• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Nayla Fatimah 16 Tahun, Mahasiswa Termuda UAD

17/09/2026/in Terkini /by Ard

Nayla Fatimah berusia 16 tahun, mahasiswa baru termuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Nayla)

Langkah awal menuju bangku perkuliahan kerap kali diwarnai kecanggungan dan adaptasi baru. Hal ini dirasakan betul oleh Nayla Fatimah Az-Zahra, mahasiswi Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2026 asal Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Nayla resmi menyandang status sebagai mahasiswa baru.

Perjalanan akademis Nayla yang terbilang melaju pesat ini bukan lantaran program akselerasi, melainkan karena ia sudah mengenyam pendidikan sejak usia yang sangat dini.

“Saya masuk SD pada usia 4 tahun di SDIT Asiah Sampit. Kemudian, melanjutkan ke MTsN Sampit usia 10 tahun, dan MAN Kotawaringin Timur usia 13 tahun,” ujar mahasiswi yang hobi menyanyi ini. Orang tuanya merencanakan pendidikan lebih awal karena kesibukan, hingga memasukkan Nayla ke TK B saat usianya baru 3 tahun.

Menentukan arah studi tentu membutuhkan pertimbangan matang. Pilihan Nayla akhirnya jatuh pada Program Studi Psikologi UAD yang telah berakreditasi Unggul. Minatnya yang besar untuk mempelajari dinamika manusia—mulai dari pola pikir, perasaan, hingga perilaku—menjadi dorongan utama baginya untuk menimba ilmu di kampus ini. Kehadiran Nayla di lingkungan kampus membawa rasa bangga sekaligus haru bagi keluarga dan teman-teman terdekatnya. Tak jarang, teman-teman seangkatannya terkejut saat mengetahui usianya yang jauh lebih muda.

Memasuki fase perkuliahan, tantangan terbesar yang dihadapi Nayla bukanlah soal materi pelajaran, melainkan kemandirian. Menginjakkan kaki di tanah rantau memaksanya belajar mengurus kebutuhan pribadi tanpa bergantung pada orang tua.

“Salah satu tantangan terbesar adalah belajar menjadi lebih mandiri dalam mengatur diri sendiri. Ketika masih di rumah, saya terbiasa diingatkan oleh orang tua. Sekarang, saya harus lebih memahami diri sendiri,” ungkapnya.

Soal interaksi sosial, tumbuh besar di antara orang-orang yang lebih tua membuat Nayla tidak terlalu asing berbaur dengan rekan seangkatannya. Meski begitu, perasaan canggung atau minder terkadang tetap menghampiri. Ada saat-saat ia merasa ragu dalam menyampaikan pandangan karena khawatir akan perbedaan pola pikir akibat rentang usia. Untuk mengatasi hal tersebut, Nayla memilih untuk terus belajar membuka diri. Ia menanamkan pemikiran bahwa perbedaan usia adalah ruang untuk saling belajar, dan setiap individu memiliki fase kembangnya masing-masing.

Selama menempuh masa studi di UAD, Nayla bertekad memanfaatkan setiap peluang untuk mengasah diri dan memperluas pengalaman. Bagi anak-anak muda lain yang mungkin akan menghadapi situasi serupa, Nayla menitipkan pesan agar tetap teguh dan berani.

“Menjalani perkuliahan di usia muda memang tidak selalu mudah karena harus beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Namun, jalani prosesnya dengan baik dan manfaatkan kesempatan yang ada untuk terus belajar dan berkembang,” tuturnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nayla-Fatimah-berusia-16-tahun-mahasiswa-baru-termuda-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Nayla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:10:512026-09-17 09:10:51Nayla Fatimah 16 Tahun, Mahasiswa Termuda UAD

UAD Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Bangun Karakter Positif

17/09/2026/in Terkini /by Ard

Orientasi Kemahasiswaan Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendorong mahasiswa baru untuk aktif berorganisasi sekaligus membangun karakter yang kuat selama menempuh pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa Bimawa UAD, Danang Sukantar, M.Pd., menjelaskan bahwa organisasi mahasiswa (ormawa) bukan sekadar sarana menambah CV. “Ormawa itu bukan sekadar kepanitiaan. Di sana adik-adik akan ditempa kepemimpinan, belajar mengelola administrasi dan keuangan, sampai belajar menyelesaikan konflik. Semua itu gratis, ada pembina, pendamping, dan pelatihnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, UAD saat ini memiliki 122 organisasi kemahasiswaan, mulai dari ormawa tingkat program studi hingga universitas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun organisasi otonom seperti Hizbul Wathan, Tapak Suci, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Menurutnya, mahasiswa yang aktif berorganisasi berpeluang mengikuti kegiatan hingga tingkat internasional, seperti program pengabdian masyarakat di Thailand, Malaysia, hingga Madinah, serta kompetisi yang dibiayai kampus.

