• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying

14/10/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang pencegahan bullying (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.A.2 menggelar edukasi mengenai bullying dan cyberbullying bagi siswa SMP Muhammadiyah Piyungan pada Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan yang disampaikan oleh Yuhandi dan Nisrina ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara menyikapi bullying di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai bullying dan cyberbullying. Siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengejek teman, memberikan panggilan yang tidak disukai, mempermalukan seseorang di depan teman-temannya, mengucilkan, hingga memberikan komentar menyakitkan melalui media sosial.

Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah perbedaan antara bercanda dan bullying. Candaan yang dianggap lucu oleh seseorang belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Ketika suatu perkataan atau tindakan membuat orang lain merasa malu, tersinggung, atau tidak nyaman, penting untuk menyadari dampaknya dan menghentikan perilaku tersebut.

Nisrina menyampaikan bahwa siswa perlu membiasakan diri berperilaku baik, tidak hanya kepada teman, tetapi juga kepada guru dan seluruh warga sekolah. Sikap tersebut juga perlu diterapkan dalam kehidupan di rumah.

ā€œSebagai siswa, kita perlu memiliki perilaku yang baik terhadap teman, guru, dan seluruh warga sekolah, serta menerapkan perilaku baik di rumah,ā€ ujarnya.

Dalam penyampaian materi, siswa juga diberikan contoh cyberbullying yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti komentar yang merendahkan, penyebaran foto atau unggahan tanpa izin, serta pesan yang bertujuan menyakiti orang lain. Melalui pembahasan ini, siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memahami bahwa perilaku di ruang digital juga memiliki dampak terhadap orang lain.

Sementara itu, Yuhandi menekankan pentingnya menjaga akhlak dan etika ketika berinteraksi di media sosial, terutama dalam menyampaikan perkataan dan komentar.

ā€œDalam bermedia sosial, kita harus tetap memiliki akhlak dan etika, termasuk menjaga perkataan agar tidak menyakiti perasaan orang lain,ā€ katanya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan studi kasus mengenai bullying dan cyberbullying. Siswa diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan dalam setiap kasus, memahami dampak yang mungkin dirasakan korban, serta menentukan tindakan yang tepat apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Diskusi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat persoalan perundungan dari berbagai sudut pandang. Siswa tidak hanya belajar mengenali bentuk bullying, tetapi juga memahami pentingnya menghargai perasaan orang lain dan berani mengambil sikap ketika menghadapi situasi yang tidak tepat.

Pada akhir kegiatan, siswa diberikan sticky notes untuk menuliskan perasaan dan hal-hal yang mereka peroleh setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan refleksi ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengungkapkan pemikiran mereka secara sederhana sekaligus memahami pentingnya mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain dalam membangun hubungan pertemanan yang sehat.

Melalui penyampaian materi, diskusi studi kasus, dan refleksi, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa SMP Muhammadiyah Piyungan untuk mencegah bullying dan cyberbullying. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan pertemanan yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai, baik di sekolah maupun di media sosial. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-siswa-SMP-Muhammadiyah-Piyungan-tentang-pencegahan-bullying-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-14 08:52:412026-10-14 08:52:41KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying

Menjaga Hafalan 30 Juz di Tengah Padatnya Perkuliahan

14/10/2026/in Terkini /by Ard

Alya Nur Fadhillah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang hafal 30 juz Al-Qur’an (Foto. Vita)

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menghafal Al-Qur’an. Demikian penuturan Alya Nur Fadhillah dalam Live Podcast Persada UAD Talk, 3 Oktober 2026. Podcast ini mengambil tema ā€œMenjaga Hafalan Qur’an di Tengah Hiruk-Pikuk Perkuliahanā€ dengan narasumber Astiana Hikmaulia, seorang mahasiswa Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang juga merupakan seorang hafizah.

Dalam ceritanya, mahasiswi yang akrab disapa Asti ini merupakan penerima beasiswaĀ  Hafiz Qur’an yang memiliki hafalan 30 juz. Hidup di lingkungan agamis membuatnya memantapkan diri untuk masuk ke pesantren. Masa SMP dan SMA ia habiskan di pondok pesantren.

