• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi

30/05/2026/in Feature /by Ard

Sabil Isan Permana atlet Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tapak Suci UAD)

Atlet Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabil Isan Permana, sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi The 1st Muhammadiyah Games 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat. Mahasiswa program studi Perbankan Syariah ini berhasil membawa pulang medali perunggu setelah keluar sebagai Juara 3 pada kategori Kelas D Putra Dewasa.

Pencapaian luar biasa ini diraih Sabil melalui perjuangan fisik dan mental yang tidak mudah demi bisa tampil maksimal di pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terberatnya adalah harus menaikkan berat badan sebanyak 2 kilogram hanya dalam jangka waktu tiga minggu sebelum kompetisi dimulai.

Selain perjuangan fisik yang menguras energi, persaingan internal untuk memperebutkan posisi sebagai delegasi resmi kampus juga diakui sangat ketat. Seluruh atlet Tapak Suci UAD harus saling berlomba dan menunjukkan performa terbaik mereka di masa seleksi agar dinilai layak terpilih menjadi bagian dari 18 orang tim delegasi.

“Bagi saya ini tidak mudah karena untuk kita maju ke lapangan pertandingan, para atlet Tapak Suci UAD itu saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk menentukan siapa yang berhak mengikuti event tersebut,” ungkap Sabil.

Ajang nasional ini dirasa sangat membakar semangat Sabil karena menjadi wadah kompetisi perdana skala nasional yang diprakarsai langsung oleh PP Muhammadiyah Bidang Keolahragaan. Atmosfer pertandingan yang kompetitif di Gedung Edutorium UMS memberikan pengalaman baru yang sangat berharga bagi perkembangan karier pencak silatnya.

Meskipun harus puas menempati podium ketiga, Ketua Tapak Suci UAD ini tetap merasa sangat bersyukur atas segala hasil dari proses latihan intensif yang telah dilaluinya. Hasil tersebut ia jadikan sebagai refleksi diri sekaligus kesan mendalam yang memacu motivasinya untuk merebut podium tertinggi di kejuaraan berikutnya.

“Alhamdulillah dengan persiapan yang saya punya, saya tetap bersyukur walau masih diberikan juara tiga di event ini, akan tetapi ini akan menjadi kesan yang baik bagi saya,” pungkasnya dalam sesi wawancara. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sabil-Isan-Permana-atlet-Tapak-Suci-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tapak-Suci-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-30 09:00:462026-06-02 09:41:47Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi

Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional

30/05/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Prodi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional (Foto. Niati)

Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim delegasi UAD berhasil meraih Juara III dalam ajang Civil Debate Competition yang diselenggarakan oleh USHP Universitas Janabadra Yogyakarta pada 27-29 April 2026.

Tim debat tersebut diketuai oleh Niati Wulandari bersama dua anggota lainnya, yakni Rizkha Dhea Anandha dan Tya Permatasari. Dalam kompetisi tersebut, para peserta dituntut untuk menguasai isu-isu hukum yang kompleks dan aktual, khususnya terkait negara, korporasi, dan kedaulatan dalam perspektif hukum perdata.

Atas pencapaian tersebut, tim mengaku merasa sangat bersyukur dan bangga karena berhasil membawa nama baik UAD di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi di Indonesia. “Perasaan kami tentu sangat bersyukur, bangga, dan lega. Perjalanan  untuk mencapai posisi Juara III di tingkat nasional ini tidak mudah karena kami harus bersaing dengan talenta-talenta hebat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Rizkha.

Mereka menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan persiapan intensif yang dilakukan menjelang perlombaan. Meskipun mendaftar pada hari terakhir penutupan pendaftaran, tim tetap memaksimalkan persiapan melalui penguatan riset literatur, simulasi debat internal, serta pembahasan berbagai isu kontemporer yang berkaitan dengan mosi debat.

