• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pendidikan sebagai Media Berprestasi di Kancah Internasional

02/03/2022/in Terkini /by Ard

Muthafizhah Dzikriyatul Fajri (kanan) narasumber Kita Talk UAD dengan tema Pendidikan Sebagai Media Berprestasi di Kancah Internasional (Foto: Yosita)

Kamis, (24-02-2022), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Kita Talk dengan mengusung tema β€œPendidikan sebagai Media Berprestasi di Kancah Internasional”. Acara disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @televisiuad. Hadir sebagai narasumber Muthafizhah Dzikriyatul Fajri dan Trisna Avi Listyaningrum. Mereka merupakan mahasiswa Pendidikan Fisika UAD pemenang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2022.

Seperti yang diketahui, AISEEF 2022 merupakan kompetisi ilmiah tingkat internasional yang bergengsi. Kegiatan ini diperuntukkan peneliti-peneliti muda yang masih berada di tingkat pelajar dan perguruan tinggi. Terdapat enam kategori yang dilombakan, yaitu Cluster Mechanical and Shipping, Entrepreneur, Social Science, Industrial Application, Environmental Science, dan Innovation Science.

Trisna Avi Listyaningrum menyampaikan, awal mula tercetus ide untuk melakukan penelitian di daerah Pacitan yaitu karena di sana banyak sekali pantai. β€œDi pesisisr pantai ada banyak tambak udang dan dampak dari pengolahan udang itu nantinya menghasilkan limbah. Dari keresahan tersebut, mereka merasa limbah udang menyebabkan pencemaran, karena kita tahu kalau limbah itu menghasilkan bau yang tidak sedap dan mencemari air. Dari situ kami berinisiatif untuk mengolah limbah agar tidak mencemari. Akhirnya kami melakukan sebuah riset dan terciptalah pupuk yang kami kita beri nama Kosiwa.”

Berikutnya Muthafizhah Dzikriyatul Fajri, menyampaikan ide yang dipilih yaitu lebih kepada media pembelajaran untuk anak-anak yaitu kartu edukasi.

β€œKami bikin kartu edukasi yang isinya adalah fakta-fakta unik dan menarik tentang sains untuk usia 9–12 tahun. Terdapat empat kategori, yang pertama yaitu berisi ilmuwan, jadi di situ kami bagikan ilmuwan-ilmuwan ternama, kategori berikutnya yaitu biologi, fisika, dan matematika,” ucap Mutha.

Prodi, fakultas, maupun universitas sangat mendukung kegiatan tersebut. Salah satu bentuk dukungannya berupa support finansial. Kemudian dari prodi juga didampingi oleh dosen.

β€œDukungan dari kampus itu sangat-sangat luar besar, terutama dalam hal finansial. Mungkin jika tidak dibantu oleh kampus dalam hal pendaftaran saja, kami sudah cukup keberatan. Karena pendaftarannya sendiri tidak murah,” imbuh Avi.

Keuntungan yang akan diperoleh dari mengikuti AISEEF di antaranya yaitu dapat meningkatkan kemampuan bidang dan soft skill, menambah pengalaman, dan dapat memperluas relasi pertemanan.

β€œPastinya yang pertama kamu jadi punya nama, kemudian bisa mengisi di CV dan yang terpenting adalah pengalamannya,” imbuh Mutha. (Yos)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muthafizhah-Dzikriyatul-Fajri-kanan-narasumber-Kita-Talk-UAD-dengan-tema-Pendidikan-Sebagai-Media-Berprestasi-di-Kancah-Internasional-Foto-Yosita.jpg 714 1427 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-02 10:05:102022-03-02 10:05:10Pendidikan sebagai Media Berprestasi di Kancah Internasional

Pemanfaatan Biji Sorgum sebagai Bubur Sumsum oleh KKN UAD

02/03/2022/in Terkini /by Ard

Pemanfaatan biji sorgum sebagai bubur sumsum oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta periode atau angkatan Reguler 88 dari Unit III.C.2 mengadakan program Pelatihan Pemanfaatan Sorgum Menjadi Bubur Sumsum untuk ibu-ibu anggota tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Balai Dusun Watugilang A, Mulusan, Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta. Acara ini berlangsung pada Kamis (16-02-2022).

