• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pemanfaatan Teknologi untuk Pelestarian Lingkungan

15/03/2022/2 Comments/in Terkini /by Ard

Dwi Nugroho Adhiasto S.Si,. M.A. pemateri pada acara Webinar Pemanfaatan Teknologi Untuk Pelestarian Lingkungan Pend. Biologi UAD (Foto: Farida)

“Isu konservasi menjadi isu yang penting, karena Indonesia merupakan satu dari tujuh belas negara biodiversity di dunia. Namun sebagai negara biodiversity, Indonesia juga terancam oleh kelestarian rancamnya, seperti kepunahan satwa, kerusakan habitat. Sehingga hal ini menjadi tanggung jawab dan tantangan kita semua untuk bisa menjadi generasi penerus menanggulangi atau menahan kerusakan yang ada di muka bumi,” ucap Dwi.

Pemilik nama lengkap Dwi Nugroho Adhiasto, S.Si., M.A. selaku Ketua Yayasan Scents itu menjadi narasumber dalam acara webinar yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), bertajuk “Pemanfaatan Teknologi untuk Pelestarian Lingkungan”.

Kegiatan berlangsung pada Minggu, 13 Maret 2022, secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube HMPS Pendidikan Biologi UAD. Tak hanya Dwi yang menjadi narasumber, Ramadhani Jaka Saputra selaku Kader Hijau Muhammadiyah turut serta membersamai acara tersebut.

Dwi menyampaikan, teknologi merupakan bagian dari mesin dan peralatan yang dikembangkan dari penerapan ilmu ilmiah. Teknologi saat ini sudah mulai berkembang, hingga dapat membantu para konservasi menyelamatkan kehidupan liar seperti camera traps, tracking tags, satellite remote sensing, acoustic sensors, drones, data management tools, machine learning and AI, computer facial recognition, biologger tags, network sensors, dan environment DNA (Edna). Saat ini ada tiga teknologi inovasi yang paling sering dibicarakan dan sangat berpotensi untuk dipakai, dan memberikan kontribusi yang positif untuk penyelamatan kehidupan liar dan habitatnya, yaitu AI (specifically machine learning and computer vision), environment DNA and genomics, dan network sensors.

Sementara itu, Rama selaku pemateri kedua menambahkan, memasuki Era Society 5.0, teknologi sudah bukan menjadi alat tetapi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Potensi zaman dengan kemajuan teknologi menjadikan semua informasi dapat diterima dengan mudah. Sekarang, informasi sangat terbuka luas hingga siapa saja bisa mengakses, tidak harus menjadi profesor lingkungan untuk berbicara tentang lingkungan. Usaha-usaha pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengedukasi kepada masyarakat, memberikan perlindungan dan pemeliharaan ekosistem, monitoring lingkungan, serta advokasi penegakkan hukum lingkungan. Konservasi di era digital hanya membutuhkan smartphone, internet, dan diri sendiri dengan melakukan kampanye digital.

“Untuk membangun masyarakat yang sadar ekologi atau memberantas tuna ekologi, yaitu kesadaran magis dengan berpikir yang masih alami, kemudian tingkat berikutnya adalah kesadaran naif yang hanya bersifat subjektif. Selanjutnya, kesadaran kritis dengan membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” papar Rama.

Di akhir penyampaian, ia berharap agar siapa pun dapat bersama-sama melakukan konservasi, semua orang harus terintegrasi untuk melakukan konservasi, sehingga mampu menumbuhkan atau membangun masyarakat yang melek ekologi. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dwi-Nugroho-Adhiasto-S.Si_.-M.A-sedang-memaparkan-materi-pada-acara-Webinar-Pemanfaatan-Teknologi-Untuk-Pelestarian-Lingkungan.-foto-Farida.png 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-15 12:41:332022-03-15 12:41:33Pemanfaatan Teknologi untuk Pelestarian Lingkungan

Kalau Malu dan Enggan Berusaha, Tidak akan Pernah Maju!