Selain itu, tim juga mempersiapkan strategi argumentasi dengan menggunakan metode AREL (Assertion, Reasoning, Evidence, Link-back) secara disiplin. Metode tersebut membantu tim dalam menyusun argumen yang sistematis, logis, serta didukung data dan dasar hukum yang kuat.

“Kami memastikan setiap argumen memiliki analisis yang jelas, didukung bukti konkret, dan tetap relevan dengan amanat mosi,” tandas Tya.

Selama perlombaan berlangsung, tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah ketika harus menghadapi interupsi atau Point of Information (POI) dari lawan debat secara tiba-tiba. Situasi tersebut menuntut peserta untuk tetap tenang, berpikir cepat, serta mampu memberikan sanggahan tanpa merusak struktur argumentasi yang telah dibangun.

Meski demikian, pengalaman paling berkesan justru terjadi pada babak penentuan juara. Saat itu, tim mendapatkan posisi pro pada mosi yang bukan menjadi zona nyaman mereka sehingga harus menyusun strategi dan sudut pandang baru dalam waktu singkat.

“Momen itu sangat menegangkan sekaligus seru karena kami harus benar-benar saling mendukung satu sama lain. Yang paling membuat kami terkejut adalah saat pengumuman perebutan Juara III,” ungkap Niati.

Keberhasilan tersebut tidak membuat tim cepat berpuas diri. Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, public speaking, serta analisis hukum dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kami ingin terus berkembang dan semoga pada kompetisi berikutnya bisa membawa pulang juara pertama serta terus mengharumkan nama almamater Universitas Ahmad Dahlan,” tambahnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Hukum-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-III-Civil-Debate-Competition-Tingkat-Nasional-Foto.-Niati.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-30 08:00:392026-06-02 09:42:07Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional

UAD Salurkan Kurban kepada AUM dan Masyarakat

29/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Penyerahan daging kurban dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada AUM dan masyarakat (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di Aula Masjid Islamic Center Kampus IV UAD. Pada momentum Iduladha 1447 Hijriah ini, UAD menyembelih empat ekor sapi sebagai bagian dari komitmen UAD dalam menebarkan manfaat kepada masyarakat serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Muh Saeful Effendi, M.Pd.B.I. menjelaskan bahwa pada tahun ini, UAD turut didukung oleh BPD Syariah dalam pelaksanaan kurban. UAD mengurbankan 4 ekor sapi, sementara BPD Syariah satu ekor sapi.

“Salah satu ekor sapi milik UAD dikirim ke Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, dan diserahkan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Girisubo untuk disembelih serta didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain sapi, sebanyak enam ekor kambing juga disalurkan melalui LAZISMU ke beberapa titik AUM se-DIY. LAZISMU turut membuka program shohibul qurban bagi pegawai UAD yang hendak berkurban, kemudian hewan tersebut didistribusikan ke berbagai lokasi yang membutuhkan.

Sekitar 70-80 AUM di seluruh DIY mengajukan proposal untuk menerima distribusi daging kurban dari UAD dengan berat yang sudah disesuaikan. Salah satu penerima manfaat ialah SMP Muhammadiyah Semanu, Gunungkidul.

Perwakilan guru, Hasna dan Ester, menyampaikan bahwa daging kurban dari UAD dimanfaatkan untuk dibagikan kepada warga sekolah karena tidak banyak masyarakat di daerah tersebut yang berkurban.

Selain untuk AUM, daging kurban juga disalurkan kepada masyarakat sekitar kampus. Program penyaluran ini disambut baik oleh warga sebagai bentuk kepedulian sosial UAD. Momentum Iduladha ini turut menghadirkan rasa syukur dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.

Bapak Saeful menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud rasa syukur sekaligus kontribusi nyata UAD kepada masyarakat yang secara konsisten dilakukan setiap tahun.

