• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

03/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo (Foto. KKN UAD)

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 159 Temon Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan rangkaian kegiatan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Temon pada 28–30 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelatihan desain dan branding, manajemen keuangan dan stok, serta Expo UMKM sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28 Agustus 2026 dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desain dan Branding UMKM Kecamatan Temon di Balai Desa Jangkaran, Kulon Progo. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya desain dan branding dalam membangun identitas usaha serta menarik minat konsumen. Melalui sesi pemaparan materi, tanya jawab, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan identitas dan pemasaran produk.

Pada 29 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Stok UMKM di lokasi yang sama. Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pengelolaan modal, pencatatan keuangan, dan pengaturan persediaan barang agar lebih efektif dan tertata. Peserta juga berkesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.

Rangkaian penguatan UMKM kemudian dilanjutkan dengan Expo UMKM pada 30 Agustus 2026 di Pantai Congot sebagai bagian dari kegiatan Fun Bike. Para pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung kepada peserta Fun Bike dan masyarakat yang hadir. Berbagai produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk usaha lainnya, dipamerkan di stan-stan UMKM.

Expo tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku usaha. Salah satu perwakilan penjual dari Kelurahan Janten mengungkapkan bahwa kegiatan pameran berlangsung ramai dan mendapatkan tanggapan baik dari pengunjung. Ia berharap masyarakat dapat kembali berbelanja dan menikmati produk UMKM dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Nunung yang menilai Expo UMKM memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha karena dapat membantu meningkatkan perekonomian dan menambah penghasilan. Ia berharap kegiatan pameran serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat.

Sementara itu, perwakilan Kedai Ara mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Expo UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus hasil penjualan yang baik. Produk yang ditawarkan Kedai Ara mendapat minat tinggi dari pengunjung dan laris sejak kegiatan dimulai. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga melakukan penilaian terhadap UMKM yang mengikuti Expo berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pada akhir acara, peserta terpilih diumumkan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia Korcam KKN 159 Temon. Selain Expo UMKM, kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Fun Bike, pembagian hadiah dan doorprize, serta hiburan musik yang menarik antusiasme masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, Korcam KKN 159 Temon UAD berharap pelaku UMKM di Kecamatan Temon dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mengembangkan usaha. Pelatihan dan Expo UMKM diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu berkembang, beradaptasi, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Penguatan-UMKM-melalui-Pelatihan-dan-Expo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:04:352026-09-08 13:04:48Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

02/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. digelar di Mushola Al Ikhlas, Mertelu Kulon, pada Senin 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga Mertelu Kulon bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kegiatan pengajian ini menghadirkan Kardimin, S.H., sebagai penceramah dengan mengangkat tema tentang pentingnya menjadikan Rasulullah saw. sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi yang dilantunkan oleh Reva. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Takmir Mushola Al Ikhlas.

Rangkaian acara kemudian memasuki agenda utama, yakni Pengajian Akbar Maulid Nabi. Dalam tausiyahnya, Kardimin, S.H., menyampaikan bahwa keinginan untuk memiliki watak dan sikap terpuji seperti Rasulullah saw. harus diawali dengan memperbaiki hubungan dan kualitas ibadah kepada Allah Swt.

Menurutnya, ibadah menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim. Selain membahas keteladanan Rasulullah saw., Kardimin juga mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang dijalani saat ini. Ia mengingatkan bahwa umat Islam pada masa kini dapat menikmati berbagai kemudahan yang tidak dapat dirasakan Rasulullah saw. dan para sahabat.

“Selalu syukuri kehidupan yang ada sekarang, lakukan ibadah dengan baik karena tantangan kita pada hari ini adalah menjaga kenikmatan ibadah itu agar tidak hilang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana refleksi bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah saw. ketika menyebarkan Islam. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, memperbaiki kualitas ibadah, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mewakili KKN UAD, harapannya dengan adanya kegiatan pengajian ini, kami terutama sebagai pendatang dapat sapa aruh dengan warga Mertelu Kulon dan menciptakan kerukunan dengan warga,” ucap Refika, ketua KKN UAD. Selain itu, ia berharap pengajian ini juga dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara warga Mertelu Kulon dan mahasiswa KKN UAD serta UMY. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pengajian-Maulid-Nabi-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:46:222026-09-02 09:46:22KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

01/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi pemulihan pascabencana gempa di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana gempa bumi di wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selain membantu masyarakat terdampak, tim KKN juga melakukan pendampingan kepada perangkat desa dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.