Danang mengungkapkan, berdasarkan hasil asesmen awal mahasiswa baru, sebanyak 67 persen di antaranya sudah pernah aktif berorganisasi sejak jenjang sekolah menengah. “Ini modal besar bagi UAD untuk terus mencetak generasi yang tangguh,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Bimawa UAD, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., menegaskan bahwa mahasiswa UAD diharapkan memiliki karakter TANGGUH, yaitu Takwa, Amanah, Nalar, Gesit, Gembira, Ulet, dan Humanis. “Apa pun kondisinya, karakter tangguh ini harus terus dikembangkan dalam diri mahasiswa,” ujarnya.

Caraka menjelaskan, bidang yang dipimpinnya menaungi enam aspek layanan, meliputi pembinaan karakter, mental spiritual, layanan konseling, beasiswa, kesehatan, hingga kewirausahaan mahasiswa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara akademik dan organisasi, serta tidak ragu memanfaatkan layanan konseling mahasiswa apabila menghadapi tekanan.

“Belajarlah mencari jeda dan kenali dirimu sendiri. Mental kita adalah mental sang juara, jadi jangan pernah menyerah karena keadaan,” pesannya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Orientasi-Kemahasiswaan-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:08:502026-09-23 13:41:06UAD Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Bangun Karakter Positif

Parade Hujan di P2K UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Parade Hujan di acara Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengundang grup musik Parade Hujan untuk memeriahkan acara pembukaan Program Pengenalan Kampus (P2K) UAD 2026. Acara tersebut digelar pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Opening ceremony ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru, panitia, dan para tamu undangan.

Grup musik Parade Hujan membawakan sejumlah lagu yang sukses menghibur para mahasiswa baru. Beberapa lagu yang dibawakan di antaranya “Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan”, “Akad” dan lagu-lagu lainnya. Penampilan tersebut disambut dengan sangat antusias oleh mahasiswa baru yang hadir dalam acara pembukaan P2K.

Selain membawakan lagu, Parade Hujan juga berinteraksi dan berkomunikasi dengan audiens. Salah satu anggota grup mengungkapkan rasa senangnya karena dapat hadir dalam acara pembukaan P2K UAD 2026 serta berharap dapat kembali bertemu dengan sivitas akademika UAD pada kesempatan lainnya.

Kehadiran Parade Hujan sebagai guest star turut menambah kemeriahan suasana opening ceremony P2K UAD 2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu hiburan menarik bagi mahasiswa baru sekaligus menambah semangat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan P2K. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Parade-Hujan-di-acara-Opening-Ceremony-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 12:52:582026-09-23 13:40:44Parade Hujan di P2K UAD

KKN UAD Latih PKK dan KWT Daleman Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

16/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih PKK dan KWT Daleman olah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Reguler Periode 159 unit V.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Minyak Jelantah bersama ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Daleman RT 3 RW 22. Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Bapak Alm. Noto tersebut diikuti oleh 25 peserta.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna dan ekonomis. Selain menjadi upaya mengurangi limbah rumah tangga, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan KWT.

Pelatihan diawali dengan penjelasan mengenai dampak minyak jelantah terhadap lingkungan dan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi menggunakan minyak jelantah yang telah disaring, parafin, pewarna, pewangi, dan sumbu lilin. Peserta kemudian mempraktikkan secara langsung setiap tahapan pembuatan, mulai dari pemanasan bahan hingga pencetakan lilin ke dalam wadah.

