• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pendidikan sebagai Jalan Jihad Melawan Kemiskinan

07/05/2025/in Feature /by Ard

Dr. H. Riduwan, S.E., M.Ag., Khatib Jumat Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Mawar)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyiarkan khutbah Jumat, 2 Mei 2025 dengan khatib Dr. H. Riduwan, S.E., M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Kepala Kantor Urusan Bisnis dan Investasi (KUBI) UAD.

Ia mengajak jamaah untuk bersyukur dan memperkuat ketakwaan. “Jika kita bersyukur, insyaallah Allah akan menambah nikmat kepada kita,” tuturnya. Ia juga menyampaikan harapan agar umat Islam senantiasa istikamah dalam menjalankan sunah Rasulullah, agar kelak diizinkan oleh Allah untuk bersama Nabi Muhammad saw. di surgaNya.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada hari yang sama menjadi sorotan utama dalam khutbah tersebut. “Hari ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Ini adalah bentuk kesyukuran luar biasa, karena kita bisa menikmati pendidikan yang semakin hari semakin membaik,” ucapnya.

Sebagai bagian dari sivitas akademika, ia menekankan pentingnya memaksimalkan proses belajar. “Di manapun kita kuliah atau sekolah, harus kita syukuri. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, agar setelah lulus, kita bisa menebar kemaslahatan bagi umat.”

Khutbah tidak hanya berisi seruan moral dan motivasi spiritual, tetapi juga kritik sosial yang tajam dan data yang konkret. Ia menyinggung kondisi kemiskinan di Indonesia yang menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih menyentuh angka 60 persen dari total populasi.

Ia menjelaskan bahwa kemiskinan sangat berkorelasi dengan pendidikan. “Lebih dari 50 persen pengangguran di Indonesia berasal dari mereka yang hanya lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ironisnya, lulusan sarjana pun masih menyumbang angka pengangguran yang tidak sedikit,” paparnya. Ia menekankan bahwa rendahnya tingkat pendidikan berkontribusi besar pada kondisi kemiskinan struktural.

Mengutip firman Allah, Ia mengingatkan: “Dan hendaklah kamu merasa khawatir terhadap generasi yang lemah (dho’if) jika kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin…”

Ayat tersebut menjadi peringatan serius bagi setiap kepala keluarga, pemimpin masyarakat, dan bangsa. “Meninggalkan generasi tanpa bekal ilmu dan keterampilan berarti mewariskan rantai kemiskinan yang panjang. Maka, pendidikan adalah jihad kita hari ini,” tegasnya.

Dalam khutbahnya, ia juga mengangkat nilai luhur yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4, yaitu tentang mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, amanat konstitusi tersebut seharusnya menjamin bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang terhalang mengenyam pendidikan hanya karena alasan ekonomi.

“Pemerintah seyogianya menyelenggarakan pendidikan yang merata dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial atau latar belakang keluarga,” tegasnya.

Tak lupa, Ia menyinggung peran besar Muhammadiyah dalam sejarah perjuangan pendidikan bangsa. Sejak awal berdirinya, organisasi ini telah menempatkan pendidikan sebagai medan perjuangan utama. KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, disebutnya berperan fundamental dalam melawan kolonialisme Belanda. Bukan dengan senjata, tapi dengan mencerdaskan warga dan membangkitkan kesadaran akan penjajahan.

“Muhammadiyah telah dan terus menghadirkan sekolah-sekolah yang luar biasa, tersebar di seluruh penjuru negeri. Ini bukan sekadar lembaga pendidikan, tapi juga titik-titik perjuangan untuk memutus mata rantai kebodohan dan kemiskinan.”

Ia berharap, momentum Hari Pendidikan Nasional mampu menyadarkan bahwa pendidikan bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab bersama. “Mari kita beri seluas-luasnya akses pendidikan dan pengajaran bagi siapa pun, agar tercipta generasi penerus yang kuat, cerdas, dan berdaya saing. Kami mengajak seluruh elemen umat untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan utama untuk keluar dari jebakan kemiskinan dan menciptakan kehidupan yang bermartabat. (mwr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Riduwan-S.E.-M.Ag_.-Khatib-Jumat-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-07 10:57:222025-05-07 10:57:22Pendidikan sebagai Jalan Jihad Melawan Kemiskinan

PPPK UAD Selenggarakan Seminar Hasil PLP I & II

07/05/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Zalik Nuryana M.Pd.I., Ph.D pada Seminar Hasil PLP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Faiq)

Pusat Pengembangan Profesi Kependidikan (PPPK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan seminar hasil Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I dan II 2024 dengan tema “Transformasi Pendidikan Melalui Praktik Nyata di Sekolah”. Seminar ini diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 30 April 2025.