Ketua KKN UAD, Muhammad Farel Naufalino, mengatakan, “Yang pertama sudah kita lakukan adalah mendampingi perangkat desa dalam asesmen atau rekapitulasi data korban gempa pascabencana. Kemudian, rekapitulasi data rumah ibadah yang terdampak dan pendataan fasilitas umum,” ujar Farel.

Tim KKN juga membantu perangkat desa dalam menyalurkan bantuan yang berasal dari pihak-pihak di luar jaringan KKN, UAD, maupun Muhammadiyah. Bantuan tersebut di antaranya berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sejumlah pihak eksternal lainnya. Saat ini, tim juga tengah melakukan penggalangan donasi bekerja sama dengan Lazismu UAD dan Partai Parmasi.

Dalam menjalankan tugas tanggap bencana, tim KKN UAD turut berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Manggarai Barat. Setiap hari, tim mengirimkan situation report (sitrep) yang berisi perkembangan kondisi di lokasi, situasi terkini masyarakat, serta pembaruan kegiatan penanganan bencana.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan tim, sekitar 40 persen bangunan di wilayah tersebut terdampak gempa. Kendati demikian, tingkat kerusakan didominasi kategori ringan karena lokasi berada cukup jauh dari pusat gempa. Sementara itu, sekitar 5-10 persen bangunan diperkirakan mengalami kerusakan berat.

Kerusakan juga ditemukan pada sejumlah fasilitas umum. Salah satunya adalah puskesmas yang menurut pengamatan tim mengalami kerusakan cukup berat. Namun, pihak puskesmas menyebut tingkat kerusakan masih dalam kategori sedang karena masih menunggu hasil kajian dari kementerian dan dinas terkait.

Farel menambahkan, “Kalau terkait kondisi warga, rata-rata masih trauma. Ada beberapa yang trauma berat, tetapi kami belum melakukan asesmen lanjutan karena belum ada psikolog atau pendamping yang memiliki kompetensi khusus di sini,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum tersedia tenda evakuasi maupun pos koordinasi yang memadai di lokasi selain yang berada di sekitar kediaman kepala desa. Meski demikian, semangat gotong royong masyarakat terlihat kuat. Satu tenda dapat digunakan oleh beberapa kepala keluarga, sementara warga yang memiliki keterbatasan, termasuk lansia yang tinggal seorang diri, dibantu oleh warga lainnya untuk melakukan evakuasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini yang dievakuasi bukan hanya satu rumah dalam satu tenda. Satu tenda bisa digunakan untuk beberapa KK. Ada juga lansia yang sudah sepuh dan tinggal sendiri, kemudian dibantu warga lainnya untuk dievakuasi dan tinggal bersama mereka,” tutur Farel.

Melihat kondisi tersebut, program prioritas tim KKN saat ini diarahkan pada pendampingan tanggap bencana bersama perangkat desa serta kegiatan psikososial. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi trauma pascabencana. Namun, intervensi psikologis yang lebih mendalam belum dapat dilakukan karena tim masih membutuhkan pendampingan tenaga profesional, khususnya psikolog.

Untuk sementara, kegiatan psikososial dilakukan melalui aktivitas sederhana seperti terapi seni (art therapy), olahraga, dan kegiatan kesenian. Tim berharap relawan yang memiliki pengalaman dalam penanganan bencana maupun intervensi psikososial dapat memberikan arahan dan pendampingan kepada mereka.

