• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?

04/04/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Sunardi, M.T. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu, 11 Maret 2026 menghadirkan perspektif menarik mengenai integrasi teknologi dan nilai-nilai keislaman. Wakil Rektor Bidang Akademik UAD sekaligus Guru Besar Bidang Ilmu Sistem Telekomunikasi, Prof. Dr. Sunardi, M.T., dalam ceramah tarawihnya memaparkan materi bertajuk “Teknologi untuk Dakwah: Memanfaatkan Artificial Intelligence dan IoT demi Kemaslahatan Umat”.

Ia menjelaskan bahwa dalam operasional Internet of Things (IoT), terdapat tiga prasyarat utama agar teknologi dapat dikendalikan dan bermanfaat secara optimal, yakni integritas data, integritas pengiriman (delivery), serta integritas lini masa (timeline). Ketiga unsur teknis ini menjadi fondasi penting agar sistem teknologi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Prof. Sunardi menekankan bahwa keberhasilan teknologi sangat bergantung pada integritas manusia sebagai penggunanya. “Bagi seorang muslim, integritas diartikan sebagai keselarasan antara niat dalam pikiran, ucapan, dan tindakan nyata, terutama saat melakukan hal yang benar di saat tidak ada orang lain yang menyaksikan,” jelasnya.

Ia merinci tiga ciri utama manusia berintegritas, yaitu memiliki sifat jujur, bertanggung jawab sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Muddatstsir ayat 38, serta konsisten dalam setiap langkahnya. Melalui analogi kisah penggembala kambing yang kehilangan kepercayaan akibat kebohongan, ia mengingatkan bahwa integritas adalah cermin diri yang sangat rapuh.

Sekali seseorang berucap atau berlaku negatif, maka reputasi dan integritas tersebut akan runtuh, sehingga menjaga sikap positif di mana pun berada menjadi kewajiban mutlak bagi setiap individu. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Sunardi-M.T.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-04 08:51:552026-04-06 08:56:58Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?

Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar

03/04/2026/in Terkini /by Ard

Akhmad Arif Rifan S.H.I., M.S.I. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Jumat, 13 Maret 2026. Pada agenda salat tarawih berjemaah tersebut, Ustaz Akhmad Arif Rifan, S.H.I., M.S.I. dari Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah hadir sebagai penceramah untuk menyampaikan tausiah mengenai “Spirit Wakaf dan Teladan Rasulullah: Transformasi Kesalehan Pribadi Menjadi Aset Peradaban”.

Dalam pemaparannya, ia menceritakan latar belakang sejarah wakaf yang berakar dari peristiwa pascaperang Khaibar. Khaibar pada masa itu dikenal sebagai kota berbenteng yang sangat subur dan kaya akan hasil kebun kurma yang melimpah. Setelah kaum muslimin memenangkan pertempuran tersebut, sahabat Umar bin Khattab r.a. mendapatkan bagian sebidang tanah di Khaibar, yang merupakan harta benda paling berharga dan tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Mendapati rezeki berupa aset yang bernilai tinggi, Umar bin Khattab langsung mengonsultasikannya kepada Rasulullah saw. mengenai apa yang harus ia perbuat terhadap tanah tersebut. Rasulullah saw. kemudian memerintahkan Umar untuk menahan pokok hartanya dan menyedekahkan hasilnya. Tanah milik Umar tersebut pada akhirnya tidak boleh dijual, tidak dihibahkan, serta tidak diwariskan. Pokok hartanya dipertahankan, sedangkan hasilnya terus disalurkan untuk kaum fakir, fi sabilillah, ibnu sabil, serta orang-orang yang terlilit utang.

Istilah menahan pokok harta atau al-habsu inilah yang kemudian dalam ilmu fikih dikenal luas sebagai wakaf. Mengambil pelajaran berharga dari generasi terbaik umat Islam tersebut, Ustaz Arif mengingatkan jemaah mengenai esensi sesungguhnya dari ibadah wakaf.

“Kalau kita melakukan wakaf, maka yang kita wakafkan itu adalah aset yang produktif, bukan aset yang membebani nazir,” ujar Ustaz Arif.

Di akhir ceramahnya, ia turut membagikan kisah inspiratif masa kini mengenai seorang perempuan yang dengan ikhlas mewakafkan uang tunai sebesar 300 juta rupiah. Tidak berhenti di situ, karena merasakan kebahagiaan spiritual yang sulit digambarkan dengan kata-kata, perempuan tersebut kembali mewakafkan asetnya yang bernilai 7 miliar rupiah.