ā€œSaya memulai hafalan juz 30 saat masih TK. Kemudian di pondok SMP dan SMA selama enam tahun. Untuk pendalaman menghafal Al-Qur’an sewaktu SMA. Jadi, di tiga tahun terakhir sekolah,ā€ kata Asti.

Selama enam tahun masa di pondok pesantren, Asti berhasil menghafal 5 juz saat SMP dan menyelesaikan sisanya di SMA, tepatnya sampai tahun kedua. Bukan sekadar menghafal, tetapi juga mendalami dan menjaga hafalannya.

Asti juga menceritakan mengenai kegiatan yang ia lakukan selama di pondok pesantren. Setiap hari ada waktu untuk murajaah (meninjau dan mengulang hafalan Qur’an) dan ziyadah (menambah hafalan) yang dilaksanakan di pagi, sore, maupun malam hari.

Prestasinya itu akhirnya membawanya masuk dunia perkuliahan. Asti masuk ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui jalur beasiswa Hafiz Qur’an. Awalnya, ia sempat khawatir akan hafalannya karena di dunia perkuliahan, tidak ada jadwal ketat yang mengatur kegiatan murajaah seperti di pesantren. Namun, ia mengetahui bahwa salah satu syarat beasiswa adalah tinggal di Persada. Kegiatannya juga serupa dengan di pesantren yang bisa menunjang hafalannya.

Selama satu tahun di Persada, Asti berhasil setoran 30 juz, sementara target umumnya adalah 10 juz dalam setahun. Meski berhasil menyelesaikan setoran 30 juz dalam satu tahun, ia tetap merasa resah. Ia khawatir hafalannya akan hilang. Hal ini dikarenakan padatnya jadwal perkuliahan dan organisasi yang ia ikuti.

Kekhawatiran yang ia takutkan adalah saat ia keluar pondok dan hafalannya akan terganggu karena ia sendiri masih kesulitan mengatur waktu, berbeda dengan saat berada di pondok yang alur kegiatan sudah diatur untuk para santri. Belum lagi saat ia harus membagi waktu dengan kegiatan organisasi di kampus. Hal itu juga akhirnya membuat ia beberapa kali menunda-nunda rutinitas murajaah yang biasa ia lakukan.

ā€œSampai saat ini saya masih mencoba menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus sembari menjaga hafalannya. Saya terkadang masih kurang konsisten melakukan murajaah. Jadi memang harus berusaha lebih maksimal.ā€

Asti juga membagikan beberapa tips agar hafalan Qur’an bisa tetap terjaga di samping jadwal perkuliahan yang padat. Pertama, menyempatkan waktu untuk murajaah. Kedua adalah memaksimalkan waktu yang ia punya, terutama setelah subuh untuk mengaji atau untuk murajaah. Ia juga mengatakan kalau lingkungan yang baik juga menjadi faktor utama dalam mendukung hafalannya. Terakhir adalah harus mempunyai kemauan dan target untuk menjaga hafalannya.

Ia mengatakan bahwa banyak orang yang juga berusaha tetap menjaga hafalannya seperti dirinya. Dengan memantapkan diri dan yakin bahwa hafalan itu adalah tanggung jawab besar, sehingga perlu meyakinkan diri dan menyempatkan waktu untuk murajaah hafalannya. (vta)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Alya-Nur-Fadhillah-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-yang-hafal-30-juz-Al-Quran-Foto.-Vita.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-14 08:50:542026-10-14 08:50:54Menjaga Hafalan 30 Juz di Tengah Padatnya Perkuliahan

UAD Terima Kunjungan Pimpinan Universitas Lancang Kuning

13/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Lancang Kuning (Unilak) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Lancang Kuning (Unilak) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman mengenai praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyambut kedatangan pimpinan Universitas Lancang Kuning. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi kedua perguruan tinggi untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman.

ā€œKami dari pimpinan menyampaikan selamat datang. Mudah-mudahan nanti kita bisa melaksanakan diskusi bersama,ā€ ujarnya.

Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D., menyampaikan terima kasih kepada UAD atas sambutan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan secara resmi oleh jajaran rektorat Universitas Lancang Kuning untuk berdiskusi dan mempelajari praktik pengelolaan perguruan tinggi di UAD.

ā€œKami ingin berdiskusi dan belajar dengan UAD,ā€ ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Universitas Lancang Kuning mengajukan sejumlah topik untuk didiskusikan bersama UAD. Topik tersebut meliputi pengelolaan keuangan perguruan tinggi, pengelolaan program studi pascasarjana, pengembangan unit usaha atau bisnis perguruan tinggi, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Melalui diskusi ini diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan wawasan dalam pengelolaan institusi serta pengembangan perguruan tinggi.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menerima-kunjungan-pimpinan-Universitas-Lancang-Kuning-Unilak-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-13 11:25:302026-10-13 11:25:30UAD Terima Kunjungan Pimpinan Universitas Lancang Kuning

Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

12/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Lima dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti academic visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok (Foto. Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat komitmennya dalam perluasan jejaring akademik dan kerja sama internasional. Sebanyak lima dosen UAD yang merupakan alumni program doktor (Ph.D.) dari berbagai perguruan tinggi di Tiongkok mengikuti kegiatan Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok, pada 10-16 Oktober 2026.

Kunjungan akademik tersebut dilaksanakan untuk memenuhi undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok. Keikutsertaan delegasi lintas disiplin ilmu ini menjadi langkah strategis UAD dalam menjajaki serta memperkokoh kemitraan global di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kelembagaan.

Delegasi dosen UAD yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini terdiri atas para akademisi dari beragam program studi. Dari lingkup sains dan teknologi, hadir Muhammad Aziz, Ph.D. selaku dosen Teknik Informatika lulusan Hohai University Nanjing, serta Lolita, Ph.D. dari Program Studi Farmasi lulusan Nanjing Medical University.

Sementara dari rumpun ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan, delegasi diperkuat oleh Sucipto, Ph.D. dari Pendidikan Bahasa Inggris lulusan Central China Normal University Wuhan, Anang Masduki, Ph.D. dari Ilmu Komunikasi lulusan Shanghai University, serta Satrianawati, Ph.D. dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar lulusan Harbin Normal University.

Melalui rekam jejak akademik para dosen yang menyelesaikan studi doktoralnya di Tiongkok, diplomasi pendidikan ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan produktif. Kehadiran para akademisi tersebut tidak hanya membawa misi representasi institusi, melainkan juga mempermudah komunikasi serta pemahaman budaya dalam membangun kolaborasi riset dan pertukaran akademik jangka panjang.

Rangkaian kegiatan Academic Visit di Beijing dan Chongqing ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama strategis antara perguruan tinggi di Tiongkok dengan UAD, khususnya pada penguatan kapasitas riset bersama, publikasi ilmiah internasional, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lima-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-academic-visit-ke-Beijing-dan-Chongqing-Tiongkok-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 13:42:362026-10-12 13:42:36Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027

12/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2027 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027 melalui kegiatan Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru UAD 2027 pada Senin, 12 Oktober 2026, di Amphitarium Kampus IV UAD.

Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD, Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., menyampaikan bahwa pendaftaran PMB 2027 dibuka untuk berbagai jenjang pendidikan. ā€œPada 12 Oktober 2026, pendaftaran mahasiswa baru UAD 2027 resmi dibuka untuk program sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, dan profesi. Sistem pelayanan PMB UAD juga telah siap melayani seluruh proses penerimaan dengan kapasitas dan kualitas yang ditingkatkan agar mudah diakses calon mahasiswa melalui website PMB UAD,ā€ katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa UAD memiliki tiga nilai dasar dalam mencapai visi, misi, dan tujuannya.

ā€œUAD memiliki tiga nilai dasar, yaitu inovatif, profesional, dan dedikatif. Sebanyak 72 persen program studi UAD telah terakreditasi Unggul. UAD juga diakui di tingkat nasional dan global, didukung dosen berkualitas, serta menjadi kampus inklusif yang mendorong mahasiswa berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,ā€ katanya.