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dan arahan dari relawan-relawan yang sudah berpengalaman. Kami di KKN ini memang ada yang berlatar belakang psikologi, tetapi rata-rata bukan dari program studi psikologi. Jadi, kami benar-benar belajar dari nol sambil mempraktikkannya secara langsung,” ungkap Farel.

Di tengah keterbatasan tersebut, Farel menilai banyak pelajaran yang diperoleh selama mendampingi masyarakat terdampak bencana. Salah satunya adalah pentingnya kerja sama, toleransi, dan semangat kekeluargaan. Tim KKN ditempatkan di lingkungan yang mayoritas masyarakatnya beragama Katolik. Kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik toleransi dan kehidupan masyarakat yang saling membantu tanpa memandang perbedaan agama.

“Pelajaran yang sangat kami dapatkan di sini adalah toleransi beragama dan pluralisme. KKN kami berada di tempat yang mayoritas Katolik. Selain itu, hidup bersama, kekeluargaan, dan saling tolong-menolong juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Farel mengajak masyarakat luas untuk terus mengikuti perkembangan kondisi pascabencana dan tidak berhenti memberikan perhatian kepada para korban. Menurutnya, dukungan masyarakat dapat diberikan melalui bantuan moril maupun materiel, termasuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi yang dilakukan oleh lembaga dan pihak terpercaya.

“Duka mereka adalah duka kita semua. Kami berharap masyarakat terus mengikuti berita terbaru dan apabila ada penggalangan donasi, dapat menyisihkan rezekinya untuk warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar perhatian terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti ketika pemberitaan mengenai bencana mulai berkurang. Pemulihan membutuhkan waktu dan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak. “Jangan sampai perhatian kita redup. Kita bantu sampai benar-benar pulih,” tegas Farel. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-pemulihan-pascabencana-gempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:06:092026-09-08 13:04:08KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Robotic Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meriahkan kegiatan HUT RI di Karangtengah dengan platform streaming (Foto. Tim Robotic UAD)

Malam peringatan HUT ke-81 RI di Padukuhan Karangtengah, Sabtu, 22 Agustus 2026, berlangsung penuh kehangatan. Di tengah riuk pikuk warga dan balutan pertunjukan seni, kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberi warna tersendiri. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang unjuk bakat dan kompetisi, melainkan ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara Tim PPKO RDC UAD dan masyarakat setempat.

Kebersamaan tersebut terasa semakin bermakna saat para tokoh setempat menyampaikan apresiasinya. Ketua Panitia membuka acara dengan menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memohon maaf atas keterbatasan pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai potensi warga yang terus berkembang, seperti keberhasilan meraih juara lomba film tingkat Kabupaten Bantul, peluncuran produk Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga regenerasi kelompok kesenian Gejog Lesung. Seluruh capaian ini dibingkai oleh semangat gotong royong warga melalui slogan kebanggaan, “Menang kalah tetap Karangtengah.”

Panggung malam itu dihidupkan oleh beragam pertunjukan seni lintas generasi. Mulai dari aksi Tari PPKO, penampilan anak-anak TK, keanggunan Tari Oglek dan Tari Kreasi Nusantara, lantunan lagu Luluh Lebih Dekat, hingga Tari Lestari Alamku. Suasana kian kental dengan kearifan lokal lewat pementasan Ketoprak serta dentuman khas Gejog Lesung AMMI. Keceriaan warga pun semakin lengkap ketika mengingat kembali kemeriahan lomba rakyat, mulai dari Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, hingga Estafet Air—yang diakhiri dengan pemutaran after movie dan penyerahan piala Juara Umum.

Menariknya, keterlibatan Tim PPKO RDC UAD tidak berhenti pada aksi panggung seperti kolaborasi tarian bersama warga RT 6. Para mahasiswa ini juga memegang peranan penting di balik layar dengan mengelola penyiaran langsung melalui kanal YouTube. Sentuhan teknis ini membuat kemeriahan peringatan kemerdekaan di Padukuhan Karangtengah dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas secara daring, sekaligus mengukuhkan sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan warga desa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Robotic-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meriahkan-kegiatan-HUT-RI-di-Karangtengah-dengan-platform-streaming-Foto.-Tim-Robotic-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:53:382026-08-31 08:53:38Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

31/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Foto. KKN ADI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam agenda pengabdian masyarakat lintas daerah. Sebanyak 18 mahasiswa UAD resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan (KKN ADI) angkatan ke-160 yang berpusat di Kabupaten Muna Barat, dengan masa pengabdian selama satu bulan penuh sejak 15 Agustus hingga 15 September 2026.