Hal ini menjadi pengingat bahwa potensi wakaf tunai di Indonesia sesungguhnya sangat besar, yakni berkisar antara 100 hingga 400 triliun rupiah per tahun. Ustaz Arif berharap agar umat Islam masa kini mampu meneladani kedermawanan sahabat Umar bin Khattab sebagai salah satu contoh lulusan terbaik “Madrasah Ramadan” pada masa kehidupan Rasulullah saw. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Akhmad-Arif-Rifan-S.H.I.-M.S.I.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-03 08:00:252026-04-06 08:41:52Menggali Makna Wakaf dari Kisah Khaibar dan Sahabat Umar

Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lolos seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 cabang bola voli pantai (Foto. Lifcophotography)

Ferza Mulyo Prasetyo, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2025, resmi dinyatakan lolos seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) untuk memperkuat tim bola voli pantai Indonesia pada ajang Asian Games XX. Gelaran olahraga bergengsi tingkat Asia yang diselenggarakan oleh Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA) ini akan dilaksanakan di Jepang pada September 2026 mendatang.

Pencapaian ini tidak didapatkan dengan instan. Ferza mengungkapkan bahwa perjalanannya menjadi atlet berprestasi merupakan proses yang berat dan penuh kerja keras. Ia disiplin menjalani latihan rutin dua kali sehari demi memastikan adanya perkembangan di setiap sesi.

“Menjadi atlet yang benar-benar berprestasi itu berat. Saya sampai di titik ini bukanlah hal yang mudah. Saya harus bekerja keras dan berkembang di setiap sesi latihan.” ungkap Ferza.

Meskipun memiliki jadwal latihan yang padat, Ferza tetap memprioritaskan kewajibannya sebagai mahasiswa UAD. Ia memanfaatkan waktu untuk tetap fokus mengerjakan tugas-tugas perkuliahan. Baginya, manajemen waktu yang ketat adalah kunci agar tanggung jawab akademik tetap terpenuhi.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran program studi tempatnya menimba ilmu. Ferza mengaku sangat terbantu dengan dukungan moral maupun bantuan yang diberikan oleh pihak kampus. “Bentuk dukungan dari prodi PGSD yaitu doa, support serta dukungan yang diberikan Saya sangat merasa terbantu atas dukungannya,” tambahnya.

Menatap ajang Asian Games 2026 di Jepang, Ferza memasang target yang sangat tinggi. Ia bertekad untuk membawa pulang medali emas bagi Indonesia. Baginya, mentalitas juara hanya mengenal satu posisi tertinggi.

Ferza menekankan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari lapangan, panggung, dan pengalaman hidup.Menurutnya, kunci utama dalam meraih kesuksesan adalah disiplin, konsistensi, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Selama mampu mengatur waktu dan bertanggung jawab, maka akademik dan bakat bisa berjalan berdampingan secara harmonis. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PGSD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Lolos-Seleksi-Pelatnas-Asian-Games-XX-2026-Foto.-Lifcophotohrapgy.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:47:492026-04-02 08:47:49Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai

Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan cek kesehatan gratis bagi warga (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 103 Unit I.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat di Masjid Jabir bin Abdullah, Padukuhan Sorowajan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan komprehensif, sekaligus edukasi secara langsung kepada masyarakat setempat. Gagasan mulia ini berawal dari usulan salah seorang warga, Ibu Agus, yang jeli melihat adanya mahasiswa dari program studi kedokteran di dalam tim KKN tersebut.

Ia mengusulkan agar pelaksanaan cek kesehatan gratis dapat diintegrasikan dengan kegiatan rutin warga seperti pengajian, sehingga masyarakat bisa sekalian memeriksakan kesehatannya. Usulan tersebut langsung mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd.

“Program ini sangat baik karena memberikan manfaat langsung kepada warga. Selain pemeriksaan fisik, masyarakat juga mendapatkan edukasi penting untuk menjaga kondisi tubuh mereka,” tutur Nur Hidayah mengapresiasi inisiatif tersebut.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan sebagai tahap awal. Selanjutnya, warga juga dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes gula darah dan asam urat. Setelah melalui seluruh tahapan pemeriksaan fisik, warga mendapatkan kesempatan emas untuk melakukan konsultasi kesehatan secara personal. Sesi konsultasi ini dipandu langsung oleh mahasiswa KKN yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang kedokteran, sehingga masyarakat memperoleh penjelasan akurat serta saran medis terkait kondisi kesehatan mereka.

