• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Pentas Wayang Kulit: UAD untuk Indonesia Berkemajuan dan Berbudaya

04/01/2019/in Terkini /by NewsUAD

Elisha Orkarus Allaso, salah satu sinden yang akan hadir pada pagelaran wayang kulit kali ini. Elisha merupakan sinden asal Sulawesi blasteran Venezuela dan Perancis.

Bertempat di Kampus empat Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (5/1) akan diselenggarakan pentas wayang kulit. Pagelaran wayang kulit ini akan dipandu oleh dalang kondang Ki Seno Nugroho dengan mengangkat lakon Amarta Binangun.

Lakon Amarta Binangun menceritakan tentang sebuah epik perjuangan Pandawa membangun hutan Wana Marta menjadi sebuah kerajaan yang masyur. Diceritakan dalam Amarta Binangun, setelah Pandu Dewanata sebagai Raja Hastina meninggal dunia, kelima anaknya yakni kesatria Pandawa, menuntut hak di kerajaan Hastina yang belakangan dikuasai oleh pamannya, Prabu Destarata. Akan tetapi, kelima kesatria itu tidak diberikan hak apapun atas kerajaan Ayahnya. Prabu Destarata justru memerintahkan Pandawa untuk membangun kerajaan sendiri di hutan tandus Amarta.

Meskipun berat, sebagai kesatria, Pandawa tetap menjalankan perintah Prabu Destarata yang telah menduduki posisi raja menggantikan ayahnya. Perjalanan dari Hastina menuju Amarta tidak dilalui dengan mudah oleh para kesatria Pandawa, banyak halangan dan rintangan namun tidak menghentikan langkanya menuju hutan tandus itu. Setelah sampai di hutan Amarta, para kesatria Pandawa tetap menemui hanyak halangan dan rintangan ketika membangun hutan belantara tandus menjadi sebuah kerajaan. Meskipun demikian, para Pandawa tidak patah arang hingga meraka berhasil membangun sebuah kerajaan baru yang besar dan maju dengan rakyatnya yang makmur dan sejahtera.

Kordinator Seksi Pagelaran Wayang Kulit Unggul Haryanto Nur Utomo M.Si menyampaikan, wayang kulit merupakan salah satu kesenian asli Indonesia yang telah diakui dunia, sehingga wayang kulit merupakan salah satu simbol identitas bangsa. Wayang kulit juga merupakan kesenian yang sarat nilai-nilai luhur. Menggelar pentas wayang kulit adalah wujud melestarikan identitas budaya sakaligus menyuguhkan tontonan berisi tuntunan.

Lebih lanjut, Unggul mengatakan pemilihan lakon Amarta Binangun bukan tanpa alasan. Dalam lakon itu perjuangan para kesatria Pandawa membangun hutan hingga menjadi sebuah kerajaan yang besar dan maju dapat menjadi contoh dan dipetik nilai-nilai luhurnya. Apa yang dilakukan para Pandawa juga dilakukan para pendiri UAD. Sebelum menjadi sebuah universitas yang besar dan maju seperti sekarang ini, UAD juga memiliki proses yang panjang dan tidak mudah.

“Dimulai dari IKIP Muhammadiyah, sebuah institut yang hanya fokus di keguruan, hingga akhirnya berkembang menjadi UAD yang memiliki banyak fakultas. Termasuk Fakultas Kedokteran yang dulu dianggap tidak memungkinkan. Waktu telah membuktikan UAD terus berkembang dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk bangsa melalui dunia pendidikan,” kata Kordinator Seksi Pagelaran Wayang Kulit yang juga Dosen Psikologi.

Unggul juga mengemukakan, pagelaran wayang kulit kali ini juga mendatangkan sinden bernama Elisha Orkarus Allaso, sarjana Pedalangan lulusan ISI Yogyakarta yang juga seorang Magister Psikologi asal Sulawesi blasteran Venezuela dan Perancis. Sesuai dengan tema Milad “Membangun identitas Bangsa yang Berkemajuan Berbasis Budaya”, pagelaran wayang kulit ini diharapkan menjadi kegiatan yang dapat memberikan banyak teladan nilai untuk memajukan bangsa dan wahana merefleksikan.

“Elisha meskipun bukan orang Jawa, namun mau dan mampu menjadi sinden. Selain dapat memetik banyak pembelajaran dari lakon Amarta Binangun, kita juga dapat belajar dari Elisha untuk membangun dan memajukan bangsa yang beridentitas,” ucap Unggul. (Efri).