Alfan Ramadhani Muratno selaku ketua Tim KKN UAD Reguler 88 Unit III.C.2 menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan wawasan kepada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) terkait manfaat yang terdapat pada sorgum. Harapannya, mereka lebih termotivasi untuk mengelola sorgum menjadi olahan bahan pangan atau lebih bernilai ekonomis. Mengingat saat ini, Dusun Watugilang A memiliki potensi yang besar dalam tanaman sorgum, tetapi masyarakat belum bisa memanfaatkan secara maksimal karena kurangnya motivasi dalam mengolah sorgum menjadi makanan bernilai ekonomis.

β€œSemoga ibu-ibu makin berinovasi dalam pemanfaatan olahan baru sorgum menjadi makanan,” ujar Siti Maunah selaku ketua KWT. β€œMasyarakat sekitar menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias, kisaran ada 20 peserta.”

Pelatihan ini dimulai dengan sesi pemaparan informasi terkait beberapa manfaat yang terdapat pada sorgum, di antaranya menurunkan kadar gula, menjaga kadar kolesterol, dan dapat mengontrol berat badan karena memiliki serat yang tinggi. Kemudian untuk sesi selanjutnya dilakukan pelatihan pengolahan biji sorgum yang diolah menjadi bubur sumsum.

β€œAwalnya kami menjabarkan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur sumsum dari sorgum yaitu biji sorgum, gula aren, garam, santan, dan pandan. Kemudian untuk diolah menjadi bubur, biji sorgum perlu dihaluskan hingga menjadi tepung dengan cara diblender lalu diayak. Setelah biji sogum halus dapat ditimbang sesuai dengan takaran yang diinginkan, di sini kami menggunakan 10 sendok makan dengan 1 liter santan yang dicampur air dalam satu wadah, kemudian diaduk hingga tidak menggumpal. Selanjutnya, masak dengan api kecil dan diaduk hingga mengental kurang lebih 15 menit. Setelah 15 menit diamkan sembari membuat sirup gula merah dengan cara potong tipis gula aren kemudian campurkan dengan air secukupnya dan didihkan. Masukkan daun padan, berikan garam secukupnya. Bubur sorgum siap disajikan,” jelas salah satu mahasiswa yang memandu pelatihan.

Saat kegiatan ini berlangsung, ibu-ibu sangat memperhatikan dan mencatat step by step proses pembuatan bubur. Setelah pelatihan selesai, semoga sorgum yang sangat melimpah di Dusun Watugilang A dapat dimanfaatkan dengan baik, yakni menjadi olahan yang dapat membuka peluang usaha baru. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemanfaatan-biji-sorgum-sebagai-bubur-sumsum-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpeg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-02 09:08:372022-03-02 09:08:37Pemanfaatan Biji Sorgum sebagai Bubur Sumsum oleh KKN UAD

Milad ke-35 PKn UAD: Menguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital

02/03/2022/in Terkini /by Ard

Perayaan Milad ke-35 Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Raihan)

β€œMelalui konsep kewarganegaraan digital, setiap warga negara akan memiliki pemahaman dan keterampilan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan benar. Dalam kualifikasi sebagai warga negara digital, tentunya dituntut untuk memiliki keterampilan yang luas, pengetahuan, dan akses menggunakan internet guna berinteraksi dengan publik lainnya.”

Begitulah yang disampaikan Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd., dalam sambutannya. Ia juga menjelaskan tentang kesiapan prodinya dalam memasuki dan hidup di dunia digital. Menurutnya, kewarganegaraan digital merujuk pada seperangkat norma yang sesuai serta perilaku yang bertanggung jawab dengan memperhatikan penggunaan teknologi informasi, penyalahan penggunaan isu-isu teknologi informasi, serta etika dalam informasi.

Sambutan itu ia sampaikan ketika perayaan Milad ke-35 Prodi PKn yang diselenggarakan pada Rabu, (23-02-2022). Acara ini mengangkat tema β€œMenguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital”. Logo milad kali ini juga penuh dengan filosofi. Biru melambangkan makna ilmu pengetahuan, sedangkan orange melambangkan kehangatan, semangat, dan percaya diri. Hal itu sangat cocok dengan bahasan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Wahyu Darma Putra menjelaskan, dalam perkembangan teknologi 4.0 diharapkan membawa perubahan bangsa dan negara di era teknologi informasi digital yang akan membentuk sebuah pemahaman dan pengetahuan kewarganegaraan. (rai)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Perayaan-Milad-ke-35-Program-Studi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-02 08:10:242022-03-02 08:14:03Milad ke-35 PKn UAD: Menguatkan Pendidikan Kewarganegaraan Digital