“Kami jadi bisa mengetahui kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan dan mengeluarkan biaya tambahan,” ungkap Ibu Agus yang merasa sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan klinis, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Inisiatif kolaboratif ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata, serta mendorong masyarakat Padukuhan Sorowajan untuk lebih peduli dan proaktif terhadap kondisi kesehatan mereka masing-masing. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-selenggarakan-cek-kesehatan-gratis-bagi-warga-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:23:462026-04-02 08:23:46Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis

Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman

02/04/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ika)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kegiatan Ceramah Tarawih pada Minggu, 15 Maret 2026. Kajian spiritual ini menghadirkan H. Gita Danu Pranata, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua III Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai pemateri.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaah untuk memaknai Surah Ar-Rahman sebagai panduan utama dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan. Menurutnya, kandungan ayat-ayat dalam surah tersebut tidak hanya berbicara tentang melimpahnya nikmat Allah Swt., tetapi juga menitikberatkan pada tanggung jawab manusia dalam menjaga tatanan kehidupan yang seimbang.

Surah Ar-Rahman ayat 7–9 menyebutkan bahwa Allah Swt. meninggikan langit dan meletakkan mizan atau keseimbangan sebagai prinsip dasar penciptaan. Konsep ini menunjukkan bahwa bumi beserta seluruh isinya telah diciptakan dalam keadaan teratur dan harmonis. Oleh karena itu, menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang harus dipahami sebagai tanggung jawab mutlak manusia selaku khalifah (pemimpin) di muka bumi.

“Allah berfirman ‘was-samā’a rafa‘ahā wa wadha‘al mīzān’, bahwa langit ditinggikan dan Allah menciptakan keseimbangan. Artinya, planet ini diciptakan dalam kondisi yang teratur dan seimbang. Kemudian dilanjutkan dengan peringatan ‘allā tathghau fil mīzān’, agar manusia tidak merusak keseimbangan itu,” jelas H. Gita Danu Pranata.

Lebih lanjut, ia menyinggung bahwa kepedulian terhadap lingkungan kini telah menjadi perhatian global melalui agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam program Sustainable Development Goals (SDGs). Program internasional tersebut sangat menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara manusia dan alam.

“Dalam Al-Qur’an, sebenarnya prinsip menjaga lingkungan sudah diajarkan sejak lama. Ketika kita menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan merawat alam, itu bukan sekadar urusan duniawi, melainkan juga bagian dari ibadah dan wujud tanggung jawab keislaman kita,” pesan H. Gita memungkasi ceramahnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-02 08:02:582026-04-02 08:02:58Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

01/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan gizi seimbang di Batur Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting di Posyandu Desa Batur Lor, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita, terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut diketuai oleh Faozan Fahmi Ardhana bersama tim mahasiswa, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muh. Alif Kurniawan, M.Pd.I. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif serta praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan media poster sebagai sarana edukasi gizi seimbang. Poster tersebut memuat informasi mengenai pentingnya asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung tumbuh kembang anak. Penggunaan media visual ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memahami sekaligus mengingat pesan kesehatan yang disampaikan.

Selain penyuluhan, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan sosis berbahan dasar kentang sebagai alternatif menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Pemanfaatan kentang dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Batur Lor, sehingga mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi yang baik.

Pada sesi praktik, ibu-ibu balita mengikuti setiap tahapan pembuatan sosis kentang, mulai dari pengolahan bahan, pencampuran dengan sumber protein tambahan, hingga teknik pengukusan agar menghasilkan tekstur yang sesuai untuk anak. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi maupun praktik langsung selama kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang serta pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi potensi pangan lokal guna mendukung kesehatan anak di Desa Batur Lor. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-gizi-seimbang-di-Batur-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-01 08:13:152026-04-01 08:13:15Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an

01/04/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H melalui ceramah tarawih yang menghadirkan Prof. Dr. Ustadi Hamzah, M.Ag. sebagai penceramah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 dan diikuti oleh jamaah dari kalangan sivitas akademika serta masyarakat umum.

