkuras. Jangan putus asa untuk melakukan perubahan. Kerjakan selagi bisa. Tetap semangat!” pungkas Iis. (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diseminasi-hasil-kegiatan-lapangan-mahasiswa-peminatan-promosi-kesehatan-dan-ilmu-perilaku-FKM-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-20 11:45:302022-01-20 09:54:39Upaya Mahasiswa UAD dalam Pemberdayaan dan Perubahan Perilaku Kesehatan Masyarakat

Curriculum Vitae adalah Kunci

19/01/2022/in Terkini /by Ard

Vina A. Muliana, S.P., M.I.Kom (kanan) pembicara dalam “Webinar CV dan Resume” oleh Himakom Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Tsabita)

Curriculum Vitae (CV) adalah sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan ketika kita hendak melamar sebuah pekerjaan, mendaftar beasiswa, atau mengikuti program magang. CV yang bagus adalah yang mencerminkan diri kita secara jelas, ringkas, dan memuat setiap poin yang tidak bertele-tele. Menjadi masalah ketika banyak dari kita yang masih bingung bagaimana tips and trik dalam membuat CV yang bagus sehingga bisa dilirik oleh recruiter.

Menyiasati hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sebuah acara bertajuk “Webinar CV dan Resume” pada Minggu, 16 Januari 2022, melalui video konferensi Zoom Meeting. Hadir sebagai pembicara Vina A. Muliana, S.P., M.I.Kom., seorang career professional di BUMN sekaligus konten kreator di Instagram dan TikTok.

Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi UAD menjelaskan bahwa, “Dunia kreatif makin menuntut kita agar menjadi seseorang yang retro dan mind-blowing. Oleh karena itu harapannya acara ini bisa membantu mengarahkan teman-teman mahasiswa tentang cara membuat CV dan Resume.”

Sebagai seorang ahli dalam dunia karier profesional, Vina memaparkan bahwa CV adalah kunci untuk memasuki karier impian. “Sebelum mulai menulis CV, yang harus kalian lakukan adalah mengenal diri sendiri lebih dalam,” terang Vina.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga poin yang perlu disoroti dalam hal ini, yaitu clarity, competitiveness, dan connections. Clarity adalah cara kita mengetahui secara jelas tentang diri sendiri, apa yang kita suka, apa impian kita, di bidang apa keahlian kita, dan lain-lain. Competitiveness adalah cara meningkatkan marketability dan kompetensi diri kita, bisa dilakukan melalui ikut program magang, kursus online, dan sebagainya. Lalu connections adalah cara kita membangun relasi yang mungkin saja akan membantu jalan karier kita, bisa dilakukan dengan konsultasi ke career center service atau online resources.

Saat penulisan CV, hal yang perlu diperhatikan pertama adalah sesuaikan CV dengan kualifikasi pekerjaan yang dituju, jangan menggunakan satu CV untuk melamar ke berbagai perusahaan karena masing-masing dari mereka memiliki kriteria yang berbeda. Selanjutnya, buat CV seprofesional mungkin dengan memperhatikan detail-detail kecil seperti penggunaan font dan layout CV. Terakhir, pastikan untuk memasukkan hasil yang terukur dan contoh yang spesifik dalam setiap penjelasan poin dalam riwayat pengalaman. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Moderator-Muhammad-Nur-Rizal-kiri-dan-Vina-A.-Muliana-S.P.-M.I.Kom-dalam-acara-Webinar-CV-dan-Resume-Foto-Tsabita.jpg 744 1303 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-19 10:35:012022-01-19 11:50:26Curriculum Vitae adalah Kunci

Meraih Mimpi ke Luar Negeri

19/01/2022/in Terkini /by Ard

Penjelasan tentang Program IISMA oleh Dr. Eng. Ir. R. Rachmat A. Sriwijaya, S.T., M.T., D.Eng., IPM., ASEAN Eng. (Foto: Tsabita)

Office of International Affairs (OIA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk “Launching and Preparation Program UAD IISMA 2022” pada Sabtu, 15 Januari 2022, melalui siaran langsung di kanal YouTube OIA UAD dan video konferensi Zoom Meeting. Hadir Dr. Eng. Ir. R. Rachmat A. Sriwijaya, S.T., M.T., D.Eng., IPM., ASEAN Eng., selaku Kepala Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) sebagai pembicara dalam acara ini.

