• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Ida Puspita: Bring UAD to the World and the World to UAD

12/12/2019/in Terkini /by NewsUAD

Ida Puspita, S.S., M.A.Res. selaku Kepala Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi keynote speaker dalam acara UAD seminar internasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) pada Jumat (29-11-2019).

Dunia yang semakin global dan memasuki era 4.0 bahkan 5.0 menjadikan manusia untuk siap menghadapinya. UAD terhitung sejak tahun 2009 hingga 2019 telah memiliki 1.140 mahasiswa asing dari berbagai negara dan tersebar di beberapa jurusan. Tiongkok menjadi negara terbanyak yang mengirimkan mahasiswanya untuk belajar bahasa Indonesia di Program Studi Sastra Indonesia. Selain itu, UAD juga aktif mengirimkan sejumlah mahasiswa untuk melakukan pertukaran pelajar dengan berbagai program dan beasiswa ke luar negeri. Upaya tersebut dilakukan untuk mencapai Bring UAD to the World and the World to UAD.

Ida Puspita menerangkan bahwa internationalization sangat penting. International merupakan proses mengintegrasikan, menginternasionalkan antarkebudayaan dengan seluruh negara dengan tujuan dan fungsi sebagai wadah pendidikan, penelitian, dan bertukar pikiran. UAD International Seminar dijadikan sebagai wujud internalization at home, dengan menyatukan mahasiswa lokal dengan mahasiswa asing di UAD.

Pentingnya internasionalisasi melihat beberapa keadaan yaitu Reality: Global Village, Borderless World (ICT), MEA 2015, Demand: Graduates with International Perspectives, Reputation: University Rangking National and International, dan Accreditation (New Borang). Namun, terbatasnya biaya dan tidak semua mahasiswa mampu memperoleh pengalaman belajar ke luar negeri mengharuskan perguruan tinggi tersebut memberikan wadah dengan mengoptimalisasi apa yang dimiliki seperti dengan internalization at home.

“UAD tidak hanya melakukan program pertukaran mahasiswa ke beberapa negara saja, tetapi secara rutin mengirimkan alumni UAD sebagai tenaga pengajar bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Inggris ke negara-negara ASEAN seperti Thailand,” tutur Ida Puspita.

Hal tersebut membuktikan bahwa mahasiswa dan alumni UAD tidak diragukan lagi kemampuannya dan mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai universitas lainnya.

Dalam rangka Bring UAD to the World and the World to UAD menjadikan seluruh sivitas bersinergi penuh dengan mendukung kegiatan mahasiswa dan dosen berupa pertukaran pelajar, penelitian, dan pengabdian di luar negeri. Serta, memberikan pengalaman-pengalaman luar negeri dimulai dari kegiatan kampus dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/pemaparan-kegiatan-mahasiswa-asing-di-UAd.jpg 612 816 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-12 10:49:332019-12-12 10:49:33Ida Puspita: Bring UAD to the World and the World to UAD

UAD Adakan International Seminar 2019 sebagai wujud Internationalization

12/12/2019/in Terkini /by NewsUAD

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) bekerja sama dengan Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk pertama kalinya menyelenggarakan international seminar di Amphitarium Kampus Utama. International seminar merupakan rangkaian dari kegiatan International Event.

UAD International Seminar mengangkat tema “International Seminar on Cross Cultural Understanding: Developing Human Resources to Face the Industrial Revolution 4.0” dibuka oleh Dr. Abdul Fadlil, M.T. selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan. “Kegiatan internasional sangat diperlukan agar mahasiswa dapat mengembangkan potensi serta dapat bertukar pikiran seperti dengan kegiatan pertukaran mahasiswa. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjadikan iklim mahasiswa agar memperoleh pengalaman internasional serta mengetahui budaya negara lain,” tutur Fadlil dalam sambutannya.

