• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tim Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I UAD FAIR #5 melalui Inovasi Minuman Sehat Mockchill

18/07/2026/in Prestasi /by Ard

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara harapan I UAD FAIR #5 melalui inovasi minuman sehat mockchill (Foto. Tim Mockchiil)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh Hanifah Al Laily bersama anggota Nurita Aninditia, Insa Tri Yanti, Lyra Vindy Utami, dan Najwa Welfi Nafa’a berhasil meraih Juara Harapan I pada kompetisi UAD FAIR #5 melalui inovasi produk minuman sehat bernama Mockchill. Prestasi tersebut menjadi bukti kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk pangan lokal yang tidak hanya memiliki nilai gizi tinggi, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai produk kewirausahaan.

Produk yang dikembangkan tim diberi nama Mockchill, yaitu minuman sehat berbahan dasar labu, nanas, dan pepaya. Ketiga bahan pangan lokal tersebut dipilih karena memiliki kandungan gizi yang saling melengkapi sehingga menghasilkan minuman yang menyegarkan sekaligus menyehatkan.

Labu dikenal sebagai sumber serat yang rendah kalori, nanas kaya akan vitamin C yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan pepaya mengandung serat dan enzim papain yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Perpaduan ketiga bahan tersebut menjadikan Mockchill sebagai alternatif minuman sehat yang praktis dan cocok dikonsumsi oleh berbagai kalangan, terutama remaja dan mahasiswa yang menginginkan pilihan minuman bergizi.

Nurita menjelaskan bahwa ide pengembangan Mockchill berangkat dari keinginan tim untuk menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah dan daya saing di bidang kewirausahaan.

Dalam proses persiapannya, tim melalui berbagai tahapan, mulai dari mencari ide produk, melakukan sejumlah uji coba formulasi untuk memperoleh cita rasa terbaik, menyusun konsep bisnis, mendesain kemasan, menghitung biaya produksi, hingga berlatih presentasi agar mampu memaparkan konsep produk secara meyakinkan di hadapan dewan juri.

Meski demikian, perjalanan menuju prestasi tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Tim harus menghasilkan produk yang tidak hanya memiliki cita rasa yang baik, tetapi juga memenuhi aspek gizi, memiliki tampilan yang menarik, serta didukung oleh konsep bisnis yang layak untuk dikembangkan.

Melalui kompetisi ini, tim memperoleh banyak pengalaman berharga, mulai dari meningkatkan kemampuan bekerja sama, mengasah kreativitas dalam mengembangkan produk, melatih kemampuan komunikasi, hingga berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai tantangan selama proses kompetisi.

Menurut Nurita, UAD FAIR menjadi wadah yang sangat positif bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan. “Kami berharap UAD Fair dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan inovasi yang semakin beragam sehingga semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk berkarya, menciptakan produk inovatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-harapan-I-UAD-FAIR-5-melalui-inovasi-minuman-sehat-mockchill-Foto.-Tim-Mockchiil.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-18 09:00:162026-07-21 08:12:24Tim Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I UAD FAIR #5 melalui Inovasi Minuman Sehat Mockchill

Himakom UAD Selenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Content Creator

17/07/2026/in Terkini /by Ard

Himakom Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selenggarakan pelatihan public speaking dan content creator (Foto. Himakom UAD)

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan agenda Pelatihan Public Speaking dan Content Creator. Kegiatan yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis ini dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, dengan bertempat di Ruang Serbaguna Lantai 10, Gedung Utama Kampus 4 UAD. Pelatihan intensif ini secara khusus menargetkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD dari angkatan 2024 dan 2025 sebagai peserta utama. Berdasarkan data registrasi di lokasi acara, tercatat sebanyak 45 mahasiswa hadir dan mengikuti seluruh rangkaian pemaparan materi dengan antusias.

Koordinator Divisi Humas dan Sponsorship Himakom UAD, Isfha Aufa Na’imullah, menjelaskan latar belakang mendasar di balik pelaksanaan agenda ini. Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 24 yang akrab disapa Aufa dari Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) tersebut menegaskan bahwa penguasaan keahlian berbicara serta pengelolaan media digital sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

“Tentu karena kami dari program studi Ilmu Komunikasi, perlu memiliki soft skill public speaking dan content creator. Penting sekali untuk diadakan, mengingat mahasiswa program studi kami banyak yang sudah tembus For Your Page (FYP), namun bingung bagaimana cara mengelola akun dan bahkan konsistensi untuk diri sendiri,” ungkap Aufa.

