• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Di Balik Prestasi, Ada Proses yang Tak Pernah Berhenti

12/08/2026/in Feature /by Ard

Komisah, wisudawan berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada wisuda periode IV tahun 2026 (Foto. Komisah)

Setiap prestasi selalu memiliki cerita. Ada waktu yang dikorbankan, ada kegagalan yang dijadikan pelajaran, dan ada tekad yang terus dijaga agar tidak padam. Bagi Komisah, seluruh proses itulah yang mengantarkannya dinobatkan sebagai Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Wisuda Periode IV Tahun 2026.

Lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,80 ini mengaku penghargaan tersebut menjadi momen yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. “Saya merasa sangat senang, terharu, dan bangga terhadap diri saya sendiri. Perjalanan selama kuliah tidak selalu mudah. Ada banyak tantangan, pengorbanan, dan proses yang harus saya lalui,” ungkapnya.

Bagi Komisah, predikat Wisudawan Berprestasi bukan sekadar bentuk apresiasi atas pencapaian yang telah diraih, melainkan amanah untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di UAD, Komisah aktif mengikuti berbagai kompetisi, organisasi, kepanitiaan, serta kegiatan akademik maupun nonakademik. Konsistensinya mengembangkan diri membawanya meraih berbagai prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Beberapa di antaranya adalah Juara 1 Business Plan Temu Ilmiah Mahasiswa Prestasi Nasional yang sekaligus memperoleh penghargaan Best Presentation dan Gold Medal, Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Gagasan Tertulis Pekan Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat PTM, Gold Medal pada Temu Ilmiah Mahasiswa Prestasi Nasional kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah, Gold Medal pada Virtual Innovation Competition, serta International Invention and Creativity Special Award. Selain itu, Komisah juga berhasil meraih berbagai penghargaan lainnya di bidang karya tulis ilmiah, business plan, esai, inovasi, hingga media kreatif.

Semangat untuk terus berprestasi lahir dari keinginan sederhana, yakni memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan sebaik mungkin. Baginya, prestasi bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi tentang proses bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.

Ia juga ingin membanggakan kedua orang tua, almamater, sekaligus menginspirasi mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal-hal baru.

Perjalanan tersebut tentu tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar yang harus dihadapi Komisah adalah mengatur skala prioritas di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, organisasi, serta berbagai perlombaan yang diikuti secara bersamaan.

“Saya belajar membuat perencanaan yang baik, mengatur waktu secara disiplin, dan memahami mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu. Saya juga sadar bahwa tidak semua kesempatan harus diambil sekaligus,” tambahnya.

Di balik keberhasilannya, Komisah tidak pernah melupakan sosok-sosok yang selalu memberikan dukungan. Ia menyebut kedua orang tuanya, Bapak Ana dan Ibu Imi, sebagai sumber kekuatan terbesar yang senantiasa menghadirkan doa, semangat, dan kepercayaan dalam setiap langkahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dosen pembimbing yang selalu sabar mendampingi selama proses mengikuti berbagai kompetisi. Tidak hanya itu, teman seperjuangannya, Putri Septiana dan Haqmadi Widya Ihsanto, menjadi rekan diskusi sekaligus partner yang saling menguatkan hingga berbagai prestasi berhasil diraih bersama.

Bagi Komisah, menjaga prestasi tidak membutuhkan cara yang rumit. Ia memilih untuk selalu membuka diri terhadap pengalaman baru dan tidak takut mencoba berbagai kesempatan yang datang. “Saya percaya setiap kesempatan adalah ruang untuk belajar dan berkembang. Kegagalan bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi menjadi bahan evaluasi agar bisa memberikan hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tandasnya.

Selepas menyelesaikan studi sarjana, Komisah telah menyiapkan langkah berikutnya. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan Magister melalui program beasiswa LPDP agar dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat.

Baginya, makna kesuksesan tidak pernah diukur dari banyaknya piala atau penghargaan yang dimiliki.“Kesuksesan adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Prestasi hanyalah hasil dari sebuah proses, sedangkan kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika kita terus berkembang, tetap rendah hati, dan menggunakan ilmu yang dimiliki untuk memberikan dampak positif,” jelasnya.

Komisah berharap Universitas Ahmad Dahlan terus menjadi kampus yang melahirkan lulusan unggul, berprestasi, dan berkarakter, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensinya.

Sebab pada akhirnya, setiap prestasi bukanlah garis akhir dari sebuah perjalanan. Prestasi adalah pengingat bahwa seseorang selalu memiliki ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi sesama. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Komisah-wisudawan-berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-wisuda-periode-IV-tahun-2026-Foto.-Komisah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-12 09:56:202026-08-12 09:56:20Di Balik Prestasi, Ada Proses yang Tak Pernah Berhenti
You might also like
Semarakkan Milad ke-39 PBI UAD, EDSA Gelar EVA ECHA
Mahasiswa UAD Raih Juara III Sekaligus Best Title pada Kompetisi Economic Research and Olympiad
Menghindari Kegalauan setelah Wisuda
Kukis Kelor, Inovasi KKN UAD Dukung Penurunan Stunting di Dusun Taman
Mahasiswa Ilmu Hadis UAD Raih 3 Medali pada Kejuaraan Karate
KKN UAD Selenggarakan Sosialisasi Manajemen dan Pengelolaan Sampah di Bambanglipuro

TERKINI

  • UAD dan Universiti Malaysia Pahang Jalankan Student Mobility Program12/08/2026
  • Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan12/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Buat Nanogel dari Ikan Gabus dan Aloe vera untuk Luka Bakar12/08/2026
  • Prodi Informatika UAD Selenggarakan Gelar Karya MPTI 202611/08/2026
  • Tim Pentacode Ciptakan Sistem Informasi Manajemen Klinik Gigi Kusuma Dental Care Berbasis Web11/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top