• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

GLS Upaya Tingkatkan Literasi Siswa

21/05/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan salah satu wujud kepedulian masyarakat, terutama perguruan tinggi. Program ini menjadi salah satu program literasi secara nasional. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan literasi secara nasional maupun internasional. Sebab, literasi merupakan hal dasar yang wajib dikuasai setiap anak.

Di Indonesia, berdasarkan data dari Programme for International Student Assesment (PISA), lebih dari 50 persen anak Indonesia berusia 15 tahun tidak memiliki kemampuan dasar yang baik dalam membaca. Sumber tersebut menyebutkan bahwa tingkat literasi Indonesia masih pada peringkat 10 terbawah.

Sumber lain dari Programme for the International Assessment of Adult Competencies (PIAAC) terhadap orang dewasa usia 16-65 tahun di Jakarta, pada tahun 2015 menunjukkan lebih dari 70 persen individu berada di bawah level 1 (terendah) dalam hal literasi.

Penguatan literasi siswa dan masyarakat terus menjadi perhatian banyak pihak. Tidak terkecuali dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dra. Sudarmini, M.Pd. dan Prof. Drs. Soeparno. Keduanya melakukan pengabdian masyarakat melalui GLS untuk meningkatkan literasi siswa di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

“Program GLS yang dicanangkan pemerintah belum tersosialisasikan dengan baik ke sekolah, termasuk di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Kegiatan literasi di sekolah ini masih sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata jam kunjung perpustakaan harian hanya mencapai lima persen dari jumlah siswa,” papar Sudarmini.

Ia menambahkan, kendala utama implementasi GLS di antaranya padatnya kegiatan dengan program lima hari sekolah, terbatasnya sumber daya manusia pelaksana karena harus dilaksanakan di luar jam belajar, dan terbatasnya sarana serta prasarana penunjang. Oleh karenanya, diperlukan mitra untuk mendampingi dan memberikan arahan, yang dalam hal ini diperankan oleh perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.

Berkaca dari fakta tersebut, Sudarmini dan tim merancang kegiatan penyuluhan dan kampanye GLS khusus untuk siswa pada 23-24 April 2018. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Kegiatannya antara lain membaca efektif (membaca sastra dan membaca SQ3R), pelatihan menulis (puisi, sinopsis, dan resensi), serta lomba menulis puisi dan resensi.

“Kegiatan ini tidak hanya dikhususkan kepada siswa saja. Semua unsur di sekolah termasuk kepala sekolah dan jajaran pimpinan, guru, staf tata usaha, perpustakaan, bahkan satpam turut terlibat. Program ini menjadi tanggung jawab bersama. Akan ada tindak lanjut kontrak kesepakatan hasilnya maksimal.”

Salah satu implementasi GLS yang memiliki andil besar meningkatkan literasi siswa dengan menghidupkan perpustakaan sekolah. Perpustakaan menjadi salah satu pusat aktivitas yang menyenangkan dalam rangka membangun literasi sekolah.

Pada kegiatan ini, Sudarmini melibatkan alumni dan mahasiswa PBSI sebagai mentor belajar siswa. Ia berharap, program GLS di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan membudayakan kegiatan baca dan tulis. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengabdian-Masyarakat-GLS-oleh-Dosen-PBSI-UAD-2.jpg 853 1280 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-05-21 10:38:022018-05-21 10:38:54GLS Upaya Tingkatkan Literasi Siswa

Milad ke-16, Fakultas Kesehatan Masyarakat Gelar Seminar Kesehatan

21/05/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Suasana seminar kesehatan yang diadakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan pada Senin (7/6/2018).