Selain praktik pembuatan lilin, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pengemasan (packaging) dan pembuatan label produk agar lilin aromaterapi memiliki tampilan yang lebih menarik dan memiliki identitas produk. Mahasiswa KKN turut memberikan penjelasan mengenai Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi praktik maupun tanya jawab. Melalui pelatihan ini, minyak jelantah yang sebelumnya menjadi limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang berpotensi memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ibu-ibu PKK dan KWT untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha sekaligus meningkatkan potensi perekonomian masyarakat Dusun Daleman.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah dan pengembangan potensi lokal secara kreatif dan berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-PKK-dan-KWT-Daleman-olah-minyak-jelantah-menjadi-lilin-aromaterapi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:18:532026-09-16 10:18:53KKN UAD Latih PKK dan KWT Daleman Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali dahlan muda kiat menjaga kesehatan fisik dan mental (Foto. Humas UAD)

Menjadi mahasiswa baru bukan sekadar soal kesiapan akademis, tetapi juga menuntut ketangguhan fisik dan mental. Menyadari hal tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan sesi edukasi kesehatan bagi ribuan Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Rabu, 16 September 2026. Sesi edukasi ini ikut mempertegas komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan inklusif.

Hadir secara langsung sebagai narasumber, Direktur Rumah Sakit (RS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dr. Asri Priyani Muryatiningsih, MPH., CHMC., FISQua., memaparkan bahwa fase perkuliahan adalah masa transisi yang krusial. Pada masa ini, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, terutama dalam mengelola kesehatannya sendiri tanpa pengawasan langsung dari orang tua.

Terkait kesehatan fisik, dr. Asri menyoroti tiga ancaman yang kerap mengintai mahasiswa baru, yakni gangguan pencernaan (dispepsia/maag), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan kelelahan kronis atau burnout. Masalah pencernaan sering kali muncul akibat jam makan yang berantakan dan kebiasaan jajan sembarangan, sementara ISPA sangat rentan terjadi di tengah kondisi cuaca yang banyak debu.

Oleh karena itu, asupan gizi menjadi hal yang tidak boleh dikompromikan. Ia menekankan bahwa otak harus diisi dengan kapasitas gizi yang cukup, mencakup karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin yang seimbang demi menunjang pencapaian target akademik mahasiswa. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dengan minum air putih minimal dua liter per hari dan tidak menyepelekan waktu tidur ideal selama delapan jam.

Lebih dari sekadar fisik, dr. Asri juga memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan mental. Mahasiswa perantau sangat rentan mengalami gegar budaya (culture shock) maupun rindu rumah (homesickness). Ditambah lagi dengan beban tugas perkuliahan dan dinamika relasi sosial yang bisa memicu kecemasan. Untuk itu, mahasiswa diajak untuk lebih peka terhadap sinyal bahaya dari tubuhnya sendiri, seperti hilangnya nafsu makan hingga keinginan untuk menarik diri dari pergaulan.

Sebagai langkah penanganan awal, dr. Asri mewanti-wanti mahasiswa agar tidak mudah melakukan self-diagnosis berbekal informasi dari media sosial. Langkah yang paling bijak adalah berbagi cerita dengan sahabat terdekat atau Dosen Pembimbing Akademik (DPA).

Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, mahasiswa tidak perlu khawatir karena UAD telah menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang terintegrasi. dr. Asri menjelaskan bahwa UAD memiliki jejaring klinik yang tersebar di Kampus 1, Kampus 3, dan Kampus 4. Apabila mahasiswa memerlukan perawatan tingkat lanjut, baik rawat jalan maupun rawat inap, RS UAD yang dilengkapi dengan fasilitas poliklinik hingga IGD 24 jam selalu siap membantu menangani permasalahan kesehatan fisik maupun psikis mahasiswa.

Sejalan dengan komitmen perlindungan di lingkungan kampus, dr. Asri menegaskan bahwa RS UAD turut mendukung penuh gerakan Satgas PPKPT melalui fasilitas pendampingan medis. Ia mengajak seluruh Dahlan Muda untuk berani bersuara (speak up), menolak segala bentuk perundungan maupun senioritas yang tidak sehat, serta bergerak bersama memutus rantai kekerasan demi mewujudkan kampus yang harmonis. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rumah-Sakit-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-dahlan-muda-kiat-menjaga-kesehatan-fisik-dan-mental-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:11:342026-09-16 10:11:34RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