Seminar ini bekerja sama dengan 14 PTM seperti Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), hingga Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai daerah, mahasiswa UAD, serta mahasiswa asing UAD. UAD International Seminar mendatangkan lima pembicara. Ida Puspita, S.S., M.A.Res. selaku Kepala KUI, serta empat mahasiswa asing UAD yaitu Ahamed Naquib (Malaysia), Ahmed (Palestina), Chen Yan (Tiongkok), dan Kiss Dora (Hungary).

Ida Puspita selaku keynote speaker memaparkan tentang internationalization, dan keempat mahasiswa asing berkisah tentang culture shock yang mereka alami selama di Indonesia.

“Kegiatan-kegiatan internasional sangat penting bagi kemajuan mahasiswa, terlebih tidak semua mahasiswa mempunyai kesempatan untuk ke luar negeri, maka perguruan tinggi tersebut harus siap mewadahinya seperti kegiatan seminar internasional ini, dengan mendatangkan mahasiswa asing yang sedang belajar di universitasnya,” tutup Ida di akhir seminar pada Jumat (29-11-2019). (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/seminar-internasional-2019.jpg 433 816 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-12 10:43:492019-12-12 10:43:49UAD Adakan International Seminar 2019 sebagai wujud Internationalization

Tantangan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

03/12/2019/in Terkini /by NewsUAD

Penduduk Indonesia selama ini dikenal konsumstif. Tentu saja ada beberapa penyebabnya. Misalnya tidak mampu memproduksi sendiri suatu barang. Garam masih perlu mengimpor karena kita tidak mempunyai teknologi pengolah garam. Belum lagi alat transportasi yang semakin hari semakin memenuhi jalan. Dua contoh itu hanya bagian kecil saja. Kemudian, langkah apa yang harus dilakukan agar kehidupan lebih berimbang? Kegelisahan tentang keadaan Indonesia ini masuk dalam tantangan setiap manusia dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., dalam seminar nasional pendidikan yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan bertajuk “Realisasi Iptek, Sains, Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Daya Saing Pemuda di Era 4.0,” memaparkan beberapa hal. Acara menarik ini berlangsung di Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD), (24-11-2019).

 

“Dari sisi industri manufaktur daya saing meningkat, tapi hanya pada sisi pasar. Diukur dari sisi pendidikan, ranking pendidikan tidak baik dan mengkhawatirkan. Iklan menumbuhkan konsumerisme dan masyarakat akan terjebak sehingga melanggengkan pasar yang besar tanpa bisa menumbuhkan daya saing yang besar,” ucapnya.

Generasi muda yang tidak disiapkan dengan baik, tidak memberi dampak pada bonus demografi Indonesia 2030. Anak muda produktif memiliki populasi terbanyak dalam sebuah negara. Jika bisa menunjukkan produktifitasnya, maka daya saingnya akan meningkat. Generasi yang tingkat pendidikannya rendah, jika dibiarkan maka akan menjadi problem yang berkelanjutan. Peran perubahan di masyarakat ada di tangan para pendidik. Pendidikan menjadi peluang besar dan pilar besar Indonesia dengan terus meningkatkan produktivitas diri.

“Terjadi pergeseran pendidikan dalam keluarga, misalnya anak sejak kecil sudah beri akses ke gawai. Tanpa sadar, kebiasaan ini menimbulkan perilaku konsumtif karena hanya dari gawai, kita sudah bisa membeli banyak hal. Sekolah dan guru harus siap menghadapi perubahan besar karena teknologi. Guru harus senantiasa menumbuhkan kemampuan sehingga teknologi bisa mendorong pembelajaran ke arah baik,” tutupnya.

Jadi, pendidikan memang sangat berpengaruh terhadap tindakan kita. Untuk menghadapi era revolusi industri 4.0, mari bersama-sama bersikap lebih bijak didukung dengan mengembangkan kemampuan diri agar suatu saat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen. Indonesia mampu untuk itu. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/seminar-pendidikan-di-UAD-1.jpg 864 1296 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-03 12:23:202019-12-03 12:23:20Tantangan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

Pembelajaran Ilmu Hadis Berbasis Teknologi

03/12/2019/in Terkini /by NewsUAD

Karakteristik generasi milenial umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan teknologi digital, serta liberasi politik dan ekonomi. Pergeseran komunikasi dari offline ke online, perubahan sosial dan budaya yang signifikan dalam keluarga, perubahan spritual dan moral, aktivitas keagamaan dan relasi sosial termediasi media berbasis internet, akhirnya juga tidak dapat dilepaskan.