Rangkaian acara Milad ke-16, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) menggelar seminar kesehatan di auditorium kampus 4 UAD, pada Senin (7/5/2018). Seminar ini bertema “Mewujudkan Masyarakat Sehat dengan Healthy City & Healthy Tourism”. Peserta tak hanya datang dari mahasiswa FKM, namun juga dari umum.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini yakni Jati Untari, S.K.M.,M.Kes. (Pengurus IAKMI Pengda DIY), Drg. Muhammad Taufik Abdul Kadir, M.Kes. (Kepala Bidang Yankes), Ir. Aris Riyanta, M.Si. (Kepala Dinas Pariwisata DIY), dan Drh. Asep Rustiawan, M.S.

Ahmad Ahid Mudayana, S.K.M.,M.P.H. selaku wakil ketua panitia menuturkan, penyelenggaraan seminar ini bertujuan untuk mengenalkan kepada publik bahwa ternyata ada aturan dan standar tersendiri untuk menjadikan kota Jogja yang sehat dan sebagai kawasan wisata.

Sementara Jati Untari mengatakan, definisi sehat menurut determinan kesehatan dalam kualitas sumber daya manusia terdiri atas sehat badan, tidak ada gejala dan tanda-tanda sakit, sampai dengan harus produktif secara ekonomi serta sosial.

“Harapannya, determinan sehat itu menjadi tanggung jawab semua komponen di negara kita. Jadi, bangsa kita menjadi tanggung jawab kita semuanya,” ungkapnya.

Ahmad menambahan, “Semoga Jogja bisa menjadi kawasan kota sehat, termasuk kawasan wisata yang sehat. Tidak hanya Jogja sebenarnya, tetapi Indonesia. Di sisi lain, program healthy city dan healthy tourism bisa mengindonesia karena banyak orang yang belum tahu terkait ini.”

Dalam acara tersebut, sekaligus dilaksanakan pengumuman lomba debat, lomba tahfidz, dan lomba poster yang telah dilaksanakan sebelumnya. (dta)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/rsz_milad_ke-16_fakultas_kesehatan_masyarakat_gelar_seminar_kesehatan.jpg 949 2050 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-05-21 10:31:182018-05-21 10:31:18Milad ke-16, Fakultas Kesehatan Masyarakat Gelar Seminar Kesehatan

Kuliah Umum bersama Prof. Dr. Adiwijaya

10/05/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Suasana kuliah umum Program Studi Matematika yang diadakan di aula Islamic Center kampus 4 UAD pada Rabu (9/5/2018).

Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Ahmad Dahlan (FMIPA UAD) menyelenggarakan kuliah umum di aula Islamic Center kampus 4 UAD pada Rabu (9/5/2018).

Pada kesempatan kali ini, Program Studi Matematika mendatangkan Prof. Dr. Adiwijaya yang merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Matematika Fakultas Informatika dari Universitas Telkom. Tema yang diangkat pada kuliah umum adalah “Menumbuhkan Budaya Inovasi pada Era Industri 4.0”.

Acara yang dimulai pukul 09.00 tersebut diawali dengan sambutan perwakilan dosen Program Studi Matematika, Yudi Ari Adi, S.Si.,M.Si. Dalam Sambutannya, ia mengatakan inovasi harus dilakukan di segala bidang. Semua orang perlu menumbuhkan inovasi terkait dengan budaya atau kemampuan masing-masing.

“Inovasi adalah salah satu usaha kita untuk mengubah suatu keadaan. Semoga kuliah umum ini bisa menambah wawasan dan kemajuan kita bersama,” ucapnya.

Adiwijaya mengatakan, era internet pada saat ini sudah merajalela. Internet sudah menjadi sebuah kebutuhan. Akibatnya, teknologi sekarang tidak bisa dibendung dan sangat bergantung kepada internet.

“Industri 4.0 adalah transformasi digital pada industri menggunakan teknologi baru seperti Al, loT, Big Data, Cloud Computing, dan sebagainya. Industri 4.0 sangat menguntungkan.”

Ia menambahkan, sekarang ada lima sektor yang menurut perkiraan akan menjadikan Indonesia di era 4.0, yaitu makanan dan minuman, tekstil dan pakaian , otomotif, elektronik, serta obat.

