• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

HMPS PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi bakti sosial di Panti Asuhan Giwangan (Foto. HMPS PBSI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026/2027 sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Islam Putra Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Aksi sosial ini diinisiasi langsung oleh Pengurus HMPS PBSI UAD periode 2026/2027 melalui Divisi Sosial dan Keagamaan sebagai salah satu program kerja unggulan mereka. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, agenda ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara sivitas akademika Ahmad Dahlan dengan masyarakat luas.

Koordinator Divisi Sosial dan Keagamaan HMPS PBSI UAD, Luffi Muhammad Zaki, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda musiman. Landasan utama dari penyelenggaraan bakti sosial ini adalah komitmen organisasi untuk menjaga konsistensi kebermanfaatan yang sudah dirintis oleh para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi HMPS PBSI yang berfokus pada ’keberlanjutan’, sehingga program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti asuhan,” papar Luffi.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 9 orang anggota yang terdiri dari Pengurus Harian (PH) dan Badan Pengurus Harian (BPH) HMPS PBSI UAD terjun langsung ke lokasi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak pengelola dan sebanyak 33 anak asuh panti yang menempuh pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Guna mencairkan suasana, para mahasiswa mengemas kegiatan yang berlangsung selama satu hingga satu setengah jam ini dengan konsep yang interaktif. Di sana, mereka menggelar sesi sharing session serta tanya-jawab yang memicu antusiasme tinggi dari anak-anak panti.

Materi yang dilemparkan dalam sesi tanya jawab tersebut meliputi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, seperti Surah Al-Bayyinah dan Surah Al-Falaq, hingga wawasan dasar keagamaan mengenai rukun Islam dan rukun iman. Kedekatan yang intens juga terbangun saat para mahasiswa mengajak adik-adik panti untuk mengenal lebih dekat para fungsionaris HMPS PBSI UAD yang hadir. Respons positif mengalir sepanjang acara. Dua anak asuh panti, Reza dan Gilang, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam serta memimpin doa bersama untuk kesuksesan organisasi mahasiswa tersebut. Mereka berharap agar HMPS PBSI selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan program kerja, diberikan kesehatan, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

Suasana haru sempat menyelimuti penghujung acara saat rombongan mahasiswa hendak berpamitan pulang. Kalimat perpisahan, “Terima kasih, Kak. Sampai jumpa lagi,” menggema dari anak-anak panti. Luffi menceritakan, ada satu momen emosional yang paling membekas di hatinya ketika seorang anak asuh bernama Azam menanyakan kapan mereka akan kembali berkunjung.

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seorang anak bernama Azam bertanya, “Kak Luffi, kapan ke sini lagi?” Saya pun menjawab, “Insyaallah, Kak Luffi akan datang lagi. Ditunggu ya, Azam.” Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menunjukkan bahwa kehadiran kami memberikan kesan yang baik dan kebahagiaan bagi mereka,” tutur mahasiswa PBSI angkatan 2024 tersebut dengan penuh haru.

Melalui momentum bakti sosial ini, HMPS PBSI UAD juga menitipkan pesan pembuka mata bagi khalayak umum, khususnya generasi muda mudi, mengenai pentingnya menumbuhkan empati di tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya saling memberi harus terus dipupuk demi menciptakan lingkungan sosial yang suportif.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah takut untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Berbagi tidak akan mengurangi rezeki yang kita miliki. Sebaliknya, melalui sedekah dan kepedulian terhadap sesama, kita berharap Allah Swt. akan memberikan keberkahan dan melipatgandakan kebaikan dalam kehidupan kita,” pungkas Luffi menutup pernyataannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-aksi-bakti-sosial-di-Panti-Asuhan-Giwangan-Foto.-HMPS-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:41:462026-06-26 08:19:50HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

24/06/2026/in Terkini /by Ard

HMPS Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar seminar nasional pengembangan diri (Foto. HMPS Perbankan Syariah UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah (PBS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Meningkatkan Potensi Diri untuk Meraih Pendidikan dan Karier Masa Depan” pada Rabu, 10 Juni 2026. Agenda akademik yang berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD ini dihadiri oleh mahasiswa Perbankan Syariah serta beberapa mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan UAD.