Dalam gerakan pengabdian ini, kontingen UAD berkolaborasi dengan 64 mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mitra. Total 82 peserta yang terdiri atas UAD, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (TBKM) Muna Barat (32 orang), Universitas Muhammadiyah Buton (13 orang), ITBKM Wakatobi (10 orang), dan Universitas Muhammadiyah Kendari (9 orang), disebar ke 11 titik lokasi. Wilayah sasaran mencakup Desa Sukadamai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, serta Kelurahan Wamelai, dengan isi 7 hingga 8 mahasiswa di tiap posko.

Prosesi pelepasan dan penerimaan peserta dipusatkan di Kampus ITBKM Muna Barat selaku tuan rumah. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nilai budaya melalui penampilan tarian adat Muna Raya untuk mengenalkan kearifan lokal kepada para mahasiswa. Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata serta pelepasan jaket almamater yang dilanjutkan dengan pemakaian rompi KKN ADI secara simbolis.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, hadir langsung untuk menyambut jajaran sivitas akademika dan menyuarakan komitmen Pemkab dalam mendukung kelancaran program kerja mahasiswa di lapangan. Momentum tersebut turut dimanfaatkan untuk memperkuat payung kerja sama daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muna Barat dengan UM Kendari di bidang pendidikan dan pengabdian.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan UAD Yogyakarta, Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., Ketua TP-PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin, jajaran Forkopimda, serta para kepala desa setempat. Usai penerimaan resmi, seluruh mahasiswa langsung bertolak menuju desa penempatan masing-masing untuk memulai proses adaptasi dan merealisasikan program pemberdayaan bersama warga lokal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengabdi-di-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-ADI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:47:542026-09-08 13:03:49KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

28/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalisasi peran kader posyandu dalam pencegahan stunting di Mertelu (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Optimalisasi Peran Kader dalam Pencegahan Stunting di Ruang Rapat Kelurahan Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat 21 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting.

Sebanyak 13 kader Posyandu dari tiga wilayah di Kelurahan Mertelu, yakni Krinjing, Mertelu, dan Mertelu Kulon, mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan menghadirkan Nur Syarianingsih Syam, S.KM., M.Kes., dosen Kesehatan Masyarakat UAD sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN UAD 159 Unit V.B.3, sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan sambutan Kamituo Kelurahan Mertelu, Supriyanta, S.Sos. Ia menekankan pentingnya pemahaman kader dalam melakukan pengukuran antropometri serta pemantauan status tumbuh kembang bayi dan balita sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Selain edukasi, mahasiswa KKN UAD juga memberikan pelatihan melalui studi kasus. Para kader diberi kesempatan mempraktikkan materi, khususnya dalam pencatatan dan plotting hasil pengukuran serta menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan kondisi pertumbuhan balita.

Setelah penyampaian materi dan praktik, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap kegiatan. Melalui rangkaian edukasi dan pelatihan tersebut, kader diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memantau pertumbuhan balita dan menjalankan perannya secara optimal di masyarakat.

“Peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Posyandu yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak,” ujar Refika, perwakilan KKN UAD Unit Mertelu Kulon.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UAD dalam mendukung penguatan kapasitas kader Posyandu sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam pencegahan stunting di Kelurahan Mertelu. (tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalisasi-peran-kader-posyandu-dalam-pencegahan-stunting-di-Mertelu-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-28 09:01:422026-09-08 13:03:29KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

27/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Penerjunan KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara (Foto. KKN UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 18 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan Mengabdi (KKN ADI) periode ke-160 di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Program tersebut resmi dimulai pada 15 Agustus 2026 dan akan berlangsung selama 30 hari.

