• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa KKN UAD Edukasi Warga Desa Piji Manfaatkan Minyak Jelantah Menjadi Lilin

15/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi warga desa piji manfaatkan minyak jelantah menjadi lilin (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit V.A.3 mengedukasi masyarakat Desa Piji mengenai pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin. Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN dalam mendorong pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat.

Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang masih kerap dibuang secara langsung ke lingkungan. Padahal, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat berdampak terhadap kondisi tanah dan saluran air. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD memperkenalkan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin sebagai salah satu alternatif pemanfaatan limbah yang dapat dilakukan dengan bahan dan peralatan sederhana.

Ketua Unit KKN, Meyzan Nur Rizky Pratama, mengatakan, “Kami ingin mengajak masyarakat melihat minyak jelantah bukan hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai bahan yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pemberian penjelasan mengenai pengumpulan dan pengelolaan minyak jelantah sebelum diolah. Mahasiswa KKN kemudian memberikan demonstrasi pembuatan lilin, mulai dari penyaringan minyak, pemurnian, pencampuran bahan, pemasangan sumbu, hingga proses pencetakan. Setelah demonstrasi, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan lilin secara langsung. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk dengan bentuk dan fungsi baru.

Sekretaris Unit KKN, Nur Aini Dini Islamiyah, menambahkan, “Warga cukup antusias mengikuti praktik pembuatan lilin. Mereka juga aktif bertanya mengenai bahan serta proses pengolahan dan tertarik untuk mencoba membuatnya secara mandiri di rumah,” tandasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-warga-desa-piji-manfaatkan-minyak-jelantah-menjadi-lilin-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:13:452026-09-30 10:56:23Mahasiswa KKN UAD Edukasi Warga Desa Piji Manfaatkan Minyak Jelantah Menjadi Lilin

Doa Bersama P2K UAD 2026 Perkuat Ikhlas dan Semangat Ibadah

15/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar doa bersama untuk pengenalan program kampus (P2K) (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Doa Bersama Pengenalan Program Kampus (P2K) pada Jumat, 11 September 2026, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi momentum bagi panitia dan seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan harapan serta memohon kelancaran, keselamatan, keberkahan, dan kebermanfaatan dalam pelaksanaan P2K.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul. Dalam laporannya, Fajar menyampaikan kesiapan panitia dalam menjalankan rangkaian P2K sekaligus mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya, Presiden Mahasiswa UAD, Muhammad Ilham, juga menyampaikan sambutannya. Ia menekankan pentingnya menjadikan keikhlasan sebagai fondasi dalam menjalankan amanah kepanitiaan serta bekerja dengan semangat ibadah. “Ikhlas sebagai fondasi, yang kedua kerja sebagai ibadah,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa mengawali kegiatan dengan doa menjadi langkah penting karena nilai spiritual diharapkan dapat menjiwai perjalanan pelaksanaan P2K. Muhammad Ilham juga berharap kepanitiaan P2K 2026 dapat berjalan secara solid. Menurutnya, seluruh panitia memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kesiapan dan kerja sama dalam menyukseskan program pengenalan kampus.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., memberikan apresiasi terhadap persiapan yang telah dilakukan panitia P2K. Ia menilai persiapan yang dilandasi keikhlasan dan semangat ibadah menjadi dasar penting dalam menjalankan amanah. Prof. Muchlas juga menekankan pentingnya inisiatif dalam menjalankan tugas. Menurutnya, inisiatif dapat mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi yang kemudian menghasilkan kerja-kerja profesional. “Kita harus mempunyai inisiatif. Inisiatif itu akan melahirkan kreativitas dan inovasi,” jelasnya.

Prof. Muchlas juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi selama menjalankan amanah kepanitiaan. Menurutnya, kelelahan maupun perbedaan kondisi dapat menjadi bagian dari dinamika, sehingga diperlukan sikap saling memahami dan menjaga kebersamaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, yaitu H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., Ph.D. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian P2K 2026 diberikan kelancaran dan keselamatan, serta panitia diberikan kekuatan fisik dan mental dalam menjalankan amanah.

