• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang Budidaya Hidroponik

15/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang budidaya hidroponik (Foto. PLP-KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 melaksanakan program edukasi dan praktik budidaya hidroponik di SMK Muhammadiyah 2 Wates. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Agustus hingga 11 September 2026 tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa sekaligus upaya memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif kepada warga sekolah.

Program edukasi hidroponik melibatkan siswa, guru, dan karyawan SMK Muhammadiyah 2 Wates. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengenalkan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada siswa. Hidroponik dipilih karena dapat diterapkan pada lahan terbatas dan menjadi salah satu alternatif dalam pemanfaatan ruang di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan konsep dasar hidroponik, persiapan alat dan bahan, penyemaian bibit, pemindahan tanaman ke instalasi, hingga pemeliharaan tanaman. Pada tahap awal, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai prinsip kerja hidroponik, jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan, serta sejumlah faktor yang perlu diperhatikan selama proses pertumbuhan tanaman.

Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti praktik budidaya hidroponik dengan sistem Nutrient Film Technique (NFT). Dalam praktik tersebut, mahasiswa memperkenalkan cara kerja instalasi serta aliran larutan nutrisi melalui pipa. Siswa turut mengamati dan mencoba secara langsung tahapan pengoperasian instalasi sehingga memperoleh pemahaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis.

Perwakilan mahasiswa PLP-KKN UAD Unit I.D.3, Qonita, menjelaskan alasan pemilihan hidroponik sebagai salah satu program kerja. “Kami memilih program hidroponik karena metode bercocok tanam ini praktis, tidak membutuhkan lahan yang luas, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memanfaatkan lahan terbatas,” ungkapnya.

Instalasi hidroponik yang dibangun melalui program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah. Selain menjadi sarana pembelajaran, instalasi tersebut berpotensi dikembangkan sebagai media untuk mengenalkan pertanian modern dan kewirausahaan kepada siswa. Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PLP-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-siswa-SMK-Muhammadiyah-2-Wates-tentang-budidaya-hidroponik-Foto.-PLP-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:36:432026-09-15 11:36:43Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah 2 Wates tentang Budidaya Hidroponik

Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja UAD Kembangkan Kelorlatte dan Kunyitlatte dari Pangan Lokal

15/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan kelorlatte dan kunyitlatte dari pangan lokal (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-168 Rekognisi RACANA Jogja Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan inovasi pangan berupa Kelorlatte dan Kunyitlatte di Kampung Lowanu, Yogyakarta, pada 16 Agustus 2026. Kedua produk tersebut merupakan hasil pengembangan bahan pangan lokal menjadi minuman dengan konsep yang lebih modern dan memiliki nilai tambah.

Kelorlatte merupakan minuman yang menggunakan daun kelor sebagai bahan utama, sedangkan Kunyitlatte memanfaatkan kunyit. Kedua bahan tersebut diolah menjadi minuman latte dengan cita rasa dan penyajian yang disesuaikan dengan selera masyarakat. Pengembangan produk ini menjadi bagian dari kegiatan KKN Rekognisi RACANA Jogja dalam mengaplikasikan pengetahuan mahasiswa melalui pemberdayaan dan pemanfaatan potensi pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ketua panitia kegiatan, Fathurrahman, mengatakan bahwa pengembangan kedua produk tersebut berangkat dari upaya mahasiswa melihat potensi bahan pangan lokal dari sudut pandang yang berbeda. “Kami ingin menunjukkan bahwa bahan pangan lokal seperti kelor dan kunyit tidak hanya dapat digunakan dalam bentuk olahan konvensional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih inovatif, modern, dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Pengembangan Kelorlatte dan Kunyitlatte dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, formulasi, pengolahan, hingga uji coba produk. Mahasiswa memperhatikan sejumlah aspek dalam proses tersebut, seperti rasa, aroma, warna, dan tingkat penerimaan konsumen. Tahapan ini dilakukan untuk memperoleh formulasi minuman yang sesuai dan dapat diterima oleh masyarakat.

Ketua RW 21 Kampung Lowanu, Robet, turut mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk berbahan pangan lokal tersebut. Selain menghasilkan produk, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam riset dan pengembangan produk, pengolahan pangan, kerja sama tim, serta kewirausahaan. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengidentifikasi potensi bahan, menyusun formulasi, melakukan uji coba, hingga mengembangkan produk yang memiliki daya tarik bagi konsumen.