Aufa menambahkan bahwa Himakom UAD berkomitmen untuk hadir secara nyata dalam memfasilitasi kebutuhan mahasiswa tersebut. “Sedangkan dari Himakom, kami menyediakan wadah bagi teman-teman mahasiswa untuk bertumbuh dan berkembang sesuai dengan bidang keilmuan Ilmu Komunikasi,” imbuhnya.

Guna memastikan bobot materi yang disampaikan berkualitas, pihak panitia menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi linier. Pemateri pertama ialah Kamila Salsabela, S.I.Kom., M.A., yang merupakan dosen aktif di Program Studi Ilmu Komunikasi UAD, juga praktisi Digital Communication. Sementara pemateri kedua menghadirkan Khalda Salsabila, M.I.Kom., yang merupakan alumnus dari Ilmu Komunikasi UAD sendiri.

Dalam sesi pertama, Kamila Salsabela menyampaikan materi fundamental mengenai cara berbicara di depan publik yang benar. Tidak hanya berteori, dosen Ilkom UAD ini membedah teknik-teknik fisik, mulai dari cara menatap audiens yang tepat ketika melakukan presentasi di depan umum, hingga gestur tubuh seperti cara duduk yang benar saat berhadapan dengan khalayak. Untuk memastikan pemahaman peserta, sesi ini juga diisi dengan agenda praktik public speaking secara langsung oleh para mahasiswa di lokasi.

Memasuki sesi kedua, Khalda Salsabila mengambil alih panggung untuk membawakan pelatihan content creator. Ia menjelaskan secara mendetail mengenai formula taktis dalam mengunggah video ke media sosial. Salah satu poin krusial yang ia bagikan adalah teknik pembuatan hook atau pemikat yang efektif, yang bertujuan untuk langsung menarik perhatian penonton sejak 5 detik pertama video dimulai.

Melalui kolaborasi materi yang komprehensif dari dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan praktisi alumnus ini, Himakom UAD berharap peserta yang hadir dapat segera mengaplikasikan ilmu tersebut untuk membangun konsistensi diri serta mengelola akun digital mereka secara lebih profesional. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Himakom-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-selenggarakan-pelatihan-public-speaking-dan-content-creator-Foto.-Himakom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-17 10:00:202026-07-21 08:11:58Himakom UAD Selenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Content Creator

Mahasiswa UAD Juara II PR Campaign Kategori Best Tactics pada SILAT APIK PTMA 2026

17/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara II PR Campaign Kategori Best Tactics pada SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Shania)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Shania Ayu Salsabila, berhasil meraih Juara II Public Relations (PR) Campaign Kategori Best Tactics dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026 yang diselenggarakan di Uhamka, Jakarta Selatan, pada 24-26 Juni 2026. Kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Shania mengatakan, “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh tim selama proses penyusunan kampanye hingga presentasi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang public relations, khususnya dalam merancang strategi komunikasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kompetisi tersebut, Shania bersama tim mengangkat kampanye bertajuk NIKEL (Naik Kelas Digital) dengan tagline #PerempuanNaikKelas. Kampanye ini berfokus pada pemberdayaan anggota Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) agar memiliki literasi digital yang lebih baik, mampu memperkuat branding usaha, memanfaatkan media sosial dan marketplace, serta memperluas akses pasar sehingga UMKM yang dikelola perempuan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, tim menyusun strategi komunikasi menggunakan pendekatan SEE–LEARN–APPLY–GROW. Pada tahap SEE, tim membangun kesadaran melalui kampanye digital dan penyebaran konten edukatif. Tahap LEARN diwujudkan melalui NIKEL Academy, yaitu pelatihan mengenai branding, pemasaran digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan bagi pelaku UMKM.

Selanjutnya, pada tahap APPLY, tim menghadirkan Digital Sister Program, sebuah program pendampingan dengan skema satu mentor mendampingi dua pelaku UMKM agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha. Adapun tahap GROW diwujudkan melalui pembentukan PPUMI Digital Hub sebagai komunitas pendampingan yang berkelanjutan. Menurut Shania, pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan inilah yang menjadi kekuatan utama kampanye sehingga berhasil meraih penghargaan Best Tactics.