15/03/2022/in Terkini /by Ard

Desti Nurwahidah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) peraih Juara I Debat Disporseni Nasional (Foto: Didi)

Sebelum berstatus sebagai mahasiswa, Desti Nurwahidah, mahasiswi Program Studi (Prodi) Sastra Inggris, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kerap mengikuti berbagai bidang perlombaan di tingkat nasional dan berhasil meraih juara. Adapun kategori-kategori lomba tersebut di antaranya story telling, jurnalistik, dan debat bahasa Inggris.

“Waktu di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dulu aku meraih juara III di Open Debate yang diadakan oleh Institut Teknologi Sumatera Utara.”

Seiring berjalannya waktu, Desti makin jatuh hati dengan bidang lomba debat bahasa Inggris dan kian melatih kecakapannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, figur kakak yang menjadi motivasi utamanya untuk terjun ke dunia debat bahasa Inggris, sebab saudari kandungnya itu pernah mengikuti kompetisi National Schools Debating Championship (NSDC). Dengan modal niat, usaha, dan keyakinan ingin mengikuti jejak kakaknya, Desti terpilih sebagai wakil dari Provinsi Papua Barat pada ajang debat bahasa Inggris saat ia berstatus sebagai siswi Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selain motivasi untuk mengikuti jejak prestasi sang kakak, Desti terjun ke dunia debat berawal dari ketertarikannya dengan bahasa Inggris yang ia peroleh dari kedua orang tuanya.

“Menyukai bahasa Inggris karena dari orang tua, karena mereka sering mendengar lagu western, seperti Brian Adams, Westlife, dan lain sebagainya. Sampai akhirnya pun aku ikut tertarik dan mempelajari lirik lagu-lagu musisi itu,” jelas Desti.

Bersama Kenny Satrio Firdani yang juga satu prodi dan merupakan rekan satu timnya, Desti berhasil meraih juara I pada Debat Disporseni Nasional UT 2021.

Dengan kemurahan hatinya, Desti memberikan tips dirinya bisa menjuarai kompetisi tersebut. “Sebelum berkompetisi hal yang paling utama ialah melatih berbicara dalam bahasa Inggris tentunya, dan membaca banyak artikel. Selain itu, pilihlah argumen yang tepat dan harus pandai membedah kasus yang menjadi topik utama debat.”

Keseruan, ilmu, dan teman adalah hal yang Desti dapatkan saat mengikuti berbagai lomba. Menurutnya, dengan mengikuti lomba serta meraih prestasi bisa menjadi kebanggaan untuk diri sendiri karena telah berusaha dan berkembang menuju lebih baik.

“Kalau kita malu dan enggan berusaha, kita tidak akan pernah maju!” pungkasnya. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Desti-Nurwahidah-peraih-Juara-I-pada-Debat-DISPORSENI-Nasional-UT-2021-Sumber-foto-SS-YouTube-KitaTalk-Televisi-Uad.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-15 12:15:532022-03-15 12:15:53Kalau Malu dan Enggan Berusaha, Tidak akan Pernah Maju!

Dari Gemar Bermain Gim, Satrio Raih Dua Gelar Juara Lomba Debat Nasional

15/03/2022/in Feature /by Ard

Kenny Satrio Firdani, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) peraih Juara I Debat Disporseni Nasional (Foto: Didi)

“Tips untuk memilih argumen yang baik dan tepat ialah dengan mempelajari informasi atau isu terkini. Dengan mempelajari isu tersebut, kita jadi lebih paham dengan topik yang akan diangkat dalam debat nantinya, karena pada umumnya topik debat dalam perlombaan sangat relevan dengan isu yang tengah terjadi.”

Ungkap Kenny Satrio Firdani, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), peraih juara I Debat Disporseni Nasional UT 2021, yang saat itu tergabung dalam satu tim bersama Desti Nurwahidah.

Berawal dari kegemaran bermain gim, Kenny dengan inisiatifnya belajar bahasa Inggris guna lebih memahami gim yang kerap dimainkannya. Bagai berenang sambil menyelam, berkat giatnya mempelajari bahasa Inggris, kini ia menjadi salah satu sosok yang diperhitungkan dalam kompetisi debat berbahasa Inggris skala nasional.