Kelorlatte dan Kunyitlatte diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan komoditas lokal melalui inovasi pangan. Pengembangan kedua produk tersebut menunjukkan bahwa bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi produk kreatif dengan nilai tambah sekaligus membuka peluang untuk dikembangkan lebih lanjut. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Rekognisi-RACANA-Jogja-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-kelorlatte-dan-kunyitlatte-dari-pangan-lokal-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:29:012026-09-15 11:29:01Mahasiswa KKN Rekognisi RACANA Jogja UAD Kembangkan Kelorlatte dan Kunyitlatte dari Pangan Lokal

UAD Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Penguatan Karakter

15/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan karakter (Foto. Bimawa UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan pembekalan kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan karakter selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Pembekalan tersebut disampaikan oleh Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes. pada Rabu, 9 September 2026.

Dalam pemaparannya, Salmah menyampaikan bahwa UAD menjadi salah satu tempat bagi mahasiswa untuk membentuk diri menjadi pribadi yang unggul. Selama kurang lebih empat tahun menjalani proses pendidikan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ditempa untuk memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“UAD berkomitmen untuk mengantarkan mahasiswa menjadi pribadi yang hebat melalui proses pendidikan selama kurang lebih empat tahun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, mahasiswa penerima beasiswa memiliki potensi yang perlu dikembangkan dan diarahkan agar dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat. Menurutnya, UAD menyediakan berbagai ruang bagi mahasiswa untuk mengasah potensi sesuai dengan minat dan passion masing-masing.

Salmah juga mendorong mahasiswa penerima beasiswa untuk aktif memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia selama berada di kampus. Pengembangan diri dapat dilakukan melalui kegiatan akademik dan nonakademik, organisasi, kepanitiaan, kompetisi, maupun kegiatan sosial. Mahasiswa juga diharapkan berani mencoba berbagai pengalaman untuk mengasah kemampuan yang dimiliki.

Selain pengembangan potensi, mahasiswa diharapkan memiliki rasa bangga dan memiliki terhadap UAD sebagai almamater. Rasa tersebut dapat diwujudkan melalui kontribusi positif selama menjadi mahasiswa serta dengan memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk memperoleh ilmu dan mempersiapkan masa depan.

Lebih lanjut, Salmah menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan tidak hanya ditujukan untuk mencapai prestasi akademik. Ilmu tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk mahasiswa yang cerdas sekaligus memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan masa studi di UAD untuk mengembangkan potensi, mengasah keterampilan, membangun karakter, serta aktif berkontribusi. Proses pendidikan selama di UAD diharapkan mampu membentuk generasi yang unggul, berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-mahasiswa-penerima-beasiswa-dengan-penguatan-karakter-Foto.-Bimawa-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:11:352026-09-15 11:12:22UAD Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Penguatan Karakter

KKN Internasional UAD Kenalkan Budaya Indonesia dan KH Ahmad Dahlan di Thailand Selatan

15/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan budaya Indonesia dan KH Ahmad Dahlan di Thailand Selatan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode 163 Unit I.A.3 melaksanakan pengabdian di Thailand Selatan dengan mengajar sekaligus mengenalkan budaya Indonesia kepada siswa. Kegiatan berlangsung di dua sekolah, yaitu Keeyamuddin School di Songkhla dan Satit Phattana Wittaya School di Yala, Thailand.

Sebanyak sembilan mahasiswa dibagi ke dua lokasi tersebut. Empat mahasiswa bertugas di Keeyamuddin School, yaitu Muhammad Ihsan, Moh. Fajar Fardiansyah, Gista Agil Fatnia, dan Leondita Chintia Maharani, sedangkan lima mahasiswa lainnya, Sri Wahyuni Wisdayanti, Siti Salwa Khairunnisa, Sakinatus Sarifa, Vira Aurelia Amanda, dan Amrina Mufidah, mengabdi di Satit Phattana Wittaya School.

Selama kegiatan, mahasiswa mendampingi dan mengajar siswa dari jenjang Anuban atau TK, Prathom atau SD, hingga Matthayom Ton atau SMP. Perbedaan bahasa dan kebiasaan menjadi tantangan tersendiri, tetapi mahasiswa mengatasinya dengan menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Melayu serta memanfaatkan media pembelajaran, gestur, dan pendekatan yang lebih interaktif.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendampingi siswa mengikuti kegiatan Science Day di Yala Rajabhat University (YRU). Para siswa diajak mengunjungi berbagai stan, melihat demonstrasi sains, dan mencoba eksperimen sederhana sehingga kegiatan belajar terasa lebih menarik sekaligus mempererat kedekatan mahasiswa dengan siswa.