Dalam proses penyusunan kampanye, tim menghadapi tantangan untuk merancang strategi yang inovatif sekaligus realistis agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan mitra. Selain itu, mereka juga harus mampu menyederhanakan gagasan yang kompleks menjadi presentasi yang jelas dan meyakinkan di hadapan dewan juri.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim melakukan riset secara mendalam, membagi tugas sesuai kompetensi masing-masing anggota, serta berlatih presentasi secara intensif agar penyampaian materi maupun sesi tanya jawab dapat berlangsung dengan maksimal.

Bagi Shania, mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pelajaran berharga. Ia menyadari bahwa kampanye public relations yang efektif harus berangkat dari riset yang kuat dan benar-benar memahami kebutuhan audiens, bukan sekadar menghadirkan ide yang menarik.

Selain itu, ia juga memperoleh pengalaman bekerja sama dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain, menyusun strategi komunikasi secara kolaboratif, berpikir kritis dalam memecahkan permasalahan, serta mempertahankan gagasan di hadapan dewan juri.

Shania berpesan, “Jangan takut mencoba. Kompetisi adalah tempat terbaik untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun relasi. Persiapkan diri dengan baik, lakukan riset yang kuat, jangan ragu meminta masukan dari dosen maupun teman, dan nikmati setiap prosesnya. Menang memang membanggakan, tetapi pengalaman dan ilmu yang diperoleh akan jauh lebih berharga sebagai bekal di masa depan,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-II-PR-Campaign-Kategori-Best-Tactics-pada-SILAT-APIK-PTMA-2026-Foto.-Shania.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-17 09:00:042026-07-21 08:11:31Mahasiswa UAD Juara II PR Campaign Kategori Best Tactics pada SILAT APIK PTMA 2026

UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

17/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Pemkab Blora perkuat sinergi melalui penandatanganan nota kesepahaman (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, dalam agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Benchmarking pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Audio Visual Museum Muhammadiyah, Kampus IV UAD tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyambut baik komitmen Pemkab Blora untuk menjalin kemitraan dengan UAD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa UAD memiliki berbagai potensi yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blora, seperti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa UAD yang berasal dari Blora sangat banyak. Kami berharap Kabupaten Blora dapat mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UAD. Selain itu, kami siap bekerja sama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Blora,” ujarnya.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya sehingga kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kami berniat menjalin persaudaraan dengan UAD. Salah satu syarat daerah untuk maju adalah pendidikannya. Karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan agar semakin banyak anak-anak Blora dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, melainkan diwujudkan melalui program-program yang konkret dan terukur.

“Kami ingin ada tindak lanjut kerja sama yang terukur sehingga menjadi kolaborasi nyata. Kami berharap UAD dapat membantu berbagai program untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat, baik melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, maupun pengembangan inovasi di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi, di antaranya peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru, pendampingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD dan SMP, penguatan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengembangan inovasi daerah, program dosen mengabdi, hingga kerja sama di bidang pendidikan keagamaan. Disebutkan pula bahwa saat ini terdapat 219 mahasiswa UAD yang berasal dari Kabupaten Blora.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rektor UAD menegaskan kesiapan universitas untuk memberikan dukungan sesuai kapasitas yang dimiliki.

“Semuanya bisa kita kerja samakan. UAD memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, pendampingan OSN, hingga berbagai program pengabdian masyarakat. Kami juga siap menyiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) lanjutan bersama Kabupaten Blora agar kolaborasi ini dapat segera direalisasikan,” tegasnya.

Komitmen tersebut turut diperkuat oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., yang menyampaikan bahwa FKIP telah berpengalaman menjalin kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, termasuk dalam penyelenggaraan kelas RPL dan pendampingan peningkatan kompetensi guru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UAD dan Pemerintah Kabupaten Blora, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata serta buku karya Prof. Suyatno sebagai simbol dimulainya sinergi kedua institusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-Pemkab-Blora-perkuat-sinergi-melalui-penandatanganan-nota-kesepahaman-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-17 08:00:022026-07-21 08:10:47UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Audiensi Rektorat dan Aliansi Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terkait kekerasan seksual (Foto. Humas UAD)

Rektorat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Aliansi Mahasiswa UAD mengadakan audiensi terkait tindak kekerasan seksual. Pertemuan berlangsung di Aula Kampus 1A dengan dihadiri Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., Wakil Rektor Bidang AIK Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), dan Kepala Bidang Pengabdian dan KKN UAD.