Review Penghitungan Waris untuk Cucu Laki-laki, Perempuan, dan Kakek

01/03/2022/in Feature /by Ard

Kajian Rutin Bakda Magrib Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Kajian Rutin Bakda Magrib Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali digelar pada Jumat, 25 Februari 2022, melalui siaran langsung di kanal YouTube Masjid Islamic Center UAD dan platform Zoom Meeting. Dengan mengusung tema β€œHukum Waris Islam: Review Bagian Waris Cucu Laki-Laki, Perempuan, dan Kakek”, kajian rutin yang diadakan oleh UAD, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Masjid Islamic Center UAD, dan Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) tersebut menghadirkan Ustaz Akhmad Arif Rifan, S.H.I., M.S.I. sebagai pemateri. Ia juga menjabat sebagai dosen Fakultas Agama Islam UAD sekaligus anggota di Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Ustaz Akhmad menyampaikan, dalam Q.S. An-Nisa ayat 12, apabila istri meninggal dunia tetapi tidak ada anak laki-laki dan perempuan, dalam posisi seperti itu suami mendapat bagian warisan Β½ bagian. Namun apabila suami-istri hanya mempunyai anak perempuan satu dan ketika istri meninggal suami masih hidup dan anak perempuan masih hidup, maka suami mendapat bagian ΒΌ, sedangkan anak perempuan mendapat Β½ bagian.

Apabila ada sepasang suami-istri, lalu istri meninggal, tetapi suami, anak perempuan, dan anak laki-laki masih hidup, maka suami mendapat ΒΌ bagian. Sebab ada anak laki-laki maka menjadi ashabah bil ghair dengan komposisi 2:1 (laki-laki 2 bagian, perempuan 1 bagian) sesuai dengan Q.S. An-Nisa ayat 11. Apabila sepasang suami-istri kemudian sang istri meninggal dan mempunyai dua anak laki-laki, maka sang suami mendapat ΒΌ bagian, kedua anak laki-laki tersebut ashabah bin nafs yaitu dibagi rata.

β€œDalam kondisi apabila sepasang suami-istri mempunyai dua anak perempuan, kemudian suami meninggal maka istri mendapat bagian 1/8. Maka kedua anak perempuan tersebut mendapat bagian 2/3 dibagi 2,” terangnya.

Di akhir acara, Ustaz Akhamd mengatakan bahwa kajian terkait ilmu waris ini belum selesai. Sehingga, ia menginformasikan akan ada kajian selanjutnya mengenai pembagian waris nenek.

β€œPerlunya me-review pembagian waris tersebut agar dari satu kesatuan yang diurutkan dalam pembahasan. Ketika keseluruhan hadir atau tampak dalam pembagian warisan, kita dapat memetakan dengan baik,” tutup Ustaz Akhmad. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Kajian-Rutin-Bada-Magrib-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-oleh-Ustaz-Akhmad-Arif-mengenai-review-pembagian-waris.-foto-farida-Rihan-S.H.I.-M.S.I.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 14:04:282022-03-01 14:04:28Review Penghitungan Waris untuk Cucu Laki-laki, Perempuan, dan Kakek

Bimawa UAD Adakan Pelatihan Prosedur Pengajuan SKPI

01/03/2022/in Terkini /by Ard

Hany Srihartaya, pemateri pelatihan pengajuan SKPI yang diselenggarakan Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (Foto: Farida)

β€œPentingnya Surat Keterangan Pendampingan Ijazah (SKPI) menjadi bukti capaian dari luaran aktivitas belajar saat di perguruan tinggi dan sudah menjadi kebijakan dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD). SKPI juga menjadi salah satu indikator perbandingan dengan lulusan yang lain,” ucap Danang Sukantar, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa (Pokpresma).

Inilah yang melatarbelakangi Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD menyelenggarakan Pelatihan Administrasi Bimawa dengan tajuk β€œProsedur SKPI” pada Jumat, 25 Februari 2022, melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung di kanal YouTube Bimawa UAD Jogja. Hadir sebagai pemateri yaitu Hany Srihartaya, S.Pd. selaku Staf Urusan SKPI Pokpresma Bimawa.

