• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana

19/08/2026/in Feature /by Ard

Andi Bintang Toar Dondok, wisudawan berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada wisuda periode IV 2026 (Foto. Andi)

Tidak semua perjalanan dimulai dengan gemuruh. Ada langkah-langkah yang tumbuh perlahan, ditemani doa orang tua, kerja keras yang sunyi, dan keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan tulus akan menemukan jalannya. Bagi Andi Bintang Toar Dondok, lulusan Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83, perjalanan selama menempuh pendidikan menjadi kisah tentang ketekunan, keberanian mencoba, dan semangat untuk terus memberi dampak.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas anugerah luar biasa ini. Menjadi wisudawan berprestasi merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya dan saya memaknainya sebagai bentuk keberkahan atas proses yang telah saya jalani selama ini,” ungkapnya.

Bagi Bintang, bangku kuliah bukan hanya ruang untuk belajar teori, tetapi juga tempat untuk menumbuhkan mimpi, mengasah kemampuan, dan menjelajahi berbagai kesempatan. Selama berkuliah, ia berhasil mengukir lebih dari 60 prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Sejumlah capaian yang berhasil diraihnya antara lain Gold Medal Finalist pada ajang Final Pitching Sustainable Development Goals (SDGs) yang diselenggarakan Universiti Kebangsaan Malaysia melalui inovasi Zero-C, sebuah platform carbon trading untuk perdagangan karbon dunia. Ia juga berpartisipasi dalam UMPSA x Huawei AppGallery Mobile App Competition di Malaysia, meraih prestasi pada Toba Essay Competition, National Essay Competition INSPIER 2023, serta berbagai kompetisi karya tulis ilmiah dan inovasi.

Tidak hanya itu, Bintang turut menorehkan prestasi pada sejumlah kejuaraan karate tingkat nasional dan internasional, seperti Mageti Open International Karate Championship 2024, WTA Open Karate Championship, Wimaya International Karate Championship 2023, Bali Badung Open Karate International Championship 2023, hingga Gadjah Mada Open Karate Championship 2023. Semangat inovasinya juga melahirkan sejumlah karya yang telah memperoleh pencatatan hak cipta, di antaranya TOUCH BRAILLE, REDUx, Sistem Manajemen Gudang Otomatis,  Sistem Pencarian Referensi Jurnal Ilmiah, dan HALAL TRACKER.

Di antara puluhan pencapaian tersebut, satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika menjadi satu-satunya peraih Gold Medal Finalist dalam ajang Final Pitching SDGs di Universiti Kebangsaan Malaysia.

“Pada kesempatan itu, saya dan tim mempresentasikan inovasi di hadapan peserta terbaik dari berbagai negara. Rasanya bangga karena bisa membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional,” tuturnya.

Tidak ada pencapaian yang lahir dalam semalam. Di balik deretan prestasi itu, tersimpan hari-hari yang dipenuhi jadwal akademik, praktikum hingga enam kali dalam sepekan, persiapan kejuaraan karate internasional, kegiatan akademik berskala internasional, hingga amanah sebagai Badan Pengurus Harian UKM Karate. Ada saat ketika semua tanggung jawab itu datang bersamaan dan membuatnya merasa sangat lelah, bahkan hampir menyerah.

Namun, di tengah kepadatan tersebut, Bintang memilih kembali mengingat alasan mengapa ia memulai semuanya. Ia mulai menyusun ulang prioritas melalui konsep priority pyramid, menempatkan akademik sebagai fokus utama, kemudian perlombaan dan organisasi. Dari sana, ia belajar bahwa keberhasilan bukan tentang melakukan semuanya sekaligus, melainkan mengetahui kapan harus melangkah dan kapan harus memberi ruang bagi diri sendiri untuk tetap bertahan.

Setiap langkah yang berhasil ia tempuh tidak pernah benar-benar ia lalui sendirian. Ada doa kedua orang tua, Bambang Hayanto dan Fonny Dondok, yang selalu menguatkan, dukungan kakak dan adik yang menjadi tempat berbagi semangat, serta para dosen, mentor, dan sahabat yang senantiasa hadir ketika perjalanan terasa berat. Kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa di balik setiap keberhasilan, selalu ada banyak tangan yang ikut mendorong seseorang untuk terus melangkah.

Dalam kesehariannya, Bintang membiasakan diri hidup dengan disiplin. Selain menerapkan manajemen prioritas, ia rutin berolahraga dan berjalan pagi agar tubuh serta pikirannya tetap siap menghadapi berbagai aktivitas. Baginya, menjaga kesehatan fisik dan mental sama pentingnya dengan mengejar prestasi. Di atas semua itu, ia percaya bahwa doa dan kebiasaan berbuat baik kepada sesama adalah kekuatan yang memudahkan setiap proses yang dijalaninya.

Setelah lulus, Bintang ingin terlebih dahulu mengembangkan karier profesional, kemudian melanjutkan studi magister di Eropa. Baginya, pendidikan bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Bintang berharap UAD terus melangkah menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan di kancah internasional. Menurutnya, kampus memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki semangat untuk terus belajar, menjelajah, dan memberi makna melalui setiap karya yang dihasilkan.

Lebih dari sekadar ilmu pengetahuan, Bintang merasa kampus telah mengajarkannya cara memandang kehidupan. Lingkungan yang terbuka, dukungan dari berbagai pihak, serta toleransi terhadap perbedaan agama, suku, ras, dan budaya membentuknya menjadi pribadi yang lebih menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Andi-Bintang-Toar-Dondok-wisudawan-berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-wisuda-periode-IV-2026-Foto.-Andi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-19 08:41:112026-08-19 08:42:07Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana
You might also like
Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Esai Nasional Gebyar Matematika 2025
Menguatkan Psikoreligi dengan Berzikir
Asah Skill Berwirausaha, BEM FAI UAD Selenggarakan Market Day
Kompetisi ONMIPA-PT 2025: Dorong Mahasiswa Tangguh Lewat Kompetisi Akademik
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, PKM UAD Adakan Pelatihan Media Pembelajaran Digital untuk Guru
Cerita Muhammad Iqbal, Atlet sekaligus Ketua Umum Tapak Suci UAD

TERKINI

  • Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis19/08/2026
  • LAZISMU UAD Gelar Kick Off Dahlan Muda MeRAMU 202618/08/2026
  • UAD Terima Kunjungan Edukatif Kawan GNFI16/08/2026
  • AIR UAD Perluas Jejaring dan Peluang Kolaborasi Internasional16/08/2026
  • Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alam jadi Teknologi Nano untuk Regenerasi Luka Bakar15/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top