IISMA adalah salah satu dari program Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini berupa beasiswa fully funded yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk belajar selama satu semester di perguruan tinggi terbaik luar negeri.

Pada Batch 1 program IISMA periode lalu, empat mahasiswa UAD berhasil lolos dan menempuh kuliah di universitas ternama di berbagai negara. Mereka adalah Anggito Setiawan Ardiansyah (Teknik Informatika) di University of Edinburgh Scotland, Bagas Al Fajri (Sastra Inggris) di University of Strathclyde Glasgow, Afnan Saud Hanifudin (Biologi) di Daugavpils University Latvia, dan Muhammad Arifin (Pendidikan Bahasa Inggris) di University of Granada Spanyol.

Rachmat menjelaskan bahwa untuk mendaftar IISMA 2022, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. “Requirements-nya adalah terdaftar sebagai mahasiswa aktif semester 4‒6 dan Warga Negara Indonesia, kemampuan bahasa Inggris yang mencukupi (IELTS 6.0, TOEFL iBT 78, Duolingo 100), direkomendasikan oleh perguruan tinggi asal, dan IPK minimal 3.0 dibuktikan dengan transkrip nilai terbaru,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rachmat juga memaparkan fasilitas yang akan diterima jika lolos program IISMA 2022. Seperti yang dijelaskan di awal bahwa IISMA adalah beasiswa fully funded, jadi awardee akan mendapatkan gratis biaya pendidikan, biaya tempat tinggal dan tunjangan hidup (termasuk akomodasi), dana darurat, tiket pesawat dan visa, asuransi kesehatan, PCR, serta karantina (termasuk jika terpapar Covid-19). (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penjelasan-tentang-Program-IISMA-oleh-Dr.-Eng.-Ir.-R.-Rachmat-A.-Sriwijaya-S.T.-M.T.-D.Eng_.-IPM.-ASEAN-Eng.-Foto-Tsabita.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-19 07:13:552022-01-19 07:13:55Meraih Mimpi ke Luar Negeri

Pengembangan Lingkungan Masjid dan Keagamaan oleh Mahasiswa KKN 76 UAD Rejowinangun

18/01/2022/in Terkini /by Ard

Tabligh Akbar yang diadakan KKN Alternatif 76 Unit II.C.3 Universitas Ahmad Dahlan di Rejowinangun, Yogyakarta (Foto Istimewa)

Sembilan mahasiswa UAD yang tergabung dalam KKN Alternatif 76 Unit II.C.3 ditugaskan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masyarakat RW 05 Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta.

Selama dua bulan sejak November 2021 hingga Januari 2022, mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari kampus dalam bentuk program kerja. Program berfokus pada pengembangan lingkungan masjid dan keagamaan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berpartisipasi dalam peringatan Milad ke-25 Masjid Baiturrahman Gedongkuning. Rangkaian acara milad meliputi lomba-lomba keagamaan yang ditujukan kepada anak-anak TPA Masjid Baiturrahman dan tabligh akbar yang dihadiri kurang lebih dari 200 orang.

Acara puncak dilaksanakan pada Minggu, 9 Januari 2022, berupa senam sehat bersama warga RW 05 Rejowinangun dan pembagian undian door prize.

Selain berfokus di bidang keagamaan, mahasiswa KKN 76 UAD juga mengembangkan kreativitas warga melalui pelatihan handcraft yaitu pembuatan tie dye masker. Tak hanya itu, mahasiswa juga melakukan pengadaan Tanaman Obat Keluarga (Toga).