“Semenjak Taman Kanak-kanak (TK) aku sering bermain komputer dan gim, yang kemudian berlanjut pada ketertarikan terhadap bahasa Inggris. Lama waktu berselang, saat duduk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) nilaiku dikategorikan bagus pada mata pelajaran bahasa Inggris, dari sanalah kemudian aku diikutsertakan dalam seleksi debat bahasa Inggris antarsekolah. Kalau diingat-ingat, itu adalah kali pertama aku terjun di lomba debat ilmiah berbahasa Inggris,” tuturnya.

Menurutnya Kenny, metode yang mudah untuk belajar bahasa Inggris ialah dengan cara menghubungkannya pada hal lain yang digemari. “Misal suka nyanyi nih, nah pilihlah lagu berbahasa Inggris untuk dinyanyikan.”

Selain meraih juara I Debat Disporseni Nasional UT 2021, dirinya juga pernah melahap dua gelar juara sekaligus dengan meraih juara I dan III pada lomba debat nasional, yang diselenggarakan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Kenny berpendapat, untuk membentuk public speaking yang baik guna penunjang dalam lomba debat, ialah dengan berbicara pada banyak orang dan percaya diri. Sebab menurutnya, jika seseorang dari awal saja sudah malu untuk berbicara di depan umum, dikhawatirkan sesuatu yang ingin diungkapkannya bisa hilang begitu saja karena gugup.

“Alternatif lain, untuk melatih percaya diri bisa dengan membuat video vlog, yakni berbicara tentang aktivitas keseharian di depan kamera. Manfaat lain yang bisa diperoleh saat melakukannya ialah melatih pandangan mata agar bisa fokus di depan kamera atau lawan bicara,” tambahnya.

Kenny berpesan, agar mahasiswa UAD jangan lelah untuk mengikuti perlombaan, dan dalam realitas perlombaan kalah atau menang bukan menjadi persoalan. Ia menekankan, “Nilai atas usaha jauh lebih berharga dibanding hasil yang diperoleh.” (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kenny-Satrio-Firdani-peraih-Juara-I-pada-Debat-DISPORSENI-Nasional-UT-2021-Sumber-foto-SS-YouTube-KitaTalk-Televisi-Uad.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-15 09:51:102022-03-15 09:51:10Dari Gemar Bermain Gim, Satrio Raih Dua Gelar Juara Lomba Debat Nasional

Pembinaan Mahasiswa Penerima BPM UAD

15/03/2022/in Terkini /by Ard

Pembinaan Mahasiswa Penerima BPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laras)

Sebagai salah satu langkah untuk melahirkan kader bangsa dan persyarikatan, serta bentuk kepedulian kepada siswa berprestasi yang memiliki kendala dalam hal keuangan, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menawarkan jalur beasiswa yakni Beasiswa Program Misi (BPM).

Sebanyak tiga jalur beasiswa BPM yang dibuka, yakni BPM Keluarga Persyarikatan (BPM-KP); BPM BPM Hafiz Qur’an (BPM-HQ); dan BPM Sains, Seni, dan Olahraga (BPM-SSO). Setiap semesternya, para peraih beasiswa ini mendapatkan pembinaan dari universitas sekaligus monitoring dan evaluasi.

Pada Jumat, 11 Maret 2022, mahasiswa penerima beasiswa BPM memperoleh pembinaan dari Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Drs. Parjiman, M.Ag. Acara ini juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dan Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan UAD.

“Harapannya mahasiswa penerima BPM bisa menjadi kader penerus persyarikatan dan bisa mengimplementasikan Catur Darma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” tutur Parjiman dengan tegas, (11-03-2022).