Fariz Setyawan, M.Pd. selaku kepala laboratorium PPPK UAD melaporkan bahwa hasil PLP pada tahun 2024 baik PLP 1 maupun 2 berhasil mengumpulkan sebanyak 1.300-an artikel yang telah difilter dari jumlah 1.500-an artikel dengan rincian 682 artikel dari PLP 1 dan 628 artikel dari PLP 2. Pelaksanaan PLP tahun 2024 juga mendapatkan evaluasi dari sekolah mitra terutama terkait durasi dan luaran yang dihasilkan oleh mahasiswa. Pada PLP tahun 2025 ini, Fariz menuturkan bahwa tim PPPK akan lebih fokus dalam pencapaian yang diperoleh mahasiswa ketika terjun ke sekolah.

Sementara itu, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Agama Islam dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama Fakultas Agama Islam (FAI) selalu bekerja sama dalam menciptakan masa depan pendidikan, yang mana hal ini merupakan rasa syukur dengan diimplimentasikan menuju pendidikan yang diinginkan. Ia juga menyampaikan bahwa PLP merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dilakukan oleh FKIP dan FAI bersama membangun silaturahmi dengan masyarakat.

Oleh karena itu, seminar kali ini diharapkan tidak hanya sekadar mengangkat isu strategis dalam pendidikan, tetapi juga mencari dan menyentuh yang dibarengi dengan aksi nyata dalam isu pendidikan. Menurut Arif Rahman, untuk mengetahui kondisi pendidikan yang ada maka mahasiswa juga harus terjun ke sekolah-sekolah sehingga memahami kebutuhan yang ada.

Selanjutnya, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. selaku Wakil Dekan FKIP dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan PLP, mahasiswa diberikan fasilitas untuk menulis artikel yang setidaknya bisa terbit di prosiding PLP UAD. Ia juga berharap PLP ini bisa menjadi cikal bakal mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir berbasis publikasi. Menurutnya, dengan publikasi dapat menjadi bekal mahasiswa mempersiapkan masa depan karena publikasi masuk ke dalam curriculum vitae (CV) yang diperhitungkan di dunia kerja. Terakhir, Prof. Suyatno secara resmi membuka seminar kali ini dengan mengucap basmalah.

Acara dilanjutkan dengan seminar yang dipandu oleh Anaas Tri Ridho Yuliana, S.Pd., M.Pd. selaku dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam. Pada seminar tersebut diisi materi oleh Dr. Yosi Wulandari, M.Pd. selaku dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Selain itu, Zalik Nuryana, M.Pd.I., Ph.D. selaku dosen Prodi Pendidikan Agama Islam turut menjadi pemateri. Tidak hanya itu, Indri Astuti, S.Pd. selaku alumnus Prodi PBSI UAD juga menjadi pemateri. (Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Zalik-Nuryana-M.Pd_.I.-Ph.D-pada-Seminar-Hasil-PLP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Faiq.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-07 10:08:092025-05-07 10:08:09PPPK UAD Selenggarakan Seminar Hasil PLP I & II

HMPS BSA X IKMASA UGM Adakan Studi Banding Bersama

30/04/2025/in Terkini /by Ard

Studi Banding HMPS BSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) X IKMASA UGM (Dok. HMPS BSA UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Universitas Ahmad Dahlan (HMPS BSA UAD) menjalin silaturahmi dengan melakukan studi banding kunjungan terhadap Ikatan Mahasiswa Sastra Arab Universitas Gadjah Mada (IKMASA UGM). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025, bertempat di Gedung Soegondo Fakultas Ilmu Budaya UGM.

Acara tersebut merupakan kali pertama kedua instansi melaksanakan studi banding pada masing-masing periodenya. Tujuan kunjungan yakni untuk menjalin silaturahmi guna menuai sinergi dan kolaborasi antara keduanya. Selain itu juga sebagai momentum eksplorasi organisasi baik secara kinerja individu, departemen, bahkan organisasi secara keseluruhan.

