• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

05/03/2026/in Terkini /by Ard

Proses Pembuatan Lilin Aroma Terapi oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Pengelolaan minyak jelantah yang tepat masih kerap luput dari perhatian masyarakat, padahal dapat menimbulkan dampak yang cukup serius bagi lingkungan dan kesehatan. Limbah minyak yang dibuang sembarangan, terutama ke saluran air, berpotensi mencemari tanah dan perairan, menyumbat drainase, bahkan merusak ekosistem. Sementara itu, penggunaan minyak jelantah secara berulang untuk memasak berisiko menyebabkan gangguan kesehatan akibat menumpuknya senyawa berbahaya.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Reguler Periode 155 Unit III.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi program pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai solusi sederhana yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Pedukuhan Wiyu, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Reguler Periode 155 Unit III.C.2 UAD mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, hingga pencetakan. Warga juga dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan agar mampu memahami proses pembuatan dan penerapan secara mandiri.

Antusiasme warga dalam mengikuti jalannya kegiatan menjadi bukti respons positif masyarakat terhadap program tersebut. Ibu Dayati selaku Dukuh Wiyu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kegiatan ini sangat membantu kami. Selain belajar cara mengolah minyak bekas, kami juga menjadi lebih sadar untuk tidak membuangnya secara sembarangan,” jelasnya.

Lilin aromaterapi ini dipilih karena proses pembuatan yang tergolong sederhana, memiliki fungsi praktis, dan dinilai dapat dikembangkan sebagai salah satu peluang usaha kreatif berbasis limbah rumah tangga. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-Pembuatan-Lilin-Aroma-Terapi-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 10:03:152026-03-05 10:03:15KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Meneladani Kebiasaan Rasulullah di Bulan Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

04/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mei)

Ceramah tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali digelar pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan tausiah tersebut disampaikan oleh Ustaz Drs. H. Anhar Anshori, M.S.I., Ph.D. dengan mengusung tema “Ramadan Bersama Nabi: Meneladani Produktivitas Rasulullah di Bulan Puasa”.

Dalam kajiannya, Ustaz Anhar menyebutkan bahwa terdapat tiga hal utama yang perlu dipahami agar puasa yang dijalankan oleh umat Islam menjadi berkualitas.

“Pertama, ideologi yang mendasari pemahaman kita dalam melaksanakan ibadah puasa. Kedua, tujuan ibadah puasa yang ditetapkan Allah. Ketiga, usaha maksimal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan puasa,” ujarnya.

Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan status keimanan orang-orang yang berpuasa. Menurutnya, iman yang kuat serta terikat dalam hati dan pikiran akan menjadi energi besar untuk mencapai tujuan puasa, sekaligus menjauhkan seseorang dari perbuatan yang sia-sia.

Anhar menekankan bahwa orientasi utama ibadah bukan semata-mata mengharapkan pahala, melainkan mengharapkan cinta dan rida Allah Swt. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan, pandangan, dan perasaan selama berpuasa. Kualitas puasa tidak dinilai dari sekadar menahan lapar dan dahaga saja, tetapi juga pada pengendalian diri secara penuh.

Dalam ceramahnya, Ustaz Anhar turut menyinggung kebiasaan Rasulullah saw. yang senantiasa melaksanakan salat di sepertiga atau pertengahan malam dan membaca Al-Qur’an secara tartil. Ia mengajak jemaah untuk tidak sekadar mengejar target jumlah juz, melainkan membaca Al-Qur’an secara tartil dengan memperhatikan tajwid, makhraj, dan tafsirnya.

“Lebih baik kita membaca satu juz dengan memahami tafsirnya daripada hanya sekadar membaca 30 juz tanpa memahami isinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Rasulullah saw. setiap malam bertadarus dengan bimbingan Malaikat Jibril a.s., yang berarti bukan sekadar membaca, melainkan juga mempelajari kandungan Al-Qur’an. Menutup kajian, Ustaz Anhar mengajak jemaah untuk memanfaatkan sisa bulan Ramadan dengan terus meningkatkan kualitas ibadah, termasuk melakukan iktikaf di masjid. Menurutnya, iktikaf menjadi momen terbaik bagi umat muslim untuk merenung, mengevaluasi diri, serta memperbanyak istigfar, tahlil, dan tahmid. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-tarawih-dalam-rangkaian-kegiatan-Ramadan-di-Kampus-RDK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-04 09:58:332026-03-04 09:58:33Meneladani Kebiasaan Rasulullah di Bulan Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso

04/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pembuatan lubang biopori di Dusun Ploso, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, pada 13–16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di enam RT dengan total 20 lubang biopori yang berhasil dibuat bersama warga.