Mahasiswa juga memperkenalkan budaya Indonesia melalui kegiatan diplomasi kuliner dengan membuat Nagasari. Kudapan berbahan tepung beras, santan, dan pisang tersebut mendapat sambutan positif dari siswa dan guru karena rasanya yang gurih dan manis.

Tidak hanya kuliner, mahasiswa turut mengenalkan sosok K.H. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah sekaligus pahlawan nasional Indonesia. “Kami ingin mengenalkan semangat KH Ahmad Dahlan tentang pendidikan, perjuangan, dan kemajuan kepada para siswa. Harapannya, nilai-nilai tersebut bisa menjadi inspirasi meskipun kami berada di lingkungan sekolah yang berbeda negara,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Puncak kegiatan berlangsung pada 28 Agustus 2026 melalui pertunjukan budaya di Satit Phattana Wittaya School. Mahasiswa menampilkan lagu daerah dan tarian tradisional Indonesia, kemudian mengajak siswa, guru, dan staf sekolah untuk bernyanyi dan menari bersama.

Melalui rangkaian KKN Internasional ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian melalui pembelajaran, tetapi juga membangun hubungan dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Thailand. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar beradaptasi sekaligus membawa budaya dan nilai-nilai Muhammadiyah ke lingkungan internasional. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-budaya-Indonesia-dan-KH-Ahmad-Dahlan-di-Thailand-Selatan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 11:03:162026-09-15 11:03:16KKN Internasional UAD Kenalkan Budaya Indonesia dan KH Ahmad Dahlan di Thailand Selatan

KKN UAD 159 Kenalkan CERDIK untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes

15/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 159 kenalkan CERDIK untuk cegah hipertensi dan diabetes (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelompok 159 Unit IV.C.2 melaksanakan kegiatan Posyandu dengan edukasi kesehatan bertema “Implementasi Perilaku CERDIK sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi dan Diabetes Melitus” pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Dusun Pace B, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 48 peserta dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya mencegah penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rosyidah, SE., M.Kes., Ph.D.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, serta Kelola stres.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti post-test untuk mengetahui pemahaman setelah mendapatkan edukasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebagai bagian dari skrining kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.

Melalui pemeriksaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya memantau kondisi kesehatan secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat dapat menerapkan perilaku CERDIK secara konsisten sebagai langkah sederhana dalam menjaga kesehatan dan mencegah hipertensi serta diabetes melitus. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-159-kenalkan-CERDIK-untuk-cegah-hipertensi-dan-diabetes-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:54:542026-09-15 10:54:54KKN UAD 159 Kenalkan CERDIK untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes

KKN UAD 159 Kenalkan Teknik Hügelkultur kepada Masyarakat Padukuhan Mertan

15/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 159 kenalkan teknik hügelkultur kepada masyarakat Padukuhan Mertan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit III.B.3 melaksanakan program edukasi dan inisiasi teknik Hügelkultur pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Padukuhan Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mengenalkan alternatif teknik bercocok tanam yang memanfaatkan bahan organik di lingkungan sekitar secara berkelanjutan.

Hügelkultur merupakan teknik bercocok tanam yang berasal dari Jerman dengan konsep membuat bedengan tanam dari susunan material organik yang dapat terurai secara alami. Material tersebut kemudian ditutup dengan tanah dan digunakan sebagai media untuk menanam berbagai jenis tanaman. Proses penguraian bahan organik di dalam bedengan dapat membantu menyediakan nutrisi sekaligus mempertahankan kelembapan tanah.

Dalam program ini, mahasiswa KKN mengenalkan pemanfaatan berbagai bahan yang mudah ditemukan di lingkungan Padukuhan Mertan. Bahan utama yang digunakan meliputi ranting atau potongan kayu, daun-daun kering, kotoran hewan, dan tanah. Selain itu, sisa sayuran dan bahan organik dari dapur juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan Hügelkultur, selama bahan tersebut sesuai dan tidak tercampur dengan sampah anorganik.