“Kegiatan berkurban ini sebagai bentuk wujud syukur karena sudah diberi kenikmatan oleh Allah Swt. Ini juga sebagai bentuk konsistensi UAD setiap tahunnya untuk berkontribusi kepada masyarakat. UAD sendiri sebagai sebuah institusi, rata-rata menyalurkan kurban setidaknya empat sapi dan lima kambing setiap tahunnya,” pungkasnya. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-daging-kurban-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kepada-AUM-dan-masyarakat-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 13:19:282026-05-29 13:19:28UAD Salurkan Kurban kepada AUM dan Masyarakat

Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia

29/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa SEA Teacher Filipina di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bagikan pengalaman belajar di Indonesia (Foto. Mawar)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk “Bertukar Cerita” yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa program SEA Teacher asal Filipina, Beatriz Sofia Gayle S. Ignacio, sebagai narasumber dan dipandu oleh Candrika Nur Oktavia, mahasiswa PBSI UAD angkatan 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Beatriz membagikan pengalaman pertamanya selama berada di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dan UAD. Ia mengungkapkan bahwa lingkungan di Indonesia terasa akrab dengan kampung halamannya di Filipina karena sama-sama berada di wilayah tropis. Namun, ada beberapa hal yang menurutnya cukup berbeda, salah satunya budaya berkendara di Indonesia.

“Di Filipina posisi pengemudi berada di sebelah kiri, sedangkan di Indonesia di sebelah kanan. Awalnya saya sangat gugup ketika menyeberang jalan karena sudah terbiasa melihat arah yang berbeda,” ungkapnya.

Selain itu, Beatriz juga mengaku menyukai berbagai makanan khas Indonesia, terutama pisang goreng, nasi goreng, dan sate. Ia mengatakan bahwa makanan Indonesia cenderung lebih pedas dibandingkan makanan di Filipina, meskipun dirinya masih bisa menikmati makanan pedas dengan tingkat kepedasan rendah.

Beatriz juga menceritakan pengalamannya mengajar di SD Muhammadiyah Kleco melalui program SEA Teacher. Ia mendapat kesempatan mengajar siswa kelas satu bilingual. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengalaman mengajar pertamanya secara langsung kepada siswa sekolah dasar. “Saya sangat gugup pada awalnya karena ini pengalaman pertama saya mengajar siswa secara langsung. Namun, saya sangat bersyukur ditempatkan di kelas bilingual sehingga kami masih bisa saling memahami,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah perbedaan bahasa. Untuk mengatasinya, Beatriz menggunakan berbagai cara seperti bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, dan gerakan tangan agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru menjadi momen yang sangat berkesan baginya. Bahkan, ia mengaku sempat menangis setelah mengajar karena merasa terharu melihat antusiasme dan sambutan hangat dari para siswa. “Saya merasa sangat tersentuh karena mereka mau belajar bersama saya meskipun ada keterbatasan bahasa,” katanya.

Tidak hanya membahas pengalaman mengajar, Beatriz juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya masyarakat Indonesia yang dinilai ramah dan hangat. Menurutnya, masyarakat Indonesia selalu berusaha membantu dan tetap mencoba berkomunikasi meskipun memiliki keterbatasan bahasa Inggris.

Ia juga menilai budaya senyum dan sapaan yang dimiliki masyarakat Yogyakarta menjadi hal yang sangat berkesan selama dirinya tinggal di Indonesia. Selain itu, Beatriz mengaku tertarik mempelajari budaya dan sejarah Indonesia lebih dalam. Sebagai mahasiswa seni dan budaya, ia berharap dapat kembali ke Indonesia suatu hari nanti untuk mengunjungi berbagai museum dan mempelajari kekayaan budaya Nusantara.

Menjelang akhir acara, Beatriz memberikan pesan motivasi kepada para penonton agar selalu percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak takut mencoba hal-hal baru. “Percayalah pada diri sendiri. Meskipun sulit, akan selalu ada orang-orang yang percaya dan mendukung kita,” pesannya.

