• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Gelar Tarawih Perdana 1447 H Rektor UAD Tekankan Pentingnya Kalender Hijriah Global Tunggal

23/02/2026/in Terkini /by Ard

 

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof. Dr. Muchlas, M.T. pada tarawih perdana Ramadan 1447 H dalam rangkaian RDK UAD (Foto. Septi)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan agenda rutin Ramadan di Kampus (RDK). Salat tarawih perdana Ramadan 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) UAD disiarkan langsung melalui kanal YouTube Masjid Islamic Center UAD pada Selasa, 17 Februari 2026. Tema ceramah tarawih bertajuk “Ramadan Berdampak: Meneguhkan Peran Kampus Sebagai Pusat Peradaban Berdampak dan Berkemajuan”.

Dalam ceramahnya, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa momentum ini menjadi sejarah baru karena Persyarikatan Muhammadiyah resmi mulai memberlakukan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk memberikan kepastian waktu ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Prof. Muchlas menjelaskan bahwa penerapan KHGT sangat mendesak untuk mengatasi perbedaan penetapan hari besar Islam yang kerap terjadi akibat penggunaan kalender lokal. Ia mencontohkan kasus nyata di mana jemaah umrah yang berlebaran di Mekkah bisa mengalami masa puasa hanya 28 hari karena perbedaan awal Ramadan antarnegara.

Oleh karena itu, KHGT hadir dengan prinsip kesatuan matlak, yang memandang seluruh permukaan bumi sebagai satu kesatuan zona waktu, sehingga umat Islam dapat merayakan Idulfitri dan Iduladha pada hari yang serentak tanpa kebingungan.

Dalam kesempatan tersebut, Muchlas menegaskan bahwa penyatuan kalender ini merupakan wujud kemandirian umat dalam menjawab tantangan zaman dan melunasi “hutang peradaban” Islam. “Jika umat Islam mampu bersatu dalam penentuan waktu, ini akan menunjukkan kematangan dan kemandirian dalam mengelola urusan keagamaan kita di tengah arus globalisasi,” ungkapnya.

Ia berharap kehadiran kalender global ini dapat meminimalisir konflik perbedaan serta memperkuat persatuan dan solidaritas umat Islam di masa depan.

Selain menyampaikan materi terkait KHGT, Rektor UAD juga secara resmi membuka kegiatan RDK 1447 H dan menginformasikan ketersediaan fasilitas ramah anak berupa area bermain yang didampingi panitia agar orang tua dapat beribadah dengan khusyuk. Rangkaian acara malam tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat iftitah dan salat tarawih berjemaah. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Prof.-Dr.-Muchlas-M.T.-pada-tarawih-perdana-Ramadan-1447-H-dalam-rangkaian-RDK-UAD-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-23 10:21:442026-02-23 10:22:27Gelar Tarawih Perdana 1447 H Rektor UAD Tekankan Pentingnya Kalender Hijriah Global Tunggal

Tim MKM FKM UAD Luncurkan Sekolah Lansia BKL SETAMAN

23/02/2026/in Terkini /by Ard

Tim MKM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) luncurkan Sekolah Lansia BKL SETAMAN (Foto. TIM PKL MKM FKM UAD)

Untuk memperkuat pemberdayaan lansia di tingkat komunitas, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi meluncurkan Sekolah Lansia BKL SETAMAN (Bina Keluarga Lansia Sehat, Tangguh, dan Mandiri) RW 10 Jogokariyan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta pada 10 Februari 2026. Kegiatan peluncuran dilaksanakan secara daring dan luring serta menjadi bagian dari peluncuran sembilan Sekolah Lansia di Kota Yogyakarta.

Inisiatif strategis yang digagas oleh Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., bersama empat mahasiswa UAD yaitu Rini Ismiyati (ketua tim), Ghanis Kristia, Lutviyah Nurfath, dan Fitri Rahmayani ini membantu mahasiswa dalam mengintegrasikan teori promosi kesehatan mulai dari analisis situasi, pemetaan pemangku kepentingan, hingga strategi keberlanjutan program secara sistematis dan berbasis evidence.

