• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus

25/06/2026/in Terkini /by Ard

Sesi pembekalan gladi skenario kebakaran ruang kuliah Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Rangkaian kegiatan Gladi Lapang Skenario Kebakaran Ruang Kuliah Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026, turut dibekali dengan sesi pembekalan materi di Amphitheater Kampus IV UAD. Secara keseluruhan pemaparan materi membahas mengenai peran manajemen dokter dalam simulasi kebencanaan untuk memberikan wawasan strategis bagi para calon tenaga medis.

Sesi pembekalan ini menghadirkan dua pakar kedokteran kegawatdaruratan sebagai pembicara utama. Pembicara pertama, dr. Corona Rintawan, Sp.EM., KDM., yang merupakan salah satu ahli kegawatdaruratan terkemuka sejak masa pandemi, menyampaikan materi bertajuk “Siaga di Garis Depan: Peran Strategis Dokter Masa Depan dalam Manajemen Tanggap Darurat Kebakaran”.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa berdasarkan data tahun 2024, Indonesia menempati peringkat kedua dunia untuk risiko kebencanaan. Oleh karena itu, dalam konteks bencana, Indonesia harus menjadi negara terdepan dalam hal kesiapsiagaan karena dampak krisis yang dihadapi sangat besar.

Ia menambahkan bahwa kelompok yang paling mudah terkena dampak adalah masyarakat rentan seperti ibu hamil, balita, atau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan, sehingga pelatihan ini penting untuk melatih kemampuan merespons di lapangan. Terdapat empat pilar intervensi medis yang ditekankan, yaitu kompetensi klinik, kepemimpinan (leadership) dalam memimpin tim serta mengatur waktu istirahat, komunikasi risiko, dan pengambilan keputusan.

Melalui siklus berkelanjutan manajemen bencana, diharapkan dampak terburuk dapat dicegah dan dikurangi. Fase algoritma respons darurat ini mencakup triade peran medis di lapangan yang terdiri atas peran klinis, kesehatan masyarakat (kesmas), dan koordinasi manajemen, didukung oleh peta jalan relawan medis terstruktur meliputi simulasi, pelatihan, legalitas, roster, hingga deployment.

Sesi dilanjutkan oleh pembicara kedua, dr. Tri Yunanto Arliono, S.Ked., Sp.EM., yang mengupas materi berjudul “Preparedness Saves Lives: Membangun Resiliensi Kampus melalui Kolaborasi Multisektor untuk Menyiapkan Generasi Tenaga Kesehatan Tangguh Menghadapi Bencana dan Kegawatdaruratan”. Beliau memaparkan mengenai tren pendidikan dokter global, metode simulasi, serta pentingnya kolaborasi multisektor dalam menghadapi krisis.

Kolaborasi tersebut melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar), dunia usaha yang membantu dalam manajemen bencana, serta pihak akademisi. Dalam pandangannya, seluruh civitas akademika adalah subjek yang mempunyai tanggung jawab bersama. Ia juga menekankan peran media massa yang bukan hanya bertindak sebagai peliput bencana, melainkan sebagai instrumen untuk membantu penanganan bencana. “Hari ini tidak hanya latihan menghadapi kebakaran gedung tetapi sedang membangun resiliensi kampus,” tegas dr. Tri Yunanto. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-pembekalan-gladi-skenario-kebakaran-ruang-kuliah-Fakultas-Kedokteran-FK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-25 08:00:162026-06-26 09:00:34Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus

Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas

24/06/2026/in Terkini /by Ard

 

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) usung sistem pertanian cerdas (Foto. Tim PPKO RDC UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dengan resmi menerjunkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) 2026. Acara pembekalan sekaligus penerjunan ini dilangsungkan pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Aula Islamic Center UAD Kampus 4.

Kegiatan ini merupakan langkah awal persiapan pelaksanaan program inovatif bertajuk “NAWASENA: Sistem Pertanian Cerdas Berbasis Robotika dan IoT untuk Pengendalian Hama Tikus dan Produktivitas Padi Berkelanjutan”. Program tersebut akan diimplementasikan di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Kalurahan Karangtengah, Haryanto, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, beserta tim pelaksana dan dosen pendamping.