Melalui kegiatan “Bertukar Cerita”, PBSI UAD tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengalaman lintas budaya, tetapi juga mempererat hubungan internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing melalui pengalaman belajar dan kehidupan sehari-hari di Yogyakarta. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-SEA-Teacher-Filipina-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bagikan-pengalaman-belajar-di-Indonesia-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 12:51:112026-05-29 12:51:11Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia

Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik

29/05/2026/in Feature /by Ard

apt. M. Yamin, S.Far., M.M., Wali Kota Banjarmasin dan Alumni Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Talkshow Alumni UAD (Foto. Humas UAD)

Lulusan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) harus mampu hadir sebagai agen penyelesai masalah (problem solver) di tengah masyarakat, berbekal intelektualitas dan riset yang kuat. Pesan inspiratif tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin, apt. M. Yamin, S.Far., M.M., dalam Talkshow Alumni UAD yang diselenggarakan di Amphitarium Kampus Utama UAD pada Jumat, 15 Mei 2026.

Sebagai alumnus Fakultas Farmasi UAD angkatan 2000, lompatan karier M. Yamin terbilang unik. Berawal dari harapan sang ayah untuk mendirikan rumah sakit, ia justru menemukan jalan pengabdian di ranah politik dan kebijakan publik. Karier politiknya dimulai pada 2008, berlanjut menjadi ketua partai pada 2012, hingga terpilih sebagai anggota legislatif selama dua periode sejak 2014. Kesuksesan tersebut membawanya menduduki kursi nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.

Yamin menegaskan, seluruh pencapaian politiknya diraih dengan memegang teguh pesan almarhum ayahnya untuk menghindari praktik politik uang. Menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin, Yamin langsung dihadapkan pada persoalan tata kelola kota yang kompleks.

“Satu hari setelah dilantik, kami langsung dihadapkan pada sanksi terkait pengelolaan sampah. Kami harus segera mengubah sistem open dumping menjadi sanitary landfill dan memproses sampah menjadi energi. Di sinilah kemampuan alumni UAD untuk mengurai permasalahan publik secara sistematis sangat diuji,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yamin mendorong alumni UAD untuk mengambil peran strategis sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat. Di era globalisasi yang serba cepat dan kritis, seorang pemimpin maupun profesional lulusan UAD harus siap menerima masukan dan merespons dinamika sosial secara bijaksana berbasis data.

Ke depan, Pemerintah Kota Banjarmasin di bawah kepemimpinannya berencana untuk mempererat kerja sama dengan UAD. Kolaborasi tersebut akan mencakup program beasiswa bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di UAD, serta pelibatan kampus dalam riset strategis pembangunan kota. Kepercayaan besarnya terhadap kualitas almamater juga dibuktikan dengan jajaran birokratnya, di mana Kepala Dinas Pendidikan di lingkungan kerjanya saat ini juga merupakan rekan satu angkatannya dari UAD. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/apt.-M.-Yamin-S.Far_.-M.M.-Wali-Kota-Banjarmasin-dan-Alumni-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-Talkshow-Alumni-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 12:37:312026-05-29 12:37:31Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik

UAD Gelar Salat Iduladha 1447 Hijriah

28/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Salat Iduladha 1447 H di lapangan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026, di Lapangan Sepak Bola Kampus IV UAD. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika UAD dan masyarakat sekitar dengan menghadirkan Ustaz Jannatul Husna, Ph.D. sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Ustaz Jannatul Husna mengajak jemaah untuk merefleksikan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS sebagai fondasi membangun karakter diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Menurutnya, kisah keluarga Nabi Ibrahim AS bukanlah sekadar dongeng masa lalu, melainkan kisah teladan yang nyata mengenai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

Beliau menekankan bahwa Iduladha mengajarkan pentingnya keikhlasan dan totalitas ketaatan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim as. saat menerima perintah Allah Swt. untuk menyembelih Nabi Ismail AS. Dalam Islam, substansi kurban tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga ketakwaan dan keikhlasan pelakunya.

