• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Benarkah Perempuan Menstruasi Emosionalnya Tidak Stabil?

21/04/2022/in Terkini /by Ard

Miftahul Rizka Ulya mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Didi)

Kerap terlintas dan menjadi pertanyaan tersendiri di benak pria, “Apakah benar wanita cenderung tidak stabil emosionalnya saat akan atau sedang mengalami menstruasi?”

Jawaban yang diberikan oleh Miftahul Rizka, mahasiswi Program Studi (Prodi) Kedokteran, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berikut ini akan membuat tidur para pria lebih nyenyak setelah mengetahui fakta medis atas pertanyaan yang penting-tidak penting itu.

Miftahul menjelaskan, bahwasanya satu atau dua pekan menjelang menstruasi hari pertama tiba atau biasa disebut Premenstrual Syndrome (PMS) wanita benar cenderung tidak stabil emosionalnya. Jika mengacu pada ilmu fisiologis (ilmu tentang organ tubuh manusia) hormonal wanita jika sedang mengalami menstruasi mengalami empat siklus, di antaranya, estrogen, progesteron, Luteinizing Hormon (LH), dan Follicle Stimulating Hormone (FSH).

“Berdasarkan pada empat siklus ini kadar estrogen wanita yang sedang mengalami menstruasi lebih meningkat, siklus ini biasa disebut fluktuasi hormonal. Dari peningkatan estrogen yang sedang terjadi ini turut memengaruhi kestabilan emosional,” ucap Miftahul.

Dirasa tanggung, Miftahul lebih lanjut menjelaskan tentang menarche dan menopause, atau biasa dikenal dengan menstruasi pertama yang terjadi pada wanita di kisaran usia 10 sampai 16 tahun, dan berhentinya menstruasi secara permanen di kisaran usia 45 sampai 55 tahun.

“Untuk terjadinya menarche ini diakibatkan oleh berbagai faktor, di antaranya, genetik, lingkungan, dan kesehatan seseorang. Fakta yang ditemukan saat ini, banyak wanita di usia sembilan tahun telah mengalami menarche. Lalu apakah fenomena ini dinilai normal? Bisa saja dikatakan normal, karena lebih cepatnya seorang wanita mengalami menarche salah satunya dipengaruhi oleh genetik ibunya yang mungkin mengalami hal serupa.”

Selain faktor genetik yang diwariskan oleh ibu, Miftahul mengatakan bahwa makanan yang dikonsumsi dalam keseharian juga dapat memengaruhi cepatnya wanita mengalami menarche, dan makanan yang dimaksudkan ini salah satunya ialah fast food.

“Menstruasi dalam dunia medis tidaklah najis karena lumrah terjadi pada wanita, jadi tidak perlu malu ketika sedang mengalaminya. Adapun emosional yang tidak stabil saat menstruasi, lebih-lebih sangat lumrah terjadi,” tegas Miftahul. (didi)

Tags: Berita UAD, FK, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, ramadan, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Miftahul-Rizka-Ulya-mahasiswa-Program-Studi-Kedoteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Didi.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-04-21 08:32:402022-04-21 08:32:40Benarkah Perempuan Menstruasi Emosionalnya Tidak Stabil?
You might also like
Kampanye Anti Bullying oleh KKN MAs 65 di MI Muhammadiyah Tanjung
Sebanyak 16 Stan Ramakain Hari UKM
Prodi BK UAD Adakan Seminar Internasional Bertajuk Inklusivitas
Pengabdian Masyarakat UAD untuk Kesehatan Mental Santri
Langkah Kecil dari Ciamis, Jejak Besar di UAD
Fanny Rahmadani, Raih Juara I di Ajang Fotografi Nasional

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top