Pelatihan Teater JAB UAD: Belajar Bersama Alam
Kita tidak butuh orang pintar tetapi orang konsisten. Satu prinsip yang dipegang teguh oleh Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini ternyata tidak main-main. Hal ini ditunjukkan dengan keteguhan para peserta palatihan yang diadakan Sabtu dan Minggu (19-20/2011) di daerah Argo Buah Mangunana, Imogiri, Yogyakarta. Acara yang dikemas dengan mencoba mendekatkan para peserta dengan alam ini memang dikonsep dengan menjadikan alam sebagai partner untuk terus menjalankan kehidupan.
Nasirin selaku ketua panitia berharap bagi generasi penerus Teater JAB yang akan datang memiliki bekal ilmu-ilmu dasar teater yang tentunya berguna untuk diaplikasikan dalam perjalanan mereka dalam berteater.
“Para peserta yang sebagian besar merupakan anggota baru teater JAB diharapkan agar tidak mudah mengeluh dan menyerah dengan keadaan apapun dalam berproses.” tambah mahasiswa semeseter 3 tersebut.
Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari itu menyajikan beberapa materi terkait dengan dunia teater. Materi tersebut antara lain tentang keaktoran, setting dan lighting, make-up dan costume, manajemen teater, dan outbond. Materi disampaikan oleh Suharmono, S.Pd., Anas Prasetya, dan beberapa senior teater JAB yang berkompeten di bidangnya masing-masing”

Banyak orang yang salah mengartikan tentang industri dan sering dilihat dalam kaca mata sempit sebagai pabrik. Padahal sesungguhnya dapat diartikan secara luas yaitu mulai dari industri yang menghasilkan produk-barang fisik (manufaktur) sampai produk jasa (service) yang non-fisik. Kesalahan pemahaman yang sering terjadi di masyarakat ini harus diluruskan. Oleh karena itu, mengingat betapa pentingnya peran industri dalam masyarakat, maka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kerja sama dengan pihak Kecamatan Kotagede untuk mengadakan sebuah pelatihan.
“Jangan takut untuk menulis dan tulislah apa yang ingin kamu tulis.” Sepenggal kalimat yang terlontar oleh Sulaiman, S.Pd., selaku pemateri kepada para peserta pelatihan jurnalistik yang diadakan di Kotagede Minggu (20/11/2011). Pelatihan kali ini memang dikemas dengan nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya dilaksanakan di Kampus II UAD, kini dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat daerah Kotagede.
Kamis (17/11/2011), bertempat di Ruang Sidang Kampus 1 UAD, LPM mengadakan pembekalan bagi para dosen yang telah ditunjuk menjadi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pembekalan diadakan bertujuan agar para DPL memiliki wawasaan tentang KKN dan juga bagaimana kinerja DPL sesungguhnya. Kegiatan ini diikuti oleh 43 dosen yang berasal dari seluruh program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Guru merupakan sosok yang dianggap mengetahui segala hal. Guru harus memiliki pengetahuan yang luas dan mampu memberikan contoh bagi peserta didiknya. Seorang siswa akan lebih mempercayai guru yang dapat membuktikan apa yang dikatakannya dan memiliki kreativitas. Mengingat pentingnya arti sebuah tindakan nyata dan kreativitas seorang guru, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UAD mengadakan pelatihan bagi mahasiswanya. Pelatihan yang diberikan berkaitan dengan pelatihan untuk meningkatkan kretivitas dan kemampuan menulis di bidang bahasa dan sastra.