• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Ikuti Program Pejuang Muda di Lhokseumawe

18/01/2022/in Terkini /by Ard

Tim Pejuang Muda yang diterjunkan di Lhokseumawe beserta masyarakat (Foto: Istimewa)

Irnanda Ummi Sofia, mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih mengikuti Program Pejuang Muda dan ditempatkan di Kota Lhokseumawe. Program Pejuang Muda diadakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Lhokseumawe adalah sebuah kota di Provinsi Aceh yang pernah dijuluki sebagai “Kota Petro Dollar” dan berada persis di tengah jalur timur Sumatera sehingga kota ini menjadi jalur distribusi dan perdagangan yang sangat penting di Provinsi Aceh.

Program Pejuang Muda ini merupakan program baru yang diluncurkan oleh Kemensos RI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Agama Republik (Kemenag) RI. Program berlangsung dua bulan sejak bulan Oktober hingga Desember 2021.

Sebanyak 5.140 mahasiswa untuk disebar ke 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Kegiatannya sendiri adalah verifikasi dan validasi (verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan tentunya juga harus melaksanakan team-based project untuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di sekitar.

Irnanda menjelaskan, ia bersama anggota tim lainnya harus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program ini. Ia satu tim dengan Ahmad Fikri, Adlianis Fuadi, dan Adinda Sabrina Suli dari Universitas Malikussaleh, Muhammad Ghifari Adi Wicaksana dari Universitas Mercu Buana, Arba Choirul Umam dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, serta Anggun Septiani dan Nazla Ziana Fairuza dari Universitas Brawijaya.

“Selama menjalankan verivali DTKS, saya melihat langsung realitas kondisi kehidupan masyarakat, khususnya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kota Lhokseumawe,” katanya.

Ia dapat mengidentifikasi permasalahan sosial yang terjadi. Di sini ia juga bertemu banyak warga dari berbagai kalangan sehingga dapat memperluas relasi. Hal ini tentunya mengasah kemampuan dalam bidang komunikasi, teamwork, pengembangan diri, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah sosial.

Sebagaimana diluncurkannya program ini, Irnanda bersama tim juga melaksanakan team-based project. Pejuang Muda Kota Lhokseumawe mengusung permasalahan sampah yang ada di kota tersebut. Tim sulit menemukan tempat sampah sehingga masih sering melihat sampah-sampah yang berserakan di jalanan. Gampong Cot Girek Kandang yang berada di Kecamatan Muara Dua dipilih menjadi lokasi team-based project. Dengan waktu dan persiapan yang singkat, tim mengadakan sosialisasi mengenai sampah dengan judul “Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) dalam Mereduksi Sampah Organik di Gampong Cot Girek Kandang”.

Kegiatan sosialisasi ini didukung penuh oleh aparatur desa, khususnya keuchik atau kepala desa. Tarmizi selaku Keuchik Gampong Cot Girek Kandang menyampaikan selalu mendukung penuh segala kegiatan yang diadakan di Gampong Cot Girek Kandang dengan harapan dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan warga. Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini adalah KPM yang berada di Gampong Cot Girek Kandang.

“Mereka terlihat antusias mengikuti sosialisasi karena merupakan pengetahuan baru. Kami berharap projek ini menjadi langkah awal bagi masyarakat di Gampong untuk mengurangi permasalahan sampah yang ada, serta mengajak masyarakat berpikir yang inovatif dan kreatif sehingga dapat berkelanjutan,” jelasnya.

Segala kegiatan Pejuang Muda Kota Lhokseumawe tidak lepas dari dukungan Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, yakni Drs. Ridwan Jalil selaku Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe dan Azwar Zakaria selaku Koordinator Kota Lhokseumawe. “Kami menyambut baik kedatangan mahasiswa Pejuang Muda dan selalu memberikan dukungan hingga akhir kepada tim,” jelas Ridwan.

Selain itu, Indrayani, S.E., M.Si., Ak. selaku mentor eksternal Pejuang Muda Kota Lhokseumawe juga selalu memberikan arahan, dukungan, dan monitoring dari awal hingga berakhirnya program. Dukungan lain pun datang dari berbagai stakeholders, antara lain camat, keuchik, pendamping PKH, dan seluruh masyarakat yang selalu baik kepada tim.

“Selama dua bulan di Kota Lhokseumawe saya mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga. Di kota ini masyarakat masih sangat menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai keislaman sehingga juga harus beradaptasi dengan keadaan sosial masyarakat. Toleransi menjadi poin utama,” terang Irnanda.

Ia menjelaskan, pengalaman merasakan kehidupan secara langsung berbeda jika dibandingkan hanya dari sebuah omongan sehingga dapat membuktikan stereotip yang ada. Dengan begitu akan membentuk pola pikir yang lebih kritis bagi mahasiswa. Kesempatan ini menjadi hal yang luar biasa karena juga mendapatkan ilmu dan wawasan baru yang tidak bisa didapat di dalam kelas perkuliahan. (doc)

Tags: Berita UAD, Mahasiswa UAD, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Pejuang-Muda-yang-diterjunkan-di-Lhokseumawe-beserta-masyarakat-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-18 09:00:492022-01-18 09:17:17Mahasiswa UAD Ikuti Program Pejuang Muda di Lhokseumawe
You might also like
Mahasiswa BK UAD Raih Juara I LKTI Nasional
Mahasiswa Teknik Kimia UAD Raih Juara I Futsal Competition Sang Surya Cup UMSIDA 2025
BK UAD Optimalkan Teknologi untuk Dukungan Psikologi Melalui Seminar Nasional
Mahasiswa FEB UAD Berjaya di Pilmapres Wilayah V DIY 2024
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Kunjungi UAD
Marhama Hasana, Mahasiswa Sistem Informasi FAST UAD Raih Juara I Pilmapres Fakultas

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top