“Bersama masyarakat, kami menanam berbagai tanaman obat seperti jahe, kencur, lengkuas, dan pohon sayur seperti terong dan tomat. Pengadaan tanaman-tanaman ini diharapkan menjadi inventaris bagi masyarakat untuk bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional maupun untuk dikonsumsi sebagai sayuran sehari-hari,” jelas Ana Hanifatul Qomariah salah satu mahasiswa KKN UAD. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tabligh-Akbar-yang-diadakan-KKN-Alternatif-76-Unit-II.C.3-Universitas-Ahmad-Dahlan-di-Rejowinangun-Yogyakarta-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-18 10:21:452022-01-18 10:31:54Pengembangan Lingkungan Masjid dan Keagamaan oleh Mahasiswa KKN 76 UAD Rejowinangun

Tanam Pohon, Selamatkan Bumi

18/01/2022/in Terkini /by Ard

HMPS Akuntansi FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan penanaman pohon di Dusun Kelor-Lor Gunungkidul (Foto: Istimewa)

Sabtu (15-01-2022), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Divisi Kewirausahaan Sosial dan Kemasyarakatan mengadakan acara Green Nature yang mengusung tema “Plant a Tree, Save The Earth”. Green Nature adalah bentuk kegiatan sosial mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam penanaman bibit pohon baru guna melakukan penghijauan bumi dan melestarikan lingkungan sekitar.

Kegiatan berlokasi di Dusun Kelor-Lor, Kanigoro, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul. Ketua Pelaksana Muhammad Rafdinal Adrianto mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dukuh Kelor-Lor dan warga yang telah memberikan izin dan bergabung dalam penanaman pohon bibit baru.

“Pada kegiatan ini kami sama menanam 100 bibit pohon baru. Di antaranya pohon jambu, sirsak, beringin, dan kelengkeng. Green Nature diadakan dengan tujuan untuk tetap melestarikan lingkungan untuk generasi di masa mendatang. Selain itu juga bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Semoga dengan kegiatan ini bermanfaat bagi Dusun Kelor-Lor,” ungkapnya.

Sementara Ketua HMPS Akuntansi Mohammad Fajroel Pondiu menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah langkah awal sebagai mahasiswa dalam melakukan pelestarian alam. Ia berharap diadakannya kegiatan ini nantinya akan bermanfaat bagi warga setempat dan mahasiswa yang terlibat.

Di sisi lain, Sugianto Kepala Dukuh Kelor-Lor mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia dan mahasiswa. “Kami melihat kegiatan ini memiliki manfaat bagi dusun. Dengan adanya beberapa pohon di sekitar Goa Grengseng, harapannya membantu dalam keberlangsungan hidup alam sekitar.”

Sugianto juga berharap ke depan Dusun Kelor-Lor dapat membentuk wisata lestari yang diminati oleh masyarakat. Semoga program penanaman pohon berkelanjutan guna penghijauan kembali di Goa Grengseng dan dapat mengatasi masalah kekurangan air.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh Ketua Pelaksana kepada Kepala Dukuh Dusun Kelor-Lor. Kegiatan diteruskan dengan penanaman pertama secara simbolis oleh Kepala Dukuh, Ketua HMPS Akuntansi FEB UAD, Gubernur BEM FEB UAD, dan Ketua Pelaksana.

Acara dilanjutkan dengan penanaman 100 pohon oleh mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat, bukan hanya menanam bibit pohon baru, tapi juga dapat mempererat hubungan mahasiswa dan masyarakat. Setelah penanaman selesai, ada penyerahan kenang-kenangan berupa water sprayer dan pupuk oleh Ketua HMPS Akuntansi dan Gubernur BEM FEB UAD kepada Kepala Dukuh Kelor-Lor. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Akuntansi-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-penanaman-pohon-di-Dusun-Kelor-Lor-Gunungkidul-Foto-Istimewa-1-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-18 09:23:062022-01-18 09:26:55Tanam Pohon, Selamatkan Bumi

Mahasiswa UAD Ikuti Program Pejuang Muda di Lhokseumawe

18/01/2022/in Terkini /by Ard

Tim Pejuang Muda yang diterjunkan di Lhokseumawe beserta masyarakat (Foto: Istimewa)

Irnanda Ummi Sofia, mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih mengikuti Program Pejuang Muda dan ditempatkan di Kota Lhokseumawe. Program Pejuang Muda diadakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Lhokseumawe adalah sebuah kota di Provinsi Aceh yang pernah dijuluki sebagai “Kota Petro Dollar” dan berada persis di tengah jalur timur Sumatera sehingga kota ini menjadi jalur distribusi dan perdagangan yang sangat penting di Provinsi Aceh.