Doa bersama tersebut menjadi momentum untuk mempersiapkan P2K 2026 tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga spiritual. Dengan menjadikan keikhlasan sebagai fondasi dan kerja sebagai ibadah, seluruh panitia diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kebermanfaatan bagi mahasiswa baru UAD. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-doa-bersama-untuk-pengenalan-program-kampus-P2K-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:05:572026-09-15 10:05:57Doa Bersama P2K UAD 2026 Perkuat Ikhlas dan Semangat Ibadah

IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran Kesehatan melalui Edukasi Hipertensi dan Wedang Telang Arum

15/09/2026/in Terkini /by Ard

IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi hipertensi dan wedang telang arum (Foto. IMM Farmasi UAD)

Tim Meramu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi melalui sosialisasi kesehatan dan pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum bersama ibu-ibu kader kesehatan. Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Kader kesehatan dipilih sebagai sasaran kegiatan karena memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kader dibekali pemahaman mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, hingga langkah pencegahan dan pengendaliannya.

Materi sosialisasi menekankan pentingnya mengenali faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, seperti pola makan yang kurang sehat, konsumsi garam secara berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup yang tidak mendukung kesehatan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala sebagai langkah deteksi dan pengendalian sejak dini.

Penyampaian materi dikemas secara komunikatif sehingga peserta dapat mengaitkan informasi yang diperoleh dengan kondisi kesehatan di lingkungan masing-masing. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para kader berkesempatan menyampaikan pertanyaan sekaligus berbagi pengalaman mengenai persoalan kesehatan yang dijumpai di masyarakat.

Selain memberikan edukasi mengenai hipertensi, Tim Meramu IMM Farmasi UAD juga membekali peserta dengan keterampilan melalui pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum. Minuman tersebut memanfaatkan sejumlah bahan, yaitu bunga telang, rosella, sereh, pandan, gula batu, dan lemon.

Peserta diperkenalkan dengan bahan-bahan yang digunakan, kemudian mengikuti proses pengolahan secara langsung, mulai dari menyiapkan bahan, merebus bahan herbal, hingga menambahkan gula batu dan lemon. Praktik tersebut memberikan pengalaman kepada kader untuk mengolah bahan-bahan yang relatif mudah ditemukan menjadi minuman yang dapat dibuat secara mandiri.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan pengetahuan di bidang kesehatan. Sosialisasi hipertensi diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam menyampaikan informasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya pemantauan tekanan darah, sedangkan pelatihan Wedang Telang Arum memberikan keterampilan dalam memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Meramu IMM Farmasi UAD berharap kader kesehatan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Selain itu, keterampilan mengolah bahan alami melalui pembuatan Wedang Telang Arum diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengenali potensi yang tersedia di lingkungan sekitar dan mengembangkannya secara kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan kesehatan, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih sadar, mandiri, dan berdaya dalam menjaga kesehatan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-edukasi-hipertensi-dan-wedang-telang-arum-Foto.-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 09:54:322026-09-15 09:54:32IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran Kesehatan melalui Edukasi Hipertensi dan Wedang Telang Arum

KKN UAD Kenalkan Media Pengolahan Limbah Sampah Dapur

14/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan media pengolahan limbah sampah dapur (Foto. KKN UAD).jpg

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit II.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta memberikan edukasi mengenai pemanfaatan limbah galon sebagai bahan pembuatan ember tumpuk untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos dan air lindi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Padukuhan Siwalan, Kalurahan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pelatihan pemanfaatan limbah galon dan pengolahan sampah organik rumah tangga ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah dapur, seperti sisa sayuran dan bahan organik lainnya, sebagai bahan dasar pembuatan kompos dan air lindi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 35 peserta yang merupakan anggota ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Padukuhan Siwalan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Unit II.D.2 berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah dapur secara sederhana dan ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah galon sebagai ember tumpuk juga diharapkan dapat menjadi alternatif pengolahan sampah yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga sekaligus menghasilkan kompos dan air lindi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman. Tim KKN UAD Unit II.D.2 berjumlah 9 mahasiswa, terdiri atas Bagus Al Mujadid, Eris Isneni, Meisya Shafa Putri Nabila, Racima Sinaisy, Muhammad Naffis Khoirulich, Asri Indah Lestari, Mumtaz Dayyana, Ranti Elvin Azkia, dan Ezra Salsa.