Program diawali dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pengertian dan manfaat biopori. Mahasiswa menjelaskan bahwa biopori merupakan lubang resapan air yang berfungsi meningkatkan daya serap tanah sekaligus sebagai media pengolahan sampah organik rumah tangga. Selain mengurangi genangan air saat musim hujan, biopori juga dapat mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan biopori di titik-titik yang telah disepakati. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap di enam RT agar lebih efektif serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Mahasiswa dan warga bekerja bersama mulai dari pengeboran tanah hingga pengisian lubang dengan sampah organik.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Warga mulai memahami bahwa limbah dapur, daun kering, dan sisa sayuran tidak perlu dibakar atau dibuang, melainkan dapat dimanfaatkan melalui biopori sebagai upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler 155 UAD berharap masyarakat Dusun Ploso dapat terus memanfaatkan dan merawat lubang biopori yang telah dibuat. Kehadiran 20 lubang biopori di enam RT diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah organik rumah tangga yang lebih bijak dan berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Pembuatan-Lubang-Biopori-di-Dusun-Ploso-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-04 09:42:372026-03-04 09:42:37Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso

Tiga Modal Mendidik Generasi Masa Depan

03/03/2026/in Terkini /by Ard

Dr. H. Khoiruddin Bashori, M.Si., penceramah tarawih di Masjid IC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kajian dan salat tarawih berjemaah pada rangkaian Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Sabtu, 28 Februari 2026. Tausiah kali ini disampaikan oleh Dr. H. Khoiruddin Bashori, M.Si., Wakil Ketua LP2M PP Muhammadiyah sekaligus Dosen Psikologi UAD, yang mengusung tema “Parenting Qur’ani: Mendidik Generasi Alpha di Tengah Gempuran Budaya Pop”.

Mengawali tausiahnya, Dr. Khoiruddin mengingatkan jemaah bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah untuk mencapai ketakwaan, sebagaimana difirmankan Allah Swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Lebih jauh, ia memaparkan bahwa muara dari ketakwaan tersebut adalah falah, yang bermakna kebahagiaan, kesuksesan, atau kesejahteraan hidup. 

“Kalau banyak orang yang merasa kurang bahagia, berarti takwanya bermasalah,” tuturnya.

Dalam konteks parenting Qur’ani dan mendidik anak, ia menyoroti pentingnya mengajarkan generasi masa depan cara meraih kebahagiaan yang sejati. Dari kacamata psikologi, kebahagiaan bersifat subjektif (subjective well-being) karena sangat bergantung pada bagaimana seseorang mempersepsikan dan menginterpretasikan realitas yang ada, bukan sekadar melihat realitas objektifnya. Sikap mental ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad saw. yang menyebut urusan orang beriman itu amat menakjubkan, mereka senantiasa bersyukur saat mendapat nikmat dan bersabar ketika ditimpa kesulitan.

Untuk menghadapi masa depan yang serba tidak pasti dan berubah-ubah, Dr. Khoiruddin menekankan tiga modal utama yang harus ditanamkan kepada generasi mendatang. Modal pertama adalah ikhlas karena Allah Swt., yang terbukti mampu membebaskan manusia dari rasa khawatir terhadap masa depan maupun kesedihan atas masa lalu. Modal kedua adalah senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya.

Modal ketiga adalah membekali anak dengan kesabaran. Ia merinci sabar ke dalam tiga dimensi, yakni sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar dalam menghindari larangan-larangan agama, dan sabar tatkala menghadapi musibah atau situasi yang tidak menyenangkan.