Rektor UAD mengapresiasi audiensi yang diadakan dengan Aliansi Mahasiswa UAD. Muchlas mengungkapkan, pertemuan ini merupakan momen bagus karena banyak masukan secara langsung yang disampaikan kepada rektorat, serta momentum agar kasus serupa bisa segera tertangani lebih baik, cepat, dan tepat.

“Terima kasih atas masukan dan kritiknya terhadap kami. Terutama atas terjadinya kasus kekerasan seksual yang terjadi. Audiensi ini untuk kebaikan bersama dan menjadikan UAD agar lebih tanggap dan sigap terhadap kasus kekerasan seksual,” katanya.

Ia menambahkan, apabila mahasiswa mengetahui ada kejadian kekerasan seksual agar segera melaporkan ke satgas PPKPT untuk langsung ditindaklanjuti. Muchlas menegaskan UAD tidak menolerir segala tindak kekerasan seksual dan akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku.

“Prinsip kami seperti yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., pelecehan seksual di lingkungan kampus harus ditindak tegas tanpa kompromi. Institusi pendidikan adalah ruang aman dan bermartabat yang tidak boleh menoleransi tindakan yang merusak etika, moral, dan kepercayaan publik.”

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Gatot Sugiharto menjelaskan ke depan organisasi kemahasiswaan akan dilibatkan untuk sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bekerja sama dengan Satgas PPKPT UAD. “Untuk mengontrol dan mengawal kasus kekerasan seksual, ke depan kami akan mengusulkan ada perwakilan setiap fakultas dari organisasi kemahasiswaan, baik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).”

Sementara Ketua Satgas PPKPT Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H. menjelaskan, satgas selama ini bertugas dalam senyap. Hal tersebut karena satgas bekerja berdasar kode etik dan standar operasional prosedur. “Selama ini kami terus bekerja menindaklanjuti laporan-laporan yang masuk. Kami juga tidak bermaskud menutupi kasus yang terjadi, akan tetapi ada hal-hal yang tidak boleh kami sebarluaskan, seperti memberitahukan identitas pelaku dan korban.”

Di sisi lain Presiden Mahasiswa UAD Muhammad Ilham dari Program Studi Ilmu Hadis menjelaskan, aliansi mahasiswa saat ini memrioritaskan perlindungan terhadap korban dan menuntut pelaku kekerasan seksual diberi sanksi berat.

“Kami melihat masih banyak kasus yang perlu kami kawal. Kami akan mendukung penuh kegiatan Satgas PPKPT UAD untuk menyosialisasikan SOP terkait kekerasan seksual. Kami juga bersepakat akan terus mengawal kasus-kasus kekerasan seksual agar ke depan tidak lagi terjadi,” ungkapnya.

Ilham menekankan, aliansi mahasiswa mendukung penuh keterlibatan mahasiswa dalam proses sosialisasi dan penanganan kasus kekerasan seksual. Menurutnya mahasiswa bisa menjadi jembatan untuk mencegah dan mengawal kasus kekerasan seksual karena mahasiswa bersinggungan langsung dengan korban maupun pelaku. (ard)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Audiensi-Rektorat-dan-Aliansi-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-terkait-kekerasan-seksual-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 16:37:312026-07-16 16:53:02Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Dahlan Culture Run 2026 (Foto. Anove)

Tren olahraga lari yang sedang marak di tengah masyarakat kini bersanding dengan misi pelestarian budaya. Melalui konsep unik tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar ajang Dahlan Culture Run: Fun Run 5K untuk pertama kalinya pada Minggu, 12 Juli 2026 dengan mengusung tema “Mlayu Bareng, Budaya Kenceng”. Mengambil titik start dan finish di Gedung 1B Kampus 1 UAD, kegiatan olahraga rekreatif ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti oleh sedikitnya 250 peserta yang memadati rute pelarian sejak pagi hari.

Ketua Pelaksana Dahlan Culture Run, Salwa Aqiila Syahsari, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata atau luaran dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang akrab disapa Salwa ini mengungkapkan bahwa ide dasar Dahlan Culture Run lahir dari meningkatnya tren gaya hidup sehat terkini yang kemudian dipadukan dengan identitas fakultas mereka.