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/sinden-milad-58-UAD-1.jpeg 506 720 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-01-04 13:31:252019-01-04 13:33:38Pentas Wayang Kulit: UAD untuk Indonesia Berkemajuan dan Berbudaya

Laporan Tahunan Rektor UAD

04/01/2019/in Event, Terkini /by NewsUAD

Pada Sidang Senat Terbuka Milad Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang ke-58, Dr. Kasiyarno, M.Hum., selaku Rektor UAD menyampaikan laporan tahunan yang merupakan suatu pertanggungjawaban rektor di tahun 2018. Laporan ini berlangsung di kampus 4 UAD Jln. Lingkar Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Sabtu (29-12-2018).

Laporan pertanggunjawaban ini berisi kinerja yang telah dicapai UAD yang mencakup perkembangan kelembagaan terkini, sumber daya insani, kemahasiswaan, penelitan dan pengabdian kepada masyarakat, pusat unggul, pengembangan sistem informasi, kerja sama internasional, perkembangan fasilitas kampus, pengembangan unit usaha, penjaminan mutu, corperate social responsibility, serta peningkatan kesejahteraan.

Dari seluruh cakupan itu, UAD merupakan perguruan tinggi yang setiap tahunnya memiliki peningkatan yang signifikan. Ditinjau dari program studi, sekarang UAD sudah mendapatkan izin dan bisa menambah tiga program studi baru seperti Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, dan Pendidikan Profesi Guru. Sehingga saat ini, UAD tercatat memiliki 47 program studi, termasuk 11 Program Studi Pascasarjana.

Selain itu, UAD juga masih membudayakan prestasi mahasiswa lokal dan asing sekaligus dosen-dosen. Tahun ini, peningkatan prestasi yang diraih mahasiswa UAD sudah naik menempatkan peringakat 49 yang di tahun 2017 masih di bawah, yaitu 84. Selain mahasiswa, ada tiga dosen UAD tidak mau ketingalan juga yaitu Nurkhasanah, S.Si., M.Si., Ph,D., Apt., dosen berprestasi di bidang sain teknologi, Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., dosen yang menciptakan alat otomatisasi monitoring nutrisi tanaman hidroponik bagi petani, dan Dr. Kintoko, S.F., M.Sc., Apt., penemu obat diabetes bernama Binegal.

Ada juga dosen yang sudah berkonstribusi untuk bangsa dan negara atas nama Prof. Hariyadi, M.Sc., yang mengambangkan persenjataan di Departemen Pertahana Keamanan Republik Indonesia.

“Tentu pencapain itu yang telah kami sampaikan di muka tidak lepas dari peran berbagai pihak baik intern maupun ekstern. Oleh karena itu, pada laporan ini, izin kami mengucapkan terima kasih atas konstibusinya untuk memajukan UAD,” ucap Kasiyarno.

Setelah laporan selesai, ada pidato ilmiah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., dengan tema “Membangun Bangsa yang Berkemajuan dengan Perkembangan dan Budaya Indonesia”. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Laporan-Tahunan-Rektor-UAD.jpg 853 1280 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-01-04 12:03:552019-01-04 12:03:55Laporan Tahunan Rektor UAD

UAD Kirim 8 Mahasiswa ke Tiongkok dan Malaysia

25/12/2018/in Terkini /by NewsUAD


Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi mengirim delapan mahasiswa ke Guangxi University for Nationalities, Tiongkok. Pengiriman ini dalam rangka program 2+2, yakni mahasiswa berkuliah selama dua tahun di UAD dan melanjutkan studi mereka dua tahun diTiongkok. Mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi Teknik Informatika atas nama Azkiya Martadewi Nuraeni, Imam Safei, Rifqi Hirawan, Rizal Dwi Setya,Wahyu Rusdiansyah Hasyim, dan Syaid Iqbal Hamsan, serta mahasiswa dari Program Studi Manajemen atas nama Annasya Feyzarrahma dan Syarifah Mudaim.

Di hari yang sama, UAD juga mengirim mahasiswa ke Universiti Malaysia Pahang untuk mengikuti program credit transfer system selama satu semester. Mahasiswa yang akan dikirim berasal dari Program Studi Teknik Kimia yaitu Arif Khoirul Safi’i, Ayu Citra Dewi, Zen Adi Laksana, dan Mar’atul Husna, Program Studi Teknik Informatika yaitu Hafidz Jaysurahman, Fitri Febryani, dan, Cicin Hardiyanti P., serta dari Program Studi Teknik Industri yaitu Fani Andani, Fitri Marlina, dan Prina Maghfira Nabila.