Prof. Dr. H. Nawir Yuslem, M.A. menyampaikan hal tersebut dalam seminar nasional bertajuk “Prospek dan Tantangan Sarjana Ilmu Hadis di Era Milenial” yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bertempat di Aula Islamic Center UAD, 23 November 2019.

“Generasi milenial dan revolusi industri 4.0 membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan semakin besar. Tentu ini akan sejalan dengan terbukanya peluang peningkatan efisiensi, produktivitas tenaga kerja dengan kemampuan tinggi, dan pertumbuhan ekonomi semakin cepat terutama di dunia digital,” ujarnya.

Menurut Nawir Yuslem mahasiswa dan lulusan Ilmu Hadis harus memiliki kemampuan teoritik dalam bidang Hadis, paham wawasan keislaman dan keindonesiaan, mampu mengkaji Islam transformatif dalam bidang dan ilmu Hadis, bisa mengaplikasikan ilmu Hadis dalam menyelesaikan permasalahan umat, kritis terhadap teks-teks keagamaan, berkomunikasi yang persuasif dan efektif, serta mampu melakukan penelitian bidang kajian Hadis.

“Pembelajaran Hadis kini lebih mudah dengan perkembangan teknologi dengan adanya aplikasi ensiklopedia Hadis. Penelusuran asal-usul, makna, jalur periwayatan, biografi singkat setiap sanadnya, derajat, keterkaitan suatu Hadis dengan Hadis lain, kategorisasi, dan indeks Hadis berdasarkan tema-tema tertentu merupakan fitur-fitur yang dimiliki oleh aplikasi tersebut,” tutupnya. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Anwar-seminar-uad.jpeg 1221 2005 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-03 11:55:282019-12-03 11:55:28Pembelajaran Ilmu Hadis Berbasis Teknologi

Pelantikan Staf Kabinet At-Tajdid BEM UAD Periode 2019/2020

30/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) sebagai tatanan eksekutif tertinggi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan pelantikan staf BEM UAD pada Rabu, (27-11-2019) di Auditorium Kampus I UAD. Sebanyak 70 mahasiswa dari berbagai fakultas yang tergabung di 12 kementerian dilantik oleh Rivandi Ali Harahap, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum selaku Presiden Mahasiswa BEM UAD.

Ikrar sumpah jabatan staf BEM UAD dihadiri oleh berbagai elemen mahasiswa mulai dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Organisasi Otonom (Ortom) se-universitas serta KBM UAD. Seventeen Dance dari komunitas tari Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) mengawali rangkaian acara pelantikan staf BEM UAD.

Yoga Saputra selaku ketua panitia dalam laporan kepanitiaannya menyampaikan bahwa “Semangat Pembaruan dalam Memupuk Generasi BEM UAD yang Berintegritas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan” menjadi tema pada pelantikan staf BEM UAD.

“Nikmati prosesnya, jadilah pribadi-pribadi unggul, dan jangan mengeluh karena perjuangan itu berbanding lurus dengan hasil yang akan dicapai,” tutur Khizam Syakir Mahfud mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum angkatan 2016 selaku Menteri PSDM dalam sambutannya.