Usai sesi pembekalan materi, agenda dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi bersama pihak Pemerintah Kalurahan Karangtengah. Sinergi ini membuahkan sejumlah kesepakatan strategis guna menunjang keberhasilan program. Pemerintah Kalurahan Karangtengah menyatakan komitmennya sebagai mitra pendukung untuk memfasilitasi tempat kegiatan, membantu koordinasi warga, serta menjaga keberlanjutan program pasca-pelaksanaan.

Kelompok sasaran utama dari program NAWASENA ini meliputi anggota Karang Taruna, pemuda desa, serta masyarakat usia produktif di Karangtengah. Khusus untuk Karang Taruna, mereka akan dilibatkan secara aktif sebagai mitra pelaksana lapangan guna menggerakkan partisipasi masyarakat luas. Di sisi lain, Tim PPK Ormawa RDC UAD akan memegang tanggung jawab penuh atas seluruh tahapan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi.

Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas utama masyarakat, jadwal pelaksanaan telah disusun secara cermat berdasarkan kesepakatan bersama.

Melalui kolaborasi lintas elemen ini, diharapkan program NAWASENA dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Lebih jauh, inovasi sistem pertanian cerdas berbasis teknologi robotika dan IoT ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta kapasitas para petani di Kalurahan Karangtengah. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-usung-sistem-pertanian-cerdas-Foto.-Tim-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:56:432026-06-24 09:56:43Usung Program NAWASENA, Tim PPK Ormawa RDC UAD Siap Terapkan Sistem Pertanian Cerdas

Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tingkatkan literasi digital guru melalui generative AI (Foto. Tim PKM UAD)

Tim pengabdian dari Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan program literasi digital bertajuk “Peningkatan Kapasitas Guru SD se-Umbulharjo melalui Penggunaan Generative AI dalam Pembelajaran”. Program yang berlangsung sejak Februari hingga akhir Mei 2026 tersebut berhasil meningkatkan kapasitas digital guru secara signifikan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop I pada 28 Februari 2026 di Laboratorium Jaringan Informatika Kampus IV UAD. Pada sesi tersebut, para guru diperkenalkan dengan konsep dasar Generative AI (GenAI) serta teknik prompt engineering untuk membantu penyusunan draf Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka secara lebih cepat dan efektif.

Setelah pelatihan tatap muka pertama, tim pelaksana melanjutkan pendampingan secara daring melalui grup WhatsApp selama satu bulan. Pendampingan tersebut dimanfaatkan para guru untuk berkonsultasi terkait kendala teknis saat menerapkan AI dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Tahap berikutnya dilaksanakan melalui Workshop II pada 4 April 2026 dengan fokus pada produksi media pembelajaran visual dan video interaktif. Para peserta memelajari penggunaan berbagai platform berbasis AI seperti Canva AI, Gemini, dan Google Flow untuk mendukung inovasi pembelajaran di kelas.

Program kemudian ditutup dengan pendampingan lanjutan hingga akhir Mei 2026 guna memastikan penggunaan teknologi AI tetap selaras dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam dunia pendidikan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Ali Tarmuji, didampingi anggota tim Eko Aribowo dan Nur Rochmah Dyah Pujiastuti, menyampaikan bahwa antusiasme guru SD Muhammadiyah di Umbulharjo sangat tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Tujuan pelatihan kami bukan menggantikan peran guru dengan AI, melainkan memosisikan AI sebagai asisten administratif yang produktif agar guru lebih fokus pada bimbingan moral dan karakter siswa,” ujar Ali.

Berdasarkan hasil evaluasi program, literasi kognitif guru terhadap AI meningkat dari 67,7% menjadi 92,7% berdasarkan pengukuran pre-test dan post-test. Selain itu, keterampilan praktis dalam menyusun perangkat ajar digital meningkat sebesar 26,2%, dengan total kenaikan kapasitas keberdayaan mitra mencapai 30,7% secara relatif.

Keberhasilan program ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD melalui skema PkM Reguler Tahun Akademik 2025/2026. Program tersebut diharapkan mampu membentuk komunitas belajar digital antarguru di wilayah Umbulharjo yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tingkatkan-literasi-digital-guru-melalui-generative-AI-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:52:472026-06-26 08:19:58Tim PkM UAD Tingkatkan Literasi Digital Guru melalui Generative AI

HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

HMPS PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi bakti sosial di Panti Asuhan Giwangan (Foto. HMPS PBSI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026/2027 sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Islam Putra Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Aksi sosial ini diinisiasi langsung oleh Pengurus HMPS PBSI UAD periode 2026/2027 melalui Divisi Sosial dan Keagamaan sebagai salah satu program kerja unggulan mereka. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, agenda ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara sivitas akademika Ahmad Dahlan dengan masyarakat luas.