Di akhir tausiahnya, ia berpesan agar para jemaah dapat menularkan tiga fondasi tersebut agar anak-anak kelak menjadi generasi yang kuat. Rangkaian kegiatan malam itu pun dilanjutkan dengan ibadah salat tarawih berjemaah yang diawali dengan salat Iftitah. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Khoiruddin-Bashori-M.Si_.-penceramah-tarawih-di-Masjid-IC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-03 11:28:002026-03-03 11:28:00Tiga Modal Mendidik Generasi Masa Depan

Pengaruh Puasa dan Zikir terhadap Struktur Otak Manusia

03/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih RDK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kupas Pengaruh Puasa dan Zikir Terhadap Struktur Otak Manusia (Foto. Septia)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H. Pada malam kedelapan Ramadan yang bertepatan dengan Rabu, 25 Februari 2026, agenda diisi dengan ceramah tarawih yang disampaikan oleh Kepala Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UAD sekaligus Pimpinan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Suyadi, M.Pd.I. Beliau membawakan tema yang unik bertajuk “Neurosains Ibadah: Bagaimana Puasa dan Zikir Mengubah Struktur Otak dan Perilaku Manusia”.

Dalam pemaparannya, Prof. Suyadi mengawali kajian dengan mengupas Surah Ali Imran ayat 190–191 yang membahas tentang konsep Ulul Albab. Ia menjelaskan bahwa Ulul Albab bukan sekadar merujuk pada orang yang berakal secara rasional, melainkan mereka yang memiliki inti dari pemikiran esensial. Pemikiran ini senantiasa didasari oleh kejernihan hati, sehingga seseorang mampu berpikir jauh lebih mendalam dalam merenungkan setiap ciptaan Allah Swt.

Lebih lanjut, ia mengaitkan konsep Ulul Albab tersebut dengan bidang kajian mutakhir neurosains, khususnya neuroteologi atau spiritualitas otak. Berdasarkan riset yang menggunakan teknologi pencitraan otak, para ilmuwan menemukan fakta bahwa ketika seseorang melakukan ibadah sesuai keyakinannya, terdapat area-area tertentu di dalam otak yang dialiri darah lebih banyak dibandingkan saat melakukan aktivitas biasa. Ibadah juga terbukti memicu terbentuknya gelombang otak khusus yang sering dikenal dengan istilah God Spot atau sirkuit spiritual.

Prof. Suyadi kemudian menekankan keistimewaan ibadah puasa dibandingkan ibadah mahdah lainnya. Menurutnya, puasa sangat fleksibel karena dapat dilakukan bersamaan dengan ibadah ghairu mahdah.

“Jika seorang dosen mengajar dalam keadaan berpuasa, maka ibadah mahdah berupa puasa dan ibadah ghairu mahdah berupa mentransfer ilmu akan berjalan secara beriringan,” jelasnya.

Pengulangan rutinitas ibadah semacam ini membuat struktur sirkuit di dalam otak semakin terkondisikan dengan baik. Semakin sering seseorang beribadah, maka struktur otaknya akan semakin terbiasa merespons berbagai hal untuk membentuk kepribadian yang bertakwa. Indikator utama dari ketakwaan ini dapat dilihat dari cara seseorang bertindak, berpikir, dan merenung yang selalu dilandasi dengan kebeningan hati serta kejernihan pikiran. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-RDK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kupas-Pengaruh-Puasa-dan-Zikir-Terhadap-Struktur-Otak-ManusiaFoto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-03 11:10:092026-03-03 11:10:09Pengaruh Puasa dan Zikir terhadap Struktur Otak Manusia

Ibadah Berkualitas Kunci Kesehatan Mental

03/03/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. pada tarawih ke-12 Ramadan 1447 H dalam rangkaian RDK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ana)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Ceramah Tarawih dalam rangkaian Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Ahad malam, 1 Maret 2026. Acara tersebut menghadirkan Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I., Ketua Bidang Fatwa dan Pengembangan Tuntunan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, sebagai penceramah.

Dalam ceramah bertajuk “Psychological Well-being dalam Islam: Meraih Ketenangan Jiwa Melalui Ibadah yang Berkualitas”, Dr. Ruslan menjelaskan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan pendidikan atau ibadah, melainkan juga disebut sebagai sahru’l ilaj atau bulan terapi yang menawarkan penyembuhan jiwa dan fisik. Ia memaparkan bahwa ibadah puasa merupakan bentuk imunisasi spiritual dan fisik yang efektif, didukung oleh berbagai riset medis. “Lambung manusia adalah pusat berbagai macam penyakit, maka manajemen perut melalui ibadah puasa merupakan terapi untuk mendapatkan kesehatan yang ideal dan maksimal,” ungkapnya.