Heni Trisnowati menyampaikan, “Sekolah Lansia BKL SETAMAN dirancang sebagai model pembelajaran sepanjang hayat bagi lansia yang menekankan pendekatan promotif dan preventif, bukan hanya kuratif.”

Diawali dengan penguatan konsep melalui kajian literatur serta kuliah tamu bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta. Kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama Ketua RW 10 Jogokariyan, pengurus Posyandu Lansia Brotowali 10, Petugas KB Kemantren Mantrijeron, serta para kader sebagai bentuk pendekatan partisipatif.

Dilakukan juga skrining calon peserta melalui pengkajian Activity of Daily Living (ADL), Instrumental Activities of Daily Living (IADL), serta risiko jatuh. Heni menambahkan langkah ini menunjukkan bahwa Sekolah Lansia BKL SETAMAN tidak sekadar seremonial. “Sekolah ini dirancang secara komprehensif dan profesional dengan struktur kepengurusan terdiri atas kepala sekolah, sekretaris, bendahara, dan kader, sebagai fondasi keberlanjutan program,” ujarnya.

Setelah seremoni peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan stadium general bertema “Proses Menua” sebagai materi perdana. Pembelajaran akan dilaksanakan rutin setiap hari Rabu minggu kedua setiap bulan. Kolaborasi ini turut didukung oleh Prof. Dr. Sitti Nur Djannah, M.Kes., sebagai Kaprodi S2 Kesehatan Masyarakat FKM UAD, DP3AP2KB Kota Yogyakarta, dan Kemantren Mantrijeron.

Kehadiran Sekolah Lansia BKL SETAMAN menjadi representasi bahwa sinergi antara kepemimpinan akademik dan semangat mahasiswa mampu melahirkan inovasi sosial yang berkelanjutan. Harapannya, model ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan kualitas hidup lansia yang sehat, tangguh, dan mandiri. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MKM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-luncurkan-Sekolah-Lansia-BKL-SETAMAN-Foto.-TIM-PKL-MKM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-23 10:09:142026-02-23 10:09:14Tim MKM FKM UAD Luncurkan Sekolah Lansia BKL SETAMAN

FAI UAD Gelar Temu Alumni Lintas Generasi

23/02/2026/in Terkini /by Ard

Temu Alumni Lintas Generasi FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. FAI UAD)

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Temu Alumni FAI Lintas Generasi pada Sabtu, 14 Februari 2026. Bertempat di Ruang Aula Yunahar Ilyas (Aula Islamic Center), Kampus IV UAD, acara ini menjadi wadah bernostalgia sekaligus memperkuat jejaring silaturahmi bagi alumni yang hadir.

Para peserta merupakan representasi dari berbagai program studi di lingkungan FAI, mulai dari Perbankan Syariah, Ilmu Hadis, Pendidikan Agama Islam, hingga Bahasa dan Sastra Arab.

Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk kembali sejenak ke kampus.“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan alumni FAI yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir. Harapan saya nantinya silaturahmi kita terus berlanjut dan semoga jejaring ini dapat membuka jalan menuju berbagai kesempatan di masa mendatang”, ujarnya.

Acara inti diisi dengan sesi talkshow oleh Ust. Budi Jaya Putra, S.Th.I., M.H., seorang alumni FAI UAD yang menekankan pentingnya peran alumni bagi dosen dan almamaternya. Ia menyampaikan bahwa kontribusi nyata alumni di masyarakat merupakan bentuk amal jariah bagi para pendidik dan institusi yang telah membentuk mereka.

“Kemajuan alumni menjadi tolok ukur bagi almamaternya. Jika ingin memajukan almamater, berkaryalah untuk masyarakat,” tambahnya sebagai pesan motivasi bagi para peserta.

Suasana penuh keakraban semakin memuncak saat panitia memutar video kilas balik yang menampilkan momen-momen kebersamaan para alumni sewaktu masih menjadi mahasiswa. Gelak tawa dan rona haru tampak di wajah para peserta saat melihat kembali memori perjuangan mereka di bangku perkuliahan, mulai dari momen di kelas hingga aktivitas organisasi.

Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan nyanyian serta stand-up comedy persembahan dari alumni dan mahasiswa FAI UAD yang berhasil menciptakan atmosfer hangat dan penuh kekeluargaan. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Temu-Alumni-Lintas-Generasi-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-23 09:45:572026-02-23 09:45:57FAI UAD Gelar Temu Alumni Lintas Generasi

Peletakan Batu Pertama Klinik dan Apotek UAD

23/02/2026/in Terkini /by Ard

Peletakan Batu Pertama pembangunan Klinik dan Apotek Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Klinik dan Apotek UAD pada Jumat, 20 Februari 2026. Prosesi dilakukan di area barat kampus IV dan secara simbolis dipimpin oleh Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan yang ditujukan untuk memperluas dan mendekatkan layanan bagi sivitas akademika serta masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT Adi Multi Sejahtera, Dr. Riduwan, S.E., M.Ag., menyampaikan bahwa klinik dan apotek yang akan dibangun merupakan langkah strategis pengembangan layanan kesehatan UAD. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini dilakukan oleh PT Adi Multi Sejahtera. Pembangunan menelan anggaran 9 miliar rupiah dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 10 bulan.

“Klinik ini dihadirkan untuk memberikan layanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh mahasiswa. Sebelumnya, UAD telah memiliki RS UAD di Maguwo, dan kini layanan kesehatan diperluas melalui pembangunan klinik di lingkungan kampus,” ujarnya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kita dapat mengimplementasikan cita-cita bersama untuk membangun layanan kesehatan bagi keluarga besar UAD dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Klinik UAD nantinya akan dikelola langsung oleh PT Adi Multi Husada, yang juga telah berpengalaman mengelola RS UAD. Menurutnya, kehadiran klinik ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus menjadi unit usaha yang berkontribusi secara finansial bagi pengembangan institusi.

Senada dengan itu, Ketua BPH UAD Irwan Akib menegaskan bahwa pembangunan klinik dan apotek tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada pelayanan prima. Ia berharap terjalin sinergi yang kuat antara pusat pendidikan kesehatan dan layanan kesehatan di UAD, mengingat kampus ini memiliki Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. “Kami berharap pembangunan ini menjadikan UAD semakin sehat dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peletakan-Batu-Pertama-pembangunan-Klinik-dan-Apotek-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-23 09:26:162026-02-23 14:33:54Peletakan Batu Pertama Klinik dan Apotek UAD

Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh

20/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Dewi Ekowati, M.Psi. pemateri pengajian bulanan mahasiswa FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar Pengajian Bulanan Mahasiswa edisi #7. Kajian kali ini mengangkat tema Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh. Dalam sambutannya, Koordinator Tim AIK FKIP UAD, Dwi Astuti, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut.

“Alhamdulillah, pengajian ini bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang bertumbuh bagi mahasiswa untuk menguatkan mental dan spiritualitasnya di tengah tantangan zaman,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim pendamping AIK serta semangat mahasiswa yang tetap hadir meskipun cuaca kurang bersahabat dan agenda perkuliahan sedang padat.

Pemateri, Dr. Dewi Ekowati, M.Psi., menekankan bahwa membangun vibes positif merupakan bagian dari self-regulation. “Regulasi diri bukan proses instan. Ia adalah keterampilan yang terus dilatih sepanjang hidup, terutama ketika kita berada dalam tekanan,” jelasnya. Mahasiswa sebagai generasi yang hidup di tengah dinamika akademik dan sosial dituntut memiliki ketahanan mental serta kemampuan mengelola emosi secara bijak.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa kesehatan mental berkaitan erat dengan kemampuan mengelola stres, kecemasan, overthinking, dan berbagai tekanan hidup lainnya. Tantangan menuju kedewasaan memang tidak ringan, tetapi setiap ujian selalu disertai kemudahan.