Program Pejuang Muda ini merupakan program baru yang diluncurkan oleh Kemensos RI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Agama Republik (Kemenag) RI. Program berlangsung dua bulan sejak bulan Oktober hingga Desember 2021.

Sebanyak 5.140 mahasiswa untuk disebar ke 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Kegiatannya sendiri adalah verifikasi dan validasi (verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan tentunya juga harus melaksanakan team-based project untuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di sekitar.

Irnanda menjelaskan, ia bersama anggota tim lainnya harus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program ini. Ia satu tim dengan Ahmad Fikri, Adlianis Fuadi, dan Adinda Sabrina Suli dari Universitas Malikussaleh, Muhammad Ghifari Adi Wicaksana dari Universitas Mercu Buana, Arba Choirul Umam dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, serta Anggun Septiani dan Nazla Ziana Fairuza dari Universitas Brawijaya.

“Selama menjalankan verivali DTKS, saya melihat langsung realitas kondisi kehidupan masyarakat, khususnya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kota Lhokseumawe,” katanya.

Ia dapat mengidentifikasi permasalahan sosial yang terjadi. Di sini ia juga bertemu banyak warga dari berbagai kalangan sehingga dapat memperluas relasi. Hal ini tentunya mengasah kemampuan dalam bidang komunikasi, teamwork, pengembangan diri, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah sosial.

Sebagaimana diluncurkannya program ini, Irnanda bersama tim juga melaksanakan team-based project. Pejuang Muda Kota Lhokseumawe mengusung permasalahan sampah yang ada di kota tersebut. Tim sulit menemukan tempat sampah sehingga masih sering melihat sampah-sampah yang berserakan di jalanan. Gampong Cot Girek Kandang yang berada di Kecamatan Muara Dua dipilih menjadi lokasi team-based project. Dengan waktu dan persiapan yang singkat, tim mengadakan sosialisasi mengenai sampah dengan judul “Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) dalam Mereduksi Sampah Organik di Gampong Cot Girek Kandang”.

Kegiatan sosialisasi ini didukung penuh oleh aparatur desa, khususnya keuchik atau kepala desa. Tarmizi selaku Keuchik Gampong Cot Girek Kandang menyampaikan selalu mendukung penuh segala kegiatan yang diadakan di Gampong Cot Girek Kandang dengan harapan dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan warga. Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini adalah KPM yang berada di Gampong Cot Girek Kandang.

“Mereka terlihat antusias mengikuti sosialisasi karena merupakan pengetahuan baru. Kami berharap projek ini menjadi langkah awal bagi masyarakat di Gampong untuk mengurangi permasalahan sampah yang ada, serta mengajak masyarakat berpikir yang inovatif dan kreatif sehingga dapat berkelanjutan,” jelasnya.

Segala kegiatan Pejuang Muda Kota Lhokseumawe tidak lepas dari dukungan Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, yakni Drs. Ridwan Jalil selaku Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe dan Azwar Zakaria selaku Koordinator Kota Lhokseumawe. “Kami menyambut baik kedatangan mahasiswa Pejuang Muda dan selalu memberikan dukungan hingga akhir kepada tim,” jelas Ridwan.

Selain itu, Indrayani, S.E., M.Si., Ak. selaku mentor eksternal Pejuang Muda Kota Lhokseumawe juga selalu memberikan arahan, dukungan, dan monitoring dari awal hingga berakhirnya program. Dukungan lain pun datang dari berbagai stakeholders, antara lain camat, keuchik, pendamping PKH, dan seluruh masyarakat yang selalu baik kepada tim.

“Selama dua bulan di Kota Lhokseumawe saya mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga. Di kota ini masyarakat masih sangat menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai keislaman sehingga juga harus beradaptasi dengan keadaan sosial masyarakat. Toleransi menjadi poin utama,” terang Irnanda.