Koordinator Divisi Sosial dan Keagamaan HMPS PBSI UAD, Luffi Muhammad Zaki, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda musiman. Landasan utama dari penyelenggaraan bakti sosial ini adalah komitmen organisasi untuk menjaga konsistensi kebermanfaatan yang sudah dirintis oleh para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi HMPS PBSI yang berfokus pada ’keberlanjutan’, sehingga program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti asuhan,” papar Luffi.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 9 orang anggota yang terdiri dari Pengurus Harian (PH) dan Badan Pengurus Harian (BPH) HMPS PBSI UAD terjun langsung ke lokasi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak pengelola dan sebanyak 33 anak asuh panti yang menempuh pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Guna mencairkan suasana, para mahasiswa mengemas kegiatan yang berlangsung selama satu hingga satu setengah jam ini dengan konsep yang interaktif. Di sana, mereka menggelar sesi sharing session serta tanya-jawab yang memicu antusiasme tinggi dari anak-anak panti.

Materi yang dilemparkan dalam sesi tanya jawab tersebut meliputi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, seperti Surah Al-Bayyinah dan Surah Al-Falaq, hingga wawasan dasar keagamaan mengenai rukun Islam dan rukun iman. Kedekatan yang intens juga terbangun saat para mahasiswa mengajak adik-adik panti untuk mengenal lebih dekat para fungsionaris HMPS PBSI UAD yang hadir. Respons positif mengalir sepanjang acara. Dua anak asuh panti, Reza dan Gilang, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam serta memimpin doa bersama untuk kesuksesan organisasi mahasiswa tersebut. Mereka berharap agar HMPS PBSI selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan program kerja, diberikan kesehatan, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

Suasana haru sempat menyelimuti penghujung acara saat rombongan mahasiswa hendak berpamitan pulang. Kalimat perpisahan, “Terima kasih, Kak. Sampai jumpa lagi,” menggema dari anak-anak panti. Luffi menceritakan, ada satu momen emosional yang paling membekas di hatinya ketika seorang anak asuh bernama Azam menanyakan kapan mereka akan kembali berkunjung.

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seorang anak bernama Azam bertanya, “Kak Luffi, kapan ke sini lagi?” Saya pun menjawab, “Insyaallah, Kak Luffi akan datang lagi. Ditunggu ya, Azam.” Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menunjukkan bahwa kehadiran kami memberikan kesan yang baik dan kebahagiaan bagi mereka,” tutur mahasiswa PBSI angkatan 2024 tersebut dengan penuh haru.

Melalui momentum bakti sosial ini, HMPS PBSI UAD juga menitipkan pesan pembuka mata bagi khalayak umum, khususnya generasi muda mudi, mengenai pentingnya menumbuhkan empati di tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya saling memberi harus terus dipupuk demi menciptakan lingkungan sosial yang suportif.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah takut untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Berbagi tidak akan mengurangi rezeki yang kita miliki. Sebaliknya, melalui sedekah dan kepedulian terhadap sesama, kita berharap Allah Swt. akan memberikan keberkahan dan melipatgandakan kebaikan dalam kehidupan kita,” pungkas Luffi menutup pernyataannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-aksi-bakti-sosial-di-Panti-Asuhan-Giwangan-Foto.-HMPS-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:41:462026-06-26 08:19:50HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

24/06/2026/in Terkini /by Ard

HMPS Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar seminar nasional pengembangan diri (Foto. HMPS Perbankan Syariah UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah (PBS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Meningkatkan Potensi Diri untuk Meraih Pendidikan dan Karier Masa Depan” pada Rabu, 10 Juni 2026. Agenda akademik yang berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD ini dihadiri oleh mahasiswa Perbankan Syariah serta beberapa mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan UAD.

Dalam sambutannya, Ketua HMPS Perbankan Syariah UAD, M. Syahdan Ardiansyah, menyoroti fenomena generasi muda saat ini yang sering kali terjebak dalam tekanan mental, mulai dari overthinking hingga kecemasan berlebih (anxiety). Ia menegaskan bahwa salah satu solusi nyata untuk keluar dari tekanan tersebut dan terus berkembang secara sosial adalah dengan berani mengasah kemampuan komunikasi di depan umum.