Berpikir positif (husnuzan), bersyukur atas ujian, serta memahami bahwa setiap kesulitan membawa peluang peningkatan derajat menjadi landasan penting dalam membangun mental yang sehat. Regulasi emosi membantu mahasiswa tetap rasional dalam mengambil keputusan dan tidak larut dalam tekanan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa regulasi emosi dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu cognitive reappraisal (mengubah cara pandang terhadap situasi) dan suppression (menekan respons emosi). Keduanya dapat digunakan sesuai konteks. Mengubah persepsi negatif menjadi sudut pandang yang lebih konstruktif dapat meredakan kecemasan, sementara menahan respons emosional dapat mencegah konflik yang lebih besar. Namun, penekanan emosi tanpa penyelesaian masalah berpotensi menjadi beban terpendam, sehingga diperlukan kesadaran untuk mengelolanya secara sehat.

Ia menguatkan dengan perspektif Islam, bahwa pengelolaan emosi juga dicontohkan melalui kisah-kisah para nabi dan tokoh teladan, seperti menangis sebagai bentuk pelepasan emosi, menyibukkan diri dengan aktivitas positif, berdiam diri untuk introspeksi, serta menahan ucapan saat marah. Kunci utamanya adalah mengambil keputusan dalam keadaan tenang dan memberi jeda sebelum menilai orang lain. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang matang, tenang, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Dewi-Ekowati-M.Psi_.-pemateri-pengajian-bulanan-mahasiswa-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:49:362026-02-20 09:49:36Self-Regulation Skill sebagai Modal Mental Mahasiswa Tangguh

Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak

20/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. pemateri pengajian FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar Pengajian Bulanan Dosen dan Tendik #33 mengangkat tema “Fikih Ibadah di Bulan Ramadan” dengan menghadirkan Dr. Syakir Jamaluddin, S.Ag., M.A. sebagai penceramah.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa menyambut Ramadan tidak cukup hanya dengan tradisi seremonial, tetapi harus disertai pembekalan ilmu agar ibadah semakin bermakna. “Pengajian harus menggerakkan amal dan ibadah kita. Kalau tidak menggerakkan, ya tidak bisa,” tegasnya. Menurutnya, eksistensi sebuah gerakan akan langgeng jika mampu menunjukkan kebenaran sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mencontohkan gerakan “Kopi Ngaji” yang awalnya merupakan pengabdian masyarakat berbasis penguatan ekonomi, kini berkembang hingga ratusan jemaah. Tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, program tersebut juga membuka ruang kolaborasi bisnis, koperasi, hingga penguatan jejaring digital. Bahkan, ia menyebut pengajian harus solutif terhadap persoalan umat, termasuk persoalan jodoh dan keluarga. “Jangan hanya dari sekadar ngaji ke ngaji tapi tidak ada solusinya, tidak ada gerakannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Syakir mengingatkan pentingnya meluruskan niat dan pemahaman dalam menyongsong Ramadan. Ia menyoroti sejumlah tradisi yang berkembang di masyarakat, seperti salat atau puasa tertentu yang didasarkan pada hadis lemah bahkan palsu. Ia menegaskan bahwa motivasi beribadah tidak boleh dibangun di atas dalil yang tidak sahih. “Bukan masanya lagi kita berlindung di balik ketidaktahuan. Sekarang bisa ngaji, bisa searching,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa doa yang baik tetap boleh diamalkan selama tidak disandarkan secara keliru kepada Nabi Muhammad saw.

Selain itu, ia menekankan bahwa ibadah harus berdampak sosial. Puasa, menurutnya, tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus melahirkan amal saleh dan meninggalkan keburukan. Ia mengingatkan agar menjelang Ramadan umat Islam melunasi utang puasa, memperbanyak sedekah, serta memperbaiki hubungan sosial tanpa harus terjebak pada ritual yang tidak memiliki dasar kuat. Tradisi seperti ziarah kubur tetap diperbolehkan sebagai sunah, namun bukan sebagai ritual khusus penyambutan Ramadan.