“At-Tajdid bukan hanya ingin memberikan pembaruan dan bukan berarti BEM sebelumnya tidak baik, namun kabinet At-tajdid ingin menghadirkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UAD,” pesan Rivandi selaku Presiden Mahasiswa. Pelantikan staf BEM UAD diakhiri dengan penampilan akustik dari Isbata grup. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/jajaran-staf-kementerian-BEM-UAD.jpg 1097 3255 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-30 10:31:252019-12-18 10:56:59Pelantikan Staf Kabinet At-Tajdid BEM UAD Periode 2019/2020

Kemampuan dan Sikap Menghadapi Dunia Kerja Sarjana Ilmu Hadis

29/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Dunia kerja membutuhkan lima kemampuan seperti kemampuan menganalisa, berinovasi, memimpin, mengapresiasikan ajaran agama secara ramah, serta mengaplikasikan ilmu secara mantap. Dunia kerja juga menuntut seseorang memiliki sikap mandiri, berorientasi pada pelayanan, interdependensi secara sehat, fokus kepada pelanggan, kolaboratif, dan koordinatif sehingga mementingkan kerja kelompok yang tangguh.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., dalam seminar nasional bertajuk “Prospek dan Tantangan Sarjana Ilmu Hadis di Era Milenial” yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bertempat di Aula Islamic Centre UAD 23 November 2019.

“Laporan World Economic Forum 2016 berjudul “The Future Jobs,” membahas 10 kemampuan yang paling dibutuhkan pada tahun 2020 yakni pemecahan masalah kompleks, berpikir kritis, kreativitas, manajemen sumber daya manusia, koordinasi, kecerdasan emosional, penilaian dan pengambilan keputusan, orientasi melayani, negosiasi, serta fleksibilitas kognitif. Apakah sarjana Ilmu Hadis sudah memenuhi kriteria tersebut?” tanyanya.

Menurutnya, selama ini kendala sarjana Ilmu Hadis ialah penguasaan ilmu agama Islam yang kurang mendalam akibat ketidakmampuan membaca kitab klasik yang merupakan khazanah ilmu pengetahuan agama Islam. Selain itu lemahnya soal ilmu pengetahuan umum yang berdampak pada cara komunikasi dengan anggota masyarakat, penguasaan kurang luas atas metodologi dan teknik penyampaian ajaran Islam agar mudah diterima oleh warga masyarakat yang berbeda-beda, serta keteladanan yang kurang dapat ditiru akibat kurangnya penghayatan agama.

“Secara sosial keagamaan, publik membutuhkan lulusan sarjana Ilmu Hadis yang memiliki kemampuan berbahasa Arab, menguasai ilmu agama Islam secara luas, dalam, dan paham perbedaan-perbedaan yang ada di kalangan umat Islam mengenai berbagai masalah. Masalah yang dimaksud yaitu berkaitan dengan politik, budaya, dan agama. Hal lain yang perlu dikuasai, juga tentang menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam sehingga bisa dijadikan teladan, berwawasan global, menguasai bahasa asing lain selain bahasa Arab, mengikuti perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi. Jika kriteria ini terpenuhi, tidak menutup kemungkinan lulusan Ilmu Hadis mudah diterima oleh masyarakat. Saya yakin, mahasiswa UAD bisa melakukannya,” imbuhnya. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nur-kholis-uad-dalam-seminar-nasional.jpeg 1713 2609 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-29 11:53:082019-11-29 11:53:08Kemampuan dan Sikap Menghadapi Dunia Kerja Sarjana Ilmu Hadis

Manajemen Diri bersama IMM

29/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Dwi Astuti, M.Pd., dalam acara talk show malam ta’aruf bertajuk “Wujudkan Ukhuwah Islamiyah” mengatakan bahwa kader ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus memanajemen diri, mengatur, dan mengelola diri untuk mencapai tujuan (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi oleh diri sendiri). Seiring dengan kegiatan yang di IMM, maka hal itu dapat dicapai dengan mudah. Menurutnya, manajemen diri menjadi salah satu kunci kesuksesan.

Acara talk show menarik ini berlangsung di Kampus Utama UAD, (22-11-2019). Di hadapan kader IMM Program Studi Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Vokasi (JPMIPA) dan IMM Pprogram Studi Bimbingan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (BPP), Dwi Astuti mengingatkan pentingnya manajemen diri yang baik.