“Keahlian yang harus kita miliki untuk hari ini dan masa depan yaitu kreativitas termasuk pembuatan ide dan pemikiran kritis, manajemen inovasi, kewirausahaan, tinjauan ke masa depan atau studi di masa depan, serta metode penelitian,” jelasnya. (dta)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-bersama-Prof.-Dr.-Adiwijaya-2.jpg 921 2080 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-05-10 08:59:322018-05-22 09:10:46Kuliah Umum bersama Prof. Dr. Adiwijaya

UAD Aktif dalam Kerja Sama Internasional

04/05/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Dari dulu, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) aktif menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Filipina, Thailand, Tiongkok, dan Malaysia. Fakultas dan program studi pun banyak yang menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di negara lain. Biasanya, kerja sama itu berupa pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan jurnal.

“UAD sudah lama bekerja sama di kancah internasional, entah itu kerja sama dari segi pendidikan maupun sumber daya mahasiswa. Kita harus meningkatkan kerja sama lagi. Sebab, itu sangat dibutuhkan untuk melihat seberapa jauh potensi kita sekarang,” jelas Dr.  Kasiyarno, M.Hum. Rektor UAD saat memberi sambutan di acara Sosialisasi Kerja Sama Perguruan Tinggi di Belanda, Senin (23/4/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Din Wahid, Ph.D. selaku dosen UIN Jakarta sekaligus Peneliti Pusat Kajian Islam dan Masyarakat (PPKIM) UIN Jakarta.

Berkat kerja sama yang sering dilakukan, kini UAD semakin dikenal meluas. Selain itu, banyaknya realisasi dari beragam MoU, turut mengantarkan UAD terakreditasi A. Jurnal yang dimiliki pun masuk dalam kategori jurnal terbaik di Indonesia.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Kasiyarno-M.Hum-dan-Din-Wahid-Ph.D-.jpg 864 1296 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-05-04 15:27:192018-05-04 15:27:19UAD Aktif dalam Kerja Sama Internasional

Mahasiswa S2 UAD Singgung Peran Organisasi K3 Indonesia

04/05/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Organisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia dewasa ini tumbuh cukup menggembirakan. Sebut saja Health Safety and Environment (HSE) Indonesia, DK3N, A2K4-Indonesia, WSO Indonesia, IAKKI, IIHA, APKPI, dan lain-lain. Masih banyak lagi komunitas sejenis yang lahir di masyarakat maupun muncul dari organisasi-organisasi di lingkungan kampus.

Kehadiran Organisasi K3 seakan menjadi harapan untuk mewujudkan Indonesia Berbudaya K3. Target ini sudah lama dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

“Untuk mewujudkan Indonesia Berbudaya K3, pemerintah diharapkan tidak lagi bekerja sendirian untuk mengampanyekan K3 baik di perusahaan-perusahaan maupun di lingkungan masyarakat. Organisasi K3 berperan di sini,” ujar Hendra Jati, mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Praktisi, pendiri, dan Ketua Umum HSE Indonesia ini mengungkapkan, Organisasi K3 merupakan “para pejuang K3”. Organisasi ini bekerja atas panggilan hati untuk berbuat sesuatu yang lebih bagi bangsa, mereka yang terlibat dalam berbagai organisasi K3 terus melakukan serangkaian kegiatan guna memperkenalkan K3 dan membagikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, tentang K3 yang dimilikinya agar bisa diimplementasikan kepada masyarakat.

Hendra berharap, Indonesia menjadi negara yang tertib, bersih, indah, teratur, dan kecelakaan dapat direduce seminimal mungkin.

