Sumpah Profesi Psikologi UAD Tahun 2025

Sumpah Profesi Program Studi (Prodi) Profesi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)
Sebanyak 35 lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Psikologi, yang merupakan angkatan I prodi ini, sukses mengikuti rangkaian pengambilan sumpah profesi di Amphitarium Lantai 9 Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara ini berlangsung Selasa, 9 Desember 2025.
Dekan Fakultas Psikologi UAD, Prof. Eli Nurhayati, M.P.H., Ph.D., Psi., mengucapkan selamat kepada para psikolog baru dan menyebut bahwa ini adalah angkatan yang sukses karena lulus serentak. Beliau juga menyinggung bahwa psikologi adalah caring science dan masyarakat sudah menanti pengabdian seluruh lulusan.
Sementara Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya juga menegaskan rasa syukur atas kelancaran acara yang disebutnya sebagai beta test yang baik dan mengesankan. Beliau berbangga bahwa Fakultas Psikologi UAD masuk dalam 20 besar fakultas psikologi terbaik di Indonesia.
Ia berpesan agar para psikolog baru melaksanakan tugas profesi dengan sebaik-baiknya menggunakan spirit nilai-nilai UAD: Inovatif (penanda keunggulan), Profesional (itqon), dan Dedikatif (ihsan, bermanfaat bagi masyarakat). Beliau juga meminta para lulusan untuk menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi, serta mengatur diri sendiri agar lebih kuat dari pasiennya (tidak mudah stres).
Inti dari acara sumpah profesi ini adalah pembacaan sumpah atau janji psikolog yang dipimpin oleh Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Miftahun Ni’mah Suseno, S.Psi., M.A., dan disaksikan oleh rohaniwan Dr. H. Khoiruddin Bashori, M.Si.
Sumpah tersebut meliputi delapan poin utama, di antaranya adalah membaktikan ilmu sesuai martabat profesi, menggunakan keahlian untuk kepentingan masyarakat, memelihara standar kompetensi, menjaga kerahasiaan informasi, menjalankan profesi tanpa terpengaruh pertimbangan sosial/politik, memberikan penghormatan kepada guru dan sejawat, menjaga martabat profesi, serta menjunjung tinggi dan mengamalkan Kode Etik Profesi Psikologi Indonesia.
Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara secara simbolis oleh Ketua HIMPSI DIY dan perwakilan psikolog baru, Detty Putri Pratiwi Oktavia, S.Psi., Psi. Kemudian, dilaksanakan penyerahan sertifikat kompetensi psikolog oleh Ketua HIMPSI DIY dan penyerahan sertifikat psikolog oleh Dekan Fakultas Psikologi UAD.
Acara diakhiri dengan pemutaran video suka duka perjalanan para psikolog baru selama menempuh pendidikan. Lulusan juga diharapkan dapat menjaga nama baik UAD dan bersedia berkolaborasi bersama HIMPSI untuk membangun negeri menuju Indonesia Emas, bukan Indonesia Cemas. (Septia)