SKPI merupakan surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi, berisi informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan Pendidikan Tinggi Bergelar.

Hany menyampaikan, manfaat SKPI bagi lulusan yaitu sebagai dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, dan sikap atau moral seorang lulusan, serta memberi informasi bahwa institusi berada dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang diakui pengguna lulusan. Selain itu, SKPI menjadi rekaman keterampilan mahasiswa selama masa kuliah, dan meningkatkan kelayakan kerja (employability) di dalam dan luar negeri.

β€œProsedur SKPI yaitu, unggah di portal UAD, lalu akan diterjemahkan oleh Bimawa dengan menggandeng Laboratorium Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Ahmad Dahlan Language Center (ADLC), kemudian tahap verifikasi, pada tahap ini verifikasi dapat dimulai jika mahasiswa sudah selesai pendadaran dan nilai sudah diinput di Sistem Informasi Akademik. Setelah itu akan dicetak oleh pihak Tata Usaha (TU) dan diberi blangko khusus dan ditandatangani oleh dekan, tahap terakhir yaitu distribusi. TU mengirimkan cetakan SKPI ke Biro Akademik dan Admisi (BAA) kemudian BAA mendistribusikan ke mahasiswa melalui baa.uad.ac.id/skpi,” papar Hany. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hany-Srihartaya-S.Pd_.-sedang-memaparkan-materi-mengenai-prosedur-pengajuan-SKPI.-foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 12:19:082022-03-01 12:19:08Bimawa UAD Adakan Pelatihan Prosedur Pengajuan SKPI

Isra Mikraj: Perspektif Sains dan Teknologi serta Perspektif Fungsi Strategis Salat

01/03/2022/1 Comment/in Terkini /by Ard

Pemaparan materi oleh Prof. Drs. Agus Purwanto, M.Si, M.Sc, D.Sc. pada Pengajian Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di UAD (Foto: Farida)

Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. dengan tajuk β€œIsra Mikraj: Perspektif Sains & Teknologi serta Perspektif Fungsi Strategis Salat” pada Sabtu 26 Februari 2022. Acara ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube LPSI UAD.

Hadir sebagai pemateri adalah Prof. Drs. Agus Purwanto, M.Si, M.Sc., D.Sc. selaku Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah sekaligus Guru Besar Fisika Teori ITS atau Pakar Ayat Semesta dan Drs. H. Anhar Ansyory, M.S.I., Ph.D. yang merupakan Kepala LPSI UAD sekaligus Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Drs. Parjiman, M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UAD menyampaikan peristiwa Isra Mikraj sangat fundamental karena dari situlah banyak hal yang dilakukan Rasulullah saw. dari masa kedukaan menjadi masa bahagia. Tentunya, itulah momen untuk membangun revolusi akhlak yang selama ini digemborkan oleh pemerintah. Peristiwa tersebut bukan sekadar peristiwa biasa, tetapi banyak memberikan tantangan kepada ilmuwan sepanjang masa.

Sementara itu, Agus menyampaikan Isra Mikraj merupakan peristiwa yang mengguncang ruang batin sahabat pada saat itu, karena Rasullulah saw. yang dekat di antara para sahabat, mengaku telah melakukan perjalanan dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang muskil dilakukan sepenggal malam. Sebab, kendaraan saat itu yang sering digunakan adalah unta.

β€œIsra Mikraj tidak dapat dijelaskan dengan Teori Relativitas Khusus (di dalam sistem tata surya), tetapi bisa dijelaskan dengan Teori Relativitas Umum yaitu ada ruang dimensi tinggi, ruang immaterial atau gaib di sekitar kita dengan menembus ruang dimensi tinggi. Immaterial atau gaib ini tidak perlu ditempuh dengan waktu delapan jam,” papar Agus.

Lebih lanjut Ustaz Anhar menyampaikan, Al-Qur’an memberikan peringatan pentingnya salat. Berkali-kali Allah Swt. memerintahkan untuk melaksanakan dan memelihara salat, bahkan Allah memberikan peringatan yang cukup tajam dalam Q.S. Al-Ma’un. Salat menjadi pilar yang kedua setelah syahadat, tetapi di sisi lain Nabi menjelaskan assholatu β€˜imaduddin faman aqomaha waqod aqomaddin faman tarokaha waqod hadamaddin. Artinya, salat adalah tiang agama, barang siapa yang mendirikannya maka ia sudah mendirikan agama, dan barang siapa yang meninggalkannya maka ia sudah menghancurkan agama. Sudah pasti dalam menegakkan salat harus dilihat dari berbagai dimensi.