“Pada konteks dunia kampus, kurban dapat dimaknai sebagai upaya menyembelih ego, kesombongan intelektual, dan rasa malas. Mahasiswa maupun dosen yang ikhlas tidak hanya mengejar nilai, gelar, dan ijazah, tetapi juga kebermanfaatan ilmu bagi diri sendiri dan masyarakat,” ungkapnya.

Ustaz Jannatul Husna mengutip pandangan ulama Abdullah Ibn Mubarak bahwa amalan sederhana dapat bernilai besar di sisi Allah karena niat yang baik, sedangkan pekerjaan besar dapat kehilangan nilainya jika tidak dilandasi keikhlasan.

Selain itu, Ustaz Jannatul Husna menyoroti semangat pengorbanan dan resiliensi pemuda melalui keteladanan Nabi Ismail AS. Keteguhan Nabi Ismail saat menerima perintah Allah menjadi gambaran ideal tentang kesabaran dan ketaatan seorang anak.

“Ujian kita hari ini sebagai kaum terpelajar dan masyarakat juga sebetulnya tidak ringan. Misalnya saat ekonomi orang tua merosot, terbatasnya lapangan pekerjaan, serta pemasukan dan pengeluaran kita yang tidak seimbang. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi insan yang terdidik, belajar sungguh-sungguh, karena ilmu tidak mungkin digapai dengan berleha-leha,” ujarnya.

Mengakhiri khutbah, Ustaz Jannatul Husna menegaskan pentingnya kepedulian sosial sebagai esensi ibadah kurban. Mengutip hadis Rasulullah saw., beliau menjelaskan bahwa kurban mengajarkan semangat berbagi dan meruntuhkan sekat sosial di masyarakat.

Dalam konteks kampus, beliau mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti sebagai menara gading, melainkan harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar sivitas akademika UAD, masyarakat, dan bangsa Indonesia senantiasa memperoleh keberkahan dari Allah Swt. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salat-Iduladha-1447-H-di-lapangan-Kampus-4-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:21:272026-05-28 10:21:27UAD Gelar Salat Iduladha 1447 Hijriah

Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis

28/05/2026/in Feature /by Ard

H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum pemateri pengajian jelang Iduladha Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Dalam acara pengajian jelang Iduladha 1447 H di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum., mengupas tuntas materi bertajuk “Fiqiih Qurban dalam Paham Agama Menurut Muhammadiyah”. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa kerangka fiqih Muhammadiyah dibangun di atas tiga struktur utama, yakni Al-Qiyam al-Asasiyah (nilai dasar), Al-Ushul al-Kulliyah (prinsip universal), dan Al-Ahkam al-Far’iyah (hukum praktis).

Pada tataran Al-Qiyam al-Asasiyah, ia menekankan bahwa qurban harus dilandasi oleh nilai tauhid dan ketakwaan. Ali Yusuf mengingatkan bahwa yang akan sampai kepada Allah bukanlah darah atau daging dari hewan sembelihan, melainkan ketakwaan dari shahibul qurban (pekurban). “Kesadaran orang berkurban karena konsep ilmu dan iman itu bagus. Tetapi kalau berkurban karena cuman gengsi, strata sosial saja, itu menurut saya belum masuk,” jelasnya.

Beranjak pada Al-Ushul al-Kulliyah, penceramah menyoroti prinsip kemaslahatan (maslahah), kemudahan (at-taisir), dan sosial di balik ibadah kurban. Ia mencontohkan inovasi Muhammadiyah seperti pengalengan daging (Rendangmu) dan penyembelihan hadyu di luar tanah haram (seperti di tanah air) sebagai bentuk ijtihad berkemajuan untuk memperluas manfaat kemanusiaan dan kemaslahatan. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Rasulullah sering berkurban dengan kambing sebagai bentuk at-taisir (kemudahan) agar umatnya yang berada di tingkat ekonomi menengah tetap dapat menunaikan ibadah ini.