Pelatihan dan pendampingan pemilihan sampah organik dan anorganik dengan metode ember tumpuk dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Balai Kalurahan Sentolo. Pelaksanaan kegiatan tersebut didampingi oleh Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD Siti Kurnia Widi Hastuti, S.K.M., M.P.H., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Materi disampaikan oleh Shafa dan Racima, yang meliputi pengelolaan sampah, definisi sampah, jenis sampah, bahaya sampah bagi kesehatan, perilaku membuang sampah yang benar, cara pengelolaan sampah dengan Reduce, Reuse, Recycle (3R), pengelolaan sampah organik dengan ember tumpuk, pupuk organik dan cara pembuatannya.

Selanjutnya, Mahasiswa KKN UAD bersama ibu-ibu PKK melakukan praktik pembuatan ember tumpuk dan melakukan praktik pengisian ember tumpuk dengan sampah organik di salah satu kediaman anggota ibu-ibu PKK. Tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan sampah organik dan anorganik yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di waktu yang akan datang misal dengan pemanfaatan sampah dapur sebagai bahan pembuatan kompos dan air lindi untuk menyuburkan tanaman.

Shafa dan Racima selaku penanggung jawab program menyampaikan bahwa banyak warga yang masih memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan, jika tidak dikelola dengan baik dapat menjadi masalah pada lingkungan sekitar, padahal jika kita dapat memanfaatkan dengan baik bisa menjadi penyelesaian masalah sampah organik dan anorganik.

“Pengelolaan sampah yang buruk tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi sarang penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat. Melalui inovasi ember tumpuk dari galon bekas ini, kita tidak hanya mengurangi sampah anorganik di lingkungan, tetapi juga mengolah sampah dapur organik menjadi pupuk yang higienis serta menciptakan lingkungan pemukiman yang jauh lebih bersih dan sehat,” jelas Siti.

Agus Sumarno selaku Dukuh Siwalan menyampaikan harapannya bahwa setelah kegiatan tersebut, pengetahuan masyarakat semakin meningkat terkait pemanfaatan sampah organik dan anorganik serta pemanfaatan hasil kompos dan air lindi. Beliau juga berharap masyarakat dapat mempraktikkan langsung hasil pelatihan tersebut secara berkelanjutan. Selain itu, dengan adanya pupuk kompos, masyarakat diharapkan dapat menghemat biaya daripada harus membelinya. Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di setiap rumah.

Semboyan ketahanan pangan yang disampaikan adalah “nandur apa yang dipangan, mangan apa yang ditandur”. Harapannya, setiap rumah memiliki ketahanan pangan sehingga hasil tanaman dapat dimanfaatkan dan diolah untuk kebutuhan pangan sehari-hari. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-media-pengolahan-limbah-sampah-dapur-Foto.-KKN-UAD.jpg.jpeg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-14 10:06:422026-09-14 10:06:42KKN UAD Kenalkan Media Pengolahan Limbah Sampah Dapur

UAD Resmikan PT Adi Multi Teknologi

14/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmikan PT Adi Multi Teknologi (Foto. Humas dan Protokol UAD).jpg