Penerimaan mahasiswa KKN ADI dilakukan oleh Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) Muna Barat, Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Rektor dan jajaran pemerintah daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Muna Barat La Ode Darwin, S.P., beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat.

KKN ADI merupakan program yang dirancang UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa), seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah, untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, KKN ADI telah menyasar sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, mulai dari Buton Selatan, Wakatobi pada 2024, Kendari pada 2025, hingga Muna Barat pada 2026.

Pelaksanaan KKN ADI periode ke-160 tahun ini melibatkan kolaborasi lima perguruan tinggi Muhammadiyah di Sulawesi, yakni UAD, ITBKM Muna Barat, Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton), dan ITBKM Wakatobi. Total peserta yang terlibat mencapai 82 mahasiswa, terdiri atas 18 mahasiswa UAD, 32 mahasiswa ITBKM Muna Barat, 9 mahasiswa UM Kendari, 13 mahasiswa UM Buton, dan 10 mahasiswa ITBKM Wakatobi.

Sebanyak 82 peserta tersebut disebarkan ke 11 desa di Kabupaten Muna Barat, yakni Desa Sukadamai, Waturempe, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, Lombu Jaya, dan Wamelai. Setiap unit KKN ditempati tujuh hingga delapan mahasiswa yang berasal dari lima perguruan tinggi Muhammadiyah untuk menjalankan program kerja bersama masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun ini, ITBKM Muna Barat bertindak sebagai panitia KKN ADI. Tim ITBKM Muna Barat bersama Rektor ITBKM Muna Barat menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, termasuk pemeriksaan kondisi lokasi KKN serta koordinasi dengan pemilik rumah, kepala desa, aparat desa, dan masyarakat untuk memastikan kesiapan tempat tinggal dan kelancaran kegiatan mahasiswa.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut dan mendukung pelaksanaan KKN ADI di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan selama KKN.

Menurutnya, pelaksanaan KKN ADI juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN ADI turut dihadiri Rektor ITBKM Muna Barat Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd.; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin; Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., bersama Tim Humas dan LPM; perwakilan UM Buton Dr. Rasman Wijaya, M.Pd.; perwakilan ITBKM Wakatobi Yamin, S.Kom., M.Kom.; perwakilan Kapolres Muna Raya melalui Kapolsek Tiworo Kepulauan; Kepala Dinas Infokom; Sekretaris BAPPEDA Muna Barat; Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Muna Barat; unsur organisasi perangkat daerah; Ketua Badan Pembina Harian ITBKM Muna Barat; para camat dan kepala desa/lurah di wilayah KKN ADI ke-160; serta Wakil Rektor, dosen, mahasiswa ITBKM Muna Barat, dan masyarakat sekitar kampus. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kabupaten-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:29:162026-08-27 08:29:16Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

24/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat (Foto. KKN AB XIII)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII ke Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pengabdian berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Agustus hingga 13 September 2026, dengan fokus yang disesuaikan pada misi kemanusiaan pascagempa.

KKN Anak Bangsa merupakan program pengabdian UAD di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang melibatkan mahasiswa dari organisasi otonom Muhammadiyah, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS). Program yang pertama kali dilaksanakan pada 2016 tersebut kini memasuki periode ke-13.

Penerjunan mahasiswa berlangsung melalui upacara adat Manggarai di Kantor Desa Cunca Wulang, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Desa Cunca Wulang, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mbeliling, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai Barat.

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyambut kehadiran mahasiswa dan berharap mereka dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Ia juga meminta agar misi kemanusiaan menjadi bagian dari program tematik KKN karena mahasiswa hadir tidak lama setelah gempa melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Dikarenakan mahasiswa hadir ketika gempa baru saja terjadi, kami berharap dapat ditambahkan misi kemanusiaan sebagai program tematik KKN,” ujar Pius.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 mendorong mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melakukan penyesuaian terhadap program kerja yang telah dirancang sebelumnya. DPL KKN AB XIII UAD, Yahya Hanafi, mengatakan penyesuaian dilakukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pascabencana.