Dalam sambutannya, Ketua HMPS Perbankan Syariah UAD, M. Syahdan Ardiansyah, menyoroti fenomena generasi muda saat ini yang sering kali terjebak dalam tekanan mental, mulai dari overthinking hingga kecemasan berlebih (anxiety). Ia menegaskan bahwa salah satu solusi nyata untuk keluar dari tekanan tersebut dan terus berkembang secara sosial adalah dengan berani mengasah kemampuan komunikasi di depan umum.

“Jangan sampai kita malu berbicara di depan orang dengan alasan introvert atau merasa tidak bisa, karena semua orang sejatinya harus bisa bersuara agar gagasannya didengar,” ujar Syahdan. Ia juga menambahkan bahwa penguasaan public speaking yang baik merupakan ikhtiar krusial yang akan membuat mahasiswa lebih disegani, baik saat presentasi di ruang kuliah maupun ketika terjun ke dunia kerja nyata.

Memasuki sesi materi, seminar ini menghadirkan pembicara mumpuni, Fadhil Hary Mukti, yang mengupas tuntas formula dasar membangun rasa percaya diri. Melalui pemaparan interaktifnya, beliau memotivasi para peserta agar tidak perlu menunggu momen merasa siap untuk mulai melangkah dan berbicara di depan publik.

Fadhil mengungkapkan bahwa hambatan terbesar bagi pemula sering kali muncul karena adanya rasa takut salah dan perasaan tidak layak yang dipelihara di dalam pikiran. Sesi ini pun memantik antusiasme tinggi dari para peserta prodi PBS dan prodi lintas fakultas lainnya yang aktif bertanya.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, HMPS Perbankan Syariah UAD berharap seluruh peserta mampu mengoptimalkan potensi komunikasinya demi menjemput kesuksesan karier di masa depan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Perbankan-Syariah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-seminar-nasional-pengembangan-diri-Foto.-HMPS-Perbankan-Syariah-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:32:132026-06-24 09:32:13HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

24/06/2026/in Terkini /by Ard

BEM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar diskusi dan kajian NONGKI (Foto. BEM FAPSI UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan diskusi dan kajian bertajuk NONGKI “Nongkrong Kritis Intelektual”. Acara yang berkolaborasi dengan Persatuan Mahasiswa Kalimantan Selatan (PMKS) Yogyakarta dan Masjid Quwwatul Islam ini mengangkat tema “Membangun Peradaban tanpa Diskriminasi Sosial”. Kajian tersebut dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026 bertempat di Lantai 4 Masjid Quwwatul Islam, Yogyakarta, dengan menghadirkan narasumber Muhammad Zulfan Raghibie, S.H.

Kepala Departemen Keagamaan BEM Fakultas Psikologi UAD, Rangga Alfaizi, menjelaskan bahwa agenda ini diinisiasi untuk memberikan warna baru pada aktivitas berkumpulnya mahasiswa. Pihaknya berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul biasa, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan yang bernuansa islami.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kami untuk menghadirkan aktivitas yang bernuansa islami, seperti ngaji bersama dan kajian. Sehingga, tidak hanya menjadi kegiatan berkumpul biasa, tetapi juga dapat menambah ilmu serta mempererat kebersamaan,” ujar Rangga, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2024 tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berfokus pada dinamika pendapat mahasiswa mengenai upaya membangun peradaban yang inklusif. Pembahasan mencakup tinjauan sejarah, bentuk-bentuk diskriminasi, hingga langkah konkret penanganannya dari sudut pandang hukum positif dan norma agama. Rangga menekankan bahwa topik diskriminasi sosial dipilih karena urgensinya di tengah masyarakat saat ini.

Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai isu ini krusial agar masyarakat lebih sadar dalam menyikapi perbedaan. Dalam pemaparannya, Muhammad Zulfan Raghibie, S.H., membedah bagaimana sejarah diskriminasi sosial sering kali berakar dari ketimpangan kuasa dan pelabelan negatif atau stereotyping yang dibiarkan langgeng di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa bentuk-bentuk diskriminasi tidak hanya terjadi secara verbal, tetapi sudah masuk ke ranah struktural yang membatasi hak-hak sosial seseorang.

Dari kacamata hukum, Zulfan menegaskan bahwa konstitusi Indonesia secara tegas menjamin persamaan hak bagi setiap warga negara tanpa memandang latar belakang sosial. Penegakan hukum yang adil dan inklusif menjadi benteng utama dalam mengikis praktik diskriminasi di ranah publik.