Ia menjelaskan, pengalaman merasakan kehidupan secara langsung berbeda jika dibandingkan hanya dari sebuah omongan sehingga dapat membuktikan stereotip yang ada. Dengan begitu akan membentuk pola pikir yang lebih kritis bagi mahasiswa. Kesempatan ini menjadi hal yang luar biasa karena juga mendapatkan ilmu dan wawasan baru yang tidak bisa didapat di dalam kelas perkuliahan. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Pejuang-Muda-yang-diterjunkan-di-Lhokseumawe-beserta-masyarakat-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-18 09:00:492022-01-18 09:17:17Mahasiswa UAD Ikuti Program Pejuang Muda di Lhokseumawe

Memimpin dengan Nilai Progresif, Inovatif, dan Kritis

17/01/2022/in Feature /by Ard

Alaf Muhammad Zulfikri ketua umum terpilih IMM FAI Universitas Ahmad Dahlan periode 2022/2023 (UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) senantiasa memberikan ruang bagi organisasi otonom milik Muhammadiyah, salah satunya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Pada 13 Januari 2022 lalu, IMM Fakultas Agama Islam (FAI) UAD resmi dilantik untuk kepengurusan yang baru, dengan mengambil tema “Reaktualisasi Teologi Al-‘Asr wujudkan IMM Berkemajuan”. Alaf Muhammad Zulfikri selaku ketua umum terpilih periode 2022/2023 menegaskan bahwa tema ini diambil karena sesuai dengan grand design yang akan dibawa satu periode yang akan datang. Alaf sudah menyiapkan beberapa hal untuk menakhodai IMM FAI ke depan. Jika dalam menjalani kepemimpinan nanti mengalami beberapa hambatan maka sangat dibutuhkan kerja sama tim untuk mewujudkan IMM FAI yang berkemajuan dengan teologi Al-Maun sebagai landasan.

Apa saja yang sudah disiapkan untuk menjadi seorang pemimpin?

Persiapan dengan tolok ukur gambaran ke depannya, baik pengalaman yang dimiliki, jiwa kader yang dibangun selama menjadi kader, dan menjabat sebagai Pimpinan Komisariat. Semuanya senantiasa dilalui dengan ikhlas Lillahi ta’ala. Selain itu dalam ber-IMM tidak digunakan semata-mata untuk eksistensi belaka, tetapi sebagai jalan dakwah perjuangan di ikatan untuk membantu terwujudnya cita-cita Muhammadiyah.

Grand design apa yang akan dibawa selama satu periode ke depan?

Grand desain satu periode ini berlandaskan bangunan awal yang menjadi impian besar demi mewujudkan IMM FAI yang berkemajuan. Kami mempunyai visi yakni transformasi spirit iqra spirit berkemajuan sebagai basis gerakan. Sedangkan misi ada empat, yaitu menanamkan ideologi secara masif, optimalisasi pengilmuan IMM, revitalisasi creative minority, dan menumbuhkan etos ejawantah sebagai bentuk semangat transformasi.

Strategi kepemimpinan seperti apa yang akan diterapkan di IMM FAI?

Untuk strategi simpelnya gaya kepemimpinan ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Di depan memberi contoh, di tengah membangun prakarsa, di belakang memberi dorongan.

Nilai apa yang harus diterapkan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dan berhasil?

Nilai yang ditumbuhkan sebagai pemimpin sebenarnya sangat kompleks. Banyak hal yang mungkin bisa langsung dilihat secara langsung terjun ke lapangan secara historis, tidak sekadar teoritis saja. Sampai saat ini nilai-nilai yang saya bangun untuk diterapkan menjadi pemimpin yaitu nilai profesionalitas, yakni seorang pemimpin mampu mengayomi, melayani, menjadi teladan contoh yang baik, mendorong support dari belakang, dan membangun suatu bangunan yang kokoh.

Kedua, soliditas. Inilah poin penting seorang pemimpin bisa memengaruhi untuk saling bersinergi dari segenap pimpinan dari atas hingga turunannya, untuk saling beriringan gerak bersama agar tercapai visi misi dan kegiatan, proker yang diinginkan untuk mewujudkan cita-cita tujuan IMM dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Lalu nilai inovatif, yang menjadi pokok seseorang di setiap organisasi untuk berpikir, bertindak untuk membangun inovasi hal-hal baru agar berkembang dan lebih bermanfaat lagi. Nilai progresif, ini juga menjadi daya juang sebagai kader mampu bergerak maju lebih berkembang dari hari ke hari agar ke arah kemajuan untuk memperbaiki keadaan.

