• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

PBSI UAD Adakan Kuliah Umum Penyuntingan

25/11/2022/in Terkini /by Ard

Kuliah Umum Penyuntingan yang diselenggarakan oleh Prodi PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kuliah umum pramagang penyuntingan dengan tajuk “Menjadi Penyunting Naskah Profesional”. Acara digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 19 November 2022. Hadir sebagai pemateri Budi Asyhari Afwan, M.A. yang merupakan Kepala Editor UAD Press dan Sudaryanto, M.Pd. selaku dosen PBSI UAD.

Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI UAD, Roni Sulistiyono, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, “Kuliah umum penyuntingan ini dapat memberikan manfaat menambah wawasan yang luas bagi mahasiswa pramagang sehingga nantinya dapat mempraktikkan di dunia industri penerbitan sehingga lebih profesional.”

Budi menyampaikan, kehebatan penulis ditentukan oleh kehebatan editor atau penyunting. Peran editor atau penyunting sangat signifikan. Penyunting dapat dikatakan sebagai jembatan antara penulis dengan pembaca, mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan editor harus tahu pasti apa yang diinginkan atau yang ada di kepala penulis sekaligus harus tahu bagaimana caranya agar pembaca dapat memahami isi kepala penulis tersebut. Seorang penyunting hendaknya memiliki basis keilmuan yang serumpun dengan penulis sehingga penyunting juga harus memosisikan diri sebagai pembaca.

“Syarat menjadi editor atau penyunting ada 2 yaitu harus memiliki minat baca tinggi dan memiliki minat menulis tinggi. Seorang penyunting juga harus jeli dalam menemukan atau tentang pokok pikiran, struktur kalimat, kalimat yang efisien, dan gaya bahasa dalam naskah. Setiap penulis memiliki gaya bahasa masing-masing dan kita tidak bisa memaksakan, tetapi seorang penyunting harusnya mengikuti gaya bahasa penulisan dengan memperhatikan struktur kalimat yang tepat tanpa harus mengubah gaya penulisannya,” jelas Budi.

Ia juga menjelaskan mengenai syarat teknik sebagai editor atau penyunting. Pertama, penyunting harus memahami unsur paragraf seperti pokok pikiran, argumentasi, dan kesimpulan. Kedua, memahami tekanan, intonasi, atau magnitude kalimat. Terakhir, memahami tentang kata baku, kata sambung, dan tanda baca sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) versi terbaru. Pemikiran yang harus diterapkan ketika menyunting naskah yaitu bahasa tulis, bukan bahasa lisan.

Proses teknis penyuntingan dimulai dengan membaca semua naskah secara sekilas tujuannya agar penyunting mengetahui redaksional (mekanis) dan isi per bab dari naskah (substansi). Setelah itu, memindah file naskah ke file baru (save as) agar apabila ada diskusi dengan penulis terdapat bahan untuk menunjukkan bagian-bagian yang perlu atau tidak diperbaiki. Selanjutnya memulai edit atau penyuntingan. Jika ditemukan masalah, kalimat dapat di-blok dan diberi komentar. Selain itu penyunting harus selalu berdiskusi dengan penulis jika ditemukan terdapat ketidakjelasan maksud atau isi naskah.

Terakhir, Budi berpesan, “Penulis yang baik adalah yang meringankan tugas editor atau penyunting, sedangkan editor atau penyunting yang baik itu yang berhasil memudahkan pembaca memahami maksud penulis.” (frd)

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-Penyuntingan-yang-diselenggarakan-oleh-Prodi-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Farida.jpg 626 1313 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-11-25 08:09:212022-11-25 08:09:21PBSI UAD Adakan Kuliah Umum Penyuntingan
You might also like
Menulis sebagai Pelarian Positif, Muhammad Farid Wisudawan FK UAD dengan 19 Publikasi Ilmiah
Mahasiswa KKN Internasional UAD Latih Fotografi dan Desain Poster di  Sekolah Thailand
Angkat Isu Stunting Papua, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor
KKN UAD dan Warga Dusun Bugel Adakan Gerakan Optimalisasi Lahan
Sinergi UAD dan UMB  Wujudkan Pembelajaran Inklusif Lewat Seminar Nasional
BEM FAST UAD Gelar Raker: Optimalkan Sinergi, Profesionalitas, dan Integritas

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top