Dr. Ruslan juga menyoroti peran strategis zikir dalam menata emosi dan memberikan ketenangan jiwa. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 75% solusi bagi problematika manusia berasal dari hati yang tenang melalui zikir dan ibadah. Sebaliknya, lalai dari zikir dapat menyebabkan penyakit mental kronis seperti stres dan depresi. “Sebab dalam diri manusia terdapat dua potensi, potensi yang sering menyebabkan orang kemudian jauh dari Allah sehingga mengalami suatu keadaan-keadaan yang tidak membahagiakan dirinya serta potensi yang bisa menyebabkan manusia mengalami ketenangan, ketenteraman, dan kesehatan mental,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ibadah yang berkualitas harus dilandasi niat ikhlas, memahami filosofi ibadah, serta dilakukan dengan penuh kemantapan atau biwakorin. Ia juga mengisahkan perjuangan Ali bin Abi Thalib yang menjadikan salat sebagai kekuatan spiritual luar biasa dalam menghadapi ujian hidup.

Menutup ceramahnya, Dr. Ruslan mengajak jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memaksimalkan potensi positif dalam diri dan menekan potensi negatif melalui manajemen hati. Ia berharap melalui ibadah yang berkualitas dan totalitas, setiap individu dapat meraih derajat ketakwaan sekaligus ketenangan jiwa yang hakiki. (ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Ruslan-Fariadi-AM-S.Ag_.-M.S.I.-pada-tarawih-ke-12-Ramadan-1447-H-dalam-rangkaian-RDK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-03 10:46:322026-03-03 10:46:32Ibadah Berkualitas Kunci Kesehatan Mental

UAD Adakan Silaturahmi dan Buka Bersama LKSA Muhammadiyah ’Aisyiyah se-DIY

03/03/2026/in Terkini /by Ard

Silaturahmi bersama LKSA Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah ’Aisyiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut berlangsung di Masjid Islamic Center UAD.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MPKS PWM) DIY, Zainal Arifin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa UAD merupakan tuan rumah ketiga dalam rangkaian agenda buka bersama LKSA DIY, setelah Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

“Agenda buka bersama ini sebelumnya sudah dilaksanakan di UNISA, UMY, dan hari ini diselenggarakan di UAD,” ujarnya. Ia juga menyoroti tagline #Semua Bisa Kuliah di UAD yang diharapkan mampu memotivasi anak-anak panti asuhan untuk melanjutkan kuliah dan terus semangat meraih mimpi.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I., menyampaikan bahwa UAD bekerja sama dengan Lazismu UAD untuk dalam memberikan bantuan. ”Kami bekerja sama dengan Lazismu UAD untuk memberikan bingkisan berupa alat tulis dan alat mandi. Selain itu, UAD juga menyediakan beasiswa bagi siswa penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Lazismu UAD oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UAD, Kepala LPSI UAD, dan Ketua Lazismu UAD kepada Pengurus Panti Asuhan Abdul Alim Imogiri, Panti Asuhan Ahmad Dahlan, Kulon Progo, dan Panti Asuhan A.R. Fachruddin, Kulon Progo selaku perwakilan panti asuhan Muhammadiyah se-DIY.

Ketua PWM DIY, Dr. Nurahman Gazali, M.A., menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 24 panti asuhan yang berada di bawah naungan LKSA DIY.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kajian bertema “Ramadan Madrasah Kehidupan” yang disampaikan oleh Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Silaturahmi-bersama-LKSA-Muhammadiyah-dan-Aisyiyah-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-03 10:26:322026-03-03 10:26:32UAD Adakan Silaturahmi dan Buka Bersama LKSA Muhammadiyah ’Aisyiyah se-DIY

PWM DIY Gelar Wisuda Perdana Peserta Sekolah Ideologi Muhammadiyah di UAD

02/03/2026/in Terkini /by Ard

Prosesi Wisuda Sekolah Ideologi Muhammadiyah (SIM) Angkatan Pertama (Foto. Humas UAD)

Momen bersejarah mewarnai agenda Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Ahad, 1 Maret 2026 di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rangkaian kegiatan pengajian hari kedua tersebut diwarnai dengan Wisuda Peserta Sekolah Ideologi Muhammadiyah (SIM) Angkatan Pertama.