Dihadiri oleh kabinet Progresif HMPS BSA UAD dan Kabinet Ababil IKMASA UGM dengan total 60 peserta, menjadikan studi banding ini menjadi kegiatan yang sangat hangat. Diawali sambutan oleh Ketua Umum IKMASA UGM Chandra Solihin dengan dilanjutkan Wakil Ketua HMPS BSA UAD Ahmad Gibran Arrazi, mereka berharap kegiatan ini dapat dijadikan sebagai upaya pengembangan organisasi serta mempererat hubungan kemahasiswaan dalam lingkup studi bahasa dan Sastra Arab.

 Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemaparan kabinet oleh Ketua Umum HMPS BSA UAD Galih Yoga Prayogi, yang dibersamai oleh Ketua Divisi HMPS BSA. Mereka menjelaskan terkait filosofi kabinet, visi misi, serta perkenalan anggota dan tugas pokok fungsi divisi. Begitu pun yang dilakukan dari pihak BEM UGM. Ketua Umum IKMASA UGM yang dibersamai Ketua Departemen memaparkan milik mereka.

Setelah sharing kabinet selama 45 menit, dilanjutkan dengan sharing internal divisi/departemen dengan harapan bisa bertukar informasi yang lebih detail dan mendalam oleh masing-masing divisi/departemen yang saling berkorelasi. Studi banding tersebut diakhiri dengan tur kampus dan dokumentasi bersama yang berpusat pada balairung UGM. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Studi-Banding-HMPS-BSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-X-IKMASA-UGM-Dok.-HMPS-BSA-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-30 11:29:322025-04-30 11:29:32HMPS BSA X IKMASA UGM Adakan Studi Banding Bersama

HMPS PAI UAD Gelar Ramah Masjid di TPA Binaan Masjid Jogja

25/04/2025/in Terkini /by Ard

Penyerahan Hadiah Juara Lomba TPA oleh HMPS PAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. HMPS PAI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Divisi Sosial Masyarakat telah sukses melaksanakan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) binaan selama satu periode yang bertempat di Masjid Krobokan, TPA As-Salam Tamanan, Yogyakarta. Program kerja yang dilaksanakan kali ini dengan judul “Gerakan Mahasiswa untuk Masjid” (Ramah Masjid). Penyelenggaraan Ramah Masjid bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar kepada mahasiswa PAI, mengembangkan jiwa sosial, dan membagikan wawasan Al-Qur’an kepada anak-anak TPA Masjid Krobokan.

Terdapat dua agenda yang dilakukan, yakni mengajar TPA dan membersihkan masjid. Kegiatan mengajar TPA dimulai pada Sabtu, 2 November 2024, yang secara resmi dibuka oleh Ketua HMPS PAI Faiq Husaini, dan dilaksanakan setiap Kamis dan Sabtu pukul 16.00 WIB hingga Magrib tiba. Untuk bersih-bersih masjid, bertujuan agar mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan pada Jum’at, 27 Februari 2025, pada pukul 09.00 WIB.

Sebagai penutup Ramah Masjid, diselenggarakan lomba-lomba Islami. Ada lomba salat, wudu, mewarnai, dan hafalan surat pendek. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh seluruh santri TPA As-Salam Masjid Krobokan. Para pemenang mendapatkan hadiahnya di akhir acara.

Syifa Fitria selaku ketua Divisi Sosial Masyarakat HMPS PAI menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengajar dari mahasiswa PAI UAD yang telah berkenan berpartisipasi mengajar TPA dari bulan November hingga penutupan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus TPA As-Salam Masjid Krobokan yang telah berkenan menyediakan tempat sebagai wadah belajar dan berbagi ilmu. Semoga pada kepengurusan periode selanjutnya, kami masih diperkenankan mengajar kembali di TPA ini,” ucapnya. (Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-Hadiah-Juara-Lomba-TPA-oleh-HMPS-PAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-HMPS-PAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-25 13:13:162025-04-25 13:13:16HMPS PAI UAD Gelar Ramah Masjid di TPA Binaan Masjid Jogja

Perkuat Arah Baru Pendidikan Islam di Tengah Tantangan Zaman

20/04/2025/in Feature /by Ard

Prof. Dr.Phil. Sahiron, M.A., Narasumber Studium Generale FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas UAD)

Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) menggelar studium generale bertema “Prospek Studi Islam di Indonesia” di Ruang Audio Visual Museum Muhammadiyah pada Sabtu, 19 April 2025. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penyerahan Surat Keputusan Penyelenggaraan Program Studi Studi Islam jenjang Doktor. Acara tidak hanya menjadi simbol dimulainya program baru di lingkungan FAI UAD, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis untuk meninjau ulang arah dan masa depan pendidikan Islam di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.

