• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Dahlan Culture Run 2026 (Foto. Anove)

Tren olahraga lari yang sedang marak di tengah masyarakat kini bersanding dengan misi pelestarian budaya. Melalui konsep unik tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar ajang Dahlan Culture Run: Fun Run 5K untuk pertama kalinya pada Minggu, 12 Juli 2026 dengan mengusung tema “Mlayu Bareng, Budaya Kenceng”. Mengambil titik start dan finish di Gedung 1B Kampus 1 UAD, kegiatan olahraga rekreatif ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti oleh sedikitnya 250 peserta yang memadati rute pelarian sejak pagi hari.

Ketua Pelaksana Dahlan Culture Run, Salwa Aqiila Syahsari, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata atau luaran dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang akrab disapa Salwa ini mengungkapkan bahwa ide dasar Dahlan Culture Run lahir dari meningkatnya tren gaya hidup sehat terkini yang kemudian dipadukan dengan identitas fakultas mereka.

“Alasan utamanya karena di era sekarang itu lagi ramai budaya lari. Berhubung kami dari Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, kami menyatukan budaya dengan lari, jadi muncullah Dahlan Culture Run ini,” ujar Salwa.

Sebagai acara yang baru pertama kali diinisiasi, panitia membuka pintu selebar-lebarnya bagi publik tanpa membatasi usia peserta. Target sasaran dari Dahlan Culture Run mencakup seluruh elemen masyarakat yang ada di Yogyakarta, tanpa membedakan status antara masyarakat umum, mahasiswa UAD, maupun sivitas akademika lainnya. Guna menambah keseruan dan memotivasi para pelari sepanjang rute, pihak penyelenggara menyediakan berbagai kategori apresiasi yang kompetitif, mulai dari penghargaan untuk pendaftar pertama, finisher pertama, hingga kategori kostum terbaik kategori laki-laki dan perempuan yang menantang kreativitas peserta dalam memadukan pakaian olahraga dengan unsur budaya, dilanjut dengan sesi senam zumba bersama, pembagian mini doorprize dan hadiah utama.

Suksesnya pelaksanaan kegiatan yang perdana diselenggarakan ini menumbuhkan optimisme di pihak panitia agar kegiatan serupa tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas perkuliahan satu semester saja, melainkan dapat bertransformasi menjadi agenda olahraga tahunan yang ikonik di Yogyakarta. Keberhasilan mengumpulkan 250 pelari dari berbagai kalangan menjadi modal sosial yang kuat bagi kelanjutan acara ke depan.

“Sebelumnya belum pernah ada Dahlan Culture Run, pastinya dari kami selaku panitia sangat berharap kegiatan ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” pungkas Salwa optimis menutup penjelasannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Dahlan-Culture-Run-2026-Foto.-Anove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:36:562026-07-16 09:36:56Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

16/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi lomba poster nasional (Foto. Dilla)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim yang beranggotakan Muhammad Andy Rajab, Aulia Syafadilla Azali, dan Sofiani Latifah berhasil meraih Top 10 pada Lomba Poster Pascasarjana Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PUSPRESMA PTMA. Kompetisi bertema “Smart Innovation for Indonesia’s Future” tersebut berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, di UMY dan diikuti oleh mahasiswa pascasarjana dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Keberhasilan ini diraih melalui karya inovatif berjudul BIOTECHNOSMART pada subtema Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat. Gagasan tersebut dikembangkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan kesehatan di Indonesia, seperti meningkatnya penyakit tidak menular, rendahnya literasi kesehatan masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi tanaman herbal lokal sebagai solusi kesehatan yang berkelanjutan.

BIOTECHNOSMART merupakan konsep inovasi yang mengintegrasikan pemanfaatan tanaman herbal berbasis ilmiah, teknologi digital, edukasi kesehatan masyarakat, urban farming biofarmaka, serta pengelolaan lingkungan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Konsep ini tidak hanya berfokus pada upaya kuratif, tetapi juga mengedepankan aspek promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kesehatan yang baik dan kesejahteraan.

Selama kompetisi, tim Magister Farmasi UAD mempresentasikan poster ilmiah di hadapan dewan juri dan mengikuti sesi diskusi ilmiah bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta PTMA lainnya. Presentasi berlangsung lancar dan menjadi ajang untuk memperkenalkan konsep BIOTECHNOSMART sebagai solusi inovatif yang menghubungkan kesehatan, teknologi, lingkungan, dan potensi sumber daya lokal Indonesia.