Sementara Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kebutuhan dunia kerja, minat pribadi, harapan orang tua, serta kualitas perguruan tinggi sebelum menentukan pilihan.

ā€œPertimbangan memilih perguruan tinggi meliputi pekerjaan dan profesi yang dibutuhkan dunia usaha, dunia industri, dan pemerintahan, passion atau minat pribadi, serta pilihan perguruan tinggi yang mampu memberikan keterampilan, soft skills, dan sikap yang baik. UAD berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan,ā€ ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., mengingatkan bahwa peningkatan mutu perguruan tinggi harus terus dilakukan. ā€œMutu itu tidak pernah selesai. Kita tidak boleh merasa sudah berada di puncak karena pada akhirnya mutu bisa menurun. Karena membawa nama besar Ahmad Dahlan, kita perlu meneladani karakter beliau yang rasional, teguh pendirian, peka, dan visioner. Harapannya, lahir Dahlan-Dahlan muda yang memiliki karakter tersebut.ā€

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi kepada 15 sekolah mitra dengan siswa terbanyak yang mendaftar di UAD tahun 2026. Acara dilanjutkan dengan Kick Off PMB UAD 2027 oleh Ketua BPH UAD, Rektor UAD, Wakil Rektor UAD, dan Kepala BAA UAD sebagai tanda dimulainya penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027. Melalui kegiatan ini, UAD berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi dan menyambut calon mahasiswa yang siap berkembang serta berkontribusi bagi masyarakat. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kick-Off-Penerimaan-Mahasiswa-Baru-PMB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2027-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 13:27:392026-10-12 13:27:39UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027

KKN UAD Gelar Pelatihan Pengelolaan Website Kampung Brontokusuman

12/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pelatihan pengelolaan website Kampung Brontokusuman (Foto. Tim KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.1 mendorong digitalisasi informasi Kampung Brontokusuman melalui pengembangan dan pengelolaan website kampung. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengelolaan website yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, di Gedung Serbaguna TPA Brontokusuman, Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari ketua RW, humas kampung, pengelola komunitas budaya, hingga pemuda dan pemudi Brontokusuman.

Website Kampung Brontokusuman dikembangkan sebagai media informasi digital yang dapat memuat berbagai potensi dan aktivitas masyarakat. Website tersebut menyediakan informasi mengenai budaya, UMKM, acara, galeri, berita, sejarah, profil kampung, serta peta yang menampilkan titik budaya dan UMKM di wilayah Brontokusuman. Kehadiran website ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan berbagai informasi dan kegiatan yang terdapat di kampung.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan website, tetapi juga melakukan praktik secara langsung. Mahasiswa KKN UAD menyediakan perangkat yang dapat digunakan peserta untuk mencoba mengelola website. Melalui praktik tersebut, peserta diperkenalkan dengan pengelolaan berbagai konten yang tersedia pada website, sehingga masyarakat dapat memahami proses pembaruan informasi secara langsung.

Sebagai bagian dari keberlanjutan pengelolaan website, dua pemuda Brontokusuman, Diko dan Arya ditetapkan sebagai admin website. Keduanya akan membantu mengelola dan memperbarui informasi yang terdapat dalam website, sehingga pengelolaan media informasi digital tersebut dapat dilanjutkan oleh masyarakat Brontokusuman.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN UAD bersama masyarakat juga membentuk Forum Budaya Brontokusuman sebagai wadah komunikasi dan pengumpulan informasi kegiatan di kampung. Forum tersebut menjadi ruang untuk berbagi dokumentasi berbagai kegiatan masyarakat, baik kegiatan budaya maupun kegiatan kampung lainnya, yang selanjutnya dapat dikelola oleh admin untuk dipublikasikan melalui website.

Untuk mendukung keberlanjutan penggunaan website, mahasiswa KKN UAD juga menyediakan domain dan hosting secara gratis selama satu tahun bagi Kampung Brontokusuman. Dukungan tersebut diberikan agar website dapat terus digunakan sebagai media informasi dan dokumentasi berbagai kegiatan serta potensi yang dimiliki kampung.