Pembinaan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting, dan berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam. Parjiman menegaskan, turut andil dan berpartisipasi dalam meramaikan masjid sangat diharapkan sebagai mahasiswa BPM. Tentunya, selain bentuk dari salah satu Catur Darma, juga sebagai ladang dakwah dan belajar terjun langsung dengan masyarakat. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembinaan-Mahasiswa-Penerima-BPM-UAD.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-15 09:10:262022-03-15 09:10:26Pembinaan Mahasiswa Penerima BPM UAD

Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim a.s.

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Ustaz Drs. H. Anhar Anshory, M.S.I., Ph.D., pemateri Kajian Rutin Bakda Magrib Masjid IC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Annisa)

Kajian Rutin Bakda Magrib Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) digelar pada Kamis, 10 Maret 2022, melalui siaran langsung YouTube Masjid Islamic Center UAD dan ruang virtual Zoom Meeting.

Mengusung tema “Iman kepada Rasul Ulul Azmi Nabi Ibrahim a.s.”, kegiatan yang diadakan oleh UAD, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI), Masjid Islamic Center, dan Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada) itu menghadirkan Ustaz Drs. H. Anhar Ansyory, M.S.I., Ph.D. sebagai narasumber.

Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Kepala LPSI UAD tersebut menyampaikan materi tentang Akidah Akhlak. Kali ini tentang meneladani cobaan berat Nabi Ibrahim a.s. untuk menyembelih anaknya.

Seperti yang diketahui, lahirnya Ismail a.s. merupakan hal yang sangat ditunggu oleh ayahnya. Namun, sebagai bukti kecintaan serta ketaatan kepada Allah Swt. ia rela mengorbankan anaknya untuk disembelih. Sebagian mufasir berpendapat yang disembelih diganti dengan seekor hewan kurban berupa kambing besar, sehat, dan tanpa cacat.

“Dalam buku Nailul Authar yang merupakan himpunan hadis-hadis hukum, dasar berkurban menggunakan 1 unta atau 1 sapi untuk setiap 7 orang dengan 1 badanah (kambing), diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Bukhari, dan Muslim. Selain itu Rasulullah saw. bersekutu dalam hajinya antara orang-orang Islam dengan 1 sapi untuk 7 orang, diriwayatkan oleh Ahmad. Dalam hadis lain, dari Ibnu Abbas berkata dalam bepergian bersama Nabi Muhammad kemudian tiba Iduladha, kami menyembelih sapi untuk 7 orang dan 1 unta untuk 10 orang, riwayat imam yang lima kecuali Abu Dawud,” jelasnya.

Sementara itu, di Indonesia, selain sapi dan kambing, berkurban dapat menggunakan kerbau. Hal tersebut dilihat dari kemampuan dan kondisi umat Islam pada wilayahnya.

“Ajaran Islam diterapkan sesuai dengan keadaan dan kemampuan umat Islam di mana pun dan kapan pun,” tutup Anhar. (Anh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustaz-Drs.-H.-Anhar-Anshory-M.S.I.-Ph.D.-pemateri-Kajian-Rutin-Bakda-Magrib-Masjid-IC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Annisa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 12:04:402022-03-14 12:04:40Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim a.s.

Peneguhan dan Pengenalan Muhammadiyah Bagi Mahasiswa Magister UAD

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A. (kanan) pemateri pada kegiatan Studium Generale AIK Bagi Mahasiswa Magister UAD (Foto: Farida)

Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan stadium generale Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dengan tajuk “Pengembangan Keilmuan Pascasarjana PTM” pada Kamis, 10 Maret 2022. Acara digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube LPSI UAD, juga secara luring bertempat di Aula Islamic Center UAD. Hadir sebagai pemateri adalah Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A. selaku Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus dosen Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Acara ini bertujuan untuk memberikan landasan dan paradigma, serta memberikan peneguhan dan pengenalan Muhammadiyah bagi mahasiswa magister.

Sudarnoto menyampaikan, dalam pandangan Muhammadiyah, dakwah amar makruf nahi munkar sangatlah penting. Hal itu menggambarkan bahwa komitmen atau dedikasi Muhammadiyah sejak didirikan hingga saat ini, terus mengembangkan program-program di bidang kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan.