Pencapaian sebagai Top 10 menjadi bukti bahwa mahasiswa Magister Farmasi UAD mampu menghasilkan gagasan inovatif yang kompetitif di tingkat nasional. Selain menambah prestasi akademik, keikutsertaan dalam kompetisi ini juga memperluas jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, berpikir kritis, dan penyampaian ide secara profesional.

Ke depan, tim berharap konsep BIOTECHNOSMART dapat terus dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk terus berkontribusi melalui riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan kesehatan Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-lomba-poster-nasional-Foto.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:28:552026-07-16 09:28:55Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM Farmasi UAD)

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan ruang belajar literasi yang mendorong peserta untuk membangun budaya membaca kritis melalui kegiatan refleksi dan retelling story. Kegiatan ini dikemas dalam dua chapter dengan pendekatan yang berbeda, mulai dari penguatan teknik membaca hingga praktik menyampaikan kembali isi bacaan berdasarkan pemahaman masing-masing peserta.

Pada RE-VIBES Chapter 1, peserta mengikuti pemaparan materi yang merujuk pada buku How to Read a Book karya Mortimer J. Adler dan Charles Van Doren. Materi tersebut menekankan bahwa membaca merupakan proses aktif untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta menginterpretasikan gagasan penulis, bukan sekadar menyelesaikan sebuah buku.

Peserta juga diajak memahami pentingnya menyesuaikan strategi membaca dengan tujuan dan jenis bacaan. Dalam membaca buku ilmiah, misalnya, pembaca dituntut mampu mengidentifikasi argumen utama, menilai kekuatan bukti yang disampaikan, serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

Selain itu, kegiatan ini menyoroti pentingnya dialog antara pembaca dan buku melalui pertanyaan-pertanyaan kritis mengenai gagasan penulis, validitas argumen, hingga relevansi isi bacaan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung aktivitas akademik maupun pengambilan keputusan berbasis informasi yang kredibel.

Suasana semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan dalam membangun kebiasaan membaca di tengah aktivitas perkuliahan serta strategi memahami bacaan yang kompleks. Diskusi tersebut memperkuat pemahaman peserta bahwa membaca dapat melatih kemampuan berpikir analitis, reflektif, dan terbuka terhadap berbagai perspektif.

Berbeda dengan chapter pertama, RE-VIBES Chapter 2 menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif melalui sesi membaca mandiri dan retelling story. Peserta diberikan waktu untuk membaca buku pilihan masing-masing sebelum mempresentasikan kembali isi buku menggunakan bahasa dan pemahaman sendiri.

Salah satu buku yang dipresentasikan adalah When You’re Ready, This Is How You Heal karya Brianna Wiest. Buku bergenre self-improvement tersebut mengangkat tema proses penyembuhan diri yang memerlukan waktu, penerimaan, dan keberanian untuk menghadapi pengalaman hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Melalui sesi retelling story, peserta tidak hanya berlatih menyampaikan kembali isi bacaan, tetapi juga memahami bahwa setiap buku dapat menghadirkan perspektif baru yang berbeda bagi setiap pembaca. Kegiatan ini menjadi upaya untuk menumbuhkan budaya membaca yang lebih kritis, reflektif, dan bermakna di kalangan mahasiswa. (doc/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-RE-VIBES-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:14:422026-07-16 09:14:42RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

Press Release Universitas Ahmad Dahlan

15/07/2026/in Terkini /by Ard

PRESS RELEASE

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

Terkait kekerasan seksual mahasiswa yang terjadi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

  1. Menindaklanjuti Surat Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD Nomor 006/SPPKPT-UAD/VII/2026 tentang Surat Rekomendasi terkait kekerasan seksual mahasiswa di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).
  2. Pimpinan universitas memutuskan memberikan sanksi akademik yang dituangkan melalui Keputusan Rektor UAD Nomor 151 Tahun 2026 tentang Pemberian Sanksi Mahasiswa Atas Nama ACR.
  3. UAD secara resmi menjatuhkan sanksi administratif tingkat berat kepada mahasiswa berinisial ACR berupa pemberhentian tetap sebagai mahasiswa. ACR secara resmi kehilangan statusnya sebagai mahasiswa beserta seluruh hak yang melekat padanya selama di UAD.
  4. UAD tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran akademik maupun nonakademik termasuk perundungan, pelecehan seksual, pornografi, pornoaksi, seks bebas, LGBTQ+, dan tindakan asusila lainnya.
  5. UAD berkomitmen menjaga integritas, ketertiban, dan kepatuhan terhadap peraturan akademik di lingkungan kampus.