“Jangan sampai kita malu berbicara di depan orang dengan alasan introvert atau merasa tidak bisa, karena semua orang sejatinya harus bisa bersuara agar gagasannya didengar,” ujar Syahdan. Ia juga menambahkan bahwa penguasaan public speaking yang baik merupakan ikhtiar krusial yang akan membuat mahasiswa lebih disegani, baik saat presentasi di ruang kuliah maupun ketika terjun ke dunia kerja nyata.

Memasuki sesi materi, seminar ini menghadirkan pembicara mumpuni, Fadhil Hary Mukti, yang mengupas tuntas formula dasar membangun rasa percaya diri. Melalui pemaparan interaktifnya, beliau memotivasi para peserta agar tidak perlu menunggu momen merasa siap untuk mulai melangkah dan berbicara di depan publik.

Fadhil mengungkapkan bahwa hambatan terbesar bagi pemula sering kali muncul karena adanya rasa takut salah dan perasaan tidak layak yang dipelihara di dalam pikiran. Sesi ini pun memantik antusiasme tinggi dari para peserta prodi PBS dan prodi lintas fakultas lainnya yang aktif bertanya.

Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, HMPS Perbankan Syariah UAD berharap seluruh peserta mampu mengoptimalkan potensi komunikasinya demi menjemput kesuksesan karier di masa depan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Perbankan-Syariah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-seminar-nasional-pengembangan-diri-Foto.-HMPS-Perbankan-Syariah-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:32:132026-06-24 09:32:13HMPS Perbankan Syariah UAD Gelar Seminar Nasional Pengembangan Diri

BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

24/06/2026/in Terkini /by Ard

BEM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar diskusi dan kajian NONGKI (Foto. BEM FAPSI UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan diskusi dan kajian bertajuk NONGKI “Nongkrong Kritis Intelektual”. Acara yang berkolaborasi dengan Persatuan Mahasiswa Kalimantan Selatan (PMKS) Yogyakarta dan Masjid Quwwatul Islam ini mengangkat tema “Membangun Peradaban tanpa Diskriminasi Sosial”. Kajian tersebut dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026 bertempat di Lantai 4 Masjid Quwwatul Islam, Yogyakarta, dengan menghadirkan narasumber Muhammad Zulfan Raghibie, S.H.

Kepala Departemen Keagamaan BEM Fakultas Psikologi UAD, Rangga Alfaizi, menjelaskan bahwa agenda ini diinisiasi untuk memberikan warna baru pada aktivitas berkumpulnya mahasiswa. Pihaknya berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul biasa, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan yang bernuansa islami.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kami untuk menghadirkan aktivitas yang bernuansa islami, seperti ngaji bersama dan kajian. Sehingga, tidak hanya menjadi kegiatan berkumpul biasa, tetapi juga dapat menambah ilmu serta mempererat kebersamaan,” ujar Rangga, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2024 tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berfokus pada dinamika pendapat mahasiswa mengenai upaya membangun peradaban yang inklusif. Pembahasan mencakup tinjauan sejarah, bentuk-bentuk diskriminasi, hingga langkah konkret penanganannya dari sudut pandang hukum positif dan norma agama. Rangga menekankan bahwa topik diskriminasi sosial dipilih karena urgensinya di tengah masyarakat saat ini.

Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai isu ini krusial agar masyarakat lebih sadar dalam menyikapi perbedaan. Dalam pemaparannya, Muhammad Zulfan Raghibie, S.H., membedah bagaimana sejarah diskriminasi sosial sering kali berakar dari ketimpangan kuasa dan pelabelan negatif atau stereotyping yang dibiarkan langgeng di masyarakat. Ia menjelaskan bahwa bentuk-bentuk diskriminasi tidak hanya terjadi secara verbal, tetapi sudah masuk ke ranah struktural yang membatasi hak-hak sosial seseorang.

Dari kacamata hukum, Zulfan menegaskan bahwa konstitusi Indonesia secara tegas menjamin persamaan hak bagi setiap warga negara tanpa memandang latar belakang sosial. Penegakan hukum yang adil dan inklusif menjadi benteng utama dalam mengikis praktik diskriminasi di ranah publik.

