WR Kemahasiswaan UAD: Mahasiswa Harus Mengembangkan Potensi dan Berprestasi

Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pada orientasi kemahasiswan P2K UAD 2026 (Foto. Humas UAD)
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya mengandalkan perkuliahan di ruang kelas, melainkan aktif mengembangkan diri agar siap bersaing setelah lulus. Hal itu disampaikan dalam sesi motivasi berprestasi pada acara Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Senin, 14 September 2026, di Ruang Amphitarium lantai 10, Gedung Utama Kampus IV UAD.
Gatot mengibaratkan perkuliahan di ruang kelas seperti berenang di kolam yang landai tanpa arus, sedangkan dunia kerja setelah lulus ibarat samudra luas dengan arus yang keras. “Kalau adik-adik hanya punya satu gaya berenang, kemungkinan besar akan tenggelam di dunia nyata. Maka, mumpung masih di UAD, pelajarilah banyak ‘gaya berenang’ supaya siap menghadapi tantangan setelah lulus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, motivasi berprestasi dapat dibangun melalui rumus dari buku Kubik Leadership karya Arif Poniman dan Jamil Azzaini, yaitu to be (cita-cita) dikalikan to have (keinginan memiliki sesuatu) dikalikan valensi (kapasitas diri). Menurutnya, mahasiswa perlu fokus memperbesar cita-cita dan terus meningkatkan (upgrade) valensi diri, sementara to have cukup dijadikan hasil ikutan, bukan tujuan utama. Hal tersebut dibangun dari tiga hal, yaitu ilmu yang didapat selama kuliah, nilai moral dari ajaran agama, serta pengalaman sosial melalui organisasi kemahasiswaan.
Gatot juga memaparkan rekam jejak prestasi UAD di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat LLDikti Wilayah V DIY sejak 2003 hingga 2026. Ia mencontohkan capaian tahun ini, di antaranya mahasiswa UAD yang meraih juara I Pilmapres tingkat sarjana serta mahasiswa UAD yang meraih juara I untuk jenjang vokasi. Keduanya, bersama satu mahasiswa lain, mewakili DIY dalam ajang Pilmapres tingkat nasional di Jakarta.
“Mahasiswa tidak hanya kuliah di ruang kelas. Mereka aktif berorganisasi, mengikuti kompetisi, dan berani mencoba. Itu kuncinya,” kata Gatot.
Sebagai pesan penutup bagi mahasiswa baru, Gatot mengingatkan pentingnya berpikir positif serta berani mencoba sejak awal. “Orang bisa itu bukan karena pintar, tapi karena biasa. Jangan pernah takut mencoba, karena semua orang hebat juga pernah memulai dari nol,” pungkasnya. (Septia)