Dr. Syakir juga mengajak peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum transformasi diri dan gerakan. Ia mencontohkan bagaimana fikih tidak berhenti pada teks, tetapi melahirkan solusi, termasuk dalam persoalan perempuan hamil dan menyusui yang memiliki keringanan syariat. Baginya, Islam adalah agama yang memudahkan sekaligus mencerahkan. Dengan bekal ilmu yang benar dan semangat amal yang nyata, Ramadan diharapkan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ruang pembuktian ketakwaan yang berdampak luas bagi diri dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Syakir-Jamaluddin-S.Ag_.-M.A.-pemateri-pengajian-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:35:512026-02-20 09:38:52Songsong Ramadan dengan Ibadah Berdampak

CIRNOV UAD Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara

20/02/2026/in Terkini /by Ard

CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara (Foto. CIRNOV UAD)

Peperangan yang terjadi di dunia sekarang telah membuka mata bahwa peran drone menjadi sangat vital. Selain tidak beresiko terhadap manusia yang mengendalikannya, drone dengan bom yang dibawa terbilang efektif dan efisien dalam melumpuhkan lawan, menyertai penggunaan rudal untuk kombinasi serangan. Perang berkepanjangan antara Rusia lawan Ukraine, Israel lawan Hamas, dan masih banyak lagi konflik antar negara menunjukkan semakin masifnya penggunaan senjata tersebut.

Seiring dengan perubahan konflik geopolitik, Indonesia sebagai negara non Blok yang juga memiliki kekuatan militer tentu juga harus mampu menjaga kepentingan negara di hadapan negara lain yang semakin transaksional dalam menjalin persahabatan. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto pernah mengatakan bahwa ‘Jika Indonesia Diserang, No Body is Going to Help Us’. Untuk itu Pusat Riset CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang dikenal mampu membuat rudal anti pesawat terbang (Rudal Merapi) dan juga rudal anti tank / kendaraan tempur (Rudal Kodok) kaliber 70 telah melakukan riset pembuatan bom drone yang sudah diuji cobakan baik statis maupun dinamis untuk kepentingan produksi.

Bom yang dibawa drone untuk melumpuhkan target, dapat menggunakan teknik impact-fuze (benturan bersama drone) seperti yang digunakan oleh drone Kamikaze, maupun teknik dropping, yang dijatuhkan dari drone yang terbang. Bom yang dibuat CIRNOV menggunakan sistem keamanan (safety system) berlapis yang menjadi persyaratan suatu produk hankam yang harus dipastikan aman bagi pengguna dan sekitarnya. Sistem keamanan dilakukan melalui sekuensial fungsi komponen Pin Mekanik Fuze, Safety Pin, Timer, dan Self Destruction. Bom secara umum terdiri dari dua bagian penting yaitu rangkaian fuze dan bahan peledak yang diaktifkan oleh detonator yang menjadikan bom mampu melumpuhkan target. Rangkaian fuze harus memiliki sistem keamanan yang akurat, sedangkan bagian detonator yang terhubung dengan rangkaian fuze akan mentriger bahan TNT atau sejenisnya sehingga akan blasting / meledak dengan kekuatan tinggi yang mampu menghamburkan isian bom seperti bola baja, pecahan logam keras dan lain-lain untuk melumpuhkan target pada radius tertentu. Besar kecilnya radius dapat diatur melalui jumlah bahan peledak yang dipergunakan serta teknik sebaran obyek yang berfungsi untuk menghantam sasaran.

Seluruh komponen Gambit Merapi dibuat menggunakan komponen lokal sehingga sangat mandiri dan memiliki potensi mudah dibuat dalam jumlah besar untuk mendukung operasi berkepanjangan jika diperlukan. Selain itu dalam pembuatannya, berbagai konsep dasar ilmu-ilmu Fisika dan Material juga diterapkan seperti penggunaan kalkulasi akurat sistem firing pin (kekuatan pegas), vibrasi struktur bahan dan kehandalan rangkaian elektronika yang ada, juga ilmu Aerodinamika yang harus dikuasai agar bom yang dijatuhkan mampu merubah arah jatuh dari posisi horizontal ke vertical sehingga firing pin dapat aktif mendetonasi bom sewaktu mengalami benturan terhadap target untuk nilai hentakan tertentu.