Akhyar, perwakilan Tim KKN Tematik UAD, menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan website oleh masyarakat Brontokusuman

ā€œKami berharap website ini tidak hanya menjadi hasil dari program KKN, tetapi bisa terus dimanfaatkan dan dikelola oleh masyarakat Brontokusuman. Karena itu, kami juga memberikan pelatihan dan melibatkan pemuda setempat sebagai admin agar pengelolaannya dapat terus berjalan,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Sri Indarto selaku Sekretaris Kampung Brontokusuman menilai kegiatan tersebut memberikan dukungan bagi kampung dalam mengembangkan penyampaian informasi secara digital. ā€œKegiatan ini sangat bagus karena mendukung kampung dalam mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan serta potensi yang ada di Brontokusuman melalui media digital. Dengan adanya website dan admin dari pemuda, kami berharap informasi tentang kampung dapat terus diperbarui dan lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas,ā€ tuturnya.

Melalui pengembangan website, pelatihan pengelolaan, serta keterlibatan masyarakat sebagai pengelola, mahasiswa KKN UAD berharap media digital tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi, mendokumentasikan kegiatan, dan menyebarluaskan informasi Kampung Brontokusuman kepada masyarakat secara lebih luas. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pelatihan-pengelolaan-website-Kampung-Brontokusuman-Foto.-Tim-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 09:13:542026-10-15 10:04:07KKN UAD Gelar Pelatihan Pengelolaan Website Kampung Brontokusuman

Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

12/10/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026 (Foto. Tim)

Sebuah gagasan yang lahir dari keresahan terhadap persoalan surplus pangan dan sampah makanan membawa tiga mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara I dalam Writing Contest FOMUNY 2026. Kompetisi esai tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Family of Mahasiswa (FOMUNY) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 12-13 September 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, bersama Shofiana Nur Zahrowati dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya merupakan mahasiswa UAD. Bagi tim, capaian ini terasa semakin istimewa karena menjadi kali kedua mereka meraih Juara I dalam ajang yang sama. Pada kompetisi tahun 2025, mereka juga berhasil meraih Juara I pada kategori Poster Output Esai.

Haisyam menjelaskan, ā€œAlhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang karena berhasil meraih Juara I untuk kedua kalinya. Pencapaian tahun ini terasa sangat spesial karena kami berhasil mempertahankan gelar tersebut di tingkat nasional,ā€ ungkapnya.

Bagi mereka, kemenangan tersebut tidak semata-mata menjadi capaian dalam sebuah kompetisi. Prestasi itu menjadi refleksi dari proses belajar, kerja sama, dan konsistensi yang terus dibangun. Di balik gagasan yang dipresentasikan, terdapat proses panjang untuk membaca persoalan, menyusun argumentasi, hingga menerjemahkan ide menjadi solusi yang dapat dipahami.

Tahun ini, tim mengangkat tema transformasi pola konsumsi dan produksi berkelanjutan melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi generasi muda. Secara khusus, mereka menyoroti pemanfaatan teknologi dan sistem digital untuk mengatasi persoalan surplus pangan dan sampah makanan.

Menariknya, ketiga mahasiswa tersebut memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda. Perbedaan perspektif tersebut justru menjadi kekuatan dalam menyusun gagasan. Mereka berupaya melihat persoalan dari berbagai sisi, mulai dari lingkungan, sosial, teknologi, hingga kesehatan, kemudian mencari titik temu untuk menghasilkan solusi yang aplikatif.

Dari proses tersebut, lahirlah MAMBO, sebuah platform ekosistem digital yang dirancang untuk mengintersepsi surplus pangan dari restoran, hotel, dan ritel sebelum menjadi sampah. MAMBO mengintegrasikan sistem prediksi surplus pangan, kontrol kualitas melalui pendekatan HACCP-lite, redistribusi pangan, serta kalkulator emisi metana berbasis Life Cycle Assessment (LCA).

