• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Bagaimana Cara Perguruan Tinggi Menjadi Startup Company?

25/10/2022/in Terkini /by Ard

Sang Kompiang Wirawan, pemateri seminar yang diadakan Sentra HKI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Didi)

“Negara berkembang seperti Indonesia boleh mengadopsi satu inovasi yang disebut dengan open innovation atau inovasi terbuka, karena ia bersifat amati, tiru, dan modifikasi. Sebagai negara berkembang yang cenderung menjadi pengikut, kita harus terus melakukan inovasi dari apa yang telah ada sebelumnya, tetapi dengan syarat tidak menjiplak.”

Penyampaian tersebut lontarkan oleh Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., selaku Deputi Direktur Universitas Gajah Mada (YGM) Science Techno Park, dalam lawatannya ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Seminar Strategi Merancang Luaran Inovasi Bernilai Komersial. Acara itu diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD bersama Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD.

Diselenggarakan di Amphitarium Kampus Utama UAD, pada Kamis, 19 Oktober 2022, Kompiang selaku salah satu narasumber memberikan materi tentang bagaimana produk inovasi bisa menghasilkan nilai komersial, terutama di lingkungan perguruan tinggi.

“Sivitas akademika harus mampu menemukan celah untuk melakukan sebuah inovasi yang jauh lebih berkembang dan terbarukan. Tujuannya agar tidak menyalahi aspek komersial yang nantinya bisa berdampak pada somasi ataupun gugatan terhadap hak paten suatu inovasi yang sebelumnya telah ada,” tambah Kompiang.

Menurutnya, perguruan tinggi sebagai salah satu wadah inovasi lahir memiliki kesempatan besar untuk bisa menghasilkan nilai komersial dan kemudian tumbuh sebagai startup company. Perguruan tinggi memiliki berbagai peluang untuk mendapatkan pendapatan, adapun peluang-peluang tersebut di antaranya dimulai dari penerimaan mahasiswa baru. Dengan meningkatkan fasilitas di kampus maka akan mendapatkan perhatian khusus bagi para calon mahasiswa baru yang hendak mendaftar.

Tahapan selanjutnya, perguruan tinggi mengirimkan tenaga-tenaga ahlinya untuk menduduki jabatan tinggi serta strategis di jaringan usaha ataupun di suatu instansi negeri dan pemerintahan. Jika tahapan kedua telah selesai, selanjutnya ialah dengan melakukan jasa sewa fasilitas kampus yang berbentuk laboratorium dan sejenisnya. Tentu melakukan hal ini jangan sampai mengganggu aktivitas pendidikan di kampus itu sendiri.

Berlanjut ke tahapan berikutnya, Kompiang menyampaikan agar para sivitas akademika harus mengikuti riset kolaborasi. “Untuk mendapatkan grand yang prestisius maka unit yang bertanggung jawab di suatu perguruan tinggi (LPPM) harus bisa menunjukkan kemampuan dalam mengelola inventor, karena dengan mengikuti riset kolaborasi akan berdampak pada peningkatan reputasi.”

Pada tahapan akhir, Kompiang mengatakan bahwa di tahap ini memiliki kesulitan tersendiri, sebab produk inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi harus dilisensikan kepada unit usaha dan dikomersilkan pula oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. (did)

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sang-Kompiang-Wirawan-pemateri-seminar-yang-diadakan-Sentra-HKI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Didi.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-10-25 10:20:482022-10-25 10:20:48Bagaimana Cara Perguruan Tinggi Menjadi Startup Company?
You might also like
Kongres KBM FAI Wujudkan Kualitas Ormawa yang Egaliter dengan Spirit Islam Visioner
Kita Talk Bahas Teamwork dan Interdisipliner KKN
Tingkatkan Partisipasi Mahasiswa, KPUM FAI Gelar Seminar dan Sosialisasi
Menyelami Diri Sendiri: Praktik Konseling Sebaya Melalui Worksheet Mengenal Dirimu
Tira, Mahasiswa PAI UAD Raih Juara I Kompetisi Pencak Silat Nasional Sunan Kalijaga Cup VI 2024
Menjelajah Sulawesi Selatan dari Pertukaran Mahasiswa Merdeka

PRESTASI

  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026
  • Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 202604/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #304/05/2026

FEATURE

  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026
  • Perjuangan Sabriyandi Jadi Wisudawan Terbaik FKIP UAD21/05/2026
  • Regina Nadyani Ungkap Strategi Meraih Predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD19/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top