KKN UAD Lakukan Kolaborasi Pembuatan Pupuk Organik Guna Kemajuan Tani Desa Suruh

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) IV.C.3 edukasi pembuatan pupuk organik di desa suruh (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.C.3 melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk organik bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Taruna Tani Dusun Suruh, Hargomulyo, Gedangsari pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Kelompok Tani Dusun Suruh dengan memanfaatkan kotoran sapi dan limbah organik berupa daun kering sebagai bahan utama pembuatan pupuk.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat untuk mempelajari cara mengolah limbah organik menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk kegiatan pertanian. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bersama masyarakat belajar memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, khususnya kotoran sapi dan daun kering yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Program ini dipilih karena di lingkungan Dusun Suruh cukup banyak peternakan yang menghasilkan kotoran sapi yang di mana sebenarnya masih dapat dimanfaatkan, salah satunya sebagai bahan pembuatan pupuk organik. Sehingga dari program kerja ini, kami mengajak masyarakat untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk yang lebih bermanfaat dan dapat digunakan untuk mendukung atau membantu kegiatan pertanian,” jelas Dava perwakilan dari KKN UAD.

Sebelum praktik dimulai, peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat pupuk organik, bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatannya. Setelah itu, peserta bersama-sama mempersiapkan bahan dan mulai melakukan praktik pembuatan pupuk. Peserta terlibat langsung dalam menyusun bahan secara berlapis dan memberikan larutan aktivator pada setiap lapisan. Dengan terlibat langsung dalam proses pembuatan, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai cara mengolah bahan organik menjadi pupuk.

Proses pembuatan pupuk diawali dengan menyiapkan larutan Effective Microorganisms 4 (EM4)  dan molase. EM4 digunakan sebagai aktivator yang membantu proses fermentasi bahan organik, sedangkan molase berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme. Kedua bahan tersebut dicampurkan dengan air dan didiamkan selama kurang lebih dua hari sebelum digunakan dalam proses pembuatan pupuk.

Setelah larutan aktivator siap, bahan-bahan mulai disusun secara berlapis. Daun kering diletakkan sebagai lapisan dasar, kemudian dilanjutkan dengan kotoran sapi. Setiap lapisan disemprot menggunakan larutan EM4 dan molase secara merata. Penyusunan bahan tersebut dilakukan berulang hingga membentuk tumpukan, kemudian ditutup menggunakan terpal untuk menjaga kondisi tumpukan selama proses fermentasi berlangsung.

Berdasarkan kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada salah satu cara sederhana untuk memanfaatkan limbah peternakan yang ada di lingkungan sekitar. Selain membantu mengurangi limbah, pengolahan kotoran sapi dan daun kering dapat menghasilkan pupuk organik yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian masyarakat Dusun Suruh. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan yang tersedia di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-IV.C.3-edukasi-pembuatan-pupuk-organik-di-desa-suruh-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:06:292026-09-16 10:06:29KKN UAD Lakukan Kolaborasi Pembuatan Pupuk Organik Guna Kemajuan Tani Desa Suruh

Tim MeRAMU IMM FEB UAD Siap Mengabdi di Kalurahan Srihardono

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Penerjunan tim MeRAMU IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kalurahan Srihardono (Foto. Tim MeRAMU IMM FEB UAD)

Tim MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi memulai rangkaian program kerja di Kalurahan Srihardono. Kegiatan penerjunan tim dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Srihardono, Awaludin; Carik Kalurahan Srihardono, Khozimatul Luthfiah; serta Dukuh Tulung, Nico Hadi Saputra, A.Md. Kehadiran para perangkat kalurahan menjadi bentuk dukungan sekaligus penyambutan bagi tim MeRAMU IMM FEB UAD yang akan melaksanakan berbagai program kerja selama berada di Kalurahan Srihardono.

Dalam sambutannya, Lurah Srihardono menyambut hangat kedatangan Tim MeRAMU IMM FEB UAD di Kalurahan Srihardono. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim MeRAMU IMM FEB UAD tersebut dan berharap kehadiran tim dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Carik Kalurahan Srihardono, Khozimatul Luthfiah, menyampaikan pesan kepada tim agar selama menjalankan program, mahasiswa senantiasa dapat menyatu dan membaur dengan masyarakat. Kehadiran tim diharapkan tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga mampu memahami kebutuhan masyarakat dan membangun komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar.

