BIMAWA UAD Perkuat Kualitas Pelayanan Melalui Upgrading Staf dan Student Employment

BIMAWA UAD Perkuat Kualitas Pelayanan Melalui Upgrading Staf dan Student Employment (Foto. BIMAWA UAD)
Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Upgrading dan Kajian Jumat bagi Student Employment (SE) serta seluruh staf internal BIMAWA. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Ruang Serbaguna Lantai 10, Gedung Ahmad Dahlan UAD, dan diikuti oleh seluruh pimpinan, staf, serta SE di lingkungan BIMAWA UAD. Kegiatan ini bertujuan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas tim agar semakin siap, adaptif, dan berdaya saing dalam menjalankan tugasnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutannya saat membuka acara menekankan pentingnya mentalitas pembelajar. Beliau menyebutkan bahwa menjadi Student Employment adalah sebuah prestasi dan investasi masa depan.
“Upgrading adalah bagian dari ikhtiar kita untuk terus meningkatkan kemampuan, karena kita tidak boleh berhenti untuk belajar. Investasi itu bukan hanya dalam bentuk uang, tetapi investasi dalam peningkatan kapasitas intelektual dan jejaring relasi. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga saat Saudara lulus nanti,” tuturnya.
Sesi utama kegiatan ini diisi dengan Kajian Jumat yang disampaikan oleh Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya adab dan perilaku lemah lembut dalam memberikan pelayanan, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 159. Beliau mengingatkan bahwa sebagai garda terdepan pelayanan di BIMAWA, para Student Employment harus mampu menjaga sikap profesional meskipun sedang menghadapi beban akademik maupun masalah pribadi.
“Fabima rahmatin minallahi linta lahum. Maka disebabkan rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu,” ujarnya mengutip ayat tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelayanan prima (service excellence) tidak hanya soal teknis pekerjaan, tetapi bagaimana menyentuh hati orang lain dengan akhlak yang baik. Ia berpesan agar masalah di luar kampus tidak dibawa ke dalam lingkungan kerja.
“Dalam memberikan pelayanan, kita harus mengedepankan senyum dan tutur kata yang baik. Apabila ada masalah, sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu. Terapkan tiga kata sakti dalam bekerja: Maaf, Tolong, dan Terima Kasih. Ingat, semua orang pasti diberikan masalah, namun setiap kesulitan pasti ada kemudahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan BIMAWA, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., dalam sesi Upgrading Student Employment BIMAWA UAD, menyoroti tentang ketahanan mental (resilience) dan manajemen diri. Ia mengingatkan bahwa SE adalah orang-orang terpilih dari ribuan pendaftar, sehingga harus memiliki komitmen tinggi.
“Kita perlu belajar berdamai dengan ketidaknyamanan. Dunia kerja membutuhkan orang yang punya resilience tinggi. Jangan sampai kinerja menurun hanya karena suasana hati. Jadilah sahabat yang baik bagi rekan kerja dan saling menguatkan satu sama lain,” ujar Caraka.
Kegiatan ditutup dengan sesi motivasi dan bonding antarpeserta untuk mempererat tali silaturahmi di lingkungan internal BIMAWA UAD. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Student Employment tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki kematangan spiritual dan emosional dalam menjalankan amanah. (Ito)