Studium generale menghadirkan Prof. Dr.Phil. Sahiron, M.A. selaku Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa hadirnya program doktoral di FAI UAD bertujuan untuk mencetak mujtahid temporer, yakni intelektual muslim yang memiliki kapasitas akademik dan spiritual untuk merumuskan solusi keislaman yang relevan dengan konteks zaman modern. Menurutnya, studi Islam tidak boleh terjebak pada masa lalu semata, melainkan harus adaptif terhadap realitas sosial dan kebutuhan umat saat ini.

Prof. Dr.Phil. Sahiron juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi dasar bagi mahasiswa di jenjang sarjana (S-1). Penguasaan bahasa Arab dan Inggris, merupakan fondasi penting untuk membuka akses terhadap keilmuan mengenai Program Studi Islam sekaligus membangun komunikasi global yang efektif dalam konteks dakwah dan riset keislaman. FAI UAD, melalui kurikulumnya, memberikan perhatian serius terhadap aspek ini sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan yang unggul, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di ranah internasional.

“Sekarang adalah masanya kolaborasi, bukan konflik,” tegasnya di hadapan peserta. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan Islam ke depan sangat bergantung pada kemampuan seluruh elemen umat untuk bersinergi, bukan saling berhadapan. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam membangun peradaban Islam yang maju dan inklusif.

Komitmen FAI UAD dalam mengembangkan pendidikan Islam yang progresif juga tercermin dalam pendekatan menyeluruh terhadap pengembangan mahasiswa. Tidak hanya menargetkan pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang kuat secara spiritual, produktif dalam penelitian, serta memiliki semangat tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai langkah tegas, Prof. Dr.Phil. Sahiron menegaskan bahwa FAI UAD bisa menjalin kerja sama lintas institusi, termasuk dengan berbagai pesantren dalam kegiatan pengkajian kitab kuning. Kolaborasi ini menjadi ruang penting bagi pertukaran gagasan, penguatan tradisi intelektual Islam, serta menghubungkan interaksi antarorganisasi Islam, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Inisiatif tersebut menjadi cerminan dari visi FAI UAD untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam yang adaptif terhadap dinamika zaman. (Ris)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.Phil_.-Sahiron-M.A.-Narasumber-Studium-Generale-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-20 11:22:122025-04-20 11:26:26Perkuat Arah Baru Pendidikan Islam di Tengah Tantangan Zaman

Penyerahan SK Menteri Agama kepada UAD untuk Pembukaan Program Studi Islam Jenjang Doktor

20/04/2025/in Terkini /by Ard

Penyerahan SK Menteri Agama kepada UAD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia tentang izin pembukaan Program Studi Studi Islam jenjang Doktor (S-3). Penyerahan SK dilakukan pada Sabtu, 19 April 2025 atau bertepatan dengan 20 Syawwal 1446 H, bertempat di Ruang Audio Visual Museum Muhammadiyah, Kampus Utama UAD, pukul 10.00 WIB.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Irwan Kurniawan, S.Ag. dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Sang Surya”.

Setelah itu, dilaksanakan pembacaan SK perizinan Program Studi Doktor Studi Islam oleh Sekretaris Program Studi Dr. Fandi Akhmad, S.Pd.I., M.Pd.I. SK tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Prof. Dr.Phil. Sahiron, M.A. kepada Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD Ir. Asman Latif. Selanjutnya, SK diserahkan kepada Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. dan diteruskan kepada Dekan Fakultas Agama Islam.