Sementara itu, jika ditinjau dari sudut pandang norma agama, Islam mengajarkan prinsip kesetaraan manusia. Dalam kajian tersebut ditekankan bahwa kemuliaan seseorang di hadapan Sang Pencipta tidak diukur dari status sosial, suku, atau ras, melainkan dari ketakwaannya. Oleh karena itu, membangun peradaban harus dimulai dengan meruntuhkan sekat-sekat diskriminasi tersebut.

“Materi ini sangat penting dibahas ke publik karena diskriminasi sosial masih sering terjadi di sekitar kita. Dengan adanya pembahasan ini, orang-orang diharapkan lebih sadar untuk saling menghargai. Dampaknya, lingkungan sosial bisa menjadi lebih nyaman, rukun, dan minim konflik,” tegasnya. Rangga juga menyampaikan pesan penting bagi khalayak umum untuk tetap menjunjung tinggi sikap toleransi. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan latar belakang maupun status sosialnya.

“Kita harus lebih peduli, saling menghormati, dan menerima perbedaan supaya lingkungan jadi lebih nyaman dan rukun,” pungkas Rangga. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Fakultas-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-diskusi-dan-kajian-NONGKI-Foto.-BEM-FAPSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:24:392026-06-24 09:24:39BEM Fakultas Psikologi UAD Gelar Diskusi dan Kajian NONGKI

UAD Adakan Refreshment Training bagi Security

24/06/2026/in Terkini /by Ard

Uiversitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan refreshment training bagi security (Foto. Humas UAD)

Biro Sarana dan Prasarana (BSP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Refreshment Training bagi personel security pada 15 dan 17 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Smart Class Lantai 8 Gedung Noeng Muhadjir tersebut mengusung tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme petugas keamanan di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menghadirkan materi mengenai excellent service, keprotokoleran, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penyegaran pengetahuan dan keterampilan bagi personel security agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh sivitas akademika maupun masyarakat yang berkunjung ke UAD.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., menjelaskan bahwa security merupakan garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan tamu dan masyarakat yang datang ke lingkungan kampus. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas keamanan sangat berpengaruh terhadap citra institusi.

“Security adalah wajah terdepan UAD. Selain menjalankan fungsi keamanan, mereka juga menjadi representasi profesionalisme, keramahan, responsibilitas, dan keteraturan kampus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” dipilih untuk memperkuat karakter personel security dalam menjalankan tugasnya. Ramah berarti menunjukkan sikap baik hati, santun, dan menyenangkan dalam berinteraksi. Responsif berarti mampu memberikan tanggapan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan situasi yang dihadapi. Adapun adaptif berarti mampu menyesuaikan diri secara efektif terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang ada.

Menurutnya, peran security sangat penting dalam mendukung kualitas layanan kampus. Selain menjaga keamanan, mereka juga menjadi pelaksana budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) yang mencerminkan nilai-nilai kampus Islami dan berkemajuan. Security juga berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan manajemen krisis kampus ketika menghadapi kondisi darurat.

Melalui Refreshment Training ini, peserta diharapkan memiliki standar pelayanan prima yang sama dalam menerapkan excellent service. Selain itu, setiap personel juga diharapkan mampu melakukan pertolongan pertama pada keadaan darurat sehingga manajemen risiko dan penanganan kondisi darurat dapat berjalan dengan baik.

BSP UAD menegaskan bahwa pelatihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai program berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap personel security selalu mendapatkan penyegaran pengetahuan dan keterampilan sehingga siap memberikan pelayanan terbaik serta mampu menghadapi berbagai situasi yang berkembang di lingkungan kampus.

“Security UAD bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga cerminan kampus. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan kualitas layanan yang ramah, responsif, dan adaptif sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Uiversitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-refreshment-training-bagi-security-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:15:022026-06-24 09:15:02UAD Adakan Refreshment Training bagi Security

Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

23/06/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih penghargaan favorit pada kompetisi fotografi di Malaysia (Foto. Rizal)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizal Agus Setiawan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan (Bisma) UAD, berhasil meraih penghargaan Favorite dalam ajang Kompetisi Fotografi Internasional yang menjadi bagian dari kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Penang, Malaysia.

Kegiatan internasional tersebut berlangsung pada 15-18 April 2026 dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Selain kompetisi fotografi internasional, kegiatan ini juga mencakup Workshop Kepemimpinan, Focus Group Discussion (FGD) mengenai isu-isu global, serta program pengabdian masyarakat.