Yogyakarta, 1 Shafar 1448 H/ 15 Juli 2026M

Kepala Humas dan Protokol UAD

 

Ariadi Nugraha

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PRESS-RELEASE-UAD.jpg.jpeg 963 1000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 18:28:122026-07-15 18:30:04Press Release Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026

15/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III penulisan naskah lakon Peksimiprov 2026 (Foto. Rizkyana)

Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh Rizkyana Iswahyuni, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizkyana sukses menyabet Juara 3 dalam tangkai lomba Penulisan Naskah Lakon pada Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Provinsi (Peksimiprov) 2026 yang berlangsung dari 18 Juni hingga 2 Juli 2026. Dalam kompetisi ini, UAD juga bertindak sebagai tuan rumah khusus untuk tangkai lomba kepenulisan yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 lalu.

Melalui karya naskah lakonnya, Rizkyana mengangkat interpretasi mendalam mengenai esensi sebuah “rumah”. Baginya, rumah tidak melulu soal bangunan fisik, melainkan sebuah ruang komunal seperti kampung halaman yang menjadi tempat bernaung bersama. Terinspirasi dari realitas para perantau yang enggan pulang karena daerah asalnya dinilai kurang mendukung keberlangsungan hidup, ia menggambarkan sebuah perkampungan yang perlahan runtuh akibat sang pemimpin kehilangan harapan hingga berdampak pada warga di kampungnya. Bahkan pada bagian akhir naskah, Rizkyana menggambarkan kemungkinan warga berubah menjadi kaum miskin kota yang tidak lagi memiliki kampung untuk kembali.

“Pesan utama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa ketika sebuah rumah tidak lagi mampu memberikan harapan bagi penghuninya, maka yang hilang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga identitas dan masa depan generasi berikutnya,” ungkap Rizkyana.

Keunikan lain dari naskah ini terletak pada representasi karakter “Ibu”. Bukannya menghadirkan sosok ibu biologis, Rizkyana justru memanifestasikan figur keibuan melalui tokoh Bu Guru. Dalam pandangannya, esensi seorang ibu melekat pada siapa saja yang merawat, mendidik, dan menumbuhkan kehidupan tanpa pamrih. Tokoh Bu Guru di naskah karya Rizkyana tidak hanya mengajar baca, tulis, dan hitung, tetapi juga berjuang menjaga martabat, nilai-nilai, dan masa depan kampung yang sedang kehilangan arah.

Perjalanan Rizkyana meraih juara tentu tidak instan dan penuh dengan tantangan emosional. Ia mengaku sempat kesulitan menjaga fokus akibat padatnya jadwal yang bertumpuk antara bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, hingga latihan teater.

“Tantangan terbesar, jujur saja ada pada diri sendiri yang kerapkali kepusingan dengan jadwal yang bertumpuk, ada bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, dan latihan teater. Hal-hal itu memicu buyarnya fokus saat latihan sehingga tidak terlalu maksimal,” jelasnya mengenai kendala selama proses persiapan.

Keberhasilan ini juga tidak luput dari dukungan penuh pihak kampus UAD yang memfasilitasi pembinaan intensif bersama mentor kepenulisan. Rizkyana merasa sangat bersyukur dikelilingi oleh support system yang luar biasa, mulai dari rekan-rekan teater hingga dosen pembimbing skripsinya yang sangat pengertian dalam pembagian waktu bimbingan dan latihan. Menutup tahun terakhir kesempatannya berlaga di ajang Peksimiprov, Rizkyana mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa keluar sebagai juara ketiga. Alih-alih cepat puas dan langsung mementaskan karyanya, mahasiswa angkatan 2022 ini justru berencana untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan karyanya ke depan.

“Lebih baik saya rombak ulang menjadi naskah yang lebih baik lagi, karena sewaktu lomba masih ada beberapa celah keburukan, jadi baiknya rombak dulu baru nanti dipentaskan. Atau kayaknya buat naskah baru aja sih, biar makin banyak karya-karya lakon,” pungkasnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-penulisan-naskah-lakon-Peksimiprov-2026-Foto.-Rizkyana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 10:00:142026-07-16 09:09:30Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026

Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an

15/07/2026/in Terkini /by Ard

Program Two Thousand Show Vol. 2 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ilkom UAD)

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menghidupkan kembali memori kolektif masa lalu melalui gelaran festival “Two Thousand Show (TTS) Vol. 2: Bring Back 2005s”. Acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 6 hingga 8 Juli 2026 ini memadati Hall Gedung Utama Kampus 4 UAD dengan beragam aktivitas lawas. Bukan sekadar hiburan musiman, festival ini merupakan bentuk implementasi nyata dan ujian praktik dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., guna membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial secara nyata di lapangan.

