• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Menjadi Konten Kreator yang Berkualitas

10/11/2022/in Feature /by Ard

La Junta (kanan) pemateri Seminar Kawula Muda Berkarya oleh Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Didi)

Fillias La Junta, adalah seorang konten kreator dan sutradara konten dari Mindplace Studio. Iya, betul! Video Grand Theft Auto (GTA) San Andreas Real Life yang viral beberapa waktu lalu di berbagai platform digital, ternyata dibuat oleh unit produksi konten yang berasal dari Yogyakarta ini.

Pada Seminar Kawula Muda Berkarya dengan tema “To the Next Level Creator Space” yang diadakan oleh Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada Kamis, 3 November 2022 di Amphitarium A Kampus II UAD, La Junta hadir sebagai pemateri.

“Konten adalah sajian karya hasil dari kreativitas, sedangkan kreator ialah orang yang membuat karya tersebut. Satu hal yang perlu menjadi catatan, konten tidak hanya berupa video saja, ia bisa berupa tulisan, audio, dan lain sebagainya,” ucap La Junta.

Menurutnya, di era modern saat ini konten yang ada di internet bersifat industri kreatif. Artinya, seseorang bisa menghasilkan uang dan mendapatkan keuntungan dari membuat konten, jika mengarah ke cakupan yang lebih luas yakni dunia industri kreatif, maka bisa membuka lapangan pekerjaan yang menjanjikan. “Ada banyak contoh karya yang berkembang di industri kreatif ini, beberapa di antaranya berangkat dari tulisan, salah satunya ialah film Dear Nathan yang pada awalnya berupa tulisan dengan konsep cerita bersambung di Wattpad, lalu tulisan tersebut diangkat menjadi sebuah film.”

Berdasarkan pengalamannya, La Junta mengatakan bahwa tidak mudah untuk konsisten membuat konten dan bertahan di industri kreatif. Sebab, konten kreator selain harus melahirkan kreativitas secara berkala, ia juga dituntut untuk memiliki kesabaran dan kecermatan dalam menghadapi realitas pasar yang terjadi di internet.

“Pasar dan persaingan konten di internet kerap bersifat acak, karena bergantung pada penonton dan tren yang tengah terjadi. Dampak dari fenomena ini, jangan heran jika kemudian konten yang dibuat secara serius dan dikonsep sedemikian rupa bisa kalah menariknya dengan konten yang dibuat secara asal-asalan. Menyikapi pasar dan tren yang tengah terjadi, seorang konten kreator harus cermat dan pandai dalam melakukan riset, agar karya yang ia buat nanti sesuai dengan apa yang masyarakat ingin konsumsi. Karena apa saja yang konten kreator suka belum tentu disuka juga oleh orang lain,” beber La Junta.

Perkembangan internet membuat La Junta bersyukur, sebab saat ini ada banyak media sosial atau platform digital yang bisa digunakan untuk mengunggah sebuah konten, dan setiap media-media ini memiliki keunggulannya tersendiri. Internet membuat industri kreatif menjadi makin berkembang dan sangat mudah untuk dijangkau.

La Junta mengatakan, ketika kali pertama seseorang membuat konten dan mengunggahnya ke media sosial ataupun platform digital, pada umumnya ia akan mendapat respons yang tidak menyenangkan. Ini fenomena yang wajar dan penting untuk dirasakan oleh para konten kreator. Mengapa? Sebab dari sanalah keteguhan hatinya diuji, selain itu, fenomena tersebut bisa menjadi pemicu atau peringatan agar konten kreator bisa terus lebih baik dalam menghasilkan sebuah karya.

“Mungkin orang lain akan memberi komentar jelek pada konten pertamamu, bisa jadi komentar itu benar. Namun dari hal tersebut, jangan kemudian kamu berkecil hati, kalau sudah tahu konten yang kamu buat jelek maka buatlah lagi yang lebih bagus,” tutup La Junta. (did)

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, FSBK, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/La-Junta-kanan-pemateri-Seminar-Kawula-Muda-Berkarya-oleh-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Didi.jpg 1809 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-11-10 11:06:572022-11-10 11:06:57Menjadi Konten Kreator yang Berkualitas
You might also like
Mahasiswa UAD Raih Juara II dan III pada Ajang FSON
Rofifah: Suka Berdakwah, Tak Lupa Berprestasi
Limbah Air Cucian Udang Antarkan Tim UAD Raih Medali Emas di AISEEF 2022
Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual
Ramadan Talk: Rahasia Menata Hati di Bulan Ramadan
Prodi PBSI UAD Adakan Kuliah Umum Inovasi Bahan Ajar BIPA di Era Digital

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga19/09/2026
  • KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo19/09/2026
  • Atasi Masalah Sampah, KKN UAD Latih Warga Sumberasri Olah Plastik Jadi Paving Block19/09/2026
  • Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi19/09/2026
  • Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo19/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top