Untuk mematangkan gagasan tersebut, tim melakukan persiapan selama kurang lebih dua minggu sebelum perlombaan. Persiapan tidak hanya berfokus pada penyusunan esai, tetapi juga mencakup materi presentasi dan desain poster. Mereka berulang kali melakukan latihan presentasi untuk menyelaraskan cara penyampaian setiap anggota.

Setelah poster diselesaikan, tim juga melakukan publikasi melalui media sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan engagement berupa tanda suka dan komentar pada karya yang dilombakan. Berbagai tahapan tersebut dilakukan di tengah agenda lain yang cukup berdekatan sehingga manajemen waktu menjadi salah satu tantangan terbesar.

Haisyam menambahkan, ā€œKami harus benar-benar membagi waktu antara penyelesaian materi, latihan presentasi, penyempurnaan desain poster, dan persiapan keberangkatan. Dari situ kami belajar bahwa dalam kompetisi bukan hanya kualitas ide yang penting, tetapi juga bagaimana tim mampu mengatur waktu, membagi tugas, dan menjaga komunikasi,ā€ tambahnya.

Kompetisi juga menjadi ruang bagi ketiganya untuk belajar di luar gagasan yang mereka bawa. Bagi tim, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kompetisi. Sebab, kemenangan bukan satu-satunya hal yang mereka bawa pulang. Ada pengalaman, jejaring, perspektif baru, dan pembelajaran yang menjadi bekal untuk langkah berikutnya.

Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi batu loncatan untuk terus mengembangkan diri melalui berbagai kompetisi dan proyek inovasi. Mereka juga menargetkan agar gagasan MAMBO tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi dapat terus dimatangkan hingga memiliki potensi untuk diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

ā€œTarget kami bukan hanya mengumpulkan prestasi, tetapi juga mengembangkan gagasan yang kami buat agar semakin matang dan aplikatif. Kami ingin menghasilkan inovasi yang tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,ā€ tandas Haisyam.

Melalui prestasi tersebut, ketiga mahasiswa UAD membuktikan bahwa sebuah kemenangan dapat berawal dari keberanian mengangkat persoalan di sekitar menjadi sebuah gagasan. Dari esai, poster, dan presentasi, mereka tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi yang dapat terus tumbuh melampaui ruang kompetisi. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-I-Writing-Contest-FOMUNY-2026-Foto.-Tim.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 09:03:112026-10-12 09:03:11Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan

12/10/2026/in Feature /by Ard

Ust. Hendra Darmawan, S.Pd., M.A dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Keteladanan Rasulullah saw. dalam menghadapi tekanan dakwah menjadi pokok bahasan Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertema ā€œBersama Rosulullah–Ma’al Musthofaā€. Kajian pada Minggu, 4 Oktober 2026, di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube Takmir Masjid Ahmad Dahlan UAD.

Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ustaz Hendra Darmawan, S.Pd., M.A., membuka materi dengan hadis bahwa seseorang akan dibangkitkan bersama orang yang dicintainya dan bahwa cara beragama seseorang bergantung pada temannya. Menurut Hendra, jemaah perlu memilih lingkar pertemanan yang menggugah semangat keislaman.

Cinta kepada Rasulullah, lanjut Hendra, tumbuh melalui pengenalan. ā€œKecintaan itu akan tumbuh dengan pengetahuan,ā€ tuturnya. Ia memaparkan tiga sifat Rasulullah, yaitu asja’ an-nas (paling pemberani), ajwad an-nas (paling dermawan), dan akram an-nas (paling baik), serta ajaran untuk menyambung silaturahim dengan yang memutusnya, memberi kepada yang kikir, dan memaafkan yang menzalimi.

Ia kemudian mengisahkan pemboikotan terhadap Rasulullah dan pengikutnya. Setelah Hamzah dan Umar bin Khattab masuk Islam, para pemimpin kafir Quraisy menyepakati piagam yang melarang transaksi ekonomi dengan mereka, lalu menggantungnya di Ka’bah. Keluarga Rasulullah mengalami kelaparan hingga lima anggota keluarga akhirnya berani menggugat piagam tersebut.