Rizal mengikuti kegiatan tersebut sebagai delegasi mahasiswa yang mewakili UAD. Baginya, kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum internasional menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya memperluas wawasan global, tetapi juga memberikan ruang untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Salah satu agenda yang paling berkesan bagi Rizal adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di dua lokasi strategis, yaitu Sanggar Bimbingan Permai Kulim dan Sanggar Bimbingan Anak Malaysia Indonesia yang berada di bawah binaan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Penang. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak imigran Indonesia yang tinggal di Malaysia.

“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, saya belajar banyak tentang pentingnya pendidikan dan pendampingan bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri. Pengalaman berinteraksi langsung dengan mereka memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang kepedulian sosial dan arti kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain mengikuti pengabdian masyarakat, Rizal juga berpartisipasi dalam Kompetisi Fotografi Internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai institusi. Melalui karya fotografi yang diunggulkannya, ia berhasil meraih penghargaan Favorite, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan tersendiri di tengah persaingan yang kompetitif.

Menurut Rizal, fotografi bukan sekadar aktivitas mengabadikan momen, tetapi juga media untuk menyampaikan cerita, nilai budaya, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan internasional tersebut.

Kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 mengusung tema “Embracing Diversity, Empowering Communities, Inspiring the Future”. Tema tersebut mendorong para peserta untuk memahami keberagaman budaya, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program akademik dan sosial.

Melalui pengalaman ini, Rizal berharap semakin banyak mahasiswa UAD yang berani mengambil kesempatan untuk mengikuti program internasional, memperluas jejaring, dan membawa nama baik universitas di kancah global. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-penghargaan-favorit-pada-kompetisi-fotografi-di-Malaysia-Foto.-Rizal.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-23 11:13:112026-06-23 11:13:11Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

22/06/2026/in Prestasi /by Ard

Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). (Foto. Putri)

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi UAD, berhasil meraih Juara I Kategori Artikel Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H sekaligus Juara I Kategori Presenter Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H dalam sebuah kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaaan dan Alumni UAD.

Keberhasilan tersebut menjadi momen yang sangat berkesan bagi Putri. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih dua penghargaan sekaligus di tengah persaingan yang ketat dari peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, rasanya campur aduk banget. Syukur, terharu, dan tidak menyangka. Menang di dua kategori sekaligus benar-benar di luar ekspektasi. Antara lega, bangga, dan tidak percaya karena lawan-lawannya juga keren-keren semua. Tapi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, diskusi tanpa henti, dan keberanian untuk tampil berbeda akhirnya membuahkan hasil yang manis,” ungkapnya.

Di balik kebahagiaan tersebut, Putri menyimpan rasa haru yang mendalam. Prestasi yang diraihnya merupakan impian yang selama ini diharapkan oleh kedua orang tuanya. “Prestasi ini seharusnya saya persembahkan untuk mama. Dulu setiap saya menang lomba dan mengabarkannya kepada mama, jawabannya selalu sama, ‘Besok kalau bisa juara satu ya.’ Sekarang saya sudah bisa meraih juara satu, tetapi mama sudah tidak ada di samping saya. Semoga dari sana mama bangga melihat anaknya akhirnya bisa meraih juara satu sesuai yang mama inginkan,” tuturnya.

Dalam kompetisi tersebut, Putri mengangkat karya berjudul “Pernikahan Dini dan Usia Ibu: Determinan Stunting yang Terabaikan.” Artikel tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap tingginya angka stunting di Indonesia yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan usia ibu saat melahirkan.

Inspirasi penulisan karya tersebut muncul dari kasus nyata yang ditemuinya mengenai seorang bayi di Nusa Tenggara Timur yang lahir dengan panjang badan di bawah standar, sementara sang ibu masih berusia 16 tahun. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan stunting tidak dapat dilepaskan dari fenomena pernikahan dini yang masih banyak terjadi di masyarakat.

Berbeda dari banyak kajian yang hanya menyoroti permasalahan, Putri berupaya menghadirkan solusi berbasis bukti ilmiah. Dalam artikelnya, ia menawarkan konsep integrasi pencegahan stunting ke dalam sistem pra-nikah melalui tiga terobosan utama, yakni skrining status gizi wajib bagi calon pengantin, kursus pra-nikah berbasis gizi dan kesehatan reproduksi yang disertai ujian kelulusan, serta penguatan peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

“Saya berharap gagasan intervensi hulu yang saya tawarkan tidak hanya berhenti sebagai tulisan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di masyarakat, terutama di daerah dengan angka pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Semoga ide ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan BKKBN dalam menyusun kebijakan yang lebih holistik dan preventif,” jelasnya.