“Kuncinya seluruh masyarakat dan seluruh elemen bangsa memiliki komitmen tinggi terhadap K3,” tandasnya. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hendra-Jati-Mahasiswa-S2-UAD-Singgung-Peran-Organisasi-K3-Indonesia-1.jpg 576 768 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-05-04 08:15:292018-05-04 08:15:29Mahasiswa S2 UAD Singgung Peran Organisasi K3 Indonesia

Penandatanganan MoU antara UAD dan BSN

20/04/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD


Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc. mengimbau kepada Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk selalu mengembangkan jalinan kerja sama dengan BSN. Tujuannya agar UAD menjadi perguruan tinggi yang lebih maju dari segi pendidikan maupun proyek pembangunan yang sedang dirancang sekarang.

Bambang mengatakan, UAD harus lebih banyak lagi mendirikan PT. Apalagi ada peluang besar untuk mendirikannya, karena tidak ada sangsi dari pihak lain yang terkait. Ditambah lagi, alam Indonesia sangat luas. Sehingga, sangat berpotensi untuk mendukung pembangunan PT di berbagai tempat. Itu juga bisa menjadi pendorong kemajuan bisnis dan pengembangan pendidikan ke depannya.

Ia memberikan pendapat, ketika menjalankan bisnis baru, UAD bisa juga mendirikan PT elektro dan membuat lembaga sertifikasi produk yang memberikan produk-produk bertanda SNI. UAD bisa mengadakan lembaga inspeksi karena dari sekian banyaknya negara maju di dunia, di dalamnya banyak lembaga-lembaga inspeksi yang bisa mendukung pada pertahanan dan perekonomiannya. Itu juga bisa berdampak baik bagi alumni. Sekarang, kinerja alumni sangat dibutuhkan di lembaga-lembaga.

BSN sendiri sudah dipercaya oleh MUI untuk memberikan jaminan mutu produk halal. Laboratorium sertifikasi juga sudah dipercaya oleh BSN Arab, dan bisa diterima ketika ada ekspor daging ke Arab tanpa ada kendala lagi. Tidak seperti sebelumnya, yang sempat terganjal ekspor Indonesia ke Arab.

“Tidak salah jika sekarang menandatangani jalinan kerja sama MoU antara UAD dan BSN, karena masyarakat kita kebanyakan muslim. Banyak juga produk yang harus kita buat bertanda SNI, yang penilaiannya sesuai dengan aturan undang-undang di Indonesia,” jelas Bambang dalam sambutannya Selasa (17/04/2017), di kampus 4 UAD Jln. Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/rsz_penandatanganan_kerja_sama_mou_antara_uad_dan_bsni.jpg 1728 2592 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-04-20 14:21:062018-04-20 14:21:06Penandatanganan MoU antara UAD dan BSN

Peran Pemuda dalam Perpolitikan di Indonesia

19/04/2018/in Feature /by NewsUAD


Politik adalah cara untuk menguatkan, mempersatukan, dan berjuang melunasi janji-janji kemerdekaan Republik Indonesia. Politik juga merupakan alat paling efektif untuk membuat sebuah perubahan dan kemajuan bagi negara. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran yang dilakukan pemuda-pemudi Indonesia, saat mengambil bagian dari perubahan. Partisipasi mereka sangat dibutuhkan.

“Indonesia butuh pemuda yang mampu membuat perubahan di Republik ini, dan tidak hanya mendambakan perubahan itu,” jelas Rianta Jaya selaku Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2016-2017, saat menjadi pemantik dalam acara Inspiring Talk ke-2 yang diselenggarakan oleh kader Partai Mahasiswa Reformasi (Parmasi) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Saat ini, banyak pemuda yang apatis terhadap politik di Indonesia. Kepercayaan mereka juga berkurang kepada lembaga politik karena pudarnya nasionalisme dan profesionalisme yang ada pada tubuh birokrasi di Indonesia. Padahal kenyataannya, politik adalah hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat.

