IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran Kesehatan melalui Edukasi Hipertensi dan Wedang Telang Arum

IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi hipertensi dan wedang telang arum (Foto. IMM Farmasi UAD)
Tim Meramu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi melalui sosialisasi kesehatan dan pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum bersama ibu-ibu kader kesehatan. Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
Kader kesehatan dipilih sebagai sasaran kegiatan karena memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kader dibekali pemahaman mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, hingga langkah pencegahan dan pengendaliannya.
Materi sosialisasi menekankan pentingnya mengenali faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, seperti pola makan yang kurang sehat, konsumsi garam secara berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup yang tidak mendukung kesehatan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala sebagai langkah deteksi dan pengendalian sejak dini.
Penyampaian materi dikemas secara komunikatif sehingga peserta dapat mengaitkan informasi yang diperoleh dengan kondisi kesehatan di lingkungan masing-masing. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para kader berkesempatan menyampaikan pertanyaan sekaligus berbagi pengalaman mengenai persoalan kesehatan yang dijumpai di masyarakat.
Selain memberikan edukasi mengenai hipertensi, Tim Meramu IMM Farmasi UAD juga membekali peserta dengan keterampilan melalui pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum. Minuman tersebut memanfaatkan sejumlah bahan, yaitu bunga telang, rosella, sereh, pandan, gula batu, dan lemon.
Peserta diperkenalkan dengan bahan-bahan yang digunakan, kemudian mengikuti proses pengolahan secara langsung, mulai dari menyiapkan bahan, merebus bahan herbal, hingga menambahkan gula batu dan lemon. Praktik tersebut memberikan pengalaman kepada kader untuk mengolah bahan-bahan yang relatif mudah ditemukan menjadi minuman yang dapat dibuat secara mandiri.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan pengetahuan di bidang kesehatan. Sosialisasi hipertensi diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam menyampaikan informasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya pemantauan tekanan darah, sedangkan pelatihan Wedang Telang Arum memberikan keterampilan dalam memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Tim Meramu IMM Farmasi UAD berharap kader kesehatan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Selain itu, keterampilan mengolah bahan alami melalui pembuatan Wedang Telang Arum diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengenali potensi yang tersedia di lingkungan sekitar dan mengembangkannya secara kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan kesehatan, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih sadar, mandiri, dan berdaya dalam menjaga kesehatan. (Mawar)