Dalam sambutannya, Rektor UAD menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Agama serta menekankan pentingnya semangat pengabdian kepada UAD. Ia juga mengatakan bahwa UAD telah mencatat berbagai prestasi, termasuk sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang menghasilkan lulusan doktor terbanyak. Rektor menegaskan bahwa Program Studi Doktor Studi Islam memiliki posisi yang sangat strategis, sejalan dengan komitmen UAD dalam mengimplementasikan risalah Islam Berkemajuan, khususnya dalam bidang ijtihad dan tajdid. Ia berharap kerja sama antara UAD dan Kementerian Agama dapat terus diperkuat.

Sementara itu, Prof. Dr.Phil. Sahiron dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) khususnya UAD, atas kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia juga mengucapkan selamat atas berdirinya Program Studi S-3 Studi Islam di UAD.

Dengan terbitnya SK ini, UAD resmi menyelenggarakan Program Studi Doktor Studi Islam yang diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan keilmuan Islam yang progresif dan berdampak luas bagi masyarakat. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-SK-Menteri-Agama-kepada-UAD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-20 11:08:502025-04-20 11:12:07Penyerahan SK Menteri Agama kepada UAD untuk Pembukaan Program Studi Islam Jenjang Doktor

FAI UAD Gelar Stadium General, Resmikan Program S3 Studi Agama Islam

20/04/2025/in Terkini /by Ard

Stadium General Peresmian Program S3 Studi Agama Islam FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas UAD)

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mendirikan Program Studi Doktor (S3) Studi Agama Islam yang ditandai dengan digelarnya Stadium General pada Sabtu, 20 Syawal 1446 H/19 April 2025 M. Bertempat di Audio Visual Museum Muhammadiyah UAD, acara ini menjadi momen penting dalam langkah strategis UAD mengembangkan keilmuan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., Dekan FAI Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Prof. Siswanto Masruri, M.A., serta Kepala Program Studi S3 Studi Islam yang diwakili oleh Dr. Fandi Akhmad, M.Pd.I. Dalam sambutannya, Prof. Muchlas menegaskan bahwa pendirian program ini sejalan dengan karakter risalah Islam berkemajuan Muhammadiyah. Ia menyebut program ini sebagai upaya unifikasi keilmuan agar mampu melahirkan pemikiran Islam unggul yang bermanfaat bagi umat.

Sambutan Prof. Muchlas diakhiri dengan pantun yang disambut meriah oleh para hadirin. Selanjutnya, stadium general diisi oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. selaku Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau mengapresiasi UAD sebagai PTKIS yang telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi keislaman.

Prof. Sahiron menyampaikan harapan besar terhadap lulusan program doktor ini agar mampu menjadi mujtahid kontemporer yakni sosok yang tidak hanya mampu membaca teks klasik (turats), tetapi juga cakap membaca konteks zaman. Menurutnya, lulusan ideal adalah mereka yang menguasai studi keislaman, bahasa asing, serta teknologi informasi, sehingga siap berkiprah dalam ranah akademik maupun sosial secara global.

Dengan pendirian program ini, FAI UAD menunjukkan komitmen kuat untuk melahirkan generasi pemikir Islam yang progresif. Kolaborasi antarormas seperti Muhammadiyah dan NU pun ditekankan sebagai kunci membangun masa depan keislaman Indonesia yang inklusif, adaptif, dan solutif. (Tif)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Stadium-General-Peresmian-Program-S3-Studi-Agama-Islam-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-20 10:53:032025-04-20 10:53:03FAI UAD Gelar Stadium General, Resmikan Program S3 Studi Agama Islam

Menguak Katalis Jiwa: Tafsir Interdisipliner Surah Asy-Syams

19/04/2025/in Feature /by Ard

Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor Bidang AIK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Mawar)

Pada pagi yang teduh, lantunan salawat mengawali majelis ilmu, “Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.” Dalam suasana penuh harap dan cinta Rasul itu, Ahad, 13 April 2025, Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menjadi titik temu pencari ilmu dan ketenangan jiwa. Kajian rutin kali ini menghadirkan Dr. H. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., pakar tafsir dan Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UAD, untuk menyampaikan refleksi mendalam melalui tafsir Surah Asy-Syams ayat 7–10.

Ia mengajak para jamaah untuk memulai kajian dengan menilik kembali akhlak dan perilaku diri, sebagaimana perintah Allah dalam Surah Asy-Syams. Dalam kajian ini, ia mengurai bahwa seluruh ajaran agama Islam pada dasarnya bermuara pada perbaikan akhlak. Hal ini ditegaskan pula dalam hadis Rasulullah, “Sempurnanya iman seseorang tergantung pada baiknya akhlak.”