“Alasan utamanya karena di era sekarang itu lagi ramai budaya lari. Berhubung kami dari Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, kami menyatukan budaya dengan lari, jadi muncullah Dahlan Culture Run ini,” ujar Salwa.

Sebagai acara yang baru pertama kali diinisiasi, panitia membuka pintu selebar-lebarnya bagi publik tanpa membatasi usia peserta. Target sasaran dari Dahlan Culture Run mencakup seluruh elemen masyarakat yang ada di Yogyakarta, tanpa membedakan status antara masyarakat umum, mahasiswa UAD, maupun sivitas akademika lainnya. Guna menambah keseruan dan memotivasi para pelari sepanjang rute, pihak penyelenggara menyediakan berbagai kategori apresiasi yang kompetitif, mulai dari penghargaan untuk pendaftar pertama, finisher pertama, hingga kategori kostum terbaik kategori laki-laki dan perempuan yang menantang kreativitas peserta dalam memadukan pakaian olahraga dengan unsur budaya, dilanjut dengan sesi senam zumba bersama, pembagian mini doorprize dan hadiah utama.

Suksesnya pelaksanaan kegiatan yang perdana diselenggarakan ini menumbuhkan optimisme di pihak panitia agar kegiatan serupa tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas perkuliahan satu semester saja, melainkan dapat bertransformasi menjadi agenda olahraga tahunan yang ikonik di Yogyakarta. Keberhasilan mengumpulkan 250 pelari dari berbagai kalangan menjadi modal sosial yang kuat bagi kelanjutan acara ke depan.

“Sebelumnya belum pernah ada Dahlan Culture Run, pastinya dari kami selaku panitia sangat berharap kegiatan ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” pungkas Salwa optimis menutup penjelasannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Dahlan-Culture-Run-2026-Foto.-Anove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:36:562026-07-16 09:36:56Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

16/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi lomba poster nasional (Foto. Dilla)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim yang beranggotakan Muhammad Andy Rajab, Aulia Syafadilla Azali, dan Sofiani Latifah berhasil meraih Top 10 pada Lomba Poster Pascasarjana Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PUSPRESMA PTMA. Kompetisi bertema “Smart Innovation for Indonesia’s Future” tersebut berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, di UMY dan diikuti oleh mahasiswa pascasarjana dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Keberhasilan ini diraih melalui karya inovatif berjudul BIOTECHNOSMART pada subtema Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat. Gagasan tersebut dikembangkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan kesehatan di Indonesia, seperti meningkatnya penyakit tidak menular, rendahnya literasi kesehatan masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi tanaman herbal lokal sebagai solusi kesehatan yang berkelanjutan.

BIOTECHNOSMART merupakan konsep inovasi yang mengintegrasikan pemanfaatan tanaman herbal berbasis ilmiah, teknologi digital, edukasi kesehatan masyarakat, urban farming biofarmaka, serta pengelolaan lingkungan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Konsep ini tidak hanya berfokus pada upaya kuratif, tetapi juga mengedepankan aspek promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kesehatan yang baik dan kesejahteraan.

Selama kompetisi, tim Magister Farmasi UAD mempresentasikan poster ilmiah di hadapan dewan juri dan mengikuti sesi diskusi ilmiah bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta PTMA lainnya. Presentasi berlangsung lancar dan menjadi ajang untuk memperkenalkan konsep BIOTECHNOSMART sebagai solusi inovatif yang menghubungkan kesehatan, teknologi, lingkungan, dan potensi sumber daya lokal Indonesia.

Pencapaian sebagai Top 10 menjadi bukti bahwa mahasiswa Magister Farmasi UAD mampu menghasilkan gagasan inovatif yang kompetitif di tingkat nasional. Selain menambah prestasi akademik, keikutsertaan dalam kompetisi ini juga memperluas jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, berpikir kritis, dan penyampaian ide secara profesional.

Ke depan, tim berharap konsep BIOTECHNOSMART dapat terus dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk terus berkontribusi melalui riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan kesehatan Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-lomba-poster-nasional-Foto.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:28:552026-07-16 09:28:55Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM Farmasi UAD)

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan ruang belajar literasi yang mendorong peserta untuk membangun budaya membaca kritis melalui kegiatan refleksi dan retelling story. Kegiatan ini dikemas dalam dua chapter dengan pendekatan yang berbeda, mulai dari penguatan teknik membaca hingga praktik menyampaikan kembali isi bacaan berdasarkan pemahaman masing-masing peserta.