Rijal Ahsan Wijaya, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang dipercaya sebagai Ketua Pelaksana, mengungkapkan bahwa esensi utama dari TTS Vol. 2 adalah menghadirkan mesin waktu visual bagi para pengunjung.

“Kami ingin mengajak seluruh partisipan bernostalgia dan merasakan kembali suasana tahun 2005 yang hangat dan seru melalui mainan, makanan, serta seluruh keseruannya,” ujar Rijal. Target audiens yang disasar pun sangat luas, mulai dari sivitas akademika UAD, anak-anak, hingga masyarakat umum generasi 2005 hingga 2015-an yang ingin bernostalgia dengan aneka mainan ikonik dan jajanan jadul tanpa ketergantungan pada gawai.

Kemeriahan festival ini dibagi menjadi tiga hari. Hari pertama dibuka dengan peresmian acara yang langsung disusul oleh perlombaan mewarnai untuk anak-anak, kompetisi teka-teki silang, serta pembukaan stan bazar mainan gratis dan jajanan pasar tempo dulu. Memasuki hari kedua, atmosfer berubah menjadi ruang rekreasi remaja dengan adanya kompetisi PlayStation (PS), panggung akustik, sesi karaoke bebas, hingga program “Tiba-Tiba Podcast”. Sebagai puncak acara pada hari ketiga, kompetisi balap Tamiya digelar dengan antusiasme tinggi bersamaan dengan Y2K Show yang menonjolkan estetika mode awal milenium, sebelum akhirnya resmi ditutup dalam sesi upacara penutupan.

Di balik kelancaran rangkaian agenda yang kompleks tersebut, terdapat proses panjang yang menguji komitmen seluruh tim penyelenggara melalui persiapan rapat berkala sejak tahap penentuan konsep hingga hari-H. Rijal menambahkan bahwa dinamika yang mereka lalui di balik layar justru memberikan pelajaran emosional yang sangat berharga bagi seluruh tim. Melalui tantangan manajemen tersebut, TTS Vol. 2 tidak hanya berhasil menyuguhkan ruang bercerita yang berkesan bagi publik, tetapi juga sukses menjadi laboratorium bagi mahasiswa dalam mengasah solidaritas kelompok. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Two-Thousand-Show-Vol.-2-mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 09:00:472026-07-16 09:00:41Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an

Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 2026

15/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua gelar pada ajang SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Isfha)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Isfha Aufa Na’imullah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta Selatan, pada 24-26 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Isfha berhasil meraih Juara III PR Campaign Kategori Best Problem Solving dan Juara II Badminton Ganda Putri yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Bagi Isfha, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi PR Campaign dan mampu meraih prestasi, sekaligus berhasil menjadi juara pada cabang badminton.

Pada kategori PR Campaign, Isfha bersama tim mengangkat kampanye bertajuk “30 Days, 30 Dreams”. Kampanye tersebut berangkat dari kepedulian terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat, yaitu pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak jalanan.

Melalui kampanye ini, tim berkolaborasi dengan The Dreamhouse Yogyakarta, sebuah Non-Governmental Organization (NGO) yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pendampingan anak-anak jalanan. Kampanye dirancang melalui platform TikTok dengan menghadirkan konten harian yang menceritakan mimpi, cita-cita, dan kehidupan anak-anak binaan selama 30 hari. Melalui strategi tersebut, tim berharap masyarakat semakin mengenal The Dreamhouse Yogyakarta sekaligus terdorong untuk memberikan perhatian terhadap pentingnya pendidikan bagi anak-anak jalanan.

Isfha menjelaskan bahwa materi yang diperoleh selama menempuh perkuliahan di Program Studi Ilmu Komunikasi UAD menjadi bekal penting dalam menyusun strategi kampanye. Pengetahuan dasar mengenai kehumasan, penyusunan kampanye, hingga riset komunikasi membantu tim menentukan isu yang relevan dengan kondisi masyarakat di Yogyakarta. “Untuk PR Campaign, kami sudah mendapatkan dasar-dasar mengenai public relations dan penyusunan kampanye di perkuliahan. Setelah itu kami melakukan riset mengenai permasalahan yang ada di Yogyakarta hingga akhirnya memilih isu pendidikan bagi anak-anak jalanan sebagai fokus kampanye,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menghadapi Kejuaraan Badminton, Isfha melakukan latihan secara intensif. Persiapan tersebut menjadi modal penting untuk tampil maksimal selama pertandingan.