Dalam ceramahnya, Prof. Ustadi Hamzah mengangkat refleksi tentang pemahaman Lailatul Qadar yang selama ini berkembang di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa banyak umat Islam yang lebih fokus mencari waktu terjadinya Lailatul Qadar, padahal yang paling penting adalah memahami pesan Al-Qur’an yang diturunkan pada malam tersebut. “Selama ini perhatian kita lebih tertuju pada malam Lailatul Qadarnya, padahal yang paling penting adalah ‘hu’ dalam ayat ‘inna anzalnahu fi lailatil qadar’, yaitu Al-Qur’annya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an menyebutkan turunnya wahyu pada malam yang mulia sebagaimana dalam Surah Al-Qadr dan ayat lain yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh berkah. Oleh karena itu, menurutnya, esensi Lailatul Qadar tidak hanya terletak pada waktu terjadinya, tetapi pada kehadiran Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia. “Tidak ada malam yang disebut Lailatul Qadar tanpa adanya Al-Qur’an. Karena itu, yang seharusnya menjadi fokus kita adalah bagaimana kita membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para ulama memiliki beberapa pandangan mengenai Lailatul Qadar. Ada yang berpendapat bahwa malam tersebut terjadi pada saat pertama kali Al-Qur’an diturunkan, ada pula yang menyebutkan bahwa Lailatul Qadar berada pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Bahkan, terdapat pandangan ulama yang memaknai Lailatul Qadar sebagai momentum spiritual yang dapat diraih kapan saja ketika seseorang benar-benar dekat dengan Al-Qur’an. “Jika kita fokus pada Al-Qur’an, sebenarnya kita tidak perlu terlalu merisaukan apakah kita mendapatkan Lailatul Qadar atau tidak. Ketika kita membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an, maka keberkahan Lailatul Qadar akan hadir dengan sendirinya,” ujarnya.

Prof. Ustadi Hamzah juga menekankan bahwa keberkahan bulan Ramadan tidak datang dengan sendirinya, melainkan karena di dalam bulan tersebut Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. “Keberkahan Ramadan bukan semata-mata karena bulannya, tetapi karena di dalamnya diturunkan Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi manusia, penjelasan tentang petunjuk itu, serta pembeda antara yang benar dan yang salah,” tuturnya.

Di akhir ceramah, ia mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat kehidupan spiritual selama Ramadan dan seterusnya. Menurutnya, cara terbaik untuk menghidupkan Ramadan adalah dengan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, mempelajari, maupun mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Marilah kita konsentrasikan perhatian kita kepada Al-Qur’an. Baca Al-Qur’an, pelajari Al-Qur’an, dan amalkan Al-Qur’an. Dengan begitu, Ramadan kita akan menjadi Ramadan yang penuh berkah karena diisi dengan semangat Al-Qur’an,” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-01 07:59:552026-04-01 07:59:55Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an

Keluarga Besar UAD Gelar Syawalan di Masjid Islamic Center

31/03/2026/in Terkini /by Ard

Syawalan 1447 H Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan acara Syawalan Keluarga Besar di Masjid Islamic Center UAD pada Selasa, 31 Maret 2026. Agenda tahunan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, hingga karyawan dengan tujuan mempererat tali silaturahmi pasca-Idulfitri 1447 H.

Dalam sambutannya, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan pesan penting agar momentum syawal ini dapat menambah spirit kerja yang lebih produktif di lingkungan kampus. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu membawa UAD terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang unggul.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., menyampaikan, ”Idulfitri yang fitri harus dijadikan energi untuk membesarkan UAD demi mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi terbaik,” tambahnya.

Selain mempererat persaudaraan, acara ini juga dibarengi dengan sesi pamitan calon jemaah haji keluarga besar UAD yang disampaikan oleh dr. Yusron Masduki, S.Ag., M.Pd.I. Ia memohon doa agar para calon jemaah diberikan kelancaran dalam beribadah serta mampu meraih predikat haji yang mabrur.

Acara tersebut menghadirkan Dr. H. Fachrurrozi, M.Ag., sebagai penceramah yang mengupas tuntas mengenai gerakan purifikasi melalui pendekatan bayani, burhani, dan irfani. Ia berpesan agar seluruh warga kampus senantiasa menjaga dan merawat organisasi dengan penuh keikhlasan.

Dr. Fachrurrozi juga mengingatkan bahwa Syawal adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan, sembari menekankan sikap rida dalam menjalani kehidupan karena sering kali apa yang didapatkan manusia adalah apa yang terbaik menurut Allah Swt., bukan sekadar apa yang diinginkan.

Fachrurrozi mengingatkan bahwa dalam dinamika berorganisasi, pasti terdapat gesekan atau perbedaan pendapat, namun hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan agar keberadaan UAD benar-benar memberikan manfaat yang luas.