“Dakwah amar makruf nahi munkar harus dilaksanakan, misalnya dalam bidang ekonomi dengan diwujudkan dalam perspektif Muhammadiyah serta elemennya diarahkan pada perubahan yang penting dan kesejahteraan berbasis ilahiah. Dakwah dalam bidang pendidikan, artinya Muhammadiyah memiliki komitmen bahwa menyelenggarakan pendidikan tinggi tidak semata-mata transfer pengetahuan kepada mahasiswa, tidak semata mata juga hanya mengajarkan cabang ilmu pengetahuan yang sudah dibangun. Sedangkan dalam bidang pengetahuan, amar makruf nahi munkar harus memiliki kemampuan memandang secara kritis ilmu pengetahuan yang diberikan, yakni sesuai dengan prinsip Islam,” papar Sudarnoto.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa prinsip integrasi keilmuan adalah adanya pertemuan atau koneksi antara satu disiplin ilmu dengan disiplin ilmu lain. Hal tersebut menjadi penting karena seperti yang kita ketahui fungsi ilmu salah satunya untuk menjawab berbagai persoalan atau permasalahan yang muncul dalam masyarakat.

“Masalah tersebut harus dipahami berdasarkan ilmu pengetahuan yang bisa dipertanggungjawabkan. Makin kompleks kehidupan, makin banyak pula membutuhkan perspektif, peralatan ilmu pengetahuan, dan makin banyak membutuhkan teori yang mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan yang ada di masyarakat,” tutupnya. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Sudarnoto-Abdul-Hakim-M.A.-sedang-memaparkan-materi-pada-kegiatan-Stadium-General-Al-Islam-dan-Kemuhammadiyahan-AIK-Bagi-Mahasiswa-Pascasarjana.-foto-farida-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 11:40:272022-03-14 11:40:27Peneguhan dan Pengenalan Muhammadiyah Bagi Mahasiswa Magister UAD

IMM PBII Sambut Periode Baru dengan Upgrading

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Pimpinan Komisariat IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama demisioner dan narasumber (Foto: Istimewa)

Rabu 9 Maret 2022, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara upgrading, dengan tema “Membangun Spirit Gerakan dalam Bingkai Kekeluargaan untuk Menjawab Tantangan Organisasi di Era Post Pandemi”. Dengan narasumber Immawan Rio Pamungkas S.Pd. yang merupakan demisioner IMM PBII tahun 2014, acara berlangsung secara blended learning.

Kegiatan rutinitas setiap pergantian kepengurusan ini dilaksanakan selama empat jam, bertempat di Ruang Sidang Kampus II Unit B, serta dihadiri 24 peserta yang terdiri atas pimpinan komisariat beserta demisioner. Selain itu, hadir juga Mufti Khakim, S.H., M.H. selaku pembina IMM PBII—sebutan untuk IMM untuk tiga program studi tersebut. Acara ini merupakan salah satu program kerja dari bidang organisasi, yang memiliki tujuan menyamakan gerak komisariat agar sesuai dengan GBHO, AD/ART, dan visi dan misi komisariat. Selain itu untuk memberikan pembekalan kepada pemimpin komisariat terkait mekanisme kerja setiap bidang.

Di akhir acara, terdapat sharing session bersama demisioner angkatan 2018. Pembahasannya antara lain mengenai kebijakan setiap bidang, program kerja, serta saran-saran untuk satu periode ke depan. Upgrading ini juga menjadi salah satu ajang silaturahmi antara pimpinan komisariat yang sedang menjabat dengan demisioner IMM.

“Harapannya dengan adanya pelaksanaan upgrading, bisa meng-upgrade seluruh pimpinan komisariat agar siap menjalankan amanah satu periode ke depan dengan berbagai tantangan yang akan dihadapinya,” tutur Luthfian Annisa, salah satu anggota, ketika dihubungi pada 11 Maret 2022. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pimpinan-Komisariat-bersama-demisioner-dan-narasumber.jpg 456 828 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 10:50:582022-03-14 11:01:38IMM PBII Sambut Periode Baru dengan Upgrading

Bimawa UAD Launching Layanan Karier dan Bisnis

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Alumni Menyapa #6 sekaligus launching Layanan Karier dan Bisnis Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta terus memberikan berbagai fasilitas baik bagi mahasiswa maupun alumninya. Pada Sabtu, 12 Maret 2022, UAD mengadakan acara rutin yakni Alumni Menyapa #6 sekaligus launching Layanan Karier dan Bisnis, yang disiarkan secara langsung di YouTube UAD.