Di balik keberhasilan tersebut, Isfha menghadapi tantangan yang tidak mudah, terutama pada kompetisi PR Campaign. Kelompok peserta baru dibentuk pada hari pelaksanaan sehingga seluruh anggota berasal dari perguruan tinggi yang berbeda dan belum saling mengenal. Kondisi tersebut menuntut kemampuan komunikasi, adaptasi, dan kerja sama yang cepat agar ide-ide yang dimiliki dapat disatukan menjadi sebuah kampanye yang utuh. “Awalnya kami tidak saling mengenal karena kelompok baru dibentuk saat hari pelaksanaan. Kami harus cepat beradaptasi, saling berdiskusi, dan membangun komunikasi melalui obrolan-obrolan sederhana hingga akhirnya bisa bekerja sama dengan baik,” tuturnya.

Selain membawa pulang prestasi, Isfha juga memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti rangkaian kegiatan Silaturahmi APIK PTMA 2026. Ia berkesempatan bertemu dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa serta dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai PTMA di Indonesia. Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti kegiatan study tour ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang memberikan wawasan mengenai keberagaman, toleransi, dan harmoni kehidupan beragama di Indonesia.

Menurut Isfha, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperluas relasi, memperkaya wawasan, serta mempererat silaturahmi antarmahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA dari berbagai daerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-dua-gelar-pada-ajang-SILAT-APIK-PTMA-2026-Foto.-Isfha.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 08:00:172026-07-16 08:55:23Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 2026

Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 2023

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Klik tautan di bawah ini:

Peraturan Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Nomor 14 Tahun 2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di UAD

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gedung-Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-Dok.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 843 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 14:51:212026-07-14 14:51:21Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 2023

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-21 07:31:31KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Keluarga Teater PeBei Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses gelar pementasan “Fragmen Lama” (Foto. Teater PeBei UAD)

Keluarga Teater PeBei Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan pementasan bertajuk Fragmen Lama pada Minggu, 14 Juni 2026. Pementasan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan seni peran sekaligus menyampaikan pesan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Mengangkat tema keluarga, trauma, dan penerimaan terhadap takdir, Fragmen Lama menceritakan sebuah keluarga yang harus menghadapi rahasia masa lalu yang selama bertahun-tahun tersimpan. Berbagai konflik yang muncul dalam cerita menggambarkan perjuangan para tokoh dalam menghadapi luka batin serta upaya untuk menerima kenyataan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Selain mengangkat persoalan keluarga, pementasan ini juga menyoroti isu cinta beda agama yang semakin memperumit alur cerita. Konflik tersebut berpadu dengan trauma yang dialami oleh sosok ibu dalam keluarga yang menjadi pusat persoalan dalam pertunjukan tersebut.

Sutradara Fragmen Lama, Dea Fitri Ananta, mengungkapkan bahwa proses produksi menghadapi sejumlah tantangan karena sebagian besar aktor yang terlibat masih tergolong baru dalam dunia teater. Kondisi tersebut menuntut adanya pendalaman karakter dan latihan yang lebih intensif selama masa persiapan.

“Karena di studi pentas ini aktor-aktornya masih baru, jadi butuh pemahaman dan latihan ekstra. Saya sendiri juga baru menjadi sutradara di studi pentas ini, sehingga masih dalam tahap penyesuaian sebagai penggarap,” ujar Dea.

Persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih dua setengah bulan melalui latihan rutin serta proses pendalaman karakter setiap tokoh. Seluruh tim produksi bekerja sama untuk menghadirkan pertunjukan yang mampu menyampaikan pesan emosional kepada penonton.

Sementara itu, Pimpinan Produksi, Fanny Tamara, menyampaikan bahwa tantangan terbesar selama proses produksi adalah mengubah cara berpikir dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul selama persiapan pementasan.

“Salah satu tantangan yang paling sering saya hadapi adalah bagaimana saya harus mengubah cara berpikir dan melihat suatu masalah,” kata Fanny.

Setelah pementasan Fragmen Lama, Keluarga Teater PeBei akan melanjutkan agenda berikutnya, yakni Pentas Produksi yang merupakan pementasan dengan skala lebih besar. Melalui kegiatan tersebut, Keluarga Teater PeBei berharap dapat terus berkembang, menghasilkan karya-karya yang lebih baik, serta memperkuat kekompakan, komunikasi, dan kedisiplinan tim di masa mendatang. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Teater-PeBei-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sukses-gelar-pementasan-Fragmen-Lama-Foto.-Teater-PeBei-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:34:412026-07-14 10:34:41Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama
Page 12 of 623«‹1011121314›»

TERKINI

  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026
  • Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang24/08/2026
  • Tim PPK Ormawa RDC UAD Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantul24/08/2026
  • UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 202624/08/2026
  • UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire20/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top