Hendra mengaitkan peristiwa itu dengan Surah Al-Qamar ayat 2 dan Surah Al-Fath tentang hamiyatal jahiliyah (penolakan terhadap kebenaran), yang disusul turunnya ketenangan dari Allah Swt. kepada Rasulullah dan kaum mukminin. Ia juga menyebut tawaran harta, kekuasaan, dan wanita yang diajukan agar Rasulullah meninggalkan dakwah.

Dalam sesi tanya jawab, seorang jemaah menanyakan peringkat Rasulullah sebagai tokoh paling berpengaruh dalam buku Michael Hart. Hendra menjelaskan bahwa dalam 22 tahun 2 bulan 22 hari, atau dibulatkan 23 tahun, Rasulullah tidak sekadar mengubah, tetapi melakukan transformasi (transformation) masyarakat yang jauh dari peradaban menuju masyarakat beradab.

Sebagai pesan utama, Hendra mengajak jemaah mempertahankan hidayatut taufik, yakni petunjuk Allah berupa agama Islam, dengan sekuat tenaga. ā€œApa yang kita perjuangkan hari ini belum seberapa dengan apa yang Rasul dan para sahabat alami,ā€ tegasnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ust.-Hendra-Darmawan-S.Pd_.-M.A-dalam-Kajian-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 08:52:592026-10-12 08:52:59Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan

Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang di SDN Rejowinangun 1Ā 

12/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang (Foto. Mahasiswa Gizi UAD)

Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Puskesmas Kotagede II melaksanakan pembinaan gizi seimbang bagi siswa SD Negeri Rejowinangun 1 pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan bertema ā€œGenerasi Sehat dan Bergizi: Makan Sehat, Badan Kuat, Belajar Jadi Semangatā€ tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Anak usia sekolah merupakan kelompok yang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini menjadi hal penting. Asupan zat gizi yang cukup dan beragam dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, serta menunjang aktivitas dan proses belajar di sekolah. Penerapan gizi seimbang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan, tetapi juga mencakup keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan sehat, serta upaya mempertahankan berat badan normal.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, lebih dari 97% anak usia 5–19 tahun belum cukup mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu, sekitar separuh anak mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali sehari dan sekitar sepertiga lainnya sering mengonsumsi makanan tinggi lemak, seperti gorengan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi dan pembiasaan perilaku makan sehat sejak usia sekolah agar anak mampu mengenali, memilih, dan menerapkan pola makan sesuai prinsip gizi seimbang.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan konsep Isi Piringku sebagai panduan sederhana dalam mengatur komposisi makanan sehari-hari. Materi meliputi pengenalan makanan pokok, lauk-pauk sebagai sumber protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai makanan yang baik dikonsumsi secara rutin serta jenis makanan dan minuman yang perlu dibatasi.

Mahasiswa turut menekankan pentingnya sarapan sebelum berangkat sekolah. Sarapan sehat dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebelum anak memulai aktivitas dan proses belajar. Selain itu, siswa diajak lebih bijak dalam memilih jajanan dengan memperhatikan kandungan gula, garam, dan lemak pada makanan maupun minuman yang dikonsumsi.

Aspek kebersihan juga menjadi bagian dalam pembinaan. Siswa diberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan. Kebiasaan tersebut perlu dibangun sejak dini sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan diri dan mencegah penyakit.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang interaktif. Siswa diminta menentukan berbagai pernyataan terkait materi ke dalam kotak ā€œBenarā€ atau ā€œSalahā€. Melalui kegiatan tersebut, siswa terlihat antusias dan aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.

Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 69 dari 77 siswa atau 89,8% peserta dapat menentukan pernyataan dengan benar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami pesan utama mengenai gizi seimbang, sarapan, pemilihan jajanan, dan perilaku hidup bersih.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama yang melibatkan siswa, pihak sekolah, Puskesmas Kotagede II, dan mahasiswa PKL Gizi UAD. Melalui kegiatan ini, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari sehingga mendukung terbentuknya perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.