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi melaksanakan grand opening PT Adi Multi Teknologi (AMT). Peresmian berlangsung di Gedung A. R. Fachrudin Kampus IV, Jumat, 11 September 2026. Direktur PT AMT, Ir. Muhammad Faishal, M.Eng., Ph.D., IPM. mengungkapkan bahwa PT AMT berdiri tahun 2019 disahkan oleh Kemekumham RI.
“Perusahaan ini hadir sebagai respons atas kebutuhan industri akan layanan bidang jasa konsultasi teknologi, jasa pelatihan, jasa pengujian laboratorium dan perdagangan. Dengan basis keilmuan kuat dan dukungan pemegang saham profesional, AMT berkembang menjadi perusahaan teknologi multidisiplin yang membidik segmen industri, laboratorium, pembangunan infrastruktur, instansi pemerintah, dan korporasi,” jelas Faishal.
Ia menambahkan saat ini PT AMT menyediakan berbagai penjualan hardware dan software dengan harga yang kompetitif, serta produk inovasi dosen UAD. PT AMT dikembangkan sebagai ekosistem bisnis berbasis teknologi yang mampu memberikan layanan terintegrasi dari tahap konsultasi, pengembangan, pengujian, pelatihan, hingga komersialisasi inovasi
PT AMT memiliki empat unit bisnis antara lain Ahmad Dahlan Training Center, Adi Multi Digital, Ahmad Dahlan Innovation and Commercialization, dan Ahmad Dahlan Laboratory Services.
Perusahaan ini memberikan layanan seperti jasa konsultasi dan jual alat elektronik teknologi, jasa penyediaan layanan alat-alat laboratorium, desain teknologi, penyediaan peralatan hankam dan nonhankam, jasa pelatihan dan sertifikasi professional, serta pengadaan material Teknik.
Sementara Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. mengatakan PT Adi Multi Teknologi bisa mengembangkan bisnis berbasis keilmuan yang ada di UAD. Hal tersebut sesuai dengan prinsip pendirian unit bisnis di UAD yang berdasar pada knowledge based economy.
“Kami berharap ke depan PT AMT tidak hanya memberikan keuntungan dalam bidang finansial saja, tetapi juga keuntungan profit untuk mendukung kegiatan akademik di UAD,” katanya. Selain itu kami mengharapkan PT AMT menjadi unit bisnis yang bekembang dan menguntungkan. Menjadi unit bisnis yang besar dan mendukung UAD.”
Di sisi lain, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD Ir. Azman Latif menjelaskan adanya unit usaha di UAD akan memberikan dampak baik bagi perkembangan kampus. “Kami berharap unit-unit usaha yang dimiliki UAD ke depan berkembang baik dan mampu mengembangkan unit usaha berbasis keilmuan yang ada.”

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmikan-PT-Adi-Multi-Teknologi-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg.jpeg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-14 09:47:072026-09-29 12:30:54UAD Resmikan PT Adi Multi Teknologi

Tim MeRAMU UAD Kenalkan Manfaat Empon-Empon Sebagai Obat Herbal

14/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan manfaat empon-empon sebagai obat herbal (Foto. Tim MeRAMU UAD).jpg