“Program-program KKN mahasiswa akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pascabencana. Mahasiswa KKN AB XIII diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari relawan Muhammadiyah yang berada di bawah koordinasi MDMC,” jelas Yahya.

Sejumlah program tanggap bencana disiapkan, meliputi asesmen dampak gempa, pendataan kebutuhan dasar warga, pendampingan psikososial, serta edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lembaga pendidikan Desa Cunca Wulang. Pendekatan psikososial menjadi salah satu perhatian utama untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, menghadapi dampak emosional pascabencana.

Program KKN juga diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pendidikan kebencanaan agar manfaat pengabdian dapat berkelanjutan. Pemerintah desa, tokoh adat, Muhammadiyah, dan masyarakat turut berkomitmen mendampingi mahasiswa dengan memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Melalui pendekatan psikososial, edukasi kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat, KKN AB XIII UAD membawa semangat “ilmu amaliah, amal ilmiah”. Kehadiran 15 mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Cunca Wulang dalam proses pemulihan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-AB-XIII-UAD-Bantu-Pemulihan-Pascagempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-AB-XIII.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:57:382026-09-08 13:02:3815 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

24/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Asesmen Warga Terdampak Gempa (Foto. Ika)

Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa KKN Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menyesuaikan program pengabdian dengan kondisi warga. Sejak 18 Agustus 2026, mahasiswa bersama Pemerintah Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, melakukan asesmen ke rumah-rumah warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan pascabencana.

Selain mendata kondisi rumah warga, tim juga menyisir sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid dan gereja yang terdampak. Data yang diperoleh kemudian dikoordinasikan dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Manggarai Barat untuk membantu proses pendataan dan penyaluran bantuan secara lebih tepat.

Kondisi lapangan yang terus berubah membuat mahasiswa harus menyesuaikan program kerja yang sebelumnya telah disusun. Ketua Koordinator KKN AB XIII UAD, M. Farel Naufalino, mengatakan bahwa perubahan tersebut dilakukan karena kebutuhan masyarakat saat ini lebih mendesak. “Setelah melihat langsung situasi di lapangan, masyarakat saat ini jauh lebih membutuhkan program pendampingan psikososial serta mitigasi bencana guna mengurangi dampak trauma,” ujar Farel.

Meski fokus KKN sementara diarahkan pada respons kebencanaan, program kerja lainnya tetap akan dijalankan dengan menyesuaikan kondisi masyarakat. Farel menjelaskan bahwa program individu maupun program tematik nonkebencanaan tidak ditinggalkan, tetapi pola pelaksanaannya dibuat lebih fleksibel mengikuti perkembangan pemulihan desa.

Gerak cepat mahasiswa juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa membantu pemerintah desa memperoleh data yang lebih lengkap mengenai kondisi rumah warga maupun fasilitas umum. “Akurasi data dari asesmen ini sangat krusial bagi kami pemerintah desa. Dengan adanya bantuan tenaga dari adik-adik mahasiswa, proses pelaporan ke tingkat kabupaten menjadi jauh lebih cepat dan terstruktur,” ungkap Pius.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UAD, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga, baik dari sisi fisik maupun psikologis. Melalui pendataan yang valid dan pendampingan yang berkelanjutan, upaya penanganan pascabencana di Desa Cunca Wulang diharapkan dapat berjalan lebih sistematis hingga masyarakat kembali pulih. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Periode-XIII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Asesmen-Warga-Terdampak-Gempa-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:15:102026-09-08 13:00:18Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

23/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kualitas UMKM (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membagikan buku panduan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di RW 06, Kalurahan Prenggan, Kotagede, Yogyakarta.

UMKM di Prenggan RW 06 mengalami berbagai kendala seperti keterbatasan pemasaran, permodalan, dampak Covid-19, serta rendahnya pemanfaatan teknologi menjadi penyebab utamanya. Belum adanya data yang lengkap membuat pemangku kepentingan sulit memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengusung tema digitalisasi UMKM, oleh karena itu tim KKN melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui profil, potensi, serta masalah yang dihadapi setiap usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali kemajuan UMKM di lingkungan Prenggan RW 06.