Sementara itu, jika ditinjau dari sudut pandang norma agama, Islam mengajarkan prinsip kesetaraan manusia. Dalam kajian tersebut ditekankan bahwa kemuliaan seseorang di hadapan Sang Pencipta tidak diukur dari status sosial, suku, atau ras, melainkan dari ketakwaannya. Oleh karena itu, membangun peradaban harus dimulai dengan meruntuhkan sekat-sekat diskriminasi tersebut.

“Materi ini sangat penting dibahas ke publik karena diskriminasi sosial masih sering terjadi di sekitar kita. Dengan adanya pembahasan ini, orang-orang diharapkan lebih sadar untuk saling menghargai. Dampaknya, lingkungan sosial bisa menjadi lebih nyaman, rukun, dan minim konflik,” tegasnya. Rangga juga menyampaikan pesan penting bagi khalayak umum untuk tetap menjunjung tinggi sikap toleransi. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan latar belakang maupun status sosialnya.

“Kita harus lebih peduli, saling menghormati, dan menerima perbedaan supaya lingkungan jadi lebih nyaman dan rukun,” pungkas Rangga. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Fakultas-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-diskusi-dan-kajian-NONGKI-Foto.-BEM-FAPSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:24:392026-06-24 09:24:39BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

UAD Adakan Refreshment Training bagi Security

24/06/2026/in Terkini /by Ard

Uiversitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan refreshment training bagi security (Foto. Humas UAD)

Biro Sarana dan Prasarana (BSP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Refreshment Training bagi personel security pada 15 dan 17 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Smart Class Lantai 8 Gedung Noeng Muhadjir tersebut mengusung tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme petugas keamanan di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menghadirkan materi mengenai excellent service, keprotokoleran, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penyegaran pengetahuan dan keterampilan bagi personel security agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh sivitas akademika maupun masyarakat yang berkunjung ke UAD.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., menjelaskan bahwa security merupakan garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan tamu dan masyarakat yang datang ke lingkungan kampus. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas keamanan sangat berpengaruh terhadap citra institusi.

“Security adalah wajah terdepan UAD. Selain menjalankan fungsi keamanan, mereka juga menjadi representasi profesionalisme, keramahan, responsibilitas, dan keteraturan kampus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” dipilih untuk memperkuat karakter personel security dalam menjalankan tugasnya. Ramah berarti menunjukkan sikap baik hati, santun, dan menyenangkan dalam berinteraksi. Responsif berarti mampu memberikan tanggapan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan situasi yang dihadapi. Adapun adaptif berarti mampu menyesuaikan diri secara efektif terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang ada.

Menurutnya, peran security sangat penting dalam mendukung kualitas layanan kampus. Selain menjaga keamanan, mereka juga menjadi pelaksana budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) yang mencerminkan nilai-nilai kampus Islami dan berkemajuan. Security juga berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan manajemen krisis kampus ketika menghadapi kondisi darurat.

Melalui Refreshment Training ini, peserta diharapkan memiliki standar pelayanan prima yang sama dalam menerapkan excellent service. Selain itu, setiap personel juga diharapkan mampu melakukan pertolongan pertama pada keadaan darurat sehingga manajemen risiko dan penanganan kondisi darurat dapat berjalan dengan baik.

BSP UAD menegaskan bahwa pelatihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai program berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap personel security selalu mendapatkan penyegaran pengetahuan dan keterampilan sehingga siap memberikan pelayanan terbaik serta mampu menghadapi berbagai situasi yang berkembang di lingkungan kampus.

“Security UAD bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga cerminan kampus. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan kualitas layanan yang ramah, responsif, dan adaptif sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Uiversitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-refreshment-training-bagi-security-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:15:022026-06-24 09:15:02UAD Adakan Refreshment Training bagi Security

Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

23/06/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih penghargaan favorit pada kompetisi fotografi di Malaysia (Foto. Rizal)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizal Agus Setiawan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan (Bisma) UAD, berhasil meraih penghargaan Favorite dalam ajang Kompetisi Fotografi Internasional yang menjadi bagian dari kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Penang, Malaysia.

Kegiatan internasional tersebut berlangsung pada 15-18 April 2026 dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Selain kompetisi fotografi internasional, kegiatan ini juga mencakup Workshop Kepemimpinan, Focus Group Discussion (FGD) mengenai isu-isu global, serta program pengabdian masyarakat.