Program credit trasnsfer system merupakan program yang mendapatkan hibah transfer kredit Kemenristek Dikti. Mahasiswa yang mendapatkan hibah tersebut adalah Zen Adi Laksana dari Program Studi Teknik Kimia dan Fitri Febryani dari Teknik Informatika. Menurut kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UAD, Ida Puspita, M.A.Res., ini merupakan tahun ketiga UAD mendapatkan hibah tersebut. Sejak tahun 2012, UAD telah mengirimkan lebih dari 25 mahasiswa ke Guangxi University for Nationalities, Tiongkok, dan pada tahun 2016 UAD juga mengirimkan mahasiswanya ke Kyundong University serta Sun Moon University, Korea Selatan.

Sebelum diberangkatkan, mahasiswa telah dibekali bahasa Mandarin selama satu semester. Ida Puspita menambahkan, “Pembekalan tersebut berupa gambaran tentang kehidupan di universitas dan negara tujuan mahasiswa.” (Gl)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/22-UAD.jpg 960 960 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-12-25 13:10:112018-12-25 13:10:20UAD Kirim 8 Mahasiswa ke Tiongkok dan Malaysia

Catatan Perjalanan UAD Peduli Lombok dan Palu

10/12/2018/in Terkini /by NewsUAD

Selama tahun 2018, beberapa wilayah di Indonesia dilanda bencana gempa bumi dan tsunami. Dua di antaranya yang menjadi perhatian publik nasional sampai internasional adalah bencana di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur, serta Kota Palu, Donggala, dan Sigi di Sulawesi.

Sebagai amal usaha Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang pendidikan tinggi dengan misi Tri Dharma, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memiliki tanggung jawab moral untuk membantu meringankan beban korban bencana. Salah satu dari misi itu adalah pengabdian kepada masyarakat.

Pada tanggal 5−7 Oktober 2018, Tim Peduli Lombok UAD bertolak ke Pulau Lombok untuk menyampaikan bantuan dari sivitas akademika UAD bagi korban gempa, sekaligus memberikan motivasi kepada para relawan psikososial UAD yang telah diterjunkan sebelumnya. Tim ini terdiri atas Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum., Wakil Rektor I Dr. Muchlas, M.T., dan Dr. Abdul Fadlil, M.T. selaku Wakil Rektor III. Selain itu juga didampingi Kepala Kantor UAD, Kepala LPSI, dan staf Humas UAD.

Di lokasi terdampak bencana, hunian sementara (huntara) dipandang merupakan kebutuhan vital yang harus segera direalisasikan, maka salah satu bantuan yang diberikan UAD berupa fasilitas ini. Secara simbolis, bantuan diserahkan melalui Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB di ruang rektorat Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Selanjutnya dikoordinasikan dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk diimplementasikan dalam bentuk huntara.

Hari pertama, rombongan UAD berkunjung ke Dusun Lekok dan Dusun Lading-lading. Kedua dusun di Lombok Utara ini menderita dampak gempa bumi sangat parah. Banyak hunian warga yang roboh sehingga untuk sementara warga ditempatkan di tenda-tenda darurat yang disiapkan oleh BNPB dan MDMC.

Setelah memberikan bantuan huntara, Rektor UAD memberikan motivasi kepada masyarakat korban gempa. Tujuannya agar masyarakat tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah dan tetap semangat serta sabar dalam menerima musibah.

Menurut MDMC, huntara merupakan bangunan sementara yang diperkirakan dapat bertahan fisiknya selama dua tahun. Setelah dua tahun masyarakat terdampak bencana diharapkan dapat dipindah ke hunian permanen yang disiapkan oleh pemerintah. Selain huntara, UAD juga memberikan bantuan paket sembako sebanyak 500 paket.

Gempa bumi di Lombok, selain menghancurkan berbagai infrastruktur dan bangunan hunian warga, juga merusak gedung dan fasilitas sekolah. Melalui kesempatan ini, UAD juga memberikan bantuan paket peralatan sekolah kepada anak-anak sebanyak 500 paket yang secara simbolik dilakukan oleh Wakil Rektor III.