β€œSalat sebagai pilar agama, sekaligus sebagai salah satu pilar peradaban. Kalau kita ingin hidup sebagai orang beradab maka mari kita pahami jiwa sosial salat dan spiritual salat, lalu diwujudkan dalam realitas kehidupan kita di luar sujud, rukuk, bukan di dalam salat,” tutup Ustaz Anhar. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-oleh-Prof.-Drs.-Agus-PurwantoM.Si-M.Sc-D.Sc_.-pada-Pengajian-Isra-Miraj-Nabi-Muhammad-SAW.-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 11:06:162022-03-01 11:06:16Isra Mikraj: Perspektif Sains dan Teknologi serta Perspektif Fungsi Strategis Salat

Inovasi Olahan Keripik Singkong untuk Memajukan UMKM di Padukuhan Cikalan

01/03/2022/in Terkini /by Ard

Inovasi olahan keripik Singkong untuk memajukan UMKM di Padukuhan Cikalan kolaborasi dengan KKN UAD (Foto: Istimewa)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 88 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pengabdian masyarakat di Padukuhan Cikalan, Kelurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Lilik Sumarlan selaku kepala dukuh mengatakan bahwa Padukuhan Cikalan terkenal dengan hasil alamnya yaitu singkong. Melimpahnya produksi singkong membuat masyarakat di pedukuhan tersebut menjadikan tumbuhan umbi-umbian ini sebagai salah satu sumber penghasilan dengan cara menjual langsung ke pasar atau mengolahnya menjadi jajanan tradisional slondok.

Akan tetapi, kurangnya pengetahuan dalam memasarkan produk olahan perlahan mematikan UMKM di Padukuhan Cikalan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UAD Reguler 88 Unit XIX A.3 berinisiatif untuk ikut serta dalam membangkitkan kembali UMKM dengan membuat Pelatihan Pengolahan Keripik Singkong berbagai citra rasa, menyusun strategi marketing, dan manajemen keuangan yang baik.

Zani Anjani Rafsanjani Hsm, S.Si., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengatakan sangat mendukung kegiatan memajukan UMKM di setiap padukuhan, sehingga kehadiran mahasiswa KKN membawa dampak positif dalam memajukan pelaku usaha di Padukuhan Cikalan.

Pelatihan dilaksanakan pada Selasa, (15-02-2022) di rumah Lilik Sumarlan. Berlangsung sejak pukul 10 pagi hingga 4 sore, kegiatan diawali dengan praktik lalu dilanjutkan sosialisasi. Pada pelatihan ini, mahasiswa KKN Reguler 88 Unit XIX.A.3 UAD bersama peserta menyiapkan singkong untuk diolah menjadi camilan berbagai rasa seperti keripik singkong rasa jagung bakar, keju, balado, dan original.

Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pelatihan mengenai cara-cara pengemasan biasa hingga pengemasan premium. Selain itu, untuk membekali kemampuan marketing, peserta diajarkan cara pemasaran secara online melalui platform bebas seperti Shopee dan Instagram. Di akhir, kegiatan ditutup dengan memberikan mengenai proses pembuatan, pengemasan, strategi pemasaran, dan pencatatan laporan keuangan sederhana.

Andrio Farezi selaku ketua Unit XIX A.3 menyampaikan, β€œPeserta yang hadir banyak dan diskusi sangat interaktif antara mahasiswa dan peserta.”

Melihat antusiasme warga selama acara berlangsung, membuat mahasiswa KKN yakin bahwa UMKM di Padukuhan Cikalan dapat bangkit kembali. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-Olahan-Keripik-Singkong-untuk-Memajukan-UMKM-di-Padukuhan-Cikalan-kolaborasi-dengan-KKN-UADFoto-Istimewa.jpg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 09:59:142022-03-01 09:59:14Inovasi Olahan Keripik Singkong untuk Memajukan UMKM di Padukuhan Cikalan

Orientasi Pramuka PPG UAD

01/03/2022/in Terkini /by Ard

Pemaparan materi oleh Muhammad Mulyadi pada kegiatan Orientasi Pramuka PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Program Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan Orientasi Pramuka pada Sabtu, 19 Februari 2022. Acara ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Prodi PPG UAD. Hadir sebagai pemateri adalah Drs. Arifin Budiharjo, M.T., Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M., M.D., dan Muhammad Mulyadi.