Acara diawali dengan prosesi penyematan tanda lulus secara simbolis kepada para mahasiswa SIM oleh Ketua PWM DIY dan Direktur Sekolah Ideologi Muhammadiyah. Setelah itu, para wisudawan SIM membaca Ikrar Komitmen Ideologi bersama-sama. Kehadiran para pendamping, yakni suami maupun istri dari wisudawan, turut menambah suasana haru dan bangga dalam prosesi tersebut.

Dalam laporannya, Direktur Sekolah Ideologi Muhammadiyah, Dr. Hardi Santosa, M.Pd., menyampaikan proses panjang dan komprehensif yang telah dilalui oleh para peserta SIM selama satu tahun hingga akhirnya dinyatakan lulus dan siap berkontribusi bagi persyarikatan. Ia menyebutkan bahwa 90 persen lulusan angkatan pertama ini adalah kepala sekolah dan guru, yang merupakan hasil kerja sama dengan Majelis Dikdasmen PWM DIY.

Hardi menjelaskan bahwa sejarah berdirinya SIM berawal dari kegelisahan bersama dan arahan Ketua PWM DIY untuk merancang program penguatan ideologi. Setelah melalui proses diskusi, benchmarking ke UNIMMA, hingga workshop penyusunan kurikulum, terbentuklah 13 mata kuliah yang ditempuh selama dua semester. Selain itu, peserta juga harus mengikuti ujian akhir komprehensif yang bertujuan untuk menguatkan tata pikir ideologis sekaligus membangun nalar metodologis.

“Kami ingin mahasiswa memiliki tata pikir ideologis yang kuat, tetapi juga disesuaikan dengan cara berpikir metodologis agar mampu survive saat mengambil keputusan-keputusan strategis di tempat kerja masing-masing,” paparnya.

Selama masa pendidikan, peserta tidak hanya dibekali materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti kegiatan malam muhasabah ideologi untuk menguatkan ruhul jihad dan keikhlasan, serta kegiatan outbound. Ke depannya, SIM juga sedang memproses pendaftaran gelar CMI (Certified in Muhammadiyah Ideology) ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar kelak bisa diakui secara nasional maupun internasional. Hardi turut mengumumkan bahwa pendaftaran SIM gelombang kedua akan dibuka mulai 1 Maret hingga 31 Mei, dengan perkuliahan perdana dijadwalkan pada 17 Juli mendatang di UAD.

Menutup laporannya melalui sebuah pantun, ia merefleksikan kembali tema keadaban ekologis yang menjadi fokus kajian Ramadan dan mendorong para wisudawan SIM untuk segera membuktikan diri melalui karya serta kiprah yang nyata di masyarakat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa gelar CMI yang diperoleh para lulusan tidak seharusnya dijadikan sebagai ajang pamer atau gagah-gagahan, melainkan sebagai penanda kuat atas komitmen ideologi yang telah mereka ikrarkan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Wisuda-Sekolah-Ideologi-Muhammadiyah-SIM-Angkatan-Pertama-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 10:03:142026-03-02 10:03:14PWM DIY Gelar Wisuda Perdana Peserta Sekolah Ideologi Muhammadiyah di UAD

KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

02/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi pencegahan stunting kepada para remaja di Dusun Bantar Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Reguler 155 Unit I.C.1 menggelar kegiatan edukasi stunting pada remaja pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja tematik KKN yang berfokus pada upaya promotif dan preventif pencegahan stunting. Bantar Kulon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perlunya peningkatan pemahaman remaja mengenai persoalan tersebut, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehidupan berkeluarga. Remaja dinilai memiliki peran strategis sebagai calon orang tua, sehingga edukasi sejak dini diharapkan mampu memutus rantai stunting antargenerasi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memaparkan materi yang mencakup pengertian, penyebab, dan dampak jangka panjang stunting terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak. Mereka juga menjelaskan siklus terjadinya stunting, yakni bermula dari remaja putri dengan status gizi kurang yang berisiko menjadi ibu hamil dengan anemia atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kondisi tersebut rentan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Apabila tidak diimbangi pola asuh dan asupan gizi yang baik, anak berisiko mengalami stunting dan siklus tersebut dapat berulang pada generasi berikutnya.