Tim MeRAMU Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Omah Seraya dan Edukasi Herbal” pada Sabtu, 22 Agustus 2026 yang berlangsung di rumah Kepala Dukuh Sermo Lor. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program Tim MeRAMU dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman empon-empon dan pemanfaatannya sebagai bahan herbal. Kegiatan dihadiri oleh Dukuh Sermo Lor, Parjiman; Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa (Pokpresma) UAD, Danang Sukantar, M.Pd.; serta pemateri Dr. apt. Kintoko, M.Sc. Sebanyak 11 orang ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Sermo Lor mengikuti kegiatan sebagai penerima manfaat program edukasi.
Kegiatan diawali dengan pengerjaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai empon-empon dan pemanfaatannya. Setelah itu, Tim MeRAMU membagikan pamflet bertajuk “Kenali dan Manfaatkan Empon-Empon” sebagai media informasi bagi peserta. Pamflet tersebut memuat informasi mengenai berbagai jenis empon-empon serta pemanfaatannya, sehingga peserta dapat memiliki bahan bacaan yang dapat digunakan kembali setelah kegiatan. Pemberian pre-test dan pamflet menjadi bagian dari rangkaian edukasi yang dirancang agar peserta tidak hanya mendapatkan informasi secara lisan, melainkan juga memiliki media pendukung untuk memperkuat pemahaman.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai empon-empon dan edukasi herbal oleh Dr. apt. Kintoko, M.Sc. Materi disampaikan secara interaktif dengan mengaitkan pembahasan pada pemanfaatan tanaman empon-empon yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pengalaman mereka dalam memanfaatkan tanaman herbal. Edukasi kemudian diperkuat melalui praktik memotong empon-empon, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, melainkan juga mendapatkan pengalaman langsung dalam melakukan salah satu tahapan penanganan bahan empon-empon sebelum dimanfaatkan.
Setelah materi dan praktik selesai, peserta kembali mengerjakan post-test untuk mengukur pemahaman setelah mengikuti kegiatan. Berdasarkan hasil pengukuran terhadap 11 peserta, terdapat peningkatan pemahaman yang sangat signifikan setelah edukasi diberikan. Rata-rata skor pre-test peserta yang awalnya berada di angka 3,77 meningkat menjadi 4,73 pada skor post-test. Secara keseluruhan, Tim MeRAMU mencatat skor perubahan sebesar 0,95 dengan persentase kenaikan pemahaman mencapai 25,30%. Dengan melibatkan 11 penerima manfaat, kegiatan ini memberikan edukasi secara langsung kepada anggota KWT Sermo Lor yang diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam mengenali dan memanfaatkan empon-empon secara tepat.
Melalui kegiatan “Sosialisasi Omah Seraya dan Edukasi Herbal”, Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD berupaya mengintegrasikan keilmuan farmasi dengan potensi tanaman lokal yang dimiliki masyarakat Sermo Lor. Pengenalan empon-empon tidak hanya diarahkan pada pengetahuan mengenai jenis dan manfaatnya, melainkan juga pada pemahaman mengenai pemanfaatan bahan herbal secara tepat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, pemerintah wilayah, dan kelompok masyarakat dalam mengoptimalkan potensi tanaman lokal melalui pendekatan edukasi yang aplikatif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari keberlanjutan program Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD bersama masyarakat Sermo Lor. Edukasi dan praktik yang telah diberikan diharapkan dapat menjadi pengetahuan yang terus dimanfaatkan oleh ibu-ibu KWT setelah kegiatan selesai. Melalui pendekatan edukasi, praktik, dan pengukuran hasil melalui pre-test dan post-test, Tim MeRAMU berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan informasi, melainkan juga memiliki dampak yang dapat diukur serta mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengenali dan memanfaatkan potensi empon-empon lokal. (Anove)
uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-manfaat-empon-empon-sebagai-obat-herbal-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg.jpeg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-14 09:15:512026-09-30 10:56:17Tim MeRAMU UAD Kenalkan Manfaat Empon-Empon Sebagai Obat Herbal

Pemdes Cunca Wulang Gandeng KKN AB XIII UAD Salurkan Bantuan Korban Gempa

11/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Pemdes Cunca Wulang dan KKN AB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Salurkan Bantuan Korban Gempa (Foto. Acha)

Pemerintah Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendataan warga terdampak gempa bumi. Pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan warga.

Kegiatan pendataan dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah selama tiga hari, yaitu pada 18–20 Agustus 2026. Sebanyak 15 mahasiswa KKN AB XIII UAD turut terlibat dalam proses pendataan dan pemetaan kondisi warga terdampak.

Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, Pemdes Cunca Wulang bersama Pastor Paroki Sta. Maria Fatima Vangkung Boleng, Romo Beben, menyalurkan bantuan logistik pada Jumat, 21 Agustus 2026. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat, Keuskupan Labuan Bajo, dan sejumlah lembaga donor lainnya.

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu warga terdampak gempa. “Kami bersyukur distribusi bantuan bisa berjalan lancar dan adil karena dilakukan berdasarkan hasil pendataan langsung di lapangan bersama adik-adik mahasiswa KKN AB XIII UAD,” ujarnya.

Selain melakukan pendataan, mahasiswa KKN UAD juga membantu pengelolaan administrasi dan logistik di posko utama. Data warga dikelompokkan berdasarkan kebutuhan, termasuk kebutuhan balita, lansia, dan bahan pokok, sehingga bantuan yang masuk dapat tercatat dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Bendahara KKN AB XIII UAD, Hidayatul Amamah, mengatakan pengelolaan data dan logistik menjadi bagian penting dalam proses penyaluran bantuan. “Kami berupaya mencatat kebutuhan warga secara detail agar bantuan yang datang dari berbagai pihak dapat terdata dengan baik dan disalurkan secara transparan kepada warga yang membutuhkan,” jelasnya.