Manusia, jelasnya, diciptakan dengan struktur yang sempurna: terdiri atas jasad (fisik), akal, dan ruh. Ketika ruh menyatu dengan jasad, maka terbentuklah entitas yang disebut nafs atau jiwa yang menggerakkan manusia. Fisik hanyalah pelaksana, ia bergerak atas instruksi dari nafs. Instruksi itu lalu disaring dan dipertimbangkan oleh akal, sebelum dijalankan oleh tubuh.

Lebih lanjut, Dr. Nur Kholis menyoroti ayat “wa nafsiw wa maa sawwaha fa alhamaha fujuraha wa taqwaha” sebagai dasar penting dalam memahami dinamika jiwa. Di dalam nafs, ada dua “katalis” utama: takwa dan fujur. Takwa adalah kumpulan segala kebaikan, seperti kejujuran, kedisiplinan, ketepatan waktu, dan sikap-sikap mulia lainnya. Sebaliknya, fujur merupakan akumulasi segala bentuk keburukan, seperti dusta, ingkar, dan kemalasan.

Manakah yang dominan di dalam jiwa kita? Bila takwa yang mendominasi, maka jiwa akan mendorong kita kepada kebaikan. Namun bila fujur yang berkuasa, maka perintah-perintah jiwa akan mengarah kepada keburukan.

Oleh karena itu, Allah menegaskan dalam ayat berikutnya: “Qod aflaha man zakkaha”, artinya “Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya.” Kata “falah” di sini, terangnya, mencakup dua hal: kesuksesan dan kebahagiaan. Maka orang yang mencuci jiwanya, yakni yang berupaya menghilangkan noda fujur dan menampakkan cahaya takwa, dialah yang akan meraih falah, keberuntungan dunia dan akhirat. Seperti pakaian yang dicuci agar bersih dari kotoran, jiwa juga harus dicuci agar bersinar dengan amal baik. “Ayat-ayat Al-Qur’an itu seperti cahaya. Namun cahaya itu baru terasa ketika kita buka jendela hati kita,” ujarnya dalam satu bagian kajian yang menggetarkan.

Kajian ini tak hanya memperkaya sisi spiritual, tetapi juga menyalakan semangat untuk menjadi manusia Qur’ani, yakni pribadi yang reflektif, adil, dan penuh kasih. Jamaah yang hadir, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum, tampak larut dalam renungan yang dibingkai keilmuan dan kebijaksanaan. (Mawar Ledya Serli)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Nur-Kholis-S.Ag_.-M.Ag_.-Wakil-Rektor-Bidang-AIK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-19 12:54:002025-04-19 12:54:00Menguak Katalis Jiwa: Tafsir Interdisipliner Surah Asy-Syams

HMPS Ilmu Hadis UAD Berbagi Ilmu di Panti Asuhan Bina Insani

01/04/2025/in Terkini /by Ard

HMPS Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Berbagi Ilmu di Panti Asuhan Bina Insani (Foto. HMPS Ilmu Hadis)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kegiatan sosial di Panti Asuhan Bina Insani, Moyudan, Sleman, dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang telah berjalan selama dua periode terakhir, sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sosial sekitar.

Pada Ramadan tahun ini, pengurus HMPS Ilmu Hadis UAD terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di panti asuhan tersebut. Mereka dijadwalkan untuk menjadi imam salat Tarawih dan mengisi kuliah tujuh menit (kultum) seusai salat, dengan materi yang menitikberatkan pada pembinaan akhlak dan pemahaman agama yang dipelajari di bangku kuliah. Kegiatan ini diawali dengan buka puasa bersama oleh santri, pengurus panti, serta mahasiswa yang tergabung dalam program pengabdian ini.

Ketua HMPS Ilmu Hadis UAD menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial mahasiswa serta komitmen untuk berkontribusi dalam masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu di kampus, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut andil dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan. Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi dan memperkuat ikatan sosial, terutama dengan adik-adik santri di panti asuhan ini,” ujar Khairul.