Dr. Sri Hartini, M.Pd. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) PPG UAD menyampaikan, mahasiswa harus dikenalkan dengan Pramuka sehingga tidak merasa asing saat terjun ke sekolah, dapat berbaur, serta melanjutkan proses keahlian yang didapat dan pengembangan selanjutnya.

β€œPendidikan Kepramukaan dilaksanakan berdasarkan pada nilai kecakapan untuk membentuk kepribadian dan kecakapan hidup. Siapa yang dididik dalam Pramuka? Peserta didik tersebut adalah Pramuka, yang terkelompok dalam siaga usia 7 sampai 10 tahun, penggalang usia 11 hingga 15 tahun, penegak usia 16 sampai 20 tahun, dan pandega usia 21 sampai 25 tahun. Di atas itu sudah dimasukkan dalam kelompok dewasa. Pendidik Pramuka adalah pembina, pamong, satuan karya, dan instruktur. Materi pendidikan Pramuka yaitu penghayatan nilai dan kecakapan, sementara orientasi materi mengenai karakter, keterampilan, dan kebangsaan,” papar Arifin.

Sugiyanto menambahkan, Prinsip Dasar Kepramukaan merupakan asas yang mendasari pikiran, perkataan, dan perbuatan Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Metode Kepramukaan merupakan cara belajar progresif, efektif, dan efisien, yang bersifat universal karena digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan Kepramukaan di semua negara. Penerapannya disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi, kondisi, perkembangan bangsa, dan masyarakat Indonesia.

Di sesi ketiga, terdapat kegiatan refleksi dan penugasan. Mahasiswa diimbau untuk menyimak dengan saksama dan mencatat hal-hal penting karena penugasan tersebut berkaitan dengan sertifikat yang akan didapatkan mahasiswa PPG UAD.

β€œKeteladanan pembina Pramuka adalah jiwa seorang pembina sehingga menjadi figur idola dan panutan bagi peserta didiknya, disukai saat ada, dirindukan saat tak ada, dan dikenang saat tiada,” ujar Mulyadi di akhir sesi kegiatan. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-oleh-Muhammad-Mulyadi-pada-kegiatan-Orientasi-Pramuka-PG-UAD.-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 09:00:452022-03-01 08:36:20Orientasi Pramuka PPG UAD

Konseling dan Bahaya Self-diagnosis

01/03/2022/1 Comment/in Feature /by Ard

Mufied Fauziah, M.Pd., dosen BK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) narasumber talkshow yang diadakan Bimawa UAD (Foto: Didi)

Dosen Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Mufied Fauziah, M.Pd., memberikan pandangannya terkait konseling di talkshow bincang konseling yang tayang pada Rabu, 23 Februari 2022, di kanal YouTube Bimawa UAD Jogja.

Pada penuturannya, Mufied mengatakan bahwa ada banyak manfaat yang diperoleh setelah seseorang belajar konseling, di antaranya bisa lebih bijak dalam mengambil atau menentukan suatu pilihan di hidup, pikiran menjadi lebih siap serta terbuka pada lingkungan baru, dan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah dipilih.

Ia juga menekankan, seseorang yang sedang menceritakan masalah atau gangguan yang dialaminya, maka jangan diremehkan. Mengapa? Sebab setiap individu memiliki batas kemampuan berbeda-beda dalam menangani suatu masalah, dan di situlah peran konselor sangat dibutuhkan.

β€œTerdapat berbagai masalah pada diri seseorang dan dari masalah-masalah ini telah diklasifikasikan menjadi empat bidang masalah, yaitu pribadi, sosial, belajar, dan karier,” jelas Mufied.

Dalam pandangannya, konseling mempunyai kaitan erat dengan ilmu sosial dan memiliki faktor yang kompleks terhadap tumbuhnya sebuah masalah. Adapun faktor tersebut yakni kognitif, emotif, dan perilaku. β€œBerdasarkan hal tersebut, maka tidak ada yang bisa menjamin tuntas manusia terlepas dari suatu masalah. Namun, di sinilah pentingnya kehadiran seorang konselor sebagai wadah konseli untuk berdiskusi terkait sumber masalah, dan mencari penyelesaiannya secara adil.”