Rizal mengikuti kegiatan tersebut sebagai delegasi mahasiswa yang mewakili UAD. Baginya, kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum internasional menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya memperluas wawasan global, tetapi juga memberikan ruang untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Salah satu agenda yang paling berkesan bagi Rizal adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di dua lokasi strategis, yaitu Sanggar Bimbingan Permai Kulim dan Sanggar Bimbingan Anak Malaysia Indonesia yang berada di bawah binaan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Penang. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak imigran Indonesia yang tinggal di Malaysia.

“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, saya belajar banyak tentang pentingnya pendidikan dan pendampingan bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri. Pengalaman berinteraksi langsung dengan mereka memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang kepedulian sosial dan arti kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain mengikuti pengabdian masyarakat, Rizal juga berpartisipasi dalam Kompetisi Fotografi Internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai institusi. Melalui karya fotografi yang diunggulkannya, ia berhasil meraih penghargaan Favorite, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan tersendiri di tengah persaingan yang kompetitif.

Menurut Rizal, fotografi bukan sekadar aktivitas mengabadikan momen, tetapi juga media untuk menyampaikan cerita, nilai budaya, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan internasional tersebut.

Kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 mengusung tema “Embracing Diversity, Empowering Communities, Inspiring the Future”. Tema tersebut mendorong para peserta untuk memahami keberagaman budaya, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program akademik dan sosial.

Melalui pengalaman ini, Rizal berharap semakin banyak mahasiswa UAD yang berani mengambil kesempatan untuk mengikuti program internasional, memperluas jejaring, dan membawa nama baik universitas di kancah global. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-penghargaan-favorit-pada-kompetisi-fotografi-di-Malaysia-Foto.-Rizal.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-23 11:13:112026-06-23 11:13:11Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

22/06/2026/in Prestasi /by Ard

Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). (Foto. Putri)

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi UAD, berhasil meraih Juara I Kategori Artikel Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H sekaligus Juara I Kategori Presenter Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H dalam sebuah kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaaan dan Alumni UAD.

Keberhasilan tersebut menjadi momen yang sangat berkesan bagi Putri. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih dua penghargaan sekaligus di tengah persaingan yang ketat dari peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, rasanya campur aduk banget. Syukur, terharu, dan tidak menyangka. Menang di dua kategori sekaligus benar-benar di luar ekspektasi. Antara lega, bangga, dan tidak percaya karena lawan-lawannya juga keren-keren semua. Tapi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, diskusi tanpa henti, dan keberanian untuk tampil berbeda akhirnya membuahkan hasil yang manis,” ungkapnya.

Di balik kebahagiaan tersebut, Putri menyimpan rasa haru yang mendalam. Prestasi yang diraihnya merupakan impian yang selama ini diharapkan oleh kedua orang tuanya. “Prestasi ini seharusnya saya persembahkan untuk mama. Dulu setiap saya menang lomba dan mengabarkannya kepada mama, jawabannya selalu sama, ‘Besok kalau bisa juara satu ya.’ Sekarang saya sudah bisa meraih juara satu, tetapi mama sudah tidak ada di samping saya. Semoga dari sana mama bangga melihat anaknya akhirnya bisa meraih juara satu sesuai yang mama inginkan,” tuturnya.

Dalam kompetisi tersebut, Putri mengangkat karya berjudul “Pernikahan Dini dan Usia Ibu: Determinan Stunting yang Terabaikan.” Artikel tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap tingginya angka stunting di Indonesia yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan usia ibu saat melahirkan.

Inspirasi penulisan karya tersebut muncul dari kasus nyata yang ditemuinya mengenai seorang bayi di Nusa Tenggara Timur yang lahir dengan panjang badan di bawah standar, sementara sang ibu masih berusia 16 tahun. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan stunting tidak dapat dilepaskan dari fenomena pernikahan dini yang masih banyak terjadi di masyarakat.

Berbeda dari banyak kajian yang hanya menyoroti permasalahan, Putri berupaya menghadirkan solusi berbasis bukti ilmiah. Dalam artikelnya, ia menawarkan konsep integrasi pencegahan stunting ke dalam sistem pra-nikah melalui tiga terobosan utama, yakni skrining status gizi wajib bagi calon pengantin, kursus pra-nikah berbasis gizi dan kesehatan reproduksi yang disertai ujian kelulusan, serta penguatan peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

“Saya berharap gagasan intervensi hulu yang saya tawarkan tidak hanya berhenti sebagai tulisan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di masyarakat, terutama di daerah dengan angka pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Semoga ide ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan BKKBN dalam menyusun kebijakan yang lebih holistik dan preventif,” jelasnya.