Kegiatan diawali dengan edukasi kepada masyarakat mengenai konsep, manfaat, dan cara penerapan Hügelkultur. Mahasiswa menjelaskan bahwa bahan-bahan organik yang selama ini sering dianggap sebagai limbah dapat dikembalikan ke lingkungan dan dimanfaatkan sebagai bagian dari media tanam. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan dan pengelolaan bahan organik.

Setelah penyampaian materi, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik secara langsung. Proses pembuatan diawali dengan menyusun ranting atau potongan kayu sebagai lapisan dasar, kemudian dilanjutkan dengan daun-daun kering dan bahan organik lainnya. Selanjutnya, kotoran hewan atau kotoran hewan ditambahkan sebagai salah satu sumber bahan organik, kemudian ditutup menggunakan lapisan tanah sebagai media tanam. Sisa sayuran dari dapur juga dapat ditambahkan sebagai bahan organik tambahan untuk mendukung proses penguraian.

Praktik dilakukan secara gotong royong sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh informasi secara teoritis, tetapi juga dapat melihat dan mencoba secara langsung setiap tahapan pembuatan bedengan Hügelkultur. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Penerapan Hügelkultur memiliki potensi untuk menjadi salah satu alternatif dalam mengoptimalkan lahan dan bahan organik yang tersedia di sekitar masyarakat. Selain dapat digunakan sebagai media bercocok tanam, pemanfaatan bahan organik dalam teknik ini juga dapat mengurangi jumlah bahan organik yang terbuang. Dengan memanfaatkan ranting, daun kering, kotoran hewan, tanah, serta sisa sayuran, masyarakat dapat mengembangkan media tanam dengan bahan yang relatif mudah diperoleh.

Melalui program edukasi dan inisiasi ini, mahasiswa KKN UAD Periode 159 Unit III.B.3 berharap teknik Hügelkultur dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Padukuhan Mertan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan memanfaatkan bahan organik sekaligus mendorong praktik bercocok tanam yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan edukasi dan inisiasi Hügelkultur menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mengembangkan potensi lingkungan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat menjadikan program tersebut tidak hanya sebagai kegiatan selama pelaksanaan KKN, tetapi juga sebagai praktik yang dapat diterapkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat Padukuhan Mertan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-159-kenalkan-teknik-hugelkultur-kepada-masyarakat-Padukuhan-Mertan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:44:042026-09-15 10:44:04KKN UAD 159 Kenalkan Teknik Hügelkultur kepada Masyarakat Padukuhan Mertan

KKN UAD Perkaya Potensi KWT Kalimenur melalui Penanaman TOGA

15/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkaya potensi KWT Kalimenur melalui penanaman TOGA (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit III.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga RT 006 Dusun Kalimenur menanam lima jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebanyak 50 tanaman pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan delapan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) dan sembilan mahasiswa KKN sebagai upaya menambah variasi tanaman di lahan KWT yang selama ini didominasi tanaman sayur dan buah.

KWT RT 006 Kalimenur telah berdiri sejak 2014–2015 dan selama ini berfokus pada penanaman sayuran dan buah. Ketua RT 006, Endang, mengatakan tanaman sayur sengaja diperbanyak karena menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari warga. Selain dikonsumsi sendiri, hasil panen juga dapat dijual apabila jumlahnya berlebih.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari otomatis sayuran yang diperbanyak lebih dulu, seperti terong, kangkung, tomat, dan bayam. Kalau panennya banyak, bisa dijual,” ujar Endang.

Namun, tanaman sayuran memiliki keterbatasan karena masa panennya relatif singkat dan tidak dapat bertahan lama. Kondisi tersebut membuat warga perlu menunggu masa panen berikutnya. Di sisi lain, KWT sebelumnya juga telah menanam beberapa tanaman obat, seperti serai dan jahe. Saat ini, lahan KWT masih dimanfaatkan untuk menanam merica dan timun.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN menambahkan variasi tanaman obat melalui program penanaman TOGA. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai manfaat TOGA kepada ibu-ibu KWT, sekaligus memperkenalkan lima jenis tanaman obat, yaitu jahe, kunyit, kencur, binahong, dan serai.

Mahasiswa KKN turut menyiapkan media tanam berupa tanah, kompos, dan polybag. Setiap jenis TOGA juga dilengkapi papan nama yang memuat informasi mengenai manfaatnya sehingga warga dapat mengenali dan memahami kegunaan masing-masing tanaman.