Ia juga menegaskan bahwa Syawal adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan, sembari mengajak jemaah untuk bersikap rida dalam menjalani kehidupan karena sering kali apa yang didapatkan manusia adalah apa yang terbaik menurut Allah, bukan sekadar apa yang diinginkan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Syawalan-1447-H-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-31 15:08:062026-03-31 15:08:06Keluarga Besar UAD Gelar Syawalan di Masjid Islamic Center

Prodi Pendidikan Profesi Guru Program Profesi UAD Raih Akreditasi Unggul

27/03/2026/in Terkini /by Ard

Akreditasi Unggul Prodi PPG Program Profesi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih peringkat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan. Penetapan tersebut diumumkan pada 16 Maret 2026 dan berlaku hingga 15 Maret 2031.

Capaian ini menunjukkan bahwa Program PPG UAD telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi kependidikan secara optimal. Penilaian mencakup berbagai aspek penting, seperti kualitas kurikulum, kompetensi tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, hingga capaian lulusan.

Predikat Unggul menjadi bukti komitmen UAD dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, khususnya dalam mencetak guru profesional yang kompeten, adaptif, dan berintegritas. Program PPG UAD dinilai mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Selain memperkuat posisi UAD sebagai perguruan tinggi unggul di bidang kependidikan, capaian ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat. Civitas akademika pun didorong untuk terus berinovasi dalam mengembangkan kualitas pembelajaran.

Dalam upaya berkelanjutan, Program PPG UAD berkomitmen untuk mempertahankan prestasi tersebut sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan guna mencetak guru profesional yang siap menghadapi tantangan global. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Akreditasi-Unggul-Prodi-PPG-Program-Profesi-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-Humas-UAD.jpeg 948 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-27 06:31:132026-03-29 06:36:48Prodi Pendidikan Profesi Guru Program Profesi UAD Raih Akreditasi Unggul

Mahasiswa BCB UAD Berbagi Kebaikan dan Kepedulian Sosial

26/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa BCB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berbagi kebaikan dan kepedulian sosial di Panti Asuhan Mustika Tama (Foto. BCB UAD)

Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi para mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Batch 6 & 7 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menebar manfaat nyata bagi sesama. Melalui program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan, puluhan mahasiswa berkolaborasi menghadirkan keceriaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Mustika Tama, Bantul, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Awardee Social Responsibility yang dirancang sebagai sarana pendidikan keislaman sekaligus pembinaan spiritual bagi kelompok rentan, khususnya anak yatim dan piatu. Mengusung tema “Memaknai Ibadah melalui Berbagi Kebaikan dan Kepedulian Sosial”, acara ini sukses mengintegrasikan nilai-nilai kedermawanan dengan pengembangan karakter mahasiswa.

Acara yang berlangsung di Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul ini didukung penuh oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Wildan Firdaus, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan sehingga para mahasiswa dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat.

“Berkat dukungan, kepercayaan, dan pembiayaan penuh dari BAZNAS, niat tulus kita untuk menyelenggarakan kegiatan ini dapat terwujud secara nyata. Kami berharap sinergi ini menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh jajaran BAZNAS dan para muzaki, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi adik-adik di sini,” ujar Wildan di hadapan para pengurus panti dan peserta.

Wildan juga menyemangati anak-anak panti agar terus optimis dalam mengejar cita-cita. “Manfaatkanlah setiap momennya dengan semangat. Ingatlah bahwa setiap dari kalian adalah cahaya yang akan menyinari masa depan bangsa ini,” tambahnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan hangat, yang langsung diikuti dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada pihak Panti Asuhan Mustika Tama. Setelah itu, suasana menjadi ceria dengan sesi mewarnai bersama dan fun games yang diikuti dengan antusias oleh anak-anak panti. Menjelang waktu berbuka, kegiatan berlanjut dengan tausiah singkat serta doa bersama, sebelum akhirnya ditutup dengan buka puasa dan shalat magrib berjemaah.

Melalui program ini, para mahasiswa BCB UAD berharap dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan oleh BAZNAS. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-BCB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berbagi-kebaikan-dan-kepedulian-sosial-di-Panti-Asuhan-Mustika-Tama-Foto.-BCB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-26 08:59:082026-03-29 06:03:28Mahasiswa BCB UAD Berbagi Kebaikan dan Kepedulian Sosial
Page 3 of 422‹12345›»

TERKINI

  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026
  • Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak15/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top