Menyaksikan fenomena self-diagnosis yang saat ini marak terjadi, Mufied tegas menyampaikan bahwa tidak boleh seseorang melakukannya, mengapa? Karena hal itu akan mengakibatkan kepercayaan diri seseorang menurun. β€œPadahal melakukan self-diagnosis biasanya tidak akurat, sebab hanya mengacu pada satu sumber saja dan bersifat subjektif. Selain itu, self-diagnosis akan menimbulkan kekhawatiran berlebih kepada si pelaku.”

β€œSedangkan untuk faktor kesuksesan konseling dilakukan, di dalamnya terdapat beberapa pertimbangan, salah satunya tercapai atau tidaknya konseling pada tujuan tertentu. Misal tujuan konseling adalah menghilangkan beberapa kebiasaan buruk di kehidupan, maka dilihat kemudian, apakah setelah melakukan konseling kebiasaan buruk yang dimaksud telah hilang atau masih bertahan,” Mufied menambahkan.

Mufied berharap, agar mahasiswa dan remaja di Indonesia pada umumnya tidak takut untuk melakukan konseling kepada konselor, sebab konseling tidaklah menakutkan seperti yang dibayangkan selama ini.

β€œTeruntuk mahasiswa UAD, jangan khawatir dengan persoalan biaya menjalani konseling, sebab UAD sendiri telah menyediakan layanan konseling profesional secara gratis,” tutup Mufied. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mufied-Fauziah-M.Pd_.-dosen-BK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-narasumber-talkshow-yang-diadakan-Bimawa-UAD-Foto-Didi.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-01 07:59:402022-03-01 07:59:40Konseling dan Bahaya Self-diagnosis

Menilik Produksi Bolu Mini

26/02/2022/in Terkini /by Ard

Menilik Produksi Bolu Mini bersama KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Dewasa ini, kita mengetahui semakin banyak bermunculan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baik di kota besar maupun wilayah pedesaan. Salah satu usahanya di wilayah Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Daerah Kulon Progo mayoritas masyarakatnya memiliki pekerjaan sebagai petani, tetapi sekarang tidak sedikit yang telah berpindah menjadi pelaku usaha UMKM. Kebanyakan pelaku UMKM memiliki produk olahan makanan. Saat ini peluangnya tinggi karena masyarakat atau konsumen membutuhkan makanan yang bervariasi.

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XVIII.C.2 di Pedukuhan Dukuh, Kelurahan Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, berkesempatan untuk mengunjungi dan terlibat dalam produksi salah satu pelaku usaha UMKM milik Sriyati yang memproduksi bolu mini (12-02-2022). Setiap harinya, diproduksi bolu mini sebanyak 150 buah. Bolu mini tersebut dapat dibandrol dengan harga 1.000 rupiah per buahnya. Distribusi menyasar Kecamatan Kalibawang melalui cabang-cabang pasar, di antaranya Pasar Dekso, Pasar Bloro, dan Pasar Mbogo.

Masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM. Terjadi penurunan jumlah pendapatan dan pesanan dari konsumen yang biasanya melebihi jumlah target yang telah ditentukan.

β€œKarena Covid, pasar jadi sepi, jarang yang datang dan tidak ramai seperti hari-hari biasanya,” kata Sri.

Ia melanjutkan, bolu mini merupakan makanan zaman dulu, dengan proses pembuatan yang sangat sederhana. Namun keistimewaan dalam bolu mini tersebut tidak kunjung sirna dan melekat di hati konsumennya.

β€œBiasanya saya juga dapat pesanan untuk acara kumpulan arisan, hajatan, dan terkadang di pasar yang saya titipkan bolu mini selalu meminta jumlah lebih dari apa yang telah ditargetkan,” tambah Sri. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Menilik-Langsung-Bolu-Mini-Bersama-KKN-UAD.jpg 651 1156 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-26 12:25:082022-02-26 12:25:08Menilik Produksi Bolu Mini
Page 539 of 571«‹537538539540541›»

TERKINI

  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 202314/07/2026
  • KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah14/07/2026
  • Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama14/07/2026
  • FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–202914/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026
  • Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional13/07/2026
  • Kupas Sastra sebagai Media Perlawanan Sosial, Athaya Hanun Raih Juara 2 Kompetisi Oral12/07/2026
  • Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak12/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top