Sementara itu, Reni menambahkan bahwa pihak KWT telah mengarahkan ibu-ibu di RT 006 untuk menanam setidaknya satu jenis tanaman obat di setiap rumah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan TOGA sekaligus mendorong kemandirian warga dalam menyediakan tanaman obat untuk kebutuhan keluarga.

“Kita sudah memberikan pengarahan juga ke ibu-ibu, untuk setiap rumah setidaknya ada tanaman obat, mungkin jahe atau serai,” katanya.

Dengan bertambahnya variasi TOGA, lahan KWT RT 006 Kalimenur kini memiliki dua fungsi utama, yakni tanaman sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari serta tanaman obat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan keluarga. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD turut mendorong pemanfaatan lahan secara lebih beragam dan berkelanjutan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkaya-potensi-KWT-Kalimenur-melalui-penanaman-TOGA-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:35:272026-09-15 10:35:27KKN UAD Perkaya Potensi KWT Kalimenur melalui Penanaman TOGA

KKN UAD Kenalkan Rocket Stove untuk Kelola Sampah Rumah Tangga di Karangduwur

15/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan rocket stove untuk kelola sampah rumah tangga di Karangduwur (Foto. KKN UAD)

Persoalan sampah rumah tangga menjadi salah satu hal yang masih dihadapi masyarakat Dusun Karangduwur, Desa Tambaharjo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.2 berinisiatif memperkenalkan Rocket Stove sebagai salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Selama ini, sebagian masyarakat masih memanfaatkan cara pembakaran terbuka untuk mengurangi sampah rumah tangga. Namun, metode tersebut memiliki sejumlah kekurangan, terutama karena pembakaran berlangsung tanpa pengaturan yang optimal dan dapat menimbulkan asap dalam jumlah cukup banyak. Kondisi inilah yang kemudian mendorong mahasiswa KKN untuk mencari alternatif sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.

Ketua Unit KKN I.B.2, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa pembuatan Rocket Stove berangkat dari pengamatan mahasiswa terhadap kebiasaan masyarakat dalam menangani sampah sehari-hari. Menurutnya, alat tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan yang lebih praktis dibandingkan pembakaran sampah secara langsung di ruang terbuka.

“Kami membuat program ini karena melihat kondisi sampah rumah tangga di dusun ini yang selama ini dibakar secara terbuka, kurang efisien, dan menghasilkan banyak asap,” ujar Muhammad Farhan.

Dalam pembuatannya, mahasiswa menggunakan hebel sebagai material utama Rocket Stove. Alat tersebut dibuat dengan menerapkan sistem pembakaran vertikal, yaitu mengarahkan proses pembakaran dalam ruang yang lebih terfokus. Konsep ini memungkinkan panas yang dihasilkan terkonsentrasi sehingga pembakaran dapat berlangsung dengan lebih optimal. Penggunaan Rocket Stove juga diharapkan dapat membantu masyarakat menggunakan bahan bakar secara lebih efisien. Selain itu, alat ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pilihan dalam menangani sampah rumah tangga, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya masih melakukan pembakaran secara terbuka.

Farhan menambahkan bahwa keberadaan alat tersebut tidak hanya ditujukan untuk digunakan selama pelaksanaan KKN. Mahasiswa berharap masyarakat dapat melanjutkan pemanfaatannya serta melakukan pengembangan sesuai kebutuhan setelah program KKN berakhir. “Kami berharap alat ini bisa membantu warga mengelola sampah rumah tangga secara lebih praktis, aman, dan ramah lingkungan, serta bisa terus digunakan dan dikembangkan oleh warga setelah program KKN ini selesai,” tambah Farhan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD juga berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sederhana yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar. Pengenalan Rocket Stove diharapkan tidak berhenti pada penggunaan alat, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan cara pengelolaan sampah yang lebih terarah.