Data hasil pendataan tersebut juga disiapkan sebagai bahan rujukan untuk penyaluran bantuan lanjutan melalui jaringan Muhammadiyah, termasuk LazisMU dan MDMC. Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN AB XIII UAD, Lingga Bangun Laksana, menyebut kondisi wilayah yang berbukit dan lokasi warga yang tersebar membuat pendataan perlu dilakukan secara menyeluruh.

“Data ini akan kami teruskan kepada pihak terkait seperti LazisMU dan MDMC. Harapannya, jika ada bantuan lanjutan dari jaringan Muhammadiyah, penyalurannya bisa lebih tepat sasaran karena sudah berdasarkan data warga yang terdampak,” pungkasnya. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemdes-Cunca-Wulang-dan-KKN-AB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Salurkan-Bantuan-Korban-Gempa-Foto.-Acha.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-11 09:31:592026-09-30 10:56:12Pemdes Cunca Wulang Gandeng KKN AB XIII UAD Salurkan Bantuan Korban Gempa

KKN UAD Hidupkan Kembali Pemanfaatan Tanaman Herbal melalui Program TOGA di Mertelu Wetan

11/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Hidupkan Kembali Pemanfaatan Tanaman Herbal melalui Program TOGA di Mertelu Wetan (Foto. KKN)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit IV.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Mertelu Wetan, Kalurahan Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus mendorong kemandirian kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman herbal.

Program penanaman TOGA dilaksanakan berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa terhadap potensi lahan pekarangan warga yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui penanaman berbagai tanaman obat, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.

Perwakilan mahasiswa KKN UAD, Ridwan, menjelaskan bahwa pemilihan program TOGA tidak terlepas dari potensi lingkungan sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap pengetahuan mengenai tanaman obat. “KKN memilih program TOGA karena melihat adanya potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman obat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga mengenai pemanfaatan tanaman obat yang mudah ditemukan di sekitar rumah,” ujar Ridwan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan mahasiswa dan warga secara langsung dalam proses penanaman. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi ruang bertukar pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat mengenai jenis serta pemanfaatan tanaman herbal.

Ridwan menuturkan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut mendapat respons positif. Warga turut berpartisipasi dalam proses penanaman dan mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan antusias. “Warga ternyata tidak mengalami kesulitan dalam proses pembuatan TOGA karena kegiatan dilakukan secara bersama-sama dan langkah-langkahnya mudah dipahami. Selain itu, warga juga terlihat antusias untuk mengenal dan menanam tanaman obat,” tambahnya.

Program penanaman TOGA tidak hanya dipandang sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga pengetahuan mengenai tanaman herbal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah seorang warga Dusun Mertelu Wetan, Aris, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan kembali tanaman herbal kepada generasi muda menjadi penting di tengah semakin berkurangnya pemahaman mengenai tanaman obat tradisional.

Aris menilai, pengetahuan mengenai tanaman herbal merupakan bagian dari kearifan lokal yang perlu dipertahankan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dan masyarakat juga dinilainya dapat menjadi ruang pembelajaran bersama. “Program yang seperti itu sangat baik. Harapannya tidak berhenti di situ, tetapi memang harus kita lestarikan,” tutur Aris.

Selain memiliki nilai edukatif, keberadaan TOGA memberikan manfaat praktis bagi masyarakat. Sejumlah tanaman yang ditanam, seperti jahe, kunyit, dan kencur, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, baik sebagai bahan herbal maupun bumbu masakan.

Salah seorang warga, Yatno, mengungkapkan bahwa keberadaan tanaman obat di lingkungan rumah dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga. Menurutnya, tanaman tersebut memiliki fungsi yang beragam dan mudah dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. “Alhamdulillah, bisa membantu kita, bisa buat obat. Bisa untuk bumbu masak, bisa sangat-sangat berguna bagi masyarakat sini,” ungkap Yatno.