Uji fungsi detonator bom sudah dilakukan CIRNOV UAD bersama PT DAHANA yang selama ini ada kerjasama pengembangan teknologi alutsista. Gambit Merapi dibuat dalam dua jenis yaitu untuk drone Kamikaze dan juga drop drone bomb sehingga cukup fleksible. Sekarang ini sudah ada pihak  yang berminat dan dalam proses pembelian produk tersebut. Diharapkan produksi bisa semakin masif dan handal untuk mencukupi kebutuhan bagi penguatan teknologi pertahanan Indonesia agar nantinya tidak tergopoh-gopoh harus mengimpor dari luar negeri jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam kerangka mempertahankan NKRI, demikian kata Prof. Hariyadi selaku Kepala CIRNOV UAD. (Doc)

uad.ac.id

 

 

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/CIRNOV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Produksi-Bom-Drone-‘Gambit-Merapi-Untuk-Penguatan-Pertahanan-Negara-Foto.-CIRNOV-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-20 09:15:542026-02-20 09:15:54CIRNOV UAD Produksi Bom Drone ‘Gambit Merapi’ Untuk Penguatan Pertahanan Negara

Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut

19/02/2026/in Prestasi /by Ard

Zul Hamdi Batubara mahasiswa PBio Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih Andalan Awards tiga tahun berturut (Foto. Zul Hamdi B)

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Zul Hamdi Batubara, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Andalan Awards) ke-8 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UAD melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, di Amphitarium Lantai 9, Kampus IV UAD. Dalam ajang tersebut, Zul berhasil meraih Juara II pada kategori “Capaian Prestasi Mahasiswa Bidang Penalaran dan Kreativitas Kegiatan Mandiri”. Prestasi ini melengkapi capaian sebelumnya, yakni Juara III pada tahun 2024 dan Juara III pada tahun 2025, sehingga menjadikannya penerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut.

Zul mengaku sangat senang dan bangga atas pencapaian tersebut. “Saya sangat senang dan bangga telah meraih penghargaan ini tiga kali berturut-turut. Penghargaan ini merupakan bentuk dedikasi saya dalam bidang akademik melalui kejuaraan karya tulis dan karya kreatif,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa ketertarikannya pada bidang penalaran dan kreativitas berawal dari keinginannya untuk mengeksplorasi minat dan bakat.

Menurut Zul, konsistensi menjadi faktor utama yang membuatnya mampu mempertahankan prestasi selama tiga tahun berturut-turut. “Sejak awal perkuliahan, saya konsisten mengikuti berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Setiap tahun saya bisa meraih lebih dari 25 prestasi, baik secara individu maupun tim,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa dukungan dari Program Studi Pendidikan Biologi, dosen pembimbing, serta rekan satu tim memiliki peran besar dalam setiap capaian yang diraih.

Bagi Zul, Andalan Awards merupakan bentuk apresiasi atas proses panjang yang telah dilaluinya selama berkuliah di UAD. Ia juga berpesan, “Untuk teman-teman yang kuliah di UAD, ayo coba dari sekarang kembangkan minat dan bakat, gali potensi diri untuk tumbuh berkembang bersama UAD karena UAD memberikan berbagai fasilitas untuk menunjang prestasi, jadi jangan sampai menyesal ya!” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Zul-Hamdi-Batubara-mahasiswa-PBio-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-Andalan-Awards-tiga-tahun-berturut-Foto.-Zul-Hamdi-B.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:54:302026-02-19 10:54:30Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut

Ramadan Menuju Takwa: Mengasah Ilmu, Menguatkan Amal, Membangun UAD Berkemajuan

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Ghoffar Ismail, M.A. pemateri Pengajian Songsong Ramadan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Sambut Ramadan dengan antusias, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Songsong Ramadan pada 12 Februari 2026 bertepatan dengan 24 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Islamic Center UAD dan menghadirkan Dr. Ghoffar Ismail, M.A sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Dr. Ghoffar Ismail, M.A. menegaskan bahwa dalam menyambut Ramadan diperlukan bekal terbaik yaitu ketakwaan. Seorang muslim hendaknya memiliki tujuan untuk kembali fitri atau bersih secara spiritual setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Dijelaskan pula bahwa Ramadan memiliki tiga keistimewaan utama, yaitu Syahrul Siyam (bulan puasa), Syahrul Qiyam (bulan untuk bermunajat), Unzila Fihil Quran (bulan turunnya Al-Qur’an).