Di lokasi-lokasi terdampak bencana, MDMC telah menyediakan bangunan masjid sementara supaya masyarakat tetap dapat menjalankan ibadahnya. Masjid sementara Lading-lading yang dibangun MDMC digunakan untuk menerima rombongan UAD oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) setempat.

Selain itu, beberapa huntara dan rumah sakit lapangan telah didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Lading-lading. UAD juga menerjunkan relawan mahasiswa psikososial yang bertugas mendampingi anak-anak agar mentalnya tetap terjaga, sehingga tetap memiliki motivasi yang tinggi untuk bersekolah.

Hari kedua, rombongan UAD berkunjung ke lokasi korban gempa di Kabupaten Lombok Timur. Kunjungan ke Dusun Batuyang menemukan kondisi beberapa bangunan yang sangat parah dan salah satunya adalah amal usaha Muhammadiyah/Aisyiyah. Demikian pula ketika mengunjungi Dusun Pohgading. Situasi dan kondisinya sangat memprihatinkan, banyak hunian warga dan bangunan amal usaha Muhammadiyah yang roboh terkena dampak gempa bumi. Kehadiran rombongan UAD di kedua dusun tersebut masih terbatas memberikan bantuan sementara seperti huntara, paket sembako, dan peralatan sekolah anak-anak.

Sebelum kembali ke Mataram, rombongan UAD diterima Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB Yusron Saudi, M.Pd. (alumni Teknik Elektro UAD) di rumah orang tuanya di Dusun Pohgading Lombok Timur.

Fenomena trauma pascagempa seperti masih melanda di sebagian masyarakat Lombok, oleh sebab itu peran relawan psikososial masih sangat diperlukan untuk mengondisikan agar kehidupan masyarakat di sana normal kembali.

UAD Peduli Palu

Beberapa bulan setelah bencana Lombok, gempa bumi dan tsunami melanda Sulawesi khususnya di Kota Palu, Donggala, dan Sigi. Pada tanggal 24−26 November 2018, pimpinan UAD bertolak ke lokasi gempa di Palu untuk memberikan bantuan.

Sebelum berangkat ke lokasi terdampak gempa, UAD menugaskan Kepala Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Universitas Ahmad Dahlan (PSMPB-UAD) Dholina Inang Pambudi, M. Pd. Tujuannya untuk melakukan survei awal mengidentifikasi lokasi-lokasi yang perlu dikunjungi sekaligus berkoordinasi dengan MDMC dalam pengaturan penyampaian bantuan.

Setibanya di Kota Palu, Tim UAD Peduli Palu pertama mengunjungi Universitas Muhammadiyah Palu untuk silaturahmi dan berdiskusi tentang perkembangan PTM dan keadaan kampus pascagempa. Setelahnya, menuju ke salah satu lokasi korban gempa di daerah Pantoloan yang menjadi salah satu sasaran binaan MDMC.

Bantuan UAD untuk musibah gempa bumi di Palu diwujudkan dalam bentuk biaya pembangunan huntara sebanyak 20 buah. Diserahkan oleh Rektor UAD kepada Dr. Rahmawati Husein perwakilan dari MDMC.

Dampak gempa bumi dan tsunami di Palu sangat masif. Tim menjumpai sebuah kapal dengan tonase sangat besar terdampar di perairan dangkal, sebuah kapal penumpang mendarat di perkampungan, masjid yang tinggal menaranya saja dan satu-satunya bangunan yang utuh di sebuah perkampungan yang terkena gempa.

Selain itu, masyarakat di sana khususnya anak-anak, keadaan mentalnya belum stabil akibat trauma pascabencana. Oleh sebab itu, UAD juga mengirim relawan psikososial sebanyak 11 orang dan relawan logistik dari mahasiswa sebanyak 3 orang selama dua bulan. Setiap setengah bulan sekali, secara bergantian UAD juga mengirim relawan apoteker dari unsur dosen.

Kunjungan hari terakhir di Palu, tim sempat singgah di lokasi terjadinya tsunami dengan dampak sangat parah. Tempat wisata di tepi pantai yang semula asri dengan berdirinya masjid apung. Hantaman tsunami telah meruntuhkan bangunan masjid sehingga bagian alasnya tenggelam ke pantai.