Hal senada disampaikan Tugiman. Ia memandang TOGA sebagai salah satu alternatif pemanfaatan bahan alami yang dapat mendukung kesehatan keluarga. Pengetahuan mengenai tanaman herbal, menurutnya, merupakan warisan yang telah lama dikenal masyarakat dan perlu terus dipelihara. “Obat tradisional itu, dikatakan kalau orang Jawa itu obatnya orang tua, ya, begitu. Obatnya semujarab,” ujar Tugiman.

Keberhasilan program TOGA tidak berhenti pada proses penanaman. Perawatan dan pemanfaatan tanaman secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar program tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.

Tugiman berharap masyarakat dapat menjaga dan mengembangkan tanaman yang telah ditanam sehingga keberadaan TOGA tidak hanya menjadi program sementara selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi keluarga di Dusun Mertelu Wetan. “Harapan saya, itu bisa diupayakan. Semoga tanaman itu bisa lebih banyak dan lebih baik. Soalnya, itu bermanfaat sekali bagi keluarga kita semua,” pungkasnya.

Melalui program penanaman TOGA, KKN Reguler 159 Unit IV.D.3 UAD berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang bertumpu pada potensi lokal. Pemanfaatan lahan pekarangan, penguatan pengetahuan mengenai tanaman herbal, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi langkah sederhana yang diharapkan dapat membangun kesadaran dan kemandirian warga dalam memanfaatkan sumber daya di lingkungan sekitar. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Hidupkan-Kembali-Pemanfaatan-Tanaman-Herbal-melalui-Program-TOGA-di-Mertelu-Wetan-Foto.-KKN-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-11 09:25:322026-09-11 09:25:32KKN UAD Hidupkan Kembali Pemanfaatan Tanaman Herbal melalui Program TOGA di Mertelu Wetan

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Mentobayan

11/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Mentobayan (Foto. Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD)

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bersama Karang Taruna Kancah Elite Muda Mentobayan, Kalurahan Salamrejo, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik yang terdapat di lingkungan sekitar.

Limbah organik merupakan salah satu jenis sampah yang banyak dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, terutama dari kegiatan rumah tangga. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. Namun, limbah organik sebenarnya masih dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk yang berguna. Salah satunya adalah dengan mengolahnya menjadi pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD ini, peserta diberikan pengetahuan mengenai pengertian pupuk organik cair, manfaatnya bagi tanaman, bahan-bahan yang dapat digunakan, serta tahapan dalam proses pembuatannya. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan interaktif agar peserta dapat memahami bahwa pengelolaan limbah organik dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan pupuk organik cair. Peserta diperkenalkan dengan bahan serta peralatan yang digunakan, kemudian mengikuti secara langsung tahapan pembuatan mulai dari persiapan bahan, pencampuran, hingga proses fermentasi. Dengan adanya praktik secara langsung, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan kembali secara mandiri.

Antusiasme anggota Karang Taruna Kancah Elite Muda Mentobayan terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik serta berdiskusi mengenai pemanfaatan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar. Diskusi juga membahas pemanfaatan pupuk organik cair untuk tanaman serta pentingnya membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karang taruna memiliki peran penting sebagai wadah bagi pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, keterampilan pembuatan pupuk organik cair diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi anggota karang taruna untuk ikut mengajak masyarakat dalam mengelola limbah secara lebih bijak.

Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk juga dapat memberikan manfaat dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Limbah yang sebelumnya hanya dibuang dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang berguna untuk tanaman. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, masyarakat dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada sekaligus membantu mengurangi jumlah limbah organik.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dan membagikannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Pengelolaan sampah tidak harus dimulai dari hal yang besar, tetapi dapat dilakukan melalui langkah sederhana seperti memilah sampah dan memanfaatkan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.

Kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair bersama Karang Taruna Kancah Elite Muda Mentobayan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan keterampilan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik.