Pembinaan gizi sejak dini menjadi salah satu bentuk investasi kesehatan jangka panjang. Dengan membekali anak-anak dengan pengetahuan dan kebiasaan makan yang baik, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan mampu mencapai potensi terbaiknya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gandeng-Puskesmas-Kotagede-II-Edukasi-Gizi-Seimbang-Foto.-Mahasiswa-Gizi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 08:43:412026-10-15 10:04:01Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang di SDN Rejowinangun 1Ā 

Mahasiswa UAD Beri Edukasi Tentang Gizi Seimbang di SPS PAUD Larashati

08/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri edukasi tentang gizi seimbang di SPS PAUD Larashati (Foto. Farah)

Mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Puskesmas Danurejan 1 menggelar edukasi gizi di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Larashati, Yogyakarta, pada 30 September 2026 dengan ā€œAnti Tumbang dengan Gizi Seimbangā€.

Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman anak dan orang tua mengenai pentingnya penerapan gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Peran orang tua dinilai penting dalam membentuk kebiasaan makan yang baik sejak dini melalui pemilihan dan penyediaan makanan yang beragam serta bergizi.

Materi edukasi kepada orang tua dan wali disampaikan oleh Farah Zusafi Azizah dan Putri Santika Wulandari dengan didampingi Ririn Wahyuningsih, A.Md.Gz., selaku Ahli Gizi Puskesmas Danurejan 1. Materi disampaikan menggunakan leaflet dan poster yang memuat informasi mengenai gizi seimbang serta konsep ā€isi piringkuā€.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan membahas pentingnya konsumsi makanan yang beragam dan bergizi serta penerapan komposisi makanan. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa penerapan gizi seimbang tidak harus menggunakan makanan yang mahal. Pemenuhan kebutuhan gizi dapat dilakukan dengan memilih bahan makanan yang beragam, terjangkau, dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Selain itu, peserta dikenalkan dengan pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu pilihan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dinilai dapat membantu keluarga menyediakan makanan bergizi sesuai dengan kondisi dan ketersediaan bahan pangan.

Pada akhir sesi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama orang tua dan wali pendamping. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai pemenuhan gizi anak dan penerapan pola makan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, edukasi kepada anak-anak PAUD dikemas melalui permainan edukatif berupa kegiatan menempel ā€œisi piringkuā€. Anak-anak diajak mengenal berbagai jenis makanan dan mengelompokkannya berdasarkan kelompok pangan, seperti sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Selanjutnya, anak-anak menempelkan gambar makanan tersebut pada bagian piring sesuai dengan konsep ā€œisi piringkuā€.

Dalam kegiatan tersebut, guru turut mendampingi dan membantu anak-anak mengenali jenis serta kelompok makanan. Melalui aktivitas yang bersifat interaktif, anak-anak memperoleh pemahaman mengenai makanan bergizi sekaligus cara sederhana menerapkan konsep gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini mahasiswa Gizi UAD berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pemahaman anak, orang tua, dan wali mengenai pentingnya penerapan gizi seimbang sejak dini. Peran aktif orang tua dan guru diharapkan dapat mendukung terbentuknya kebiasaan makan yang baik secara berkelanjutan sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berlangsung secara optimal. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-edukasi-tentang-gizi-seimbang-di-SPS-PAUD-Larashati-Foto.-Farah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-08 08:09:232026-10-15 10:03:55Mahasiswa UAD Beri Edukasi Tentang Gizi Seimbang di SPS PAUD Larashati
Page 3 of 476‹12345›»

TERKINI

  • UAD Menggelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan III Periode Oktober 202622/10/2026
  • Bimawa UAD Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Bangun Kesadaran dan Regulasi Diri Mahasiswa22/10/2026
  • Penutupan POMDA DIY Cabor Voli Pasir, UAD Apresiasi Para Juara22/10/2026
  • Survei PSKP UAD Ungkap Lima Program Prioritas Pemerintah yang Paling Sedikit Dirasakan Manfaatnya21/10/2026
  • Habiburrahman El Shirazy: Cinta Negeri Harus Diwujudkan dengan Tindakan Nyata21/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top