UAD dan Universiti Malaysia Pahang Jalankan Student Mobility Program

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universiti Malaysia Pahang jalankan student mobility program (Foto. Septia)
Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan delegasi mahasiswa dan dosen dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) dalam rangka pembukaan Student Mobility Program. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademis, pengenalan budaya, serta peningkatan wawasan teknologi bagi para peserta selama berkegiatan di Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan II FTI UAD, Ir. Ika Dyah Kumalasari, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kuliah umum, kunjungan industri, hingga pengenalan budaya Jawa di Yogyakarta, dapat memberikan manfaat luas serta pengalaman yang berkesan.
“Semoga program ini memberikan manfaat dan semua peserta, baik pembimbing maupun perwakilan dari UMPSA, bisa enjoy selama berada di sini. Pihak FTI UAD siap mendampingi apabila terdapat kendala atau hal yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh perwakilan dosen Universiti Malaysia, Ts. Dr. Abdullah Fairuzullah Bin Ahmad. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat dari pihak universitas maupun mahasiswa pendamping. Beliau berharap program ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta menjalin kerja sama yang lebih baik antara UAD dan UMPSA di masa depan, sekaligus menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mendapatkan banyak pengalaman baru.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa dari Faculty of Computing UMPSA, Akmal Najmudin Bin Zakaria mengutarakan rasa bangga dan apresiasinya atas penyambutan yang luar biasa dari sivitas akademika UAD. Menurutnya, program ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu dan memperluas wawasan.
“Program ini menjadi kesempatan emas bagi kami untuk menyerap berbagai pengetahuan teknologi, mengenal budaya lokal, serta melihat secara langsung bagaimana rekan-rekan mahasiswa di UAD belajar dan berkarya,” ungkap Akmal.
Melalui Student Mobility Program ini, kedua perguruan tinggi berharap hubungan kerja sama antarabangsa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pengembangan akademik serta kemahasiswaan. (Septia)