Sekalipun bantuan yang diberikan oleh UAD tidak sebanding dengan besarnya penderitaan masyarakat korban gempa, namun ada harapan kepedulian ini dapat membangkitkan rasa empati sekaligus menumbuhkan spirit migunani tumrap liyan atau bermanfaat bagi sesama. Salam Tangguh UAD-MDMC-LAZIZMU. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Catatan-Perjalanan-UAD-Peduli-Lombok-dan-Palu-2.jpg 281 500 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-12-10 14:30:592018-12-11 09:08:37Catatan Perjalanan UAD Peduli Lombok dan Palu

UAD Kirim Relawan Bangun Hunian Sementara di Palu

06/12/2018/in Terkini /by NewsUAD

Setelah memberikan bantuan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyerahkan bantuan berupa hunian sementara (huntara) kepada korban terdampak gempa dan tsunami yang kehilangan tempat tinggal di Palu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dr. Kasiyarno, M.Hum., Rektor UAD pada 25 November 2018.

“Selain bantuan huntara, UAD juga mengirimkan relawan mahasiswa dan dosen ke beberapa lokasi,” kata Kasiyarno saat menyerahkan bantuan secara simbolis didampingi Wakil Rektor I (Warek) Dr. Muchlas, M.T., Warek II Drs. Safar Nasir, M.Si., Warek III Dr. Abdul Fadlil, M.T., Kepala Kantor Universitas Dr. Hadi Suyono, S.Psi., M.Si., serta Kepala Pusat Studi dan Mitigasi Penanggulangan Bencana (PSMPB) UAD Dholina Inang Pambudi, M.Pd.

Dholina menjelaskan, mahasiswa dan dosen UAD tersebut memperkuat tim relawan Muhammadiyah di bawah koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah. Relawan tersebar di beberapa lokasi antara lain, poskor logistik Unismuh, Posyan Pantoloan, Wani, Bobo, Salua, Sirenja.

Wakil Ketua MDMC, Rahmawati Husein, Ph.D. mengatakan, MDMC rencana akan membangun 1.000 huntara di delapan lokasi termasuk bantuan dari UAD. Saat ini ketersediaan material menjadi salah satu kendala dalam membangun huntara. Yang paling susah mencari semen, kayu, dan baja ringan. Padahal, masyarakat sangat antusias untuk membangun.

“Selain huntara, UAD juga mengirimkan mahasiswa Psikologi untuk terapi psikososial, mahasiswa dan dosen farmasi, serta tim kesehatan lainnya.

Selain membutuhkan huntara, menurut Endischa, mahasiswa Psikologi UAD semester 7 salah satu relawan yang ada di lokasi, masyarakat membutuhkan pendampingan psikososial, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. “Kami berupaya membantu memulihkan psikologi masyarakat agar bisa beraktivitas kembali,” katanya lagi. (dok humas UAD)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UAD-Kirim-Relawan-Bangun-Hunian-Sementara-di-Palu.jpg 682 1024 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-12-06 19:15:002018-12-06 19:16:10UAD Kirim Relawan Bangun Hunian Sementara di Palu

Uji Tembak Rudal Merapi Anti Pesawat Terbang Buatan Anak Bangsa

03/12/2018/in Terkini /by NewsUAD

Kerja sama pembuatan peluru kendali (rudal) kaliber 70 yang diberi nama Rudal MERAPI antara Dislitbang TNI AD dan Pusat Riset CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah memasuki serangkaian uji-uji dinamis. Pada 22 November 2018 bertempat di lapangan tembak laboratorium milik Dislitbang TNI AD di Buluspesantren, Kebumen, Jawa Tengah, dilakukan uji tembak rudal untuk mengetahui performansi rudal yang dibuat untuk tahun anggaran 2018.

Uji tembak dihadiri oleh Kepala Dislitbang TNI AD Brigjen Mulyo Aji, M.A., Kasubdisiptek Kolonel Burlian Sjafei, Komandan Poltekad Kolonel Bagus Antonov, tamu undangan dari Pussenarhanud, Pussenif, segenap staf di lingkungan Dislitbang TNI AD, Poltekad, serta Tim Konsultan dari UAD dan Pustekbang LAPAN.

