• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Peran Mahasiswa Mempersatukan Bangsa Melalui Bahasa

10/02/2022/in Terkini /by Ard

Narasumber Kita Talk Episode 39 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Muhamad Fajri Majid (kiri) dan Bambang Syachirul Alim (tengah) (Foto: Eka Marcella)

Bahasa merupakan alat komunikasi utama bagi sebuah bangsa. Di Indonesia, adanya Duta Bahasa memiliki posisi yang sangat penting untuk bisa memantapkan fungsi bahasa Indonesia, daerah, dan asing sesuai dengan ranah penggunaannya masing-masing guna memperkuat jati diri dan daya saing bangsa.

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhamad Fajri Majid dan Bambang Syachirul Alim, adalah dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Industri dan Teknik Kimia yang merupakan Duta Bahasa terpilih DIY 2021. Bersama Kita Talk Episode 39 yang tayang pada Kamis, 3 Januari 2022, dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube Televisi UAD, Fajri dan Syachirul atau sapaan akrabnya Irul membahas mengenai peran mahasiswa mempersatukan bangsa melalui bahasa.

Irul mengungkapkan bahwa menjadi Duta Bahasa berarti menjadi mitra kerja Balai Bahasa yang mengemban tiga tugas utama, yaitu abdi bahasa, jaga bahasa, dan juga niaga bahasa.

“Abdi Bahasa adalah bagaimana cara kita meningkatkan dan mengembangkan bahasa di kalangan masyarakat itu sendiri. Kemudian jaga bahasa, bagaimana kita mengampanyekan bahasa di ruang publik, dan juga niaga bahasa seperti yang kita lakukan saat ini, yakni mengedukasi masyarakat tentang pentingnya bahasa itu sendiri,” paparnya.

Sementara itu, Fajri menyampaikan bahwa, “Adanya Duta Bahasa bisa menjadi pertimbangan lebih terkait identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Pertama, kita bukan hanya merepresentasikan atau mewakili diri sebagai seorang secara individual, tetapi juga bagaimana kita memberikan promosi betapa pentingnya bahasa Indonesia. Kedua, bagaimana kita bisa melestarikan bahasa daerah. Ketiga, bagaimana kita bisa mengikuti perkembangan globalisasi dengan mengembangkan kemampuan bahasa asing kita. Hal-hal inilah yang Duta Bahasa angkat sebagai Trigatra Bangun Bahasa. Oleh karena itu, menurut saya benar-benar penting walaupun kita mempunyai bidang yang berbeda dan bahkan jauh dari sastra tetapi bukan berarti kita mempunyai keterbatasan untuk menjadi seorang Duta Bahasa.”

Lebih lanjut, Fajri dan Irul menceritakan bahwa sebagai seorang Duta Bahasa, mereka memiliki program kerja gabungan yang disebut Krida yang dapat diterjemahkan sebagai kegiatan kebahasaan dan/atau kesastraan yang digagas dan dilaksanakan oleh Duta Bahasa untuk meningkatkan sikap positif masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahasa dan/atau sastra Indonesia. (eka)

Tags: Berita UAD, Mahasiswa UAD, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhamad-Fajri-Majid-narasumber-kiri-Bambang-Syachirul-Alim-narasumber-tengah-dan-RinI-Suphia-Nuryati-host-kanan-pada-acara-Kita-Talk-Episode-39-Foto-Eka-Marcella.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-02-10 07:27:102022-02-10 07:27:10Peran Mahasiswa Mempersatukan Bangsa Melalui Bahasa
You might also like
Tim Dosen UAD Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak-Anak Migran di Malaysia
Dosen UAD Juara I Kompetisi Kepenulisan Hak Paten Sentra Kekayaan Intelektual
Pelantikan Pimpinan Baru IMM FEB UAD Periode 2024–2025
Ahmad Fikri Darmawan Kantongi Juara II Dimas Diajeng Sleman 2021
UAD Press Siap Jadi Penerbit yang Progresif
Meningkatkan Literasi Anak Melalui Pojok Pengetahuan

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top