Mahasiswa juga memaparkan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, terutama pada keluarga dengan faktor risiko seperti kondisi sosial ekonomi rendah, sanitasi kurang baik, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pemaparan juga menyinggung peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi remaja, program keluarga berencana, serta penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama para remaja. Ketua RW 01 Bantar Kulon, Hardi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 155 Unit I.C.1 berharap para remaja di Bantar Kulon dapat lebih memahami peran mereka dalam pencegahan stunting dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memberikan-edukasi-pencegahan-stunting-kepada-para-remaja-di-Dusun-Bantar-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:50:472026-03-02 09:50:47KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam

02/03/2026/in Feature /by Ard

Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., narasumber Pengajian Ramadan PWM DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Krisis lingkungan yang kian nyata mendorong Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk mengambil peran aktif sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam memberikan solusi ekologis. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Sarana dan Prasarana Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., saat menjadi narasumber pada rangkaian Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Ahad, 1 Maret 2026 di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Dalam materi bertajuk “Etika Islam & Edu-Ekologi dalam Menjaga Keseimbangan Alam”, Prof. Zahrul menjabarkan lima prinsip utama etika Islam terkait lingkungan. Prinsip tersebut meliputi kewajiban melindungi alam, menghargai alam sebagai subjek, tanggung jawab moral, solidaritas antarmakhluk, hingga penerapan gaya hidup sederhana. Terlebih, DIY saat ini menghadapi masalah pengelolaan sampah yang serius, di mana penyumbang 38% dari total sampah plastik di wilayah ini adalah dari kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kampus tidak boleh menjadi bagian dari masalah lingkungan tersebut.

Sebagai wujud komitmen nyata, UAD telah membangun sistem pengelolaan lingkungan terpadu yang membuahkan hasil positif. Tercatat, angka residu sampah kampus berhasil ditekan secara drastis dari 72% (98.786 kg) pada tahun 2024 menjadi 29% (52.066 kg) pada 2025. Sampah organik diolah menjadi kompos bermerek “PupukMu 100% Produk Kompos Organik”, sementara sampah plastik residu dikonversi menjadi bahan bakar minyak (bio-oil) menggunakan teknologi pirolisis. Di sektor pengelolaan air, UAD mengoptimalkan pemanenan air hujan (rainwater harvesting) berkapasitas 2.500 meter kubik di Kampus IV, serta mengolah air limbah melalui Sewage Treatment Plant (STP) untuk kebutuhan penyiraman tanaman dan flushing toilet.

Komitmen ekologis UAD juga menyentuh aspek efisiensi energi dan desain arsitektur. Kampus menargetkan penghematan listrik hingga 15% melalui penerapan lima hari kerja, penggunaan AC Inverter, transisi ke lampu LED, hingga pemanfaatan panel surya sebagai energi terbarukan. Secara fisik, gedung-gedung UAD dirancang dengan struktur sirip eksterior untuk mengoptimalkan sirkulasi udara dan cahaya alami agar ruangan tidak pengap tanpa harus bergantung penuh pada pendingin ruangan. Lingkungan belajar pun dibuat asri melalui kehadiran hutan kampus, vertical garden, serta program konservasi tanaman langka.

Berbagai infrastruktur tersebut didukung dengan penguatan budaya peduli lingkungan, seperti larangan penggunaan plastik sekali pakai, kewajiban membawa botol minum (tumbler), hingga edukasi terpadu yang menjadikan UAD sebagai rujukan pembelajaran lingkungan bagi berbagai instansi di Bantul.

Menutup pemaparannya, Prof. Zahrul menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian integral dari dakwah peradaban Muhammadiyah. Etika Islam tidak boleh berhenti pada ibadah ritual semata, melainkan harus terwujud dalam cara mengelola sumber daya, yang pada akhirnya melahirkan kesadaran ekologis berbasis iman. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Ir.-Zahrul-Mufrodi-S.T.-M.T.-IPM.-ASEAN-Eng.-narasumber-Pengajian-Ramadan-PWM-DIYdi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:35:312026-03-02 09:35:31Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam
Page 9 of 586«‹7891011›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top