Selama terbang melesat, rudal dilengkapi dengan alat telematri yang mampu memberikan data mengenai manuver rudal untuk tiap-tiap komponen yang ada. Alat telemetri yang dipasang telah berfungsi baik dengan memberikan informasi gerakan rolling (berputar), yawing (menggeleng), dan pitching (mengangguk), juga ketinggian, kecepatan dan lain-lain, dapat diperoleh meskipun dalam kondisi hentakan yang cukup besar (melebihi 14 G). Keberhasilan pembuatan dan pemasangan alat ini merupakan reputasi tersendiri mengingat untuk uji-uji rudal dengan kecepatan tinggi, biasanya alat telemetri gagal berfungsi sehingga tidak diperoleh informasi yang akurat tentang kondisi sebenarnya yang dialami rudal.

Keberhasilan penembakan serta pembuatan alat ini menjadi dasar diperolehnya data riil rudal selama terbang sehingga karakteristik rudal dapat diketahui dengan lebih baik dan akurat. Terlebih lagi gerakan rudal sangat cepat, mengalami tekanan angin yang sangat kuat, perubahan suhu, kelembaban udara, dan mengalami pengurangan berat seiring dengan terbakarnya bahan roket pendorong.

Rudal MERAPI merupakan rudal kaliber 70 buatan anak bangsa yang pertama dapat menunjukkan performansinya sebagai roket/peluru yang dikendalikan menggunakan roket pendorong dengan kecepatan awalan penembakan >650 km/jam yang selanjutnya akan mampu melesat melebihi kecepatan suara. Pendorong roket ini dibuat oleh Poltekad melalui uji-uji yang intensif selama bertahun-tahun. Kecepatan rudal mampu untuk merontokkan pesawat baik pesawat tempur, helikoper militer, serta sasaran udara lainnya seperti drone, juga pesawat sipil. Untuk keperluan uji fungsi rudal, pada tahap awal digunakan sasaran di udara berupa flare yang menghasilkan radiasi sinar infra merah yang dibawa terbang oleh drone. Selama uji, sistem pencari/seeker rudal telah dapat bekerja aktif serta mengirimkan sinyal secara sangat cepat ke sistem kendali rudal yang diikuti dengan gerakan manuver canard (sirip kendali) dan rudal melakukan pengejaran target.

Teknologi seeker sebagai bagian pencari target sangat lazim digunakan untuk rudal dalam meningkatkan akurasi mengejar dan mengunci sasaran seperti pesawat, juga helikopter yang menghasilkan radiasi sinar infra merah melalui panas mesin yang ada. Proses pembuatan rudal dilakukan dengan urut-urutan uji statis terukur yang dilakukan sebelumnya untuk subsistem seeker, kendali, canard, pendorong roket, serta rudal utuh di dalam terowongan angin. Penguasaan teknologi rudal yang sangat kompleks oleh Dislitbang TNI AD ini juga diharapkan mampu menangani rudal-rudal TNI yang sudah expire dan juga modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan alat perang kita.

Pembuatan rudal anti pesawat ini menggunakan teknik Fire and Forget yaitu rudal ditembakkan ke sasaran kemudian secara otomatis rudal akan mengunci dan mengejar sasaran tanpa dipandu operator. Dengan teknik ini akan sangat aman dan praktis bagi penembak untuk dapat melakukan manuver gerakan personal selanjutnya dalam peperangan. Teknologi seeker yang ada tidak memungkinkan rudal dikacau/dimatikan oleh musuh seperti halnya jika menggunakan panduan radar atau satelit (GPS). Kandungan lokal pembuatan rudal MERAPI sangat tinggi yaitu >70% sehingga relatif aman jika diancam embargo oleh negara lain. Pengoperasional juga relatif sederhana, sesuai karakter TNI serta harga produksi yang diestimasi nantinya jauh lebih rendah dibanding pembelian rudal impor yang biasanya dibarengi dengan persyaratan tertentu.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dislitbang TNI AD, bahwa ke depan rudal yang sudah dikuasai pembuatannya ini akan disempurnakan sehingga mampu memenuhi syarat-syarat tipe dan kelaikan suatu produk rudal yang sesuai dengan postur dan dapat digunakan oleh TNI dalam meningkatkan kekuatan daya gempur untuk menjaga kedaulatan negara serta mampu merubah peta kekuatan efek diteren untuk kehormatan bangsa Indonesia di kancah internasional.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Uji-Tembak-Rudal-Merapi-Anti-Pesawat-Terbang-Buatan-Anak-Bangsa-2.jpg 361 395 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-12-03 18:52:242018-12-03 18:53:18Uji Tembak Rudal Merapi Anti Pesawat Terbang Buatan Anak Bangsa

Peresmian Growth Hub Pertama di Indonesia

30/11/2018/in Terkini /by NewsUAD

 

“Growing Indonesia−a Triangular Approach” adalah proyek Erasmus+ yang berdurasi tiga tahun. Program ini berfokus untuk membangun kapasitas kewirausahaan di seluruh Indonesia dengan mengembangkan kolaborasi antara universitas dan dunia bisnis, menanamkan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum universitas, serta mengembangkan infrastruktur pendukung untuk penciptaan unit bisnis baru.