Pada sambutannya, Kepala Bidang Pusat Pengembangan Karier Apt. Hendy Ristiono, S.Far., M.P.H. menyampaikan, “Harapannya mulai saat ini dan seterusnya kami bisa menyiapkan peluang, relasi, dan tempat bagi alumni untuk sukses dalam karier maupun bisnis. Hal ini juga tidak kalah pentingnya dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).”

Tentunya dalam berkarier atau berbisnis, tidak bisa dengan cara singkat, sehingga Biro Mahasiswa dan Alumni (Bimawa) UAD berusaha membuat dan memberikan program yang bisa diberikan sejak semester awal hingga lulus.

“Salah satu programnya yakni Layanan Karier dan Bisnis, yang memang di dalam program ini kami akan mencoba memfasilitasi dan menampung segala keluh kesah baik alumni maupun mahasiswa aktif UAD yang ingin berkarier atau berwirausaha. Kami juga berharap alumni yang sukses berkarier dan berwirausaha bisa menjadi mentor bagi teman-teman yang ingin memulai,” imbuh Hendy.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Drs. Parjiman, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa Danang Sukantar, M.Pd., Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan UAD, serta seluruh dekan dan Ketua Program Studi UAD.

Peluncuran Layanan Karier dan Bisnis dilangsungkan dengan menekan tombol oleh Parjiman, dilanjut dengan talkshow Alumni Menyapa bersama Henry Surendra, S.K.M., M.P.H., Ph.D., FRSPH., alumnus Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat UAD. Acara dimoderatori oleh Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.I.Kom, yang saat ini menjadi anggota Majelis Pendidikan Kader (MPK) PW Yogyakarta. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Alumni-Menyapa-6-sekaligus-launching-Layanan-Karier-dan-Bisnis-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 09:36:532022-03-14 09:36:53Bimawa UAD Launching Layanan Karier dan Bisnis

Accounting Islamic Influencer: Peluang Luas Akuntansi Syariah

14/03/2022/in Terkini /by Ard

Khusnul Hidayah dan Azizah Fitriani, dua dosen Prodi Akuntansi UAD menjadi narasumber Seminar Ayat-Ayat Akuntansi HMPS Akuntansi UAD (Foto: Istimewa)

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan seminar Ayat-Ayat Akuntansi sebagai rangkaian kegiatan Accounting Islamic Influencer. Mengusung tema “Mewujudkan Akuntan yang Berpegang pada Nilai-Nilai Keislaman”, acara dilaksanakan secara langsung bertempat Ruang Auditorium Kampus I UAD dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hadir sebagai narasumber Khusnul Hidayah, S.E., S.Ag., M.Si., dan Azizah Fitriani, S.E., M.Acc. Mereka merupakan dosen Program Studi (Prodi) Akuntansi.

Persyaratan mengambil akuntansi syariah adalah mahasiswa sudah menempuh lembaga keuangan syariah, manajemen jariah, sedekah infak dan wakaf, serta manajemen keuangan syariah.

“Mengambil konsentrasi syariah cukup luas cakupannya, bisa dalam bidang start-up, busana muslim syariah, transportasi, dan hal syariah lainnya,” jelas Azizah.

Masih menurutnya, mahasiswa tidak perlu takut mengambil akuntansi syariah, karena secara filosofis akuntansi menggunakan prinsip-prinsip keislaman yang tidak hanya memaksimalkan salah satu pihak saja. Pada saat ini pelaksanaan akuntansi syariah di Indonesia telah dilaksanakan pada bidang keuangan, transaksi zakat, dan wakaf.