Program Rocket Stove menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa KKN UAD dalam memberikan solusi sederhana atas permasalahan yang ditemukan di masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh dan teknologi yang relatif sederhana, inovasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Karangduwur sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-rocket-stove-untuk-kelola-sampah-rumah-tangga-di-Karangduwur-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:28:522026-09-15 10:28:52KKN UAD Kenalkan Rocket Stove untuk Kelola Sampah Rumah Tangga di Karangduwur

Mahasiswa KKN UAD Fasilitasi Bakat Siswa SMK N 2 Wonosari melalui Beragam Rangkaian Lomba

15/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) fasilitasi bakat siswa SMK N 2 Wonosari melalui beragam rangkaian lomba (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik I.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan OSIS SMK N 2 Wonosari menyelenggarakan rangkaian perlombaan bagi siswa SMK N 2 Wonosari. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, mengembangkan sportivitas, sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, yakni 18-20 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai cabang perlombaan. Kegiatan meliputi pertandingan bola voli putra, badminton putri, turnamen Mobile Legends, lomba menyanyi, serta pemberian penghargaan kepada para pemenang.

Kegiatan diawali dengan pertandingan bola voli putra dan badminton putri pada 18 Agustus 2026. Pada hari yang sama, siswa juga mengikuti turnamen Mobile Legends. Berbagai perlombaan tersebut berlangsung dengan antusiasme peserta dan dukungan dari siswa yang menyaksikan jalannya pertandingan.

Selain bidang olahraga dan gim, kegiatan juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang seni melalui lomba menyanyi yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2026. Para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan vokal sekaligus membangun kepercayaan diri melalui penampilan di hadapan warga sekolah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang dari setiap cabang perlombaan pada 20 Agustus 2026. Sesi penghargaan turut disertai hiburan sehingga menciptakan suasana penutupan yang meriah dan menjadi apresiasi atas partisipasi siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa KKN Tematik UAD dalam menciptakan aktivitas positif di lingkungan sekolah. Kolaborasi bersama PK UNY dan OSIS SMK N 2 Wonosari juga menjadi bentuk sinergi dalam menghadirkan kegiatan yang dapat mengakomodasi minat dan bakat siswa.

Melalui rangkaian perlombaan tersebut, mahasiswa KKN Tematik I.D.3 UAD berharap kegiatan dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa serta mendorong tumbuhnya nilai sportivitas, kreativitas, kerja sama, dan kebersamaan. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu pengalaman yang berkesan bagi warga SMK N 2 Wonosari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-fasilitasi-bakat-siswa-SMK-N-2-Wonosari-melalui-beragam-rangkaian-lomba-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:21:042026-09-15 10:21:04Mahasiswa KKN UAD Fasilitasi Bakat Siswa SMK N 2 Wonosari melalui Beragam Rangkaian Lomba

Mahasiswa KKN UAD Edukasi Warga Desa Piji Manfaatkan Minyak Jelantah Menjadi Lilin

15/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi warga desa piji manfaatkan minyak jelantah menjadi lilin (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit V.A.3 mengedukasi masyarakat Desa Piji mengenai pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin. Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN dalam mendorong pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat.

Minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang masih kerap dibuang secara langsung ke lingkungan. Padahal, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat berdampak terhadap kondisi tanah dan saluran air. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD memperkenalkan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin sebagai salah satu alternatif pemanfaatan limbah yang dapat dilakukan dengan bahan dan peralatan sederhana.

Ketua Unit KKN, Meyzan Nur Rizky Pratama, mengatakan, “Kami ingin mengajak masyarakat melihat minyak jelantah bukan hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai bahan yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pemberian penjelasan mengenai pengumpulan dan pengelolaan minyak jelantah sebelum diolah. Mahasiswa KKN kemudian memberikan demonstrasi pembuatan lilin, mulai dari penyaringan minyak, pemurnian, pencampuran bahan, pemasangan sumbu, hingga proses pencetakan. Setelah demonstrasi, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan lilin secara langsung. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk dengan bentuk dan fungsi baru.

Sekretaris Unit KKN, Nur Aini Dini Islamiyah, menambahkan, “Warga cukup antusias mengikuti praktik pembuatan lilin. Mereka juga aktif bertanya mengenai bahan serta proses pengolahan dan tertarik untuk mencoba membuatnya secara mandiri di rumah,” tandasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-warga-desa-piji-manfaatkan-minyak-jelantah-menjadi-lilin-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-15 10:13:452026-09-15 10:13:45Mahasiswa KKN UAD Edukasi Warga Desa Piji Manfaatkan Minyak Jelantah Menjadi Lilin
Page 5 of 787«‹34567›»

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga19/09/2026
  • KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo19/09/2026
  • Atasi Masalah Sampah, KKN UAD Latih Warga Sumberasri Olah Plastik Jadi Paving Block19/09/2026
  • Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi19/09/2026
  • Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo19/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top