Setelah acara penyambutan, Tim MeRAMU IMM FEB UAD langsung melakukan koordinasi dengan Dukuh Tulung untuk menyusun rencana kegiatan selama masa pelaksanaan program. Diharapkan sinergi antara Tim MeRAMU IMM FEB UAD dan masyarakat dapat menjadi wadah kolaborasi yang produktif serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Kalurahan Srihardono yang lebih maju dan berdaya.

Kegiatan penerjunan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya perjalanan pengabdian dan kolaborasi di Kalurahan Srihardono. Dengan telah dilaksanakannya acara penerjunan ini, para mahasiswa Tim MeRAMU IMM FEB UAD kini siap untuk memulai program kerja mereka di tengah-tengah masyarakat Kalurahan Srihardono selama satu bulan ke depan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-tim-MeRAMU-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kalurahan-Srihardono-Foto.-Tim-MeRAMU-IMM-FEB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:59:322026-09-16 09:59:32Tim MeRAMU IMM FEB UAD Siap Mengabdi di Kalurahan Srihardono

Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

16/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program psikososial Psychological First Aid (PFA) di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada sejumlah fasilitas pelayanan publik, salah satunya Puskesmas Warsawe di Dusun Watu Weri, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Gedung puskesmas mengalami kerusakan berat sehingga pelayanan kesehatan sementara dilakukan di tenda darurat yang berada di luar gedung.

Kepala Puskesmas Warsawe, Yohanes, mengatakan kondisi gedung masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan kelayakannya. “Kami sangat mengharapkan adanya pengkajian cepat dari dinas terkait atau Kementerian PUPR mengenai kelayakan gedung ini, apakah masih bisa digunakan setelah direnovasi atau memang harus direlokasi,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk membantu penanganan warga terdampak. Selain pendataan kondisi warga, mahasiswa juga menyiapkan program dukungan psikososial berupa Psychological First Aid (PFA) atau trauma healing.

Sekretaris KKN AB XIII UAD, Aisyah Mujahidah Belangi, mengatakan program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setelah gempa. “Sejak awal penerjunan, kami sudah berdiskusi bahwa program kerja perlu diarahkan pada aspek psikososial. Di kelompok kami juga ada mahasiswa dari Program Studi Psikologi yang siap membantu, terutama untuk anak-anak dan lansia,” jelasnya.       

Pelaksanaan program nantinya akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak puskesmas, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat. Koordinasi tersebut dilakukan agar warga yang membutuhkan pendampingan psikologis dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.           

Selain kebutuhan kesehatan dan psikososial, hasil pemetaan di lapangan menunjukkan masih adanya kebutuhan terhadap tenda posko darurat. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi titik pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan, sekaligus pelaksanaan kegiatan psikososial bagi warga terdampak. 

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung program yang dilakukan mahasiswa KKN UAD. Dukungan tersebut mencakup koordinasi dengan pihak terkait hingga pendampingan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Melalui kerja sama antara mahasiswa KKN UAD, puskesmas, pemerintah desa, dan MDMC Manggarai Barat, penanganan pascagempa diharapkan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis warga. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia, kembali merasa aman setelah mengalami bencana. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-psikososial-Psychological-First-Aid-PFA-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:51:472026-09-30 10:57:20Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menetapkan tema besar “Dahlan Muda Berkarya Wujudkan Transformasi Berkemajuan” untuk menyambut mahasiswa baru pada gelaran Pengenalan Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026, yang diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 26 September 2026.

Pilihan tema tersebut membawa filosofi mendalam mengenai pembentukan karakter mahasiswa. Tema ini menggambarkan semangat Dahlan Muda sebagai generasi yang tidak hanya dibekali kemampuan berpikir kritis dan melahirkan gagasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi masyarakat. Kata “Prakarsa” menekankan inisiatif aksi nyata, “Dahlan Muda Berkarya” mencerminkan generasi yang aktif mengembangkan potensi, dan “Transformasi Berkemajuan” berfokus pada perubahan progresif melalui teknologi, literasi, serta nilai kemanusiaan.

Selain tema, logo P2K Prakarsa 2026 juga sarat akan makna simbolis yang melengkapi identitas kegiatan ini. Bentuk bunga teratai melambangkan kemampuan mahasiswa untuk tumbuh melampaui tantangan zaman, sementara elemen mata pena menegaskan pentingnya literasi dan pengetahuan sebelum bertindak.