Pendataan tidak hanya sebatas melalui penyebaran formulir digital, tetapi dilakukan secara langsung dengan mengunjungi rumah ke rumah pelaku UMKM. Pendataan diawali dengan sesi wawancara, pertanyaan yang diajukan meliputi produk yang dijajakan atau ditawarkan, latar belakang atau sejarah dari usaha yang dibangun, lokasi berwirausaha, media sosial, jumlah produk/jasa yang terjual per hari, dan kendala yang dialami selama menjalankan usaha.

Sasaran pendataan ini di antaranya usaha yang bergerak di bidang makanan (GandingGendong, angkringan, telur asin, infused water, dan sebagainya), di bidang jasa (dokter hewan, reparasi elektronik, binatu pakaian, dan sebagainya). Proses transaksi seringkali dilakukan secara daring, untuk pemesanan makanan maupun kebutuhan jasa. Misalnya, UMKM GandingGendong melayani pemesanan makanan berat/ringan dalam porsi besar. Untuk jasa pemeriksaan hewan peliharaan bisa menghubungi dokter hewan Winda melalui WhatsApp untuk melakukan pemeriksaan atau tindakan lanjutan jika diperlukan.

Penyebaran buku panduan pemanfaatan AI dilakukan secara langsung bersamaan dengan kegiatan pendataan UMKM. Setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan yang berisi penjelasan sederhana mengenai konsep dasar AI, manfaat AI bagi pengembangan usaha, serta contoh penerapan yang dapat dilakukan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Materi dalam buku disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar dapat dipelajari secara mandiri oleh pelaku UMKM dengan berbagai latar belakang pendidikan dan tingkat literasi digital.

Pada saat penyerahan buku panduan, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat mengenai isi buku serta memperkenalkan beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Pelaku UMKM dikenalkan pada penggunaan AI untuk menyusun ide promosi, caption media sosial, mendesain konten pemasaran, dan menyusun deskripsi produk. Pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan inovasi yang berkelanjutan pada era transformasi digital.

Sebagai bentuk realisasi dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berhasil mendata sembilan pelaku UMKM di RW 06, selama tiga hari pendataan, yaitu pada tanggal 28 Juni, 29 Juni, dan 2 Juli 2026, dengan sasaran pelaku usaha dari berbagai bidang, di antaranya usaha katering makanan, toko mukena handmade, toko kelontong, serta beberapa jenis usaha lainnya.

Tim KKN UAD juga mendistribusikan sembilan buku panduan pemanfaatan AI kepada seluruh pelaku UMKM yang menjadi sasaran kegiatan. Jumlah buku yang dibagikan disesuaikan dengan jumlah pelaku UMKM yang berhasil didata, sehingga setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan sebagai media edukasi. Data tersebut menunjukkan bahwa seluruh target kegiatan berhasil terlaksana sesuai dengan rencana, baik dari aspek pendataan UMKM maupun distribusi buku panduan AI.

Pelaku UMKM menunjukkan ketertarikannya selama kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Mereka menunjukkan ketertarikan karena teknologi tersebut dapat membantu berbagai kebutuhan usaha. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan AI yang mudah diakses dan dapat digunakan secara gratis.

Kegiatan ini juga menghasilkan data yang menggambarkan kondisi, potensi, dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembinaan maupun pengembangan UMKM pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya transformasi digital semakin meningkat. Data hasil pendataan yang telah dikumpulkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan program pendampingan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal, mengembangkan inovasi dalam usahanya, serta menciptakan usaha yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah perkembangan era digital saat ini. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-AI-untuk-tingkatkan-kualitas-UMKM-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-23 08:23:252026-07-23 08:23:25KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM
Page 8 of 36«‹678910›»

TERKINI

  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Siswa tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Keselamatan Lalu Lintas16/10/2026
  • KKN UAD Kembangkan Kampung Hijau di Timuran, Yogyakarta16/10/2026
  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top