Terkait Al-Ahkam al-Far’iyah atau persoalan hukum praktis yang sering ditanyakan masyarakat, Ali Yusuf memberikan penegasan berdasarkan putusan Majelis Tarjih. Ia menyebutkan bahwa larangan memotong kuku dan rambut menjelang kurban berlaku bagi shahibul qurban, bukan hewan kurbannya. Selain itu, shahibul qurban dilarang menjual kulit atau daging kurbannya, namun panitia takmir diperbolehkan memanfaatkannya jika bagian tersebut telah disedekahkan oleh pekurban. Ia juga menegaskan bahwa kurban untuk orang yang sudah meninggal (almarhum) tidak diperbolehkan, kecuali jika almarhum pernah bernazar atau meninggalkan wasiat semasa hidupnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/H.-Ali-Yusuf-S.Th_.I.-M.Hum-pemateri-pengajian-jelang-Iduladha-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:13:082026-05-28 10:13:08Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis

UAD Gelar Pengajian Peringati Iduladha 1447 H

28/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Pengajian Jelang Iduladha 1447 H di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan pengajian dalam rangka menyambut Iduladha serta Milad Muhammadiyah ke-117 tahun 1447 Hijriah. Acara ini dilangsungkan pada hari Senin, 18 Dzulhijjah 1447 H yang bertepatan dengan 25 Mei 2026 M, bertempat di Masjid Islamic Center, Kampus 4 UAD dan disiarkan langsung melalui kanal youtube @LPSI UAD.

Kegiatan yang bertajuk “Fiqih Qurban dalam Faham Agama Muhammadiyah” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), dekan, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan UAD.

Dalam laporannya, Kepala Lembaga Pengembangan dan Studi Islam (LPSI) UAD, Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno Lc., M.A., M.Hum. menyampaikan rasa syukurnya atas penyelenggaraan acara di tempat yang penuh berkah tersebut.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita bisa hadir di rumah Allah di Masjid Islamic Center dalam rangka pengajian jelang Idul Adha,” ujarnya. Beliau juga melaporkan bahwa pada tahun ini UAD akan menyembelih sebanyak empat ekor sapi dan 12 ekor kambing, yang pendistribusiannya akan mencakup 70 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan pimpinan ranting.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya agenda ini sebagai wadah penguatan spiritualitas bagi para pegawai.

“Mari kita bersyukur atas nikmat Allah sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan yang sangat penting guna menguatkan keimanan dan ketakwaan kita, yakni pengajian menjelang Idul Qurban,” tegas Prof. Muchlas.

Rangkaian acara ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari penceramah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai UAD senantiasa mampu menguatkan spirit keagamaan dan mengamalkan nilai-nilai ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-Jelang-Iduladha-1447-H-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:03:352026-05-28 10:03:35UAD Gelar Pengajian Peringati Iduladha 1447 H

Mahasiswa PPG UAD Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

28/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti pelatihan bela negara di Akademi Angkatan Udara (Foto. PPG UAD)

Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahap 1 Tahun 2026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengikuti kegiatan Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara (AAU) pada Jumat hingga Sabtu, 22–23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari upaya penguatan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan bagi para calon pendidik bangsa.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi (Kaprodi) PPG, Prof. Trikinasih Handayani, M.Si., Sekretaris Prodi PPG, Dr. Agus Supriyanto, M.Pd., jajaran koordinator bidang akademik, serta pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Sambutan Gubernur AAU, Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., yang dibacakan oleh Kepala PPM AAU, Kolonel Pas Iwan Setiawan, S.T., M.Han., menyoroti bahwa bela negara merupakan wujud sinergi nyata antara dunia pendidikan dan pertahanan negara dalam membangun generasi yang tangguh serta memiliki semangat pengabdian.