Pada RE-VIBES Chapter 1, peserta mengikuti pemaparan materi yang merujuk pada buku How to Read a Book karya Mortimer J. Adler dan Charles Van Doren. Materi tersebut menekankan bahwa membaca merupakan proses aktif untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta menginterpretasikan gagasan penulis, bukan sekadar menyelesaikan sebuah buku.

Peserta juga diajak memahami pentingnya menyesuaikan strategi membaca dengan tujuan dan jenis bacaan. Dalam membaca buku ilmiah, misalnya, pembaca dituntut mampu mengidentifikasi argumen utama, menilai kekuatan bukti yang disampaikan, serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

Selain itu, kegiatan ini menyoroti pentingnya dialog antara pembaca dan buku melalui pertanyaan-pertanyaan kritis mengenai gagasan penulis, validitas argumen, hingga relevansi isi bacaan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung aktivitas akademik maupun pengambilan keputusan berbasis informasi yang kredibel.

Suasana semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan dalam membangun kebiasaan membaca di tengah aktivitas perkuliahan serta strategi memahami bacaan yang kompleks. Diskusi tersebut memperkuat pemahaman peserta bahwa membaca dapat melatih kemampuan berpikir analitis, reflektif, dan terbuka terhadap berbagai perspektif.

Berbeda dengan chapter pertama, RE-VIBES Chapter 2 menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif melalui sesi membaca mandiri dan retelling story. Peserta diberikan waktu untuk membaca buku pilihan masing-masing sebelum mempresentasikan kembali isi buku menggunakan bahasa dan pemahaman sendiri.

Salah satu buku yang dipresentasikan adalah When You’re Ready, This Is How You Heal karya Brianna Wiest. Buku bergenre self-improvement tersebut mengangkat tema proses penyembuhan diri yang memerlukan waktu, penerimaan, dan keberanian untuk menghadapi pengalaman hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Melalui sesi retelling story, peserta tidak hanya berlatih menyampaikan kembali isi bacaan, tetapi juga memahami bahwa setiap buku dapat menghadirkan perspektif baru yang berbeda bagi setiap pembaca. Kegiatan ini menjadi upaya untuk menumbuhkan budaya membaca yang lebih kritis, reflektif, dan bermakna di kalangan mahasiswa. (doc/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-RE-VIBES-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:14:422026-07-16 09:14:42RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

Press Release Universitas Ahmad Dahlan

15/07/2026/in Terkini /by Ard

PRESS RELEASE

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

Terkait kekerasan seksual mahasiswa yang terjadi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

  1. Menindaklanjuti Surat Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD Nomor 006/SPPKPT-UAD/VII/2026 tentang Surat Rekomendasi terkait kekerasan seksual mahasiswa di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).
  2. Pimpinan universitas memutuskan memberikan sanksi akademik yang dituangkan melalui Keputusan Rektor UAD Nomor 151 Tahun 2026 tentang Pemberian Sanksi Mahasiswa Atas Nama ACR.
  3. UAD secara resmi menjatuhkan sanksi administratif tingkat berat kepada mahasiswa berinisial ACR berupa pemberhentian tetap sebagai mahasiswa. ACR secara resmi kehilangan statusnya sebagai mahasiswa beserta seluruh hak yang melekat padanya selama di UAD.
  4. UAD tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran akademik maupun nonakademik termasuk perundungan, pelecehan seksual, pornografi, pornoaksi, seks bebas, LGBTQ+, dan tindakan asusila lainnya.
  5. UAD berkomitmen menjaga integritas, ketertiban, dan kepatuhan terhadap peraturan akademik di lingkungan kampus.

Yogyakarta, 1 Shafar 1448 H/ 15 Juli 2026M

Kepala Humas dan Protokol UAD

 

Ariadi Nugraha

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PRESS-RELEASE-UAD.jpg.jpeg 963 1000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 18:28:122026-07-15 18:30:04Press Release Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026

15/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III penulisan naskah lakon Peksimiprov 2026 (Foto. Rizkyana)

Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh Rizkyana Iswahyuni, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizkyana sukses menyabet Juara 3 dalam tangkai lomba Penulisan Naskah Lakon pada Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Provinsi (Peksimiprov) 2026 yang berlangsung dari 18 Juni hingga 2 Juli 2026. Dalam kompetisi ini, UAD juga bertindak sebagai tuan rumah khusus untuk tangkai lomba kepenulisan yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 lalu.