“Manajemen diri yang baik, menata kebiasaan setiap hari dengan baik, tetapkan tujuan secara berkala, perbaiki diri setiap hari, memanfaatkan waktu untuk membangun relasi, selalu berpikiran positif, dan tidak mudah menyerah. Manajemen waktu merupakan cara seseorang dalam mengatur waktu yang selalu berjalan setiap saat, perencanaan waktu sesuai dengan target yang ingin dicapai, disiplin diri dalam memenuhi perencanaan waktu tersebut, menentukan skala prioritas. Manajemen diri butuh konsistensi, istiqamah, dan lingkungan yang mendukung,” jelasnya.

Mahasiswa yang berani untuk bergabung dengan IMM, maka mereka sudah selangkah lebih depan dibanding mahasiswa lain. Sebab, di IMM mereka akan mematangkan diri dalam memanajemen diri dan berorganisasi. IMM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah di kampus, gerakan dakwah Islam di kalangan mahasiswa, struktur dari tingkat pusat sampai ranting (ada di seluruh Indonesia). Organisasi ini juga tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu. Mahasiswa dapat berkembang dengan baik melalui IMM. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Manajemen-Diri-3.jpeg 373 389 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-29 10:36:492019-12-17 10:54:12Manajemen Diri bersama IMM

Social Venture Conference bersama Najwa Shihab

27/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Acara Social Venture Conference mengangkat tema “Revolutionary Act Toward Industry 4.0” merupakan kerja sama komunitas Mata Kita Yogyakarta, Narasi TV, dan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan menarik ini diselenggarakan di Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan adjudicator Najwa Shihab dan Zainal Arifin Mochtar, (21-11-2019).

Komunitas Mata Kita adalah forum penonton Narasi TV untuk berbagi saran, interaksi dan tukar pikiran, membangun jejaring, hingga menggelar kegiatan. Komunitas Mata Kita mengedepankan semangat antikorupsi, toleransi, serta partisipasi publik.

Perwakilan Forum BEM DIY Zainudin Bakar mengatakan, acara ini merupakan semangat baru bagi milenial dan kesempatan baik untuk melakukan perubahan. Fatimah Zahroh selaku Local Leader Komunitas Mata Kita Yogyakarta juga mengungkapkan banyak peran yang bisa diisi mahasiswa di masyarakat. Predikat agen of change menuntut peka terhadap lingkungan sekitar dan menemukan solusi terbaik yang bisa diwujudkan. Selain itu dapat membuka ruang kolaborasi diskusi dan hasil akhirnya berupa output seperti dilaksanakan aksi kolektif dengan semua pihak.

Dr. Abdul Fadlil, M.T. Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Kehidupan Kampus, Kemahasiswaan, dan Alumni, dalam sambutannya berharap acara ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh mahasiswa di DIY mampu membangun kerja sama dan bersinergi. Semua yang datang dapat merasakan kebersamaan dengan semangat keyogyakartaan, setelah lulus bisa membawa nilai-nilai yang baik. Ia juga berharap ke depannya BEM DIY bisa semakin bagus dan mempererat tali silaturahmi mahasiswa se-DIY. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/najwa-shihab-di-UAD.jpg 708 1060 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-27 08:45:572019-11-27 08:45:57Social Venture Conference bersama Najwa Shihab

UAD Gelar Upacara Peringatan Milad Muhammadiyah ke-107 Tahun

27/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan tajdid yang berpedoman pada Alquran dan Hadis telah memasuki usia 107 tahun pada Senin, 18 November 2019. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) memperingati Milad Muhammadiyah dengan mengadakan upacara di halaman Kampus Utama UAD.

Upacara peringatan dipimpin oleh Suratno, mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis angkatan 2016 dengan pembina upacara Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran Rektorat, Biro Kemahasiswaan, LPSI, hingga Ortom Tapak Suci (TS), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Hizbul Wathan (HW), serta tak ketinggalan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI).