Putri juga berharap pendekatan berbasis bukti yang digunakannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk tidak hanya mengkritisi persoalan yang ada, tetapi juga berani menawarkan solusi yang konkret, terukur, dan aplikatif.

Ia berpesan kepada mahasiswa agar tidak takut untuk memulai berkarya dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, setiap permasalahan yang ada di sekitar dapat menjadi peluang untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prestasi ini dipersembahkan Putri untuk almarhum mama dan papanya tercinta, keluarga, dosen pembimbingnya, Ibu Fairuz Khairunnisa Anasyua, S.Gz., M.Sc., serta UAD yang telah mendukung pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Putri-Nirmalasari-mahasiswa-Program-Studi-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.-Foto.-Putri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:53:212026-06-22 10:53:21Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

22/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai (Foto. Tim CIVIC’S)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim CIVIC’S UNITED yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Semarak Keilmuan 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Babak final kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2026 di Kampus UGJ Cirebon.

Tim CIVIC’S UNITED beranggotakan Andri Tri Cahyono sebagai ketua tim sekaligus pelopor inovasi, bersama Alridho Akmal Adisurya dan Shavila Adistyan. Ketiganya merupakan mahasiswa PPKn angkatan 2024 yang berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa sosial-humaniora juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “C-FLOAT”: Inovasi Smart Cakram Apung Adaptif Berbasis Gerak Arus dan Energi Surya untuk Filtering River Waste sebagai Pendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Andri menjelaskan bahwa perjuangan menuju babak final bukanlah proses yang mudah. Ia dan tim harus menjalani serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penyusunan karya, revisi berulang kali, presentasi, hingga bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Persiapan kami berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara perkuliahan, tugas akademik, dan persiapan lomba. Banyak waktu yang kami korbankan untuk berdiskusi, mencari referensi, memperbaiki karya, serta berlatih presentasi agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Andri, kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu dengan inovasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan tim.

“Saya tidak menyangka dapat bersaing dengan para finalis dari berbagai bidang keilmuan seperti kedokteran, teknik, dan disiplin ilmu lainnya. Saat pengumuman pemenang, perasaan saya sangat campur aduk dan penuh ketegangan. Ketika nama tim kami diumumkan sebagai Juara Harapan I, saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

Inovasi C-FLOAT yang dikembangkan tim merupakan teknologi lingkungan berupa cakram apung pintar yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan sampah sungai secara berkelanjutan. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi energi surya dan gerakan alami arus sungai sebagai sumber energi operasional sehingga dapat bekerja secara mandiri dan ramah lingkungan.

Sistem kerja C-FLOAT diawali dengan proses deteksi dan pengumpulan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian disaring melalui mekanisme filtering untuk mengurangi pencemaran pada badan sungai sebelum menyebar ke wilayah hilir maupun laut. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi arus sungai sehingga memiliki potensi implementasi yang luas.

Lebih lanjut, inovasi tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui upaya pengurangan pencemaran lingkungan dan perlindungan ekosistem perairan.

Andri berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, latar belakang program studi bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah membatasi diri hanya karena latar belakang program studi yang dimiliki. Kami yang berasal dari Program Studi PPKn mampu membuktikan bahwa mahasiswa sosial dan humaniora juga dapat berinovasi dalam bidang teknologi. Beranilah keluar dari zona nyaman, belajar hal-hal baru, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-CIVICS-UNITED-UAD-Raih-Juara-Harapan-I-pada-Semarak-Keilmuan-2026-Lewat-Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Sungai-Foto.-Tim-CIVICS.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:41:532026-06-26 08:19:43Tim CIVIC'S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai
Page 7 of 531«‹56789›»

TERKINI

  • Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 202314/07/2026
  • KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah14/07/2026
  • Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama14/07/2026
  • FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–202914/07/2026
  • Google Student Ambassador UAD Gelar Sharing Session Pemanfaatan Gemini dan NotebookLM14/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026
  • Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional13/07/2026
  • Kupas Sastra sebagai Media Perlawanan Sosial, Athaya Hanun Raih Juara 2 Kompetisi Oral12/07/2026
  • Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak12/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top