Melalui karya naskah lakonnya, Rizkyana mengangkat interpretasi mendalam mengenai esensi sebuah “rumah”. Baginya, rumah tidak melulu soal bangunan fisik, melainkan sebuah ruang komunal seperti kampung halaman yang menjadi tempat bernaung bersama. Terinspirasi dari realitas para perantau yang enggan pulang karena daerah asalnya dinilai kurang mendukung keberlangsungan hidup, ia menggambarkan sebuah perkampungan yang perlahan runtuh akibat sang pemimpin kehilangan harapan hingga berdampak pada warga di kampungnya. Bahkan pada bagian akhir naskah, Rizkyana menggambarkan kemungkinan warga berubah menjadi kaum miskin kota yang tidak lagi memiliki kampung untuk kembali.

“Pesan utama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa ketika sebuah rumah tidak lagi mampu memberikan harapan bagi penghuninya, maka yang hilang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga identitas dan masa depan generasi berikutnya,” ungkap Rizkyana.

Keunikan lain dari naskah ini terletak pada representasi karakter “Ibu”. Bukannya menghadirkan sosok ibu biologis, Rizkyana justru memanifestasikan figur keibuan melalui tokoh Bu Guru. Dalam pandangannya, esensi seorang ibu melekat pada siapa saja yang merawat, mendidik, dan menumbuhkan kehidupan tanpa pamrih. Tokoh Bu Guru di naskah karya Rizkyana tidak hanya mengajar baca, tulis, dan hitung, tetapi juga berjuang menjaga martabat, nilai-nilai, dan masa depan kampung yang sedang kehilangan arah.

Perjalanan Rizkyana meraih juara tentu tidak instan dan penuh dengan tantangan emosional. Ia mengaku sempat kesulitan menjaga fokus akibat padatnya jadwal yang bertumpuk antara bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, hingga latihan teater.

“Tantangan terbesar, jujur saja ada pada diri sendiri yang kerapkali kepusingan dengan jadwal yang bertumpuk, ada bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, dan latihan teater. Hal-hal itu memicu buyarnya fokus saat latihan sehingga tidak terlalu maksimal,” jelasnya mengenai kendala selama proses persiapan.

Keberhasilan ini juga tidak luput dari dukungan penuh pihak kampus UAD yang memfasilitasi pembinaan intensif bersama mentor kepenulisan. Rizkyana merasa sangat bersyukur dikelilingi oleh support system yang luar biasa, mulai dari rekan-rekan teater hingga dosen pembimbing skripsinya yang sangat pengertian dalam pembagian waktu bimbingan dan latihan. Menutup tahun terakhir kesempatannya berlaga di ajang Peksimiprov, Rizkyana mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa keluar sebagai juara ketiga. Alih-alih cepat puas dan langsung mementaskan karyanya, mahasiswa angkatan 2022 ini justru berencana untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan karyanya ke depan.

“Lebih baik saya rombak ulang menjadi naskah yang lebih baik lagi, karena sewaktu lomba masih ada beberapa celah keburukan, jadi baiknya rombak dulu baru nanti dipentaskan. Atau kayaknya buat naskah baru aja sih, biar makin banyak karya-karya lakon,” pungkasnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-penulisan-naskah-lakon-Peksimiprov-2026-Foto.-Rizkyana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 10:00:142026-07-16 09:09:30Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026
Page 2 of 614‹1234›»

TERKINI

  • PPK Ormawa RDC UAD Bekali Karang Taruna Karangtengah Dasar-Dasar Robotika untuk Dukung Pertanian Cerdas21/07/2026
  • Peserta Leadership Training PTMA Kunjungi UAD, Bahas Sinergi dan Tata Kelola Perguruan Tinggi21/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 melalui Inovasi GREENXIA18/07/2026
  • Himakom UAD Selenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Content Creator17/07/2026
  • UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman17/07/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Short Semi Documentary Kategori Cinematography pada SILAT APIK PTMA 202620/07/2026
  • Citara, Inovasi Mochi Rasa Nusantara Karya Mahasiswa UAD19/07/2026

FEATURE

  • Shaldan dan Tantangannya di ONMIPA Perguruan Tinggi 202621/07/2026
  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top