Banyak yang beranggapan dunia politik itu kotor, ganas, dan jauh dari kata baik. Nilai-nilai kebaikan yang dihasilkan dari politik kian memudar sehingga membuat kepercayaan masyarakat menurun. Di sinilah perpolitikan Indonesia membutuhkan sosok yang dapat membuka gerbang kesempatan untuk golongan pemuda untuk berkarya, bersuara, dan berperan dalam perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kalau dilihat secara saksama, susunan birokrasi dipenuhi oleh golongan tua dan minimnya peran pemuda di sana. Tidak akan ada pemuda yang muncul jika tidak diberi kesempatan. Maka dari itu, mari kita sebagai pemuda ikut berperan dalam perpolitikan di Indonesia,” imbuh Rianta Jaya.

Peran pemuda dalam partisipasi politik secara yuridis, sudah terpenuhi melalui penentuan batas minimum usia. Namun, hal ini belum cukup karena masih ada kemungkinkan keterlibatan pemuda hanya difungsikan oleh sebagian elite partai sebagai kendaraan politik.  Pandangan-pandangan politik pemuda akan diarahkan kepada hal konvensional sehingga tidak akan maju. Ini diperparah ketika munculnya fenomena kedinastian dalam tubuh partai politik. Oleh karena itu, perlu sebuah perubahan paradigma berpikir terhadap partisipan politik, yang tidak hanya cukup dengan gagasan akan regenerasi secara semu. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/rsz_peran_pemuda_dalam_perpolitikan_di_indonesia.jpg 1728 2592 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-04-19 14:45:472018-04-19 14:48:09Peran Pemuda dalam Perpolitikan di Indonesia

Mahasiswa UAD Mendapatkan Dana Hibah

18/04/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

Febriyani Dyah merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mendapatkan dana hibah dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

Berawal dari informasi yang disampaikan oleh salah satu dosen PGSD, Febriyani mulai mencoba daftar ke Biro Kemahasiswaan (Bimawa). Dari sekian banyaknya mahasiswa perguruan tinggi di Yogyakarta yang mengikuti dana hibah ini, Febriyani salah satu perwakilan dari UAD yang mendapatkan dana hibah terbanyak, yaitu Rp13.000.000,00.

“Peluang seperti ini, membuat saya semakin serius dalam menekuni dunia fesyen dan mengembangkannya. Saya juga ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari PGSD bukan hanya bisa mengajar, tetapi juga bisa berwirausaha,” jelas Febriyani saat ditemui pada Selasa (10/4/2018) di kampus 5 UAD Jln. Ki Agung Pemanahan 19 Nitikan, Sorosutan, Yogyakarta.

Dana hibah dari pemerintah tersebut akan ia gunakan untuk menambah modal usaha gamis, yang sudah ditekuni sejak 2017 lalu. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PBI-UAD-Mendapatkan-Dana-Hibah.jpg 1280 1087 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-04-18 14:42:522018-04-18 14:42:52Mahasiswa UAD Mendapatkan Dana Hibah

Mahasiswa PBI UAD Mendapatkan Dana Hibah

17/04/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

 

Berawal informasi yang didapatkan dari Biro Kemahasiswaan Universitas Ahmad Dahlan (Bimawa UAD), Dwi Setyaningsih yang akrab di panggil Nining, akhirnya bisa mendapatkan dana hibah dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) ini menjadi salah satu mahasiswa yang beruntung dalam program “Gerakan Mahasiswa Pengusaha” yang diadakan oleh  Kementerian Koperasi dan UMKM

Nining merintis bisnis kuliner sejak menjadi mahasiswa UAD, yakni satu tahun lalu. Kuliner andalannya yang paling digemari konsumen ialah dodol kakao. Dodol ini diambil langsung dari daerahnya, Gunungkidul.

“Saya memilih dodol kakao sebagai bisnis awal saya. Sebab, produksi dodol kakao di Gunungkidul sangat besar, tetapi harganya sangat rendah. Itulah yang membuat saya termotivasi untuk mengembangkan dodol kakao, dan saya juga ingin membantu perekonomian pembuat dodol,” tukasnya saat ditemui pada Rabu (11/4/2018) di kampus 1 UAD Jln. Kapas No 9. Semaki, Yogyakarta.