Elemen ornamen meliuk berbentuk lidah api merepresentasikan obor teknologi sebagai pemantik peradaban dan pencerahan. Adapun simbol tangan melambangkan pilar humanisasi, yang menegaskan bahwa seluruh gagasan dan penguasaan teknologi harus tetap berlandaskan empati serta rasa kepedulian antar sesama.

Warna pada logo turut memperkuat filosofi tersebut, yakni merah melambangkan daya juang, oranye memaknai semangat berkarya, kuning merepresentasikan optimisme ilmu pengetahuan, dan biru menggambarkan ketangguhan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan, Dahlan Muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 832 1028 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:40:432026-09-16 09:40:43Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD edukasi mahasiswa baru pada acara P2K 2026 (Foto. Humas UAD)

Mewujudkan kehidupan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus menjadi prioritas utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Langkah nyata ini dibuktikan melalui sosialisasi gencar yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAD kepada ribuan mahasiswa baru atau Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa, 15 September 2026.

Tampil sebagai pembicara, perwakilan Satgas PPKPT sekaligus Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd., mengajak para mahasiswa baru untuk lebih mengenal fungsi dari satuan tugas ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satgas merupakan bentuk kepatuhan kampus terhadap Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Jika sebelumnya satgas ini hanya berfokus menangani isu kekerasan seksual (PPKS), kini ruang lingkupnya diperluas menjadi PPKPT yang siap menangani beragam jenis kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikis.

“Fokus utama kami adalah pencegahan, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Namun, jika terjadi sesuatu, kami siap menerima laporan, mendampingi, memberikan penanganan, hingga mengeluarkan rekomendasi sanksi,” terangnya.

Vera juga berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara dan melapor saat melihat atau mengalami tindak kekerasan di lingkungan kampus. Pihak satgas menjamin penuh kerahasiaan identitas pelapor maupun korban. Layanan pengaduan ini terbuka 24 jam melalui berbagai kanal, seperti hotline, pesan Instagram, website, hingga email. Agar tidak berlarut-larut, setiap aduan yang masuk dipastikan akan ditangani secara tuntas dengan batas waktu maksimal 30 hari.

Terkait kekhawatiran apabila korban atau pelapor tidak memiliki bukti kuat seperti foto atau rekaman video, Vera menegaskan bahwa laporan akan tetap diproses. Pihaknya telah menggandeng Rumah Sakit (RS) UAD untuk memfasilitasi pembuatan visum, baik secara fisik maupun psikologis, yang nantinya dapat menjadi alat bukti autentik yang tidak terbantahkan.

Selain itu, tidak ada kompromi atau toleransi bagi pelaku kekerasan di UAD. Pihak kampus dipastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik dari kalangan mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen. Sanksi ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Nomor 14 Tahun 2024 tentang kode etik mahasiswa dan Peraturan Nomor 22 Tahun 2021 tentang kode etik karyawan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru diharapkan menyadari hak-hak perlindungannya di lingkungan kampus. Terlebih lagi, struktur Satgas PPKPT UAD sangat terbuka, di mana unsur mahasiswa menempati porsi keanggotaan terbesar dibandingkan unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan bahwa UAD secara aktif merangkul mahasiswanya untuk bergerak bersama memutus rantai kekerasan dan menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan kampus. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Satgas-Pencegahan-dan-Penanganan-Kekerasan-di-Perguruan-Tinggi-PPKPT-UAD-edukasi-mahasiswa-baru-pada-acara-P2K-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:32:372026-09-16 09:32:37Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026
Page 12 of 640«‹1011121314›»

TERKINI

  • UAD Menggelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan III Periode Oktober 202622/10/2026
  • Bimawa UAD Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Bangun Kesadaran dan Regulasi Diri Mahasiswa22/10/2026
  • Penutupan POMDA DIY Cabor Voli Pasir, UAD Apresiasi Para Juara22/10/2026
  • Survei PSKP UAD Ungkap Lima Program Prioritas Pemerintah yang Paling Sedikit Dirasakan Manfaatnya21/10/2026
  • Habiburrahman El Shirazy: Cinta Negeri Harus Diwujudkan dengan Tindakan Nyata21/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top