Putri juga berharap pendekatan berbasis bukti yang digunakannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk tidak hanya mengkritisi persoalan yang ada, tetapi juga berani menawarkan solusi yang konkret, terukur, dan aplikatif.

Ia berpesan kepada mahasiswa agar tidak takut untuk memulai berkarya dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, setiap permasalahan yang ada di sekitar dapat menjadi peluang untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prestasi ini dipersembahkan Putri untuk almarhum mama dan papanya tercinta, keluarga, dosen pembimbingnya, Ibu Fairuz Khairunnisa Anasyua, S.Gz., M.Sc., serta UAD yang telah mendukung pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Putri-Nirmalasari-mahasiswa-Program-Studi-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.-Foto.-Putri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:53:212026-06-22 10:53:21Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

22/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai (Foto. Tim CIVIC’S)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim CIVIC’S UNITED yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Semarak Keilmuan 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Babak final kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2026 di Kampus UGJ Cirebon.

Tim CIVIC’S UNITED beranggotakan Andri Tri Cahyono sebagai ketua tim sekaligus pelopor inovasi, bersama Alridho Akmal Adisurya dan Shavila Adistyan. Ketiganya merupakan mahasiswa PPKn angkatan 2024 yang berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa sosial-humaniora juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “C-FLOAT”: Inovasi Smart Cakram Apung Adaptif Berbasis Gerak Arus dan Energi Surya untuk Filtering River Waste sebagai Pendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Andri menjelaskan bahwa perjuangan menuju babak final bukanlah proses yang mudah. Ia dan tim harus menjalani serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penyusunan karya, revisi berulang kali, presentasi, hingga bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Persiapan kami berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara perkuliahan, tugas akademik, dan persiapan lomba. Banyak waktu yang kami korbankan untuk berdiskusi, mencari referensi, memperbaiki karya, serta berlatih presentasi agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Andri, kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu dengan inovasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan tim.

“Saya tidak menyangka dapat bersaing dengan para finalis dari berbagai bidang keilmuan seperti kedokteran, teknik, dan disiplin ilmu lainnya. Saat pengumuman pemenang, perasaan saya sangat campur aduk dan penuh ketegangan. Ketika nama tim kami diumumkan sebagai Juara Harapan I, saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

Inovasi C-FLOAT yang dikembangkan tim merupakan teknologi lingkungan berupa cakram apung pintar yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan sampah sungai secara berkelanjutan. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi energi surya dan gerakan alami arus sungai sebagai sumber energi operasional sehingga dapat bekerja secara mandiri dan ramah lingkungan.

Sistem kerja C-FLOAT diawali dengan proses deteksi dan pengumpulan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian disaring melalui mekanisme filtering untuk mengurangi pencemaran pada badan sungai sebelum menyebar ke wilayah hilir maupun laut. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi arus sungai sehingga memiliki potensi implementasi yang luas.

Lebih lanjut, inovasi tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui upaya pengurangan pencemaran lingkungan dan perlindungan ekosistem perairan.

Andri berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, latar belakang program studi bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah membatasi diri hanya karena latar belakang program studi yang dimiliki. Kami yang berasal dari Program Studi PPKn mampu membuktikan bahwa mahasiswa sosial dan humaniora juga dapat berinovasi dalam bidang teknologi. Beranilah keluar dari zona nyaman, belajar hal-hal baru, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-CIVICS-UNITED-UAD-Raih-Juara-Harapan-I-pada-Semarak-Keilmuan-2026-Lewat-Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Sungai-Foto.-Tim-CIVICS.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:41:532026-06-26 08:19:43Tim CIVIC'S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code