Banyak hal yang perlu dibangun sebagai pemimpin yang berani untuk dipimpin. Tidak lupa pula untuk adaptasi, menyesuaikan keadaan dan perkembangan zaman. Dengan begitu, maka impian besar organisasi pun akan tercapai.

Satu lagi nilai kritis, untuk selalu berpikir ke depan baik untuk memutuskan suatu dan menyelesaikan persoalan dengan solusi dan memecahkan masalah dengan menempatkan posisinya.

Seberapa pentingnya peran internal untuk kemajuan IMM FAI?

Penting banget, karena internal ini yang menjadi peranan yang sangat besar, dari konseptor dan eksekutor yang saling bersinergi, juga para Pimpinan Komisariat dari atas hingga ke bawah yang saling berintegrasi.

Harapan untuk IMM FAI ke depan?

Membangun sebuah kekeluargaan yang saling merangkul yang menjadikan IMM ini rumah. Ketika ada masalah atau persoalan maka saling berbagi suka maupun duka. Selain itu sebagai ladang perjuangan, ladang dakwah, ladang untuk berani berproses, berani berubah lebih baik ke arah kemajuan. Tujuannya agar bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, IMM, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Selanjutnya yaitu harapan yang sangat besar, impian besar mengenai membangun kultur IMM FAI. Hal ini berhubungan dengan tri kompetensi dasar atas arah gerak IMM dan sebagai kader mampu menanamkan nilai religiusitas, intelektualitas, serta humanitas. Kader IMM semoga juga mampu memahami prinsip ideologi IMM secara menyeluruh sehingga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, juga mampu menyesuaikan keadaan bergerak maju, meningkatkan progresivitas agar lebih baik ke depannya dalam segala hal, berjuang di jalan Allah untuk berdakwah di mana pun berada dan kapan pun. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Alaf-Muhammad-Zulfikri-ketika-menyampaikan-sambutan-sebagai-ketua-umum-terpilih.jpeg 1066 1599 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-17 09:10:022022-01-17 08:48:24Memimpin dengan Nilai Progresif, Inovatif, dan Kritis

Istri Ridwan Kamil: Insecure Tidak Akan Mengubah Hidup

17/01/2022/in Terkini /by Ard

Narasumber Atalia Praratya istri Ridwan Kamil (Atas) pada acara Kepoy Beauty Privilege BEM Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laelatul Hidayah)

“Beauty privilege bukan selalu tentang fisik. Membuat orang nyaman dan menjaga attitude juga termasuk beauty, karena pada dasarnya cantik itu relatif dan setiap orang bisa mendapatkan beauty privilege tersebut dengan caranya sendiri,” ucap Atalia.

Pemilik nama lengkap Atalia Praratya K., S.IP., M.Ikom. yang juga merupakan istri Gubernur Jawa Barat itu menjadi narasumber dalam acara yang diadakan Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bertajuk Kepoy Beauty Privilege dengan mengusung tema “Beruntungnya Jadi Orang Cakep”.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (13-01-2022) melalui live Instagram BEM-F Psikologi UAD. Tidak hanya dihadiri Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Psikologi UAD, mahasiswa fakultas dan universitas lain turut menjadi partisipan. Alfedra Fatiyah, yang akrab disapa Yaya, selaku host dan Wakil Gubernur BEM Psikologi UAD turut membersamai acara ini.

Yaya mengatakan bahwa Kepoy merupakan ajang bincang-bincang dengan narasumber hebat yang akan membagi ilmu, pengalaman, dan tips-tips menghilangkan insecure dari dalam diri. Tema beauty privilege diangkat untuk menjawab keresahan dalam menghadapi fenomena tersebut, karena tidak sedikit yang beranggapan bahwa beauty privilege terkadang mendapat kemudahan ketika ia menginginkan sesuatu, serta mudah dimaklumi jika berbuat kesalahan.