Rektor UAD membacakan pidato Milad Muhammadiyah yang telah disusun oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Muhammadiyah mengusung semangat mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi spirit dakwah pada usia 107 tahun. Sejak berdiri hingga sekarang, Muhammadiyah terlibat aktif dalam berjuang mendirikan bangsa serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Muhammadiyah memiliki komitmen tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan berperan aktif mendirikan lembaga pendidikan di seluruh nusantara. Ketika pemerintah belum menjangkau aspek pendidikan di pelosok-pelosok nusantara, Muhammadiyah sudah menjangkau yang terjauh, terdalam, dan terdepan. Namun gerakan ini dianggap kurang populer karena etosnya adalah sedikit bicara banyak bekerja. Muhammadiyah menjadi jalan langkah strategis bagi masa depan bangsa Indonesia.

“Rangkaian Milad Muhammadiyah ke-107 tahun hingga Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tahun 2020 nanti, marilah kita ramaikan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menunjukkan syiar,” sekilas sambutan Muchlas di akhir pembacaan pidato.

Upacara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh Drs. Anhar Ansyory, M.Si., Ph.D. serta penampilan seni bela diri dari TS UAD yang berhasil meraih juara umum di Universitas Airlangga. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/pasukan-Ortom-UAD.jpg 1216 1177 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-27 08:39:262019-11-27 08:39:26UAD Gelar Upacara Peringatan Milad Muhammadiyah ke-107 Tahun

UAD Gelar ICW-Telkomnika 2019

23/11/2019/in Terkini /by NewsUAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan 2nd International Conference and Workshop on Telecommunication, Computing, Electrical, Electronics and Control (ICW-Telkomnika 2019). Acara ini berlangsung Selasa hingga Rabu (19−20 November 2019) di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. ICW-Telkomnika 2019 merupakan hasil kerja sama antara UAD dengan Institute of Advanced Engineering and Science (IAES) Indonesia Section dan Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI).

Lebih dari 170 peserta hadir dalam konferensi dengan tema “Computational Intelligence Techniques in the Context of Industry 4.0: Present Findings & Future Directions for Living a Better Life”. Selain dari Indonesia, peserta berasal dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Vietnam, Filipina, India, Oman, dan Colombia.

Hadir sebagai pembicara utama Dr. M. Nadzir Marsono dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Nur Pamudji dari Indonesia Solar Association, dan Prof. Teddy Mantoro dari Sampoerna University. Ada pula Prof. Zainal Salam (Universiti Teknologi Malaysia) sebagai pengisi One Day Workshop on Preparing High Quality Journal Article.

ICW-Telkomnika merupakan konferensi dan workshop tahunan yang diadakan sebagai wadah bagi para ahli untuk mempresentasikan penelitian-penelitian terbarunya. Selain itu, ada pula sesi workshop untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menulis karya ilmiah yang layak terbit dalam jurnal-jurnal terindeks Scopus.

Ketua panitia Nuryono Satya Widodo mengatakan, target utama ICW-Telkomnika 2019 adalah agar peserta dapat menghasilkan tulisan-tulisan ilmiah yang berkualitas. “Kami menghadirkan pakar-pakar kepenulisan yang dapat memandu para peserta dalam memperbaiki tulisan mereka secara spesifik dan teknis. Di samping itu, para peserta mendapatkan arahan dan kritik langsung dari para mentor atas tulisan-tulisan yang dipresentasikan,” terangnya.

Sementara salah satu peserta dari Vietnam, Lanh Van Nguyen, tampak antusias mengikuti setiap sesi dalam ICW-TELKOMNIKA 2019. Ia mengaku senang bisa datang dan mempresentasikan hasil penelitiannya dan mendapat masukan dari para peneliti lainnya di sini.

“Saya belajar banyak tentang cara-cara meningkatkan kualitas tulisan ilmiah, kemudian cara menyajikan hasil penelitian kepada para peneliti lain. Harapan saya, acara ini diadakan lagi tahun depan, dan saya pasti datang,” ujar laki-laki asal Thai Nguyen University of Technology ini. (doc/ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UAD-ICW-Telkomnika-2019-3.jpeg 240 320 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-23 09:32:112019-11-23 09:32:11UAD Gelar ICW-Telkomnika 2019
Page 510 of 763«‹508509510511512›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top