22/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code (Foto. Mahasiswa KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Kegiatan bertajuk “Merawat Lingkungan, Merawat Peradaban Kota Yogyakarta” tersebut diawali dengan aksi bersih Sungai Code pada 5 Juni 2026 dan dilanjutkan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 12 Juni 2026 di kawasan bantaran Sungai Code dan Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Lowanu.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, Kelurahan Brontokusuman, masyarakat, dan Universitas Ahmad Dahlan melalui program KKN Tematik Sungai Code. Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut hadir, di antaranya Walikota Yogyakarta, Bappeda Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, BBWS Serayu Opak, tokoh masyarakat, unsur Muhammadiyah, serta perwakilan perguruan tinggi.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Alternatif 104 UAD, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menyampaikan bahwa Sungai Code memiliki peran penting tidak hanya secara ekologis, tetapi juga sosial dan budaya bagi masyarakat Yogyakarta. “Peringatan Hari Lingkungan Hidup harus diwujudkan dalam aksi nyata yang mampu membangun kesadaran masyarakat. Sungai Code merupakan ruang hidup bersama yang harus dijaga keberlanjutannya melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Aksi bersih sungai dilakukan mahasiswa bersama warga dengan fokus pada pengumpulan sampah, pembersihan saluran air, dan penataan lingkungan bantaran sungai. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program KKN Tematik Sungai Code yang dikembangkan UAD untuk mendorong pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Selain aksi bersih sungai, peserta juga melakukan penanaman simbolis tanaman Air Mata Pengantin (Antigonon leptopus) sebagai bentuk kepedulian terhadap penghijauan dan keberlanjutan ekosistem Sungai Code. Penanaman tersebut menjadi simbol ajakan bersama untuk menjaga kelestarian kawasan bantaran sungai di tengah lingkungan perkotaan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD turut memaparkan hasil program pengabdian masyarakat dan KKN yang telah dilaksanakan di kawasan Brontokusuman. Pemaparan disampaikan oleh Dr. Muhammad Hamdi, M.Sc., yang menjelaskan bahwa program KKN Tematik Sungai Code dirancang untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan dan kolaborasi.

“Mahasiswa belajar langsung bersama masyarakat untuk memahami persoalan lingkungan sekaligus mencari solusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Hamdi. Selama periode KKN, berbagai program lingkungan telah dilaksanakan, seperti penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, aksi Jumat Bersih di kawasan Kali Code, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan masyarakat, hingga pengembangan produk kreatif berbahan daur ulang.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini ialah pameran hasil kerajinan daur ulang hasil kolaborasi mahasiswa KKN dan warga RW 16 hingga RW 23 Brontokusuman. Berbagai produk kreatif dipamerkan, seperti kalender dari bahan bekas, lampu hias dari bohlam bekas, gantungan kunci, tempat pensil, kerajinan ecoprint, keset, vas bunga, kotak tisu, tas anyaman plastik, dompet daur ulang, goodie bag, hingga jam dinding berbahan limbah plastik dan kertas. Pameran tersebut menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa sampah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Ajak-Warga-Jaga-Kelestarian-Sungai-Code-Foto.-Mahasiswa-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:29:032026-06-26 08:19:35Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code

Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram

22/06/2026/in Feature /by Ard

Ustaz H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum. dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ito)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi pada Ahad, 14 Juni 2026. Bekerja sama dengan mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) UAD, kajian kali ini menghadirkan perwakilan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Ustaz H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum. Tema yang diangkat sangat relevan menjelang bulan suci Muharram, yakni membedah pertanyaan seputar “Bolehkah Puasa Asyura Saja tanpa Tasu’a?”.

Mengawali materinya, Ustaz Ali Yusuf menjelaskan keutamaan bulan Muharram yang disebut dalam hadis sebagai bulan dengan puasa paling utama setelah Ramadan. Ia juga meluruskan berbagai riwayat sejarah yang kerap disandarkan pada tanggal 10 Muharram (Asyura). Dari sekian banyak peristiwa besar para nabi yang sering diceritakan di masyarakat, seperti diselamatkannya Nabi Ibrahim dari api atau keluarnya Nabi Yunus dari perut ikan, beliau menegaskan bahwa hanya kisah diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Firaun yang memiliki landasan hadis sahih riwayat Bukhari. Sementara rentetan peristiwa lainnya memang tercatat dalam kitab klasik seperti I’anatuth Thalibin, namun secara sanad tidak bersumber dari hadis yang kuat.

Terkait pertanyaan utama kajian, Ustaz Ali Yusuf memberikan pencerahan mengenai hukum berpuasa hanya pada hari Asyura (10 Muharram) tanpa didahului puasa Tasu’a (9 Muharram). Beliau menegaskan bahwa puasa Asyura secara tunggal hukumnya adalah sah dan bernilai sunnah muakkadah (sunah yang sangat dianjurkan), yang keutamaannya dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu. Ia memaparkan bahwa Rasulullah saw. memerintahkan langsung puasa pada tanggal 10. Adapun puasa tanggal 9 (Tasu’a) berstatus sunnah hammiyyah, yakni baru berupa rencana atau keinginan Rasulullah untuk menyelisihi kebiasaan berpuasa kaum Yahudi, namun beliau wafat sebelum sempat melaksanakannya. Oleh karena itu, para ulama menyimpulkan umat Islam diperbolehkan jika hanya berpuasa pada tanggal 10 saja, meskipun akan lebih utama jika digabung dengan tanggal 9.