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan negara keempat terbesar di dunia, Indonesia telah mengembangkan pelayanan khusus guna memenuhi pandangan luas para pengusaha di Indonesia.

Pada tahun 2020, proyek konsorsium yang dipimpin oleh Gloucestershire University akan membuat tujuh Growth Hub di seluruh Indonesia dan asosiasi industri nasional yang akan menyediakan jaringan dan peluang pelatihan untuk berbagai kelompok pemangku kepentingan. Minggu ini, konsorsium Gloucestershire University dengan bangga meresmikan tonggak pertamanya. Hanya setahun setelah proyek dimulai, Growth Hub pertama dibuka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, dan itu jauh lebih cepat dari jadwal.

UAD adalah salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia dan telah dinilai sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia menurut Kemenristekdikti. Sejak didirikan pada tahun 1960, UAD secara konsisten mempertahankan tradisi integritasi akademik yang kuat dan mendapatkan reputasi yang sangat baik dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UAD-1.jpg 745 1303 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-11-30 07:58:312018-11-30 07:58:37Peresmian Growth Hub Pertama di Indonesia

UAD Resmikan Kantor Urusan Bisnis dan Inovasi

30/11/2018/in Terkini /by NewsUAD

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meresmikan Kantor Urusan Bisnis dan Inovasi (KUBI) pada 27 November 2018 di kampus 2 UAD. Kantor ini merupakan Growth Hub UAD sebagai realisasi dari proyek Growing Indonesia Triangular Approach (GITA) Hibah Erasmus+. Dalam proyek GITA Indonesia ini, Erasmus+ memberikan hibah kepada 11 universitas dari 5 negara, yaitu 7 universitas dari Indonesia (UAD, President University, Universitas Islam Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Semarang, Universitas Brawijaya, dan STIE Malangkucecwara) dan 4 universitas dari Eropa (University of Glocestershire dari Inggris, Dublin Institute of Technology dari Irlandia, Fachhochschule des Mittelstands dari Jerman, dan Innsbruck University dari Austria). Proyek GITA mempunyai tujuan untuk menyinkronkan tiga aspek seperti membentuk kolaborasi universitas, menghasilkan alumni yang memiliki jiwa kewirausahaan, dan membentuk unit-unit bisnis baru.

KUBI sendiri mempunyai tujuan untuk menginkubasi startup business dan Growth Hub UAD yang akan menjadi pusat kegiatan kewirausahaan yang ada di UAD. Sasarannya ditujukan untuk mahasiswa, alumni, dosen, karyawan, dan stakeholders UAD. KUBI juga merupakan fasilitas inkubasi untuk mengembangkan inovasi dan mengeksploitasi ide-ide baru yang diterapkan pada ekonomi lokal dan regional dalam bentuk startup business.

Acara ini dihadiri berbagai kalangan, seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., Walikota Yogyakarta Drs. H. Haryadi Suyuti, beberapa perwakilan dari instansi pemerintah daerah, swasta, serta asosiasi-asosiasi pengusaha dan kamar dagang yang ada di Yogyakarta.

Menurut Kepala Kantor Urusan Internasional UAD sekaligus koordinator program Hibah Erasmus+ UAD, Ida Puspita, M.A., Res., “Banyaknya undangan yang disebar bertujuan agar semua kalangan bisa memanfaatkan KUBI UAD, dan ini merupakan wujud dari pengabdian masyarakat UAD.”

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UAD.jpg 745 1303 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-11-30 07:56:212018-11-30 07:59:03UAD Resmikan Kantor Urusan Bisnis dan Inovasi

UAD Mewisuda 1.868 Mahasiswa

27/11/2018/in Terkini /by NewsUAD

Pada Sabtu (24-11-2018), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mewisuda 1.868 mahasiswa yang terdiri atas 1.756 wisudawan sarjana dan 112 wisudawan pascasarjana periode 24 November 2018. Periode ini juga merupakan terbanyak sepanjang sejarah. Tercatat, 83 persen lebih meningkat dari sebelumnya. Dari 1.868 wisudawan, sejumlah 768 mendapat predikat cum laude.