“Bela negara merupakan kewajiban seluruh warga negara sesuai dengan bidangnya masing-masing. Mahasiswa sebagai calon pendidik memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai bela negara kepada generasi muda,” ujar Kolonel Iwan menyampaikan pesan luhur Gubernur AAU.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, M.Hum., yang secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada pihak AAU, menyampaikan empat pesan utama kepada peserta PPG. Ia menekankan agar mahasiswa senantiasa menjadi teladan, membiasakan hidup disiplin, mampu mengawasi peserta didik, serta selalu memberikan nasihat yang membangun.

Selama dua hari pelaksanaan pelatihan, para mahasiswa digembleng dan dibekali dengan berbagai materi strategis, mulai dari wawasan kebangsaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), psikologi lapangan, kepemimpinan, hingga dinamika kelompok melalui yel-yel dan kegiatan Caraka Malam. Pekik heroik “UAD Ada untuk Indonesia” terus menggema di sepanjang kegiatan tersebut berlangsung.

Rangkaian acara pelatihan kemudian ditutup secara resmi di Gedung Sabang Merauke AAU pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam sambutan penutupannya, Gubernur AAU kembali menegaskan peran krusial seorang guru dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kuat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.Bi., berharap agar semangat bela negara yang telah ditempa di kawah candradimuka AAU ini dapat diterapkan secara nyata oleh para mahasiswa saat kelak mengabdi di sekolah maupun di tengah masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa PPG UAD diharapkan mampu bertransformasi menjadi calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan tingkat tinggi, kepemimpinan yang tangguh, serta dedikasi pengabdian yang tulus untuk Indonesia. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PPG-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-pelatihan-bela-negara-di-Akademi-Angkatan-Udara-Foto.-PPG-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 09:45:322026-05-28 09:45:32Mahasiswa PPG UAD Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

Perkuat Kolaborasi, PK IMM FTI UAD Gelar Studi Banding 

28/05/2026/in Terkini /by Ard

PK IMM FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan kegiatan studi banding bersama PK IMM Averroes FT UMS (Foto. IMM FTI UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Studi Banding bersama PK IMM Averroes Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan silaturahmi dan pertukaran wawasan lintas kampus ini dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan ini diusung sebagai wadah strategis bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi pengalaman, bertukar ide, dan mempererat tali persaudaraan antarkader. Pertemuan ini juga difokuskan untuk meningkatkan wawasan terkait pelaksanaan program kerja, sistem organisasi, serta tata kelola kepemimpinan di tingkat komisariat.

Melalui ruang diskusi bersama, para mahasiswa saling belajar untuk menguatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama. Upaya ini dilakukan untuk merancang dan membangun kolaborasi yang solid demi terciptanya gerakan ikatan yang lebih progresif, inovatif, dan berdaya saing di era saat ini.

Kegiatan Studi Banding ini berjalan dengan lancar dan diwarnai dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Relasi positif yang terbangun dari pertemuan ini diyakini mampu melahirkan berbagai inovasi kolaboratif yang akan membawa arah gerak organisasi menuju pencapaian yang lebih baik. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PK-IMM-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-kegiatan-studi-banding-bersama-PK-IMM-Averroes-FT-UMS-Foto.-IMM-FTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 09:35:332026-05-28 09:35:33Perkuat Kolaborasi, PK IMM FTI UAD Gelar Studi Banding 
Page 2 of 433‹1234›»

TERKINI

  • UAD Gelar Global Lecturer Bersama Chung Shan Medical University Taiwan02/06/2026
  • Tim Peneliti UAD Sosialisasikan Bahaya Rokok pada Anak02/06/2026
  • Siswa SMA/SMK Ikuti Pelatihan Sistem Akuntansi Digital Accurate di UAD02/06/2026
  • UAD Gelar Seminar Nasional Green Muhammadiyah01/06/2026
  • Perkuat Jejaring Global, Fakultas Farmasi UAD Kunjungan Akademik ke Josai University Jepang31/05/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath01/06/2026
  • Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional30/05/2026
  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top