Dengan adanya kolaborasi antara Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD dan generasi muda Karang Taruna Kancah Elite Muda Mentobayan, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kalurahan Salamrejo. Melalui kegiatan ini, limbah organik diharapkan tidak lagi dipandang hanya sebagai sampah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pelatihan-Pembuatan-Pupuk-Organik-Cair-di-Mentobayan-Foto.-Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-11 09:18:302026-09-30 10:56:05Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Mentobayan

Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Potensi Daun Singkong sebagai Olahan Pangan di Batur Turu

11/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Optimalkan Potensi Daun Singkong sebagai Olahan Pangan di Batur Turu (Foto. KKN)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 159 Unit V.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan dendeng berbahan dasar daun singkong bersama ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Padukuhan Batur Turu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan produk olahan rumah tangga.

Pelatihan berlangsung di kediaman Hartini, salah satu anggota KWT Padukuhan Batur Turu. Daun singkong dipilih sebagai bahan utama karena relatif mudah diperoleh dan banyak tersedia di lingkungan masyarakat. Selama ini, pemanfaatannya sebagai bahan pangan olahan masih belum optimal sehingga mahasiswa KKN UAD melihat adanya peluang untuk meningkatkan nilai guna bahan tersebut.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi daun singkong serta tahapan pengolahannya menjadi dendeng. Mahasiswa KKN kemudian mendampingi peserta dalam mempraktikkan proses pembuatan secara langsung, mulai dari pemilihan dan pencucian daun singkong, perebusan, pemberian bumbu, hingga penggorengan.

Keterlibatan ibu-ibu KWT dalam setiap tahapan menjadi bagian penting dari pelatihan. Selain memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan, peserta juga dapat secara langsung memahami proses pembuatan produk yang berpotensi dikembangkan sebagai olahan pangan rumah tangga.

Setelah proses pengolahan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan mencicipi hasil dendeng daun singkong. Peserta kemudian berdiskusi mengenai kemungkinan pengembangan produk, termasuk aspek pengemasan dan pemasaran. Diskusi tersebut diarahkan untuk membuka wawasan peserta mengenai peluang menjadikan pangan lokal sebagai produk yang memiliki nilai tambah.

Ketua KKN UAD Unit V.C.2, Herbima, mengatakan, “Kami berharap pelatihan ini dapat menambah keterampilan ibu-ibu KWT dan mendorong pemanfaatan daun singkong menjadi produk yang bernilai jual,” ujarnya.

Respons positif juga disampaikan Hartini selaku anggota KWT Padukuhan Batur Turu. Ia mengapresiasi pelatihan yang diberikan mahasiswa KKN UAD dan berharap pengetahuan yang diperoleh dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh anggota KWT. “Semoga melalui pelatihan dendeng daun singkong ini, ibu-ibu KWT Batur Turu semakin kreatif mengolah bahan lokal sehingga dapat menjadi produk unggulan dan membuka peluang usaha bernilai ekonomi,” ungkapnya.

Pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada praktik pengolahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar. Pengolahan daun singkong menjadi dendeng diharapkan dapat memberikan alternatif pemanfaatan bahan pangan sekaligus membuka peluang pengembangan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi.

Bagi mahasiswa KKN UAD, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan melalui pengabdian kepada masyarakat. Interaksi bersama ibu-ibu KWT turut memperkuat komunikasi dan kerja sama antara mahasiswa dengan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan sesi foto antara mahasiswa KKN UAD dan ibu-ibu KWT Padukuhan Batur Turu. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit V.C.2 berharap keterampilan yang telah diperoleh peserta dapat terus diterapkan dan dikembangkan sehingga potensi pangan lokal di Padukuhan Batur Turu dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Hidupkan-Kembali-Pemanfaatan-Tanaman-Herbal-melalui-Program-TOGA-di-Mertelu-Wetan-Foto.-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-11 09:06:002026-09-30 10:55:59Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Potensi Daun Singkong sebagai Olahan Pangan di Batur Turu
Page 13 of 594«‹1112131415›»

TERKINI

  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Siswa tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Keselamatan Lalu Lintas16/10/2026
  • KKN UAD Kembangkan Kampung Hijau di Timuran, Yogyakarta16/10/2026
  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top