“Dengan demikian, alumni UAD berjumlah 45.610 orang,” kata Dr. Kasiyarno, M.Hum. dalam sambutannya di Jogja Expo Center (JEC).

“Kami sangat bersyukur pada periode ini UAD bisa mewisuda banyak mahasiswa yang biasanya hanya 1.100 mahasiswa. Apalagi separuh dari wisudawan mendapat gelar cum laude,” lanjutnya.

Kelulusan ini tidak lepas dari peran dosen pembimbing skripsi maupun tesis yang telah membimbing mahasiswa hingga meluluskan. Ia berharap, ilmu yang didapat dari UAD benar-benar diterapkan ke masyarakat dan keluarga. Selain itu, yang paling penting adalah mengamalkan ilmu yang sudah diperoleh.

“Jangan lupa tingkatkan ilmu. Belajar ilmu komunikasi dan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris,” imbaunya.

Periode ini, kelulusan terbaik sarjana pertama diraih Luthva Luviandani Pratiwi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97, terbaik kedua diraih Lina Anggraeni Program Studi Pendidikan Matematika dengan perolehan IPK 3.96, dan terbaik ketiga diraih Mahayu Agustia Jayanti dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan perolehan IPK 3,95. Sedangkan terbaik pascasarjana diraih oleh Rinda Dwi Sartika dari Magister Farmasi dengan peroleh IPK 4.00. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UAD-Mewisuda-1.868-Mahasiswa.jpg 853 1280 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-11-27 13:50:272018-11-27 13:50:37UAD Mewisuda 1.868 Mahasiswa

Kiprah Sukarelawan UAD Dukung Pariwisata Jogja

22/11/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Banyak cara yang bisa lakukan mahasiswa untuk mencintai Indonesia. Salah satunya mendukung pariwisata dengan merawat lingkungan yang bersih dan nyaman. Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam UAD Tourism Lovers sudah membuktikannya. Mereka mengadakan gerakan bersih sampah pantai dan sungai.

Pada Minggu (18-11-2018), sejumlah mahasiswa sukarelawan UAD terjun ke lapangan membersihkan sampah di kawasan Parangtritis, khususnya di lokasi Festival Sate Klathak Parangkusumo. Dalam waktu bersamaan, mereka juga diterjunkan untuk menangani sampah di objek wisata Selopamioro Adventure Park Imogiri. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pusat Studi Pariwisata & Bisnis Kreatif (COTRES) UAD dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

Direktur COTRES, Nur Rifai Akhsan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan pariwisata, khususnya di Yogyakarta. Agenda tersebut, selain untuk menumbuhkan kecintaan dan kepedulian generasi muda pada lingkungan, juga merupakan wujud kontribusi UAD sebagai institusi pendidikan dalam pengembangan pariwisata. Dosen Pendidikan Bahasa Inggris ini berharap gerakan tersebut bermanfaat dan dapat menggugah kesadaran serta kepedulian semua pihak untuk bersinergi membangun pariwisata Indonesia.

Selanjutnya, Rifai mengungkap bahwa COTRES dengan tangan terbuka membuka kerja sama seluas-luasnya dengan semua pihak yang concern dengan tourism hospitality, terutama dengan kebersihan lokasi destinasi pariwasata. Untuk itu, apabila ada yang tergerak hatinya untuk bersinergi dengan COTRES, bisa menghubungi kontak 081228899085 atau surel rifai_uad@yahoo.com. Menurut rencana, mahasiswa sukarelawan akan diterjunkan secara rutin tiap Minggu, sesuai dengan permintaan pengelola kawasan wisata.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kiprah-Sukarelawan-UAD-Dukung-Pariwisata-Jogja-2.jpg 853 1280 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-11-22 09:52:152018-11-22 16:04:49Kiprah Sukarelawan UAD Dukung Pariwisata Jogja
Page 516 of 750«‹514515516517518›»

TERKINI

  • Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah06/04/2026
  • Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT06/04/2026
  • Alumni UAD Ceritakan Pengalaman Studi di Amerika Serikat05/04/2026
  • Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?04/04/2026
  • Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar03/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top