Antusiasme jemaah terlihat sangat tinggi pada sesi tanya jawab yang membedah persoalan fikih turunan lainnya. Ustaz Ali Yusuf pun menjawab tuntas keraguan jemaah, mulai dari hukum wanita haid yang sudah berniat puasa, larangan menggabungkan niat puasa qadha Ramadan (wajib) dengan puasa Asyura (sunah), hingga relevansi semangat hijrah dengan penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) oleh Muhammadiyah. Kajian kali ini juga dimeriahkan dengan sesi post-test dan pembagian doorprize kepada jemaah yang aktif berdiskusi serta menjawab pertanyaan dari narasumber. Rangkaian kegiatan ini sukses membuat suasana majelis ilmu terasa semakin hidup dan berkesan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustaz-H.-Ali-Yusuf-S.Th_.I.-M.Hum_.-dalam-Kajian-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:15:552026-06-22 10:15:55Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu'a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram

Tim PkM Informatika UAD Dorong Literasi Digital Sekolah 

22/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Literasi Digital Sekolah (Foto. Tim PkM Informatika)

Upaya peningkatan kualitas pengelolaan data pendidikan dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan pemanfaatan Google Apps bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 14 Februari 2026 di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul dan diikuti peserta dari 12 Sekolah Dasar Muhammadiyah/‘Aisyiyah di wilayah Bantul.

Program PKM ini diinisiasi oleh tiga dosen Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yaitu Dewi Soyusiawaty, S.T., M.T., Ir. Nur Rochmah Dyah Puji Astuti, S.T., M.Kom., dan Lisna Zahrotun, S.T., M.Cs.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen turut dibantu mahasiswa Informatika angkatan 2023, yakni Putri Dian Ningsih, Febby Eka Widya Putri, dan Faizal Putra Ramadhan yang berperan sebagai fasilitator pelatihan.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam mengelola data pendidikan secara digital, efektif, dan terintegrasi. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung tata kelola administrasi sekolah berbasis teknologi.

Materi yang diberikan meliputi pemanfaatan berbagai layanan Google Apps sesuai kebutuhan sekolah. Peserta dikenalkan dengan Google Sheets untuk pengolahan data siswa dan administrasi sekolah, Google Drive sebagai media penyimpanan berbasis cloud, serta Google Forms untuk pembuatan formulir digital seperti absensi, survei, dan pengumpulan data.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan website portofolio menggunakan Google Sites sebagai sarana publikasi informasi sekolah secara daring.

Tim pelaksana menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut sekolah untuk memiliki sistem pengelolaan data yang cepat, akurat, dan mudah diakses. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat membantu para pendidik lebih adaptif terhadap transformasi digital di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tata kelola pendidikan yang modern dan profesional sehingga kualitas layanan pendidikan di tingkat sekolah dasar terus meningkat seiring perkembangan era digital.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Informatika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Literasi-Digital-Sekolah-Foto.-Tim-PkM-Informatika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:02:332026-06-26 08:19:28Tim PkM Informatika UAD Dorong Literasi Digital Sekolah 
Page 12 of 424«‹1011121314›»

TERKINI

  • KBM FAI UAD Gelar Kongres untuk Memperkuat Sinergi29/07/2026
  • Mahasiswa UAD Olah Limbah Ampas Tahu Menjadi Suvenir Khas Yogyakarta29/07/2026
  • Tim Dosen UAD Latih Siswa SMA Berdakwah Melalui Film Pendek29/07/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Gunakan Aplikasi Digital SI-WARAS28/07/2026
  • Tim PkM Farmasi UAD Beri Penyuluhan Kesehatan Terpadu Lansia di Mergangsan27/07/2026

PRESTASI

  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026

FEATURE

  • Memaknai Hakikat Penciptaan dan Urgensi Menuntut Ilmu29/07/2026
  • Empat Pilar Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk Keluarga28/07/2026
  • Mewujudkan Takwa dan Akhlak Mulia26/07/2026
  • Pengobatan Klenik Modern dan Ancaman bagi Akidah25/07/2026
  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top