Awalnya, dodol kakao Nining dipromosikan di sekitar kampus UAD saja. Saat ini, penjualan dodol sudah melalui media-media daring, bahkan jajanan ini juga pernah diekspor ke luar negeri.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PBI-UAD-Mendapatkan-Dana-Hibah.jpeg 853 1280 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-04-17 10:56:292018-04-18 10:02:22Mahasiswa PBI UAD Mendapatkan Dana Hibah

Pengajar Muda Indonesia dari UAD

17/04/2018/in Feature, Terkini /by NewsUAD

“Setelah merasakan pengalaman mendidik di pedalaman Papua, saya memiliki rasa penasaran terhadap pendidikan warga negara Indonesia yang tinggal di negara tetangga. Cukup menggores hati rasanya ketika mengetahui beberapa fakta mengenai saudara di sana yang membutuhkan rangkulan, khususnya di Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI).” Begitulah yang disampaikan Nur Anisyah Rachmaningtyas sepulang mengikuti kegiatan Pengajar Muda Indonesia di Malaysia, Senin-Sabtu (2-7/4/2018).

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini mengikuti program Pengajar Muda Indonesia yang diselenggarakan Youth for Future bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).

Rachma, merupakan satu dari tiga perwakilan Yogyakarta yang masuk gelombang kedua. Bersama 13 perwakilan lainnya, perempuan kelahiran Bantul ini merasakan pengalaman mendidik di Klang, Malaysia. Perlu diketahui, kegiatan ini diikuti mahasiswa terpilih dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Sebelum terjun ke lapangan, kami dibekali oleh Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sekaligus Kepala Sekolah Luar Negeri RI di 11 negara di dunia. Kami diberi pengarahan mengenai sekolah yang ada di PPWNI di Malaysia.”

Selama di Klang, Rachma mengajar kelas 5 gabungan sekolah menengah pertama. Dari penjelasannya, anak-anak di sana pintar, hanya saja membutuhkan pendampingan dan pengarahan.

“Anak-anaknya ‘nakal’, mungkin karena berlatar belakang keluarga beda negara. Mereka suka mengolok dan berakhir bertengkar. Kadang ada tendangan, tonjokan, bahkan terhadap lawan jenis juga. Bukan hanya laki-laki,” terangnya.

Menurut Rachma, yang sangat miris anak-anak di PPWNI tidak mengetahui letak Indonesia. Mereka sama sekali tidak tahu seperti apa peta Indonesia. Namun, yang menjadi nilai positif anak-anak di sana tertib dalam membaca alquran dan tahu makna Pancasila dari lambang-lambang yang ada pada burung Garuda.

Sekolah di PPWNI ini memiliki 4 ruang kelas dan 1 ruang guru dengan 2 orang tenaga pendidik dan 1 kepala sekolah. Meskipun pembelajarannya memakai Kurikulum 2013, ujiannya seperti kejar paket. Kelas 1 dan 2 memiliki ruang sendiri, kelas 3 gabung dengan kelas 4. Sedangkan kelas 5 dan 6 disatukan dengan SMP.

“Ini pengalaman mendidik yang luar biasa, sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia. Dari cara mengajar, bahasa, dan budayanya. Lokasinya pun tidak bisa dibilang sebagai sekolah.  Di ruang kelas bagian belakang ada perabotan seperti ember cat, pintu bekas, bahkan grobak juga ada. Jadi kurang layak sebagai tempat pembelajaran,” ungkap Rachma miris. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nur-Anisyah-Rachmaningtyas-Pengajar-Muda-Indonesia-dari-UAD-1-1.jpg 460 1067 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2018-04-17 10:43:372018-04-18 09:57:07Pengajar Muda Indonesia dari UAD
Page 71 of 73«‹6970717273›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top