Nilai syariat akuntansi syariah memiliki bukti berupa 48 ayat di Al-Qur’an sebagai penentu pelaksanaannya. Sebagai penentu dalam pencatatan berprinsip dapat membedakan perbankan konvensional dengan perbankan syariah. Umumnya konvensional akan mengandung garar, riba, dan terdapat campuran barang ataupun zat yang diharamkan. Sedangkan pada perbankan syariah memiliki fokus pada akad berupa akad peminjaman dan akad kebajikan.

“Pada praktiknya akuntansi syariah masih melakukan inovasi dan pengembangan, hal ini agar lebih dinamis seperti akuntansi konvensional pada umumnya. Harapannya pengetahuan akuntansi syariah secara masif dapat disosialisasikan kepada masyarakat, supaya kemajuan dan perkembangannya dapat lebih baik,” tegas Khusnul. (Anh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Khusnul-Hidayah-dan-Azizah-Fitriani-dua-dosen-Prodi-Akuntansi-UAD-menjadi-narasumber-Seminar-Ayat-Ayat-Akuntansi-HMPS-Akuntansi-UAD.-Foto-Pribadi.jpg 1388 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 09:11:322022-03-14 09:11:32Accounting Islamic Influencer: Peluang Luas Akuntansi Syariah

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021

14/03/2022/in Prestasi /by Ard

Desti Nurwahidah (kiri) dan Kenny Satrio Firdani (tengah) Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Kita Talk merupakan program talkshow mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Televisi UAD. Pada episode ke-44, acara ini mengundang dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris UAD sebagai narasumber.

Tayang di kanal YouTube UAD, pada Kamis, 10 Maret 2022, talkshow kali ini mengangkat tema “Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021”, dengan menghadirkan narasumber Desti Nurwahidah dan Kenny Satrio Firdani. Mereka menceritakan serangkaian proses persiapan lomba debat hingga meraih juara pada ajang Diskusi Ilmiah, Pekan Olahraga, dan Seni (Diporseni) yang diikuti beberapa waktu lalu.

“Cara menjadi tim yang bagus yaitu dengan menciptakan bonding untuk memahami karakter masing-masing tim kita, panik atau tidak saat menghadapi mosi-mosi tertentu,” papar Desti.

Lebih lanjut, Kenny mengungkapkan dalam menyiapkan opini dengan waktu singkat untuk menaklukkan lawan debat, sebelumnya ia sudah berlatih terlebih dahulu. Segala sesuatu yang mereka pelajari sebelumnya merupakan informasi yang sedang hangat diperbincangkan saat itu, saat lomba pun mosi-mosi yang digunakan hampir mirip dengan yang sudah dipelajari meskipun ada juga sedikit perbedaan.

Saat menceritakan proses lomba tersebut, Kenny memberikan tips agar lebih percaya diri saat berbicara di depan umum atau banyak orang, yaitu dengan membuat daily vlog atau dalam praktiknya mengarahkan kamera ke wajah ketika berbicara. Hal tersebut dapat melatih mata agar fokus pada kamera karena pada dasarnya engagement kamera itu sangat penting. Sama halnya ketika debat, fokus berbicaranya kepada juri. Makin sering melihat juri maka akan terlihat makin lebih meyakinkan.

Di akhir Kita Talk, Desti menyampaikan, “Ikut lomba itu asyik banget. Dengan mengikuti lomba akan menjadi suatu kebanggaan bagi diri kita bahwa kita sudah sejauh ini berusaha dan sudah berkembang. Tentunya kita enggak bakal nyesel.” (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Desti-Nurwahidah-kiri-dan-Kenny-Satrio-Firdani-tengah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sedang-menceritakan-serangkaian-proses-persiapann-Lomba-Debat-hingga-meraih-juara.-foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 08:29:022022-03-14 08:29:02Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021
Page 523 of 559«‹521522523524525›»

TERKINI

  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026
  • Bimawa  UAD Luncurkan Portal Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Sistem Portofolio Digital12/06/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026
  • Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup10/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top