Lebih lanjut, dipaparkan pula terkait konsep Nafs sebagai pertemuan antara jasad dan ruh. Keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda. Ruh membutuhkan asupan spiritual sedangkan  jasad membutuhkan makan, minum, dan kegiatan fisik lainnya. Apabila pemenuhan kebutuhan jasad maupun ruh ini dilakukan dengan cara yang salah, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan bagi seorang muslim.

Merujuk pada Surah Fathir ayat 29-30, Ghoffar Ismail menyampaikan tiga amalam utama yang dapat dilakukan selama bulan Ramadan. Pertama, membaca Al-Qur’an, dapat dilakukan kebiasaan satu hari tiga jus selama sepuluh hari pertama Ramadan. Kedua, tilawah dan mempelajari isi Al-Qur’an selama sepuluh hari kedua Ramadan. Ketiga, menghafal atau murajaah Al-Qur’an pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Hal ini karena Al-Qur’an adalah literasi utama dan terbaik bagi umat muslim.

Selain menjadikan Al-Qur’an sebagai fokus utama di Bulan Ramadan, seorang muslim juga dianjurkan untuk menargetkan infak sebagai bentuk penguatan amal sosial dan kepedulian terhadap sesama. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Ghoffar-Ismail-M.A.-pemateri-Pengajian-Songsong-Ramadan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:29:132026-02-19 10:29:13Ramadan Menuju Takwa: Mengasah Ilmu, Menguatkan Amal, Membangun UAD Berkemajuan

UAD Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026

19/02/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi beasiswa LPDP 2026 (Foto. Bimawa UAD)

Menjelang pembukaan seleksi beasiswa studi lanjut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi resmi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Beasiswa LPDP sebagai pembicara utama guna memberikan informasi mengenai strategi meraih beasiswa kepada para mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah ilmu bersama Direktur LPDP. Arahan atau informasi penting yang disampaikan dapat dijadikan rujukan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi dengan bantuan dari Beasiswa LPDP.

“Ada beberapa mahasiswa UAD yang sudah berhasil lolos seleksi penerima Beasiswa LPDP. Akan tetapi persentasenya masih sangat kecil. Saya pikir kesempatan yang baik ini dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan informasi lebih sehingga peluang kita untuk bisa lolos Beasiswa LPDP semakin besar,” ucapnya.

Direktur LPDP, Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., menyampaikan bahwa pendidikan adalah akar pertumbuhan industri. Jika industri Indonesia tidak tumbuh maka lapangan pekerjaan akan hilang. Oleh karena itu LPDP sejalan dengan Asta Cita, terdapat 8 industri baru yang dapat dipilih. Di Beasiswa LPDP 2026 ini pendaftar hanya dapat memilih jalur Social, Humanities, Arts, Religious Studies, and Economics (SHARE) dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Saat ini terdapat 38 ribu mahasiswa yang sedang dibiayai, 45% berada di luar negeri dan 55% di dalam negeri. Dalam dua atau tiga tahun lagi alumni LPDP akan mencapai angka di atas 72 ribu. LPDP bergerak terus, area yang difokuskan entrepreneurship dan industri. Saya tahu UAD sangat kuat di entrepreneurship,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd. juga turut menegaskan pentingnya memikirkan alasan-alasan utama sebelum mendaftar Beasiswa LPDP.

”Sebenarnya tidak semua karier menuntut untuk S2. Jika memang orientasi pekerjaannya di bidang vokasi maka tidak mengharuskan untuk mengambil S2. Justru lebih penting memiliki sertifikasi kompetensi atau lisensi. Oleh karena itu direnungkan terlebih dahulu produktivitas masing-masing terkait ingin belajar apa dan tujuannya harus jelas. Jangan sampai S2 dijadikan sebagai pelarian hidup.” (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-sosialisasi-beasiswa-LPDP-2026-Foto.-Bimawa-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-19 10:12:422026-02-19 10:12:42UAD Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026
Page 12 of 586«‹1011121314›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top