“Beauty privilege atau good looking tidak lagi asing didengar, trennya membuat orang berlomba-lomba terlihat cantik. Banyak juga profesi yang memang memprioritaskan beauty privilege seperti pramugari, customer service, model, dan masih banyak lainnya,” ungkap Atalia.

Sementara itu, banyak partisipan yang turut aktif menanyakan perihal menghadapi insecure. Bisa dilihat fenomena kini, makin hari makin berlanjut tiada henti. Bahkan, insecure membuat mereka tidak percaya diri akan potensi yang dimilikinya. Menanggapi hal tersebut, Atalia menyampaikan bahwa setiap orang mempunyai ciri khas masing-masing.

Dengan memaksimalkan potensi serta menutupi kekurangan dengan kelebihan-kelebihan akan membawa perubahan yang akan mengubah cara pandang orang lain terhadap kita. Memosisikan diri sesuai tempatnya dan menjaga attitude menjadi poin penting dalam membangun hubungan dengan orang lain. Insecure tidak akan mengubah hidup karena tidak ada dorongan untuk melangkah maju, tumbuhkan rasa percaya diri perlahan dan lakukan apa yang bisa kamu lakukan untuk menarik simpati orang.

 “Menjadi beauty dengan cara sendiri akan lebih nyaman, mampukan diri untuk memberikan yang terbaik. Temukan kecantikan hakiki pada dirimu dengan terus berprogres,” tutupnya. (ela)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Narasumber-Atalia-Praratya-Atas-beserta-Host-Alfreda-Fatiyahbawah-Kepoy-beauty-privilege-foto-laelatul-hidayah.jpg 605 1253 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-17 08:08:252022-01-17 08:08:25Istri Ridwan Kamil: Insecure Tidak Akan Mengubah Hidup

Kuliah Mulus, Hobi Jalan Terus

15/01/2022/in Terkini /by Ard

Program Podcast mahasiswa FAST mengundang narasumber Dimas Fathurahman (tengah). (Foto: Eka Marcella)

Dimas Fathurrahman, mahasiswa semester 7 Program Studi (Prodi) Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi salah satu mahasiswa yang tetap aktif berprestasi dalam hobi fotografi yang digelutinya tanpa mengesampingkan perkuliahan.

Dimas mengungkapkan hobi fotografinya dimulai dari tahun 2015, saat baru menginjak bangku SMA dengan kamera yang digunakan adalah kamera digital atau pocket. Namun, seiring berkembangnya pengetahuan dan skill fotografinya, ia beralih menggunakan kamera DSLR. Melalui hobi itu, ia pernah meraih berbagai kejuaraan bergengsi dari tingkat nasional hingga internasional.

Beberapa kejuaraan yang pernah diraihnya yaitu, juara I lomba fotografi tingkat Universitas Ahmad Dahlan (UAD), juara I lomba fotografi tingkat HMPS, juara II lomba fotografi dalam acara Amazing Orange, menjadi pameris foto di Universitas Sanata Dharma, runner up I lomba Internasional Photography Contest kategori tourism, juara II lomba fotografi Hiphotesa Universitas Gadjah Mada, diterima empat karya di Afrika Selatan dan German dalam lomba foto Cross Continental Circuit 2020 (CCC 2020), masuk penjurian stage 3 dari 123.418 orang dan 173 negara, serta masuk top 150 fotografer Indonesia dalam ajang 35 Award ke-6.

Di balik prestasi gemilang itu, Dimas mengaku mendapat dukungan yang sangat besar, baik dari orang tua maupun universitas. “Dukungan orang tua sangat besar, setelah melihat karya dan kegigihan saya untuk terus berkembang, mereka mendukung dengan memberikan kamera serta alat-alat yang saya perlukan, begitu pun dengan kampus. Saat menang lomba fotografi untuk seleksi Peksiminas PTM 2019, saya difasilitasi dari makan hingga biaya transportasi serta diberi pembimbing fotografer langsung.”

Dalam hal membagi waktu antara kuliah dan hobi, Dimas membocorkan bahwa tips dan triknya cukup mudah, terutama jika hobi yang digeluti adalah fotografi.