Acara itu disambut dengan antusias oleh para santri yang dengan penuh semangat mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga dalam aspek keagamaan, tetapi juga merasakan kehangatan kebersamaan dengan mahasiswa yang hadir. Pengurus panti asuhan pun menyambut baik kehadiran mahasiswa HMPS Ilmu Hadis dan mengapresiasi konsistensi mereka dalam berbagi ilmu serta membimbing para santri.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa dari UAD yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan kebersamaan dengan anak-anak kami. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa dan semoga dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ujar salah satu pengurus Panti Asuhan Bina Insani.

Dengan kegiatan ini, HMPS Ilmu Hadis UAD berharap dapat terus menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Ke depan, HMPS Ilmu Hadis UAD berkomitmen untuk terus mengembangkan program pengabdian yang lebih bermanfaat, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Islam yang inklusif, diharapkan kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam aksi sosial yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Ilmu-Hadis-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Berbagi-Ilmu-di-Panti-Asuhan-Bina-Insani-Foto.-HMPS-Ilmu-Hadis.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-01 07:03:152025-04-01 07:03:15HMPS Ilmu Hadis UAD Berbagi Ilmu di Panti Asuhan Bina Insani

S-3 Studi Islam Gelar Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan

18/03/2025/in Terkini /by Ard

Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan S-3 Studi Islam (Dok. Lusi)

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kuliah umum dan orientasi perkuliahan S-3 Studi Islam dengan tema “Studi Islam di Indonesia, Timur Tengah, dan Barat” yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2005‒2015, Prof. Dr. Siswanto Masruri, M.A. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) S-3 Studi Islam, dan Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. selaku Dekan FAI UAD.

Dr. Arif Rahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi momentum penting dalam mengawali perjalanan akademik program doktor Studi Islam. Ia menekankan relevansi kajian Studi Islam, terutama dengan perspektif interdisipliner, dalam menjawab tantangan zaman. “Pengalaman kajian Islamic Studies di berbagai belahan dunia, seperti Indonesia, Timur Tengah, dan Barat, memiliki kekhasan masing-masing. Hal ini menjadi kekayaan yang perlu kita telusuri,” ujarnya.

Kuliah umum juga menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Sirajuddin Syamsuddin, yang menyoroti kompleksitas Studi Islam. Ia menegaskan bahwa Studi Islam memiliki dimensi dan pemahaman yang beragam, mencakup Islam sebagai suatu kajian, berbagai kajian tentang Islam, hingga berbagai pendekatan kajian dalam Islam. Prof. Dien memberikan wawasan mendalam tentang perspektif Studi Islam di berbagai wilayah, menekankan pentingnya mengakomodasi akar kuat dari sumber dan literatur akademik Islam dari berbagai sarjana muslim, baik klasik, pertengahan, maupun kontemporer.

“Mahasiswa harus memiliki kemampuan telaah, pembacaan, dan penguasaan bahasa yang kuat untuk memahami sumber-sumber literatur penting,” tegasnya. Ia juga mendorong program doktor Studi Islam FAI UAD untuk memiliki distingsi dan kelebihan yang mampu menawarkan pemahaman baru tentang Islam dari berbagai bidang.

Sesi orientasi perkuliahan dipandu oleh Kaprodi S-3 Studi Islam, Prof. Siswanto Masruri. Ia memberikan gambaran komprehensif tentang pelaksanaan akademik perkuliahan dan tahapan penyelesaian disertasi. Prof. Siswanto menyampaikan bahwa program akademik berbasis riset dan pendalaman materi akan diimplementasikan melalui perkuliahan, short course, dan seminar. Dalam upaya memastikan kelulusan tepat waktu, program doktor S-3 Studi Islam menerapkan mekanisme pemantauan ketat setiap semester. “Kami menargetkan 100% mahasiswa lulus tepat waktu, tidak melebihi tiga tahun,” ungkapnya.

Acara ini diikuti oleh puluhan mahasiswa program doktor Studi Islam FAI UAD, serta para dosen dan akademisi. Semangat dan antusiasme terlihat jelas dari para peserta, menandakan awal yang menjanjikan bagi program doktor Studi Islam FAI UAD dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu keislaman. (Fia/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-dan-Orientasi-Perkuliahan-S-3-Studi-Islam-Dok.-Lusi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-18 10:59:532025-03-18 11:17:59S-3 Studi Islam Gelar Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan
Page 10 of 20«‹89101112›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top