“Membagi waktu antara kuliah dan hobi cukup gampang, jadi kalau kuliah kan kita sudah ada jadwalnya. Nah untuk fotografi, kita perbanyak saja entah itu foto katalog atau lainnya sehingga nanti ketika ada lomba, kita tinggal menyesuaikan dengan tema. Misal ada ketentuan satu tahun sebelum yang sedang dilombakan, itu bisa kita ambil sehingga waktu kuliah tidak akan terganggu,” paparnya dalam acara FASTcast yang disiarkan langsung melalui akun YouTube resmi FAST UAD (14-01-2022).

Melihat perkembangan zaman yang makin maju, Dimas berharap ke depannya bisa lebih kreatif lagi, sehingga pola pikir ide kreatif ikut berkembang juga agar lebih menjual ke mancanegara. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Podcast-mahasiswa-FAST-mengundang-narasumber-Dimas-Fathurahman-tengah.-Foto-Eka-Marcella.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-15 07:58:262022-01-24 08:11:43Kuliah Mulus, Hobi Jalan Terus

Olah Ampas Tahu, Mahasiswa UAD Sabet Juara III Pimtanas

15/01/2022/in Terkini /by Ard

Tim PKM-K Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat melakukan presentasi hasil riset (Foto: Eka Marcella)

Lima mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi (Prodi) Biologi, Fisika, Ekonomi Pembangunan, dan Sastra Indonesia, mengoptimalisasikan ampas tahu sebagai pupuk cerdas solusi lingkungan hijau. Produk yang dihasilkan Misbahul Munir, Putri Julia Afikasari, Tatas Arya Putra, Dandi Ramdhan Yahya, dan Lukman Hakim, dengan didampingi dosen UAD yaitu Dra. Hj. Listiatie Utami, M.Sc. ini menyabet juara III di Pekan Kreativitas Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Tingkat Nasional (Pimtanas) 2021.

Ketua Tim Misbahul Munir mengatakan, penciptaan produk itu dilatarbelakangi oleh adanya produksi tahu yang limbahnya kurang dimanfaatkan. “Kebanyakan dari yang kami lihat di produksinya, limbah produksi tahu yang dihasilkan masih menumpuk,” kata Misbahul saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Senin (10-01-2022).

Melihat fenomena tersebut, Misbahul dan keempat temannya tergerak untuk menggarap Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K). Tim menciptakan produk berupa pupuk dari ampas tahu yang dapat dimanfaatkan oleh para pencinta tanaman, baik itu petani, pencinta bunga, atau buah-buahan untuk meningkatkan produksi hasil panen dengan harga yang terjangkau.

Dalam persiapannya, Misbahul mengungkapkan banyak mengorek informasi melalui paper para peneliti yang sudah menerbitkan tentang pemanfaatan ampas tahu, dan berdiskusi dengan dosen pembimbing yaitu Listiatie Utami yang berasal dari Prodi Biologi.

Misbahul dan tim membutuhkan waktu kurang lebih sekitar satu bulan untuk membuat pupuk. Dalam prosesnya, mereka selalu memantau agar pupuk matang dengan sempurna karena pupuk yang dibuat merupakan pupuk organik.

“Ke depannya kami berharap pupuk ini memang bisa dimodifikasi, dalam artian bisa dibuat lebih bagus ke tanaman dan bisa menciptakan produk hampir serupa tetapi memiliki efek khusus untuk tanaman tertentu. Selain itu kami juga ingin membuat suatu komunitas sendiri atau mungkin pabrik supaya bisa menyuplai ke para pencinta tanaman,” tutup Misbahul. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-UAD-saat-babak-penilaian-dalam-presentasi-hasil-pelaksanaan-kegiatan-PKM-K-Foto-Eka-Marcella.jpg 507 1233 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-15 07:50:592022-01-15 07:50:59Olah Ampas Tahu, Mahasiswa UAD Sabet Juara III Pimtanas
Page 536 of 559«‹534535536537538›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026
  • Bimawa  UAD Luncurkan Portal Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Sistem Portofolio Digital12/06/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top